Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Volume 05. Nomor 01. Jan-Jun 2022pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 GAMBARAN MANAJEMEN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI RSUD DAYA KOTA MAKASSAR OVERVIEW OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) MANAGEMENT IN DAYA RSUD KOTA MAKASSAR Ir. Ali Imron Thamrin1. Yulianti Dara2, 1,2. Department of Hospital Administration. Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar. Indonesia E-mail: wahabthamrin1@gmail. com, yuliantidara@gmail. ABSTRAK Kewajiban rumah sakit melaksanakan fungsi sosial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat . huruf Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi kewajiban bagi setiap rumah sakit yangdiharuskan melaksanakan fungsi sosialnya. Dari data awal yang didapat peneliti melihat bahwa masih ada beberapa masyarakat yang tidak mengetahui tentang bantuan dari rumah sakit mengenai program CSR. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen Corporate Sosial Responsibility (CSR) di RSUD Daya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian sebanyak 5 orang yaitu 1 orang ketua unit kasi yanmed, 1 orang ketua unit PKRS dan 3 orang masyarakat sekitar RSUD Daya Kota Makassar. Dengan penentuan sample mengunakan teknik purposive sampling. Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan berdasarkan pedoman wawancara. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk kutipan pernyataan dan narasi. Hasil penelitian analisis penerapan manajemen Corporate Sosial Responsibility (CSR) di RSUD Daya Kota Makassar, mengenai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi sudah terlaksana namun ada beberapa kendala yag terjadi dalamkegiatan, tetapi kendala yang didapat tidak terlalu mempengaruhi kegiatan (CSR). Kata Kunci : Corporate Social Responsibility ABSTRACT The obligation of hospitals to carry out social functions as referred to in Article 2 paragraph . letter f. Corporate Social Responsibility (CSR) is an obligation for every hospital that is required to carry out its social From the initial data obtained, researchers see that there are still some people who do not know about assistance from hospitals regarding CSR programs. This study aims to determine the implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) management at Daya Hospital Makassar. This research uses qualitative methods that are descriptive. The number of informants in the study was 5 people, namely 1 head of the kasi yanmed unit, 1 head of the PKRS unit and 3 people from the community around the Daya Makassar Hospital. By determining the sample using purposive sampling techniques. This research data was obtained through in-depth interviews with informants based on interview guidelines. The results of the study are presented in the form of quotes, statements, and narratives. The results of the research analysis of the application of Corporate Social Responsibility (CSR) management at Daya Hospital Makassar, regarding planning, organizing, implementing, supervising and evaluating have been carried out but there are some obstacles that occur in activities, but the obstacles obtained do not really affect activities (CSR). Keywords: Corporate Social Responsibility Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 PENDAHULUAN Rumah sakit sebagai organ yang semula Dengan kata lain. CSR merupakan upaya untuk didirikan berdasarkan tujuan sosial,kemanusiaan memitigasi dampak negatif dari kegiatan bisnis perusahaan (Dachi & Djakman, 2. perkembangan, sehingga rumah sakit berfungsi Fenomena Corporate Social untuk mempertemukan 2 . tugas yang Responsibility(CSR) menjadikan perdebatan di prinsipil yang membedakan dengan organ lain Corporate Rumah Dirumah sakit sendiri Social merupakan organ yang mempertemukan tugas Responsibility merupakan etika kewajiban yang yang didasari oleh dalil dalil etik medik karena mengharuskan Rumah sakit dan organisasi merupakan tempat bekerjanya para profesional penyandang lafal sumpah medik yang diikat oleh bermanfaat dalam hal ini memberikan pelayanan dalil dalil hippocrates dalam melakukan tugasnya. kesehatan yang berkualitas untuk pasien dan Disamping itu dari segi hukum sebagai dasar Hadirnya Corporate bagi wadah Rumah Sakit sebagai organ yang Responsibillity bergerak dalam hubungan- hubungan hukum dipandang juga sebagai instrument yang mampu dalam masyarakat yang diikat oleh norma hukum dan norma etik masyarakat yang kedua norma lingkungan rumah sakit. Social Kesehatan tersebut berbeda, baik dalam pembentukannya, pelaksanaan akibatnya Pada era globalisasi, setiap perusahaan dilanggar (Maatisya & Santoso, 2. ataupun rumah sakit harus memberikan citra Proses manajemen merupakan suatu Maka pengarahan, dan pengendalian. Kata proses ditambahkan untuk mengartikan kegiatan yang pendidikan maupun kesehatan kepada publik dilakukan dengan cara sistematis dan kegiatan melalui program-program secara langsung atau tersebut dilakukan oleh manajer pada semua tidak langsung kepada masyarakat, seperti Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa program bantuan sosial terhadap sumber daya perusahaan (Rumah Saki. atau biasa disebut . (Hanafi, 2. (SDM) CSR (Puteri, 2. Pada mulanya, konsep CSR muncul Corporate Social Responsibility (CSR) adalah tindakan mengintegrasikan kepedulian lingkungan dan sosial ke dalam kegiatan bisnis Inti dari program CSR adalah perlu memperhatikan lingkungan dalam jangka gagasan bahwa perusahaan dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik . aling melengkap. dalam hal saling menguntungkan lingkungan perusahaan atau rumah sakit agar antara rumah sakit setempat dan masyarakat. Dari hal inilah program CSR ini Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 merupakan jenis penelitian deskriptif. Instrumen penelitian menggunakan observasi wawancara Dalam CSR merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik. CSR POACE Organizing, :Planning, pengendalian (Akbar & Humaedi, 2. Dimana wawancara mendalam kepada informan yang Aktivitas CSR semata-mata tidak hanya dengan Gambaran Manajamen Corporate untuk mencari nama baik dengan membangun Social Responsibility di RSUD Daya Kota Makassar sebuah reputasi, namun juga perlu membangun Dalam pedoman wawancara pertanyaan yang hal yang berdampak lebih baik untuk masyarakat diberikan kepada informan disesuaikan dengan luas dan penentuan yang tepat agar lebih tepat pada akhirnya aktivitas CSR konsep Gambaran Manajamen Corporate Social tersebut akan terwujudkan menjadi konkrit dalam Responsibility di RSUD Daya Kota Makassar alat yang digunakan tindakan nyata yang tulus dari perusahaan. Komitmen untuk melakukan tanggung jawab sosial bukan Actuating. Instrumen penelitian yang diterapkan oleh tahapan manajemen yaitu, tahap perencanaan. Maka Kota Makassar. didalam mewujudkan program CSR dibutuhkan Panduan manajemen dari program CSR di RSUD Daya dengan masyarakat dan para stakeholder, dan perilaku para pelaku bisnis mempunyai arahan Controling dan Evaluation. Dan penilitian ini Diperlukan tata Kelola prusahaan yang baik agar wawancara yaitu perekam suara serta buku semata-mata untuk investasii catatan manual. sebuah organisasi, namun sudah merasuk pada nafas kehidupan dankeberlanjutan HASIL (Marnelly. Penelitian Sehingga peneliti menemukan masalah penentuan target dari program CSR kadang tidak kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen terpenuhi sesuai rencana atau kadang melebihi penelitian menggunakan observasi wawancara rencana target, dari sini peneliti mengangkat AuGambaran Manajemen Corporate Panduan manajemen CSR yaitu POACE Sosial Responsibility Di RSUD Daya Kota MakassarAoAo :Planning. Organizing, agar dapat mengetahui proses manajemen CSR Controling dan Evaluation. Dan penilitian ini di rumah sakit yang menyebabkan hambatan informasi ke masyarakat. manajemen dari program CSR di RSUD Daya Actuating. Kota Makassar. METODE Kriteria informan dalam penelitian ini adalah . informan yang mempunyai banyak Jenis penelitian yang digunakan dalam informasi dan mengetahui masalah secara lebih penelitian ini adalah metode kualitatif, yang Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 kerjasamanya disepakati barulah ada surat luas dan mendalam tentang program CSR, putusan kegiatan pembentukan organisasiAoAo(R. Informan yang dapat dipercaya dan kompoten sebagai sumber data tentang program bantuan Berdasarkan hasil wawancara terhadap CSR RSUD Daya Kota Makassar. informan kunci setelah dilakukan perumusan Informan yang dipilih oleh peneliti yaitu: masalah dalam masyarakat dan kerja sama . informan pendukung, yaitu mereka yang dengan pihak eksternal dan membentuk kerja dapat memberikan informasi walaupun tidak sama (MOU), perencanaan selanjutnya yang langsung terlibat dalam interaksi sosial yang diteliti, . mereka yang terlibat langsung dalam AoAoiyahh kalo mengenai tahapan kita disini dek yang diperlukan dalam penelitian, atau informan perencanaan awal yang lebih menyeluruh yah yang mengetahui secara mendalam mengenai sudah pasti itu dari pimpinan yang lebih tahu, tapi hal-hal yang ingin di cari tahu oleh peneliti. kalo soal kontribusi dari unit PKRS terhadap hal hasil wawancara manajemen Corporate Resposibility (CSR) di RSUD ataupun spanduk. yang mengetahui dan memiliki informasi pokok Social PKRS adanya kegiatan CSR dalam bentuk pamflet berperan . ergabung dalam kegiata. , . mereka mengenai penerapan mempromosikan atau pemberitahuan tentang interaksi sosial didalam kegiatan itu, atau ikut Berdasarkan PKRS . Daya mengenai kegiatan ataukah membuat spanduk Kota Makassar, maka didapatkan hasil sebagai untuk menginformasikan kepada masyarakat. contohnya ini kaya disebelah yang vaksin kan Perencanaan . CSR dari kita juga yang menginformasikan bahwa di Berdasarkan hasil wawancara terhadap informan rs disini juga menyediakan vaksin gratisAoAo(R. kunci terkait perencanaan kegiatan CSR di RSUD Daya Kota Makassar diketahui rumah sakit Berdasarkan hasil pernyataan informan menjalin hubungan baik dengan masyarakat diatas diketahui bahwa dalam tahapan ini sekitar dan juga rumah sakit melakukan kerja sama dari pihak external untuk melakukan kegiatan CSR dengan cara pembuatan pamflet kegiatan bantuan. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dari informan kunci berikut ini : AoAoiyahAjadi kita disinikan juga menjalinhubungan informasi-informasi kegiatan bantuan yang akan di selengarakan baik yah a dengan masyarakat kemudian juga rumah sakit untuk membantu masyarakat. kita cari tau masalah kesehatan yang ada dimasyarakat itu apa, barulah informasi yang kita Pengorganisasian . CSR dapatkan kita rumuskan begitu, nah hal inilah Berdasarkan yang kita buatkan program kegiatan didalam Kemudian Kepala antara pihak lain (MOU) nah disitulah tahapan kegiatan CSR di RSUD Daya Kota Makassar memberikan putusan dulu melalui kerja sama berperan dalam mendorong berjalannya proses Apa, . kepanitiaan kegiatan CSR yang perencanaanya mulai terbentukAAkemudian dibentuk untuk melaksanakan atau menjalankan setelah itu jika CSRyang Tentunya orang-orang yang berada Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 kegiatan terdapat penangung jawab tertinggi dalam kepanitiaan juga memiliki kualifikasi yang yaitu Direktur. dibutuhkan sesuai dengan perencanaan bantuan yang diberikan. Pelaksanaan (Actuatin. CSR AoAoyahh, tentunya syaratnya yahh adalah seorang Berdasarkan hasil wawancara terhadap informan ahli bedah atau dokter tentunya dek. kunci terkait pelaksanaan Auohh iyahh pak ijin. Bisa kita deskripsikan secara kegiatan CSR di RSUD Daya Makassar diketahui terdapat alur garis besar susunan badan struktural kegiatan CSRAoAo. AoAoohh iyahAy(R. dariperencanaan dan juga pengorganisasian hal AoAoiyah pak secara garis besar sajaAy. ini sesuai dengan pernyataan dari salah satu AoAoiyah untuk kepalannya yahh, dalam hal ini dari humas turun ke lapangan a untuk apa. Direktu. penasihat itu-kan garisnya kesamping Hal ini juga di dukung oleh pernyataan yang diberikan oleh informan kunci terkait aa sekertarisnnya kan dia menyamping itu. Tulis (TUUD) . a kan kemudian ada sekertais lagi lainAoAo(R. ketua panitia itu kalo dia berkegiatan entah itu Masalah kesehatan yah atau lain- yah a terus muncul kebawah namanya (Ketua sebelum itu perencanaan tahap awalnya tadi itu namannya (Penaseha. , penasehat itu (Wakil AoAokalo alur pelaksanaan mengenai kegiatannya (Direktu. ,itu penanggung jawab yahh terus kita ada yang pelaksanaan alur kegiatan CSR di RSUDDaya Makassar : tatausahannya nah terus itu muncul kebawah AoAokalau untuk alurnya saya kira tadi sudah jelas yang namannya kordinator-kordinator yahh . ord yah, tergantung kegiatan bantuannya apah yah, medi. yang saya tidak bisa sebut namannya yang kalo sekarang ini kan yang di rumah yah!naahh kemudian ada . ord perawa. perawat sakit sini sendiri itu kan vaksin yah, yang di laintai itu yang membantu kordinator yahh, setelah itu dua diatas situ kebutulan saya penangung jawab ada juga . ord anastes. , ada kordnya untuk lapangannya, vaksin kan juga termasuk yang alkesnnya, ada juga . ord perlengkapa. adalah didalam bantuan rumah sakit tadi terhadap hal-hal yang dibutuhkan selain alkeslah. Kayak masyarakat yahhAoAo(R. seperti kursi poster maupun ruang tunggu lah begitu kira-kira yahhAoAo(R. Kemudian dari hasil wawancara juga AoAoijin pak berarti unit pkrs masuk di?. diketahui bahwa dalam hal keuntungan yang di AoAonah mereka itu masuk di anuu dokumentasinya peroleh RSUD Daya Makassar terkait dengan untuk sesi bukti dokumen, yahh kira-kira seperti itulahAoAo(R. CSR, membantu masyarakat rumah sakit juga akan Bentuk dari pengorganisasian terkait dengan dipandang berjasa kepada masyarakat hal ini kegiatan CSR di rumah sakit diketahui setiap divisi memilliki kordinator yang dimana sangat menguntungkan bagi rumah sakit karna setiap kordinator divisi memiliki keahliannya masing-masing di bidangnnya seperti ahli bedah AoAokeuntungann,kalo keuntungan rumah sakit jika batuan yang di berikan berupa medis . terhadap kegiatan sih, yaitu membantu orang di setiap kordinator bertangung jawab atas selain itu rumah sakit juga akan menjadi pilihan divisinnya juga didalam organisasi kepanitiaan Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 Hasil wawancara terhadap informan utama juga utama terhadap masyarakat sekitar, kalo dalam mendapati hasil yang sama yakni dari unit PKRS Bahasa sehari-harinya itu. Kalo sakit ki berobat melakukan dokumentasi kegiatan sebagai bukti pki di rumah sakit pelamonia bagus disituAoAo(R. nyata bahwa kegiatan CSR berjalan sesuai dengan rencana dan juga pengawasan yang Pengawasan (Controlin. CSR Dari dilakukan akan dibuatkan sebagai laporan dari RSUD hasil kegiatan bantuan yang dilakukan oleh DayaMakassar melakukan pengawasan terkait rumah sakit. kegiatan yang bertujuan untuk mengontrol atau mengendalikan kegiatan agar tidak melenceng Evaluasi (Evaluatio. CSR dari rencana yang sudah direncanakan. Hal Berdasarkan tersebut sesuai dengan pernyataan informan : AoAopengawasan Baik terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini sesuai dengan pernyataan informan sebagai berikut : diawasi begitu, kemudian juga semua orang yang AoAooke didalam pelaksanaannya itu a kita, terlibat dari mulai itu dari pimpinan sampai ke paling bawah ikut serta dalam pengawasan agar kekurangan target terkait kegiatannya begitu. supaya pelaksanaanya tidak melenceng begitu. Misalkan target dari bantuan kita 20orang yang Nah biasanya itu tim dari tiap-tiap kepala panitia datang lebih atau kurang nah ini yang menjadi itu pantau terus. Dan juga membuat laporan keluhan kami dan sekaligus juga menambah (R. beban kerja kami karna sudah melebihi apa Hasil wawancara menunjukan bahwa dari setiap yang di rencanakan begitupun sebaliknyaAoAo(R. kordinator-kordinator yang terdapat di divisinya masing-masing Dapat ditarik kesimpulan dari pernyataan pengawasan terhadap divisinnya hal yang sama informan diatas bahwa, didalam kegiatan CSR sering terjadi kelebihan target bantuan, hal ini mengontrol secara keseluruhan dari tiap-tiap penangung jawab tertinggi mengenai kegiatan POAC. Yang stakeholder di rumah sakit dan tentunya CSR dan apabila kegiatan CSR berada diluar berpengaruh juga ke kegiatan-kegiatan yang rumah sakit maka pengawalan kegiatan akan di lainnya, sedangkan mengenai kendala yang terjadi dilapangan menurut informan berikut: AoAoiyah salah satu bentuk pengawasan dari pkrs itu Sehingga untuk kegiatan selanjutnya tidak sekaligus untuk mengawasi hal-hal yang perlu dilakukan agar rumah sakit tau kelemahan kalo ada kepanitiaan yang ikut memantau nah peneliti, diketahui bahwa evaluasi penting kordinator dari tiap-tiap divisi yang tadi saya bling AoAotidak ada, kalo kendala tidak ada cuman lebih ke kita sendiri itupun juga bukan kendala karna merupakan apa yah a bentuk bukti nyata bisa terselesaikanAoAo(R. kalokegiatannya itu berjalan begituAoAo dan juga Kemudian pasti dokumentasi yang diilakukan akan diminta terhadap informan tambahan yang menyatakan dan dimasukan dalam laporan kegiatanAoAo(R. bahwa informasi terkait kegiatan bantuanCSR diketahui terdengar informasinya sampai ke telinga masyarakat. Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 sakit selalu menginformasikan terkait kegiatan AoAotidak ada, biasa kalo dapat bantuan itu saya nda melalui social media hal ini didukung oleh pernah tapi kalo tau informasinya saya sering pernyataan informan dibawah : engetahui informas. R3 AoAopernah pas kemarin dapat pembagian masker AoAopendekatan nda adasih kalo pendekatan lewat tapi sedkit ji, kalo tentang informasi begitu sering digital ada di ig, sma goggle itu ada Aoitu mi tadi, ku dengar. kutaujiAoAo(R. dari hp ji yang kudapat informasinyaAoAo (R. AoAotidak pernah saya dapat bantuan kodong pak. AoAonda ada, ehh nda. Ada kalo datang pki di rumah Kalo informasi ku tauji tapi bantuannya tidak ada sakitAoAo(R. kudapatAoAo(R. AoAoada jarang-jarang ji juga, ada tapi anu lamaskali Diketahui hanya ada beberapa masyarakat saja mi ituAoAo(R. yang pernah mendapatkan bantuan dari kegiatan CSR Dari pernyataan diatas dapat disimpukanbahwa AoAopernah itu vaksin bantuan juga toh jadi, pernah RSUD ma dapatAoAo(R. pemberitahuan informasi kegiatan bantuan CSR AoAotidak pernahAoAo(R. namun dalam penyampaian informasinnya lebih AoAotidak pernahAoAo(R. kepada media social saja dikarenakan wabah Daya Makassar covid yang menjadi alasan kenapa rumah sakit Kemudian berdasarkan pernyataan dari masih menjaga keadaan masyarakat. informan diatas yang menyatakan informasiinformasi yang di berikan rumah sakit terkait akan Pembahasan di adakan kegiatan bantuan CSR ini lebih kepada media social saja yang menyebabkan sedikit dari masyarakat yang kurang paham mengunakan Social Responsibility (CSR) di RSUD Daya Kota media social akan Makassar Tahun 2021 sedikit terhambat untuk Perencanaan (Plannin. Corporate mengetahui informasi kegiatan CSR. Adapun hal- Planning meliputi pengaturan tujuan danmencari hal yang disampaikan oleh informan tambahan cara bagaimana untuk mencapai tujuan. Planning kepada rumah sakit terkait kegiatan CSR : telah dipertimbangkan sebagai fungsi utama AoAokalo dari saya coba dari pihak rumah sakit tim manajemen dan meliputi segala sesuatu yang timnya begitu turun ke masyarakat memberikan manajer kerjakan. Di dalam planning, manajer informasi melalui sosialisasi kah ataukah survei memperhatikan masa depan, mengatakan AuIni begitu di tiap-tiap masyarakat kah toh supaya adalah apa yang ingin kita capai dan bagaimana masyarakat yang nda pegang hp ini tau juga kita akan melakukannyaAy. Membuat keputusan begituAoAo(R. bagian dari karena setiap pilihan dibuat berdasarkan proses AoAocoba rumah sakit kasih bantuan ke saya skali- penyelesaian setiap rencana. Planning penting skali kodong pak karna saya orang kurang karena banyak berperan dalam menggerakan mampu kodongAoAo(R. fungsi manajemen yang lain (Dakhi, 2. AoAodatang Dalam rangka menciptakan good planning sakitnyaanu masalahnyaAoAo(R. jangan hanya fokus pada hasil yang dicapai. Kemudian berdasarkan hasil wawancara ke Tetapi juga tentang proses untuk mencapai hasil informan tambahan mengenai pendekatan yang Lima langkah berikut dapat dijadikan di lakukan rumah sakit mendapati bahwa, rumah Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 menentukan bantuan csr apa yang paling tepat pedoman untuk mengembangkan program CSR. diberikan kepada masyarakat. Marnelly, . Hal ini tidak sesuai dengan pernyataan dari Engagement, informan pendukung yang menyatakan bahwa Adalah pendekatan awal kepada masyarakat sekitar agar terjalin hubungan yang baik . masalah kesehatan . Tentunya hal kesehatan terhadap masyarakat melalui apa saja ini juga masihbelum mendapatkan pengakuan yang bersifat edukasi. dari beberapa informan pendukung mengenai Berdasarkan hasil peryataan informan utama poin assesment mengenai engagement. Diketahui bahwa di Yang seharusnya di poin assesment menurut RSUD Daya Kota Makassar telah melakukan (Syafrizal, 2. adalah Identifikasi masalah dan pendekatan social dan menjalin hubungan yang kebutuhan masyarakat yang akan di jadikan baik dengan masyarakat lingkungan sekitar, dasar merumuskan program. Tentunnya dalam bahkan lebih luas lagi jangkauan dalam hal poin assesment ini merupakan salah satu poin menjalin hubungan masyarakat dikarenakan yang berpengaruh juga dalam perencanaan rumah sakit pelamonia selalu peka terhadap kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) lingkungan dan turut berkontribusi dalam hal di Rumah Sakit. bantuan kesehatan terhadap masyarakat. Hal ini sesuai dengan engagement menurut (Syafrizal dalam buku CSR Indonesia sinergi Informasi-informasi sistematis dalam pelaksanaannya sesuaidengan yang sudah direncanakan. yang akan menjadi sasaran program, agarterjalin keharmonisan, pemahaman dan salingpercaya. Berdasarkan hasil pernyataan informan utama mengenai Plan of action yang ada di RSUD Daya Assessment. Kota Makassar. Diketahui pihak rumah sakit Dimana di instrumen ini pihak rumah sakit atau . lebih tepatnya unit humas turun ke lingkungan Adalah yang akan dilaksanakan kepada masyarakat Plan of action, merupakan Sosislisasi mengenai program CSR assesment maka rumah sakit barulah bisa merumuskan rencana aksi kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), bahwa program membantu masyarakat dalam hal kesehatan bantuan seperti apa yang sesuai dengan target sesuai dengan sasaran yang di rencanakan. dan masalah kesehatan yang ada dimasyarakat. Berdasarkan hasil pernyataan informan utama Hal ini sesuai dengan apa yang dirumuskan oleh mengenai assessment yang ada di RSUD Daya (Syafrizal, 2. bahwasnnya didalam poin Plan Kota Makassar diketahui aktivitas rumah sakit . of action, merupakanmerumuskan rencana aksi yang disesuaikan dengan aspirasi masyarakat mengidentifikasi masalah kesehatan apa yang serta visi misi Rumah Sakit. didalam lingkungan sekitar, agar dapat Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 Responsibility (CSR) yang dilakukan. Hanya Action and facilitation, terdapat 4 poin instrumen saja yang dilakukan Adalah pembentukan program kegiatan yang rumah sakit daya, yaitu : sudah disepakati bersama entah itu dari pihak rs maupun pihak-pihak yang ikut berkontribusi dalam kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Diketahui Plan of action yang ada di RSUD Daya Kota Makassar. Dimana Termination Karna sebelumnya hal itu dikarenakan poin ini merupakan poin dimana melihat kembali dan pendamping direktur, kemudian ketua panitia mengembangkan kembali hal-hal atau poin-poin beserta jajaranya dan eksternal yang turut ikut yang tidak maksimal. berkontribusi dalam kegiatan Corporate Social (Syafrizal, 2. teori untuk mengevaluasi dan dimaksudkan adalah pihak lain dari RSUD Daya Kota Makassar. pelaksanaan program CSR di lapangan. Jika evaluasi menghasilkan penghentian program. Hal ini sesuai dengan apa yang dirumuskan oleh Menerapkan Masyarakat (LSM) Monitoring. Lembaga Misalnya, pelaksanaan CSR Training of Trainers (TOT) dengan membangun kapasitasmasyarakat masyarakat atau organisasi lokal. Namun, bisa penghentian antara pihak-pihak yang terlibat. Program bisa dilakukan secara mandiri oleh untuk melanjutkan program CSR secara mandiri. Suadaya (Prajarto , 2012:125-. Hal ini juga didukung oleh (Marnelly. merupakan kunci keberhasilan implementasi Tinjauan Teori dan Praktek di Indonesia sebagai peneliti terdahulu. Didalam mewujudkan good Evaluation Termination csr agar dapat berjalan dengan baik maka dirumuskan 5 poin penting dalam merencanakan Reformation. kegiatan yakni, engagment, assessment, plan of Adalah penilaian sejauh mana keberhasilan pelaksanaan program CSR di lapangan. Bila (Syafrizal, 2. poin inisangat penting bagi poin- kemudian disusul oleh wakil direktur sebagai Evaluation Reformations. direktur sebagai penangung jawab tertingi, melakukan poin Evaluatation and Termination or pihak internal dimana pihak internalnya terdiridari Plan of action, mewujudkan good csr, rumah sakit daya perlu dirumuskan kemudian disepakati bersama oleh Makassar padahal berdasarkan patokan dalam kesehatan yang ada di masyarakat sudah (Syafrizal. Engatment yang tidak dilakukan oleh pihak RSUD Daya Kota penerapan program bantuan terkait masalah Didalam poin terakhir ini adalah merupakan poin dijalankan dan mendapatkan hasilnya maka (CSR). Assessment Reformations engagement, assessment, plan of action sudah Responsibility action and facilitation dan Evaluation and Termination or Reformation. melaksanakan Training of trainer(TOT) CSR. Pengorganisasian . Corporate Social Responsibility(CSR) di RSUD Berdasarkan hasil wawancara RSUD Daya Kota Daya Kota Makassar Tahun 2021 Makassar terkait perencanaan Corporate Social Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 Pengorganisasian adalah proses atau upaya tiap unit yang berkontribusi dalam kegiatan Berbagai aspek ini termasuk struktur sebagai penangung jawab unit divisi. yang mengatur siklus koordinasi dan kolaborasi, orang-orang dan sumber daya lain Pada gambar struktural diatas menunjukan yang Anda miliki, lingkungan yang memengaruhi bentuk dari organisasi kegiatan (CSR) yang mereka, dan tujuan organisasi itu sendiri. dilakukan di RSUD Daya Kota Makassar. Hal ini (George R. Terry, 2. berdasarkan dari hasil penelitian sesuai dengan Dalam penelitian hasil dari wawancaramendalam menjalankan kegiatan dan juga tidak terlepasdari Pengorganisasian apa yang di sepakati bersama demi tujuan akhir yang memuaskan. pembagian tugas didalam organisasi yang telah dibangun untuk tujuan bersama, kemudian Corporate Biasanya ada kelompok sosial yang berbeda Sosial Responsibility (CSR) dibentuk dengan struktural berdasarkan Uraian sebagaimana yang organisasi adalah suatu hal yang penting dalam Corporate Sosial Responsibility (CSR) di RSUD Makassar. dari informan diketahui bahwa dalam pelaksanaan kegiatan mengenai pengorganisasian terkait kegiatan selanjutnya ada kordinator-kordinator dari tiap- suatu organisasi untuk mencapai suatu tujuan Kota kegiatan Corporate Social Responsibility(CSR) menyelaraskan berbagai aspek yang ada dalam Daya Masing-masing kelompok sosial ini memiliki tujuan sendiri- Tugas dan Wewenang (UTW) sebagai berikut : Untuk masing-masing kelompok tersebut memberikan informasi tentang tujuan organisasi kelompok sehingga setiap kelompok merasa bahwa tujuan organisasi adalah tujuan bersama. (Muhamad, 2. Berdasarkan batasan-batasan dikemukakan di atas, maka secara konseptual komunikasi organisasi memiliki elemen-elemen: Gambar 4. 1 Struktur kepanitiaan kegiatan Corporate Social Responsibility Deskriptif terkait gambar diatas menunjukan kedua yang merancang kegiatan sekaligus Komunikasi komunikasi formal dan komunikasi informal, beralih kepada wakil direktur sebagai orang kontak hubungan, media dan saluran Corporate Social Responsibility(CSR) kemudian Komunikasi organisasi meliputi pesan yang dipertukarkan, arus pesan. Direktur sebagai penanggung jawab teratas yang Pertukaran pesan yang terjadi dengan sistem terbuka dan kompleks Komunikasi komunikasi yang terjadi dengan publik internal berhalangan, hal ini tentu tidak terlepas dari Komunikasi organisasi kepada publik kordinasi internal. Kemudian ada ketua panitia (TUUD) atau . asi yanme. sebagai divisi yang Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 stakeholder kepentingan yang ada di rumah Sedangkan dari hasil analisis terkait elemenelemen komunikasi organisasi di RSUD Daya Kota Makasar tidak memiliki poin kelima yakni Aukomunikasi orgaisasi kepada public eksternalAoAo. Diketahui hal ini berdasarkan informan pendukung yang memberikan pernyataan bahwa di rumah sakit daya memang memberikan informasi dan komunikasi terhadap public tetapi hal ini lebih kepada media social saja. sakit agar dapat mengetahui program kegiatan. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu oleh (Muhammad Cahyo Wicaksono dan Ahmad Ahid Mudayana, 2. yang dimana didalam penelitiannya menyatakan komunikasi kepada pihak terkait sangat penting bagi pelaksanaan Corporate Corporate Social Responsibility (CSR) dan Social Responsibility(CSR) di RSUD Daya Kota merupakan poin yang berpengaruh terhadap Makassar Tahun 2021 tahapan awal pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan . Pelaksanaan . adalah seluruh proses pemberian motivasi kerja kepada para bawahan . Setelah ada komunikasi perencanaan awal kegiatan Corporate Social Responsibility(CSR) pihak rumah sakit dan pihak perusahaan seperti perusahaan PT. tower dan mulai membicarakan merealisasikan keinginankeinginan organisasi, (MOU) bekerja dengan ikhlas demi tercapainya tujuan menghasilkan Memorandum of Undersanding sedemikian rupa. Sehingga mereka mampu Melakukan rencana kegiatan dalam kesepakatan bersama (MOU) kerja sama yang sudah disepakati. berhubungan dengan metode dan kebijaksanaan dalam mengatur dan mendorong orang agar Diketahui berdasarkan hasil pernyataan dari bersedia melakukan tindakan yang diinginkan informan RSUD Daya Kota Makassar. Direktur oleh organisasi(Hamdi, 2. Berdasarkan hasil wawancara dari pernyataan informan terkait pelaksanaan Corporate Social (MOU) Makassar, fungsi dalam pelaksanaan kegiatan kesepakatan yang sudah dibuat antara pihak adalah proses dimana kegiatan CSR dimulai rumah sakit dan pihak eksternal rumah sakit yang (Beroperas. , hal ini ditujukan sesuai dengan membuktikan ada pertemuan perjanjian kerja prosesnya yakni Komunikasi kepada pihak terkait Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu Perencanaan awal terkait kegiatan Corporate oleh (Muhammad Cahyo Wicaksono dan Ahmad Sosial Responsibility (CSR)yang akan dilakukan. Ahid Mudayana, 2. yang dimana didalam komunikasi ini dilakukan oleh Direktur selaku penelitiannya menyatakan dalam poin kedua dari kepala tertinggi di rumah sakit dengan cara understanding (MOU) dimana yang diketahui Responsibility (CSR) di RSUD Daya Kota pemangku kepentingan . eksternal tahapan pelaksanaan yaitu pertemuan dan menghasilkan (MOU). MOU yang merupakan perusahaan lain yang turut ingin memberikan tanda bukti kerja sama antara pihak lain yang ikut kontribusi terhadap kegiatan (CSR). Dan juga direktur akan menghubungkan antara para Corporate Social Responsibility (CSR). Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen. JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 merupakan topik masalah kesehatan yang terjadi Kordinasi dengan pihak internal saat ini. Kordinasi ini akan dilakukan jika sudah ada kerja sama yang sudah disepakati rumah sakit Diketahui hal ini sejalan dengan peneitian dan pihak lain (MOU) barulah kordinasi ini terdahulu AuAnalisis Manajemen Corporate Social dilakukan kepada unit-unit yang nantinya akan Responsibility (CSR) di Rumah Sakit Nur ikut terlibat didalam kegiatan bantuan. Hidayah pelaksanaan Corporate Social Responsibility Makassar. Yakni direktur sudah dan selalu (CSR). Ada 4 tahapan dalam pelaksanaan berkordinasi dengan stakeholder rumah sakit . yang mana lebih terkhusus pada unit Tata Usaha Urusan Dalam (TUUD) dan ketua panitia dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) juga kepada para stakeholder lainnya yang ada Komunikasi kepada pihak terkait Melakukan menghasilkan MOU di RSUD Daya Kota Makassar. Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Muhammad Cahyo Wicaksono Kordinasi dengan pihak internal Pelaksanaan kegiatan Pengawasan (Controlin. Corporate Social Responsibility(CSR) di RSUD Daya Kota dan Ahmad Ahid Mudayana, 2. yang dimana Makassar Tahun 2021 didalam penelitiannya menyatakan dalam poin Controlling (Pengawasa. merupakan salah satu ketiga ini merupakan poin yang menunjang dan fungsi manajemen yang berupa mengadakan saling berkaitan dengan poin-poin sebelumnnya penilaian dan sekaligus bila perlu mengadakan untuk mempengaruhi poin selanjutnya yakni Corporate Mudayana ,2. yang menyatakan didalam informan Dalam hal ini diketahui RSUD DayaKota (Muhammad Cahyo Wicaksono dan Ahmad Ahid Berdasarkan hasil dari wawancara terhadap BantulAoAo koreksi sehingga apa yang sedang dilakukan Social bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar Responsibility (CSR), agar kegiatan ini sesuai dengan maksud tercapai tujuan yang sudah dengan perencanaan yang dibuat. digariskan semula. Dalam pelaksanaan kegiatan Pelaksanaan kegiatan pengawasan, atasan mengadakan pemeriksaan. Jika 3 poin diatas sudah terpenuhi dan di lakukan maka pelaksanaan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) siap untuk dilaksanakan. dengan rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yang ingin dicapai(Hamdi, 2. Berdasarkan pernyataan dari informan di RSUD Daya Kota Makassar Pengawasan kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) sampai sekarang. Kegaiatan (CSR) akan terus CSR dijalankan rumah sakit sesuai dengan rencana. Bukti dari pelaksanaan kegiatan (CSR) ini yang masih ada di rumah sakit adalah vaksinisasi terhadap masyarakat yang ingin melakukan Internal vaksin terhadap penyakit virus covid 19 yang External Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 Juga memiliki SPI (SistemPengendalian Inter. dan unit UPMKP untuk memantau aspek kualitas dan standar. Evaluasi (Evaluatio. Corporate Social Responsibility(CSR) di RSUD Daya KotaMakassar Tahun 2021 Evaluasi Gambar 4. 2 Pengawasan Kegiatan CSR di juga menentukan apakah program memenuhi tujuannya menginterpretasikan, dan menyajikan informasi secara teratur dan berkesinambungan yang dikemukakan oleh (Syafrizal, 2. tentang suatu program untuk dapat digunakan Namun pada pengawasan eksternal yang ada di sebagai dasar membuat keputusan (Doi, 2. rumah sakit daya kota makasar masih belum Hasil wawancara penelitian yang didapat terkait berjalan maksimal poin eksternal karena target evaluasi di RSUD Daya Kota Makassar adalah dalam kegiatan selalu berlebihan hal ini didukung merupakan poin penutup akhir dimana proses oleh pernyataan yang diberikan oleh responden semua laporan kegiatan dikumpulkan kemudian dan untuk pengawasan internalnya berjalan di identifikasi masalah terkait POAC. Terdapat sesuai dengan apa yang seharusnya merupakan pembuatan laporan kegiatan csr yang sudah Pengendalian Internal (SPI) (PMKP) Miskomunikasi awal kegiatan dimulai dan juga laporan terkait dalam POAC yakni : berjalan yang dimulai dari perencanaan tahap berguna untuk pengambilan keputusan. Evaluasi pengawasan . sesuai dengan teori memperoleh, dan memberikan informasi yang RSUD Daya Kota Makassar Pada Keterbatasan pihak ketiga Sistem Sering terjadi kelebihan target Terlalu banyak kordinator social Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan pengawasan dalam aspek mutu dan standar di oleh Chintia Syaninda Dachi1. Chaerul D. awasi yakni laporan kegiatan,surat keputusan Djakman2 yang juga melakukan wawancara kegiatan. MOU, dan laporan dana kegiatan itu kepada beberapa narasumber yang merupakan ada atau terlaksana di rumah sakit daya kota diantaranya adalah manajemen rumah sakit. Diketahui hal ini sejalan dengan penelitian pasien, dan masyarakat sekitar terkait kegiatan terdahulu yang dilakukan oleh (Muhammad Corporate Social Responsibility(CSR) Cahyo Wicaksono dan Ahmad Ahid Mudayana ,2. mengenai pengawasan (Controlin. CSR. tersebut menyatakan bahwa pengaruh dari Yang dimana di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul baiknnya suatu manajemen organisasi adalah juga melakukan pengawasan terkait kegiatan csr terletak dari manajemen itu sendiri yang ada di rumah sakit, berikut pengawasan di Namun agar penerapan program Corporate Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul : Pengawasan Sosial Responsibility (CSR) pada rumah sakit (Controllin. dapat lebih efektif, maka dibuat urutan prioritas Membuat laporan pertanggungjawaban Didalam (CSR) Berikut ini merupakan desain kegiatan dan pelaporan keuangan. Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen (CSR) bagi Rumah JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 Sakit kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan dan Memberikan memperluas upaya melalui tindakan setiap seluruh pekerja rumah sakit, baik pekerja tetap maupun pekerja kontrak, dengan menciptakan KESIMPULAN DAN SARAN rumah sakit yang sehat dan aman. Yang dapat dilakukan rumah sakit adalah menambah ruang Kesimpulan terbuka hijau, meningkatkan sirkulasi udaratanpa Berdasarkan hasil penelitian di RSUD polusi dan asap rokok, melakukan penyemprotan nyamuk, memberikan vaksinasi dan pemeriksaan Makassar dengan AuGambaran Manajemen Social Responsibility (CSR) Corporate di RSUD Daya Kota MakassarAy menarik sebuah kesimpulan sebagai penyebaran penyakit di rumah sakit. Lingkungan Perencanaan Memberikan penghargaan kinerja kepada DayaKota Responsibility (CSR) Corporate di RSUD KotaMakassar. Telah melakukan penghargaan top staff, dan penghargaan akhir Sosial Daya lima poin mengenai perencanaan kegiatan yaitu. Menyelenggarakan perawatan mata gratis, baik, mengidentifikasi masalah kesehatan di sekitar rumah sakit. Anda juga bisa mendonorkan lingkungan masyarakat, merumuskan rencana darah di rumah sakit. Menyelenggarakan perawatan mata gratis, didapatkan serta pembentukan program yang seperti operasi katarak, kepada masyarakat telah disepakati. sekitar rumah sakit. Anda juga bisa mendonorkan darah di rumah sakit. dengan menjalin hubungan komunikasi yang seperti operasi katarak, kepada masyarakat Menyusun Pengorganisasian kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) di RSUD Kota Makassar rangka memberikan informasi yang transparan telah dilakukan sesuai dengan UTW (Uraian kepada seluruh stakeholder. Tugas dan Wewenan. dari tiap-tiap kepala Bekerja sama dengan pihak ketiga yang penangung jawab kegiatan. terakreditasi untuk mengolah limbah rumah sakit. Pelaksanaan pengujian dan evaluasi berkala hasil pembuangan Memberikan pelatihan dan seminar baik Sosial telah dilakukan melalui komunikasi denganpihak dilepaskan ke lingkungan akan dilakukan. Corporate Responsibility (CSR) di RSUD Kota Makassar limbah cair, termasuk pemantauan pH dan MOU (Memorandum Undersandin. hasil MOU kepada pihak internal kepemimpinan dan manajemen kepada seluruh staf khususnya perawat untuk meningkatkan Pengawasan kompetensi dan keterampilan serta pelayanan Responsibility (CSR) yang rumah sakit. dilakukan di RSUD Daya Kota Makassar untuk Kami lingkungan dan pendidikan pencerahan agar kegiatan Corporate Social sudah berjalan Thamrin, dkk: Analisis Gambaran Manajemen JPKPI Vol 05 No 01 Jan-Jun 2022, pISSN 2620-9683, eISSN 2654-9921 Model Implementasi Corporate Social Responsibility (Cs. Berbasis Pemberdayaan Perempuan Di Desa dikarenakan masih terdapat kelebihan target Kuala Semundam Kecamatan Snpkm: dalam pelaksanaan. Seminar A. April, 125Ae133. Berdasarkan evaluasi penerapan Corporate Dachi. , & Djakman. Responsibility (CSR) di RSUD Penerapan Kota Makassar, rumah sakit telah memberikan Stakeholder Engagement Dalam Corporate Social Responsibility: informasi melalui social media akan tetapi untuk Studi Kasus Pada Rumah Sakit Mata kegiatan turun kelapangan itu masih kurang Jurnal sehingga penerapan CSR ini masih belum Riset Akuntansi Dan Keuangan, 8. , 291Ae306. dikatakan Good CSR. Hanafi, . Konsep Dasar Dan Perkembangan Saran Manajemen. Managemen, 1. , 66. Sebaiknnya mengikutsertakan pihak yang Teori Mapisangka, . Terhadap proses kegiatan corporate social responsibility. Kedepannya Implementasi Kesejahteraan Csr Hidup Masyarakat. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 1. , 39Ae47. meningkatkan lagi informasi terkait hasildari kerja Marnelly. Corporate Social sama (MOU) Meningkatkan lagi fokus terhadap Responsibility (Cs. : Tinjauan Teori Dan responsibility agar tidak terjadi kelebihan target. Praktek Di Indonesia. Jurnal Aplikasi Meningkatkan lagi sosialisasi terkaitbantuan CSR Bisnis, 2. , 49Ae59. Puteri. Analisis Program Corporate di lingkungan masyarakat. Social Responsibility (Cs. Pt. Supreme Energy Rajabasa Kesejahteraan DAFTAR PUSTAKA