ERUDITIO Vol. 3, 3, No. 2,2, Juni ERUDITIO Vol. No. Juni 2023, pp. P-ISSN: E-ISSN: P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN:2807-6222 Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography Dewi Susetiyany Ichsan a,1,*. Ma'rifah Ebtasari a,2 Balai POM di Palu. Jl. Undata No 3 Palu. Sulawesi Tengah 94111 susetiyany@pom. 2 marifah. ebtasari@pom. * corresponding author ARTICLE INFO Article history Received: 31 mei Revised: 27 September 2023 Accepted: 2 November 2023 DOI: https://doi. 54384/eruditio. ABSTRACT / ABSTRAK Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLC) adalah pemisahan analitik yang mempertahankan kepraktisan dan prinsip High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan meningkatkan kecepatan analisis, sensitivitas, dan resolusi. Selama ini metode yang digunakan untuk identifikasi efedrin dan pseudoefedrin dilakukan menggunakan HPLC sesuai MA PPOMN 07/NA/2010 dari Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional . OMN). Tujuan penelitian untuk menilai keunggulan metode UPLC dibandingkan dengan HPLC pada identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin sediaan padat. UPLC yang digunakan UPLC Waters dengan detektor PDA pada panjang gelombang 210 nm, kolom Aqquity UPLCA BEH C18 . x 2,1 m. dengan ukuran partikel 1,7 m, fase gerak larutan natrium lauril sulfat 25 mM dan acetonitril . , laju alir 0,3 ml/menit, volume injeksi 1 L. Parameter pembanding yang digunakan dalam validasi senyawa efedrin dan pseudoefedrin dengan metode UPLC dan HPLC adalah spesifisitas dan selektivitas. Validasi metode UPLC menunjukkan waktu retensi untuk efedrin dan pseudoefedrin pada menit ke 3,288 dan 3,048 dengan RSD waktu retensi sebesar 0,3% dan luas area sebesar 0,5%. Resolusi antara efedrin dan pseudoefedrin sebesar 1,9. Lama waktu analisis adalah 27 menit pada HPLC dan 6 menit pada UPLC. Berdasarkan hasil penelitian ini metode UPLC dapat digunakan sebagai alternatif untuk identifikasi efedrin dan pseudoefedrin dalam sediaan padat dengan keunggulan lebih cepat, resolusi lebih baik, penggunaan fase gerak, baku pembanding dan sampel lebih sedikit serta beban kerja lebih singkat dibanding HPLC. Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLC) is an analytical separation that maintains the practicality and principles of HighPerformance Liquid Chromatography (HPLC) by increasing analysis speed, sensitivity, and resolution. The methods used for the identification of ephedrine and pseudoephedrine have been carried out using HPLC according to MA PPOMN 07/NA/2010 from the National Quality Laboratory of Drug and Food (NQCLDF). The aim of the study was to assess the superiority of the UPLC method compared to HPLC in the Dewi Susetiyany Ichsan dan MaAorifah Ebtasari Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography ERUDITIO Vol. No. Juni 2023, pp. P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 ERUDITIO Vol. No. Juni 2023 P-ISSN: 2580-7. E-ISSN: 2807-6222 evaluation of ephedrine and pseudoephedrine solid dosage forms. UPLC used UPLC Waters with PDA detector at wavelength 210 nm. Aqquity column UPLCA BEH C18 . 1 m. with particle size 1. 7 m, mobile phase of sodium lauryl sulfate solution 25 mM and acetonitrile . , flow rate 0. 3 ml/min, injection volume 1 L. Comparative parameters used in the validation of ephedrine and pseudoephedrine compounds by UPLC and HPLC methods are specificity and selectivity. The validation of the UPLC method shows the retention time for ephedrine and pseudoephedrine at minutes 3,288 and 3,048 with an RSD retention time of 0. 3% and an area of 0. The resolution between ephedrine and pseudoephedrine was The length of analysis time is 27 minutes on HPLC and 6 minutes on UPLC. Based on the results of this study, the UPLC method can be used as an alternative to determine ephedrine and pseudoephedrine in solid preparations with the advantages of faster, better resolution, fewer mobile phase, reference standard and samples and shorter workload than HPLC. Keywords: Efedrine. Pseudoefdrine. UPLC Kata Kunci: Efedrin. Pseudoefedrin. UPLC Pendahuluan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) adalah teknik kromatografi cair yang banyak digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif obat. HPLC juga digunakan untuk identifikasi dan kuantifikasi senyawa dalam proses pengembangan obat dan telah digunakan di seluruh dunia sejak beberapa dekade. Prinsip pemisahan senyawa diberikan oleh persamaan Van Deemter, yang menjelaskan hubungan antara kecepatan linier . aju alira. dan tinggi pelat (HETP, efisiensi kolo. (Roge et al. , 2011. Khan and Ali, 2. Ketika ukuran partikel bahan kolom berkurang, efisiensi pemisahan, kecepatan dan resolusi juga Namun kebutuhan analisis tertentu tidak dapat dipenuhi dengan metode HPLC seperti penentuan sampel kompleks dalam sampel biologis, produk degradasi, pengotor, eksipien formulasi, metabolit obat dan isomer obat. Dalam metode HPLC masalah muncul terkait penentuan analit pada konsentrasi rendah . ,1%), kecepatan analisis dan resolusi per satuan waktu. Untuk mencapai peningkatan resolusi, kecepatan dan sensitivitas dalam HPLC, desain sistem baru dengan kemajuan signifikan dalam teknologi instrumentasi dan kolom telah dikembangkan berdasarkan partikel mikro yang disebut Ultra High-Performance Liquid Chromatography (UHPLC) dan Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLC). UPLC adalah kategori baru dari ilmu pemisahan analitik yang mempertahankan kepraktisan dan prinsip-prinsip HPLC dengan meningkatkan kecepatan analisis, sensitivitas, dan resolusi (Roge et al. , 2011. Khan and Ali, 2. Industri farmasi saat ini berfokus pada cara-cara baru untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mempersingkat waktu untuk pengembangan obat. Pemisahan dan kuantifikasi dalam UPLC dilakukan di bawah tekanan yang sangat tinggi . ingga 100M P. Jika dibandingkan dengan HPLC, di bawah tekanan tinggi tidak ada pengaruh negatif yang teramati pada kolom analitik dan juga komponen lain seperti waktu dan konsumsi pelarut yang lebih sedikit di UPLC. Pada tahun 1999. Waters mengembangkan kolom Hybrid Particle Technology (HPT) untuk HPLC, yang memiliki kekuatan mekanik, efisiensi, stabilitas pH dan bentuk puncak yang tinggi untuk senyawa basa. Partikel material hibrida generasi kedua yang disusun dengan struktur Bridged Ethyl siloxane/silica Hybrid (BEH) dikembangkan yang memberikan peningkatan efisiensi, kekuatan, dan kisaran pH. (Roge et al. , 2011. Khan and Ali, 2. Kemajuan terbaru dalam analisis farmasi telah menyediakan kolom kromatografi dengan ukuran partikel 1,7 AAm yang dapat dioperasikan pada tekanan yang jauh lebih tinggi. Teknologi ini telah menunjukkan peningkatan dalam sensitivitas metode, resolusi dan kecepatan dibandingkan dengan Dewi SusetiyanyIchsan Ichsandan & Ma'rifah Ebtasari (Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metod. Dewi Susetiyany MaAorifah Ebtasari Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography ERUDITIO Vol. No. Juni 2023 ERUDITIO Vol. No. Juni 2023, pp. P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 HPLC. Sistem UPLC memungkinkan penurunan waktu analisis hingga sembilan kali dibandingkan dengan sistem kromatografi yang menggunakan kolom analitik yang dikemas dengan partikel berukuran 5 AAm. Dibandingkan dengan partikel berukuran 3 m, waktu analisis kolom analisis dipersingkat sekitar tiga kali (Sri. Sri and Mounika, 2. Metode UPLC lebih sensitif, lebih cepat dan mengkonsumsi lebih sedikit eluen (Klimczak and Gliszczynska-Swiglo, 2. Metode UPLC telah terbukti lebih unggul daripada metode HPLC (Nahar. Onder and Sarker, 2. Metode UPLC telah digunakan untuk analisis ganja dalam sampel serumen (Nicolaou et al. , 2. untuk penentuan senyawa amino kiral (Li et al. , 2. dan analisis multi-residu obat hewan dalam susu (Ji et al. Efedrin dan pseudoefedrin merupakan obat kiral (Zhang et al. , 2. Untuk sampel padat, metode ekstraksi fase cair dan ekstraksi fase padat biasanya digunakan (Chen et al. , 2. Penggunaan kolom kiral pada HPLC untuk memisahkan efedrin dan pseudoefedrin juga telah dilakukan (Schwelm et al. , 2. , pada UHPLC digunakan kolom kiral AMP Lux 3 m (Becerra and Lomas, 2. Pengembangan metode analisis identifikasi efedrin dan pseudoefedrin yang lebih cepat dan efisien perlu dilakukan untuk meningkatkan pengawasan produk obat dan napza. Metode analisis untuk pengujian obat dan makanan di lingkungan Badan POM menunjukkan Identifikasi efedrin dan pseudoefedrin masih menggunakan metode HPLC dan belum menggunakan UPLC (PPOMN, 2. Penggunaan metode UPLC untuk estimasi kuantitatif dan kualitatif obat pseudoephedrine (Castrignany. Lubben and Kasprzyk-Hordern, 2016. Miranda. Domingues and Queiroz, 2016. Petrie et al. , 2016. Mohamed et al. , 2. dan efedrin telah dilakukan (Gray et al. , 2011, 2013. Heaton et , 2012. Yan et al. , 2015. Baharfar et al. , 2017. Rouhani. Ertekin and Dinc, 2. Namun perbandingan antara metode HPLC dengan UPLC untuk menganalisis efedrin dan pseudoephedrine belum banyak diketahui. Tujuan penelitian untuk menilai keunggulan metode UPLC dibandingkan dengan HPLC pada Identifikasi Efedrin dan Pseudoephedrine sediaan padat. Metodologi Bahan Kimia Bahan kimia yang digunakan dalam penelitian ini adalah metanol grade HPLC (Merc. Natrium lauril sulfat (Merc. Air bebas mineral. Efedrin HCl (BPFI). Pseudoefedrin HCl (BPFI). Instrumen High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Proses pemisahan efedrin dan pseudoefedrin dilakukan pada HPLC Shimadzu (LC 20AD) dengan detektor UV dan PDA (SPD 20A dan SPD M20A). Pemisahan secara kromatografi dijalankan melalui kolom LunaA C18 . x 4,6 m. dengan ukuran partikel 5 m. Fase gerak yang digunakan adalah larutan natrium lauril sulfat 25 mM dan acetonitril dengan perbandingan 60% dan 40% yang sebelumnya disaring melalui membran filter 0,45 m dan didegas menggunakan ultrasonik degasser. Laju alir dijaga pada 1,0 ml/menit, volume injeksi yang digunakan sebesar 20 L dan dideteksi pada panjang gelombang 210 nm . esuai MA PPOMN 07/NA/2. Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLC) Proses pemisahan pada UPLC digunakan UPLC Waters dengan detektor PDA. Pemisahan secara kromatografi dijalankan melalui kolom Aqquity UPLCA BEH C18 . x 2,1 m. dengan ukuran partikel 1,7 m. Fase gerak yang digunakan sama dengan metode HPLC yang disaring melalui membran filter 0,22 m dan didegas menggunakan ultrasonik degasser. Laju alir dijaga pada 0,3 Dewi Susetiyany Ichsan & Ma'rifah Ebtasari (Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metod. Dewi Susetiyany Ichsan dan MaAorifah Ebtasari Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography ERUDITIO Vol. No. Juni 2023, pp. P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 ERUDITIO Vol. No. Juni 2023 P-ISSN: 2580-7. E-ISSN: 2807-6222 ml/menit, volume injeksi yang digunakan sebesar 1 L dan dideteksi pada panjang gelombang yang Pembuatan Larutan Baku Pembanding Sejumlah baku pembanding efedrin HCl dan pseudoefedrin HCl ditimbang saksama dan dilarutkan ke dalam pelarut air-asetonitril . sehingga diperoleh kadar efedrin dan pseudoefedrin masing-masing 0,5 mg/mL. Sejumlah masing-masing 2 mL dipipet ke dalam labu tentukur 10 mL, dan diencerkan dengan pelarut yang sama sampai tanda, kemudian disaring dengan penyaring membran berukuran 0,45 m pada HPLC dan 0,22 m pada UPLC. Pembuatan Larutan Spiked Sampel Sejumlah lebih kurang 20 mg sampel serbuk negatif ditimbang saksama dan dimasukkan ke dalam labu tentukur 20 mL, kemudian dilarutkan dengan 10 mL pelarut air-asetonitril . , jika perlu dilakukan sonikasi selama 5 menit. Larutan kemudian diencerkan sampai tanda dengan pelarut yang sama dan disaring . arutan sampel negati. Sejumlah 2 mL larutan ini dipipet ke dalam labu 10 mL, ditambahkan 2 mL larutan baku efedrin dan pseudoefedrin kadar 0,5 mg/mL dan diencerkan dengan pelarut yang sama sampai tanda, kemudian disaring dengan penyaring membran berukuran 0,45 m pada HPLC dan 0,22 m pada UPLC . arutan spiked sampe. Validasi metode Validasi metode mengacu pada pedoman United States Pharmacopeia (USP) dan International Conference on Harmonisation (ICH) dimana untuk metode yang bersifat identifikasi hanya diperlukan parameter uji spesifisitas dan selektivitas. Spesifisitas dilakukan dengan menginjeksi pelarut, larutan baku pembanding, larutan sampel negatif, dan larutan spiked sampel secara terpisah. Metode dikatakan spesifik apabila tidak ditemukan puncak yang memiliki waktu retensi yang sama dengan larutan baku pada pelarut maupun larutan sampel negatif, larutan spiked sampel memiliki waktu retensi dan profil spektrum yang sama dengan larutan baku. Selektifitas ditentukan melalui perhitungan resolusinya. Hasil dan Pembahasan Uji Kesesuaian Sistem dan Validasi Metode Metode HPLC didasarkan pada metode analisis yang telah dikembangkan oleh Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional . OMN) pada tahun 2010 dengan judul Identifikasi efedrin dan pseudoefedrin dalam sediaan padat, nomor 07/NA/10, sedangkan metode UPLC didapatkan secara transfer metode dari metode HPLC pOMN ke dalam aplikasi yang dimiliki UPLC Waters, dimana laju alir menjadi 0,3 ml/menit dan volume injeksi sebesar 1 L. Uji kesesuaian sistem (UKS) dilakukan dengan menyuntikkan larutan baku sebanyak 5 kali dan dinyatakan memenuhi jika nilai %RSD waktu retensi dan luas area kurang dari 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu retensi efedrin dan pseudoefedrin pada menit ke 23,013 dan 21,554 dengan %RSD sebesar 0,383 dan 0,343 pada HPLC, dan 3,288 dan 3,048 dengan %RSD sebesar 0,3 pada UPLC. Rata-rata luas area efedrin dan pseudoefedrin berturut-turut 5329474 dan 5766734 dengan %RSD sebesar 1,297 dan 0,894 pada HPLC, serta 1642596,799 dan 1373903,492 dengan %RSD sebesar 0,5 pada UPLC. Resolusi yang dihasilkan antara efedrin dan pseudoefedrin sebesar 1,1 pada HPLC dan 1,9 pada UPLC. Lama waktu analisis adalah 27 menit pada HPLC dan 6 menit pada UPLC. Dewi Susetiyany Ichsan & Ma'rifah Ebtasari (Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metod. Dewi Susetiyany Ichsan dan MaAorifah Ebtasari Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography ERUDITIO Vol. No. Juni 2023 P-ISSN: | E-ISSN: ERUDITIO Vol. No. Juni2807-6222 2023, pp. P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 Tabel 1. Uji Kesesuain Sistem pada UPLC dan HPLC Parameter Efedrin UPLC Pseudoefedrin Efedrin HPLC Pseudoefedrin Rerata waktu retensi . 3,288 3,048 23,013 21,554 %RSD waktu retensi 0,383 0,343 1642596,799 1373903,492 %RSD luas area 1,297 0,894 Resolusi Rerata luas area (AU*deti. Parameter validasi metode dilakukan uji spesifisitas dan selektivitas. Hasil spesifisitas menunjukkan tidak ditemukan puncak yang memiliki waktu retensi yang sama dengan larutan baku pada pelarut maupun larutan sampel negatif pada HPLC dan UPLC. Larutan spiked sampel memiliki waktu retensi yang sama dengan larutan baku yaitu efedrin dan pseudoefedrin pada menit ke 23,093 dan 21,626 pada HPLC, serta 3,250 dan 3,014 pada UPLC. Profil spektrum larutan spiked sampel sama dengan larutan baku yaitu efedrin dan pseudoefedrin memberikan serapan pada panjang gelombang 256,34 nm pada HPLC dan 256,9 nm pada UPLC. Hasil selektifitas menunjukkan resolusi efedrin dan pseudoefedrin lebih baik pada UPLC. Gambar 1. Kromatogram baku . UPLC dibandingkan . HPLC Susetiyany Ichsan MaAorifah Ebtasari Pseudoefedrin Sediaan Padat Metod. 103Dewi Susetiyany Ichsan & Ma'rifah Ebtasari (Identifikasi Efedrin danDewi Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography ERUDITIO Vol. No. Juni 2023 P-ISSN: 2580-7. E-ISSN: 2807-6222 ERUDITIO Vol. No. Juni 2023, pp. P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 Gambar 2. Spektrum baku . UPLC dibandingkan . HPLC Keunggulan Metode UPLC dibandingkan HPLC Efedrin dan pseudoefedrin adalah senyawa kiral sehingga untuk pemisahannya harusnya digunakan kolom kiral. Tetapi pada kenyataannya kolom tersebut harganya mahal dan penggunaannya juga terbatas sehingga secara ekonomis lebih menguntungkan digunakan kolom C18 yang penggunaannya jauh lebih luas untuk pengujian obat. Hanya saja memang diperlukan suatu metode yang dapat memisahkan senyawa tersebut dengan resolusi yang lebih baik. Dengan metode UPLC didapatkan waktu retensi analit yang lebih cepat dengan resolusi yang lebih baik. Lama waktu analisis juga lebih cepat sehingga penggunaan fase gerak menjadi lebih sedikit, ditambah dengan pengaruh laju alir yang lebih kecil maka volume yang digunakan akan jauh Perbedaan selanjutnya adalah pada volume injeksi yang lebih kecil, sehingga dibutuhkan lebih sedikit baku pembanding dan sampel. Lebih lanjut, metode ini dapat menghemat penggunaan suku cadang berupa kolom C18, maupun beban kerja karena waktu analisis menjadi lebih singkat. Tabel 2. Keunggulan metode UPLC dibandingkan HPLC Parameter UPLC Metode HPLC Waktu retensi analit 3 menit 21 menit Resolusi Lama waktu analisis 6 menit 27 menit Penggunaan Fase gerak 25 mL 250 mL Penggunan Baku Pembanding Penggunan Sampel Uji Profisiensi . Beban kerja 0,5 AAg 10 AAg 2 AAg 40 AAg 90 menit 270 menit Dewi Susetiyany MaAorifah Ebtasari Dewi SusetiyanyIchsan Ichsandan & Ma'rifah Ebtasari (Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metod. 104 Identifikasi Efedrin dan Pseudoefedrin Sediaan Padat dengan Metode Ultra Performance Liquid Chromatography dan High Performance Liquid Chromatography ERUDITIO Vol. No. Juni 2023 ERUDITIO Vol. No. Juni 2023, pp. P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222 Kesimpulan Metode UPLC memiliki keunggulan waktu analisis yang lebih cepat, resolusi lebih baik, penggunaan fase gerak, baku pembanding dan sampel lebih sedikit serta beban kerja lebih singkat dibandingkan dengan metode HPLC dalam identifikasi efedrin dan pseudoefedrin sediaan padat. Metode UPLC menjadi pilihan metode analisis dalam identifikasi efedrin dan Pesudoefedrin sediaan Ucapan Terimakasih