Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. http://ejournal. id/index. php/educativa . ISSN 2987-6796 p. ISSN: 2987-7245 Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung Nur SafaAoah a,1,*. Luluk Ifadahb,2. Ana Sofiyatul Azizahc,3, *a INISNU Temanggung. Indonesia. b INISNU Temanggung. Indonesia. c INISNU Temanggung. Indonesia. 1 nursafaah670@gmail. 2 bundaqotrunnada@gmail. 3 ashofie25@gmail. *Correspondent Author ARTICLE INFO Article history Received: 10-08-2023 Revised: 26-08-2023 Accepted: 22-11-2023 Keywords Implementation Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin Character Building ABSTRACT Education has a high level of significance, especially in terms of character education because education can optimize positive character content in the form of attitudes, noble morals, and tolerance. The objectives of this study are: . to know and analyze the implementation of mujahadah Nihadlul Mustaghfirin in character building in students . to know and analyze the implications of the implementation of mujahadah Nihadlul Mustaghfirin activities in character building in students . to know and analyze the supporting and inhibiting factors of the implementation of the mujahadah Nihadlul Mustaghfirin in character building in students at SMA Islam Kandangan Temanggung Regency. This research uses a phenomenological approach with a type of field research and uses qualitative research methods. Data sources use primary data and secondary data. Primary data include interviews and observations. While secondary data from the results of documentation. Furthermore, data collection techniques through observation with participatory observation types, interviews with semistructured interview types, and documentation. While data analysis techniques are in the form of data reduction, data presentation, and verification. The types of data triangulation used are data/source triangulation and method triangulation. The results showed . the implementation of mujahadah Nihadlul Mustaghfirin in character building for students at SMA Islam Kandangan was carried out using exemplary strategies, discipline, habituation, and creating a conducive atmosphere . the implications of the implementation of mujahadah Nihadlul Mustaghfirin activities on students at SMA Islam Kandangan formed 10 character education values as follows: religious, honest, tolerance, discipline, independent, hard work, responsible, caring for the environment, peace-loving, and communicative or friendly . Supporting factors for the implementation of mujahadah Nihadlul Mustaghfirin in character building in students at SMA Islam Kandangan include internal factors, namely from students. While external factors are support from teachers and fathers, support from parents, and adequate facilities and While the inhibiting factor is that there are still students who have a low level of awareness and lack of teacher enthusiasm for the implementation of mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. ABSTRAK Pendidikan memiliki tingkat signifikansi yang tinggi terutama dalam hal pendidikan karakter karena pendidikan dapat mengoptimalkan muatan-muatan karakter yang bersifat positif baik berupa sikap, akhlak mulia, dan toleransi. Tujuan penelitian ini adalah: . untuk mengetahui dan menganalisis http://w. id/index. php/educativa brebes2@gmail. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik . untuk mengetahui dan menganalisis implikasi dari pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik . untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan jenis penelitian lapangan dan menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer meliputi hasil wawancara dan observasi. Sementara data sekunder dari hasil dokumentasi. Selanjutnya teknik pengumpulan data melalui observasi dengan jenis observasi partisipatif, wawancara dengan jenis wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Sementara teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verification. Jenis triangulasi data yang digunakan adalah triangulasi data/sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan . implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan dilaksanakan menggunakan strategi keteladanan, kedisiplinan, pembiasaan, dan menciptakan suasana kondusif . implikasi dari pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin pada peserta didik di SMA Islam Kandangan terbentuk 10 nilai-nilai pendidikan karakter sebagai berikut: religius, jujur, toleransi, disiplin, mandiri, kerja keras, tanggung jawab, peduli lingkungan, cinta damai, dan komunikatif atau bersahabat . faktor pendukung implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan antara lain faktor internal yaitu dari diri peserta didik. Sedangkan faktor eksternal yaitu adanya dukungan dari pendidik, dukungan dari orang tua, serta sarana dan prasarana yang memadai. Sementara faktor penghambatnya yaitu masih adanya peserta didik yang memiliki tingkat kesadaran rendah dan kurangnya antusias guru terhadap pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Kata Kunci: Implementasi. Mujahadah Nihadlul Mustaghfiri. Pembentukan Karakter. This is an open-access article under the CCAeBY-SA license. Pendahuluan Pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk memperbaiki, menguatkan, dan menyempurnakan semua kemampuan manusia. Pendidikan dianggap oleh masyarakat sebagai sarana yang efektif untuk membentuk kepribadian anak menuju kedewasaan. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 3, yang berbunyi bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. (Rahmat Hidayat and Abdillah, 2. Pembentukan karakter manusia dapat dimulai dengan habituasi dalam kehidupan sehari-harinya. Pembentukan karakter adalah usaha secara sungguh-sungguh untuk mendidik dan melatih berbagai kemampuan spiritual yang dimiliki oleh manusia. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi landasan pembentukan karakter terdapat dalam QS. Al-Ahzab ayat 21: (Departemen Agama RI, 2. a a a a aa a a e a eae a a e a ea a a ea Ua a a Ua e a a AaE aC e aEA e AI aE aE eI A eO a aA AEA )( AEE E a eO UA AEE O I aEI EI OO EE OEOOI E a OEA AOA a a Ayat di atas dalam Tafsir Jalalain dijelaksan bahwa sesungguhnya suri teladan bagi umat manusia yaitu mencontoh Rasulullah Saw. Rasulullah Saw. memiliki keimanan yang kuat. Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. ISSN 2962-9187 Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. keberanian yang tinggi, kesabaran yang luar biasa, dan keteguhan dalam menghadapi segala tantangan karena yakin pada semua rencana Allah Swt. Beliau menjadi teladan yang patut diikuti dalam hal berperang, keteguhan, dan kesabaran yang diterapkan dengan tepat pada kondisi yang berbeda. (Imam Jalaluddin Al-Mahalli and Imam Jalaluddin As-Suyuthi, 2. Saat ini pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya berhasil dalam membentuk karakter peserta didik menjadi individu yang memiliki akhlak mulia. (Akhmad Muhaimin Azzet, 2. Realitas menunjukkan bahwa dekadensi moral, kurangnya solidaritas, dan menjangkitnya rasa ketidakadilan telah melanda masyarakat Indonesia dewasa ini. Di tengah kerusakan moral yang semakin parah, kebutuhan untuk menginternalisasikan nilai karakter menjadi sangat penting bagi masyarakat Indonesia. (Husna Nashihin, 2. Pendidikan karakter di Indonesia sangat perlu pengembangannya mengingat semakin meningkatnya tawuran antar pelajar dan bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya seperti melakukan tindakan kriminal, membolos, penyalahgunaan narkoba, minum minuman keras, pergaulan bebas, melakukan hubungan seks bebas, pornografi, bahkan sampai pembuatan video . uar bata. di ruang kelas. (Muchlas Samani and Hariyanto, 2. Sementara melihat fenomenafenomena yang terjadi saat ini banyak peserta didik yang berani melawan terhadap gurunya. Seperti kasus yang terjadi di Kecamatan Jatilawang. Kabupaten Banyumas sejumlah pelajar tingkat SMP. SMA, dan SMK diamankan polisi karena terlibat sedang asik minum-minuman beralkohol jenis ciu pada saat jam pelajaran sekolah. Para pelajaran tersebut sedang minum di area lapangan Diponegoro. Desa Tunjung. Kecamatan Jatilawang. (Permata Putra Sejati, 2. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung Jawa Tengah menemukan fakta bahwa narkoba telah merambah di kalangan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Temanggung. Kepala BNN Kabupaten Temanggung melaporkan terdapat seorang siswi kelas Vi di salah satu SMP berada di wilayah pelosok yang telah mengalami kecanduan narkotika jenis sabu. (Parwito, 2. Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut maka pendidikan karakter pada semua jenjang sangatlah penting khususnya pada masa remaja karena dengan bekal pendidikan karakter yang baik mampu mengarahkan seseorang pada kehidupan yang damai. SMA Islam Kandangan merupakan sebuah lembaga pendidikan tingkat SMA yang terletak di Desa Caruban. Kecamatan Kandangan. Kabupaten Temanggung. Provinsi Jawa Tengah. Dalam menjalankan kegiatannya. SMA Islam Kandangan berada di bawah naungan lembaga pendidikan MaAoarif NU. Sistem pembelajaran di SMA Islam Kandangan yaitu dengan menerapkan kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka. Karakter peserta didik di SMA Islam Kandangan masih kurang baik. Di SMA Islam Kandangan masih terdapat beberapa peserta didik yang datang ke sekolah terlambat dan tidak mengikuti pembelajaran di kelas. Belum adanya sanksi yang tegas bagi peserta didik di SMA Islam Kandangan yang terlambat datang ke sekolah khususnya pada waktu pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Dengan memiliki karakter baik hidup peserta didik akan terbimbing dan terarah pada kehidupan yang lebih baik. Maka dari itu di SMA Islam Kandangan mengadakan sebuah kegiatan rutin yaitu mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin memang belum begitu populer jika dikaitkan dengan dunia pendidikan di sekolah karena hanya sekolah-sekolah tertentu yang mengadakan program mujahadah. Melalui kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin diharapkan dapat membentuk dan memunculkan karakter pada peserta didik. Memperhatikan uraian di atas alasan yang melatarbelakangi penelitian ini penting untuk dikaji, yaitu: pertama, karakter remaja saat ini dikatakan masih mengkhawatirkan. Kedua, banyak peserta didik yang belum dapat menanamkan karakter. Ketiga, perlu adanya pengembangan pendidikan karakter pada peserta didik dengan menggunakan metode atau strategi yang berbasis pada kegiatan. Keempat, karakter menjadi pendidikan utama yang ditanamkan pada peserta didik. Kelima, belum adanya penelitian mengenai Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 Islam Kandangan Kabupaten Temanggung. Keenam, adanya pelaksanaan kegiatan mujahadah dalam pembentukan karakter pada peserta didik karena mujahadah diharapkan mampu melatih peserta didik untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sehingga melalui kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin diharapkan mampu mendorong peserta didik menjadi pribadi yang memiliki akhlakul karimah. Berdasarkan latar belakang di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan Judul Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan . iled researc. Penelitian lapangan . iled researc. merupakan jenis penelitian yang secara mendalam mempelajari tentang latar belakang kondisi saat ini dan interaksi antara sosial, individu, kelompok, lembaga, dan (Lexy J. Moleong, 2. Peneliti memilih penelitian lapangan karena penelitian ini tidak cukup dengan kajian teori tetapi perlu penelitian langsung ke lokasi yang diteliti yakni SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung. Jenis sumber data pada penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini diambil dari berbagai subjek yang meliputi kepala sekolah, waka kurikulum, wali kelas. Guru PAI, dan peserta didik. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini yaitu data yang diperoleh dari dokumen-dokumen seperti foto. Sementara teknik pengumpulan data dengan metode wawancara berupa jenis wawancara semiterstruktur, observasi dengan jenis observasi partisipatif, serta dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verification. Jenis triangulasi data yang digunakan adalah triangulasi data/sumber dan triangulasi data metode. Hasil dan Pembahasan Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung Pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung diimplementasikan melalui salah satu kegiatan rutin keagamaan. Kegiatan rutin keagamaan tersebut berupa mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin termasuk kegiatan kokurikuler dalam kurikulum di SMA Islam Kandangan. Mujahadah adalah perjuangan terus menerus melawan keinginan dan dipandang sebagai perang besar . l-jihad al-akba. , perang ini melibatkan senjata samawi dalam bentuk zikir atau mengingat Allah Swt. (Muhammad Basyrul Muvid, 2. Hal ini dapat terlaksana yaitu dengan cara hati ingat, lisan menyebut, sikap positif dan meningkatkan ibadah. (Amdjad Al Hafidz, 2. Teori ini sejalan dengan hasil wawancara peserta didik bahwa mujahadah adalah kegiatan melawan hawa nafsu atau keinginan dengan cara di mana seseorang berdoa, berzikir secara sungguh-sungguh agar mendapat manfaat baik dunia maupun akhirat serta meningkatkan ibadah kepada Allah Swt. Implementasi pembentukan karakter pada peserta didik diperlukan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan, salah satunya strategi pembiasaan. Berdasarkan Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 hasil penelitian dapat diketahui bahwa Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung dilaksanakan menggunakan strategi keteladanan, kedisiplinan, habituasi atau pembiasaan, dan menciptakan suasanan kondusif. Keteladanan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin mujahadah Nihadlul Mustaghfirin memberikan teladan atau contoh yang baik kepada peserta didik dalam kegiatan mujahadah. Sebelum kegiatan mujahadah dimulai, kepala sekolah selaku pemimpin mujahadah membuka salam dan berbicara menggunakan bahasa yang Hal ini sesuai dengan teori yang menjelaskan bahwa guru menjadi teladan bagi peserta didik. Keteladanan memiliki konstribusi yang besar dalam membentuk karakter peserta didik. (Furqon Hidayatullah, 2. Kedisiplinan Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mentaati terhadap peraturan yang berlaku yakni kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Peserta didik dilatih untuk berangkat pagi ke sekolah. Setiap Jumat pagi pukul 07. 00 WIB wali kelas mengingatkan atau ngoprak-ngoprak peserta didik melalui Grup WhatsApp untuk melaksanakan mujahadah dan peserta didik langsung bergegas ke Gedung MWC NU. Selesai mujahadah, biasanya pemimpin mujahadah atau guru memberikan nasihat dan motivasi kepada peserta didik. Kemudian peserta didik meninggalkan Gedung MWC NU dan melaksanakan pembelajaran di kelas masing-masing. Hal ini sejalan dengan teori yang menjelaskan bahwa pembentukan sikap disiplin dapat dilakukan dengan beberapa cara di antaranya peningkatan motivasi, pendidikan dan latihan, kepemimpinan, penerapan reward and punishment, dan penegakan aturan. (Furqon Hidayatullah, 2. Habituasi atau Pembiasaan Habituasi atau pembiasaan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang untuk membiasakan manusia dalam bertindak dan berpikir dengan (Rika Aswidar and Siti Zahara Saragih, 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan dalam implementasi pembentukan karakter pada peserta didik melalui kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Adapun pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di antaranya peserta didik masuk ke Gedung MWC NU pukul 00 WIB kemudian peserta didik mengambil buku mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yang telah disediakan. Pemimpin mujahadah membuka kegiatan mujahadah dengan mengucapkan salam kemudian peserta didik melaksanakan mujahadah dan berdoa Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 secara bersama-sama. Selesai mujahadah peserta didik melantunkan Asmaul Husna secara bersama-sama. Selesai melantunkan Asmaul Husna, biasanya guru memberi nasihat yang baik kepada peserta didik di SMA Islam Kandangan. Kemudian peserta didik meninggalkan Gedung MWC NU dan melaksanakan pembelajaran di kelas masing-masing. Menciptakan Suasana Kondusif Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pelaksanaan mujahadah terciptanya suasana yang kondusif. SMA Islam Kandangan menerapkan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin kepada peserta didik memberikan suasana terciptanya karakter yang Hal ini sesuai dengan teori yang menjelaskan bahwa terciptanya suasana yang kondusif akan mendukung terbentuknya karakter. (Furqon Hidayatullah, 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan terdapat dua komponen pendidikan karakter yaitu moral feeling dan moral action. Moral Feeling Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin pada peserta didik di SMA Islam Kandangan dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 07. 00 WIB di Gedung MWC NU. Berdasarkan teori komponen pendidikan moral feeling dalam implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di SMA Islam Kandangan dibagi menjadi dua tahap yakni tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan yang dilakukan peserta didik sebelum melaksanakan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yaitu membersihkan Gedung MWC NU. Selesai aktivitas persiapan peserta didik masuk pada tahap pelaksanaan. Adapun tahap pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di antaranya peserta didik masuk ke Gedung MWC NU pukul 07. 00 WIB kemudian peserta didik mengambil buku mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yang telah disediakan. Pemimpin mujahadah membuka kegiatan mujahadah dengan mengucapkan salam kemudian peserta didik melaksanakan mujahadah dan berdoa secara bersama-sama. Selesai mujahadah peserta didik melantunkan Asmaul Husna secara bersama-sama. Selesai melantunkan Asmaul Husna, biasanya guru memberi nasihat yang baik kepada peserta didik di SMA Islam Kandangan. Kemudian peserta didik meninggalkan Gedung MWC NU dan melaksanakan pembelajaran di kelas masing-masing. Moral Action Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap Jumat pagi peserta didik di SMA Islam Kandangan melakukan pembiasaan yang baik yaitu melaksanakan kegiatan mujahadah atau berdoa kepada Allah Swt. Dengan adanya kegiatan mujahadah dapat membentuk karakter peserta didik menjadi individu yang lebih baik. Implikasi dari Pelaksanaan Kegiatan Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa implikasi dari pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin pada peserta didik di SMA Islam Kandangan terbentuk nilai-nilai pendidikan karakter sebagai berikut. Karakter Religius Religius adalah sikap taat dalam melaksanakan ajaran agama yang dipercayai, menghargai dan hidup rukun terhadap pemeluk agama lain. (Kemendiknas, 2. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi dasar nilai karakter religius disebutkan dalam QS. Al-IsraAo ayat 23: (Departemen Agama RI, 2. ee Aa a ee A AaOC O aac aE E e a aO aE a O aNA Artinya: AuDan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Diay Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter religius dalam kegiatan mujahadah adalah peserta didik melaksanakan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dan berdoa memohon kepada Allah Swt. kegiatan mujahadah dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Karakter Disiplin Disiplin adalah taat terhadap suatu keputusan, perintah, dan peraturan yang sudah (Aswidar and Saragih, 2. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi dasar nilai karakter disiplin terdapat dalam QS. An-Nisa ayat 59: (Departemen Agama RI, ae a a a eo a a AeeO a acO aN E eO aI aI aI eeO a eO aO NA AcEE aO a a eO aO A AE a eO aE aO aOEO E eI a aI eIEI A a eI aI a e a eI aA eOA e e a e a Aa e a a ac e a a N a a e E e a e a e a e a e aI NA eAE a E aE aO UA a a a AcEE OEOO aIA a AcEE OEO a aI EII aIIO aA a A O s AON aEOA U ea AO e a aI aO eOEA Artinya: Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 AuWahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhamma. dan Ulul Amri . emegang kekuasaa. di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-QurAoa. dan Rasul (Sunahny. , jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama . dan lebih baik akibatnya. Ay Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik di SMA Islam Kandangan mentaati peraturan yang berlaku yakni kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Setiap hari Jumat pukul 07. 00Ai07. 45 WIB peserta didik melaksanakan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di Gedung MWC NU. Karakter Mandiri Mandiri adalah sikap yang tidak mudah mengandalkan bantuan orang lain dalam menyelesaikan tugas. (Kemendiknas, 2. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi dasar nilai karakter mandiri terdapat dalam QS. Ar-RaAod ayat 11: (Departemen Agama RI, a a aA NA AcEE E aO aO a aI a aC eO sI a NO aO aO a eO aI a eI aA a aN eIA AaIA Artinya: AuSesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Ay Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peserta didik yang langsung bergegas ke Gedung MWC NU untuk melaksanakan mujahadah tanpa menunggu perintah dari guru atau wali kelas. Berdasarkan peraturan sekolah bagi peserta didik yang terlambat saat pelaksanaan mujahadah maka peserta didik melaksanakan mujahadah secara mandiri. Karakter Tanggung Jawab Tanggung jawab adalah sikap yang tercermin dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya baik yang berhubungan dengan diri sendiri, masyarakat, bangsa, negara, dan agama. (Kemendiknas, 2. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi dasar nilai karakter tanggung jawab terdapat dalam QS. Al-Muddatstsir ayat 38: (Departemen Agama RI, 2. s AaE acE aI eAA A a aI E a a e a aN eO aIA Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 Artinya: AuSetiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya. Ay Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik taat terhadap perintah Allah Swt. untuk selalu berdoa atau mujahadah kepadanya-Nya. Peserta didik juga mentaati peraturan sekolah untuk melaksanakan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Berdasarkan peraturan sekolah bagi peserta didik yang terlambat saat pelaksanaan mujahadah maka peserta didik melaksanakan mujahadah secara mandiri dan tanggung Hal tersebut terlihat bahwa peserta didik melaksanakan mujahadah dari awal sampai akhir. Karakter Peduli Lingkungan Peduli lingkungan adalah sikap yang selalu berupaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar. (Kemendiknas, 2. Nilai karakter peduli lingkungan disebutkan dalam Hadis Riwayat Tirmidzi: (Burhanuddin Ridlwan dan Syamsudin, 2. a a Aa e a e a a a aae a a a A Aa e a e e a e aA AEE aO UA AA I aO aN aI EI a aO AEO EE EO aN OEI aIA s AI a aI aO OCA ae a a a a Aa ac a a e U a ac A AEIA E aeO UI aO a ac EE a aI a aO U aO a ac E a aO a A aI a aA eOA AO a E aO I aOA O aA a ea )AA aI eO aE eI (ON EIOA Artinya: AuDari SaAoad Ibnu Waqqash r. dari bapaknya dari nabi Saw bersabda: AuSesungguhnya Allah Swt itu baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, mulia dan mneyukai kemuliaan, bagus dan menyukai kebagusan. Oleh sebab itu, bersihkanlah Ay (HR. At-Tirmidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kepedulian terhadap lingkungan yaitu peserta didik membersihkan Gedung MWC NU sebelum kegiatan mujahadah Karakter Cinta Damai Cinta damai adalah sikap yang mencerminkan suasana tenang dan menyenangkan atas kehadirannya dalam kelompok atau masyarakat tertentu. (Kemendiknas, 2. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi dasar nilai karakter cinta damai terdapat dalam QS. Al-Anfal ayat 61: (Departemen Agama RI, 2. e AE eEI a a AEI aO eE a aEA A aI e aE aN aO a aO E eE a aEO a a a a A AaOu eI a aI aO aE A AOIA a AcEE oe auIN NOA Artinya: Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 AuDan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ay Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin berlangsung, tercipta suasana tenang. Peserta didik mengikuti mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dengan khusyuk dan tidak ada yang bergurau. Karakter Komunikatif atau Bersahabat Komunikatif atau bersahabat adalah sikap yang menunjukkan keterbukaan terhadap orang lain melalui komunikasi yang sopan sehingga mendorong terciptanya kerja sama yang baik. (Kemendiknas, 2. Berikut ayat Al-QurAoan yang menjadi dasar nilai karakter komunikatif atau bersahabat terdapat dalam QS. Al-Hujarat ayat 10: (Departemen Agama RI, 2. a A a eae a e a e a U a a e a e ae a a a a e a e a a N a a A AcEE E aEE eI a e a aI eO aIA AaII aE aIIOI aO AA aEO OI OOEI OCOA Artinya: AuSesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu . ang berselisi. dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat Ay Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai komunikatif diwujudkan dengan saling mendoakan dalam kebaikan, di mana pemimpin mujahadah memimpin peserta didik untuk berdoa bersama. Kemudian saat pelaksanaan mujahadah peserta didik berkumpul di Gedung MWC NU. Dengan berkumpul dan bertemu dapat menumbuhkan ukhuah islamiyah antar peserta didik. Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter pada Peserta Didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung Faktor Pendukung Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan dibedakan menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal Faktor internal adalah faktor dari dalam diri peserta didik. (Syaifudin Syaifudin and Weni, 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yakni dari Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. ISSN 2962-9187 Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. diri peserta didik. Setiap Jumat pagi pukul 07. 00Ai07. 45 WIB hampir 90 persen peserta didik melaksanakan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di Gedung MWC NU. Faktor Eksternal Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan antara lain: Kolaborasi yang baik antara guru dan wali murid Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan wali murid sangat mendukung dengan adanya kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di SMA Islam Kandangan. Guru atau pendidik Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya mendidik dan membina akhlak peserta didik melalui pembelajaran di kelas, namun guru juga mendidik dan membina akhlak melalui salah satu kegiatan keagamaan berupa mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Guru sangat mendukung kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di SMA Islam Kandangan. Fasilitas yang memadai Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya sarana dan prasarana yang memadai dalam pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di SMA Islam Kandangan. Sarana dalam pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yaitu buku mujahadah Nihadlul Mustaghfirin, mix, dan sound. Sedangkan prasarana dalam pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yaitu Gedung MWC NU Kandangan. Komitmen bersama warga sekolah Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya komitmen warga sekolah terhadap pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di SMA Islam Kandangan sehingga kegiatan mujahadah berjalan rutin setiap Jumat pagi. Faktor Penghambat Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan antara lain: pertama, masih adanya peserta didik yang memiliki tingkat kesadaran rendah terhadap pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Hal ini ditunjukkan dengan masih adanya peserta didik di SMA Islam Kandangan yang terlambat ke sekolah terutama waktu pelaksanaan mujahadah. Peserta didik yang memiliki tingkat kesadaran rendah akan pentingnya kegiatan keagamaan yang Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN 2962-9187 diadakan oleh sekolah akan menghambat kegiatan tersebut. (Moh Ahsanulkhaq, 2. Kedua, dalam pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin masih adanya peserta didik yang adakalanya merasa malas dan kantuk. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi peserta didik saat melaksanakan mujahadah. Ketiga, hasil penelitian menunjukkan bahwa masih adanya guru di SMA Islam yang kurang antusias terhadap pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa tidak semua guru mengikuti kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di Gedung MWC NU. Simpulan Implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung termasuk kegiatan kokurikuler dalam kurikulum di SMA Islam Kandangan. Kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin termasuk mujahadah usbuAoiyyah. Mujahadah usbuAoiyyah adalah mujahadah yang dilaksanakan seminggu sekali secara berjemaah. Kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di SMA Islam kandangan dilaksanakan secara rutin seminggu sekali yaitu setiap hari Jumat pukul 00Ai07. 45 WIB di Gedung MWC NU yang dipimpin oleh kepala sekolah. Implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan dilaksanakan menggunakan empat strategi yaitu keteladanan, kedisiplinan, pembiasaan, dan menciptakan suasana kondusif. Kemudian komponen pendidikan karakter dalam implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yaitu moral feeling dan moral action. Implikasi dari pelaksanaan kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan Kabupaten Temanggung terbentuk 7 nilai-nilai pendidikan karakter yaitu religius, disiplin, mandiri, tanggung jawab, peduli lingkungan, cinta damai, dan komunikatif atau bersahabat. Faktor Nihadlul Mustaghfirin pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan antara lain faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu dari peserta didik sendiri. Sedangkan faktor eksternal yaitu adanya dukungan dari pendidik, dukungan dari orang tua, sarana dan prasarana yang memadai. Sementara faktor penghambat implementasi mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SMA Islam Kandangan yaitu masih adanya peserta didik yang memiliki tingkat kesadaran rendah terhadap pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Di SMA Islam Kandangan masih adanya peserta didik yang Nur Saadah et. al (Implementasi Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin dalam Pembentukan Karakter a. ISSN 2962-9187 Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. terlambat ke sekolah terutama waktu pelaksanaan mujahadah dan masih adanya guru yang kurang antusias terhadap pelaksanaan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin di Gedung MWC NU. Daftar Pustaka