Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 920-932 PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DALAM PROSES PEMBELIAN BERAS HITAM ORGANIK PRODUKSI GAPOKTAN WANGUNSARI CISAYONG TASIKMALAYA CONSUMER PERCEPTIONS OF SERVICE QUALITY IN THE PROCESS OF PURCHASING ORGANIC BLACK RICE PRODUCED BY WANGUNSARI FARMERS GROUP CISAYONG. TASIKMALAYA Wima Hatami*1. Kuswarini Kusno2. Agriani Hermita Sadeli2. Sulistyodewi Nur Wiyono2 Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung-Sumedang Km. *E-mail: wima17001@mail. (Diterima 04-04-2022. Disetujui 01-06-2. ABSTRAK Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat dan kelestarian lingkungan yang semakin meningkat turut mendorong sebagian masyarakat untuk mengonsumsi bahan pangan organik, salah satunya adalah beras hitam organik. Gapoktan Wangunsari merupakan salah satu produsen beras hitam organik. Harga beras hitam organik yang diproduksi Gapoktan Wangunsari relatif murah. Beras hitam organik tersebut memiliki empat sertifikasi organik, pangan bebas pestisida dan sertifikasi pupuk kimia. Hal itu seharusnya dapat menarik minat konsumen, namun faktanya, hanya diminati oleh sedikit konsumen. Persepsi kualitas pelayanan yang baik akan berdampak pada loyalitas dan pembelian berulang oleh konsumen. Selain itu, kualitas pelayanan sulit ditiru oleh produsen lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen dan menganalisis persepsi konsumen terhadap kualitas pelayanan dalam proses pembelian beras hitam organik produksi Gapoktan Wangunsari. Desain penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan teknik survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen bertempat tinggal di pedesaan, berjenis kelamin perempuan, berusia Ou 56 tahun, berpendidikan menengah, bekerja sebagai petani dan termasuk kelas pendapatan menengah bawah yaitu < Rp 2. 000 per bulan. Persepsi konsumen terhadap kualitas pelayanan dalam proses pembelian beras hitam organik sangat baik. Gapoktan Wangunsari sebaiknya melakukan promosi dan penjualan secara online agar banyaknya konsumen meningkat. Kata kunci: persepsi konsumen, kualitas pelayanan, beras hitam organik ABSTRACT Public awareness of the importance of healthy living and increasing environmental sustainability has also encouraged some people to consume organic food, one of which is organic black rice. Gapoktan Wangunsari is one of the producers of organic black rice. The price of organic black rice produced by Gapoktan Wangunsari is relatively cheap. The organic black rice has four organic certifications, pesticide-free food and chemical fertilizer certification. It should be able to attract consumers' interest, but in fact, only a few consumers are interested in. Perceptions of good service quality will have an impact on loyalty and repeat purchases by consumers. In addition, the quality of service is difficult to imitate by other manufacturers. The purpose of this study was to determine the characteristics of consumers and to analyze consumer perceptions of service quality in the process of purchasing organic black rice produced by Gapoktan Wangunsari. The research design uses a quantitative design with survey techniques. The results showed that the majority of consumers live in rural areas, are female, aged 56 years, have secondary education, work as farmers and belong to the lower middle income class, namely < IDR 2,600,000 per month. PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DALAM PROSES PEMBELIAN BERAS HITAM ORGANIK PRODUKSI GAPOKTAN WANGUNSARI CISAYONG TASIKMALAYA Wima Hatami. Kuswarini Kusno. Agriani Hermita Sadeli. Sulistyodewi Nur Wiyono Consumer perceptions of service quality in the process of purchasing organic black rice are very Wangunsari Gapoktan should do promotions and sales online so that the number of consumers increases. Keywords: consumer perception, service quality, organic black rice pengembangan lebih dengan permintaan PENDAHULUAN Kesadaran yang semakin meningkat tapi tingkat kesehatan dan kelestarian lingkungan produksinya masih rendah (Hanifah et al. yang terus meningkat sekarang ini turut Beras hitam mengandung 20,1 berdampak pada ketertarikan sebagian gram per 100 gram, sedangkan pada masyarakat untuk mulai mengonsumsi beras putih dan beras merah masing- produk makanan dengan pertimbangan masing 0,2 dan 0,8 gram (Kemenkes, label ramah lingkungan . co-labelling . ood Salah satu produsen beras hitam organik adalah Gapoktan Wangunsari. utritional atribute. (Sumarwan et al. Beras Berdasarkan pada hal-hal tersebut Wangunsari memiliki harga yang lebih maka preferensi masyarakat saat ini murah jika dibadingkan dengan harga beras hitam organik gapoktan lain di mengonsumsi beras konvensional . on wilayah lokal. Selain itu Beras hitam organi. ke beras organik (Utami, 2. organik Gapoktan Wangunsari sudah Beras organik merupakan jenis memiliki empat sertifikasi organik dan beras yang ditanam/dibudidaya tanpa bahan pangan bebas pestisida dan pupuk menggunakan bahan kimia dan ramah kimia dari nasional maupun internasional. Kelebihan beras organik Harga jual yang murah dan empat yaitu lebih sehat, rasa lebih enak serta sertifikasi organik yang dapat dipercaya tidak merusak lingkungan (Nafis, 2. seharusnya sudah menjadi daya tarik Saat konsumen beras hitam organik, namun bermacam-macam, produksi Gapoktan Wangunsari hanya satunya beras hitam organik. Beras hitam termasuk komoditas subsektor tanaman pangan fungsional yang memerlukan Gapoktan Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 920-932 Penjualan menyamai harapan konsumen (Tjiptono Gapoktan Wangunsari tidak terlepas dari & Chandra, 2. Kualitas layanan perusahaan adalah Keputusan fator lain yang menciptakan persepsi pembelian didasari perilaku konsumen. Perilaku konsumen dipengaruhi oleh Persepsi konsumen adalah proses dimana pekerjaan dll (Kotler et al. , 2. Penjualan (Mahanani Esti, menginterpretasikan berbagai rangsangan menjadi pandangan dunia yang memiliki Gapoktan Wangunsari tidak terlepas dari makna dan saling keterkaitan (Schifman & Wisenblit, 2. Persepsi kualitas Pembelian tersebut didasari oleh perilaku konsumen antara penghargaan konsumen dengan itu sendiri. Salah satu faktor yang kinerja pelayanan yang diperuntukkan berpengaruh terhadap perilaku konsumen pada konsumen (Ruswanti, 2. adalah karakteristik pribadi seperti umur. Studi pekerjaan, situasi ekonomi dll (Kotler et dilakukan hanya saja tidak spesifik , 2. terhadap beras hitam organik. Pada studi Kualitas pelayanan yang baik dapat seperti variabel demografis dan variabel konsumen, sehingga hal tersebut dapat (Arimurti et al. , 2021. Sarumaha, 2020. (Ruswanti. Nurana, 2012. Ar-Rozi et al. , 2020. Selain itu, kualitas pelayanan sulit Sumarwan et al. , 2013. Kemendag, 2011. Ombun Sianturi et al. , 2013. Jayanti, ditentukan oleh faktor manusia (SDM) sebanyak 70% (Syamsi, 2. Kualitas Parasuman et al. , 1988. Kusno. Andriani pelayanan dapat diartikan sebagai usaha Budi Kusumo, et al. , 2. Tjiptono Chandra. Penelitian yang dilakukan akan keinginan konsumen dan penyampaian konsumen seperti tempat tinggal, jenis PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DALAM PROSES PEMBELIAN BERAS HITAM ORGANIK PRODUKSI GAPOKTAN WANGUNSARI CISAYONG TASIKMALAYA Wima Hatami. Kuswarini Kusno. Agriani Hermita Sadeli. Sulistyodewi Nur Wiyono karena populasinya sedikit, sehingga (Sumarwan Persepsi diambil secara keseluruhan populasi yaitu 16 orang responden. melalui atribut kualitas pelayanan yaitu . , . Data primer diperoleh dari hasil kuesioner yang diisi oleh responden. Perhitungan . , jaminan . dan menggunakan skala Likert dengan 5 empati . skala, yaitu sangat setuju . , setuju . Berdasarkan penjelasan sebelum- ragu-ragu . , tidak setuju . , sangat nya, maka tujuan penelitian ini adalah tidak setuju . Pengumpulan data konsumen beras hitam organik produksi langsung untuk 13 orang responden lokal Gapoktan Cisayong dan dilakukan secara online . untuk Tasikmalaya . menganalisis persepsi 3 orang responden dari luar kota. Data konsumen terhadap kualitas pelayanan sekunder berasal dari data pemerintah, dalam proses pembelian beras hitam dinas-dinas organik produksi Gapoktan Wangunsari instansi resmi. Wangunsari Cisayong Tasikmalaya. BPS, Variabel karakteristik konsumen didasarkan pada karakteristik demografi seperti tempat tinggal, jenis kelamin. METODE PENELITIAN Penelitian usia, tingkat pendidikan, pekerjaan dan Gabungan Kelompok Tani Wangunsari pendapatan perbulan. Desa Cisayong Kecamatan Cisayong. Variabel Kabupaten Tasikmalaya pada bulan Juli Ae Desember 2021. Desain penelitian yang pelayanan yaitu buktu fisik . Desain kuantitatif sebagian besar dituntut untuk ketersediaan fasilitas fisik, kehandalan menggunakan angka dari mulai tahapan . seperti jadwal buka atau pengumpulan data, interpretasi sampai penyajian hasil (Arikunto, 2. Dalam penelitian ini tidak terdapat sampel kehandalan dalam penyampaian jasa. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 920-932 . produsen melayani konsumen dengan jumlah skor keseluruhan dimensi kualitas cepat tanggap dan mampu mengatasi Berikutnya dibuat persentase terhadap skor harapan maksimal yang jaminan . seperti pelayanan dapat dicapai oleh setiap dimensi. Untuk yang ramah tamah dan sopan, produk memiliki jaminan halal dan konsumen tidak dibiarkan menunggu lama dan (Rasmikayati et al. , 2. produsen menerima ya= kritik dan saran dari konsumen, produsen yaycycoycoycaEa yayceycoycayc ya= disampaikan oleh konsumen. ya = 20 Untuk menjawab tujuan penelitian Berikutnya pertama dan kedua dilakukan analis interpretasi skor berdasarkan interval distribusi frekuensi. Teknik distribusi yang sudah didapatkan. Dibuat 5 kelas frekuensi digunakan pada penelitian ini persepsi konsumen terhadap kualitas sebagai bagian dari analisis deskriptif pada suatu data yang sudah didapatkan. (Rasmikayati et al. , 2. Perhitungan 0 Ae 20 20,1 Ae 40 : Buruk 40,1 Ae 60 : Biasa saja dilakukan sebelumnya. Nilai persentase 60,1 Ae 80 : Baik dapat diketahui dengan menggunakan 80,1 Ae 100 : Sangat baik rumus di bawah ini (Bungin, 2. ycE= : Sangat buruk frekuensi dapat dipersentasekan dari hasil Setelah diketahui nilai persentase yceycu y 100% ycA rata-rata skor maka dapat diketahui klasifikasi persepsi konsumen terhadap lanjutan yaitu skoring untuk menjawab kualitas pelayanan berada dalam kategori tujuan penelitian kedua. skor setiap sangat baik, baik, biasa saja, buruk atau sangat buruk. Berikutnya jumlah skor total berikut persentase Penentuan persepsi konsumen terhadap PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DALAM PROSES PEMBELIAN BERAS HITAM ORGANIK PRODUKSI GAPOKTAN WANGUNSARI CISAYONG TASIKMALAYA Wima Hatami. Kuswarini Kusno. Agriani Hermita Sadeli. Sulistyodewi Nur Wiyono Setiap orang yang mulai memasuki atau HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik sudah dalam usia tua biasanya lebih dianalisis terdiri atas tempat tinggal, jenis memikirkan kesehatannya, karena pada fase usia tersebut tubuh manusia menjadi lebih lemah dan rentan akan penyakit. Tabel Konsumsi beras hitam organik dapat konsumen beras hitam organik Gapoktan menjadi pilihan orang dengan usia tua Wangunsari. untuk menjaga kesehatan. Sejalan dengan Tempat tinggal konsumen terdiri penelitian terdahulu Nurana . pada atas perkotaan dan pedesaan . usia separuh baya akan berpikir lebih Hasil penelitian menunjukkan mayoritas rasional, termasuk dalam memutuskan konsumen tinggal di pedesaan . pembelian beras organik sudah didasari sebanyak 81,25%. Hal tersebut terjadi pertimbangan seperti manfaat yang akan karena dimulainya perubahan gaya hidup didapatkan dan kelompok umur tersebut sehat di dipedesaan. Sejalan dengan sadar terhadap kesehatan serta mereka penelitian terdahulu Arimurti et al. bersedia untuk membeli beras hitam . sebagian masyarakat daerah mulai melakukan gaya hidup sehat seperti yang Tingkat pendidikan dikelompokan terjadi dikota besar. Perempuan mejadi 3 kelas berdasarkan Undangmenjadi Undang Nomor 20 Tahun 2003 yaitu konsumen beras hitam organik dengan pendidikan rendah, pendidikan menengah dan pendidikan atas. Menurut hasil penelitian terdahulu hal tersebut dapat penelitian ini mayoritas konsumen beras terjadi karena perempuam lebih suika hitam organik berpendidikan menengah belanja, lebih memikirkan kebutuhan dengan persentase 50%. Hal tersebut keluarga dan lebih mengetahui apa yang tidak sejalan dengan penelitian terdahulu lebih baik untuk keluarganya (Sarumaha. Ar-Rozi et al. , . Sumarwan et al. Nurana, 2012. Kusno. Liandy, et , 2. pendidikan konsumen beras organik rata- 68,75%. Selaras Usia konsumen beras hitam organik rata berpendidikan tinggi karena semakin didominasi oleh responden dengan usia diatas Ou56 tahun dengan persentase 50%. berpengaruh terhadap informasi yang Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 920-932 lebih banyak diterima oleh individu Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakeristik Responden Karakteristik Keterangan Kategori Tempat Tinggal Pedesaan Perkotaan Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Usia 16 Ae 25 26 Ae 35 36 - 45 46 Ae 55 Ou 56 Pendidikan Rendah SMP Menengah SMA Diploma Tinggi Sarjana Pascasarjana Pekerjaan Petani Wiraswasta Guru Buruh Pegawai Swasta IRT Pendapatan per Bulan Menengah Bawah Rp. Pekerjaan 81,25 18,75 31,25 68,75 31,25 18,75 31,25 6,25 43,75 6,25 6,25 18,75 68,75 18,75 World Bank yaitu menengah bawah, beras hitam organik sebagai petani menengah dan menengah atas. Mayoritas dengan persentase 43,75%. Alasan petani responden memiliki pendapatan perbulan mengonsumsi beras organik adalah faktor Selaras dengan pernyataan 68,75%. Hal ini menunjukkan minat Kemendag . konsumsi masyarakat konsumen cukup tinggi terhadap beras terhadap beras hitam dan beras merah masyarakat yang mengonsumsi beras menutup mereka untuk membeli beras tersebut dengan pertimbangan kesehatan hitam organik. Selaras dengan hasil atau diet. penelitian terdahulu Ombun Sianturi et Pendapatan . penelitian ini dikelompokkan menjadi 3 meneliti konsumen beras organik berjenis beras merah mendapatkan fenomena PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DALAM PROSES PEMBELIAN BERAS HITAM ORGANIK PRODUKSI GAPOKTAN WANGUNSARI CISAYONG TASIKMALAYA Wima Hatami. Kuswarini Kusno. Agriani Hermita Sadeli. Sulistyodewi Nur Wiyono keseluruhan indikator dimensi bukti berpendapatan rendah. Konsumen dengan fisik sesuai dengan yang diharapkan pendidikan tinggi berasal dari kota dan oleh konsumen. Sama halnya dengan konsumen dengan pendidikan menengah penelitian Jayanti . kualitas serta rendah berasal dari lokal. Alasan pelayanan dalam bentuk fisik dapat konsumen berpendidikan menengah dan diartikan sebagai bentuk pelayanan yang nyata bagi setiap indiviu yang dilayani dengan memberikan apresiasi lingkungan mereka. sehingga terbentuk pandangan yang positif dari konsumen. Dimensi Persepsi Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Persepsi (Reliabilit. dengan skor 66,7 . ,3%) masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini kualitas pelayanan dijelaskan melalui menunjukkan produsen beras hitam dimensi kualitas pelayanan berikut: organik memiliki jadwal buka tepat Dimensi (Tangibl. waktu yang konsisten masuk dalam mendapatkan skor 65,25 . ,5%) kategori baik dengan persentase 80%, masuk dalam kategori sangat baik. penyajian beras hitam yang cepat Hal ini menunjukkan kebersihan di sehingga konsumen tidak dibiarkan gerai penjualan beras hitam organik berada dalam kondisi yang terjaga masuk dalam kategori sangat baik persentase 85% dan produsen handal dengan persentase 85%, fasilitas fisik dalam melakukan pelayanan pada yang tersedia di gerai penjualan juga konsumen masuk dalam kategori dinilai lengkap masuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 85%. sangat baik dengan persentase 82,5%. Selaras dengan pernyataan Tjiptono & ruang di gerai penjualan yang cukup Chandra luas masuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 81,25% dan memberikan pelayanan sesuai dengan penampilan karyawan yang dinilai yang dijanjikan serta akurat, artinya rapih masuk dalam kategori baik dari pertama kali membeli, konsumen dengan persentase 77,5%. Secara tetap diberikan pelayanan yang tidak . Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 920-932 berubah sesuai dengan keinginan Tabel 2 Skoring Kualitas Pelayanan Dimensi Item Total Skor Skor Persentase (%) Kategori Skor Dimensi Harapan Item Dimensi Bukti fisik 65,25 81,50 SBA SBA 81,25 SBA Kehandalan 66,70 83,30 SBA SBA Ketanggapan 68,00 85,00 SBA SBA Jaminan 57,70 88,75 72,10 SBA SBA SBA Empati 66,50 83,10 SBA SBA 83,75 64,83 81,00 SBA Jumlah Keterangan tingkat kualitas pelayanan dalam persen: . SBU = Sangat buruk, . BU = Buruk, . BS = Biasa saja, . BA = Baik, . SBA = Sangat baik Dimensi ketanggapan (Responsivnes. membantu pelanggan dan cepat dalam dengan skor 68 . %) masuk dalam Dimensi jaminan (Assuranc. dengan menunjukkan produsen dengan cepat skor 57,7 . ,1%) masuk dalam mengetahui apa yang dibutuhkan atau kategori baik. Hal ini menunjukkan diinginkan oleh konsumen masuk dalam kategori sangat baik dengan pelayanan yang ramah masuk dalam 87,5% Hal memberikan layanan. mampu mengatasi keluahan yang persentase 88,5%, sopan masuk dalam dirasakan oleh konsumen dengan baik dan tepat sesuai dengan harapan persentase 87,5%, terdapat sertifikasi konsumen masuk dalam kategori pada kemasan produk masuk dalam sangat baik dengan persentase 82,5%. Selaras dengan pernyataan Jayanti 87,5%, . dan Parasuman et al. terdapat logo halal pada kemasan beras hitam organik sehingga masuk persentase 40%. Maka hal tersebut bersedianya produsen atau karyawan PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DALAM PROSES PEMBELIAN BERAS HITAM ORGANIK PRODUKSI GAPOKTAN WANGUNSARI CISAYONG TASIKMALAYA Wima Hatami. Kuswarini Kusno. Agriani Hermita Sadeli. Sulistyodewi Nur Wiyono harus menjadi perhatian produsen diantara produsen dengan konsumen kedepannya karena label halal pada kualitas pelayanan yang baik dapat Pelayanan yang baik bisa Secara produsen dapat memberikan rasa dilakukan oleh produsen. Sejalan aman dan dan tumbuh rasa percaya dengan pernyataan Parasuman et al. diantara konsumen dan produsen . dalam mengungkapkan rasa empati atau Selaras dengan pendapat perhatian dari masing-masing pihak Tjiptono & Chandra . produsen keyakinan kepada pelanggan dengan cara produsen memberikan informasi Hasil yang tepat kepada konsumen dan persepsi konsumen terhadap kualitas pelayanan dalam kategori sangat baik. dengan ramah dan sopan kepada Hal tersebut terjadi ketika konsumen konsumen sehingga merasa nyaman. mendapatkan pelayanan yang baik sesuai Dimensi (Empath. dengan keinginannya sehingga konsumen ,1%) kemungkinan besar akan melakukan masuk dalam kategori sangat baik. pembelian yang berulang. Sejalan dengan Hal Kurniawan . menanggapi dan menerima setiap kritik yang dilakukan oleh konsumen, pelayanan yang baik akan menciptakan dimana kedua atribut tersebut masuk dalam kategori sangat baik dengan kemitraan, dalam hal ini pembelian yang persentase 82,5% dan 83,75%. Sudah terulang yang tercipta dari kepuasan menjadi keharusan setiap produsen pelanggan dan hal ini merupakan fungsi menanggapi dan menerima kritik yang dilakukan oleh konsumen agar menurut Parasuman et al. dalam konsumen merasa nyaman dalam pengalaman biasanya dijadikan sandaran Selain Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 920-932 oleh pelanggan. Konsumen beras hitam Persepsi organik produksi Gapoktan Wangunsari akan melakukan pembelian berulang pembelian beras hitam organik produksi ketika kualitas pelayanan yang mereka Gapoktan Gapoktan Cisayong Tasikmalaya berada pada kategori sangat Wangunsari Wangunsari. telah mereka dapatkan dari pertama kali Kemasan Gapoktan Wangunsari tidak memiliki Pembelian label halal. konsumen menjadi dampak positif yang Saran didapatkan dari kualitas pelayanan yang Secara konsumen terhadap kualitas pelayanan Gapoktan Wangunsari KESIMPULAN DAN SARAN dengan harapan konsumen, sehingga Kesimpulan kualitas pelayanan tetap dipertahankan. Karakteristik Wangunsari Cisayong Gapoktan Wangunsari sebaiknya Gapoktan mencantumkan label halal pada kemasan Tasikmalaya mayoritas bertempat tinggal di pedesaan . , berjenis kelamin perempuan, dengan konsumen. Ou Gapoktan Wangunsari sebaiknya menengah, pekerjaan petani, pendapatan melakukan promosi atau menjual produk per bulan menengah bawah < Rp. via online untuk meningkatkan penjualan dan menambah jumlah konsumen. Karakteristik indikator pendidikan tidak sesuai dengan DAFTAR PUSTAKA