Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Pendampingan PQ4R untuk Meningkatkan Gaya Bahasa Bagi Siswa VIFA English Marhaeni KD Matondang. Mardin Silalahi. Bismar Sibuea. Sariaman Gultom Universitas Simalungun. Pematang Siantar. Sumatera Utara *Korespondensi: marhaenikdmatondang@usi. Abstrak Kegiatan ini berfokus kepada pendampingan kepada siswa di Lembaga kursus Bahasa Inggris VIFA English untuk memperbaiki gaya Bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi, kegiatan dilakukan dengan melakukan kegiatan pendampingan kepada siswa, dengan tujuan pelaksanaan adalah menganalisis kemampuan siswa dalam menutur gaya Bahasa dalam proses pembelajaran ataupun keseharian. Metode yang digunakan empat tahapan diantara . tahapan sosialisasi, dengan menjelaskan gaya Bahasa yang baik dalam berkomunikasi. tahapan pelatihan dengan memberikan informasi dengan contoh gaya Bahasa yang baik digunakan. penerapan IPTEK, dengan melakukan pendekatan PQ4R (Preview. Question. Read. Reflect. Recite. Revie. Pendampingan, dengan memberikan kegiatan presentasi dengan mengkoreksi setiap kegiatan yang dilakukan dan . Evaluasi dan keberlanjut, dengan memberikan penilaian dengan rubrik penilaian bagaimana peningkatkan gaya bahasa dengan IPTEK PQ4R dalam prosesnya dengan menggunakan teknik analisa data Ms. Exel. Hasilnya yang diperoleh, sebelum dilakukan pendampingan diperoleh nilainya sebesar 42 dan sesudah kegiatan diperoleh rata-rata sebesar 84,05. Dalam hal ini menekankan bahwa peningkatan sebesar 36,09%. Dalam hal ini menekankan bahwa gaya bahasa dapat merubah posisi komunikasi siswa menjadi lebih baik dan tepat serta mampu menguatkan keberhasilan siswa dalam presentasi. Kata kunci: Gaya Bahasa. Komunikasi. Tutur Bahasa. PQ4R Abstract This activity focuses on assisting students at the VIFA English English Language Course Institute to improve the language style used in communication, activities carried out by assisting students, with the aim of implementation being to analyze students' ability to use language styles in the learning process or in everyday life. The method used is four stages including . the socialization stage, by explaining good language styles in communication. the training stage by providing information with examples of good language styles to use. the application of science and technology, using the PQ4R approach (Preview. Question. Read. Reflect. Recite. Revie. Mentoring, by providing presentation activities by correcting each activity carried out and . Evaluation and sustainability, by providing an assessment using an assessment rubric on how to improve language style using PQ4R science and technology in the process using Ms. Exel data analysis techniques. The results obtained were 42 before the assistance was carried out and after the activity, the average was 84. In this case, the pressure increases by 36. In this case, the emphasis is that language style can change students' communication positions to be better and more precise and can strengthen students' success in presentations. Keywords: Language Style. Communication. Speech. PQ4R Submit: Mei 2024 Diterima: Mei 2024 Publis: Mei 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. Mei 2024 Kemampuan dipengaruhi oleh gaya bahasa. Ana . memaparkan bahwa dalam gaya bahasa yang baik harus mengandung tiga unsur yaitu kejujuran, sopan santun dan menarik, kejujuran dalam bahasa berarti kita mengikuti aturan-aturan, kaidahkaidah yang baik dan benar dalam berbahasa, pemakaian kata yang kabur dan tidak terarah serta penggunaan kalimat berbelit-belit mengandung ketidak jujuran. Sopan santun adalah memberi penghargaan atau menghormati orang yang diajak bicara. Kata hormat bukan berarti memberikan penghargaan atau penciptaan kenikmatan melalui kata-kata manis sesuai dengan basa-basi dalam pergaulan masyarakat Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa adalah cara mengungkapkan bahasa yang indah Gaya memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis dengan membandingkan sesuatu dengan hal lain. Hasil observasi di lokasi mitra diketahui dengan jelas kekurangan peserta mitra adalah tidak mampu mengunakan gaya bahasa yang menarik dan hanya 22% yang memiliki gaya bahasa baik, sehingga peserta mitra belum mengkomunikasikan tugas dengan baik, tutur yang masih dinyatakan kurang baik membuka mata para tutor untuk menguatkan penerapan proses dalam menyelesaikan materi, pembelajaran dan bahan bacaan menarik sangat dibutuhkan dalam menguatkan dan mengeksplor pengetahuan siswa dalam menyelesaikan masalah. Kemerdekaan belajar juga ditahapan siswa menguatkan bahasa Inggris. Dalam hal ini dapat dinyatakan bahwa dalam menyelesaikan sebuah tutur diperlukan gaya bahasa yang baik, sehingga mampu disampaikan dengan sopan santun, jujur, objektif, hingga Pendahuluan Karakter siswa saat ini sesuai perkembangan zaman dan era teknologi 0, adalah siswa yang mampu memberikan kontribusi pengetahuan, hal ini bukan hanya berkaitan kemampuan dalam aspek kognitif, namun juga mengkomunikasikan setiap hasil yang dicapai, diharapkan dalam hal ini mengeksplor setiap proses yang dilakukan Kemampuan komunikasi bukan hanya kemampuan dalam bahasa indonesia tetapi juga bahasa inggris, sehingga siswa dapat menyelesaikan permasalahan dunia. Kemampuan menuturkan hasil dengan komunikasi yang tepat akan menentukan keberhasilan siswa dalam mengevaluasi atau mempresentasikan produk, artinya setiap siswa mampu sampai tahapan penilaian Abad 21 yaitu Salah satu cara adalah dengan menerapkan kegiatan PQ4R yang menekankan kepada kepada membaca, hingga mampu mereview hasil yang Menurut Arifa, 2021. Ulfa, 2019 dan Novalia, 2019 menjelaskan bahwa salah satu strategi belajar yang paling memahami dan mengingat apa yang mereka baca ialah prosedur yang disebut strategi PQ4R yaitu P singkatan dari preview . ihat sekila. Q adalah question . , dan 4R singkatan dari read . , reflect . , recite . ngkapkan kembal. , dan review . aji Prosedur PQ4R menjadikan siswa terfokus pada pengorganisasian informasi yang bermakna dan melibatkan mereka ke dalam strategi yang efektif lain, seperti perumusan pertanyaan, penjabaran dan . esempatan mengkaji kembali informasi dalam kurun waktu tertent. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) menyelesaikan dengan tugas dengan proses PQ4R akan memudahkan dalam menguatkan setiap pengetahuan menjadi informasi baru. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kegiatan PQ4R dalam menguatkan gaya bahasa siswa di VIFA English. Vol. 8 No. Mei 2024 yang dipresentasikan. Recite, siswa diminta untuk merenungkan . kembali informasi yang telah dipelajari dengan menyatakan butir-butir penting menyenangkan dan menjawab pertanyaanpertanyaan dan Review, siswa diminta untuk membaca catatan singkat . yang telah dibuat siswa, mengulang kembali seluruh isi bacaan bila perlu dan sekali lagi jawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Pendampingan dengan menerapkan PQ4R dengan menyelesaikan tugas kemudian mengkomunikasikan dengan gaya bahasa yang telah disampaikan pada tahapan pelatihan, . tahapan akhir adalah evaluasi dengan menilai keberhasilan siswa dengan lembar observasi melalu indikator kesesuan isi dengan tugas, kesesuaian bahasa dan kesesuaian bentuk, kemudian akan dianalisis dengan mengetahui rata-rata melalui Ms. Exel Metode Pelaksanaan Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di VIFA English Pematang Siantar. Sumatera Utara. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 20 Adapun metode pelaksanaan dilaksanakan yaitu: . sosialisai, kegiatan ini adalah perkenalan program dan tujuan program dan pentingnya pembelajaran yang melibatkan siswa dan menyiapkan diintegrasikan dengan gaya bahasa sesuai dengan kondisi mitra, . pelatihan, dalam hal ini siswa dilibatkan siswa dalam kegiatan terutama kegiatan belajar sambil bermain, . penerapkan IPTEK dengan kegiatan PQ4R yang dijelaskan Trianto . dalam bukunya menjelaskan ada beberapa langkah diantaranya Preview, langkah pertama ini dimaksudkan agar siswa, membaca selintas dengan cepat sebelum mulai membaca bahan bacaan siswa yang memuat tentang materi yang Question, pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri untuk setiap pasal yang ada pada bahan bacaan siswa. Read, baca karangan itu secara aktif, yakni dengan cara pikiran siswa harus memberikan reaksi terhadap apa yang di bacanya. Reflect, bukanlah suatu langkah terpisah dengan langkaah ketiga . , tetapi merupakan suatu komponen esensial dari langkah ketiga Selama membaca, siswa tidak hanya cukup mengingat atau menghafal, tetapi cobalah untuk memahami informasi Hasil Dan Pembahasan Gaya bahasa penegasan adalah gaya bahasa yang mengulang kata-katanya dalam satu baris kalimat. Gaya bahasa penegasan meliputi: paralelisme, erotesis, klimaks, repetisi, dan anti klimaks, maka akan diketahui hasil sebagai berikut: Tabel 1. Rekapitulasi Jenis Gaya Bahasa Penegasan Pembagian Gaya Bahasa Penegasan Paralelisme Klimaks Repitisi Antiklimaks Erotesis Epifiro Jumlah Total Jumlah Berikut dijelaskan melalui grafik batang sebagai berikut: Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. Mei 2024 Rekapitulasi Hasil Observasi Gaya Bahasa Penegasan Gambar 1. Grafik Batang Rekapitulasi Hasil Observasi Gaya Bahasa Penegasan Dari grafik batang tersebut diketahui dengan jelas bahwa gaya novel diketahui bahwa novel banyak memiliki pembagian gaya bahasa epifora yaitu pengulangan kata pada akhir kalimat atau di tengah Hasil ini juga diperkuat dengan hasil Penjelasan ini menegaskan bahwa gaya Bahasa siswa hanya mencapai nilai rata-rata skor 42. Kesimpulan Kegiatan ini menjadi hal baru bagi siswa VIFA English karena mampu menyelesaikan tugas tertulis namun juga mampu mengkomunikasikan dengan gaya bahasa yang baik dengan kemampuan hasil capaian pembelajaran yang tepat, kemampuan ini menjadi hal penting dalam siap ikut serta perkembangan Referensi