J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. Pendampingan Pemberdayaan UKS Dan Kebersihan Kamar Mandi SDN 01 Ketindan Lawang Jawa Timur Mayang Wulandaria. Tjhia Khie Khiongb. Riki Ristantoc. Chantika Mahadinid a,c,d ITSK RS dr Soepraoen Indonesia STIAB Jinarakkhita Lampung Email*: mayang@itsk-soepraoen. Article Hystory Received: March 8, 2023 Revised: March 9, 2023 Accepted: May 21, 2023 Kata kunci: UKS. Kebersihan. Kamar Mandi Keywords: UKS. Cleanliness. Bathroom Abtrak: SDN 01 Ketindan sudah memiliki UKS namun terbengkalai karena pandemi. UKS sementara berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang saja. Selain itu SDN 01 Ketindan memiliki beberapa kamar mandi yang kotor berbau dengan beberapa pintu yang rusak sehingga siswa tidak dapat menggunakannya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra (Siswa SDN 01 Ketinda. tentang fungsi UKS untuk pelayanan kesehatan dan mengatasi cedera ringan yang dialami siswa ataupun guru selain itu kamar mandi semua diperbaiki agar dapat digunakan kembali sehingga siswa dapat merasa nyaman bila kamar mandi bersih dan menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan kamar mandi agar tetap sehat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan tentang kebersihan kamar mandi dan tentang pentingnya UKS, selain itu dilakukan perbaikan sarana prasarana dalam hal ini kamar mandi dengan mengganti semua pintu, membersihkan lantai, memperbaiki bak mandi yang bocor, dan mengecat kembali temboknya. Pengabdian masyarakat ini telah dilakukan dengan penyuluhan kepada warga sekolah tentang pengetahuan UKS dan kebersihan kamar mandi serta produk berupa perbaikan seluruh kamar mandi sebagai sarana pendukung kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini masih berkelanjutan karena sarana prasarana UKS dan pelatihan petugas UKS belum terlaksana akibat dana masih dialokasikan pada perbaikan kamar mandi. Abstract: SDN 01 Ketindan already has a UKS but it has been abandoned due to the pandemic. The UKS temporarily functions as a storage area only. In addition. SDN 01 Ketindan has several dirty smelling bathrooms with several broken doors so students cannot use them. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and skills of partners (SDN 01 Ketindan student. regarding the function of the UKS for health services and overcoming minor injuries experienced by students or teachers. take a clean bath and cultivate the habit of keeping J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. the bathroom clean to stay healthy. This community service was carried out through counseling methods about bathroom cleanliness and the importance of UKS. Apart from that, infrastructure repairs were carried out in this case the bathrooms by replacing all the doors, cleaning the floors, repairing leaking bathtubs, and repainting the walls. This community service has been carried out by educating school residents about UKS knowledge and bathroom cleanliness as well as products in the form of repairs to all bathrooms as a means of supporting teaching and learning activities. This activity is still ongoing because UKS infrastructure and training for UKS officers have not been carried out due to funds still being allocated for bathroom repairs. PENDAHULUAN Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah bagian dari usaha Kesehatan pokok yang menjadi beban tugas puskesmas yang ditujukan kepada sekolah-sekolah dengan anak beserta lingkungan hidupnya, dalam rangka mencapai keadaan Kesehatan anak sebaik-baiknya dan sekaligus meningkatkan prestasi belajar anak sekolah setinggi-tingginya (Azwar, 2. Tujuan UKS adalah untuk meningktakan derajat dan kemampuan hidup sehat peserta didik agar menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat, baik fisik, mental, maupun social serta memiliki daya penyalahgunaan narkoba dan sebagainya. Kamar mandi di sekolah adalah tempat untuk buang air kecil, buang air besar, untuk mencuci tangan, dan mencuci muka. Kamar mandi sekolah merupakan fasilitas sarana prasarana diperhatikan kebersihan dan kelayakannya, padahal kamar mandi yang bersih sangat baik untuk Kesehatan warga sekolah dan mendukung proses belajar mengajar. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Ketindan berdiri sejak 1949, beralamat di jalan Ketindan no 3 Lawang Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur. SDN 01 Ketindan ini memiliki 11 ruang kelas, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang guru, 1 kantin, 6 kamar mandi, dan Aula, serta halaman bermain untuk volley. Jumlah siswa ada 288 orang dengan tenaga guru sebanyak 18 orang, 1 orang administrasi, 1 orang Satpam, dan 1 orang tenaga untuk bersih-bersih. Kegiatan ekstra kurikuler ada Tari. Banjari. Drumband, dan Baca Tulis Quran (BTQ). Kondisi UKS SDN 01 Ketindan Lawang semenjak pandemi tidak terawat karena tidak terpakai akibat libur yang panjang selama hampir 2 tahun, ruang putri memiliki 2 tempat tidur penuh debu, demikian juga dengan ruang laki-laki juga memiliki 2 tempat tidur nampak tidak pernah dibersihkan, 1 ruang jaga dengan 1 meja dan 2 kursi dengan jadwal piket jaga serta buku kunjungan anak yang sakit, 1 kamar mandi yang tidak terawat, dan 1 ruang penyimpanan alat-alat kesehatan yang tidak terawat beralih fungsi sebagai gudang dan tempat pengumpulan gelas-gelas plastik bekas. Kamar mandi terdiri dari 6 ruang, tidak jelas pembagian antara kamar mandi untuk anak laki-laki dan anak perempuan karena pintu sudah lapuk, rusak, dan banyak yang berlubang besar. Kamar mandi tidak terawat, penuh lumut, kerak, dan nampak lama tidak terpakai sehingga pernah ada ular di dalam kamar mandi karena gelap. Kamar mandi yang tidak terawat membuat siswa sangat jarang menggunakan sarana prasarana ini karena jarang diperhatikan kebersihannya, padahal kamar mandi yang bersih merupakan fasilitas yang mendukung kesehatan siswa dan kenyamanan proses belajar mengajar itu sendiri. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada Senin, 6 Desember 2021 didapatkan permasalahan yang dialami mitra yaitu : UKS tidak terawat Kamar mandi tidak layak Siswa kurang menjaga kebersihan J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. Berdasarkan uraian permasalahan yang dihadapi mitra, tim pelaksana PKM telah berdiskusi dengan mitra guna mengkaji permasalahan mana saja yang bisa diselesaikan melalui pelaksanaan program PKM. Akhirnya, tim pelaksana dan mitra sepakat untuk menyelesaikan permasalahan mitra dengan mengadakan penyuluhan kepada siswa SDN 01 Ketindan Lawang METODE Berdasarkan prioritas masalah yang telah disepakati bersama dengan mitra, maka telah disepakati juga tentang solusi yang perlu Untuk UKS yang tidak terawat, solusi yang disepakati adalah pembersihan UKS dengan menyingkirkan barang-barang seperti gelas plastik bekas dan barang-barang lain seperti alat-alat olah raga di tempat lain sebagai Pemberian bantuan alat-alat Kesehatan sederhana juga obat-obatan untuk keluhan sakit ringan dan cedera ringan. Permasalahan yang kedua adalah perbaikan kamar mandi siswa, akan dilakukan saat liburan sekolah sehingga pada saat masuk sekolah, siswa akan dengan senang menggunakan kamar mandi yang baru. Perbaikan antara lain mengganti daun pintu, membersihkan kerak dan lumut, memberikan lampu, dan sabun cuci Permasalahan ketiga adalah siswa yang kurang menjaga kebersihan akan diberikan penyuluhan. Sebelum penyuluhan diberikan, siswa diberikan kuesioner tentang UKS, penggunan kamar mandi, dan masalah kebersihan diri. Setelah itu dilakukan perbaikan sarana prasarana saat libur Saat masuk sekolah akan diberikan penyuluhan dengan mengambil hari Sabtu atau hari luang lainnya yang tidak mengganggu Setelah diberikan penyuluhan siswa diminta untuk mengisi kembali kuesioner untuk mengetahui perbedaan pandangan tentang UKS, tentang kamar mandi, dan sikap akan kebersihan Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini yaitu berupa partisipasi peserta dari mitra dan penyediaan sarana dan prasarana pelaksanaan penyuluhan diantaranya adalah: tempat untuk pelaksanaan penyuluhan. LCD, layar untuk LCD, pengeras suara, dan karpet. Perbaikan sarana dan prasarana sepenuhnya akan disiapkan oleh tim pengabdian masyarakat. Upaya keberlanjutan program pengabdian masyarakat ini diwujudkan dengan menjadikan mitra sebagai sekolah binaan dalam bidang Sebagai sasaran umum adalah kegiatan pengembangan UKS dengan guru yang sudah dilatih untuk menjadi satgas kesehatan di Diharapkan dengan aktifnya kembali UKS yang didukung oleh kebersihan kamar mandi dan kesadaran siswa akan pentingnya kebersihan diri maka mutu Pendidikan akan terjamin karena proses belajar mengajar menjadi nyaman dan menyenangkan. HASIL Hasil penyuluhan tentang UKS dan kebersihan kamar mandi didapatkan ada peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah Pertanyaan dari kuesioner tentang UKS dan kebersihan kamar mandi pada pretes dan postes terdapat perbedaan yaitu peningkatan nilai rata-rata dari 56 menjadi 86. Tabel 1. 1 Hasil Pretest Dan Postest Pengetahuan Siswa SDN 01 Ketindan tentang UKS dan kebersihan kamar mandi PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan program kemitraan Pendampingan Pemberdayaan UKS dan Kebersihan Kamar Mandi SDN 01 Ketindan Lawang dimulai pada 10 Januari Ae 24 Juli 2022. Fokus kegiatan dilaksanakan di tempat mitra yaitu di aula SDN 01 Ketindan Lawang Jalan Ketindan No 3 Lawang dengan jumlah siswa yang ikut serta dalam J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol. 2 No. 1 April 2023, hal. penyuluhan sekitar 100 anak yang terdiri dari 32 orang kelas 4, 38 orang kelas 5, dan 30 orang kelas 6, beberapa kegiatan yang sudah dilakukan adalah sebagai berikut: Pengetahuan Siswa SDN 01 Ketindan Lawang tentang UKS dan Kebersihan Kamar Mandi Untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 01 Ketindan Lawang tentang UKS dan Kebersihan Kamar mandi maka dilakukan dua solusi, yaitu penyuluhan tentang UKS, kebersihan diri, dan kamar mandi dan pendampingan siswa dalam mengaplikasikan penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari terutama di sekolah. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 8 April 2022 jam 09. 00 WIB bertempat di aula SDN 01 Ketindan. Persiapan kegiatan seminar dilakukan sejak tanggal 4 April 2022, diantaranya adalah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Sunarti, persiapan kedua yaitu pembuatan X-Banner yang dipasang saat penyuluhan, persiapan ketiga yaitu pembuatan materi presentasi, persiapan keempat yaitu belanja untuk Doorprize. Siswa yang terlibat sebanyak 100 orang di tambah 3 orang guru SDN 01 Ketindan. Adapun untuk persiapan tempat, sound system. LCD, layar, dan peserta pelatihan dilakukan oleh sekolah sendiri. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan dari Ibu Sunarti, dilanjutkan dengan pretes tentang UKS dan kebersihan selama 15 menit, kemudian diberikan materi selama 40 menit, dilanjutkan dengan acara tanya jawab, setelah itu diakhiri dengan pertanyaan post tes, dimana 20 siswa yang bisa menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan hadiah. Sarana Dan Prasarana SDN 01 Ketindan Kegiatan berikutnya adalah perbaikan sarana prasarana pendukung untuk membantu kegiatan belajar mengajar, dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat selama kurang lebih 1 minggu. Jenis perbaikan meliputi: mengganti semua pintu kamar mandi baik yang berlubang atau yang hilang, memperbaiki dinding kamar mandi, mencat dinding kamar mandi, dan membersihkan keramik yang masih bisa dipertahankan. Perbaikan sarana prasarana dikerjakan selama 7 hari sampai 16 April 2022 oleh dua orang tukang. KESIMPULAN Hasil pendampingan di SDN 01 Ketindan adalah adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang UKS dan kebersihan kamar mandi, kamar mandi telah diperbaiki sehingga layak dan nyaman digunakan, namun untuk sarana UKS direncanakan akan dilanjutkan pada kegiatan pengabdian berikutnya. UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Pihak SDN 01 Ketindan yang telah bersedia menjadi mitra dan pada ITSK RS Soepraoen kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat dengan segala dukungannya. DAFTAR PUSTAKA