JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 1140-1148 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SD NEGERI 05 SALIDO KECIL Nevi Marsalia Putri 1. Rinja Efendi2 1,2 Universitas Rokania. Indonesia Email: nevimarsaliaputri7@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 10 September 2025 Final Revised: 15 September 2025 Accepted: 19 September 2025 Published: 24 September 2025 Keywords: TeacherAos Role Character Education Elementary Students ABSTRACT Education is not only aimed at transferring knowledge from teachers to students, but also focuses on forming superior student character, both in terms of knowledge, attitude, and skills. Character education is a primary focus in today's education system, particularly given the challenges of globalization and rapid social change. The role of teachers is crucial in shaping students' Teachers are not only responsible for delivering academic material. This study aims to describe the role of theachers in shapping studentAo character at sd negeri 05 salido kecil. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The result of the study indicate that teachers play an important role in character building through exemplery behavior, habituation, integration of character values into learning, end cooperation were successfully instilled theroug various planned strategies. Althoug there are several obstacles such as family bakground and external influences, reachers continue to strive to create a supportive educational enviroment for character development. ABSTRAK Pendidikan tidak hanya semata-mata bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dari guru kepada peserta didik, melainkan juga berfokus pada pembentukan karakter peserta didik yang unggul, baik dalam aspek pengetahuan (Knowledg. , sikap . , maupun keterampilan . Pendidikan karakter fokus utama dalam dunia pendidikan saat ini, terutama dengan adanya tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat. Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Guru tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan materi akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter siswa di sd negeri 05 salido kecil. metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa melalui keteladanan, pembiasaan, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta kolaborasi dengan orantua dan pihak sekolah. Nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, jujur, peduli, dan kerja sama berhasil ditanamkan melalui berbagai strategi yang terencana. Meskipun terdapat beberapa hambatan seperti latar belakang keluarga siswa dan pengaruh lingkungan luar, guru tetap berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pembentukan karakter siswa. Kata kunci: Peran Guru. Pendidikan Karakter. Siswa Sekolah Dasar Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Krakter Siswa Di Sd Negeri 05 Salido Kecil PENDAHULUAN Guru memiliki peran sentral dalam dunia pendidikan karena keberasilannya sangat menentukan proses pembelajaran. Pendidikan tidak hanya semata-mata bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dari guru kepada peserta didik, melainkan juga berfokus pada pembentukan karakter peserta didik yang unggul, baik dalam aspek pengetahuan (Knowledg. , sikap . , maupun keterampilan . Pendidikan di indonesia sekarang ini dalam keadaan belum berhasil sepenuhnya terutama dalam hal penanaman karakter pada peserta didik. Pada hakikatnya, pendidikan bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional, khususnya pada pasal 3, yang menyatakan bahwa pendidikan nasional berperan dalam mengembangkan potensi peserta didik serta membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, berakhlak luhur, sehat jasmani dan rohani, berpengetahuan luas, terampil, berfikir kreatif, serta mampu menjadi warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan tanggung jawab. Pendidikan karakter fokus utama dalam dunia pendidikan saat ini, terutama dengan adanya tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat ( muslich, 2. Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Guru tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan materi akademis ( judrah et al. , 2. Tetapi melalui interaksi sehari-hari guru juga dapat menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang mendasar bagi perkembangan pribadi siswa ( Arifudin & syahid, 2. Karakter merupakan kualitas batiniah yang menentukan sikap dan perilaku seseorang. Pendidikan karakter di sekolah harus mencakup berbagai aspek seperti tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, kerjasama, serta rasa hormat terhadap orang lain . ulaeha, 2. Guru memiliki peran sentral sebagai fasilitator, teladan, dan mentor dalam proses pembentukan karakter siswa ( siswanto et al. Pendidikan karakter pada hakikatnya bukan sekadar pengajaran nilai-nilai yang disampaikan secara verbal, tetapi juga mencakup proses pembiasaan, penguatan sikap, dan keteladan yang di berikan secara nyata oleh lingkungan, terutama oleh guru. Guru bukan hanya sebagai pengajar yang menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga sebagai pembimbing, pengarah, motivator, dan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Guru memiliki peran penting strategis dalam membentuk karakter siswa, terutama pada jenjang sekolah dasar yang merupakan tahap awal pembentukan kepribadian dan moral anak. Pada masa ini, peserta didik berada pada fase usia emas . olden ag. , di mana perkembangan aspek efektiv, sosial dan spritual sangat peka terhadap stimulasi lingkungan. Guru memainkan peran yang sangat penting krusial agar pengetahuan yang di sampaikan bisa di pahami oleh para murid. Tugas guru tidak sebatas mengajarkan ilmu saja, tetapi ada banyak fungsi lain dalam proses belajar, antara lain: . guru sebagai pendidik, 2( guru yang mengajar, 3( guru sebagai sumber informasi, 4( Guru sebagai pengantar materi, 5( guru sebagai mentor, 6( guru sebagai penyaji contoh , 7( guru sebagai penolong dalam kesehatan, 8( guru sebagai pembaharu (Yestiani & Nabila: 2. Karakter adalah pola pikir dan perilaku yang mencerminkan kepribadian seseorang serta menjadi ciri khas yang membedakannya dengan individu lain. Karakter yang baik adalah yang sesuai dengan nilai moral dan agama serta bisa membuat keputusan dan mempertanggung jawabkan keputusannya sendiri. Suatu karakter dinyatakan baik apabila Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Krakter Siswa Di Sd Negeri 05 Salido Kecil sudah mencakup pengertian, perduli terhadap sesama, bertindak sesuai dengan nilai etika dan memiliki aspek kognitif, emosional dan perilaku dan kehidupan moral. Karakter memberikan ilustrasi mengenai sebuah bangsa, berfungsi sebagai iri, penanda, serta pengidentifier yang membedakannya dari bangsa lain. Karakter menunjukan arah terkait cara suatu bangsa menghadapi dan melalui zaman , yang membawa mereka ketingkat tertentu. Sebuah bangsa yang tangguh adalah yang memiliki karakter kuat dan mampu nilai positif yang tertanam dalam diri individu. Menurut Hasan, karakter didenifisikan sebagai watak, kepribadian, akhlak, atau sikap individu yang terbentuk dari internalisasi berbagai kebajikan yang di yakini, yang menjadi dasar dalam cara pandang, berfikir,berprilaku, dan bertindak. Melalui pelaksanaan karakter pendidikan, individu dapat meningkatkan inteklektualitas, keterampilan, serta mengoptimalkan potensi yang di miliki, sekaligus membentuk sosok menciptakan peradaban maju, yang pada gilirannya berdampak pada kemajuan dunia. Saat ini, karakter generasi muda bangsa ini sudah sangat jauh dari ekspektasi beberapa pihak. Kita bisa melihat betapa lemahnya karakter dan eteika generasi muda bangsa kita. Karakter, menurut kamus besar bahasa indonesia, merujuk pada sifat-sifat mental, moral, atau etika yang membedakan seseorang dari yang lainnya. Dengan kata lain, karakter adalah nilai-nilai yang cerdas, inovatif, dan penuh tanggung jawab. Secara logis, pendidikan memiliki pengaruh terhadap karakter manusia dalam pertumbuhan dan kemajuan suatu Dengan menanamkan pendidikan karakter, diharapkan setiap individu yang berpendidikan dapat lebih menghargai dan menghormati sesama. Pendidikan karakter bukanlah satu kebijakan baru yang dirumuskan oleh pemerintah tentang pentingnya pendidikan di indonesia, yang bertujuan menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya, seperti yang dijelaskan dalam pasal 1 Ayat 1 UU No. 20 tahun 2003 mngenai sistem pendidikan nasioanal. Oleh karena itu, pendidikan yang bertujuan untuk mencapai sasaran umum pendidikan di indonesia secara keseluruhan harus dikembangkan dalam kerangka pendidikan nasional. Karakter pendidikan adalah bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran, yang berarti tidak ada pemisahan antara pendidikan akademis dan pendidikan karakter. Pendidikan merupakan sarana penting untuk mengembangkan potensi yang dimiliki setiap individu secara menyeluruh. Tiga aspek utama yang perlu di tumbuhkan dalam proses pendidikan meliputi aspek kognitif, psikomotorik, dan efektif. Pendidikan juga menjadi fondasi dasar dalam kemajuan suatu bangsa. semakin tinggi mutu pendidikan yang dimiliki, maka semakin baik pula kualitas sumber daya manusia yang terbentuk. Guru merupakan pekerjaan yang amat mulia, berhadapan dengan anak-anak manusia yang akan menentukan masa depan bangsa. Peran guru yang strategis, menuntut kerja guru yang profesional, dan mampu mengembangkan ragam potensi yang terpendam dalam diri peserta didik. Peran guru dalam melakukan peradaban lewat peserta didik yang akan menentukan masa depan. Pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan kapasitas individu, membentuk kepribadian yang berkarakter, serta membangun peradaban bangsa yang beradab, sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat secara Sementara peran sekolah ( gur. membantu orang tua dalam hal pengetahuan terutama kognitif dan memfasilitas berkembangnya potensi individu untuk bisa melakukan aktualisasi diri. Oleh karena itu, guru memiliki strategis di sekolah sebagai sosok yang mengambil ahli peran orang tua dalam mendidik, membimbing, serta membentuk karakter peserta didik selama berada di lingkungan sekolah pendidikan. Guru adalah mitra anak didik dalam kebaikan. Guru yang memiliki sikap dan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Krakter Siswa Di Sd Negeri 05 Salido Kecil keteladanan yang baik akan memberikan pengaruh positif terhadap perilaku dan karakter peserta didiknya. Sebagai teladan guru harus memiliki kepribadian yang dapat dijadikan profil dan idola. Seluruh kehidupannya adalah figur yang paripurna. Itulah kesan terhadap guru yang ideal. Karakter berasal dari nilai tentang sesuatu. Karakter adalah perwujudan dari nilainilai yang tampak dalam sikap dan tindakan seorang anak. Karakter melekat dengan nilai dari perilaku tersebut. Karenanya tidak ada perilaku bebas dari nilai. Hanya barangkali sejauhmana kita memahami nilai-nilai yang terkandung didalam perilaku seorang anak atau sekelompok anak memungkinkan berada dalam kondisi tidak jelas. Dalam arti apa nilai dari suatu perilaku amat sulit di pahami oleh orang lain dari pada oleh dirinya sendiri. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pendekatan ini digunakan untuk memahami secara mendalam peran guru dalam membentuk karakter siswa di sd negeri 05 salido kecil. Penelitian dilaksanakan si sd negeri o5 salido kecil, kecamatan IV jurai, kabupaten pesisir selatan, pada bulan juli. Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek adalah guru, siswa, dan kepala sekolah, dengan guru serta kepala sekolah sebagai narasumber utama dan siswa sebagai pelengkap data. Teknik pengumpulan data observasi: yaitu metode ini digunakan untuk mengamati dan mencatat letak tempat penelitian, kondisi siswa, kegiatan yang dilakukan guru dalam penanaman pendidikan karakter di sd negeri 05 salido kecil. Wawancara: teknik wawancara mendalam yaitu mendapatkan informasi secara mendalam bertanya langsung kepada responden. Teknik ini digunakan untuk mendapatkan informasi dari informan atau responden dengan menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan. Metode ini ditunjukkan kepada guru dan kepala sekolah yang menjadi informan utama, sedangkan siswa menjadi informan pendukung. HASIL DAN PEMBAHASAN Menurut Samani dan Hariyanto ( 2013:. , pendidikan karakter adalah proses membimbing peserta didik untuk menjadi individu yang utuh dengan landasan moral dan nilai-nilai karakter yang tertanam dalam dirinya, raga serta rasa dan karsa. Selanjutnya pendidikan karakter menurut salahuddin dan alkrienciechie . dapat di maknai sebagai pendidikan moral atau budi pekerti untuk mengembangkan kemampuan seseorang untuk berprilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya menurut muhamimin Azzet . pendidikan karakter merupakan suatu sistem dalam penanaman nilai-nilai karakter yang baik kepada seluruh warga sekolah sehingga memiliki pengetahuan dan tindakan yang sesuai dengan nilai kebaikan. Pendidikan karakter merupakan proses penting yang dilakukan oleh guru melalui berbagai upaya dalam membentuk kepribadian peserta didik. Menurut Zubaedi . , proses ini mencakup langkah-langkah untuk membantu siswa memahami, menghayati, dan menanamkan nilai-nilai etika secara menyeluruh dalam kehidupan mereka. Sejalan dengan itu. Wibowo . menegaskan bahwa pendidikan karakter bertujuan menumbuhkan serta mengembangkan karakter yang baik pada diri siswa agar mereka memiliki kepribadian yang kuat dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah , di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Merujuk pada berbagai pandangan para ahli mengenai pengertian karakter, maka secara umum dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah suatu sistem Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Krakter Siswa Di Sd Negeri 05 Salido Kecil pendidikan moral atau budi pekerti yang digunakan untuk menanamkan serta memperkuat nilai-nilai karakter positif dalam diri seseorang, sehingga individu tersebut memiliki pemhaman yang utuh dan mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, di sekolah, maupum di tengah Afifah & Khamidi, . mengemukakan bahwa peran guru kelas dalam membentuk karakter peserta didik di jenjang sekolah dasar memiliki urgensi yang tinggi. Pada rentang usia 6 hingga 12 tahun, anak-anak berada dalam fase perkembangan yang sangat penting, dimana mereka mulai aktif bertumbuh serta belajar mengenal berbagai hal di Pada tahap ini, pendidikan karakter dapat ditanamkan melalaui beragam aktivitas yang dirancang secara edukatif, bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai moral, sikap yang baik, serta perilaku positif. Oleh karena itu, guru memiliki tanggung jawab strategis dalam menerapkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik. Terlebih lagi, seiring dengan perkembangan dan pembaruan sitem pendidikan di indonesia, khususnya pada tingkatsekolah dasar, guru dituntut untuk terus mengembangkan metode yang efektif dalam mendukung proses pembentukan serta penguatan karakter siswa secara berkelanjutan. Berdasarkan penelitian . Taufiq A 2. mengemukakan pola pendidikan dijalankan dengan tujuan membentuk siswa yang saja hanya komponen akademik namun menghantarkan siswa untuk dapat mandiri secara keseluruhan. Dalam membentuk karakter mandiri siswa di perlukan pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab dan kewenangan seperti guru, orang tua dan masyarakat. Disisi lain faktor budaya yang menjadi komponen tidak terpisahkan di dalam masyarakat tidak dapat lepas dalam mempengaruhi faktor perkembangan karakter mandiri siswa. Dengan demikian maka perlu adanya sinergitas dalam membangun sumber daya manusia yang bermutu. Hasil penelitian Peran guru dalam membentuk karakter siswa di sd Negeri 05 salido kecil sangatlah penting dan berpengaruh terhadap perkembangan sikap dan nilai-nilai moral siswa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap guru,siswa, dan kepala sekolah, ditemukan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, teladan, dan pembina karakter dilingkungan sekolah Pertama, guru menunjukkan peran sebagai teladan . ole mode. Sikap guru yang disiplin, sopan santun, bertanggung jawab, serta peduli terhadap siswa menjadi contoh nyata yang ditiru oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Minsalnya guru yang datang tepat waktu , berpakaian rapi, dan berbicara santun mendorong siswa untuk meniru perilaku yang serupa. Kedua, guru berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui pembelajaran. Dalam kegiatan belajar mengajar, guru di SD Negeri 05 salido kecil secara konsisten menyisikan nilai-nilai seperti kejujuran, kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab, baik dalam mata pelajaran pendidikan pancasila maupun mata pelajaran lainnya. Guru juga mengunakan metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan untuk mengembangkan sikap positif siswa. Ketiga, guru menjalankan perannya dalam pembinaan karakter di luar kelas. Melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera, kerja bakti, dan eksrakurikuler, guru membimbing siswa agar terbiasa hidup disiplin, cinta tanah air, dan mampu bekerja sama. Selain itu, guru juga memberikan teguran atau pembinaan apabila terdapat perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai karakter yang ingin di bentuk. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Krakter Siswa Di Sd Negeri 05 Salido Kecil Keempat , adanya kerja sama antara guru dan orang tua turut memperkuat pembentukan karakter siswa. Guru menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua agar penanaman karakter tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di dukung di lingkungan Hal ini dilakukan melalui rapat orang tua siswa, pesan melalui wali kelas, maupun diskusi informal. Kelima, guru juga dibantu oleh kepala sekolah yang memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan dan program sekolah yang menekankan pentingnya pendidikan karakter. Kepala sekolah memfasilitas pelatihan guru, menyediakan program literasi karakter, dan menciptakan suasana sekolah yang kondusif bagi pembentukan nilai-nilai moral. Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang di hadapi oleh guru, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, latar belakang keluarga siswa yang beragam, serta pengaruh media Meskipun demikian , guru di sd negeri salido kecil tetap berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara konsisten melalui pendekatan yang persuasif , edukatif , dan mendidik. Untuk menjawab rumusan masalah yang pertama Bagaimana peran guru dalam pembentukan karakter peserta didik di sd negeri 05 salido kecil ? dari data penelitian yang didapatkan dilapangan bahwa guru sangat berpengaruh terhadap karakter siswa di sekolah sd negeri salido kecil,karena guru selain bertugas memberikan pengajaran dan pembelajaran guru juga berperan dalam memberi dukungan, arahan, pengawasan, serta pelatihan, termasuk mendidik dan membimbing anak agar terbiasa disiplin, menaati peraturan sekolah, serta menghormati norma-norma yang berlaku dalam lingkungan keluarga. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu guru wali kelas IV yaitu ibuk Dona Aprianti pada saat wawancara dengan beliau pada Hari rabu, 23 juli 2025 bahwa kami di SD negeri 05 salido kecil di tuntut harus jadi pendidik, sekaligus menjadi konselor, pengarah, membina, membimbing, mensuffort semua peserta didik dimana saja berada baik di kelas maupun diluar kelas, kami semua disini posisinya ya guru mapel ya juga sebagai motivator siswa, karena peserta didik hari ini harus butuh bimbingan dan pengawasan yang kuat dan jangan di biarkan mereka mengambil atau bertindak sendiri dalam mengambil sebuah keputusan sehingga guru di tiru itu memang seperti itu buktinya, kita terlambat datang ke sekolah, berbicara kasar tentu akan di ikuti oleh siswa begitupun sebaliknya dan alhamdulillah dengan kami seperti ini semua siswa mengikuti arahan dan bimbingan guru dalam hal kedisiplinan, kerapihan sehingga menjadikan karakter peserta didik sangat baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah SD Negeri 05 salido kecil, beliau menjelaskan bahwa penanaman nilai karakter dalam kegiatan belajar mengajar dilakukan secara terintegrasi dalam setiap proses pembelajaran. Guru-guru di sekolah tersebut selalu diarahkan untuk tidak hanya fokus untuk pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku siswa yang mencerminkan nilai-nilai karakter positif. Penanaman karakter dilakukan melalui keteladanan guru, seperti menunjukkan sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab dalam membiasakan siswa untuk mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, serta menjaga kebersihan lingkungan kelas. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin seperti upacara bendera dan kerja bakti dimanfaatkan sebagai media untuk menumbuhkan sikap nasionalisme, semangat gotong royong, serta rasa kepedulian terhadap sesama. Pendekatan komunikasi yang baik antara guru dan siswa serta suasana kelas yang nyaman juga menjadi pendukung agar siswa merasa di hargai dan termotivasi untuk berprilaku positif . penanaman karakter ini turut diperkuat melalui kegiatan eksrakurikuler seperti pramuka, seni, dan olahraga yang bertujuan mengembangkan tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas, sehingga diharapkan siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Peran Guru Dalam Membentuk Krakter Siswa Di Sd Negeri 05 Salido Kecil KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di SD Negeri 05 salido kecil, dapat di simpulkan bahwa peran guru dalam membentuk karakter peserta didik sangatlah penting dan strategis. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan dalam perilaku, pembimbing dalam proses pengembangan diri sisw, serta motivator yang mendorong peserta didik untuk berprilaku positif. Nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan kerja sama ditanamkan guru melalui keteladanan, penguatan pembiasaan, serta pendekatan yang persuasif dan edukatif. Proses pembentukan karakter ini berlangsung tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi guru dengan siswa di luar kelas, serta dalam berbagai kegiatan sekolah. Keteladanan yang konsisten dari guru telah membentuk lingkungan belajar yang kondusif dan berpengaruh positif terhadap sikap dan prilaku siswa. Dengan kata lain, keberhasilan pembentukan karaktersiswa di sekolah dasar sangat bergantung pada peran aktiv dan tanggung jawab seorang guru. REFERENSI