MENGENAL KEBERAGAMAN BUDAYA NUSANTARA MELALUI MATAKULIAH MODUL NUSANTARA PADA PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA (PMM) Dearlina Sinaga1. Ineke Junita LumbanTobing2. Erswendo Rumapea3. Musicka Rezeky Hutabarat4 1,2,3,4Universitas HKBP Nommensen Medan *Corresponding author Email : inekelumbantobing@gmail. Kata Kunci: Modul Nusantara. Keberagaman Budaya. Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Keywords: Module Nusantara. Cultural Diversity. Merdeka Student Exchange Program. ABSTRAK Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) adalah program yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia untuk belajar di universitas lain di dalam negeri. Salah satu mata kuliah yang ditawarkan dalam program PMM adalah Modul Nusantara, yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada mahasiswa. Dan dari keempat jenis kegiatan modul Nusantara, kegiatan kebhinekaan adalah kegiatan yang akan membahas dan mempelajari mengenai keberagaman budaya Nusantara. Dengan mengenal keberagaman budaya Nusantara melalui mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih menghargai dan mengapresiasi budaya Indonesia serta menjaga kelestariannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif yang berupaya memahami fenomena melalui mengumpulkan data, mengolah, dan menganalisis data untuk menemukan sebuah gambaran makna dibalik fenomena yang terjadi secara mendalam. Subjek penelitian adalah mahasiswa inbound Program Pertukaran Mahasiswa di Universitas Brawijaya dengan jumlah sampel sebanyak 17 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Modul Nusantara telah membantu dalam memperkenalkan kepada mahasiswa pertukaran tentang keberagam ABSTRACT The Merdeka Student Exchange Program (PMM) is a program that allows students from various universities in Indonesia to study at other universities within the One of the courses offered in the PMM program is the Nusantara Module, which aims to introduce the diversity of Nusantara culture to students. Of the four Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license . ttps://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 April 2023 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm types of activities in the Nusantara module, the diversity activity is the one that discusses and studies the diversity of Nusantara culture. By learning about the diversity of Nusantara culture through this course, it is hoped that students will be able to appreciate and value Indonesian culture more and preserve it. This research uses a descriptive qualitative approach that attempts to understand phenomena by collecting, processing, and analyzing data to find a deep understanding of the meaning behind the phenomenon. The research subjects are inbound exchange students in the Merdeka Student Exchange Program at Brawijaya University, with a sample size of 17 students. The results of the study indicate that the Nusantara Module has helped in introducing exchange students to the diversity of culture Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 April 2023 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm PENDAHULUAN Indonesia adalah sebuah negara dengan keanekaragaman budaya yang sangat beragam. Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing, baik itu terkait dengan tradisi, bahasa, pakaian, makanan, atau seni dan budaya. Untuk mencegah keanekaragaman budaya Nusantara hilan dan tetap hidup dalam keberagaman, generasi muda harus melestarikan dan mempelajarai warisan ini. Melalui salah satu kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),generasi muda, khusunya mahasiswa dapat berpartisipasi dalam sebuah platform untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang keanekaragaman budaya Nusantara. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa/I untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier di masa depan (Widayanti et al. , 2. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian (Sintiawati. Nani, et al, 2. Adapun program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) salah satunya adalah Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) adalah program yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia untuk belajar di universitas lain di dalam negeri. Salah satu mata kuliah yang ditawarkan dalam program PMM adalah Modul Nusantara, yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada mahasiswa. Pada modul Nusantara terdapat empat jenis kegiatan yaitu diantaranya kebhinekaan, inspirasi, refleksi dan kontibusi sosial. Dan dari keempat jenis kegiatan modul Nusantara tersebut, kegiatan kebhinekaan adalah kegiatan yang akan membahas dan mempelajari mengenai keanekaragaman budaya Nusantara. Melalui mata kuliah Modul Nusantara yaitu pada kegiatan kebhinekaan, mahasiswa akan belajar tentang keanekaragaman budaya Nusantara, mulai dari sejarah, adat istiadat, seni dan budaya. Dengan mengenal keberagaman budaya Nusantara melalui mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih menghargai dan mengapresiasi budaya Indonesia serta menjaga kelestariannya. Mahasiswa juga diajak untuk mengenal masyarakat setempat dan berinteraksi dengan mereka untuk memperdalam pemahaman mengenai kebudayaan Nusantara. Dengan mengikuti mata kuliah modul Nusantara pada Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), mahasiswa dapat mengenal dan memahami keberagam budaya Nusantara. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan mengembangkan kemampuan dalam memahami dan menghargai perbedaan budaya. Hal ini sangan penting mengingat Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang dangat kaya dan memerlukan pemahaman yang lebih mendalam untuk mempertahankan kekayaan budaya tersebut. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 April 2023 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm METODE PELAKSANAAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif yang berupaya memahami fenomena melalui mengumpulkan data, mengolah, dan menganalisis data untuk menemukan sebuah gambaran makna dibalik fenomena yang terjadi secara Subjek penelitian adalah mahasiswa inbound Program Pertukaran Mahasiswa di Universitas Brawijaya dengan jumlah sampel sebanyak 17 mahasiswa. Pengambilan data yang melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, data kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman, yaitu analisis dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Aktivitas tersebut yaitu reduction data, display data, dan conclusion drawing/verification. Setelah dianalisis langkah berikutnya adalah melakukan penarikan kesimpulan dan verifikasi. HASIL PEMBAHASAN Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Brawijaya dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2022. Universitas Brawijaya mengelola lima kelompok Modul Nusantara yang berjumlah 92 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Modul Nusantara memiliki kegiatan kebhinekaan yang memperkenalkan budaya nusantara terkhusus di kota Malang terdiri dari 16 kegiatan. Kegiatan modul Nusantara yang dilakukan bertujuan agar seluruh mahasiswa di Nusantara dapat mengenal, dan berkunjung langsung ke lokasi-lokasi sejarah, budaya dan kesenian yang ada di Malang. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan mahasiswa untuk mencintai dan melestarikan budaya yang ada di Indonesia sehingga mampu untuk menghargai dan melestarikan keanekaragam budaya nusantara. Berdasarkan hasil pengumpulan data, didapatkan rentetan rancangan kegiatan kebhinekaan untuk mengenalkan budaya nusantara dan hasil yang mahasiswa dapatkan dari pelaksanaan kegiatan modul nusantara tersebut sebagai berikut: Pertama terdapat rancangan kegiatan modul nusantara yang disusun oleh dosen modul pada kegiatan kebhinekaan yaitu sebagai berikut: Campus Tour. Mahasiswa mengeksplor area Universitas Brawijaya bertujuan agar mahasiswa PMM dapat mengenal wilayah Universitas, serta perkenalan antar mahasiwa satu kelompok modul nusantara dan asal daerah masingmasing. Kunjungan ke Candi Sumberawan. Kunjungan ke Museum Brawijaya. Menyaksikan film Kerajaan Singosari. Kunjungan ke Masjid JamiAo Malang. Bedah cerpen bertemakan keragaman di Malang. Bedah film bertemakan kerukunan umat beragama. Kunjungan Ke Punden . empat sakra. di daerah Malang. Berkunjung ke klenteng Eng An Kiong. Mahasiswa belajar bahasa lokal Malang. Kulineran Malang. Berkunjung ketempat seni lokal kampung Polowijen Kota Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 April 2023 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm . Workshop membatik khas Malang. Workshop clay, cukil dan lukis. Mengenal masyarakat suku Tengger di Gunung Bromo. Festival Budaya. Hasil yang diperoleh oleh mahasiwa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Brawijaya selama mengikuti modul nusantara pada kegiatan kebhinekaan dalam pengenalan budaya nusantara yaitu: Mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Melalui kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, mahasiswa memiliki tambahan dalam pengalaman dan pengetahuan budaya. Mahasiswa melihat bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang sangat banyak dan beragam, yang sebelumnya belum diketahui oleh mahasiswa. Mengunjungi tempat pembuatan makanan khas dari daerah Malang. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan bagaimana cerita awal dari makanan khas tersebut dapat menjadi salah satu makanan khas dari daerah Bukan hanya itu saja, mahasiswa juga diminta secara langsung untuk ikut serta dalam menyaksikan proses pembuatan makanan khas tersebut dan ikut serta dalam mencoba membuat makanan khas tersebut. Mengikuti workshop membatik khas Malang. Dengan mengikuti kegiatan ini mahasiwa diajak untuk mengenal batik khas Malang, yang diantaranya yaitu mengenal jenis-jenis dari corak pada batik tersebut. Mahasiwa juga diajak untuk secara langsung membuat batik khas Malang. Dengan mengikuti kegiatan ini juga mahasiswa mendapat pengetahuan baru mengenai jenis-jenis corak pada batik di Indonesia dan makna dari corak batik tersebut. Mengunjungi tempat ibadah yang berada di Malang. Mahasiwa diajak untuk mengenal beragam agama-agama yang berada di Malang. Mengunjungi tempat ibadah ini bertujuan untuk membangun sikap toleransi antar agama pada mahasiswa. Dengan kegiatan kunjungan langsung, mahasiswa diberi pengetahuan mengenai sejarah daripada tempat ibadah tersebut. Adapun tempat ibadah yang dikunjungi yaitu Masjid JamiAo. Gereja Kayutangan. Klenteng Eng An Kiong. Pura Dhali Agrahita. Kulineran makanan di Malang. Mahasiwa diajak untuk mencoba makananmakanan khas dari Malang. Dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat mengetahui makanan-makanan khas yang berbeda dari setiat daerah di Indonesia. Dan juga setiap daerha mempunyai ciri khas tersendiri dalam rasa dari makanan tersebut. Belajar bahasa Malangan. Dari kegiatan ini mahasiswa diajak untuk belajar bahasa daerah Malang. Festival Budaya. Dalam kegiatan ini seluruh mahasiswa pertukaran melaksanan kegiatan festival budaya, dimana kegiatan dimaksudkan untuk setiap mahasiswa memperkenalkan budaya asal daerah masing-masing. Kegiatan juga mengharuskan setiap mahasiswa menampilkan baju adat, tarian, cerita sejarah dari daerah asal serta bahasa daerah asal mahasiswa. Dalam kegiatan ini seluruh mahasiswa saling merangkul satu sama lain yang mempunyai suku dan agama yang berbeda. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 April 2023 https://journal-mandiracendikia. com/index. php/pkm KESIMPULAN Modul Nusantara merupakan sebuah mata kuliah yang ditawarkan kepada mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), memberikan manfaat bagi mahasiswa dengan memperkenalkan mahasiswa pada keanekaragaman budaya nusantara. Ragam budaya yang berbeda dari budaya mahasiswa sendiri dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang banyaknya budaya di Indonesia, menginspirasi mahasiswa untuk menerima dan menghargai budaya orang lain, serta membuka pikiran mereka. Dengann melihat hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan, modul nusantara telah membantu dalam memperkenalkan keanekaragam budaya, terutama di Kota Malang. DAFTAR PUSTAKA