Excellent Midwifery Journal Volume 8 No. Oktober 2025 P-ISSN: 2620-8237 E-ISSN: 26209829 KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 1 DALAM MENGKONSUMSI ASAM FOLAT DI PUSKESMAS GAMPING II Fika Pratiwi 1*. Fauzul Husna 2. Sri Widarti 3. Aprilia Ranti 4 1-4 Program Studi Diploma Tiga Kebidanan Universitas Islam Mulia Yogyakarta Email: fika. pratiwi@uim-yogya. DOI: https://doi. org/10. 55541/emj. ABSTRAK Latar Belakang: Menurut data KESGA DIY ditahun 2024 untuk angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital sejumlah 96 bayi dan kelainan kongenital janin sejumlah 77 janin. Dari 5 Kabupaten di DIY angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital tertinggi terdapat di Kabupaten Sleman yaitu dengan jumlah 31 bayi. Bantul 20 bayi. Gunung Kidul 18 bayi. Kulon Progo 16 bayi, dan Kota Yogyakarta 11 bayi. Tujuan: Untuk mengetahui Gambaran pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan dua variable. Data yang digunakan adalah primer dengan Teknik total sampling. Responden sejumlah 32 ibu hamil trimester I. Pengumpulan data dengan kuisoner sejumlah 20 soal. Lokasi penelitian di Puskesmas Gamping II. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil trimester I paling banyak berpengetahuan baik sebanyak 26responden . ,25%), berpengetahuan cukup sebanyak 4responden . ,5%) serta berpengetahuan kurang sebanyak 2responden . ,25%). Sedangkan hasil tingkat kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat mendapatkan hasil 32 responden . %) patuh dalam mengkonsumsi asam folat. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi asam folat pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Gamping II. Kata Kunci: Ibu hamil trimester I. Pengetahuan. Kepatuhan. Mengkonsusmsi. Asam Folat ABSTRACT Background: According to KESGA DIY data in 2024, the incidence of live births with congenital abnormalities was 96 babies, and congenital abnormalities in fetuses totaled 77 fetuses. Among the five regencies in DIY, the highest incidence of live births with congenital abnormalities was found in Sleman Regency with 31 babies. Bantul 20 babies. Gunung Kidul 18 babies. Kulon Progo 16 babies, and Yogyakarta City 11 babies. Data from KESGA DIY in 2024 also indicated that the highest number of live births with congenital abnormalities occurred at Gamping II Community Health Center, totaling four babies. Research Objective: To determine the knowledge and compliance of first-trimester pregnant women in consuming folic acid. Method: The study used a quantitative descriptive method with a two variable approach. The data used were primary data using a total sampling technique. Respondents were 32 pregnant women in their first trimester. Data collection used a 20-item questionnaire. The study was conducted at the Gamping II Community Health Center. Results: The results showed that the level of knowledge among first-trimester pregnant women was mainly good, with 26 respondents . 25%) having good knowledge, four respondents . 5%) having sufficient knowledge, and two respondents . 25%) having poor knowledge. Meanwhile, the results regarding compliance among first-trimester pregnant women with folic acid showed that all 32 respondents . %) were compliant. Conclusion The study showed a significant relationship between the level of knowledge and family support on compliance with folic acid consumption in pregnant women in the first trimester at the Gamping II Community Health Center. Keywords: First trimester pregnant women. Knowledge. Compliance. Consuming. Folic Acid LATAR BELAKANG mengkonsumsi 400-600 mcg asam Sejak tahun 1995. Australia mengizinkan beredarnya makanan yang diperkaya dengan asam folat sebagai upaya untuk menurunkan angka kejadian NTD6. Menurut WHO . 7 memaparkan bahwa AKB pada tahun 2022 berkisar antara 0,7 hingga 39,4 kematian per 1000 kelahiran hidup. Penyebab kematian neonatal karena kelahiran premature, komplikasi . ksfisia/trauma saat lahi. , infeksi neonatal dan kelainan Selain akibat dari pemberian nutrisi yang tidak memadai selama kehamilan dapat menyebabkan peningkatan jumlah bayi yang lahir dengan cacat. Diperkirakan bahwa sekitar 240. bayi baru lahir meninggal setiap tahun diseluruh dunia dalam waktu 28 hari setelah lahir karena cacat. Kelainan kongenital yang paling umum terjadi adalah defek jantung (DownAos sindrom down (DownAos syndrom. , dan defek tabung saraf . eural tue defects. NTD). Menurut data KESGA DIY tahun 2024 9 untuk angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital sejumlah 96 bayi dan kelainan kongenital janin sejumlah 77 janin. Dari 5 Kabupaten di DIY angka kejadian kelahiran bayi kongenital tertinggi terdapat di Kabupaten Sleman yaitu dengan jumlah 31 bayi. Bantul 20 bayi. Gunung Kidul 18 bayi. Kulon Progo 16 bayi, dan Kota Yogyakarta 11 Dari data KESGA DIY tahun 2024 juga menunjukkan bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital gamping II yaitu sebanyak 4 bayi. Pengetahuan ibu hamil terhadap manfaat vitamin kehamilan seperti mengkonsumsi vitamin tersebut, apabila pengetahuan yang dimiliki menghindari terjadinya gangguan selama masa kehamilan dan saat Tingkat pengetahuan, sikap dan praktik ibu hamil terhadap penggunaan asam folat sangat berhubungan dengan kondisi kehamilan yang dialami ibu hamil. Penyebab spontan atau lahir mati pada janin karena adanya kelainan kongenital. Namun, apabila bayi terlahir dengan kelainan kongenital maka dapat menyebabkan disabilitas seumur hidup dan menyebabkan pengaruh Fase embrio sangat rentan karena saat itu terjadi proses Gangguan yang terjadi selama fase ini dapat berdampak pada bentuk pembentukan organ tubuh. Bisa fatal dan menyebabkan kematian jika kerusakan cukup parah2. WHO (World Health Organizatio. kematian bayi di dunia. Kelainan kongenital dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti mutasi genetik, virus, trauma, dll. Laporan Word Health Organization (WHO) tahun 2013 5, bahwa untuk wilayah Amerika Serikat kejadian cacat bawwan fisik dijumpai 1,32 per 1000 kelahiran hidup, salah satunya karena kekurangan asam Asam folat dikategorikan aman dikonsumsi ibu hamil dan 2/3 kasus Neural tube Defect (NTD) bisa Sehingga perlu untuk dilakukan tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi asam folat ini dilakukan dengan cara memeriksa data hasil kuisoner yang telah diberikan dan kemudian dilakukan koreksi apakah telah dijawab dengan Coding Kegiatan ini yaitu memberi kode angka pada kuisoner terhadap tahap-tahap responden agar lebih mudah dalam pengolahan data Entry Data Jawaban yang telah diberikan kode kemudian dimasukkan dalam table Peneliti memasukkan data sesuai kode yang diberikan, selanjutnya Tabulating Tabulating menyusun dan juga menghitung kemudian akan ditampilkan dalam wujud daftar table13. Analisis Data Penelitian analisa univariat. Analisa univariat variablel secara deskritif dengan menghitung frekuensi dan proporsi Analisa univariant dalam penelitian gambaran tingkat pengathuan dan kepatuhan ibu hamil trimester 1 dalam mengkonsumsi asam folat. Rumus mencari presentase METODE PENELITIAN Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek mempunyai kualitas ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian dapat ditarik Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester 1 yang yang datang di Puskesmas Gamping II pada bulan September Sampel adalah Sebagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar mempelajari semua yang ada pada keterbatasan dana, tenaga dan Maka menggunakan sampel yang diambil dari pupulasi itu11. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total Total sampling adalah teknik pengambilan sampel di mana Sample pada penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil trimester 1 yang datang di Puskesmas Gamping II pada bulan September sejumlah 32 Tehnik pengolahan data : Editing . emeriksaan dat. Memeriksa kelengkapan, kejelasan makna jawaban kuisoner maupun kesalahan antara jawaban. Kegiatan Keterangan : P : Presentase f : Jumlah jawaban benar n : Jumlah butir soal Table 4. Karakteristik berdasarkan pendidikan HASIL PENELITIAN Berdasarkan dengan instrument pengambilan data primer didapat data sejumlah 32 orang dengan hasil sebagai berikut: Sumber Data : Data Primer Terolah. September 2025 Berdasarkan tabel 4. 2 menunjukkan bahwa dari 32 responden Sebagian besar responden berpendidikan SMA/SMK yang berjumlah 24 . %), berpendidikan . ,5%), sejumlah 4 . ,5%). Gambaran Karakteristik Responden I Berdasarkan Usia Ibu hamil trimester II yang datang di Puskesmas Gamping II dan di wilayah kerja Puskesmas Gamping II sebanyak 32 responden. Karakteristik responden berdasarkan usia responden dapat dilihat dalam table dibawah ini : Tabel 4. Karakteristik Berdasarkan Usia N0. Umur 22 Ae 27 Ou 27 tahun Jumlah Tabel 4. Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan Responden Frekuensi Persentase (%) 46,87 Paritas Frekuensi SD dan SMP SMA/ SMK Jumlah Presentase (%) Frekuensi Persentase (%) 15,62 21,87 Sumber Data : Data Primer Terolah, september 2025. Berdasarkan 3 Berdasarkan tabel 4. menunjukkan bahwa dari 32 responden bekerja/IRT sebanyak 20 . ,5%), pekerja informal sebanyak 7 . ,875%), . ,625%). Berdasarkan rentang usia 22-27 sebanyak 15 ,875%), usia >27 sebanyak 13 ,87%), dan usia 17-22 sebanyak 4 ,5%0 Gambaran karakteristik responden Pendidikan Karakteristik Pendidikan responden dapat dilihat No. No. Karakteristik IRT Pekerja Pekerjaan Jumlah Tingkat pengetahuan Ibu hamil Trimester I dalam mengkonsumsi Asam Folat. Tabel 4. Tingkat pengetahuan ibu hamil trimester 1 dalam mengkonsumsi asam folat Tingkat Baik Cukup Kurang Jumlah Frekuen Perse (%) 81,25 6,25 Tingkat kepatuhan ibu hamil trimester 1 dalam mengkonsumsi asam folat Tabel 4. Tingkat kpeatuhan ibu trimester I dalam mengkonsumsi asam folat Tingkat Tidak Jumlah Frekuen Persenta se (%) Karakteristik ibu hamil trimester 1 berdasarkan usia Usia mempengaruhi pola pikir dan Bertambahnya usia akan semakin berkembang pola pikir dan daya tangkap seseorang. Secara kognitif, meningkat pada usia dewasa awal Tengah. Notoadmodjo menyatakan bahwa usia akan tangkap dan pola piker seseorang. Semakin berambah usia akan semakin berkembang pula daya tangkap dan pola pikirnya sehingga pengetahuan yang diperolehnya semakin membaik. ,08%). Usia seseorang untuk melakukan suatu perilaku karena setiap kelompok umur memiliki pandangan yang Ibu yang berada pada masa dewasa akan lebih mengerti dan paham terhadap suatu hal dibandingkan dengan ibu yang belum memasuki usia dewasa. Bertambahnya pertambahan pengetahuan yang diperolehnya, tetapi pada usia tertentu atau menjelang usia lanjut mengingat sesuatu pengetahuan akan berkurang. Mengidentifikasi karakteristik Pendidikan. Sumber Data : Data Primer Terolah. Berdasarkan tabel 5 diatas diperoleh data 32 Sebagian mengkonsumsi asam folat yaitu 100%. mengkonsumsi asam folat. PEMBAHASAN Dalam Penelitian ini, responden yang menjadi sample adalah ibu hamil trimester I yang datang ke Puskesmas Gamping II dan wilayah kerja puskesmas Gamping II yang akan melakukan pemerikasaan kehamilan yaitu sebanyak 32 responden. Metode pengambilan data primer dengan menggunakan kuisoner. Gambaran karakteristik dalam penelitian ini berdasarkan Pendidikan Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan dari 32 responden yang mengisi kuisoner mayoritas responden berpendidikan SMA/SMK yang berjumlah 75% . 12,5% . , berpendidikan perguruan tinggi sejumlah 12,5% . Pendidikan mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur Pendidikan mempengaruhi Pendidikan seseorang makin mudah orang tersebut untuk menerima Dengan Pendidikan tinggi maka seseorang akan cenderung untuk mendapatkan informasi, baik dari orang lain maupun dari media Semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula pengetahuan yang didapat tentang Kesehatan. Pengetahuan sangat erat kaitannya dengan pendidikan dimana tersebut akan semakin lluas pula Semakin baik tingkat pendidikan seseorang maka akan semakin baik pula pola pikir yang terbentuk. Adanya pola piker tersebut akan membuat seseorang semakin terbuka terhadap hal-hal baru dan mampu menerima informasi dengan baik. Hal Ibu yang tidak bekerja mempunyai banyak waktu luang untuk mencari informasi dari berbagai media seperti majalah, tayangan televisi yang berisikan manfaat asam folat. Semakin banyak informasi yang didapat pemahaman yang dimiliki oleh responden semakin meningkat. Menurut Notoadmodjo, . Ibu yang bekerja mempunyai banyak waktu luang untuk mencari tau informasi mengenai manfaat asam Tingkat mengkonsumsi asam folat . Dari seluruh responden dengan jumlah 32 responden sebanyak 81,25% . Tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 12,5% . , dan tingkat pengetahuan kurang 6,25% . Dapat diketahui bahwa memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang mengkonsumsi asam Hal ini mungkin dikarenakan seseorang seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan. Sehingga pada penelitian ini mayoritas tingkat dipengaruhi oleh beberapa faktor tersebut. terbentuknya pengetahuan, sikap, maupun perilaku menjadi lebih Mengidentifikasi karakteristik ibu hamil trimester 1 berdasarkan Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan dari 32 responden didapatkan sebagian besar responden tidak bekerja/IRT sebanyak 62,5% . sebanyak 21,875% . , 15,625% . Jenis Tingkat ekonomi keluarga dan ketersedian waktu untuk mencari informasi mengenai manfaat asam Dari penelitian tersebut lebih dari separuh memiliki Tingkat pengetahuan baik, dapat dilihat dibutir pertanyaan kuisoner nomor 4 mengenai manfaat asam folat untuk mencegah cacat bawaan pada janin, dari 32 responden sebanyak 31 responden menjawab benar dan hanya 1 responden yang menjawab salah. Yaitu manfaat asam folat salah satunya adalah untuk mencegah cacat bawaan pada janin atau bisa disebut juga Dapat responden yang merupakan ibu hamil trimester I mengetahuai manfaat asam folat. Beberapa pertanyaan lain dalam kuisoner masih banyak yang menjawab salah diantaranya pertanyaan pada butir soal nomor 16 mengenai dampak kekurangan asam folat pada janin. asam folat di wilayah kerja Puskesmas Gamping II dari 32 responden yang patuh/Ya yaitu . tidak patuh 0% . Hasil kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat di wilayah kerja Puskesmas Gamping II dari 32 responden yang patuh/Ya yaitu seluruh responden 100% . sementara yang tidak patuh 0% . Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Siti Mukhlifah . dengan judul gambaran tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil terhadap kehamilan di Rsia Muhammadiyah Malang menjukkan bahwa dari mengkonsumsi asam folat sebesar 85% . , sedangkan yang tidak mengkonsumsi asam folat sebanyak 15% . Dari 32 responden terdapat 11 responden yang menjawab salah artinya terdapat responden yang kekurangan asam folat akan berdampak pada janin. Kemudian ibu hamil yang berpengetahuan cukup sebanyak 4 responden ,5%) kurang 2responden . ,25%), teori penelitian yang dilakukan oleh Siti Mukhlifah menunjukkan bahwa banyaknya ibu hamil yang memiliki konsumsi asam folat dapat terjadi Pendidikan lingkungan ibu bekerja yang tidak informasi/ bahkan ibu yang tidak Ibu memahami maksud pemberian asam folat yang diberikan kepada mereka, kurangnya keaktifan ibu hamil dalam mengikuti berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan atau kelas ibu hamil yang membuat ibu hamil tidak terpapar informasi Tingkat kepatuhan ibu hamil trimester 1 dalam mengkonsumsi asam folat Hasil menunjukkan kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi Notoatmojo 201415 menyatakan bahwa Tingkat Pendidikan akan Tingkat berpengaruh pada pola pikirnya pendidikan seseorang maka akan kemampuan mereka dalam menerima informasi dan menerapkannya akan lebih mudah dalam kehidupan seharihari. responden, berdasarkan hasil Kesimpulan Gambaran Tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi asam folat di wilayah kerja Puskesmas Gamping II. Berdasarkan usia responden yang berusia 22-27 tahun sebanyak 46,875% . , usia >27 sebanyak 40,625% . , dan 12,5% . Berdasakan responden yang mengisi kuisoner mayoritas berpendidikan SMA/SMK . , berpendidikan SD dan SMP sejumlah 12,5% . , dan 12,5% . Berdasarkan pekerjaan responden yang mengisi kuisoner mayoritas bekerja/IRT sebanyak 62,5% . Responde. KESIMPULAN Pada penelitian ini jumlah responden yang didapatkan dari data primer melalui kuisoner di Puskesmas Gamping II dan Puskesmas Gamping responde. , pekerja informal sebanyak 21,875% . , dan pekerja formal sebanyak 15,625% . mengisi kuisoner mendapatkan hasil semua responden patuh/ya mengkonsumsi asam folat 100% . dan yang tidak patuh/tidak 0% . membekali suami atau anggota keluarga kartu kendali asupan suplemen yang harus divalidasi kunjungan Antenatal Care (ANC). Penelitian Lanjutan Sehubungan dengan temuan penelitian ini, peneliti selanjutnya disarankan eksperimental mengenai efektivitas media edukasi interaktif . eperti video animasi atau aplikasi seluler perubahan perilaku kepatuhan ibu. Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam guna mengeksplorasi hambatan psikologis, persepsi, atau mitos mengonsumsi asam folat secara Penelitian mendatang juga pelayanan dan pengaruh dukungan tenaga kesehatan secara lebih SARAN Implikasi dan Pengembangan Program Kesehatan Pihak Puskesmas Gamping II disarankan untuk mengintegrasikan sistem pengingat minum obat . eminder syste. berbasis digital, seperti pengoptimalan grup WhatsApp meminimalkan faktor "lupa" yang sering menjadi kendala kepatuhan pada trimester pertama. Secara operasional, bidan atau petugas gizi dapat memberikan edukasi yang lebih spesifik mengenai teknik meminimalkan mual, misalnya dengan menyarankan konsumsi asam folat sesaat sebelum tidur. Selain UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan terima sebesar-besarnya Kepala Puskesmas Gamping II beserta staf dan tenaga bantuannya dalam memfasilitasi Apresiasi tulus juga disampaikan kepada seluruh ibu hamil yang telah bersedia menjadi responden dan berpartisipasi aktif dalam penelitian ini. Selain itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada [Nama Institusi/Universita. atas diberikan, serta kepada [Sebutkan Nama Dosen Pembimbing/Rekan Peneliti jika ad. yang telah memberikan arahan serta masukan konstruktif dalam penyelesaian Ibu Hamil dan Janin (Literature Revie. Jurnal Sehat Masada, 16. , 9-17. BPS - Statistics Indonesia. Angka Kematian Bayi (AKB) Per 1000 Kelahiran . Hidup Menurut Provinsi 20122017. Retrieved https://w. id/indicator/30/1584/ 1/angka-kematian-bayi-akbper1000-kelahiran-hidupmenurut provinsi. Darwanty. Jundra, and Ari Antini. "Kontribusi Asam Folat Dan Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Terhadap Pertumbuhan Otak Janin Di Kabupaten Karawang Tahun Jurnal Kesehatan Reproduksi 3. : 82-90. Delyka. Yulita. Vina. & Sadilah. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Kebutuhan Asam Folat Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 8. , 312Ae318. Fikri. Ikhsanul, et al. "Gambaran Kepatuhan Antenatal Care dan Konsumsi Asam Folat pada Ibu dengan Anak Bibir Sumbing di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh Tahun 2022. " Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika 1 . : 1-10. Fikri. Ikhsanul, "Gambaran Kepatuhan Antenatal Care dan Konsumsi Asam Folat pada Ibu dengan Anak Bibir Sumbing di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh Tahun Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika 1 . : 1-10. Mulalinda. Ahmar. PENGUNGKAPAN KONFLIK KEPENTINGAN DAN SUMBER DANA Penulis menyatakan bahwa hingga penyusunan artikel ini tidak terdapat konflik kepentingan, baik dengan pihak mana pun yang dapat memengaruhi objektivitas hasil Seluruh penelitian ini dilaksanakan dengan pembiayaan secara mandiri oleh dukungan dana dari instansi eksternal, lembaga donor, maupun sponsor tertentu REFERENSI