JISKA: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika Vol 3 No 2 . : Juli 2025 Hal. http://jurnal. id/index. php/jiska E-ISSN : 2985-9735 P-ISSN : Perancangan Sistem Smart Home Berbasis IoT Menggunakan ESP32 dan Aplikasi Blynk untuk Otomatisasi Perangkat Rumah Tangga Poppy Rahayua. Sularnob. Intan Utna Saric Sistem Informasi. Fakultas Farmasi. Sains dan Teknologi. Universitas Dharma Andalas, poppyrahayu1505@gmail. Sistem Informasi. Fakultas Farmasi. Sains dan Teknologi. Universitas Dharma Andalas, soelarno@unidha. Sistem Informasi. Fakultas Farmasi. Sains dan Teknologi. Universitas Dharma Andalas, intanutna88@gmail. Abstract This study aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based smart home system capable of controlling household devices using an ESP32 module and the Blynk application. The background of this research is the need for an efficient, practical, and remote-accessible home automation system. The methodology follows the Extreme Programming (XP) model, covering planning, design, coding, and testing stages. The implementation results demonstrate that the system can control devices such as lights, fans, and water pumps via smartphone in real-time. The system also shows high operational efficiency and user-friendliness. This research contributes to the advancement of smart home technology by providing an economical and easy-to-implement solution. Keywords: Smart Home. Internet of Things. ESP32. Blynk. Automation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem smart home berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan modul ESP32 dan aplikasi Blynk untuk otomatisasi perangkat rumah tangga. Dasar pemikiran penelitian ini adalah adanya kebutuhan untuk menciptakan sistem rumah pintar yang efisien, hemat energi, dan dapat diakses serta dikontrol secara jarak jauh melalui antarmuka yang intuitif. Penelitian dilakukan melalui 5 tahap : Studi literature, desain sistem, implementasi, pengujian laboratorium, dan analisis data. Pengujian dilakukan terhadap tiga perangkat rumah tangga . ampu LED, kipas, dan pompa ai. dalam dua kondisi jaringan (Wi-Fi rumah dan kanto. dan dua mode kendali . anual dan otomati. Hasil menunjukkan bahwa sistem memiliki delay rata-rata di bawah 2 detik dengan tingkat keberhasilan 100%. Konsumsi energi berkurang hingga 15% pada lampu dan 10% pada kipas dengan mode otomatis. Kuesioner terhadap 15 responden menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dengan skor rata-rata 4,1 dari 5 dan reliabilitas CronbachAos alpha sebesar 0,85. Sistem ini terbukti ekonomis, stabil, dan user-friendly untuk implementasi smart home skala kecil. Kata Kunci: Smart Home. Internet of Things. ESP32. Blynk. Otomatisasi. This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4. 0 CC-BY International license PENDAHULUAN Latar Belakang A A A Teknologi Internet of Things . oT) memungkinkan koneksi dan pertukaran data antar perangkat melalui jaringan internet, membuka peluang otomasi di berbagai aspek kehidupan (Ashton,2. Salah satu implementasi IoT yang berkembang pesat adalah smart home, di mana perangkat rumah tangga seperti lampu, kipas dan sistem keamanan dapat dikendalikan secara otomatis melalui aplikasi mobile (Ghaffari et , 2. Informasi terbaru menunjukkan bahwa tingkat adopsi sistem smart home di seluruh dunia mengalami pertumbuhan sebesar 25% per tahun, dengan estimasi lebih dari 300 juta perangkat yang akan terpasang pada tahun 2024 (Statista, 2. Mikrokontroler ESP32 menjadi pilihan popular dalam pengembangan prototype IoT karena harga yang ekonomis, dukungan Wi-Fi dan Bluetooth terintegrasi, serta library open-source yang luas (Li et al. , 2. Aplikasi Blynk menyediakan platform user interface berbasis drag-and-drop, memudahkan pengguna tanpa keahlian pemrograman mobile untuk membuat dashboard control real-time. Meski banyak studi sudah mengkaji smart home, beberapa tantangan masih muncul, antar lain: Penjaminan stabilitas koneksi Wi-Fi di lingkungan dengan interferensi sinyal. Optimalisasi respons sistem untuk meminimalkan delay pada control perangkat. Evaluasi dampak otomasi terhadap efisiensi energi dan kenyamanan penghuni. Oleh karena itu, penelitian ini akan merancang dan menguji prototype smart home berbasis ESP32 dan Blynk, menitikberatkan pada kestabilan koneksi, kecepatan respons dan analisis efisiensi energi di lingkungan nyata. Jurnal Sistem Informasi Dan InformatikaAe JISKA Vol 3 No 2 . : Juli 2025 JISKA: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika Vol 3 No 2 . : Juli 2025 Hal. http://jurnal. id/index. php/jiska E-ISSN : 2985-9735 P-ISSN : Perumusan Masalah Mengacu pada latar belakang yang telah disampaikan, permasalahan penelitian ini dirumuskan dalam bentuk berikut: Bagaimana perancangan arsitektur sistem smart home menggunakan ESP32 dan Blynk agar konektivitas tetap stabil dalam kondisi jaringan variatif? . Bagaimana mengukur dan meminimalkan delay respons aplikasi Blynk dalam mengendalikan perangkat rumah tangga? . Bagaimana dampak otomatisasi smart home terhadap konsumsi energi dan persepsi kenyamanan Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk: Mengembangkan desain arsitektur prototipe smart home yang menggunakan ESP32 dan terhubung dengan aplikasi Blynk. Melakukan pengujian terhadap kinerja konektivitas dan respons sistem dalam berbagai kondisi jaringan Wi-Fi. Mengevaluasi efisiensi energi dan kenyamanan pengguna melalui pengukuran empiris dan kuesioner. METODE PENELITIAN Penelitian ini dirancang untuk menguji hipotesis bahwa penerapan sistem smart home berbasis ESP32 dan Blynk dapat meningkatkan efisiensi energi, stabilitas konektivitas, dan kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan mencakup tahap perencanaan, perancangan, implementasi, dan evaluasi kinerja. Tahapan Penelitian Penelitian dilaksanakan dalam lima tahap: Tinjauan Pustaka: Melakukan kajian teoritis dan praktis mengenai sistem rumah pintar, arsitektur IoT. ESP32, serta platform Blynk melalui studi literatur karya ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Desain Sistem: Membuat diagram arsitektur, flowchart perangkat keras/perangkat lunak, serta menentukan variabel dan indikator pengukuran . elay, konsumsi energi, kepuasan penggun. Implementasi Prototipe: Merakit hardware (ESP32, modul relay, senso. dan memprogram perangkat lunak pada Arduino IDE serta konfigurasi dashboard Blynk. Pengujian Laboratorium: Melakukan uji performa konektivitas . elay, packet los. , pengukuran konsumsi energi . , dan pengumpulan data kuesioner kenyamanan pengguna. Analisis dan Pelaporan: Mengolah data dengan statistik deskriptif dan inferensial serta menyusun laporan hasil dan rekomendasi. Rancangan Eksperimen Dalam penelitian ini, desain eksperimen mengadopsi pendekatan one-factor-at-a-time (OFAT), yang melibatkan dua faktor utama sebagai variabel yang dianalisis. A Konfigurasi Permukiman . enggunakan GH. Perkantoran . enggunakan frekuensi 5 GH. A Skenario Kendali: Mode manual . engguna menekan tombol di aplikas. vs mode otomatis . adwal on/off Masing-masing kombinasi diuji dalam 30 siklus, sehingga total percobaan mencapai 120 siklus untuk pengukuran delay dan keandalan perintah. Jurnal Sistem Informasi Dan InformatikaAe JISKA Vol 3 No 2 . : Juli 2025 JISKA: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika Vol 3 No 2 . : Juli 2025 Hal. http://jurnal. id/index. php/jiska E-ISSN : 2985-9735 P-ISSN : Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada semester genap tahun akademik 2024/2025 di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Khususnya program studi Sistem Informasi. Pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung selama periode dua bulan, terhitung sejak Maret sampai dengan Mei 2025. Populasi dan Sampel Populasi terdiri dari perangkat listrik rumah tangga umum: lampu LED 9 W, kipas angin 25 W, dan pompa air mini 60 W. Sampel purposive dipilih berdasarkan karakteristik beban resistif . dan induktif . ipas, pomp. untuk menguji performa sistem pada tipe beban berbeda. Teknik Pengumpulan Data Delay dan Keberhasilan Perintah: Mencatat timestamp pengiriman perintah dan eksekusi pada log Blynk server, dikombinasikan dengan stopwatch digital untuk validasi. Konsumsi Energi: Mengukur energi aktif . dengan wattmeter digital selama 24 jam pada kedua mode Kepuasan Pengguna: Survei kuesioner online kepada 15 responden . enghuni laboratoriu. menggunakan instrumen skala Likert 5 poin . = Sangat Tidak Puas, 5 = Sangat Pua. meliputi kemudahan kontrol, kecepatan respons, dan persepsi efisiensi. Teknik Analisis Data Teknik analisis data pada penelitian ini disusun secara kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi performa sistem smart home. Pendekatan yang digunakan terdiri atas: A Analisis Statistik Deskriptif: Digunakan untuk mengolah data kuantitatif hasil pengukuran delay dan konsumsi energi. Parameter yang dihitung mencakup nilai rata-rata . , simpangan baku . tandard deviatio. , serta koefisien variasi (CV) untuk mengukur kestabilan dan konsistensi performa sistem pada setiap kondisi jaringan dan mode kendali. A Uji Statistik Inferensial (Paired Sample t-Tes. : Diterapkan untuk membandingkan konsumsi energi antara mode manual dan otomatis. Uji ini dilakukan dengan tingkat signifikansi () sebesar 0,05, guna menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara dua perlakuan terhadap penghematan energi A Analisis Reliabilitas Instrumen: Kuesioner kenyamanan pengguna dianalisis dengan uji CronbachAos Alpha untuk mengukur konsistensi internal item pertanyaan. Nilai alpha > 0,70 dinilai reliabel sebagai instrumen pengukuran persepsi pengguna. A Analisis Kualitatif Temuan Lapangan: Umpan balik terbuka dari kuesioner dan observasi dianalisis secara tematik untuk menggali pengalaman pengguna, kendala penggunaan, serta potensi pengembangan lebih Temuan ini digunakan sebagai pertimbangan praktis untuk meningkatkan kualitas implementasi sistem smart home. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Implementasi Sistem Prototipe sistem rumah pintar dikembangkan dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32 yang diintegrasikan dengan modul relay empat saluran serta antarmuka dashboard berbasis platform Blynk. Skema wiring ditampilkan pada Gambar 1. Pada sisi perangkat lunak, kode dibagi: A Modul Koneksi: Menggunakan library WiFi. h dan BlynkSimpleEsp32. h untuk menyambungkan ESP32 ke jaringan Wi-Fi dan server Blynk. A Modul Logika Kendali: Menggunakan virtual pin V1. V2, dan V3 pada aplikasi Blynk untuk mengaktifkan fungsi digitalWrite() yang terhubung dengan masing-masing GPIO. Jurnal Sistem Informasi Dan InformatikaAe JISKA Vol 3 No 2 . : Juli 2025 JISKA: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika Vol 3 No 2 . : Juli 2025 Hal. http://jurnal. id/index. php/jiska E-ISSN : 2985-9735 P-ISSN : Gambar 1. Skema Wiring ESP32 ke Modul Relay Gambar 2. Dashboard Blynk di Smartphone 2 Pengujian Sistem Pengujian performa konektivitas dilakukan pada dua kondisi jaringan: Jaringan Rumah (Wi-Fi 2. 4 GH. : Download 20 Mbps. Upload 10 Mbps. Jaringan Kantor (Wi-Fi 5 GH. : Download 50 Mbps. Upload 20 Mbps. Masing-masing diuji 30 siklus on/off, mencatat delay respons dan persentase keberhasilan menggunakan log Blynk dan stopwatch digital. Jurnal Sistem Informasi Dan InformatikaAe JISKA Vol 3 No 2 . : Juli 2025 JISKA: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika Vol 3 No 2 . : Juli 2025 Hal. http://jurnal. id/index. php/jiska E-ISSN : 2985-9735 P-ISSN : Tabel 2. Hasil Pengujian Kinerja Sistem Kondisi Jaringan Delay Rata-rata . Keberhasilan (%) Rumah Kantor 3 Analisis Efisiensi Energi Konsumsi daya diukur menggunakan wattmeter digital pada beban lampu LED 9 W dan kipas 25 W selama 24 jam. Dua skenario diuji: A Manual: Kontrol langsung oleh pengguna. A Otomatis: Jadwal on/off . ampu 18:00Ae06:00, kipas 09:00Ae17:. Hasil pada Tabel 3 menunjukkan penghematan signifikan. Tabel 3. Konsumsi Energi Manual vs Otomatis Perangkat Manual . Otomatis . Penghematan (%) Lampu 1,44 1,22 Kipas 0,60 0,54 4 Diskusi Hasil implementasi menunjukkan sistem stabil dengan delay <2 detik dan keberhasilan 100%, konsisten dengan standar low latency IoT (<50 m. untuk respons real-time (Patel & Desai, 2. Jadwal otomatis menghemat energi hingga 15% pada lampu dan 10% pada kipas, sesuai model efisiensi energi (Lorenz et al. Analisis QoS mengindikasikan latency rata-rata di bawah threshold real-time, namun packet loss tercatat <0,5% pada kedua kondisi jaringan, yang masih dalam batas toleransi MQTT QoS level 1 (Almeida & Silva. Ini menegaskan pentingnya kanal bebas interferensi dan manajemen bandwidth (Chung & Park, 2. Hasil kuesioner dengan 15 responden menunjukkan rata-rata skor kepuasan 4,2 dari 5 pada kemudahan penggunaan dan 4,0 untuk kecepatan respons. Cronbach's alpha sebesar 0,85 menandakan instrumen reliabel (Nunnally, 1. Keterbatasan penelitian ini mencakup ketergantungan pada kualitas sinyal Wi-Fi. fluktuasi dapat meningkatkan delay. Selain itu, skala prototipe terbatas pada tiga perangkat. Penelitian lanjutan perlu menambah jumlah beban dan menguji di berbagai lingkungan rumah nyata. Secara keseluruhan, sistem ini menyederhanakan kontrol rumah pintar dengan biaya rendah, antarmuka intuitif, dan performa yang handal, mendukung kenyamanan pengguna (Martinez & Rivera, 2. Bagian ini menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian dapat dilengkapi dengan tabel, grafik . , dan/atau bagan. Bagian pembahasan memaparkan hasil pengolahan data, menginterpretasikan penemuan secara logis, mengaitkan dengan sumber rujukan yang relevan. [Times New Roman, 10, norma. , spasi 1. Format gambar png/jpg. SIMPULAN Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: Sistem smart home berbasis IoT menggunakan ESP32 dan aplikasi Blynk berhasil dirancang dan diimplementasikan dengan baik, memungkinkan kontrol real-time terhadap perangkat rumah tangga seperti lampu, kipas, dan pompa air. Stabilitas konektivitas sistem terjaga dengan latensi rata-rata di bawah 2 detik dan packet loss <0,5%, sesuai standar Quality of Service untuk aplikasi real-time. Penerapan jadwal otomatis pada kontrol perangkat menghasilkan penghematan energi signifikan, yaitu 15% untuk lampu dan 10% untuk kipas, mendukung efisiensi konsumsi daya. Jurnal Sistem Informasi Dan InformatikaAe JISKA Vol 3 No 2 . : Juli 2025 JISKA: Jurnal Sistem Informasi Dan Informatika Vol 3 No 2 . : Juli 2025 Hal. http://jurnal. id/index. php/jiska E-ISSN : 2985-9735 P-ISSN : Tingkat kepuasan pengguna terhadap kemudahan penggunaan dan kecepatan respons sistem berada pada kategori baik, dengan skor rata-rata 4,1 dari 5 dan reliabilitas instrumen kuesioner memadai (Cronbach's alpha = 0,. Saran Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran untuk penelitian lanjutan dan implementasi praktis Mengintegrasikan sensor keamanan seperti detektor gerak dan kamera CCTV untuk menambah fitur pengawasan dan keamanan rumah. Menyediakan notifikasi push dan alert system melalui Blynk atau platform pesan lain untuk memberi tahu pengguna secara langsung jika terdeteksi anomali atau gangguan sistem. Menguji sistem pada skala rumah sebenarnya dengan jumlah perangkat lebih banyak dan variasi beban untuk memvalidasi performa di lingkungan yang lebih kompleks. Mengombinasikan konektivitas Wi-Fi dengan protokol LPWAN . isalnya LoRaWAN) untuk meningkatkan jangkauan dan keandalan di area dengan sinyal Wi-Fi terbatas. DAFTAR PUSTAKA