Jurnal AUDHI Vol. No. Januari 2026. Pages 133-141 p-ISSN: 2662-2469. e-ISSN: 2774-8243 https://jurnal. id/index. php/AUDHI Pemanfaatan Media Digital Sebagai Alat Pembelajaran Interaktif Bagi Anak Usia Dini Nashwa Sausan Najibah1. Tiara Salma Rahayu2. Nailatul Tazkiyah3 1,2,3 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Surabaya. Jl Lidah Wetan. Lidah Wetan. Kec. Lakarsantri. Kota Surabaya. Jawa Timur 60213 Email: 25010684010@mhs. Abstrak - Anak usia dini berada pada tahap perkembangan praoperasional sehingga proses pembelajaran perlu dirancang dengan mengedepankan pengalaman belajar yang konkret, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Pemanfaatan media digital dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) semakin meluas, namun kajian yang menempatkannya dalam kerangka holistikintegratif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian dilakukan dengan menelaah artikel ilmiah yang relevan menggunakan basis data Publish or Perish dan Google Scholar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh 20 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2021Ae2025. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi jenis media digital, pola pemanfaatan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital yang digunakan dalam pembelajaran anak usia dini meliputi aplikasi edukatif, multimedia interaktif, platform pembelajaran daring, media visual digital, dan game edukatif, dengan aplikasi edukatif interaktif sebagai media yang paling dominan karena mendukung pembelajaran berbasis bermain dan eksplorasi. Namun, sebagian penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital belum sepenuhnya diimbangi dengan interaksi sosial langsung dan pendampingan orang dewasa. Penelitian ini merumuskan prinsip pemanfaatan media digital yang menekankan kesesuaian dengan perkembangan anak, interaktivitas, serta peran guru dan orang tua dalam pendampingan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD akan efektif apabila diterapkan secara seimbang, kontekstual, dan terintegrasi dengan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak secara Kata kunci Ae Holistik-Integratif. Media Digital. Pendidikan Anak Usia Dini. Systematic Literature Review Abstract - Early childhood is in the preoperational developmental stage. therefore, learning processes need to be designed by emphasizing concrete, meaningful experiences that align with childrenAos developmental characteristics. The use of digital media in early childhood education (ECE) has increased significantly. however, comprehensive studies that position digital media within a holisticintegrative ECE framework remain limited. This study aims to comprehensively analyze the use of digital media in early childhood learning through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method involved reviewing relevant scientific articles obtained from the Publish or Perish database and Google Scholar. Data were collected through systematic searching and selection based on inclusion and exclusion criteria, resulting in 20 scientific articles published between 2021 and 2025. Data analysis was conducted using thematic analysis to identify types of digital media, utilization patterns, and supporting as well as inhibiting factors in ECE learning. The results indicate that digital media used in early childhood learning include educational applications, interactive multimedia, online learning platforms, digital visual media, and educational games, with interactive educational applications being the most dominant due to their support for play-based and exploratory learning. However, several studies indicate that digital media use has not been adequately balanced with direct Received 17 Desember 2025. Accepted 30 Januari 2026. Published 31 Januari 2026 Najibah. Rahayu. Tazkiyah. Vol. 08 No. 02, 2026, pp. social interaction and adult guidance. This study formulates principles for digital media utilization that emphasize developmental appropriateness, interactivity, and the roles of teachers and parents in assisting children. In conclusion, the effective use of digital media in early childhood education requires balanced, contextual, and integrated implementation within a learning environment that supports childrenAos holistic development. Keywords Ae Holistic-Integrative. Digital Media. Early Childhood Education. Systematic Literature Review PENDAHULUAN erkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD) (Abriyanto et , 2021. Alivia et al. , 2025. Amalia, 2. Anak-anak tumbuh di lingkungan yang akrab dengan perangkat digital, sehingga cara mereka belajar dan berinteraksi turut berubah. Media digital, bila digunakan secara tepat, berpotensi menjadi sarana pembelajaran yang relevan dengan kehidupan anak, namun tetap harus disesuaikan dengan karakteristik perkembangan mereka (Adistiarachma & Alia, 2024. Firdaus & Prasetyo, 2. Anak usia dini berada pada masa golden age, periode di mana mereka sangat peka terhadap stimulasi dan belajar melalui pengalaman konkret, eksplorasi, permainan, serta rangsangan visual dan auditorial (Cahayanti & Ambara. Hendraningrat & Fauziah, 2. Media digital multisensori, seperti aplikasi edukatif dan multimedia interaktif, dapat mendukung perkembangan literasi, bahasa, kognitif, motorik halus, dan sosial-emosional anak (Bae et al. Choi et al. , 2025. Efriyani & Nurrahmawati, 2. Penggunaan media digital harus tetap diawasi, memperhatikan keamanan konten, durasi, dan keseimbangan dengan interaksi sosial langsung, karena efektivitasnya sangat bergantung pada pendampingan orang dewasa (Putra et al. , 2023. Riady, 2. Dalam kerangka holistik-integratif PAUD, pemanfaatan media digital tidak dapat dipisahkan dari peran guru, orang tua, dan lingkungan belajar (Galatea et al. , 2022. Hasni et al. , 2023. Rahmadani & Masamah, 2. Guru pendampingan dan penguatan di rumah, dan lingkungan belajar yang adaptif terhadap Sinergi ketiga unsur ini menjadi kunci agar media digital berfungsi sebagai sarana edukatif yang seimbang. Penelitian pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD secara sistematis, mencakup jenis media, kontribusi terhadap perkembangan anak, serta implikasinya dalam kerangka holistik-integratif. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menelaah secara menyeluruh berbagai studi mengenai pemanfaatan media digital sebagai alat pembelajaran interaktif pada anak usia dini (Faizatunisa & Kuniati, 2024. Sarjani et al. Torres et al. , 2. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan penelusuran literatur yang tersebar, pemetaan pola umum, serta sintesis temuan terkait jenis media, bentuk implementasi, dan dampaknya terhadap perkembangan anak (Faizatunisa & Kuniati. Riady, 2021. Yuriansa et al. , 2. Pencarian literatur dilakukan melalui Publish or Perish dengan basis data utama Google Scholar, karena kedua alat ini memudahkan penelusuran artikel secara luas dan efisien (Isrofah et al. Pawitri et al. , 2. Kata kunci yang Aumedia digitalAy. Aupembelajaran interaktifAy, dan Auanak usia diniAy, dengan rentang publikasi 2021Ae2025, untuk memastikan literatur yang diperoleh relevan dan mencerminkan perkembangan penelitian terbaru (Jumiati et al. , 2022. Rahman & Wulan, 2023. Sarjani et al. , 2. Kriteria inklusi mencakup: . penelitian yang membahas pemanfaatan media digital pada anak usia dini, . publikasi antara 2021Ae2025, . penelitian primer atau kajian dengan data empiris, dan . artikel yang tersedia dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Kriteria eksklusi meliputi: . artikel duplikat, . topik tidak relevan dengan pembelajaran anak usia dini, . publikasi berupa opini atau editorial tanpa data Received 17 Desember 2025. Accepted 30 Januari 2026. Published 31 Januari 2026 Najibah. Rahayu. Tazkiyah. Vol. 08 No. 02, 2026, pp. empiris, dan . metodologi yang tidak memadai atau tidak jelas (Faizatunisa & Kuniati, 2024. Sarjani et al. , 2. Proses Systematic Literature Review (SLR) dimulai dengan identifikasi 430 artikel dari Google Scholar melalui Publish or Perish. Pada tahap screening, judul dan abstrak dinilai relevansinya sehingga 264 artikel dikeluarkan karena tidak memenuhi kriteria inklusi atau merupakan duplikasi. Selanjutnya, pada tahap eligibility, 166 artikel diuji kelayakannya melalui teks lengkap, dan 83 artikel dikeluarkan karena metodologi tidak memadai atau fokus penelitian tidak sesuai. Setelah melalui tahapan ini, 20 artikel dipilih sebagai dasar analisis literatur sistematis terkait pemanfaatan media digital pada PAUD (Abriyanto et al. , 2021. Alivia et al. , 2025. Faizatunisa & Kuniati, 2. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan mengelompokkan temuan berdasarkan jenis media, tujuan pembelajaran, dan aspek perkembangan anak yang dipengaruhi. Sintesis juga memperhatikan pendampingan guru dan orang tua serta kesesuaian konten sebagai faktor penting keberhasilan implementasi media digital (Hasni et al. , 2023. Isrofah et al. , 2022. Mahardika et al. , 2025. Pawitri et al. , 2. selaras dengan pedoman PRISMA Gambar 1. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah melakukan tahap identifikasi dan menyaring 430 artikel, peneliti menghasilkan 20 artikel yang layak kemudian dimasukkan ke dalam tabel literature review yang ditunjukkan pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Tabel Judul Penelitian Metode Pendidikan Era Digital (Fokus: Aplikasi Media Pembelajara . (Riady. Kualitatif Pembelajara n Berbasis Media Digital pada Anak Usia Dini di Era Revolusi Industri 4. (Isrofah et , 2. Kualitatif Anak Pengemban gan Media Pembelajara Digital untuk Anak Usia Dini (Jumiati et , 2. Kualitatif Anak Identification Data yang diidentifikasi melalui Google Scholar . Subjek Penelit Anak Screening Data yang disaring relevansi dengan . Artikel uji kelayakan Artikel exclude . Hasil dari tidak ada minat . Eligibility Artikel teks di nilai untuk eligibility . Hasil exclude . Tidak sesuai dengan topik Adanya data yang sama Include Data studi yang termasuk . Hasil Utama Aplikasi . ouchscreen app. an kognitif dan literasi, dan bahasa, lebih efektif Aplikasi (YouTube. ScratchJr. Zoom. Google Meet, game n daring dan anak, efektif orang tua. Multimedia (Adobe Flash: teks, belajar aktif, minat, daya ingat, dan Gambar 1. PRISMA Received 17 Desember 2025. Accepted 30 Januari 2026. Published 31 Januari 2026 Najibah. Rahayu. Tazkiyah. Vol. 08 No. 02, 2026, pp. Judul Penelitian Metode Pendamping Pemanfaata Media Pembelajara n Berbasis Learning Apps untuk Mengoptim Keterampila Guru Pelaksanaan Pembelajara n Anak Usia Dini di Era Digital (Hasni et al. Membangun Minat Belajar Anak Usia Dini melalui Penggunaan Media Digital: Sebuah Refleksi Spiritualitas Pendidikan Kristiani (Simaremar e & Palyn. Pemanfaata Media Pembelajara n Berbasis Android pada Anak Usia Dini (Rahmadani & Masamah. Kuantitatif Optimalisasi Kemampua Literasi Anak Usia Dini melalui Pemanfaata Media Gawai (Amalia. Kualitatif Kualitatif Kualitatif Subjek Penelit Guru PAUD/ Anak PAUD Anak Anak Hasil Utama Judul Penelitian Metode Learning Apps berbasis ICT digital yang menarik dan Penerapan Media Visual untuk Memudahka Pembelajara n Anak Usia Dini (Herawati & Rahmansya h, 2. Kualitatif Systematic Literature Review: Efektivitas Penggunaan Game Digital Pembelajara n Anak Usia Dini (Faizatunisa & Kuniati. Kualitatif Anak Efektivitas Penggunaan Media FunWords bagi Anak Usia Dini (Nadhifa & Prastihastari , 2. Kuantitatif Anak Pemanfaata Media Digital Interaktif Meningkatk an Literasi Awal Anak Usia Dini (Yuriansa et , 2. Kualitatif Anak Pemanfaata Penggunaan Media Digital yang Aman dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Pawitri et , 2. Kualitatif Anak Media . aptop, video. TV an motivasi anak dalam Kristen. Aplikasi Android . Gadget . uzzle, an kosa kata, literasi, dan n berbahasa an orang tua. Received 17 Desember 2025. Accepted 30 Januari 2026. Published 31 Januari 2026 Subjek Penelit Anak Hasil Utama Media . ambar, daya serap, daya ingat, dan motivasi Game . dutainmen DGBL) kritis, efektif guru/orang FunWords (PowerPoint Inggris, ingat visualauditori. Aplikasi an literasi awal, minat n berbahasa. Aplikasi ramah anak an literasi Najibah. Rahayu. Tazkiyah. Vol. 08 No. 02, 2026, pp. Judul Penelitian Metode Implementa Pembelajara n Interaktif Berbasis Digital Pembelajara n Anak Usia Dini (Rahmawan ti et al. Kualitatif Multimedia Interaktif Meningkatk Kmemampu Pengukuran Anak Usia Dini (Rahmawati & Mayar. Kreativitas Digital Media Pembelajara SosialEmosional Anak (Alivia , 2. Kuantitatif Media Digital pada Pembelajara Multikultura l di Sekolah Multi-Etnis (Mahardika et al. , 2. Kualitatif Transformas Pembelajara Literasi Anak Usia Dini Melalui Kualitatif Kualittatif Subjek Penelit Anak PAUD Anak Anak Anak PAUD Anak Hasil Utama kritis, tanpa YouTube. Duolingo. Epic! dan motivasi kan materi. Multimedia . ame, flash car. Aplikasi an empati, emosi, dan efektif bila tua/guru. Animated Drawing . ambar budaya, dan n inklusif. Video animasi dan e-book flip PDF Judul Penelitian Metode Subjek Penelit Media Digital TK PPK 1 Bangilan (Novitasari et al. , 2. Penggunaan Media Digital Storytelling Interaktif: Pemahaman Nilai Ae Nilai Moral Anak Usia Dini Di Bhayangkar i 3 Kota Pekanbaru (Suharni. Fadillah Siti. Kualitatif Anak Effectivenes s of Using Interactive Multimedia For Early Childhood Learning (Firdaus & Prasetyo. Kuantitatif Anak Can a Tablet Game That Boosts Kindergarte n Phonics (Potier Watkins & Dehaene. Kuantitatif Anak Hasil Utama gadget tidak Aplikasi (ChatterKi. nilai moral aktif anak Multimedia . ame, flash car. dan motivasi sesuai tahap an anak. Game tablet (Kalulu Phonic. fonem dan Dari 20 artikel yang dianalisis, ditemukan bahwa media digital dalam pembelajaran anak usia dini terdiri dari lima kategori utama: aplikasi edukatif interaktif, multimedia interaktif, platform pembelajaran daring, media visual, dan game edukatif digital. Aplikasi edukatif interaktif Aplikasi berbasis Android atau iOS menjadi media yang paling banyak digunakan. Media ini dirancang untuk mendorong anak belajar secara eksploratif melalui aktivitas bermain sambil dipantau orang dewasa. Yuriansa et al. , . Received 17 Desember 2025. Accepted 30 Januari 2026. Published 31 Januari 2026 Najibah. Rahayu. Tazkiyah. Vol. 08 No. 02, 2026, pp. menemukan bahwa penggunaan aplikasi seperti game edukatif, video animasi, dan e-book interaktif efektif meningkatkan literasi awal, keterampilan berbahasa, serta minat baca anak usia 3Ae6 tahun. Alivia et al. , . menambahkan bahwa aplikasi seperti Toca Life dan Sesame Street: Breathe. Think. Do membantu anak mengenali dan mengelola emosi, keterampilan sosial. Rahmadani & Masamah . melaporkan bahwa media ini meningkatkan motivasi belajar karena dianggap menarik dan menyenangkan oleh peserta didik. Multimedia interaktif. Media seperti PowerPoint animatif (FunWord. Adobe Flash, dan video pembelajaran, menggabungkan elemen visual, audio, dan animasi sehingga memudahkan anak memahami konsep abstrak. Studi yang dilakukan oleh Nadhifa & Prastihastari . menunjukkan bahwa FunWords meningkatkan pemahaman kosakata bahasa Inggris dasar anak usia 4Ae5 Sementara itu. Jumiati et al. , . melaporkan bahwa Adobe Flash efektif dalam mengenalkan konsep hewan, tumbuhan, dan lingkungan, serta menumbuhkan minat belajar dan daya ingat anak melalui animasi dan musik. Platform pembelajaran daring Platform seperti Zoom. Google Meet. YouTube. Duolingo, dan Epic! memfasilitasi interaksi belajar jarak jauh. Isrofah et al. , . menyatakan media ini mendukung pembelajaran interaktif bila guru dan orang tua aktif Rahmawanti et al. , . memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan anak. Media visual Gambar, animasi, dan video edukatif, digunakan memperkuat imajinasi anak. Menurut Herawati & Rahmansyah . , media visual meningkatkan pemahaman konsep, daya ingat, dan motivasi belajar. Mahardika et al. , . menambahkan bahwa animated drawing mendukung pemahaman nilai multikultural melalui aktivitas menyanyi, mengenakan pakaian adat, dan tarian tradisional. Game edukatif digital Edutaiment memiliki peran penting dalam mengembangkan literasi, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis anak, terutama bila disertai pendampingan guru atau orang tua (Faizatunisa & Kuniati, 2. Game ini memungkinkan anak belajar melalui pemecahan masalah dan narasi interaktif, sesuai prinsip constructivist learning yang menekankan pengalaman langsung dan keterlibatan aktif anak. Hasil pemanfaatan media digital sebagai alat pembelajaran interaktif bagi anak usia dini telah diterapkan melalui berbagai jenis media yang dirancang sesuai karakteristik dan kebutuhan belajar anak. Aplikasi edukatif interaktif, multimedia animatif, serta game edukatif digital memungkinkan anak terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan bermain yang terarah (Yuriansa et al. , 2. Media-media tersebut memadukan unsur visual, audio, dan interaksi sehingga membantu anak memahami konsep secara lebih konkret, meningkatkan literasi awal, kemampuan berbahasa, serta menumbuhkan minat dan motivasi belajar (Alivia et al. , 2025. Yuriansa et , 2. Interaktivitas yang diterapkan menjadikan anak tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi sebagai subjek pembelajaran yang aktif mengeksplorasi dan membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung (Alivia et al. , 2. Selain mendukung aspek kognitif, media digital juga berperan dalam pengembangan sosial-emosional, kreativitas, nilai-nilai budaya, dan keterampilan berpikir kritis anak usia dini (Alivia et al. , 2. , serta memungkinkan terjadinya interaksi bermakna antara anak, guru, dan orang tua (Yuriansa et al. Keberhasilan pemanfaatan media digital sangat ditentukan oleh pendampingan orang dewasa, kesesuaian konten dengan tahap perkembangan anak, serta pengelolaan waktu dan aktivitas belajar (Alivia et al. , 2. , sehingga dengan pendekatan yang tepat media digital berfungsi sebagai sarana pembelajaran interaktif yang mendukung proses belajar anak usia dini secara menyeluruh dan berkelanjutan (Alivia et al. Yuriansa et al. , 2. Received 17 Desember 2025. Accepted 30 Januari 2026. Published 31 Januari 2026 Najibah. Rahayu. Tazkiyah. Vol. 08 No. 02, 2026, pp. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media digital sebagai alat pembelajaran interaktif bagi anak usia dini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap proses dan hasil pembelajaran. Beragam jenis media digital, seperti aplikasi edukatif interaktif, multimedia animatif, platform pembelajaran daring, media visual, dan game edukatif, terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Media digital tidak hanya mendukung perkembangan kognitif, bahasa, dan literasi awal, tetapi juga berperan dalam sosial-emosional, kreativitas, nilai budaya, serta keterampilan berpikir kritis anak. Interaktivitas yang dihadirkan melalui media digital menjadikan pembelajaran lebih bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia Namun demikian, efektivitas pemanfaatan media digital sangat bergantung pada pendampingan guru dan orang tua, kesesuaian konten dengan tahap perkembangan anak, serta pengelolaan penggunaan media secara terarah dan bertanggung jawab. Berdasarkan kesimpulan tersebut, disarankan agar pendidik PAUD dapat mengoptimalkan pemanfaatan media digital dengan memilih media yang berkualitas, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Guru diharapkan mampu mengintegrasikan media digital ke dalam kegiatan pembelajaran secara terencana, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai sarana untuk mencapai tujuan Selain itu, keterlibatan orang tua perlu terus ditingkatkan melalui pendampingan aktif dan pengawasan penggunaan media digital di rumah agar selaras dengan pembelajaran di satuan PAUD. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk melakukan penelitian empiris yang lebih mendalam terkait dampak jangka panjang penggunaan media digital terhadap perkembangan anak usia dini, khususnya dalam konteks pembelajaran holistik-integratif dan keseimbangan antara aktivitas digital dan nondigital. DAFTAR PUSTAKA