Jurnal Telematika, vol. 19 no. Institut Teknologi Harapan Bangsa. Bandung e-ISSN: 2579-3772 Evaluasi Pengujian Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT dengan Protokol MQTT Ali Rizal Chaidir#1. Angga Syarif Hidayatullah*2. Satryo Budi Utomo#3. Widya Cahyadi*4. Wahyu Muldayani#5. Syamsul Arifin6. Immawan Wicaksono*7 Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika. Universitas Jember Program Studi Teknik Elektro. Universitas Jember Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung. Universitas Jember Jl. Kalimantan Tegalboto No. Sumbersari. Jember. Indonesia rizal@unej. 2anggasyarifhidayatullah@gmail. 3satryo@unej. 4cahyadi@unej. teknik@unej. teknik@unej. 7immawanw@unej. AbstractAi Freshwater fish farming aims to produce fish. Several techniques can be used for aquaculture. One of the parameters used to determine the cultivation technique is water and feed availability. The success of fish farming is determined by the discipline in the feeding process. Feeding less feed will cause poor water quality. Feeding too little feed will cause fish growth to be slow. A feeding automation technology is needed to overcome these problems. The technology must be adapted to the cultivation technique or the pondAos size. The evaluation process of testing fish-feeding automation tools needs to be done to determine if the tools that have been made can be applied to specific pond sizes or a particular cultivation technique. The automation tool developed in this research consists of an ESP32 controller. BLDC motor, servo motor, and RTC and MQTT protocol for controlling and monitoring. The evaluation was conducted on each subsystem. The device can eject a minimum feed of about 27 grams based on the evaluation results. The feed can be ejected and scattered as far as 140 cm. Data is sent using the MQTT protocol with a delay of 2 seconds. This device can be used for medium-sized ponds, such as 3-meter round ponds, and fish farming with active fish, such as tilapia or catfish. KeywordsAiautomation, feeder. IoT. MQTT. RTC AbstrakAi Budidaya ikan air tawar bertujuan untuk memproduksi ikan. Terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk berbudidaya. Salah satu parameter yang digunakan untuk menentukan teknik budidaya adalah ketersediaan air dan pakan. Keberhasilan budidaya ikan, salah satunya ditentukan oleh kedisiplinan dalam proses pemberian Pemberian pakan yang terlalu banyak akan menyebabkan kualitas air menjadi tidak baik. Pemberian pakan yang terlalu sedikit akan menyebabkan pertumbuhan ikan menjadi lambat. Diperlukan sebuah teknologi otomatisasi pemberian pakan untuk mengatasi masalah tersebut. Teknologi tersebut perlu disesuaikan dengan teknik budidaya yang digunakan atau ukuran kolam yang Proses evaluasi pengujian alat otomasi pemberian pakan ikan perlu dilakukan untuk mengetahui alat yang telah dibuat dapat diterapkan pada ukuran atau suatu teknik budidaya Alat otomasi yang dikembangkan dalam penelitian ini terdiri dari ESP32 controller, motor BLDC, motor servo, dan RTC, serta protokol MQTT untuk pengendali dan pemantauan. Evaluasi dilakukan pada setiap subsistem. Berdasarkan hasil evaluasi, alat dapat melontarkan pakan minimal sekitar 27 gram. Pakan dapat terlontar dan tersebar sejauh 140 cm. Data dikirim menggunakan protokol MQTT dengan waktu tundaan 2 detik. Alat ini dapat digunakan untuk kolam dengan ukuran menengah ke bawah, seperti kolam bulat berukuran 3 meter, dan untuk budidaya ikan dengan ikan yang aktif, seperti ikan nila atau lele. Kata KunciAi pemberian pakan. IoT. MQTT, otomatisasi. RTC PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hewan, terutama perkanan. Sekitar 1193 spesies ikan air tawar ada di Indonesia . Tidak sedikit jenis ikan tersebut menjadi komoditas ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang diminati masyarakat . Meningkatnya permintaan masyarakat mengakibatkan proses budidaya terhadap berbagai jenis ikan banyak dilakukan, salah satunya ikan air tawar. Ikan air tawar sebagai komoditas budidaya memiliki nilai ekonomis. Hal tersebut disebabkan karena ikan air tawar memiliki kandungan gizi yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan protein sehari-hari . Oleh karena itu, budidaya ikan air tawar menjadi salah satu industri yang sangat Budidaya air tawar bertujuan untuk memproduksi ikan. Terdapat beberapa teknik yang dapat dilakukan di antaranya teknik bioflok . RAS . , dan sistem arus deras . Salah satu parameter yang digunakan untuk menentukan teknik budidaya adalah ketersediaan air dan pakan. Pakan berperan penting dalan proses budidaya ikan. Pakan memberikan kontribusi terbesar hingga 60% dari total biaya produksi . Pemberian pakan dan jumlah pakan yang sesuai dengan Evaluasi Pengujian Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT dengan Protokol MQTT kepadatan ikan pada kolam juga harus teratur agar mempengaruhi efisiensi. Setiap jenis dan ukuran, atau usia ikan akan membutuhkan jumlah pakan yang berbeda. Jika jumlah dan waktu tidak teratur, pertumbuhan ikan budidaya juga akan terhambat dan terganggu. Teknologi pemberi pakan ikan otomatis memberikan kemudahan dalam proses pemberian pakan. Terdapat beberapa penelitian yang telah menghasilkan teknologi tersebut, di antaranya teknologi pemberian pakan yang belum memiliki timer untuk menentukan waktu pemberikan pakan . dan tidak memiliki sistem takaran presisi . Pemberian pakan tersebut menggunakan waktu tundaan untuk membuka katup pakan ikan agar terjatuh ke sistem pelontar. Terdapat juga teknologi pemberian pakan yang tidak memiliki sistem pelontar pakan sehingga pakan yang terjatuh tidak tersebar . Berdasarkan permasalahan yang didapatkan, maka diperlukan sebuah alat yang dapat memantau dan mengendalikan proses pemberikan pakan berdasarkan waktu yang telah ditentukan, serta memiliki sistem mekanisme takaran presisi dan lontaran pakan yang tersebar. Alat usulan ini menggunakan protokol MQTT sebagai sistem komunikasi data antara alat dengan software Android. Terdapat menu pada software untuk mengatur jadwal dan jumlah pakan ikan secara Evaluasi alat yang telah dibuat diperlukan untuk mengetahui kinerja alat . sehingga pengguna dapat menentukan penggunaan alat ini pada teknik budidaya atau ukuran kolam tertentu. gian ketiga, yaitu pelontar yang berfungsi untuk melontarkan pakan ke kolam agar pakan dapat terbagi secara merata. Bagian terakhir, yaitu kotak komponen elektronika yang menjalankan sistem alat ini. Pengembangan Blok Sistem Elektrikal Blok diagram yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 2. Alat yang dibuat menggunakan controller board ESP32 sebagai pemrosesan data . Modul ini menghubungkan sistem alat ke Android melalui internet dengan protokol MQTT. RTC digunakan untuk memberikan data waktu realtime yang akan menentukan kapan alat akan berjalan untuk memberikan pakan . Terdapat motor servo untuk menentukan jumlah pakan yang dikeluarkan dan motor brushless DC (BLDC) sebagai pelontar pakan ke kolam ikan . Pengembangan Antarmuka pada Android Tampilan antarmuka pengguna dapat dilihat pada Gambar 3. II. METODOLOGI Pengembangan Sistem Mekanik Gambar 1 merupakan desain alat pemberi pakan ikan otomatis dengan ukuran 40 x 40 x 90 cm yang terbuat dari bahan utama berupa stainless dan plastik. Alat ini didesain tahan air agar dapat dipasang di tempat terbuka sehingga dapat tetap bekerja meskipun terkena hujan dan panas. Alat ini terdiri dari empat bagian utama. Bagian atas sebagai tempat kotak penyimpanan pakan yang akan diberikan. Bagian kedua berada di bagian bawah dari kotak pakan yang berfungsi sebagai pembagi pakan yang akan disalurkan ke pelontar. Ba- Gambar 1 Sistem mekanik alat pemberi pakan ikan otomatis Gambar 2 Blok diagram rangkaian elektronika Gambar 3 Tampilan antarmuka alat Evaluasi Pengujian Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT dengan Protokol MQTT Antarmuka tersebut dibuat menggunakan MIT app inventor. Antarmuka yang dibuat menjadi alat untuk memonitor dan mengontrol kinerja alat. Antarmuka ini digunakan untuk menentukan jadwal dan jumlah pakan yang akan diberikan kepada ikan. Salah satu tampilan antarmuka adalah tampilan untuk feeder yang sedang digunakan dan tiga buah menu untuk mengatur jadwal, memberi pakan langsung, dan memberi catatan untuk mengetahui survival rate (SR) dan feeding conversion ratio (FCR). 1,13 hingga 1,25 persen dengan error bernilai antara 1 hingga 2 detik per hari . ihat Tabel I). Hal ini diterapkan untuk penelitian yang telah dilakukan sebelumnya . Salah satu cara untuk memperbaiki kesalahan pembacaan waktu, pada RTC dapat dilakukan reset program yang digunakan. Me-reset modul tersebut dapat dilakukan dengan mencabut modul RTC pada alat lalu mengunggah ulang program reset RTC dengan waktu terbaru mikrokontroler lain. Evaluasi Pengujian RTC Pengujian RTC dilakukan dengan menghubungkan board ESP32 melalui komunikasi SDA dan SCL pada modul RTC. Pada saat modul ESP32 dan RTC terhubung, data waktu dapat dilihat atau ditampilkan pada serial monitor lalu dibandingkan dengan waktu secara real time. Modul RTC pada alat ini berfungsi sebagai modul pengatur waktu pemberian pakan ikan. Takaran Pakan Hasil pengujian sistem takaran pakan dapat dilihat pada Tabel II. Tabel tersebut menunjukkan bahwa pakan yang dikeluarkan oleh sistem takaran pakan tidak 100% akurat. Hal ini dikarenakan pada keadaan tertentu pakan yang berada pada kotak penyimpanan terganggu untuk masuk ke dalam pembagi pakan sehingga pakan yang dikeluarkan tidak sama walaupun dengan jumlah putaran yang sama. Hasil ini menunjukan bahwa sistem takaran pakan dapat diterapkan untuk menjadi solusi lain dari cara sebelumnya . Pengujian Takaran Pakan Proses menghubungkannya ke board ESP32 melalui komunikasi PWM, yaitu pada pin digital PWM pada board ESP32. Motor servo pada alat ini digunakan untuk melakukan takaran pakan yang akan dilontarkan sehingga dapat diketahui berat yang akan dikeluarkan. Sistem takaran alat akan diuji dengan membandingkan berat pakan yang dimasukkan dengan berat pakan yang dikeluarkan dari alat. Pengujian Jarak Lontaran Motor brushless DC digunakan untuk melontar pakan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan daya input sebesar 12 VDC yang dihubungkan dengan ESC 40A dan kemudian dihubungkan ke board ESP32. Motor brushless DC pada alat ini berfungsi sebagai pelontar pakan. Pakan yang dikeluarkan akan diukur sebaran dan jarak lontarannya menggunakan alat ukur jarak. Pengujian Pengiriman Data Menggunakan Protokol MQTT Proses pengujian pengiriman data menggunakan protokol MQTT dilakukan dengan mengirimkan data acak oleh publisher . engirim dat. ke broker . lalu ke subscriber . Proses pengujian ini akan mendapatkan data berupa waktu, dan nantinya akan menentukan selisih waktu dari publisher sampai dengan diterima oleh subscriber. Protokol MQTT ini digunakan untuk pengiriman data berbasis internet of things . , atau secara nirkabel dengan bantuan protokol MQTT . Pada pengujian ini publisher menggunakan software MQTT dash yang diunduh dari Playstore, broker menggunakan hivemq, dan subcriber menggunakan board NodeMCU yang hasilnya ditampilkan melalui serial monitor. Jarak Lontaran Hasil pengujian jarak lontaran ditunjukkan pada Tabel i. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada PWM input di bawah 60, pakan tidak dapat dikeluarkan. Hal ini dikarenakan putaran yang dihasilkan oleh motor brushless tidak maksimal sehingga udara yang dihasilkan oleh propeller tidak mampu mendorong pakan yang akan dikeluarkan, tetapi jika PWM input yang digunakan di atas 60, pakan dapat dikeluarkan. Jika PWM input lebih besar, maka luas sebaran pakan akan semakin luas. Hasil ini menunjukkan bahwa pakan ikan terlontar dengan sebaran Kondisi ini lebih baik dibandingkan penelitian sebelumnya . Pengiriman Data Hasil pengujian pengiriman data dapat dilihat pada Tabel IV. Pada tabel tersebut terlihat ada selisih waktu pengiriman dan penerimaan data, lama pengiriman data antara 1 hingga 2 detik. TABEL I DATA HASIL PENGUJIAN MODUL RTC No. HASIL DAN PEMBAHASAN Real Time Clock Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan selama 3 hari berturut Ae turut didapatkan data hasil dengan error antara Waktu Sekarang Selasa, 28 Februari 05:11:21 Rabu, 01 Maret 2023 12:18:27 Rabu, 01 Maret 2023 18:56:23 Kamis, 02 Maret 2023 13:03:20 Jumat, 03 Maret 2023 21:13:09 Waktu yang Ditampilkan RTC Selasa, 28 Februari 2023 05:12:02 Rabu, 01 Maret 2023 12:19:09 Rabu, 01 Maret 2023 18:57:06 Kamis, 02 Maret 2023 13:04:05 Jumat, 03 Maret 2023 21:13:54 Selisih Error (%) 1,13 1,16 1,19 1,25 1,25 Evaluasi Pengujian Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT dengan Protokol MQTT TABEL II DATA UJI TAKARAN PAKAN (MOTOR SERVO) TABEL V DATA UJI PEMBERIAN PAKAN SESUAI JADWAL No. Sudut Servo Jumlah Takaran Pakan yang Dikeluarkan . Jumlah Pakan . Error (%) No. Jumlah TABEL i DATA UJI PELONTAR PAKAN (MOTOR BRUSHLESS DC) No. PWM Input Lebar Sebaran . Panjang Sebaran . Kondisi Pakan tidak Pakan tidak Pakan dikeluarkan Pakan dikeluarkan Pakan dikeluarkan Pakan dikeluarkan Pakan dikeluarkan Pakan dikeluarkan Pakan dikeluarkan TABEL IV DATA UJI PENGIRIMAN DATA MENGGUNAKAN PROTOKOL MQTT No. Jenis Data Angka Huruf (Qwert. Campuran (DS_18B) Simbol (!@#$%) Waktu Pengiriman (Jam. Menit. Deti. Waktu Diterima (Jam. Menit. Deti. Selisih (Deti. 21:13:09 21:13:10 21:15:03 21:15:04 21:16:44 21:16:46 21:19:11 21:19:12 Pemberian Pakan Hasil pengujian pemberian pakan berdasarkan jadwal ditunjukkan pada Tabel V. Dapat dilihat bahwa pemberian pakan ikan terlontar sesuai jadwal. Jadwal tersebut digunakan sebagai penunjuk waktu kapan pakan akan diberikan. IV. SIMPULAN Alat pemberian pakan ikan otomatis sesuai jadwal yang ditentukan telah berhasil dibuat. Modul RTC dapat digunakan sebagai pewaktu untuk pelontar pakan. Alat dapat melontarkan pakan minimal sekitar 27 gram. Pakan dapat terlontar dan ter- Status Lontaran Berhasil Berhasil Berhasil sebar sekitar 140 cm. Berdasarkan pengujian pengiriman data menggunakan protokol MQTT, data dapat terkirim, walaupun masih terjadi tundaan sekitar 2 detik. Hal tersebut tidak mempengaruhi keberhasilan pemberian pakan sesuai jadwal dan manual. Dari pengujian yang dilakukan selama 3 hari, alat berhasil melakukan lontaran sesuai jadwal. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja alat yang telah dilakukan, alat ini dapat digunakan untuk kolam dengan ukuran menengah ke bawah, seperti kolam bulat berukuran 3 meter. Alat ini juga dapat digunakan untuk budidaya ikan dengan jenis ikan yang aktif, seperti nila atau lele. DAFTAR REFERENSI Pada pengujian ini data yang digunakan sebagai data uji memiliki 4 jenis, yaitu angka . , huruf . , campuran (DS-18B), dan simbol (!@#$%). Dari keempat data tersebut, data campuran memiliki waktu yang paling lama dengan selisih 1 detik dari data lain yang tidak akan terlalu mengganggu proses pengiriman data. Waktu . Syafei. AuKeanekaragaman hayati dan konservasi ikan air tawar,Ay Jurnal Penyuluhan Kelautan dan Perikanan Indonesia, vol. 11, no. 48-62, 2017. DOI: https://doi. org/10. 33378/jppik. Hermawan. Amanah, dan A. Fatchiya. AuPartisipasi pembudidaya ikan dalam kelompok usaha akuakultur di Kabupaten Tasikmalaya. Jawa Barat,Ay Jurnal Penyuluhan, vol. 13, no. 1, hlm. 1-13, 2017. DOI: https://doi. org/10. 25015/penyuluhan. Andhikawati. Junianto. Permana, dan Y. Oktavia. AuReview: komposisi gizi ikan terhadap kesehatan tubuh manusia,Ay Marinade, vol. 76-84, DOI: https://doi. org/10. 31629/marinade. Faridah. Diana, dan Yuniati. AuBudidaya ikan lele dengan metode bioflok pada peternak ikan lele konvesional,Ay Caradde: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 1, no. 2, hlm. 224-227, 2019, DOI: https://doi. org/10. 31960/caradde. Yanuhar. Wuragil. Suryanto. Mufidah. Fauliza. Wardani. Pahlefi. Adhitya, dan N. Caesar. AuPkM penerapan recirculating aquaculture system untuk pengelolaan air dan kesehatan ikan berkelanjutan di Pokdakan Roi Lele Kabupaten Malang,Ay JP2T, vol. 3, no. 2, hlm. 159-165, 2022. DOI: https://doi. org/10. 17977/um080v3i22022p159-165 Syahrul. Nur. Fajriani. Takril, and R. Fitriah. AuAnalisis kesesuaian kualitas air sungai dalam mendukung kegiatan budidaya perikanan di Desa Batetangnga. Kecamatan Binuang. Provinsi Sulawesi Barat,Ay Siganus: Journal of Fisheries and Marine Science, vol. 3, no. 1, hlm. 172-181, 2021. DOI: https://doi. org/10. 31605/siganus. Cahyani dan A. Musliffah. AuPengembangan pakan ikan untuk menekan biaya produksi budidaya lele,Ay Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, vol. 3, no. 1, hlm. 15Ae20. Jun. DOI: https://doi. org/10. 30653/002. Mohd Yusoff, dkk. AuExperimental evaluation of fish feeder machine controller system,Ay International Journal of Integrated Engineering. Des. DOI: 30880/ijie. Chaidir. Rahardi, dan H. Nurdiansyah. AuAlat bantu pemberi pakan ikan budidaya dengan sistem monitoring sisa pakan dan pakan keluar berbasis IoT,Ay Procedia of Engineering and Life Science, vol. 2, 2021. Evaluasi Pengujian Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT dengan Protokol MQTT . Susanthi. AuRancang bangun alat pemberi pakan ikan otomatis menggunakan sistem rotasi wadah berbasis internet of things,Ay Telka, 36-48. DOI: https://doi. org/10. 15575/telka. Arif. Tamami, dan M. Madyono. AuAlat pemberi pakan ikan lele dalam drum otomatis berdasarkan usia dan jumlah ikan dengan metode fuzzy logic,Ay Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, vol. 22, no. Jan-Jun 2023. DOI: 10. 24843/mite. Ramschie. Makal. Katuuk, dan V. Ponggawa. AuPemanfaatan ESP32 pada sistem keamanan rumah tinggal berbasis IoT,Ay dalam Proc. the 12th Industrial Research Workshop and National Seminar. Bandung, 2021. Nizam. Yuana, dan Z. Wulansari. AuMikrokontroler ESP 32 sebagai alat monitoring pintu berbasis web,Ay JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatik. , vol. 6, no. 2, hlm. 767-772, 2022. DOI: https://doi. org/10. 36040/jati. Dalimunthe. Pranata, dan F. Sonata. AuImplementasi real time clock (RTC) pada perangkap ikan otomatis dengan teknik counter berbasis mikrokontroler,Ay Jurnal Sistem Komputer TGD, vol. 1, no. 71-80, 2022. DOI: https://doi. org/10. 53513/jursik. Suryadi. AuSistem kendali dan monitoring listrik rumahan menggunakan ethernet sheeld dan RTC . eal time cloc. Arduino,Ay Jurnal Fateksa: Jurnal Teknologi dan Rekayasa, vol. 2, no. 1, hlm. 9-17, 2017. Akbar dan S. Riyadi. AuPengaturan kecepatan pada motor brushless DC (BLDC) menggunakan PWM . ulse width modulatio. ,Ay dalam Seminar Nasional Instrumentasi. Kontrol, dan Otomasi (SNIKO). Bandung, 2018. Rayes dan S. Salam. AuInternet of Things from Hype to Reality: The Road to DigitizationAy, 2nd Ed. Springer, 2019. ISBN: 978-3-31944860-2. DOI: https://doi. org/10. 1007/978-3-319-99516-8 Sahmi. Abdellaoui. Mazri, dan N. Hmina. AuMQTT-present: approach to secure internet of things applications using MQTT protocol,Ay International Journal of Electrical and Computer Engineering, vol. 11, no. 5, hlm. 4577Ae4586. Okt. DOI: http://doi. org/10. 11591/ijece. Rochman. Primananda, dan H. Nurwasito. AuSistem kendali berbasis mikrokontroler menggunakan protokol MQTT pada smarthome,Ay Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 1, no. 6, hlm. 445-455, 2017. Budioko. AuSistem monitoring suhu jarak jauh berbasis internet of things menggunakan protokol MQTT,Ay dalam Proc. Seminar Nasional Riset Teknologi Informasi SRITI 2016. Vi, hlm. Yogyakarta. Ali Rizal Chaidir, kelahiran kota Banyuwangi. Menempuh pendidikan Master di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bidang keahlian Elektronika Industri. Saat ini aktif mengajar dan melakukan penelitian di bidang sistem otomatisasi, salah satunya otomatisasi di bidang akuakultur. Angga Syarif Hidayatullah, kelahiran kota Jember. Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Jember, bidang keahlian Elektronika. Cukup aktif membantu penelitian Dosen di bidang elektronika. Satryo Budi Utomo, kelahiran kota Bandung. Menempuh pendidikan Doktor di Universitas Brawijaya, bidang keahlian Energi Terbarukan. Saat ini aktif mengajar dan melakukan penelitian di bidang Energi Terbarukan. Widya Cahyadi, kelahiran kota Jember. Menempuh pendidikan Master di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bidang keahlian Telekomunikasi. Saat ini aktif mengajar dan melakukan penelitian salah satunya tentang Internet of Things. Wahyu Muldayani, kelahiran kota Jember. Menempuh pendidikan Master di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bidang keahlian Elektronika Industri. Saat ini aktif mengajar dan melakukan penelitian di bidang Elektronika, dan Robotika. Syamsul Arifin, kelahiran kota Lumajang. Menempuh pendidikan Master di Universitas Brawijaya, bidang keahlian Teknik Sipil. Saat ini aktif mengajar dan melakukan penelitian di bidang Teknik Sipil, serta aktif melakukan budidaya ikan lele dan nila. Immawan Wicaksono, kelahiran kota Jember. Menempuh pendidikan Master di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bidang keahlian Elektronika. Saat ini aktif mengajar dan melakukan penelitian di bidang Pengindraan Visual dan Elektronika.