JURNAL HERITAGE Webesite: https://jurnal. id/v2/index. php/HERITAGE Terakreditasi Nomor: 10/C/C3/DT. 00/2025 Volume 13. N0,1. Halaman 17Ae33 https://doi. org/10. 35891/heritage. Analisis Strategi Komunikasi Politik Mahasiswa dalam Aksi Indonesia Gelap 2025 Erik Ardiyanto. Ruth Stany Melisa Universitas Paramadina. Kota Jakarta. Indonesia *Corresponding Author Email: erik. ardiyanto@paramadina. Article History. Submitted: 23 Maret 2025 Accepted: 25 Maret 2025. Published: 26 Maret 2025 ABSTRAK Aksi protes mahasiswa telah menjadi bagian penting dalam dinamika politik Indonesia. Perkembangan memanfaatkan media sosial sebagai sarana mobilisasi dan penyampaian kritik terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik mahasiswa dalam aksi "Indonesia Gelap" 2025, dengan fokus pada penggunaan media Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan Kata kunci: Aktivisme Digital. Aksi Mahasiswa. analisis konten media sosial serta wawancara dengan Komunikasi Politik. Indonesia Gelap. aktivis mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kritik Pemerintah mahasiswa menggunakan narasi kritis dan simbol visual untuk menarik perhatian publik serta membangun Media sosial, terutama Instagram. Twitter, dan TikTok, menjadi sarana utama dalam mendistribusikan pesan aksi. Kesimpulannya, strategi komunikasi politik berbasis digital telah mengubah pola aksi mahasiswa dari demonstrasi fisik menjadi kampanye daring yang lebih luas dan efektif dalam membentuk opini publik. Analysis of Students' Political Communication Strategy in Indonesia Dark 2025 Action ABSTRACT Student protests have become an important part of Indonesia's political dynamics. The development of digital technology allows students to use social media as a means of mobilization and delivery of criticism of government This research aims to analyze students' political communication strategies in the AuDark IndonesiaAy 2025 Keywords: Digital Digital Activis. Student Action. action, focusing on the use of social media. The research Political Communication. Dark Indonesia. method used is a qualitative approach with a case study, involving social media content analysis and interviews Government Criticism with student activists. The results showed that students used critical narratives and visual symbols to attract public attention and build solidarity. Social media, especially Instagram. Twitter, and TikTok, became the main means of distributing action messages. conclusion, digital-based political communication strategies have changed the pattern of student actions from physical demonstrations to online campaigns that This is an open access article under the CCAeBY-SA are more extensive and effective in shaping public ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . yang dipicu oleh penolakan terkait dengan revisi undang-undang RUU KUHP dan RUU PENDAHULUAN KPK yang sedang dibahas dan akan disahkan Aksi protes mahasiswa di Indonesia memiliki oleh pemerintah Jokowi. Sehingga pada bulan sejarah panjang sebagai bagian dari dinamika September 2019, mahasiswa menggelar aksi politik nasional. Sejak era kemerdekaan hinga besar di berbagai kota di Indonesia yang reformasi 1998, mahasiswa berperan dalam Perkembangan teknologi telah mengubah pola protes, dimana media sosial menjadi alat membangun popularitas. Indonesia (Ardiyanto, 2. Kemudian, hari ini kita menyaksikan di awal era kepemimpinan Prabowo Subianto aksi protes mahasiswa dalam jumlah besar Penelitian ini berangkat dari fenomena juga terjadi di berbagai kota di Indonesia. pemanfaatan media sosial dalam mobilisasi Aksi Indonesia Gelap ini picu oleh beberapa aksi AuIndonesia GelapAy 2025. Mahasiswa kebijakan kontroversial pemerintah Prabowo mengunakan berbagai platform digital untuk dan pemerintahan sebelumnya di era Jokowi. Menyusun narasi public. Oleh karena itu. Dalam tuntutan mahasiswa meminta penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan stratgei komunikasi politik mahasiswa dalam aksi ini, mengidentifikasi efektivitas media pedidikan, program makan siang bergizi sosial dalam membangun opini public, serta gratis, tunjangan kinerja dosen . yang memahami dinamika baru dalam aksi politik belum cair, kabinet gemuk hingga program mahasiswa di Indonesia. strategis nasional yang bermasalah (Imanudin Setelahnya kurang lebih sepuluh tahun, aksi unjuk rasa mahasiswa dalam jumlah Abdurohman, n. Mahasiswa juga menolak beberapa undang-undang yang tidak berpihak kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada rakyat undang-undang minerba dan batu bara Aksi unjuk rasa mahasiswa yang memungkikan kampus dapat mengelola dipicu oleh keputusan pemerintah yang tambang, serta upaya revisi RUU TNI dan menaikan harga minyak dan gas secara Polri yang ditakuti oleh kalangan mahasiswa akan membangkitkan kembali Dwi fungsi ABRI yang memberikan kewenangan tentara memperburuk kondisi kehidupan masyarakat. aktif masuk kedalam jabatan - jabatan sipil Kemudian, rentan kurang lebih 9 tahun dinamika politik kembali terjadi di Indonesia yang menyebabkan konflik of interest. Menurut Muridan S. Widjojo aksi ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . mahasiswa dapat dibagi menjadi dua kategori, zaman ini mahasiswa menggunakan cara yaitu aksi moral dan aksi politik. aksi politik dengan mengorganize masyarakat dari bawah beranggapan bahwa perubahan politik dapat dan berkomunikasi ke berbagai kelompok dicapai dengan cara mengingatkan para elit masyarakat dan aksiya sifatnya lebih senyap politik atau bahkan berusaha menumbangkan dan tersembunyi. rezim yang sedang berkuasa. Sementara itu. Baru kemudian setelah terkonsolidasi aksi moral lebih fokus pada upaya untuk dengan baik mulai melancarkan aksinya. Berbeda dengan aksi mahasiswa kali ini yang berbagai masalah sosial dan kejahatan moral lebih masif dan terbuka. Kemudian sekarang dalam masyarakat. mahasiswa banyak menggunakan saluran Dengan demikian, aksi moral lebih komunikasi media sosial dengan platform terbatas pada fungsi memberikan peringatan yang mereka bentuk secara daring sudah bisa menghubungkan isu dalam aksi secara masif. Kemudian kondisi sekarang mahasiswa lebih Penganut pandangan ini meyakini bahwa terbuka dan mudah dengan adanya platform perubahan rezim dapat dilakukan melalui aksi yang mereka bikin di media sosial untuk pengingat atau himbauan (Widjojo, 1. mengamplifikasi isu atau tuntutan yang akan Sedangkan evelsted & Toubol, mengatakan mereka suarakan dalam aksi secara langsung. dalam setiap aksi dan aktivis harus mampu Seiring dengan berkembangnya media menggerakkan kemarahan moral terhadap sosial sebagai sarana komunikasi politik yang ketidakadilan dan menyeimbangkan antara efektif, banyak aksi sosial dan aksi mahasiswa mobilisasi yang efektif tanpa jatuh ke dalam mulai memanfaatkannya untuk protes dan radikalisasi atau marginalisasi, agar dapat membentuk opini publik. Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya kekuatan informasi politik, sehingga media sosial (Anders, 2. Meskipun aksi mahasiswa dari dulu individu atau kelompok untuk melakukan aksi hingga sekarang relatif mempunyai tujuan sama untuk membela kepentingan masyarakat kebijakan pemerintah (Sergiy Prokhorov, yang dirugikan akibat kebijakan pemerintah. Media sosial tidak hanya berfungsi Tetapi yang membedakan adalah dari sisi sebagai alat untuk mengungkapkan opini publik, tetapi juga sebagai sarana untuk mahasiswa sebelumnya, di era rezim Suharto misalnya menggunakan strategi komunikasi politik yang lebih radikal dan tersembunyi. Dalam AuDemokrasi ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . DeliberatifAy Budi A Hardiman menjelaskan mahasiswa dalam membangun narasi aksi dan bahwa demokrasi deliberatif adalah bentuk mempengaruhi opini publik demokrasi yang menekankan pada proses Penelitian ini menggunakan pendekatan diskusi dan pertimbangan rasional dalam kualitatif dengan studi kasus aksi mahasiswa pengambilan keputusan politik (Hardiman. Indonesia Gelap. Studi kasus dipilih karena memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana mahasiswa menggunakan strategi argumen yang rasional dan terbuka dan komunikasi politik di ruang digital untuk Demokrasi ini membutukan adanaya membentuk opini publik serta memobilisasi ruang publik yang memungkikan individu Dalam berpatisipasi aktif dan berdialog tentang isu- Rentang isu politik secara bebas dan terbuka. Dengan berlangsung dari 1 Februari 2025 hingga 9 demikian, ruang publik dalam hal ini media Maret sosial menjadi setara antara kekuasaan dan Instagram. X (Twitte. , dan TikTokyang masyarakat tanpa adanya intervensi atau berkaitan dengan aksi tersebut. Validasi data Dengan demikian peneliti ingin meneliti membandingkan hasil wawancara dengan terkait dengan bagaimana Analisis Strategi analisis media sosial serta laporan berita Komunikasi Politik Mahasiswa dalam Aksi Indonesia Gelap 2025? Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana aksi mahasiswa menggunakan METODE PENELITIAN strategi komunikasi politik di ruang digital Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bagaimana hal tersebut berinteraksi dengan pendekatan studi kasus terhadap akhsi AuIndonesia GelapAy 2025. Data dikumpulkan Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih wawancara mendalam dengan tiga aktivis komprehensif tentang peran media sosial mahasiswa, serta dokumentasi aksi dalam dalam aksi mahasiswa serta dampaknya bagi bentuk poster digital, foto, dan tangkapan pemerintah dan partisipasi publik dalam layer video (Afdhal. Chatr. Komang. Ayu Henny. Achjar. Muhamad. Rusliyadi. HASIL DAN PEMBAHASAN Zaenurrosyid. Nini Apriani. Rumata. Iin. Aksi AuIndonesia GelapAy memiliki beberapa Nirwan. Analsis karakteristik utama yang membedakanya dilakukan dengan pendekatan tematik untuk dari aksi mahasiswa sebelumnya. Pertama penggunaan media sosial sebagai alat utama Ayuliamita. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . dalam menyebarkan pesan protes. Mahasiswa dan menghindari pengawasan pemerintah. Hashtag seperti #Reformasi korupsi atau menggunakan akun tidak terverifikasi untuk #SaveKPK sering kali muncul sebagai simbol menghindari pengawasan. Dalam era digital ini, media sosial menjadi alat utama dalam (Apriyani, 2. Salah satu contoh nyata dari bagaimana memperjuangkan perubahan sosial. (Negara media sosial menjadi pemicu aksi mahasiswa di era digital adalah unggahan dengan visual Murlianti, #IndonesiaGelap Hastag #TolakRUUTNI menjadi symbol perlawanan. Garuda Hitam "Peringatan Darurat" yang pertama kali diunggah pada 3 Visualisasi simbolik menjadi elemen Februari 2025 oleh akun Instagram Bangsa kunci dalam komunikasi politik aksi ini. Mahardika. Postingan ini tidak hanya berdiri Contohnya adalah unggahan dengan visual sendiri, tetapi juga dikolaborasikan dengan AuPeringatan dua akun lainnya, yaitu Mahasiswa Bergerak DaruratAy yang pertama kali muncul di akun dan Fraksi Rakyat Indonesia, melalui fitur Instagram Bangsa Mahardika pada 3 Februari Unggahan ini dikolaborasikan dengan unggahan tersebut langsung muncul di tiga akun Mahasiswa Bergerak dan Fraksi Rakyat akun dengan jumlah pengikut yang cukup Indonesia, yang mempercepat penyebaran disampaikan tersebar secara luas dalam waktu Garuda Hitam Strategi komunikasi mahasiswa dalam aksi ini lebih terbuka dibandingkan era Jika Instagram. Dengan Unggahan ini memiliki karakteristik visual yang kuat, dengan penggunaan warna organisasi fisik, kini komunikasi digital Garuda Hitam, yang memberikan kesan memungkinkan penyebaran isu yang lebih genting dan darurat. Pesan yang ingin cepat dan massif. disampaikan jelas, yaitu menggambarkan Media sosial, khususnya Instagram, telah situasi yang dianggap kritis oleh para aktivis. menjadi alat utama bagi mahasiswa untuk Dengan strategi ini, unggahan tersebut tidak menyebarkan pesan protes mereka. Namun, hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga aksi mahasiswa gelap lebih memilih untuk sebagai alat mobilisasi yang efektif bagi mahasiswa dan masyarakat luas yang merasa menyebarkan konten melalui akun-akun yang terdampak oleh kebijakan pemerintah. tidak terverifikasi untuk menjaga kerahasiaan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . masyarakat satunya cara untuk menghadapi kondisi saat ini adalah dengan melakukan perlawanan terhadap kebijakan yang dianggap merugikan Komentar dari @indralilim juga menarik perhatian, yang berbunyi: Gambar 1. Postingan Konten Garuda Hitam. Akun Media Sosial yang Mempublikasikan dan Komentar Masyarakat (Sumber: Instagram @bangsamahardika, @mahasiswabergerak, @fraksirakyatindonesi. Postingan "Garuda Hitam" mendapat respons positif dari masyarakat, yang terlihat dari banyaknya komentar yang mendukung aksi ini. Respon tersebut menunjukkan bahwa keresahan yang disuarakan dalam unggahan ini tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa, tetapi juga oleh berbagai lapisan masyarakat Salah mencerminkan keresahan nyata datang dari "Kemarin biru sekarang hitam ada apa lagi Komentar ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memperhatikan perubahan simbol dalam aksi ini, di mana sebelumnya digunakan warna biru, kemudian berganti menjadi hitam sebagai tanda eskalasi protes. Selain itu, terdapat komentar dari akun @voiceone. masyarakat lain, yaitu: "Sehat-sehat, panjang umur perjuangan. Saya titipkan kepada kalian, karena kami emakemak pencari gas 3 kg, kami nggak bisa Komentar ini menunjukkan bahwa aksi yang awalnya dimobilisasi oleh mahasiswa @wave. i, yang menyatakan: "Tolong perjuangkan hak rakyat ya! Geram banget soal LPG dan seluruh kebijakan aneh. Sampai ibu di rumah gue sepakat pemerintah ini kocak geming!" kelompok yang lebih luas, termasuk ibu Komentar kebijakan terkait kenaikan harga LPG sangat sehari-hari masyarakat kecil, terutama ibu rumah tangga. Komentar lain yang mencerminkan semangat perlawanan datang dari @fiqqoman, yang hanya menuliskan: "Hanya 1 kata: LAWAN" Hal ini menunjukkan bahwa banyak rumah tangga yang terkena dampak langsung dari kebijakan pemerintah. Dengan adanya keterlibatan berbagai lapisan masyarakat, aksi ini semakin kuat dan mendapatkan legitimasi lebih besar sebagai representasi keresahan Taktik mahasiswa Indonesia sering kali mencakup penggunaan strategi mobilisasi yang agresif dan pembangkangan sipil. Dalam konteks ini, publik dan pemerintah melalui aksi-aksi yang ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . lebih radikal, mencerminkan ketidakpuasan Di tengah protes yang berlangsung, terhadap kebijakan yang ada (Syamsuddin, mahasiswa juga harus berhadapan langsung Aksi protes mahasiswa Indonesia dengan aparat keamanan yang berjaga di gelap mengambil taktik yang lebih ekstrem, seperti penggunaan kekerasan dalam beberapa antara kedua pihak tidak jarang berujung pada kejadian atau pemblokiran jalan, serta aksi yang lebih mendesak, yang bertujuan untuk menekan pemerintah atau pihak berwenang membangun barikade dari benda-benda di untuk memenuhi tuntutan mereka. sekitar mereka, sementara di sisi lain. Ketegangan lemparan benda ke arah aparat sebagai bentuk Fenomena ini semakin diperkuat dengan penggunaan identitas anonim oleh sebagian mahasiswa yang memilih menutup Gambar 2. Dokumentasi Mahasiswa Memblokir Jalan Menggunakan Beton Saat Aksi Indonesia Gelap (Sumber: CNBC Indonesi. wajah mereka dengan masker atau kain. Hal ini bukan sekadar tindakan spontan, tetapi bagian dari strategi aksi mahasiswa gelap Dokumentasi yang ditampilkan oleh CNBC Indonesia menunjukkan mahasiswa yang berupaya menghindari pengawasan dan represi dari pihak berwenang. yang memanjat barikade beton yang dipenuhi kawat berduri, memperlihatkan bagaimana mereka berupaya menduduki ruang-ruang strategis sebagai bentuk perlawanan. Aksi semacam ini bukan hanya sekadar simbol keberanian, tetapi juga strategi konkret untuk mendalam terhadap kebijakan pemerintah. Pemblokiran jalan dan pendudukan area-area vital menjadi cara mereka untuk menciptakan tekanan politik yang lebih besar, di mana akses publik yang terganggu menjadi alat efektif dalam menarik perhatian media serta Isu-isu mahasiswa Indonesia gelap mencakup hal-hal yang dianggap kontroversial dan sensitif. Tuntutan kebijakan pemangkasan anggaran, kebijakan program Makan Bergizi Gratis, kebijakan soal tunjangan kinerja dosen, kabinet gemuk, nasional yang bermasalah. Masyarakat sipil pembahasan RUU TNI dan Polri. Danantara, hingga perluasan lahan untuk proyek food ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . almamater mereka, membawa berbagai atribut protes, serta meneriakkan tuntutan secara Massa aksi yang tumpah ruah di diangkat tidak hanya menjadi perhatian Gambar 3. Mahasiswa Bersama Masyarakat Sipil Menggunakan Simbol dan Atribut dalam Aksi mahasiswa dari berbagai kampus. Hal ini (Sumber foto: Tribunnews. Antara. Kompa. semakin menguatkan posisi aksi mahasiswa memperlihatkan bagaimana mahasiswa dan sebagai salah satu kekuatan politik yang Aksi simbol perlawanan yang kuat untuk menarik perhatian publik. Spanduk dengan tulisan Keberanian mahasiswa dan masyarakat "Indonesia Gelap" menjadi representasi dari sipil dalam menyuarakan ketidakpuasan ini kekecewaan mereka terhadap kondisi politik menunjukkan bahwa peran mereka dalam dan sosial yang semakin jauh dari harapan. Slogan-slogan lain yang terpampang di Mereka tidak hanya menjadi berbagai poster menunjukkan kritik tajam pengamat, tetapi juga aktor yang aktif dalam terhadap pemerintah, seperti "Efisiensi kok memperjuangkan perubahan kebijakan yang mobil Mercy," lebih berpihak kepada rakyat. Namun, di sisi yang menyiratkan sindiran terhadap kebijakan lain, aksi ini juga menghadapi tantangan efisiensi yang justru tidak diterapkan secara besar, terutama dalam menghadapi tekanan Poster lain yang bertuliskan "Makan dari aparat keamanan serta potensi polarisasi dijanjikan, sekolah dikorbankan, masa depan yang semakin tajam di masyarakat. Di tengah semakin kuatnya kendali negara terhadap terhadap prioritas kebijakan yang lebih ruang-ruang ekspresi publik, aksi mahasiswa terus berupaya mencari cara untuk tetap dibandingkan investasi jangka panjang dalam relevan dan efektif dalam menyuarakan sektor pendidikan. aspirasi mereka. Makan Selain menyampaikan kritik melalui Indonesia Dalam aksi protes mahasiswa yang spanduk dan orasi, aksi ini juga menunjukkan tingkat mobilisasi yang tinggi di kalangan komunikasi politik memainkan peran kunci mahasiswa dan masyarakat sipil. Ribuan dalam memobilisasi massa, mendistribusikan mahasiswa turun ke jalan dengan mengenakan "Indonesia Dalam konteks aksi sosial dan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . perlawanan terhadap kebijakan pemerintah, harga kebutuhan pokok, serta kebijakan strategi komunikasi politik menjadi elemen strategis nasional yang dinilai merugikan yang sangat penting. aksi "Indonesia Gelap" Selain itu, pesan yang disampaikan yang dimulai dari unggahan "Garuda Hitam" dalam unggahan Indonesia Gelap bersifat pada 3 Februari 2025 merupakan contoh provokatif tetapi tetap dalam batas wacana Penggunaan warna monokrom, komunikasi politik secara efektif untuk khususnya hitam, menciptakan efek visual membangun narasi, membentuk opini publik, yang memperkuat narasi bahwa kondisi negara sedang tidak baik-baik saja. Kemudian, penelitian Aktivisme and Social Media: Youth Participation Communication mengembangkan sistem komunikasi yang khas dalam aktivisme digital mereka. Mereka menggunakan kombinasi teks, simbol, dan meme untuk menyampaikan pesan mereka Gambar 4 Peringatan Darurat Garuda Gelap dengan lebih efektif. Bahasa yang digunakan (Sumber: Instagram @bangsamahardik. Pesan dalam aksi ini juga menyiratkan dengan tujuan memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu tertentu (Cortys-Ramos et al. , 2. Strategi komunikasi politik dalam aksi ini dapat dianalisis dari beberapa aspek utama, yaitu pesan yang disampaikan, aktor utama dalam komunikasi, media yang digunakan, dan dampak yang dihasilkan. Pesan utama dalam aksi ini adalah "Peringatan Darurat," yang menggambarkan situasi krisis yang dianggap genting oleh Penggunaan warna monokrom dan simbol Garuda Hitam memperkuat narasi bahwa negara sedang mengalami kondisi terutama yang dianggap merugikan rakyat kecil, seperti kenaikan harga LPG dan Mahasiswa tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menanamkan urgensi perlawanan dengan menggunakan istilah "darurat", yang mendorong audiens untuk segera bertindak. Dari sisi linguistik, pesan yang digunakan dalam unggahan dan narasi aksi ini bersifat Penggunaan kata seperti "Lawan!", "Ketarketir", dan "Selamatkan rakyat" di berbagai komentar menunjukkan bahwa pesan tersebut yang tidak stabil. Kritik utama dalam aksi ini mencakup pemangkasan anggaran pendidikan, kenaikan berhasil menciptakan semangat perlawanan dalam komunitas pendukung aksi. ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . Mahasiswa selalu berperan sebagai bertindak sebagai demonstran, tetapi juga agen perubahan dalam aksi sosial dengan sebagai komunikator politik yang membentuk narasi dan menggerakkan massa melalui Mereka media digital. berfungsi sebagai kekuatan moral yang Dalam era digital, media sosial menjadi memperjuangkan kepentingan masyarakat, alat utama dalam strategi komunikasi politik mengingat posisinya yang sering kali tanpa aksi mahasiswa. Aksi "Indonesia Gelap" terikat pada kepentingan politik praktis. Hari ini, mahasiswa memainkan peran utama utama untuk menyebarluaskan pesan dan dalam aksi ini sebagai aktor komunikasi membangun kesadaran kolektif. Unggahan politik yang menginisiasi, menyebarluaskan, pertama kali dibuat oleh akun Bangsa dan memimpin narasi perlawanan. Karena Mahardika, kemudian dikolaborasikan dengan dalam sejarah aksi sosial di Indonesia. Mahasiswa Bergerak dan Fraksi Rakyat mahasiswa sering kali dianggap sebagai Indonesia. Strategi kolaborasi ini memperluas moral force atau kekuatan moral yang memperjuangkan kepentingan rakyat tanpa kepentingan politik praktis. Dalam "Indonesia Gelap," mahasiswa bertindak sebagai: a a Media sosial menjadi alat utama dalam strategi komunikasi politik aksi mahasiswa. Penggagas dan pemantik diskusi publik. Platform utama yang digunakan meliputi: melalui unggahan media sosial yang C Instagram memicu kesadaran politik masyarakat. menyebarkan unggahan visual dan poster Pemimpin opini, dengan menggunakan narasi yang kritis terhadap kebijakan C (Twitte. diskusi dengan penggunaan tagar sebagai alat amplifikasi isu. a Instagram TikTok untuk pemanfaatan format video Mediator antara rakyat dan pemerintah, pendek untuk menyebarkan narasi aksi yang lebih emosional dan viral. Strategi masyarakat, mulai dari buruh, ibu rumah tangga, hingga akademisi. beradaptasi dengan pola komunikasi politik Strategi modern, di mana kecepatan penyebaran menunjukkan bahwa mereka tidak hanya ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . keterbatasan ruang fisik untuk bertemu secara publik terhadap unggahan "Garuda Hitam. Pendekatan komunikasi digital ini Banyak sejalan dengan penelitian Le Compte dan Klug yang menyatakan bahwa aktivis sosial di masyarakat, termasuk kelompok ibu rumah era digital memanfaatkan TikTok dan media tangga dan pekerja yang turut merasakan sosial lainnya untuk membangun komunitas dampak kebijakan pemerintah. Mobilisasi serta mendistribusikan pesan secara efektif digital ini memungkinkan aksi mahasiswa (Compte & Klug, 2. Terbentuknya dibandingkan aksi fisik konvensional. Dalam sosial di TikTok, yang memberikan dukungan komunikasi politik, keberhasilan suatu aksi dan ruang diskusi bagi para aktivis serta tidak hanya diukur dari jumlah massa yang memungkinkan kolaborasi untuk memperkuat turun ke jalan, tetapi juga dari bagaimana pesan yang disampaikan. Melalui interaksi narasi tersebut mampu mempengaruhi opini publik dan menggeser wacana politik yang menjadi aspek kunci dalam strategi aktivisme Dalam konteks ini, mahasiswa berhasil menyampaikan pesan mereka, tetapi juga strategi komunikasi yang terstruktur dan secara aktif menanggapi komentar, mengajak berbasis digital. diskusi, serta menggunakan saran dari audiens Aksi "Indonesia Gelap" merupakan untuk menciptakan konten yang lebih relevan. contoh bagaimana mahasiswa menggunakan Strategi strategi komunikasi politik yang efektif dalam diterapkan dalam aksi ini terbukti efektif membangun narasi dan memobilisasi massa. dalam memobilisasi massa. Hal ini dapat Pesan yang disampaikan dalam unggahan dilihat dari respon publik yang positif "Garuda Hitam" menggunakan pendekatan terhadap unggahan "Garuda Hitam", dengan mampu menarik perhatian publik dalam dukungan terhadap aksi. Komentar-komentar seperti "Hanya 1 kata: LAWAN", dan "Tolong waktu singkat. Mahasiswa dalam aksi ini tidak hanya bertindak sebagai demonstran, tetapi juga menunjukkan bahwa narasi yang dibangun oleh mahasiswa telah berhasil menciptakan membangun opini publik melalui media Dengan strategi kolaborasi antar akun masyarakat luas. besar, penyebaran narasi menjadi lebih luas Efektivitas strategi komunikasi politik dan cepat. Keberhasilan aksi ini dalam dalam aksi ini terlihat dari besarnya respons menarik perhatian masyarakat menunjukkan ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . bahwa media sosial telah menjadi medan baru dalam perjuangan politik dan aktivisme. Dengan menggunakan pendekatan digital penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. yang tepat, mahasiswa mampu mengubah Bahkan, aksi Indonesia fisik menjadi kampanye digital yang memiliki kekerasan dan pemblokiran jalan dapat dampak signifikan terhadap kesadaran politik mengancam stabilitas politik dan keamanan. Dengan demikian, aksi "Indonesia Para Pendukung pemerintah juga khawatir Gelap" bukan hanya sekedar aksi protes, tetapi juga sebuah model baru dalam strategi ketidakpercayaan publik terhadap institusi komunikasi politik di era digital, di mana narasi yang kuat dan distribusi pesan yang cepat dapat menciptakan peraksi yang masif mengetahui lebih dalam motif dan alasan dan berdampak luas. strategi perlawanan dari sekadar demonstrasi Aksi aksi mahasiswa Indonesia gelap Untuk terhadap demokrasi dan stabilitas politik melakukan demonstrasi. Berikut adalah hasil Indonesia. Pertama, aksi ini mendorong dari wawancara dengan tiga narasumber peningkatan partisipasi politik terutama di mahasiswa yang mengikuti aksi Indonesia kalangan generasi muda, dengan munculnya aksi mahasiswa yang menggunakan media Pertama kita menanyakan pandangan sosial untuk menyuarakan ketidakpuasan umum terkait dengan konteks dinamika terhadap kebijakan pemerintah. Kedua, aksi politik pemerintahan Prabowo dan Gibran. ini juga membuktikan tumbuhnya kesadaran Menurut Narasumber 1, aksi "Indonesia Gelap" bahwa lebih banyak individu kini terlibat terhadap kondisi sosial-politik saat ini. mengungkapkan bahwa masyarakat semakin sosial dan politik. Sehingga pemerintah dalam pesimis terhadap arah masa depan negara memutuskan suatu kebijakan tidak bisa lagi karena berbagai kebijakan yang dinilai tidak berkembang di masyarakat, menunjukkan mencerminkan kesejahteraan rakyat. "Seolah-olah Indonesia tidak memiliki titik terang ke depan. Isu-isu yang beredar justru semakin mengecewakan masyarakat, seperti korupsi yang semakin terbuka dan kebijakan publik yang jauh dari nilai partisipatif serta mengawasi jalanya pemerintahan di tengah kosong oposisi dari partai politik. Namun, aksi ini juga dituduh oleh pemerintah dapat ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . kesejahteraan masyarakat. Efisiensi memang penting, tapi kalau anggaran pendidikan justru dipangkas, termasuk tunjangan dosen, lalu bagaimana masa depan generasi penerus?" (Narasumber . yang lebih kredibel untuk memperkuat argumentasi aksi. " (Narasumber . Yang kedua kita menanyakan apa motif mahasiswa bergabung dengan Aksi Sedangkan. Narasumber 2 menambahkan bahwa aksi ini tidak terlepas dari berbagai kelompok masyarakat sipil. Indonesia Gelap. Menariknya disini. Baik Narasumber Narasumber Narasumber 3 sepakat bahwa motivasi utama bergabung dalam aksi ini adalah keresahan yang sudah dirasakan secara langsung. "Ada tren Akabur aja duluA di mana masyarakat, terutama mahasiswa, merasa tidak memiliki harapan terhadap negara. Salah satu pemicu utamanya adalah pendidikan tinggi yang akhirnya diketahui Ketika pendidikan yang seharusnya menjadi prioritas malah dianggap sebagai beban anggaran, ini mencerminkan bahwa negara seakan pesimis terhadap masa depan pendidikannya sendiri. " (Narasumber . "Kita gak bisa diam saja melihat kondisi ini. Ketika harga gas naik, orang tua saya kesulitan memasak. Banyak teman-teman saya juga merasakan dampak pemutusan hubungan kerja di mana orang tua mereka kehilangan pekerjaan. Keresahan ini milik kita bersama, makanya saya merasa harus bersuara. "(Narasumber . Sedangkan. Narasumber bahwa aksi ini bukan sekadar aksi mahasiswa. Kemudian. Narasumber memperjuangkan suatu isu sosial, ada tahapan konsolidasi yang harus dilakukan. "Biasanya kami mengadakan konsolidasi eksternal terlebih dahulu, misalnya dengan kampus-kampus di Jabodetabek. Setelah ada melakukan konsolidasi internal dengan civitas akademik kampus. Ini penting agar aksi yang dilakukan lebih terorganisir dan memiliki dasar yang kuat. " (Narasumber . Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan baru dalam perjuangan isu sosial, terutama terkait media yang sudah banyak terafiliasi dengan partai politik. "Media yang sudah terafiliasi dengan partai politik menjadi tantangan baru bagi kami dalam mencari informasi yang objektif. Maka dari itu, kami berupaya mencari data riset tetapi aksi rakyat secara keseluruhan. "Banyak orang berpikir bahwa aksi ini hanya aksi mahasiswa. Padahal, kita turun ke jalan karena kita juga bagian dari rakyat. Ibu dan bapak kita juga merasakan kesulitan yang Mahasiswa bukan sekadar mewakili diri sendiri, tapi membawa suara rakyat yang lebih luas. " (Narasumber . Kemudian. Narasumber menambahkan bahwa motivasi utamanya adalah demi keadilan rakyat. "Motivasi utama saya adalah rakyat dan keadilan bagi rakyat. Terkadang pemerintah meluncurkan aturan yang justru merugikan Ketika kami, sebagai mahasiswa, merasa bahwa kebijakan itu hanya membawa kerugian, maka kami tanamkan jiwa keadilan untuk memperjuangkan hak seluruh rakyat Indonesia. " (Narasumber . Peran media sosial dalam komunikasi ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . politik di era digital di negara demokrasi tidak menggunakan media sosial sebagai tahap terlepas dari pemahaman demokrasi sebagai awal sebelum turun ke jalan. "Karena sekarang masifnya penggunaan media sosial, kami biasanya menyampaikan pesan melalui media terlebih dahulu. Setelah itu, barulah kami turun ke jalan dengan melakukan demonstrasi. " (Narasumber . kepentingan dalam pengambilan keputusan. Media sosial, dalam konteks demokrasi global, menjadi sarana baru bagi individu untuk berpartisipasi sebagai warga negara di . Namun, ia juga mencatat dampak kontribusi dalam pemerintahan. Dalam ranah memperburuk situasi. "Salah satu dampak negatifnya adalah banyak masyarakat yang langsung percaya pada informasi yang tidak sesuai dengan Misalnya, potongan video yang dibuat sedemikian rupa sehingga masyarakat percaya tanpa melakukan validasi terhadap berita tersebut. " (Narasumber . menyampaikan pendapat mereka secara bebas sebagai bagian dari publik (Hidayah et al. Ketiga kita menanyakan bagaimana peran media sosial dalam aksi Indonesia Gelap. Menurutnya, dalam era digital, peran memobilisasi aksi sosial. Narasumber 1 menyebutkan bahwa media sosial seperti TikTok dan Instagram menjadi alat efektif "Saat ini kita punya cara-cara baru untuk menyampaikan pesan. Kalau dulu aksi sosial hanya melalui aksi fisik, sekarang kita bisa menyebarkan pesan lebih luas lewat media Kampanye digital sangat efektif untuk mengadvokasi isu-isu nasional. " (Narasumber Namun, ia juga mengingatkan bahwa media sosial memiliki keterbatasan. "Media sosial memang bagus untuk menyebarkan isu dengan cepat, tapi tidak selalu bisa menggali substansi lebih dalam. Makanya, kita tetap harus ada konsolidasi langsung agar aksi ini tidak hanya berhenti di media sosial. " (Narasumber . Narasumber terhadap tuduhan bahwa aksi Indonesia gelap ini telah mengancam stabilitas politik. Terkait dalam menyebarkan isu. Kemudian. Kemudian stabilitas politik dan keamanan negara. Narasumber 1 menilai bahwa hal tersebut "Meskipun aksi ini besar, saya rasa tidak sampai mengganggu stabilitas negara. Ini " (Narasumber . Sedangkan Narasumber 3 menilai bahwa "Saya tidak masalah dengan asumsi bahwa aksi ini mengancam stabilitas. Karena ketika masyarakat sudah merasakan hal tersebut, itu berarti pemerintah memang tidak becus ISSN: 2088-0626 . E-ISSN: 2442-7365 . mengurus negara. Solusinya mungkin dengan memperbanyak kajian isu yang mendalam agar aksi ini memiliki landasan yang "(Narasumber . SIMPULAN Komunikasi politik dalam aksi "Indonesia Gelap" menunjukkan bahwa mahasiswa telah beradaptasi dengan pola aktivisme baru yang lebih digital dan terbuka. Strategi komunikasi yang digunakan berhasil membangun narasi politik yang kuat, memobilisasi massa, dan Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran media sosial dalam bagaimana strategi digital dapat digunakan sebagai alat perjuangan politik. Di masa mengeksplorasi bagaimana aksi mahasiswa di ruang digital dapat direspons oleh pemerintah dan media arus utama. DAFTAR PUSTAKA