PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI MERAH DENGAN PERCEPATAN PENYERAPAN TABLET FE TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI DESA AMPLAS Yuni Vivi Santri P1. Dame Meldaria Sipahutar2,Junius Gian Ginting3 STIKES Senior Medan yunivivipurba88@gmail. meldariasipahutar12@gmail. junius06gian@gmail. ABSTRAK Hemoglobin juga pengusung karbon dioksida kembali menuju paru-paru untuk dihembuskan keluar tubuh. Selama kehamilan banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada ibu hamil antara lain terjadinya anemia pada ibu hamil, perdarahan, berat badan abnormal dan terkena penyakit infeksi. Alternatif pendukung untuk tablet Fe bisa dengan menggunakan buah Ae buahan yang tinggi akan zat besi yaitu salah satunya jambu biji. Berdasarkan hasil survey penelitian ini diperoleh data tentang ibu hamil dengan anemia di Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang didapatkan hasil 5 dari 8 orang ibu hamil mengalami anemia, peneliti melakukan anamnesa singkat kepada ibu hamil diperoleh 3 dari 5 ibu hamil tidak mengetahui khasiat jambu biji merah untuk mencegah anemia. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah dengan percepatan penyerapan tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Desa Amplas. Penelitian ini bersifat Quasi Experimental dengan desain ini dengan desain Pretest Posttest Non-Equivalent Control Group. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling yaitu sejumlah 35 Dalam penelitian ini, jus jambu biji merah bersifat independent. Penelitian ini bergantung pada peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar hemoglobin responden sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol didapatkan hasil P value = 0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perubahan yang signifikan pada kadar hemoglobin kelompok kontrol. Kadar hemoglobin responden sebelum dan sesudah diberikan jus jambu biji merah dan kurma pada kelompok eksperimen didapatkan hasil Pvalue =0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perubahan pada kadar hemoglobin kelompok eksperimen. Penelitian ini dapat di simpulkan ada perbedaan rata-rata kadar hemoglobin responden pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil didapatkan dengan membandingkan mean post test kedua kelompok dengan Pvalue = 0. Kata Kunci: Jus jambu biji merah. Kadar hemoglobin. Tablet Fe PENDAHULUAN Latar Belakang Data world health organization (WHO) Tahun 2018 menyebutkan bahwa 41,8% penyebab kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan. Prevelensi anemia pada ibu hamil tertinggi berada di afrika barat mencapai 59% dan anemia terendah berada di negara amerika utara yaitu republik guatemala dengan prevelensi mencapai 12,7% sedangkan prevelensi anemia di indonesia mencapai 44,2%. Riskesdas 2018, terdapat 38,2% ibu hamil anemia yaitu ibu hamil dengan kadar hemoglobin kurang dari 11,0 gram/dl. Hasil riskesdas 2018 menyatakan bahwa di indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia, jika dibandingkan dengan hasil riskesdas tahun 2013 sebesar 37,1% hal ini menunjukkan bahwa kejadian anemia dalam kurun waktu 5 tahun yaitu dari tahun 2013 Ae 2018 mengalami peningkatan. menunjukkan bahwa mengkonsumsi jus jambu biji merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami Ibu hamil yang mengkonsumsi jus jambu biji 1x sehari dalam 7 hari dapat meningkatkan kadar hemoglobin, karena jambu biji merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Vitamin C yang tinggi berfungsi sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, selain itu vitamin C juga mampu meningkatkan penyerapan zat besi dalam lambung kemudian akan meningkatkan kadar hemoglobin pada Perdarahan karena anemia menjadi faktor penyebab utama dalam kematian ibu yaitu sebesar 31,25% (Profil kesehatan indonesia Purba EM, Nurazizah,2. Ibu hamil yang mengalami anemia beresiko mengalami perdarahan post partum karena kekurangan sel darah merah dalam darah sehingga oksigen yang dialirkan keseluruh jaringan tubuh tidak terpenuhi dan Berdasarkan hasil survey penelitian ini diperoleh data tentang ibu hamil dengan anemia di Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang didapatkan hasil 5 dari 8 orang ibu hamil mengalami anemia, peneliti melakukan anamnesa singkat kepada ibu hamil diperoleh 3 dari 5 ibu hamil tidak mengetahui khasiat jambu biji merah untuk mencegah anemia, maka peneliti tertatik melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah Dengan Percepatan Penyerapan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Di Desa Amplas Dinkes sumut. Prevalensi anemia ibu hamil di Provinsi Sumut berkisar 15 sampai 39% (Dinkes SUMUT, 2. Ini dikarenakan cakupan pemberian tablet Fe yang masih rendah di indonesia pada tahun 2019 sebesar 64,0% (Kemenkes RI, 2. Besarnya angka kejadian anemia pada ibu hamil trimester I adalah 20%, trimester II adalah 70%, dan trimester i adalah 70%. Alternatif pendukung untuk tablet Fe bisa dengan menggunakan buah Ae buahan yang tinggi akan zat besi yaitu salah satunya jambu biji. Kandungan dari jambu biji yaitu sangat lengkap kadar gizi yang terdapat setiap 100 gram jambu biji segar adalah protein sebanyak 0,9 gram, karbohidrat 12,2 gram, lemak 0,3 gram, fosfor 28 mg, kalsium 14 mg, air 86 gram dengan total kalori adalah 49 kalori serta protein 15 (Parimin, 2017 dalam Hellen,dkk Perumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh jus jambu biji merah dengan percepatan penyerapan tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Desa Amplas Tujuan Penelitian Untuk pemberian jus jambu biji merah dengan percepatan penyerapan tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Desa Amplas. Buah jambu biji mengandung banyak vitamin dan serat sehingga cocok dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Warna daging jambu biji yang merah mengidikasikan jambu biji kaya akan vitamin A untuk kesehatan mata dan Buah jambu biji cocok dikonsumsi di siang hari karena buahnya segar dan mendinginkan badan. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada responden tentang manfaat jus jambu biji merah dengan percepatan penyerapan tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Penelitian terdahulu dilakukan oleh (Ade Marlisa Rahmadayanti,dkk . ) responden. Scoring adalah pemberian skor atau nilai pada masing-masing jawaban Tabulating dalam bentuk tabel. Termasuk dalam kegiatan ini adalah memberikan skor terhadap item-item yang perlu diberi skor dan memberi kode terhadap item-item yang diberi skor (Arikunto, 2. II. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Waktu penelitian adalah merujuk pada periode pelaksanaan penelitian. Penelitian penyusunan proposal penelitian sampai dengan penyusunan laporan skripsi mulai bulan Januari sampai dengan Maret 2025 . Instrumen penelitian Instrumen penelitian menjelaskan tentang alat Ae alat yang digunakan dalam penelitian meliputi : alat tulis buku catatan Hemoglobin . Hb meter easy touch GCHb . Lancet . Strip Hb . Pen . Kapas Alkohol Jus jambu biji merah . Jambu biji merah . Gelas / botol 250 ml . Saringan makanan Kuesinoner (Angke. adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya (Sugiyono, 2. Pretest dilakukan sebelum penelitian Hasil dari tes ini digunakan sebagai data dasar mengenai kadar Hb sampel Posttest diberikan setelah penelitian selesai dilakukan. Hasil dari test ini untuk memperoleh dan mengenai kadar Hb sampel penelitian setelah diberikan perlakuan. Rancangan Penelitian atau Model Penelitian ini bersifat Quasi Experimental dengan desain ini dengan desain Pretest Posttest Non-Equivalent Control Group. Dalam desain ini sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu sampel diberi Pretest . est awa. dan sesudah eksperimen sampel diberi posttest . est akhi. Populasi dan Sampel Populasi adalah suatu wilayah generelasasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian diambil kesimpulannya (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini, populasi yang diambil adalah keseluruhan ibu hamil yanyg mengalami anemia di Desa Amplas sejumlah 35 orang. Teknik sampling merupakan teknik pengambilan sampel untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, terdapat beberapa teknik sampling yang digunakan (Sugiyono, 2. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling Pengolahan Data Editing, mempersiapkan data yang dilakukan pengolahan data lebih lanjut. Dimana peneliti harus mengecek kembali kelengkapan data. Coding adalah memberi kode pada data, dilakukan dengan tujuan merubah data kualitatif menjadi data . uantifikasi membedakan aneka karakter untuk identitas responden diganti kode dengan memberikan nomor urut pada lembar kuesioner Metode Analisa Data Analisis univariat adalah Analisa data dilakukan dengan Analisa Univariat ini digunakan untuk mendeskripsikan dari data Ae data yang dikumpulkan, karakteristik responden dan kadar Hb. Analisis Bivariat adalah analisis data dilakukan untuk melihat perbedaan kadar Hb awal, akhir dan perubahan kadar Hb pada ibu hamil di desa amplas kecamatan percut sei tuan kabupaten deli Serdang. Ada tidaknya hubungan yang signifikan antara variable yang diteliti, akan diketahui dengan uji statistic ini yaitu menggunakan uji t-test yaitu membandingkan data sebelum dan sesudah diberikan jus jambu biji merah dengan percepatan penyerapan tablet Fe pada ibu hamil untuk peningkatan kadar hemoglobin dan diperoleh mean perbedaan dengan taraf signifikan 95% ( = 0,. Pedoman dalam menerima hipotesis : apabila nilai probabilitas (A) < 0,05 maka Ho ditolak, apabila (A) > 0,05 maka Ha diterima. perbedaan kadar Hb sebelum dan sesudah diberikan tablet Fe pada Ibu hamil di Desa Amplas. Berdasarkan Uji Pairet Test didapatkan hasil tes dengan nilai p : 0,000 artinya p<0,05 sehingga dapat disimpulkan ada Pengaruh Yang Signifikan Pada Pemberian tablet fe Terhadap peningkatan kada Hb pada Ibu hamil di Desa Amplas. Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah Dengan Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Di Desa Amplas Di dapatkan nilai rata rata Hb sebelum diberikan Jus jambu biji merah adalah 10. dengan nilai SD yaitu 0. Nilai rata rata sesudah diberikan jus jambu biji merah adalah 706 dengan nilai SD yaitu 0. Sehingga dapat di artikan ada perbedaan kadar Hb sebelum dan sesudah diberikan intervensi Jus jambu biji merah dengan tablet Fe pada Ibu hamil di Desa Amplas. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik responden berdasarkan usia menunjukkan bahwa responden yang berusia < 25 tahun sejumlah 9 responden . 7%), usia 26-35 tahun sejumlah 24 responden . 6%), usia > 35 tahun sejumlah 2 responden . 7%). Karakteristik responden berdasarkan usia kehamilan menunjukkan bahwa uia kehamilan < 3 bulan sejumlah 15 responden . 9%), usia kehamilan 4-6 bulan sejumlah 19 responden . 6%), usia kehamilan > 7 bulan sejumlah 1 responden . karakteristik responden berdasarkan pendidikan menunjukkan bahwa jumlah responden yang berpendidikan SD sejumlah 3 responden . 6%), berpendidikan SMP . 4%), berpendidikan SMA sejumlah 16 responden . 7%), berpendidikam Perguruan Tinggi Sejumlah 5 responden . Berdasarkan berprofesi sebagai wiraswasta sejumlah 5 responden . 3%), responden berprofesi sebagai PNS sejumlah 9 responden . ,7%), responde yang berprofesi sebagai petaani sejumlah 5 responden . 3%), responden yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga Sejumlah 16 responden . 7%). Berdasarkan Uji Pairet Test didapatkan hasil tes dengan nilai p : 0,000 artinya p<0,05 sehingga dapat disimpulkan ada Pengaruh Yang Signifikan Pada Pemberian Jus jambu biji merah dengan tablet Fe terhadap peningkatan kada Hb pada Ibu hamil di Desa Amplas Perbedaan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Sebelum Dan Sesudah Mengkonsumsi Tablet Fe . elompok kontro. Di Desa Amplas Hasil penelitian pada kelompok kontrol didapatkan nilai rata rata Hb sebelum diberikan tablet fe adalah 10. 383 dengan nilai SD yaitu 0. Nilai rata rata diberikan tablet fe adalah 10. 899 dengan nilai SD yaitu 0. Pengaruh Pemberian Tablet Fe Dengan Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Di Desa Amplas Di dapatkan nilai rata rata Hb sebelum diberikan tablet fe adalah 10. 383 dengan nilai SD yaitu 0. Nilai rata rata sesudah diberikan tablet fe adalah 10. 899 dengan nilai SD yaitu 0. Sehingga dapat di artikan ada Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah dengan tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Di Desa Amplas (Kelompok Eksperime. Di dapatkan nilai rata rata Hb sebelum diberikan Jus jambu biji merah adalah 10. dengan nilai SD yaitu 0. Nilai rata rata sesudah diberikan jus jambu biji merah adalah 706 dengan nilai SD yaitu 0. Sehingga dapat di artikan ada perbedaan kadar Hb sebelum dan sesudah diberikan intervensi Jus jambu biji merah dengan tablet Fe pada Ibu hamil di Desa Amplas. Yang Signifikan Pada Pemberian tablet fe Terhadap peningkatan kada Hb pada Ibu hamil di Desa Amplas IV. KESIMPULAN Kadar sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol didapatkan hasil P value = Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perubahan yang signifikan pada kadar hemoglobin kelompok Kadar sebelum dan sesudah diberikan jus jambu biji merah dan kurma pada kelompok eksperimen didapatkan hasil Pvalue = 0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perubahan pada kadar hemoglobin kelompok Ada perbedaan rata-rata kadar kelompok kontrol dan kelompok Hasil didapatkan dengan membandingkan mean post test kedua kelompok dengan Pvalue = 0. Berdasarkan Uji Pairet Test didapatkan hasil tes dengan nilai p : 0,000 artinya p<0,05 sehingga dapat disimpulkan ada Pengaruh Yang Signifikan Pada Pemberian Jus jambu biji merah dengan tablet Fe terhadap peningkatan kada Hb pada Ibu hamil di Desa Amplas Perbedaan Kadar Hb Antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen Di Desa Amplas Perbedaan perubahan kadar hemoglobin antara kelompok kontrol dan eksperimen didapatkan pada kelompok kontrol yaitu ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe memiliki nilai rata rata Hb 10. 889 dengan nilai SD 5476. Sedangkan dengan kelompok mengkonsumsi tablet Fe dan jus jambu biji didapatkan nilai rata rata Hb 11. 706 dengan nilai SD 0. DAFTAR PUSTAKA