Anterior Jurnal. Volume 15 Nomor 1. Desember 2015. Hal 48 Ae 54 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . HUBUNGAN ANTARA HASIL UAN SMP DENGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK SMA IIN NURBUDIYANI . FATCHURAHMAN DAN ENDANG SRI SUYATI Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Email : iin_nurbudiyani@yahoo. ABSTRACT This research is aimed to find out: . The National Final Exam Result of Junior High School Students of Senior High School in 2011/2012. StudentsAo achievement of Senior High School in 2011/2012. the relationship between The National Final Exam results of Junior High School and the learning achievement of Senior High School Students in 2011/2012. The technique analysis data used is: . Percentege analysis technique, to achieving or obtaining the clarity about The National Final Exam results of Junior High School and learning achievement of students at 1st and 2nd semester. Correlation techniques of product moment used to see how far the variables that are related to each other, and how far the correlation, among The National Final Exam results of Junior High School and Senior High School The result of this research was: . the first grade students at 1 st semester of Senior High School which have good exam results is relatively small, while the students which have less The National Final Exam result is relatively small also. Therefore it can be said that Senior High School students from The National Final Exam results of Junior High School is relatively quite enough. The first grade students at 1st semester of Senior High School which have good achievement is relatively small, while the students which have less achievement is relatively small also. Therefore it can be said that learning achievement of Senior High School students at 1st semester is relatively quite enough. the first grade students at 2 nd semester of Senior High School which have good achievement is relatively small, while the students which have less achievement is relatively small also. Therefore it can be said that learning achievement of Senior High School students at 2nd semester is relatively quite enough. There is significant relationship between The National Final Exam results of Junior High School and students at the 1st and 2nd semester learning achievement of Senior High School students. Keywords : relationship, the national final exam result, learning achievement, senior high school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: . Hasil UAN SMP peserta didik SMA tahun 2011/2012. Prestasi belajar peserta didik SMA tahun 2011/2012. Hubungan antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar peserta didik SMA tahun 2011/2012. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah: Tenik analisa Prosentase, untuk mencapai atau diperolehnya kejelasan tentang hasil UAN SMP dengan prestasi belajar peserta didik pada semester I dan II. Teknik korelasi Product Moment digunakan untuk melihat seberapa jauh variabel itu berhubungan satu sama lain, dan seberapa jauh korelasinya, yaitu antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar peserta didik SMA. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Peserta didik kelas I semester I di SMA yang hasil UAN nya baik relatif sedikit, sedangkan peserta didik yang hasil UAN nya kurang juga relatif sedikit. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peserta didik SMA hasil UAN SMP nya relatif cukup. Peserta didik kelas I semester I SMA yang prestasi belajarnya baik relatif sedikit, sedangkan peserta didik yang hasil prestasi belajarnya kurang juga relatif sedikit. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peserta didik SMA semester I hasil prestasi belajarnya relatif cukup. Peserta didik kelas I semester II SMA yang prestasi belajarnya baik relatif sedikit, sedangkan peserta didik yang hasil prestasi belajarnya kurang juga relatif sedikit. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peserta didik SMA semester II, hasil prestasi belajarnya relatif cukup. Ada hubungan yang signifikan antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar peserta didik pada semester I dan II, pada peserta didik di SMA. Kata kunci: hubungan, hasil Ujian Akhir Nasional (UAN), prestasi belajar, peserta didik SMA Iin Nurbudiyani. Fatchurahman dan Endang Sri Suyati. Hubungan Antara Hasil UAN SMPA PENDAHULUAN Dalam rangka untuk mewujudkan cita-cita bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, maka pendidikan merupakan salah satu program pemerintah yang harus dilaksanakan. Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Titik pendidikan diletakkan pada peningkatan mutu dan mewujudkan dan memantabkan pelaksanaan wajib belajar. Dalam rangka meningkatkan dan meratakan mutu pendidikan, pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan ujian faktor yaitu Evaluasi Sekolah negeri dan swasta dalam lingkungan pembinaan Dirjen Dikdasmen Depdiknas EBTA/ EBTANAS untuk kelas terahkir pada tahun EBTA adalah suatu kegiatan penilaian melalui kemampuan siswa sesudah mengikuti suatu program belajar yang dilakukan sehari-hari dalam waktu EBTA meliputi semua bidang studi yang diajarkan berdasarkan kurikulum yang Sedangkan EBTANAS diselenggarakan oleh tingkat nasional secara bertahap meliputi bidang studi: Bahasa Indonesia. Bahasa Inggeris. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika. EBTA/EBTANAS diselenggarakan serentak bersama-sama ditangani oleh panitia EBTA/EBTANAS. Nilai EBTANAS dicantumkan dalam DANEM (Daftar Nilai EBTANAS Murn. yang menjadi dasar untuk mendapatkan nilai STTB serta pedoman syarat mutlak untuk mendaftarkan ke SMTA. Pendaftaran dilakukan secara kolektif dengan faktor rayonisasi diurus dan ditangani oleh sekolah yang bersangkutan. Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS), yang mulai tahun 2004 disebut dengan UAN. Dengan UAN mempunyai dan menentukan langkah-langkah mengajar di sekolah didorong untuk benar-benar untuk mengikuti pelajaran selanjutnya. Bagi yang diselenggarakan sesuai dengan kurikulum, buku, mempunyai NEM tinggi akan memiliki prestasi alat peraga/praktek yang telah ditetapkan. UAN yang tinggi dan peserta didik diharapkan dapat mengikuti dan menyelesaikan program studi di sehingga berdasarkan umpan balik itu dapat SMA dengan factor tanpa hambatan. Prestasi diambil tindakan-tindakan untuk meningkatkan belajar adalah suatu kemajuan yang diperoleh dan memeratakan pendidikan. Dengan adanya keputusan tersebut di atas Berdasarkan Keputusan Direktorat Jendral kesimpulan, konsep ataupun nilai yang dapat Pendidikan Dasar dan Menengah. Departemen diterapkan dalam situasi atau pengalaman baru. Pendidikan Nasional No: 139-140/C/Kep I/1984 pergaulan dengan teman, perilaku di sekolah, di tertanggal: 1 September 1984, tentang pedoman pelaksanaan EBTA dan EBTANAS bagi sekolah masyarakat sekitarnya. dalam lingkungan pembinaan Dirjen Dikdasmen Dengan adanya pendapat tersebut di atas Depdiknas, dikemukakan tentang pelaksanaan akan jelas dan bagaimana dampak UAN SMP EBTA/EBTANAS sebagai berikut: terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA. Berdasarkan uraian pada pendahuluan, rumusan Anterior Jurnal. Volume 15 Nomor 1. Desember 2015. Hal 48 Ae 54 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Kegiatan penelitian ini adalah: . Bagaimana hasil UAN pendidikan dilaksanakan dalam proses belajar SMP bagi peserta didik di SMA tahun 2011/2012. mengajar secara formal di kelas, pada jenjang . Bagaimana prestasi belajar bagi peserta didik sekolah tertentu. Untuk mengetahui keberhasilan di SMA tahun 2011/2012. Adakah hubungan proses belajar mengajar perlu dilakukan evaluasi antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar Evaluasi belajar di sekolah sering disebut bagi peserta didik di SMA tahun 2011/2012. dengan tes sumatif yang telah diorganisir dan dilaksanakan serentak atau bersama-sama setiap Pengertian. Tujuan dan Kegunaan Evaluasi Belajar menjelang akhir semester bagi tiap-tiap kelas. Sedangkan bagi kelas i SMP dilaksanakan Evaluation vefer to the act or actor to determining the value of samething (Wayan Evaluasi Belajar Tahap Akhir atau disebut juga Nurkancana, 2003: . , bahwa evaluasi adalah UAS dan UAN. Hasil tes sumatif UAS dan UAN dituangkan dalam nilai yang menjadi standart menentukan nilai dari sesuatu. Setiap kegiatan menentukan, mengukur kemampuan daya serap peserta didik dalam mengikuti menyelesaikan program bidang studi yang ditetapkan dalam Adapun tujuan evaluasi belajar adalah terhadap perencanaan, pelaksanaan dan hasil sebagai berikut: . Memberikan umpan balik suatu kegiatan, baik yang paling sederhana . eed bac. kepada guru sebagai dasar untuk sampai pada kompleks. Evaluasi dan penelitian mengadakan program perbaikan dan pengayaan merupakan kegiatan kompleks yang melibatkan bagi peserta didik. Menempatkan peserta didik metode, personel, biaya, sarana dan prasarana, dalam situasi belajar mengajar yang tepat, sesuai bimbingan, daya serap peserta didik atau hasil dengan tingkat kemampuan atau karakteristik belajar dan sebagainya. Semua upaya yang yang dimilikinya. Mengenal latar belakang baik dilakukan sebaik mungkin agar semua berjalan psikologis, fisik dan lingkungan bagi peserta didik faktor atau berada pada kondisi optimal, untuk yang mengalami kesulitan dalam belajar dan mencapai tujuan yang telah direncanakan dan mendapatkan nilai rendah dalam mata pelajaran ditetapkan seoptimal mungkin. yang diampunya. Evaluasi Tujuan pendidikan nasional merupakan tujuan jangka panjang Tujuan UAN adalah: . Merintis terciptanya yang harus didekati standart nasional dalam suatu pendidikan dasar dengan tujuan lembaga atau tujuan institusional. dan menengah. Menyederhanakan prosedur Pada penerimaan peserta didik baru. Mempercepat didekati dengan tujuan kurikuler yang ingin peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan dicapai oleh setiap bidang studi yang tercantum dasar dan menengah. Mendorong tercapainya dalam struktur program kurikulum masing-masing tujuan kurikulum. Mendorong agar PBM Iin Nurbudiyani. Fatchurahman dan Endang Sri Suyati. Hubungan Antara Hasil UAN SMPA dilaksanakan berdasarkan kurikulum, buku paket, didapatkannya kemampuan baru yang berlaku dan alat tulis perangkat praktis yang telah faktor selama dan perubahan itu terjadi karena Sedangkan kegunaan evaluasi belajar Perubahan individu yang dimaksud disini adalah: . Menentukan nilai pada Surat Tanda adalah perubahan tingkah laku yang diharapkan Tamat Belajar (STTB). Pendaftaran masuk sesuai dengan tujuan belajar yaitu hasil yang sekolah yang lebih tinggi diperoleh setelah menyelesaikan pengalaman Dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud Prinsip-prinsip Penyelenggaraan Evaluasi Belajar dengan prestasi belajar adalah tidaklah hanya Agar penyelenggaraan UAN dapat berjalan terpancang pada nilai yang telah diperolehnya, dengan faktor dan tertib dapat mencapai hasil keberhasilan usaha yang dapat dicapai individu yang objektif, maka perlu adanya prinsip-prinsip dalam mencapai tujuan belajar atau tujuan penyelenggaraan UAN yang harus dupatuhi, pendidikan yang telah ditetapkan. yaitu: . Sekolah yang telah ditetapkan oleh Dalam Kepala Kantor Depdiknas sebagai penyelenggara menjadi harapan adalah agar anak didiknya UAS, memperoleh hasil dan nilai yang memuaskan UAN. Rayonisasi, dengan ketentuan tingkat wilayah, jumlah peserta dan tingkat kesulitan transportasi Soeryobroto, mengelompokkan faktor-faktor yang atau komunikasi. Pengawasan, dengan cara mempengaruhi proses dan hasil belajar menjadi 4 . Pemeriksan, dengan cara silang dan kelompok yaitu: . bahan atau hal yang harus dilakukan secara serentak dalam satu tempat. Daftar Nilai UAN. kondisi individu si pelajar. Pengertian. Bentuk dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar . Menurut Sumadi . METODOLOGI Populasi Pengertian prestasi menurut kamus umum seluruh peserta didik kelas I sebanyak 5 kelas Bahasa Indonesia . 4: . , adalah hasil yang dengan jumlah 120 peserta didik. Jumlah populasi 5 kelas diambil semua dengan harapan agar penelitian ini diperoleh data yang cermat serta secara umum adalah hasil yang telah dicapai atau sesuai dengan tujuan penelitian. Jenis datanya suatu kegiatan yang dilaksanakan dengan usaha adalah: data tentang UAN dan data tentang yang sungguh-sungguh, sehingga memperoleh prestasi belajar. Sumber datanya adalah peserta hasil yang menyenangkan dan hasil tersebut didik kelas I yang naik ke kelas II semua jurusan, biasanya dinyatakan dalam bentuk angka atau dan yang diteliti terbatas pada prestasi belajar Sedangkan belajar adalah aktifitas yang peserta didik semester I dan II, yang diambil dari menghasilkan perubahan pada diri individu yang belajar, yang mana perubahan itu pada pokoknya adalah: wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan Teknik Anterior Jurnal. Volume 15 Nomor 1. Desember 2015. Hal 48 Ae 54 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan ada tidaknya hubungan serta Dalam hasil penelitian ini akan diuraikan seberapa eratnya hubungan antara variabel yang tentang penyajian data, klasifikasi data, serta interpretasi data sebagai berikut: Adapun digunakan adalah: . Tenik analisa Prosentase. Penyajian Data untuk mencapai atau diperolehnya kejelasan tentang hasil UAN SMP dengan prestasi belajar Hasil UAN SMP (X. , dengan jumlah 5 peserta didik pada semester I dan II. bidang studi, dengan skala kualifikasi: Teknik korelasi Product Moment digunakan untuk 30 Ae 34 Baik . melihat seberapa jauh variabel itu berhubungan 25 Ae 29 Cukup/Sedang . satu sama lain, dan seberapa jauh korelasinya, 20 Ae 24 Kurang . yaitu antara hasil UAN SMP dengan prestasi Prestasi Belajar peserta didik (Y. , dengan belajar peserta didik SMA Muhammadiyah-1 jumlah bidang studi kelas I pada semester I dan II. Palangkaraya. Sesuai dengan teknik pengolahan dengan kualifikasi: 8 Ae 9 Baik . penginterpretasian data yang digunakan adalah: 6 Ae 7 Cukup/Sedang . skala kualifikasi prosentase sperti Tabel 1. 4 Ae 5 Kurang . Tabel 1. Skala Kualifikasi Prosentase Skala Prosentase Kualifikasi 81 - 100 61 - 80 41 - 60 21 - 40 0 - 20 Banyak Sekali Banyak Cukup Sedikit Sedikit Sekali Analisa Prosentase Tabel 2. Tabulasi Frekuensi Prosentase Semester I Variabel Kualifikasi Baik Sedang/Cukup Kurang Jumlah . Tabel 3. Tabulasi Frekuensi Prosentase Semester II Variabel Kualifikasi Baik Sedang/Cukup Kurang Jumlah . Iin Nurbudiyani. Fatchurahman dan Endang Sri Suyati. Hubungan Antara Hasil UAN SMPA Tabel 4. Tabulasi Frekuensi Prosentase Semester I dan II Variabel Kualifikasi Baik Sedang/Cukup Kurang Jumlah . Analisa Korelasi membandingkan antara r hitung dengan r kritik. Koefisien Korelasi Product Moment Hasil pada taraf signifikansi 50% dengan N = 120 UAN SMP Dengan Prestasi Belajar Pada adalah 0,094. Semester I Hasil hitungan antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar peserta didik pada semester I. Rumus: : 0,379 Sesuai dengan analisa data, maka diperoleh r hitung sebesar 0,379, maka r kritik sebesar Koefisien Korelasi Product moment Hasil UAN 0,094. Ho di tolak H1 di terima karena r hitung SMP Dengan Prestasi Belajar Pada Semester lebih besar dari r kritik. Dengan demikian antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar Rumus: : 1,134 peserta didik pada semester I dengan taraf signifikan 50%. Koefisien Korelasi Product moment Hasil UAN Hasil hitungan antara hasil UAN SMP dengan SMP Dengan Prestasi Belajar Pada Semester prestasi belajar peserta didik pada semester II. I dan II Sesuai dengan analisa data, maka diperoleh r hitung sebesar 1,134, maka r kritik sebesar Rumus: : 0,961 0,094. Ho di tolak H1 di terima karena r hitung lebih besar dari r kritik. Dengan demikian Pembahasan Sebelum mengadakan pengujian hipotesa antara hasil UAN SMP dengan prestasi belajar perlu diketahui bahwa Ho tidak ada hubungan peserta didik pada semester II dengan taraf antara variabel X . asil UAN SMP) dengan signifikan 50%. variabel Y (Prestasi belajar peserta didik semester Hasil hitungan antara hasil UAN SMP dengan I dan II). Sedangkan H1 ada hubungan antara prestasi belajar peserta didik pada semester I variabel X dan Y. Hal tersebut ditolak jika harga r dan II. Sesuai dengan analisa data, maka sama atau melebihi harga kritik . Dengan diperoleh r hitung sebesar 0,961, maka r kritik sebesar 0,094. Ho di tolak H1 di terima karena maka tinggal r hitung lebih besar dari r kritik. Dengan Anterior Jurnal. Volume 15 Nomor 1. Desember 2015. Hal 48 Ae 54 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Ada hubungan yang signifikan . ,379 lebih hubungan antara hasil UAN SMP dengan besar dari harga kritik r 0,. , antara hasil prestasi belajar peserta didik pada semester I UAN SMP dengan prestasi belajar peserta dan II dengan taraf signifikan 50%. didik pada semester I. Ada hubungan yang signifikan . ,134 lebih KESIMPULAN besar dari harga kritik r 0,. , antara hasil Peserta didik kelas I semester I di SMA yang UAN SMP dengan prestasi belajar peserta hasil UAN nya baik relatif sedikit . ,8%), didik pada semester II. sedangkan peserta didik yang hasil UAN nya Ada hubungan yang signifikan . ,961 lebih kurang juga relatif sedikit . ,2%). Oleh karena besar dari harga kritik r 0,. , antara hasil itu dapat dikatakan bahwa peserta didik yang UAN SMP dengan prestasi belajar peserta hasil UAN SMP nya relatif cukup . %). didik pada semester I dan II. Peserta didik kelas I semester I di SMA yang DAFTAR PUSTAKA prestasi belajarnya baik relatif sedikit . ,5%). Anas belajarnya kurang tidak ada . ,8%). Oleh Sudjono. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raya Grafindo Persada. karena itu dapat dikatakan bahwa peserta didik kelas I semester I, prestasi belajarnya ___________. Pengembangan Perangkat Penilaian Kognitif. Jakarta: Depdiknas. relatif cukup . ,7%). Peserta didik kelas I semester II SMA yang ___________. Pengembangan Perangkat Penilaian Afektif. Jakarta: Depdiknas. prestasi belajarnya baik relatif sedikit . ,7%), ___________. Pengembangan Perangkat Penilaian Psikomotor. Jakarta: Depdiknas. belajarnya kurang juga relatif sedikit . ,6%). Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peserta didik kelas I semester II, belajarnya relatif cukup . ,7%). Peserta didik kelas I semester I dan II SMA yang prestasi belajarnya baik relatif sedikit . ,5%), sedangkan peserta didik yang prestasi belajarnya kurang tidak ada . %). Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peserta didik kelas I semester I dan II, prestasi belajarnya relatif cukup . ,5%). Djemari Mardapi. Tehnik Penyusunan Instrumen Tes dan Non Tes. Yogyakarta: Mitra Cendekia. Nasution. Kurikulum dan Jakarta: PT Bumi Aksara. Sumadi Suryabrata. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: CV. Rajawali. Sutrisno Hadi. Metodologi Research I. Yogyakarta: Andi Ofset. Wayan Nurkencono. Evaluasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. WJS Pengajaran. Poerwodarminto. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Balai Pustaka.