Keluhan Nyeri di Bagian Tengkuk Leher (Neck Pai. pada Pekerja Perkantoran: A Systematic Review Liza Maulidya *1. Meily Kurniawidjaja2 1Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia 2Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia Author's Email Correspondence (*): lizamaulidya94@gmail. ABSTRAK Musculosceletal Disorder (MSD) mempengaruhi sebagian besar pekerja, terutama mereka yang bekerja di depan komputer. Nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. yang berkaitan dengan MSD ditemukan sebagai penyebab utama mordibitas dan disabilitas di tempat kerja, mempengaruhi 34,4 juta pekerja kantoran secara global setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor resiko nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran. Penelitian ini merupakan Systematic Review Ae meta analysis menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysi. dengan dua database yaitu Pubmed dan Science Direct. Rentang waktu yang digunakan adalah 2018-2023. Kata kunci yang digunakan adalah AuNeck PainAy OR AuOffice WorkersAy menghasilkan 7 artikel yang dapat dianalisis dan membahas faktor resiko yang berhubungan dengan keluhan nyeri pada bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran. 3 jurnal termasuk dalam Q1, 2 jurnal masuk kategori Q2 dan 2 lainnya termasuk Q3. Faktor risiko keluhan nyeri pada bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran meliputi faktor individu . sia, jenis kelamin. IMT), faktor perilaku . enggunaan telefon genggam, aktivitas pereganga. , faktor pekerjaan . urasi kerj. , faktor tempat kerja . osisi layar kerj. dan faktor psikologis . tres kerj. Kejadian nyeri tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran perlu dikendalikan agar meningkatkan produktifitas kerja, seperti mengurangi penggunaan telefon genggam yang berlebihan, melakukan peregangan setiap 2 jam sekali di tengah pekerjaan, mengkoreksi postur janggal pekerja dan memodifiksi peralatan kantor berupa layar kerja yang sesuai dengan ukuran dan kapasitas pekerja. Kata Kunci: Nyeri Tengkuk Leher. MSD. Pekerja Kantor Published by: Article history : Tadulako University Received : 10 07 2023 Address: Received in revised form : 08 12 2023 Jl. Soekarno Hatta KM 9. Kota Palu. Sulawesi Tengah. Accepted : 10 12 2023 Indonesia. Available online : 31 12 2023 Phone: 6282290859075 licensed by Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Email: preventifjournal. fkm@gmail. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 ABSTRACT Musculosceletal Disorder (MSD) affects most workers, especially those who work in front of Neck pain associated with MSD was found to be a major cause of morbidity and disability in daily life and at work, affecting 34. 4 million office workers globally each year. The aim of this study is to explain the risk factors for the neck . eck pai. in office workers. Methods: This research is a systematic review-meta analysis using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysi. method with two databases, namely Pubmed and Science Direct. The time range used is 2018-2023. The keywords used were "Neck Pain" OR "Office Workers" resulting in 7 articles that could be analyzed and discussed risk factors associated with complaints of pain of the neck . eck pai. in office workers. 3 journals are included in Q1, 2 journals are included in the Q2 category and 2 other journal is included in Q3. Results: Risk factors for complaints of pain in the neck . eck pai. in office workers include individual factors . ge, gender. BMI), behaviour factors . obile phone overuse, stretching activitie. , work organization . ork duratio. , workplace design factors . osition of monito. and psychological factors . ork stres. The incidence of neck pain in office workers needs to be controlled in order to increase work productivity, such as reduce overuse of mobile phone, stretching every 2 hours in the middle of work, correcting workers' awkward postures and modifying office Keywords : Neck Pain. MSD. Office Worker PENDAHULUAN Beberapa dekade terakhir pekerjaan yang menggunakan komputer semakin meningkat sejalan dengan perkembangan globalisasi dan teknologi. Sejalan dengan berkembangnya penggunaan komputer di tempat kerja untuk peningkatan produktivitas, berbagai keluhan dan penyakit terkait pekerjaan di perkantoran pun berkembang. Gangguan yang paling sering muncul pada pekerja perkantoran adalah Musculoskeletal Disorder (MSD) meliputi nyeri punggung bawah (Low Back Pai. , nyeri punggung atas, nyeri pada pergelangan tangan, nyeri pada pundak dan nyeri di bagian tengkuk leher (Neck Pai. (Celik et al. , 2017. Mork et al. , 2020. Nakatsuka et al. , 2. Dalam kasus MSD, nyeri merupakan gejala yang paling sering dirasakan. Rasa sakit yang dirasakan oleh pekerja bersifat subjektif dan ditentukan oleh rasa sakit yang seringkali PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 muncul saat waktu kerja. Di antara rasa sakit yang sering muncul, keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. adalah salah satu yang cukup banyak dialami pada pekerja perkantoran (Basakci Calik et al. , 2022. Nakatsuka et al. , 2. Nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. yang berkaitan dengan MSD ditemukan sebagai penyebab utama mordibitas dan disabilitas di tempat kerja, mempengaruhi 34,4 juta pekerja kantoran secara global setiap tahunnya. The Bone and Joint Decade 1000-2010 Task Force on Neck pain and ItAos Association disorder mendefinisikan neck pain sebagai rasa sakit yang terjadi di daerah anatomi leher dengan atau tanpa menjalar ke kepala, badan dan tubuh bagian atas. Penelitian yang dilakukan pada populasi pekerja perkantoran di Arab Saudi. Portugis dan Jepang menemukan bahwa prevalensi keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. sebesar 64%, 56,1% dan 47% (Alhakami et al. , 2022. Nakatsuka et al. , 2021. Nunes et al. , 2. Angka ini lebih besar dibandingkan keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada populasi umum di negara Brazil. Spanyol dan Yunani sebesar 24%, 12% dan 20. Prevalensi neck pain terbesar terdapat pada penelitian di negara China dengan prevalensi 7% (Ferreira GD, 2011. Kalamantianos, dkk. , 2011. Palacios-Ceya et al. , 2015. Yue et al. , 2. Penelitian mengenai keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran di Indonesia pernah dilakukan oleh seorang peneliti dan mendapatkan hasil prevalensi neck pain sebesar 60% (Mujiono et al. , 2. Keluhan rasa sakit bukanlah hal yang sederhana, keluhan ini meningkatkan beban biaya medis dan mengurangi produktifitas. Dikarenakan kecendrungan bagi keluhan rasa sakit dibagian leher . eck pai. untuk menjadi masalah kronis penting untuk mengidentifikasi faktor risiko dalam rangka upaya pencegahan dan diagnosis dini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor risiko nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran serta bermanfaat bagi pekerja perkantoran dan PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 masyarakat luas sebagai bahan masukan untuk mencegah kejadian nyeri tengkuk leher . eck pai. METODE Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysi. untuk mengidentifikasi, memilih dan sintesis Pencarian melalui pusat database yaitu Pubmed dan Sciencedirect. Periode yang digunakan adalah 2018-2023. Kata kunci yang digunakan yaitu AuNeck PainAy OR AuOffice WorkerAy. Kriteria inklusi dalam penelitian Systematic review ini yaitu: . Research article menggunakan cross-sectional atau studi kohort, . artikel sudah dipublikasikan dalam periode 2018-2023, . Open access free full text agar mudah diakses dalam bentuk file pdf, . Artikel penelitian berhubungan dengan faktor resiko nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran, . artikel dalam Bahasa Inggris. Dengan kriteria eksklusi yaitu: systematic review atau review article HASIL Berdasarkan hasil pencarian artikel menggunakan database, pada periode 2018-2023 dengan kata kunci AuNeck PainAy OR AuOffice WorkerAy mendapatkan 1,852 artikel dari Pubmed dan 1,450 artikel dari Sciencedirect. Artikel tersebut disaring berdasarkan kesesuaian judul, abstrak, isi dan dipilih yang memenuhi kriteria inklusi, sehingga terdapat 32 artikel yang dinilai kelayakannya, menghasilkan 23 artikel yang kurang relevan dengan topik variabel dan 9 artikel systematic review. Jadi terdapat 7 artikel yang dapat dianalisa dan membahas faktor resiko yang berhubungan dengan nyeri di bagian tengkuk leher pada pekerja perkantoran. 3 jurnal termasuk dalam Q1, 2 jurnal termasuk dalam Q2 dan 2 jurnal termasuk dalam Q3. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 Include Eligibility Screening Identification Identification of new studies via database Referensi diidentifikasi melalui Pubmed dan Science Direct Publikasi Ganda . Pubmed . =1. Science Direct . = 1. Skrining judul dan abstrak . Full text article yang dinilai kelayakannya . Tidak relevan dengan topik/variabel . Systematic Review . Jurnal disertakan . Gambar 1. Metode Prisma Tabel 1. Rangkuman 7 Artikel Hasil Penelitian Terkait Faktor Resiko Nyeri Punggung Bawah PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 No Identitas publikasi Judul: Neck pain associated with smartphone overuse: cross-sectional report of cohort study among office Penulis: Nazi Derakhshanrad. Mir Saeed Yekaninejad. Ramin Mehrdad. Hooshang Saberi Nama Jurnal: European Spine Journal. Volume 30 (Q. Tahun: 2021 Judul: The Prevalence and Associated Factors of Neck Pain Among Ministry of Health Office Workers in Saudi Arabia: A Cross Sectional Study Penulis: Alhakami Anas Mohammed, dkk Nama Jurnal: Journal of Epidemiology and Community Health (Q. Tahun: 2022 Judul: Modifiable individual and workrelated factors associated Tujuan Penelitian/Metode Menyelidiki sejauh mana penggunaan mobile phone dan korelasinya terhadap nyeri leher dan/ gangguan psikologis pada pekerja kantor Hasil Perempuan dan penggunaan telefon genggam yang berlebihan pada pekerja kantor secara meningkatkan resiko terjadinya keluhan nyeri pada tengkuk leher . eck pai. Menilai prevalensi dan faktor resiko mengenai keluhan nyeri di bagian leher . eck pai. pada pekerja perkantoran di Kementrian Kesehatan Arab Saudi Cross-Sectional 413 sample Perempuan dan durasi kerja yang panjang berkaitan dengan keluhan Neck Pain pada pekerja perkantoran Menentukan hubungan antara self-reported neck pain dengan faktor Keluhan Neck Pain secara signifikan PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 No Identitas publikasi with neck pain in 740 office workers: a cross sectional study Penulis: Xiaoqi Chen. Shaun OAoLeary. Venerina Johnston Nama Jurnal: Brazilian Journal of physical theraphy (Q. Tahun: 2018 Judul: Association between pain intensity in the neck and component of workstation: A crosectional study on Japanese office workers Penulis: Kiyomasa Nakatsuka, dkk Nama Jurnal: International Journal of Industrial Ergonomics. Vol: 93 (Q. Tahun: 2023 Judul: Neck pain prevalence and associated occupational factors in Portuguese office worker Penulis: A. Nunes. Espanha. Teles. Petersean. ArendiNialsen,. Carnide Tujuan Penelitian/Metode individu dan faktor terkait pekerjaan Cross-Sectional 763 sample Hasil berkaitan dengan faktor pekerjaan seperti: -Jenis kelamin -Durasi kerja -Stress psikologi Melihat hubungan antara komponen workstation yang tidak layak dengan intensitas nyeri pada tengkuk leher . eck pai. Cross-Sectional 309 sample Jarak antara mata ke monitor merupakan faktor resiko paling signifikan yang berhubungan dengan intensitas keluhan nyeri tengkuk leher . eck pai. pada pekerja Melihat prevalence neck pain dan mengidentifikasi hubungan faktor pekerjaan pada pekerja office di Portugise Cross-Sectional 601 sample Faktor yg signifikan terkait dengan neck pain adalah: -Usia -Durasi kerja -Posisi layar kerja PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 No Identitas publikasi Nama Jurnal: Journal of IndustriaL Ergonomic Vol: 85. (Q. Tahun: 2021 Judul: Risk Factors of Neck Disability in Computer-Using Office Workers: a cross sectional Penulis: Ceylan Cansin Medin, dkk Nama Jurnal: International Journal of Occupational Safety and Ergonomics. Vol: 29 (Q. Tahun: 2023 Judul: Risk Factors for episodic neck pain in workers: a 5year prospective study of a general working Penulis: Audrey Petit, julie Bodin. Angelique Delarue. Alexis D'Escatha. Natacha Fouquet. Yves Roquelaure Nama Journal: Tujuan Penelitian/Metode Hasil Menentukan faktor resiko yang berkaitan dengan non-specific neck pain atau neck disability pada pengguna computer Cross-Sectional 1028 sample -Usia -Indeks Masa Tubuh (IMT) -Durasi kerja -Tingkat stres yang berkaitan dengan kejadian neck pain pada pengguna komputer Mengidentifikasi faktor resiko keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja aktif dalam skala besar Posisi canggung saat bekerja berkaitan dengan keluhan nyeri tengkuk leher . eck pai. pada pekerja Cohort Stuudy 3710 pekerja PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 No Identitas publikasi Tujuan Penelitian/Metode Hasil Occupational Environment Health. Vol: (Q. Tahun: Berdasarkan hasil analisis 7 jurnal ilmiah ini ditemukan berbagai variabel yang berhubungan dengan terjadinya keluhan neck pain pada pekerja perkantoran meliputi faktor risiko variabel individu . sia, jenis kelamin. BMI), variabel perilaku . enggunaan telefon genggam, aktivitas pereganga. , variabel pekerjaan . urasi kerj. , variabel desain tempat kerja . osisi layar kerj. dan variabel psikologi . tress kerj. PEMBAHASAN Hubungan antara usia dan keluhan neck pain Dalam jurnal yang sudah dianalisis ditemukan bahwa kelompok usia 45 hingga 55 tahun beresiko lebih besar mengalami keluhan neck pain dibandingkan pekerja perkantoran berusia muda. Hasil penelitian ini ini relevan dengan penelitian yang telah dilakukan lainnya yaitu pada populasi perkantoran di Malaysia maupun pada populasi umum di negara swiss. Hal ini dikarenakan adanya penurunan fungsi musculoskeletal karena perkembangan gangguan degenerative terkait usia, hilangnya serat otot dan degradasi kekuatan jaringan. (Kazeminasab et al. , 2022. Medin-Ceylan et al. , 2023. Nunes et al. , 2021. Shariat et al. , 2018. Woo et al. , 2. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 Hubungan antara jenis kelamin dan keluhan neck pain Perempuan memiliki resiko lebih besar untuk mengalami keluhan neck pain dibandingkan pria. Hasil penelitian ini relevan dengan penelitian keluhan neck pain lainnya pada pekerja perkantoran dan populasi umum di negara Brazil. Perempuan lebih rentan untuk mengalami keluhan neck pain karena ketidakaktifan fisik mereka, kepadatan mineral tulang yang lebih rendah dan kecendrungan yang lebih besar terhadap depresi, kecemasan dan stress (Alhakami et al. , 2022. Camacho & Nakazato, 2018. Chen et al. , 2018. Derakhshanrad et al. , 2021. Kazeminasab et al. , 2. Hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dan keluhan neck pain Obesitas adalah isu kesehatan masyarakat saat ini dan Indeks Masa Tubuh (IMT) yang tinggi meningkatkan resiko keluhan neck pain pada pekerja perkantoran. Hasil ini relevan dengan penelitian lainnya yang dilakukan pada pekerja perkantoran di Industri penerbangan yang pernah dilakukan di Indonesia. Kerentanan ini disebabkan karena IMT yang tinggi memberikan ketegangan pada bagian bagian tubuh yang menahan berat beban badan dari depan dengan mengontraksikan otot leher dan sekitar leher. Apabila kondisi ini terus berlanjut maka akan membuat leher merasakan keluhan nyeri yang kronis (A. Rahman et al. , 2021. Medin-Ceylan et al. , 2. Hubungan antara pengaruh aktivitas peregangan otot . dengan keluhan neck pain Peregangan otot yang dilakukan saat bekerja ditemukan sebagai faktor proteksi dalam terjadinya keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. Peregangan otot yang berupa menekan bagian kebagian bawah . orward hea. , menekan kepala kebagian atas, ke samping kiri dan kanan dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul di area tengkuk leher pada karyawan pekantoran jika dilakukan secara rutin. Hasil penelitian ini sejalan dengan PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 penelitian lainnya yang dilakukan pada karyawan perkantoran di Malaysia. Kegiatan peregangan otot . memberikan aktifitas bagi otot yang tegang untuk beristirahat dan memulihkan beberapa bagian otot yang kaku (Chen et al. , 2018. Louw et al. , 2017. Shariat et al. , 2018. Waongenngarm et al. , 2. Hubungan antara penggunaan telefon genggam yang berlebihan dengan keluhan neck pain Penggunaan telefon genggam lebih dari 6 jam per hari ditemukan menjadi faktor resiko keluhan nyeri di bagian tengkuk leher . eck pai. pada pekerja perkantoran. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan pada populasi pelajar di negara Portugal. Hubungan ini disebabkan oleh postur janggal saat penggunaan telefon genggam dalam jangka waktu lama. Seseorang cendrung untuk mencondongkan leher dan kepala mereka mendekati layar telefon genggam. Postur ini dikenal sebagai postur kura kura atau Auturtle neck postureAy. Saat leher menekuk ke depan dengan derajat yang berbeda-beda, lordosis serviks menurun dan kekuatan beban kepala yang ditopang oleh tulang belakang leher meningkat secara otomatis (Derakhshanrad et al. , 2021. Minghelli, 2. Hubungan antara durasi kerja per hari dengan keluhan neck pain Duduk di depan komputer lebih dari 40 jam setiap minggu atau lebih dari 8 jam sehari akan meningaktkan risiko nyeri di bagian tengkuk leher. Hasil ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan pada pekerja perkantoran di negara swedia, swiss dan Pakistan. Durasi kerja yang lama membutuhkan kontraksi statis otot otot postural yang akan memicu keluhan di bagian tengkuk leher . eck pai. (Alhakami et al. , 2022. Arshad et al. , 2021. Chen et al. , 2018. Sarig Bahat et al. , 2. Hubungan antara posisi monitor kerja dengan keluhan neck pain PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 Posisi monitor yang digunakan oleh pekerja berkaitan dengan keluhan neck pain. Umumnya pekerja perkantoran memiliki sebuah layar komputer di depan meja kerja Beberapa pekerja memiliki monitor tambahan pada meja kerjanya yang ditempatkan di bagian kanan atau kiri area kerja mereka. Posisi monitor yang jauh dari garis tengah tubuh dapat memunculkan postur tubuh yang janggal pada pekerja perkantoran yang menggunakan komputer. Rotasi kepala ke kanan dan ke kiri berhubungan dengan nyeri dan kecacatan di area tengkuk leher. Hubungan ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan pada pekerja perkantoran di negara Portugis dan penelitian kohort yang dilakukan pada tahun 2018 (Nakatsuka et al. , 2023. Nunes et al. Petit et al. , 2. Hubungan antara stress kerja dengan keluhan neck pain Stres kerja merupakan response fisik dan emosional yang dapat berbahaya dan terjadi ketika pekerjaan dirasakan tidak sesuai dengan kebutuhan atau kemampuan pekerja. Stres kerja dapat menimbulkan dua dampak, yaitu dampak positif seperti mendorong suatu tindakan dan meningkatkan kinerja atau dampak negatif seperti mengurangi kinerja, ketidakhadiran, kurang tantangan, kelelahan dan sakit (NIOSH, 2. Respon stres meningkatakan pelapasan katekolamin dan kortisol yang secara langsung dalam memengaruhi struktur dan fungsi otot, tendon dan ligament. Efek lainnya adalah peningkatan neuropinefrin yang dapat mempengaruhi perilaku ketika seseorang melakukan tugas di bawah tekanan. Pelepasan neurotransmitter juga dapat berperan dalam timbulnya nyeri otot (Medin-Ceylan et al. , 2. PREVENTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT VOLUME 14 NOMOR 3 DAFTAR PUSTAKA