Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN ALAT PERAGA (ABP) DAN METODE PEMBELAJARAN YANG BERVARIASI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA Hidayatul Aini SDN 3 Dasan Lekong hidayatulaini123@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil belajar menggunakan alat peraga . dan metode pembelajaran yang bervariasi pada mata pelajaran matematika dan bahasa indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari II Hasil penelitiannya adalah terjadi peningkatan yang cukup signifikan kepada ketuntatasan siswa diatas 70 sebesar 15% ( dari 75 % ke 90 %) mata pelajaran Sementara pada mata pelajaran bahasa Indonesia juga terjadi peningkatan angka ketuntasan sebesar 15 % ( dari 80% ke 90 %). Hal ini berarti menandakan bahwa ada perubahan yang terjadi yang memiliki dampak positif kepada kemajuan hasil belajar siswa sehingga penelitian ini berhasil untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Alat Peraga (ABP). Metode Pembelajaran PENDAHULUAN Belajar berkaitan dengan faktor internal dan eksternal siswa. Dari Faktor bahwa terdapat hubungan antara tingkat internal berkaitan dengan motivasi belajar, motivasi belajar dan hasil belajar baik hasil belajar pada suatu waktu tertentu kemampuan belajar, dll. Faktor Eksternal ,Suciati, . Tingkat motivasi dengan hasil belajar artinya semakin mengajar yang diterapkan oleh guru, dll. kuat/tinggi Proses belajar siswa dapat terganggu oleh semakin baik hasilnya. faktor internal dan eksternal yang tidak merupakan informasi tentang kemampuan yang dimilki oleh siswa pada awal, proses Hasil belajar dan akhir kegiatan pembelajaran sehingga Halaman | 94 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 dapat digunakan sebagai feed back bagi ketuntasan belajar ( standar ketuntasan belajar untuk setiap mata pelajaran adalah 70 ). Tingkat partisifasi siswa dalam Dalam pelaksanaan pembelajaran pembeljaran masih rendah . Hal ini terlihat dengan adanya keengganan siswa dalam diskusi,tanya Aejawab dan urun pendapat. belakang kemauan belajar, kemampuan . Tingkat ekonomi siswa yang tidak belajar, minat belajar yang berbeda dan tuntas belajar rata-rata rendah dan berasal dari lingkungan keluarga yang tidak Seperti halnya dengan kelas yang dikelola oleh penulis. Dalam pembelajaran yang harmonis . roken hom. Dari bertujuan untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran mata pelajaran Matematika belajar dikelas menggunakan alat peraga dan Bahasa Indonesia. dan metode yang bisa dikombinasikan. Adapun permasalahan yang ada di sekolah seperti : . Berdasarkan hasil ulangan tengah semester II T. 2017 diperoleh prestasi belajar Matematika dan Bahasa Indonesia rendah. Untuk mata pelajaran matematika hanya 12 orang . %) dari 20 orang siswa yang ada di kelas V yang mencapai standar ketuntasan belajar 8 orang . %) tidak mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia hanya 13 orang . %) dari 20 orang siswa mencapai ketuntasan belajar dan 7 orang . %) tidak mencapai standar dilakukan oleh penulis dirasakan adanya METODE PENELITIAN Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar dari penggunaan alat peraga dan metode pembelajaran. Adapun subjeknya adalah siswa V sebanyak 20 orang di SDN 3 Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Penelitian tindakan kelas ini dilakasanakan dalam dua siklus. Dalam setiap siklus direfleksikan, direvisi dan dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang dicapai mengacu pada disain faktor yang diteliti, dilanjutkan dengan jadwal pelaksanan observasi pembelajaran. Jenis data yang akan diambil adalah data kualitatif dan kuantitaf. Sementara instrumennya menggunakan Halaman | 95 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 lembar observasi dan dokumen yang ada dan mendukung penelitian. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN Data mata pelajaran Matematika. Keberhasilan yang dicapai pada perbaikan pembelajaran siklus I dikarenakan oleh pemilihan alat peraga dan sumber belajar yang tepat perkembangan hasil belajar siswa untuk siklus I dan Siklus II pada mata pelajaran Matematika dapat dilihat pada grafik l berikut ini : dalam proses pembelajaran. Penggunaan alat peraga model jam menumbuhkan minat siswa untuk belajar, dengan alat peraga yang dibuat sendiri oleh siswa memudahkan siswa memahami konsep GRAFIK PERKEMBANGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 1 PADAMARA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Dalam hal ini siswa mampu melakukan sesuai dengan pendapat Piaget bahwa usia anak SD pada tahap kongkrit oprasional dengan salah satu cirinya yaitu pola berfikir dalam memahami konsep Sesudah Sesudah Sebelum Perbaikan Perbaikan Perbaikan Siklus I Siklus II Tuntas Tdk Tuntas yang abstrak masih terikat pada benda Hal ini sesuai fungsi utama alat Gambar 1. Grafik Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Dari keabstrakan suatu konsep sehingga mudah beberapa perbaikan 1 dan 2. Untuk perbaikan I, 15 orang dari 20 siswa . %) intraktif dan percontohan pada perbaikan sudah mencapai standar ketuntasan belajar pembelajaran siklus I ini memberikan , padahal sebelum diadakan perbaikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat pembelajaran hanya 12 orang dari 20 secara aktif dalam pembelajaran sehingga orang siswa pembelajaran menjadi menyenangkan bagi yang mencapai ketuntasan belajar. Adanya peningkatan jumlah siswa yang tuntas belajar menunjukkan adanya Penggunaan siswa dan terkesan sangat bermakna. Tingkat berkolerasi positif dengan hasil belajar. peningkatan prestasi belajar siswa pada Halaman | 96 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Pengelolaan kelas yang kondusif akan untuk menyesuaikan dengan alokasi waktu menunjang prestasi belajar siswa. yang tersedia. Sedangkan perbaikan II. Dari 20 Methode yang dipilih orang siswa ada 18 orang . %) sudah memberikan kesempatan kepada siswa mencapai standar ketuntasan belajar 70 % , pada perbaikan pembelajaran siklus I hanya 15 orang dari 20 orang menjadi menyenangkan bagi siswa dan siswa yang mencapai standar ketuntasan terkesan sangat bermakna. Adanya peningkatan jumlah siswa kelemahan yang ada pada perbaikan yang tuntas belajar menunjukkan adanya pembelajaran Matematika pada siklus II peningkatan prestasi belajar siswa pada tidak tampak lagi. mata pelajaran Matematika. Keberhasilan Sementara yang dicapai pada perbaikan pembelajaran siklus II dikarenakan oleh pemilihan alat pembelajaran siklus I dan Siklus II peraga dan sumber belajar yang tepat diperoleh data hasil perkembangan belajar dalam proses pembelajaran. Penggunaan siswa pada mata pelajararan Bahasa alat peraga menumbuhkan minat siswa Indonesia dapat dilihat pada grafik berikut memahami konsep matematika. Sebelum Indonesia Kelemahan- GRAFIK PERKEMBANGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 1 PADAMARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA siswa diajarkan tentang volume suatu bangun pada pembelajaran siklus II siswa telah dibekali dengan konsep keliling dan Penggunaan kelompok pada pembelajaran siklus I membutuhkan waktu yang lebih banyak Sesudah Perbaikan Perbaikan Perbaikan Siklus I Siklus II Tuntas Tdk Tuntas dengan pertimbangan ini guru mengubah methode pembelajaran dengan ceramah Sesudah Sebelum intraktif dan percontohan pada perbaikan pembelajaran siklus II. Dengan tujuan Halaman | 97 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Gambar 2. Grafik Perkembangan Hasil Pada tahap ini kebebasan anak meningkat Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia disekitar anak menuju perkembangan Dari 20 orang siswa terdapat 16 kemampuan induktif orang . %) yang mencapai standar Pada saat perbaikan II, dari 20 ketuntasan belajar 70 % keatas pada orang siswa terdapat 19 orang . %) perbaikan pembelajaran pada siklus I ini. yang mencapai standar ketuntasan belajar Sebelum 70 % keatas pada perbaikan pembelajaran pembelajaran hanya 13 orang ( 65%) dari Bahasa Indonesia pada siklus II ini. Pada 20 orang siswa yang ada di kelas V yang perbaikan pembelajaran siklus I hanya 16 . %) orang dari 20 orang siswa yang ada Adanya penambahan jumlah siswa yang di kelas V yang mencapai standar tuntas belajar tidak terlepas dari pemilihan ketuntasan belajar. Adanya penambahan penggunaan alat peraga dalam hal ini jumlah siswa yang tuntas belajar tidak adalah Kemmpuan Guru dalam bercerita terlepas dari pemilihan penggunaan alat dengan bahasa,intonasi lagu dan irama peraga dalam hal ini adalah penggunaan peta/atlas dalam belajar siswa. Bahasa Penggunaan proses pembelajaran Indonesia. Pada pembelajaran siklus II guru menambahkan waktu untuk bercerita di depan kelas. memahami konsep tentang watak,tokoh Penggunaan LKS dan latar yang ada dari sebuah cerita yang di dengar dan di baca . Hal ini sesuai tokoh,watak dan latar yang ada pada dengan pendapat Peaget . alam Suciati sebuah cerita. , bahwa pada anak usia sekolah pendapat Peaget . alam Suciati 2. , dasar berada pada tahap operasi kongkrit. bahwa pada anak usia Sekolah Dasar Pada berada pada tahap operasi kongkrit. Pada bersifat simbolis abstrak dimulai. Belajar tahap ini perkembangan yang bersifat pada tahap-tahap ini diarahkan pada simbolis abstrak dimulai. logika pengelompokkan dan hubungan. tahap-tahap ini diarahkan pada logika Hal ini sesuai dengan Belajar pada Halaman | 98 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 pengelompokkan dan hubungan. Pada . Pemilihan metode yang tepat tahap ini kebebasan anak meningkat lebih serta bervariasi mampu meningkatkan tinggi dari dunia pengalaman disekitar minat belajar dan kemampuan belajar anak menuju perkembangan kemampuan yang akhirnya prestasi belajar siswa. Dari hasil analisis dan refleksi Sedangkan guru dengan teman sejawat terhadap diberikan adalah . Menggunakan media format observasi siklus II tidak temukan pembelajaran yang relevan dengan materi kelemahan-kelemahan yang berarti pada pelajaran agar penjalasan tidak bersifat perbaikan pembelajaran Bahasa Indonesia . Membuat alat peraga alternatif siklus II. Dengan demikian perbaikan jika alat peraga tidak tersedia di sekolah. pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Memilih dan menggunakan methode Indonesia dianggap sudah berhasil pembelajaran agar pembelajaran terkesan KESIMPULAN DAN SARAN Dari yang telah dilakukan melalui dua siklus dapat ditarik beberapa DAFTAR PUSTAKA