MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 ARTIKEL PENELITIAN PERBEDAAN TINGKAT KEKERASAN PERMUKAAN BAHAN RESTORASI RESIN KOMPOSIT NANOFILLER SETELAH PERENDAMAN DALAM LARUTAN TEH HITAM DAN TEH HIJAU Putri Pradisha Adhaa. Dewi Arsih Sulistianib. Portuna Putra Kambayac Program Studi Kedokteran Gigi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Laboratorium Dental Material. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Laboratorium Kedokteran Gigi Klinik. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Email: putripradisha26@gmail. Abstrak Resin komposit adalah bahan restorasi yang banyak digunakan di kedokteran gigi masa kini. Pada perkembangan terakhir, munculah resin komposit jenis nanofiller. Kekerasan mikro permukaan merupakan sifat utama komposit dalam keberhasilan restorasi gigi. Makanan dan minuman yang bersifat asam dapat menyebabkan resin komposit mengalami degradasi matriks sehingga mengalami penurunan kekerasan Teh hitam dan teh hijau merupakan bahan minuman alami yang sangat populer yang mengandung asam. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kekerasan permukaan bahan restorasi resin komposit nanofiller setelah perendaman dalam larutan teh hitam dan teh hijau. Penelitian true experimental dengan menggunakan post-test only control group design. Jumlah sampel sebanyak 27 buah yang dibagi dalam 1 kelompok kontrol dan 2 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan direndam dengan larutan teh hitam dan teh hijau. Kelompok kontrol tidak dilakukan perendaman. Setelah itu dilakukan pengukuran menggunakan Rockwell Hardness Tester. Hasil uji diperoleh nilai kekerasan resin komposit pada kelompok kontrol adalah 52,778 A 3,5860 HR15N, pada perendaman larutan teh hitam 52. 678 A 5,4986 HR15N, dan pada perendaman larutan teh hijau 48. 278 A 2,3983 HR15N. Data berdistribusi normal dengan menggunakan uji Shapiro Wilk . >0. Hasil uji One Way ANOVA diperoleh nilai . = 0,. , serta uji Post Hoc Games-Howell menunjukan adanya perubahan kekerasan resin komposit yang signifikan hanya pada kelompok kontrol dan kelompok perendaman teh hijau. Terdapat perbedaan tingkat kekerasan resin komposit nanofiller yang tidak signifikan antara perendaman dalam larutan teh hitam dan larutan teh hijau. Kata Kunci : resin komposit nanofiller, kekerasan permukaan, teh hitam, teh hijau Abstract Composite resin is a popular restoration material in modern dentistry. A new type of nanofiller composite resin has emerged in recent developments. The main feature of composite resin in the success of dental restorations is micro surface hardness. Acidic foods and beverages can degrade the matrix of composite resin, resulting in a decrease in surface hardness. Acidic natural beverages such as black and green tea are popular. This study aimed to compare the surface hardness levels of nanofiller composite restoration materials after soaking in black and green tea solutions. A true experimental study with only a posttest control group. The sample size was 27 pieces, divided into one control group and two treatment groups. The treatment groups were immersed in black tea and green tea solutions, while the control group was not. Following that, measurements were taken with a Rockwell Hardness Tester. The test results revealed that the hardness value of composite resin in the control group was 52. 778 A 3. 5860 HR15N, 52. 678 A 5. 4986 HR15N in the black tea soaking group, and 48. 278 A 2. 3983 HR15N in the green tea soaking group. The Shapiro Wilk test revealed that the data was normally distributed . >0. The One Way ANOVA test yielded a value of . = 0. , and the Post Hoc Games-Howell test revealed that only the control and green tea soaking groups experienced a significant change in composite resin hardness. There were no significant differences in the surface hardness level of nanofiller composite resin after soaking in black and green tea solutions in this study. Keywords: nanofiller composite resin, surface hardness, black tea, green tea MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 PENDAHULUAN dapat mengalami degradasi matriks, yang Teknologi dan bahan kedokteran gigi Karena Degradasi matriks adalah pemisahan bakteri, kekuatan tinggi, pH yang berubah, gugus metakrilat pada Bis-GMA, karena polimer resin komposit mengandung ikatan penerapan ilmu bahan menjadi unik di Pengetahuan terdegradasi jika terkena pH rendah . tentang ilmu material sangat penting saat Putusnya ikatan polimer akibat degradasi mengakibatkan terbentuknya monomer Pada sisa berupa metil metakrilat. Monomer sisa kedokteran gigi masa kini, resin komposit ini akan terlepas dari resin komposit saat merupakan bahan restorasi yang paling terkena saliva atau asam. Penurunan banyak digunakan. 7 Dalam perkembangan terakhir, telah muncul resin komposit dengan ukuran partikel filler yang lebih kecil estetika resin komposit. dan sistem bonding yang lebih baik, yaitu resin komposit nanofiller. Salah Teh merupakan salah satu bahan minuman alami yang paling digemari Teh komposit adalah kekerasan permukaan, tanaman Camellia sinensis dan dibagi yang mana telah dilaporkan menjadi sifat menjadi teh yang tidak difermentasi . eh putih dan teh hija. , teh semi fermentasi Kekerasan yang tidak . eh oolon. dan teh fermentasi . eh hita. sesuai dengan cara pengolahannya. Total komposit gagal menahan tekanan kunyah, konsumsi teh Indonesia menempati urutan dapat retak . atau lepas dari gigi. kesebelas di dunia. Di antara teh yang Faktor yang mempengaruhi kekerasan diproduksi dan dikonsumsi di dunia, teh permukaan resin komposit meliputi sifat fisik dan kimia. Faktor lainnya adalah makanan atau minuman yang dikonsumsi. menyumbang kurang dari 2%, dan sisanya Jika adalah varietas teh lain yang kurang dikonsumsi bersifat asam, resin komposit Kandungan senyawa pada teh MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 hitam dan teh hijau tidak jauh berbeda, spesimen direndam dalam larutan teh hijau namun kandungan polifenol seperti katekin yang masing masingnya disimpan dalam pada teh hijau masih tergolong tinggi. inkubator dengan suhu 37AC selama 18 jam. Mengingat belum ada penelitian Pengujian kekerasan sampel, pengujian mengenai perbedaan tingkat kekerasan Rockwell Hardness Test perendaman dalam larutan teh hitam dan memberikan tekanan sebesar 15 kgf selama teh hijau, maka peneliti tertarik untuk 5 detik. Pengujian kekerasan pada tiap-tiap meneliti hal tersebut. sampel dilakukan pada bidang atas sampel. Pada bidang tersebut dilakukan 1 titik METODE PENELITIAN pengukuran yang terletak pada bagian Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan menggunakan post-test sentral sampel. Data yang diperoleh dari penelitian ini Penelitian ini dilaksanakan pada Desember pengukuran kekasaran permukaan resin 2022 dan dilaksanakan pada Laboratorium Dental Kedokteran perendaman dalam larutan teh hitam dan Universitas Mulawarman dan Laboratorium Data yang terkumpul dievaluasi Teknik Mesin menggunakan SPSS, normalitas data diuji Politeknik Negeri Balikpapan. Populasi dengan melakukan uji Shapiro-Wilk, dan penelitian adalah resin komposit nanofiller dilanjutkan dengan uji One Way ANOVA yang berbentuk lingkaran dengan diameter untuk melihat apakah terdapat perbedaan 7 mm dan ketebalan 4 mm. Material Mesin Sampel Fakultas Jurusan Teknik komposit nanofiller dengan diameter 7 mm komposit nanofiller pada kelompok kontrol, dan ketebalan 4 mm yang memiliki kelompok perendaman larutan teh hitam dan hijau. Uji ini menggunakan tingkat keseluruhan sampel berjumlah 27 yang kepercayaan 95% dan tingkat signifikansi dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu 9 buah pO0. spesimen tidak dilakukan perendaman kemudian dilakukan untuk menentukan sebagai kontrol, 9 buah spesimen direndam perbedaan yang signifikan antar kelompok. Uji Post Hoc Games-Howell dalam larutan teh hitam, dan 9 buah MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 HASIL DAN PEMBAHASAN parametrik yaitu uji Post Hoc Games- Dari penelitian ini, didapatkan nilai Howell. rerata kekerasan permukaan resin komposit Dari hasil uji Post Hoc Games-Howell nanofiller kelompok kontrol adalah 52,778 A didapatkan rerata perbedaan kekerasan 3,5860 HR15N, kelompok perendaman permukaan resin komposit nanofiller antara dalam larutan teh hitam adalah 52,678 A kelompok kontrol dan perendaman dalam 5,4986 HR15N, dan kelompok perendaman larutan teh hitam adalah sebesar 0,1 dalam larutan teh hijau adalah 48,278 A dengan nilai signifikansi 0,999. Rerata 2,3983 HR15N. Rerata hasil penelitian ini perbedaan kekerasan permukaan resin dapat dilihat pada gambar 1. komposit nanofiller kelompok kontrol dan Uji normalitas data yang digunakan kelompok perendaman dalam larutan teh adalah Shapiro-Wilk. Hasil uji normalitas hijau adalah sebesar 4,5 dengan nilai Shapiro-Wilk didapatkan p>0,05, sehingga 0,019. data yang diperoleh berdistribusi normal. Oleh nanofiller antara kelompok perendaman digunakan adalah uji data parametrik yaitu dalam larutan teh hitam dan kelompok uji One Way ANOVA untuk melihat perendaman dalam larutan teh hijau adalah perbedaan kekerasan permukaan kelompok sebesar 4,4 dengan nilai signifikansi 0,115. kontrol, kelompok perendaman larutan teh Hasil uji statistik Post Hoc Games-Howell ini hitam, dan teh hijau. dapat dilihat pada tabel 2. itu, analisis data Rerata Pada tabel 1. dapat dilihat pada kolom Dari hasil uji Post Hoc Games-Howell Sig. Didapatkan nilai 0,041 . < 0,. , maka didapatkan hasil, yaitu: terdapat perbedaan Ho ditolak, dimana terdapat perbedaan kekerasan yang tidak signifikan antara perendaman dalam larutan teh hitam . = larutan teh hitam dan larutan teh hijau. Uji 0,999 homogenitas varian menunjukkan bahwa kekerasan yang tidak signifikan antara data tidak homogen . = 0,032 < 0,. , kelompok perendaman dalam larutan teh sehingga dilanjutkan uji post hoc non hitam dan larutan teh hijau . = 0,115 > MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 Gambar 1. Grafik rerata kekerasan resin komposit nanofiller tanpa perendaman . , perendaman larutan teh hitam, dan perendaman larutan teh hijau. Tabel 1. Hasil uji statistik One Way ANOVA Sum of Squares Mean Square Sig. Between Groups Within Groups Total Tabel 2. Hasil uji statistik Post Hoc Games-Howell Perbandingan antar kelompok Kontrol Larutan teh hitam Sig. Larutan teh hitam Larutan teh hijau Larutan teh hijau 0,. , dan terdapat perbedaan kekerasan Resin komposit berbeda dalam jenis yang signifikan antara kelompok kontrol pengisi anorganik. Resin komposit nanofiller dan larutan teh hijau . = 0,019 < 0,. Hal dianggap memiliki kandungan filler yang ini disebabkan karena kandungan asam tinggi, mudah diaplikasikan dan bertahan yang tinggi dalam larutan teh hijau, yang lama, oleh karena itu resin komposit berdifusi ke dalam matriks resin dan mempengaruhi ion lain, menyebabkan kedokteran gigi. Resin komposit yang mereka terlepas dari matriks, menyebabkan mengandung bahan pengisi seng dan kaca barium lebih banyak menyerap air daripada monomer Bis-GMA. resin komposit yang mengandung bahan MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 pengisi kuarsa. Filler kaca zirkonia juga lebih untuk membandingkan bahan restoratif mudah menyerap air. Dalam penelitian ini, dan menilai ketahanan permukaan material resin komposit mengandung bahan pengisi zirkonia/silika. 3 Dalam Kekerasan nanofiller, penyusutan polimerisasi dan terutama di area yang luas dengan kekuatan difusi uap gelembung gas menyebabkan Kekerasan sangat berkorelasi retakan mikro dalam matriks resin selama dengan tingkat konversi komposit resin. proses inisiasi dan propagasi. Proses ini Faktor-faktor dapat memberikan suplai agen kimia dan kekerasan suatu bahan restoratif dapat jalur untuk berdifusi ke dalam bahan mempengaruhi daya tahannya. Perbedaan restoratif, menghasilkan degradasi yang transformasi dan komposisi komposit. Hasil penelitian ini sejalan dengan meliputi ukuran, jenis dan volume bahan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya Peningkatan konversi menghasilkan oleh (Mulie, 2. yang membandingkan sifat mekanik yang lebih tinggi seperti Proses minuman yang nilai phnya berbeda. Hasil keasaman dilaporkan oleh Valinoti dan bervitamin . H = 3,. memiliki nilai Narsimha. Penelitian (Valinoti et al. , 2. kekerasan yang lebih kecil dibandingkan mengungkapkan bahwa resin komposit dari pada minuman kopi . H = 5,. Penelitian merek yang berbeda akan mengalami menunjukkan bahwa minuman dengan penurunan kekerasan karena kandungan kandungan asam yang lebih tinggi memiliki pH yang asam. Asam memiliki banyak ion H efek yang lebih besar dalam mengurangi yang berdifusi ke dalam matriks dan kemudian bergabung dengan ion negatif di Hal ini dikarenakan minuman dalam matriks. Ion H dapat mempengaruhi dengan kandungan asam yang tinggi akan ion lain terdorong keluar dan terbebas dari mempercepat degradasi resin komposit dan Hilangnya ion dalam matriks meningkatkan pelepasan monomer. menyebabkan pemutusan ikatan kimia dan Kekerasan merupakan salah satu sifat mekanik yang penting dan sering digunakan destabilisasi matriks, dimana matriks juga larut dan terurai. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 Penelitian (Kafalia et al. , 2. sehingga mudah terdegradasi pada kondisi menunjukkan terjadi penurunan kekerasan pH . Air yang asam dapat perendaman pada jus jeruk yang bersifat memutuskan ikatan antara matriks dan Bahan resin komposit yang direndam Penyerapan air oleh resin komposit dalam cairan asam memiliki kelarutan yang tinggi, yang dapat menyebabkan erosi pada hidrofilik sehingga memungkinkan matriks menyerap air. Setelah itu akan terjadi mempengaruhi keausan resin komposit hidrolisis, pemutusan ikatan antara silan yang mengakibatkan penurunan kekerasan dan filler, pemutusan ikatan antara filler dan permukaan resin komposit. Ketika polimer matriks, dan juga akan menyebabkan menyerap air, terjadi penurunan kekerasan, degradasi antar filler. Pemecahan matriks mengakibatkan dekomposisi hidrolitik dan hilangnya ikatan antara matriks resin dan Penyerapan air terjadi karena adanya Monomer sisa akan terlepas dari proses difusi air ke dalam resin komposit. komposit saat terkena saliva atau cairan Sejumlah besar ion H dalam asam akan yang mengandung asam. Ion H dari katekin berdifusi ke dalam resin komposit dan dan senyawa fenolik lainnya berdifusi ke bergabung dengan ion negatif dalam dalam matriks dan bergabung dengan ion matriks, sehingga merusak resin komposit negatif dalam matriks. Ion H menyebabkan dan membentuk monomer sisa metil ion bebas terdorong keluar dan lepas dari Ini menghasilkan ikatan kimia ikatan matriks. Disosiasi ion dari matriks yang tidak stabil yang memungkinkan menyebabkan ikatan kimia yang tidak stabil, matriks larut dan hancur. dan akhirnya matriks juga hancur dan larut. Hal Penuruan kekerasan resin komposit Hal dapat terjadi dengan dua mekanisme. kekerasan permukaan resin komposit. 4,5,14 Mekanisme pertama adalah degradasi Mekanisme kedua adalah degradasi ikatan siloksan. Degradasi terjadi karena putusnya ikatan siloksan Si-O-Si yang pembelahan gugus metakrilat dalam Bis- terbentuk antara filler dan coupling agent. GMA, karena polimer resin komposit Hal ini dapat menyebabkan filler lepas dan mengandung ikatan yang tidak stabil Degradasi MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 4 Senyawa fenolik yang terdapat antara kelompok larutan teh hitam dan teh dalam larutan teh memiliki gugus hidroksil Faktor lain yang menyebabkan (-OH) yang terikat pada cincin aromatik. perbedaan kekerasan permukaan antara Gugus hidroksil fenolik akan mengalami resin komposit yang direndam dalam pelepasan dan bergabung dengan ikatan larutan teh hitam dan teh hijau adalah siloksan, yang menyebabkan pemutusan kandungan asam yang lebih tinggi pada teh ikatan siloksan Si-O-Si menjadi SiOH. Kandungan asam pada teh hijau 3 kali sehingga terjadi degradasi dan penurunan lebih tinggi dari pada teh hitam. Oleh kekerasan resin komposit. karena itu, pH yang lebih rendah dari Teh hijau dan teh hitam semuanya larutan teh hijau membahayakan integritas mengandung senyawa katekin . Teh permukaan resin komposit, menghasilkan hijau merupakan teh yang diperoleh tanpa kekerasan resin komposit yang lebih Kandungan asam yang lebih tinggi kandungan tanin yang tinggi dibandingkan pada teh hijau meningkatkan jumlah monomer yang dilepaskan, dimana dengan mengalami reaksi fermentasi atau oksidasi adanya ion H dalam jumlah besar enzimatis yang mengakibatkan konversi katekin menjadi senyawa oksidasinya yaitu berlangsung lebih cepat, ikatan kimia theaflavin dan thearubigin. Menurut Lucida langsung menjadi tidak stabil, dan akhirnya . , katekin bersifat asam dengan pH terjadi degradasi matriks yang mengarah 2,8-4,9. Tanin pada teh dapat mengganggu penurunan kekerasan resin komposit. Hal ikatan polimer resin, yang mempengaruhi ini mengakibatkan kekerasan permukaan kekerasan resin komposit. resin komposit yang direndam dalam Pada kekerasan resin komposit dapat disebabkan larutan teh hijau lebih rendah dibandingkan dengan larutan teh hitam. penurunan pH, dan efek agresif dari asam SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan yang terkandung dalam teh hitam dan teh menyatakan bahwa Lamanya waktu perendaman juga Terdapat perbedaan tingkat kekerasan resin komposit nanofiller yang tidak signifikan antara perendaman dalam MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN : 2828 - 5883 larutan teh hitam dan larutan teh hijau. Rerata perbedaan kekerasan permukaan kelompok perendaman dalam larutan teh hitam dan kelompok perendaman dalam larutan teh hijau adalah sebesar 4,4 dengan nilai signifikansi 0,115. Tingkat kekerasan permukaan bahan setelah perendaman dalam larutan teh hitam yaitu 52,678 A 5,4986 HR15N. Tingkat kekerasan permukaan bahan setelah perendaman dalam larutan teh hijau yaitu 48,278 A 2,3983 HR15N. UCAPAN TERIMA KASIH Penelitian ini dapat dilaksanakan dengan baik berkat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, untuk itu peneliti mengucapkan terima kasih banyak kepada Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Mulawarman pihak Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Balikpapan. DAFTAR PUSTAKA