JIGE 5 . JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION id/index. php/jige DOI: https://doi. org/10. 55681/jige. Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor Ruas Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dengan Pendekatan Analisis SWOT dan AHP Mufidah Aulia Annisa1*. Rahayu Sulistyorini1. Aleksander Purba2 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Lampung. Bandar Lampung. Indonesia Magister Teknik Sipil Universitas Lampung. Bandar Lampung. Indonesia *Corresponding author email: aulia. annisa123@gmail. Article Info Article history: Received May 12, 2024 Approved June 15, 2024 Keywords: Educational area, regional planning strategies, facilities and infrastructure. ABSTRACT Bandar Lampung is experiencing dynamic development of the growth and development of the city will have implications for the increasing need for education and creates a large demand for transportation due to the movement of people and goods, so that this movement activity requires good facilities and infrastructure both in quality and quantity, especially in educational area. There are many educational institutions on Zainal Abidin Pagar Alam Street who will certainly cause additional movement and will create demand for supporting facilities around the area. This study aims to identify strategies planning for arranging the educational area around Zainal Abidin Pagar Alam Street. The analytical method used qualitative and quantitative descriptive analysis by using SWOT Analysis and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results showed that the criteria for the priority aspect for arranging the educational areas are environmental aspects, physical aspect, economic aspect, social aspect and institutional aspect. The priorities of strategic planning in arranging the educational area are providing parking access for shops, service providers, and educational institutions so that they do not use the roadside for improving the supproting infrastructure for educational facilities such as public transportation, road capacity, public space, libraries dan shopping centers. controling the street vendors around pedestrians. providing waste management facilities for service providers around educational areas. optimizing gorverment coordination with stakeholders to reduce traffic congestion in cities. ABSTRAK Kota Bandar Lampung telah mengalami perkembangan yang dinamis sehingga menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan kota yang akan berimplikasi pada peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan dan mengakibatkan pada besarnya permintaan transportasi karena aktivitas pergerakan orang dan barang, sehingga aktivitas - 1343 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . pergerakan yang terjadi akan memerlukan sarana dan prasarana yang Adanya beberapa Perguruan Tinggi dan sekolah di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam tentu akan menyebabkan adanya pergerakan tambahan yang mengakibatkan permintaan terhadap fasilitas pendukung di sekitar Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penataan kawasan di koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Metode analisis pada studi ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis SWOT dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria aspek prioritas penataan kawasan pendidikan adalah aspek lingkungan, aspek fisik, aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek Alternatif strategi prioritas dalam penataan kawasan pendidikan adalah dengan menyediakan akses parkir kendaraan untuk pertokoan, penyedia jasa dan instansi pendidikan agar tidak menggunakan bahu jalan. meningkatkan infrastruktur penunjang fasilitas pendidikan seperti angkutan umum, kapasitas jalan, ruang tebuka, perpustakaan dan shopping centers. menertibkan pedagang kaki lima agar tidak menggunakan pedestrian. menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah untuk penyedia jasa di sekitar kawasan pendidikan. mengoptimalkan koordinasi antar lembaga pemerintah dan stakeholder terkait dalam mengatasi kemacetan di kawasan pendidikan. Copyright A 2024. The Author. This is an open access article under the CCAeBY-SA license How to cite: Annisa. Sulistyorini. , & Purba. Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor Ruas Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dengan Pendekatan Analisis SWOT dan AHP. Jurnal Ilmiah Global Education, 5. , 1343Ae1354. https://doi. org/10. 55681/jige. PENDAHULUAN Kota Bandar Lampung adalah Ibu Kota Provinsi Lampung yang merupakan wilayah strategis yang merupakan pusat kegiatan pemerintah, dan kebudayaan, dan sebagai pusat perekonomian daerah Lampung. Jumlah penduduk di Kota Bandar Lampung terdapat sebanyak 937 jiwa (BPS, 2. telah mengalami perkembangan yang dinamis, dimulai dari pertambahan jumlah penduduk dan adanya dinamika penduduk yang menyebabkan bertambahnya fasilitas sarana dan prasarana perkotaan seperti kebutuhan terhadap perumahan, jaringan jalan dan sarana perkotaan lainnya. Pertumbuhan dan perkembangan kota akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pendidikan dan mengakibatkan pada besarnya permintaan transportasi akibat dari peningkatan aktivitas pergerakan orang dan barang dalam suatu kota, sehingga pergerakan ini memerlukan sarana dan prasarana yang memadai di suatu kawasan pendidikan (Indarto et al. , 2. Dalam Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandar Lampung Tahun 2021-2041 menyebutkan bahwa Wilayah Perencanaan II merupakan pusat pendidikan tinggi dengan simpul utama transportasi darat dengan fungsi sebagai kawasan peruntukan industri, permukiman perkotaan, infrastruktur perkotaan serta perdagangan dan jasa skala kawasan yang terletak di Kecamatan Sukarame. Kecamatan Tanjung Senang. Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Labuhan Ratu. Adanya kegiatan pendidikan yang besar di Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Labuhan Ratu akan menarik besarnya bangkitan transportasi. Bangkitan lalu lintas akan berpengaruh terhadap Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1344 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . penggunaan lahan di sekitar Jalan Zainal Abidin Pagar Alam yang terdiri atas tata guna lahan permukiman, pendidikan, peruntukan perdagangan dan jasa. Semakin tingginya aktivitas penggunaan lahan dalam suatu kawasan, maka semakin tinggi tingkat kemampuan lahan tersebut dalam memberikan bangkitan lalu lintas (Aditiawan, 2. Kawasan Pendidikan adalah kawasan dengan ciri sebagai fungsi pendidikan yang menunjang peningkatan ilmu pengetahuan, jasmani, dan akhlak sehingga pengguna dapat mendapatkan tujuan dalam mewujudkan cita-cita tertinggi (Afif & Sarwadi, 2. Kawasan pendidikan tinggi dapat mempengaruhi kota sebagai daya tarik dengan identitas kawasan Hal ini menyebabkan adanya aglomerasi dan terjadinya migrasi yang akan memberikan dampak peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan terhadap kepadatan bangunan sehingga mempengaruhi pola penggunaan lahan dan fungsi rumah yang berubah menjadi sebagai kegiatan ekonomi. Kawasan Pendidikan yang berada di Kota Bandar Lampung terletak di sekitar Jalan Zainal Abidin Pagar Alam memiliki peran sangat penting. Jalan Zainal Abidin Pagar Alam adalah jalan arteri yang merupakan jalan nasional yang menghubungkan lokasi penting di Kota Bandar Lampung. Pendidikan tinggi yang berada di sekitar Jalan Zainal Abidin Pagar Alam adalah sebanyak 13 . iga bela. perguruan tinggi yaitu. Universitas Teknokrat Indonesia. Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Universitas Bandar Lampung (UBL). Universitas Muhammadiyah. Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. STIKES Panca Bakti. Pascasarjana Universitas Bandar Lampung. STKIP Al Islam Tunas Bangsa. Universitas Mitra Indonesia (UMITRA). Universitas Lampung (UNILA). Universitas Satu Nusa. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Fattah, dan Institut Maritim Prasetya Mandiri. Adanya beberapa kampus dan sekolah di sekitar Jalan Zainal Abidin Pagar Alam mengakibatkan terbangunnya fasilitas umum untuk menunjang penyediaan sarana dan prasarana di sekitar kawasan, seperti dibangunnya pusat perbelanjaan dan beberapa fasilitas pendukung kegiatan mahasiswa seperti kos-kosan, toko buku beserta alat tulis, toko elektronik, rumah makan, sarana olahraga dan lain sebagainya. Dengan adanya titik kumpul di sekitar kawasan pendidikan akan memberikan dampak positif maupun dampak negatif. Salah satu akibat yang muncul adalah adanya kemacetan, penurunan kualitas lingkungan dengan banyaknya sampah, penurunan kualitas udara dan gangguan kebisingan, gangguan keamanan, dan kemacetan di sekitar kawasan pendidikan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja jalan, mengurangi kemacetan dan permasalahan di sekitar Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, yaitu dengan pembangunan jalan dibawah permukaan tanah . Universitas Lampung dan pembangunan Flyover di Mall Bumi Kedaton yang menghubungkan antara Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dan Jalan Teuku Umar. Namun pembangunan underpass Universitas Lampung belum dapat maksimal dalam meningkatkan kinerja di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, meskipun tingkat pelayanan jalan setelah dibangun underpass meningkat secara signifikan (Pramadewi, 2. Pengoperasian jalan layang yang berada di depan Mal Boemi Kedaton (MBK) juga belum dapat mengurai kemacetan di Kawasan Kedaton dan sekitarnya yang diakibatkan karena pelambatan kendaraan yang akan menuju ke Jalan Pagar Alam, sehingga terjadi pelambatan kendaraan yang menjadi tundan di Jalan Teuku Umar yang akan menaiki flyover (Pradana et al. , 2. Beberapa penyebab kemacetan tersebut terjadi akibat banyaknya kendaraan namun luasan jalan yang belum menyesuaikan, tidak tersedianya lahan parkir sehingga banyaknya area parkir illegal di sekitar bangunan pendukung seperti tempat makan. Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1345 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . penyedia jasa print dan jasa photocopy sehingga menggunakan bahu jalan untuk parkir, adanya penyempitan jalur . di beberapa titik kemacetan akibat adanya hambatan samping (Perwira, et al. , 2. Selain permasalahan kemacetan, adanya perubahan dalam penggunaan lahan kearah aktivitas komersil seperti perdagangan jasa, pendidikan, dan penyedia fasilitas kesehatan sehingga menyebabkan banyak aktivitas yang terjadi di sekitar kawasan pendidikan (Perwira, et al. , 2. Berdasarkan beberapa permasalahan di atas, akan dilakukan penelitian lebih lanjut bagaimana strategi dalam melakukan penataan kawasan pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam agar terciptanya kawasan pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan sesuai kebutuhan, sehingga diharapkan terwujudnya kawasan pendidikan yang memadai sesuai dengan pemanfaatan ruang sebagaimana telah di atur dalam RTRW Kota Bandar Lampung Tahun 2021- 2041. METODE Lokasi penelitian berada di sekitar koridor jalan Jalan Zainal Abidin Pagar Alam yang memiliki fungsi sebagai jalan arteri primer yang menjadi salah satu penyebab adanya perkembangan dan peningkatan aktivitas di ruas jalan utama Kota Bandar Lampung. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandar Lampung Tahun 2021-2041, koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam berada pada Wilayah Perencanaan II yang memiliki fungsi utama sebagai pusat pendidikan tinggi yang terletak di Kecamatan Labuhan Ratu dan Kecamatan Rajabasa. Sumber: Hasil Olahan Penulis, 2023 Gambar 1. Lokasi dan Batas Wilayah Studi Studi ini menggunakan analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam bentuk survei. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, studi literatur, wawancara dan kuisioner. Penelitian dilakukan dengan survei dan mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal kawasan pendidikan melalui wawancara penyebaran kuesioner dengan menggunakan Analisis SWOT untuk mendapatkan alternatif strategi program yang selanjutnya akan ditentukan prioritasnya dengan menggunakan Analisis Hirarki Proses (AHP) Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1346 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . dengan menggunakan Expert Choice. Responden yang ditentukan secara sengaja . dengan pertimbangan responden merupakan ahli dibidangnya. Responden penelitian ini berjumlah . orang untuk Analisis SWOT dan 7 . orang untuk AHP. Para ahli dipilih dengan berbagai latar belakang, tanggung jawab, bidang belajar dan lainnya guna memperoleh respon . yang lebih baik. Responden AHP terdiri dari akademisi perwakilan dosen yang memahami ilmu perencanaan wilayah dan kota, perwakilan Badan Perencana Pembangunan Daerah Kota Bandar Lampung, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bandar Lampung, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023 s/d Januari 2024 di Kota Bandar Lampung. HASIL DAN PEMBAHASAN Identifikasi Faktor-Faktor SWOT Berdasarkan studi literatur dan wawancara diperoleh banyaknya faktor yang teridentifikasi pada Tabel 1 yang dilakukan berdasarkan identifikasi potensi wilayah penelitian sesuai dengan teknik analisis penataan kawasan dengan membertimbangkan aspek fisik, aspek lingkungan, aspek ekonomi, aspek sosial dan budaya, dan aspek kelembagaan. Tabel 1. Faktor-faktor SWOT. Strenghts Weakness Infrastruktur jalan yang merupakan W1 Sering terjadinya kemacetan atau bottle neck di titik titik tertentu, dan jalan arteri dan memiliki pergerakan banyaknya hambatan samping Memiliki banyak sekolah, instansi. Aksesibilitas lembaga yang beroperasi aktif prasarana dan sarana transportasi yang belum terpadu Banyaknya aktivitas yang dilakukan W3 Banyaknya bangunan semi permanen oleh mahasiswa dan civitas akademi yang berada di kawasan pendidikan di kawasan Pendidikan dan aktivitas pengendara yang melewati Jl. Pagar Alam Adanya pusat-pusat pelayanan W4 Tidak kuatnya identitas seperti landmark kawasan sebagai kawasan wilayah untuk mendukung kawasan Pendidikan Pendidikan. Tersedianya Ruang Terbuka Hijau di W5 Pengelolaan sampah yang belum Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Labuhan Ratu Opportunities Threats Memiliki kawasan permukiman di T1 Pembagian pusat pendidikan tinggi sekitar koridor Jalan Zainal Abidin lain di Kecamatan Sukarame dan Pagar Alam Kecamatan Jati Agung menyebabkan pembangunan dan aktivitas pergerakan berfokus pada kawasan baru Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1347 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . Kebutuhan masyarakat Provinsi Lampung terhadap Pendidikan yang semakin meningkat Opportunities Tersedianya perkantoran di sepanjang koridor Pemanfaatan lost space sebagai sirkulasi pejalan kaki Investasi swasta dalam memberikan kontribusi terhadap fasilitas saranadan prasarana pendukung kegiatan Sumber: Analisis Penulis, 2023 Peningkatan gangguan keamanan Threats Kawasan komersil dan mendominasi kawasan pendidikan Penurunan kualitas udara, kebisingan yang tinggi Belum maksimalnya peran aktif dari Analisis SWOT Setelah dilakukan penentuan faktor internal dan faktor eksternal, dilakukan perumusan alternatif strategi prioritas dengan menggunakan matriks analisis SWOT dalam mengevaluasi faktor kekuatan, faktor kelemahan, faktor peluang dan faktor ancaman yang dimiliki dan dihadapi oleh masyarakat, civitas akademi di kawasan pendidikan. Tabel 2. Matriks Analisis SWOT Penataan Kawasan Pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Kota Bandar Lampung Strategi SO Strategi WO Memanfaatkan lahan di sekitar kampus untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa Mengoptimalisasikan pertumbuhan komersial/ekonomi di kawasan Pendidikan tinggi tanpa harus menghalangi aktivitas dan Mengendalikan pergerakan tundaan di sekitar kampus/sekolah Strategi ST Memanfaatkan pusat Pendidikan tinggi di Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjung Senang Meningkatkan infrastruktur penunjang fasilitas Pendidikan Meningkatkan keterpaduan jaringan dengan angkutan umum Meningkatan aksesibilitas jangkauan kampus dengan permukiman Menyediakan akses parkir kendaraan agar tidak memakan bahu jalan Menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah. Strategi W-T Menertibkan pedagang kaki lima di sekitar Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1348 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . Mengembangkan sub pusat pelayanan kota selain di koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam guna mengurangi beban pusat kota Menyerasikan sebaran fungsi kegiatan pusat pelayanan dengan ketersediaan kapasitas Menyediakan konsep mix used building dan konsep mix used corridors Meningkatkan ruang terbuka hijau seperti taman, halaman yang dapat di lihat publik untuk meningkatkan kualitas lingkungan Mengupayakan agar desain bangunan berkontribusi pada karakter arsitektur sekitar Mengoptimalkan signage agar terintergrasi dalam desain bagunan. Mengoptimalkan koordinasi antar lembaga desa dalam mengatasi kemacetan di kawasan Pendidikan Sumber: Analisis Penulis, 2023 Setelah mendapatkan strategi penataan kawasan pendidikan tinggi di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dengan menggunakan matriks SWOT, penelitian dilanjutkan dengan mengevaluasi pilihan strategi dengan obyektif menggunakan Analisis QSPM. Penentuan alternatif yang dimasukkan pada matriks QSPM berdasarkan penilaian atas kondisi lokasi Berikut merupakan Tabel 3 skor pada alternatif strategi Kawasan Pendidikan dengan Analisis QSPM. Tabel 3. Skor pada alternatif strategi Kawasan Pendidikan dengan Analisis QSPM. Strategi Mengoptimalisasikan pertumbuhan komersial/ekonomi di kawasan Pendidikan tinggi tanpa harus menghalangi aktivitas dan ruang Mengendalikan pergerakan tundaan di sekitar kampus/sekolah Meningkatkan keterpaduan jaringan jalan dengan angkutan umum Menyediakan akses parkir kendaraan agar tidak menggunakan bahu jalan Meningkatkan infrastruktur penunjang fasilitas pendidikan seperti penyediaan aksesibilitas transportasi publik, perpustakaan, fasilitas kesehatan, dan kapasitas Menggunakan konsep mix used building dan konsep mix used corridors serta mengoptimalkan signage agar terintergrasi dalam desain bagunan di sekitar kawasan Menertibkan pedagang kaki lima di sekitar pedestrian No Strategi Mengembangkan sub pusat pelayanan kota untuk mengurangi beban pusat kota Menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah untuk penyedia jasa, pertokoan di sekitar kawasan pendidikan Mengoptimalkan koordinasi antar lembaga pemerintah dan stakeholder terkait dalam menciptakan regulasi-regulasi untuk menertibkan terkait permasalahan lalu lintas dan ketertiban masyarakat. Sumber: Analisis Penulis, 2023 Faktor-faktor di setiap grup SWOT ketika di integrasikan ke dalam AHP direkomendasikan agar tidak terdiri lebih dari 10 . karena semakin banyaknya faktor akan meningkatkan jumlah perbandingan berpasangan dalam AHP, sedangkan kemampuan Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1349 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . kognitif manusia terbatas dengan semakin banyak jumlah yang dibandingkan maka akan cenderung menimbulkan kesalahan (Cahyadi et al. , 2. Perolehan 5 . strategi prioritas dari masing-masing lokasi penelitian ini akan menjadi bahan analisis selanjutnya menggunakan metode AHP. Tabel 4. Lima strategi prioritas utama penataan kawasan Alternatif Strategi Menyediakan akses parkir kendaraan untuk penyedia jasa dan instansi pendidikan agar tidak menggunakan bahu jalan Mengoptimalkan koordinasi antar lembaga pemerintah dan stakeholder terkait dalam menciptakan regulasi-regulasi untuk menertibkan terkait permasalahan lalu lintas dan ketertiban masyarakat. Menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah untuk penyedia jasa, pertokoan di sekitar kawasan pendidikan Menertibkan pedagang kaki lima di sekitar pedestrian Meningkatkan infrastruktur penunjang fasilitas pendidikan seperti penyediaan aksesibilitas transportasi publik, kapasitas jalan, ruang terbuka, perpustakaan, dan shopping centers. Sumber: Analisis Penulis, 2023 Analisis AHP Hasil Faktor Pembobotan Untuk Tiap Kriteria Pada Penataan Kawasan Pendidikan Prioritas strategi penataan kawasan dilakukan dengan menggunakan software AHP yaitu Expert Choice dengan beberapa responden yang dipilih. Hasil analisis preferensi gabugan perbandingan berpasangan tiap kriteria menunjukkan bahwa aspek lingkungan sebagai kriteria terpenting dan perlu dicapai dalam penataan kawasan pendidikan dengan presentase nilai bobot 30%, diikuti oleh aspek fisik sebesar 19,6%, aspek ekonomi 19,0%, aspek sosial sebesar 18,5%, dan aspek kelembagaan sebesar 12,4%. Sumber: Analisis Penulis, 2023 Gambar 2. Hasil analisis perbandingan berpasangan antara kriteria penataan kawasan pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Aspek lingkungan sebagai kriteria terpenting dalam penataan kawasan pendidikan karena akan menciptakan suatu kawasan dengan lingkungan yang informatif, memiliki karakter Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1350 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . dan memiliki orientasi tertentu. Perwujudan konsep identitas lingkungan dapat dilakukan untuk komponen penataan dengan pengaturan, perancangan elemen fisik dan non fisik lingkungan. Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 06/PRT/M/2007 menyebutkan bahwa pengaturan pada suatu ruang publik sangat diperlukan. Salah satu contohnya adalah pembentukan karakter suatu blok perancangan yang lebih besar dengan wajah penampang jalan dan bangunan akan dipengaruhi oleh ruas jalan dengan identitas karakter perabot jalan . treet furnitur. , jalur dan ruang bagi pejalan kaki . , tata hijau pada penampang jalan, elemen tata informasi dan rambu pengarah pada penampang jalan, elemen papan reklame komersial yang berada pada penampang jalan. Sistem prasarana dan utilitas lingkungan juga diperlukan sebagai kelengkapan dasar fisik suatu lingkungan agar dapat berfungsi dan beroperasi sebagai semestinya yaitu jaringan air bersih, air limbah, jaringan drainase, jaringan telepon, jaringan persampahan, jaringan gas dan listrik, sistem jaringan pengamanan kebakaran, dan sistem jaringan jalur penyelamatan atau evakuasi. Elemen kualitas lingkungan harus memenuhi aspek keamanan dan kesehatan (Faizal, et , 2. Sehingga jenis fasilitas pendidikan harus tersedia sesuai dengan ambang batas jumlah pendukung yang bermukim, dan dalam suatu lingkungan harus sesuai dengan jangkauan atau radius pelayanan dari setiap fasilitas pendidikan dan sesuai luas minimum lahan dan bangunan, serta prasarana minimum yang harus tersedia (Uliantoro, 2. Penataan kawasan pendidikan dengan memperhatikan aspek lingkungan diharapkan tidak menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan, salah satunya dengan menumpuknya sampah organik dan non organik, penurunan kualitas udara, serta gangguan akan kebisingan yang muncul akibat dari aktivitas di lingkungan pendidikan. Hasil rasio konsistensi dengan olah data expert choice sebesar 0,07 atau < 0,100 yang menunjukkan bahwa hasil responden menjawab pertanyaan dalam pengambilan keputusan dari kriteria perbandingan berpasangan antara aspek fisik, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek kelembagaan adalah konsisten, sehingga pendapat responden masih dapat diterima. Hasil Faktor Pembobotan Untuk Tiap Alternatif Pada Penataan Kawasan Pendidikan Hasil analisis preferensi gabungan tentang strategi prioritas yang perlu diimplementasikan dalam penataan kawasan pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dapat dilihat pada Gambar 3 berikut. Sumber: Analisis Penulis, 2023 Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1351 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . Gambar 3. Hasil analisis perbandingan berpasangan alternatif strategi penataan kawasan pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Hasil rasio konsistensi dengan olah data expert choice sebesar 0,05 atau <0,100 yang menunjukkan bahwa responden dalam pengambilan keputusan menjawab pertanyaan adalah Alternatif strategi menyediakan akses parkir kendaraan agar tidak menggunakan bahu jalan merupakan strategi yang terpenting, karena penerapan sistem parkir yang belum optimal akan memberikan beberapa gangguan bagi sistem lalu lintas dan menimbulkan tundaan berupa kemacetan di sekitar kawasan (Saputra, 2. Salah satu penerapan akses parkir adalah dengan menggunakan sistem parkir progresif untuk mengubah perilaku dan kebiasaan masyarakat dalam kegiatan bertransportasi dengan peningkatan pelayanan marker seperti pencatat waktu dan marka parkir. Pada lokasi penelitian, tarif parkir menggunakan tarif parkir tanpa penunjuk waktu yang tidak bergantung pada lamanya waktu parkir. Penggunaan jenis parkir ini berada di tepi jalan yang menyebabkan penggunaan tempat parkir tidak menjadi efesien. Penggunaan parkir dengan berdasarkan waktu dilakukan hanya di beberapa titik lokasi penelitian dengan fungsi membatasi lama parkir. Tarif berdasarkan waktu ini disebut dengan parkir progresif yang semakin lama memarkirkan kendaraan, semakin mahal biaya parkir yang dikeluarkan (Saputra, 2. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang sebelumnya menyebutkan kawasan pendidikan di sekitar Jalan Zainal Abidin Pagar Alam menyebabkan adanya bangunan pendukung komersil yang membutuhkan area parkir sebagai fasilitas penunjang, namun bangunan penunjang ini tidak memiliki sarana parkir sehingga menggunakan jalan raya di depannya, sehingga menimbulkan banyaknya parkir ilegal (Perwira, et al. , 2. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penertiban parkir pada badan jalan sangat perlu dilakukan oleh lembaga yang berwenang sehingga fasilitas Parkir di dalam Ruang Milik Jalan hanya dapat digunakan di tempat tertentu pada jalan kabupaten, jalan desa, atau jalan kota dengan adanya rambu lalu lintas. Sumber: Hasil Olah Data, 2024 Gambar 4. Peta sebaran sarana pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1352 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . Berdasarkan data sebaran sarana pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, pelaku usaha dan penyedia jasa pendukung fasilitas perlu menyediakan lahan parkir agar tidak menggunakan bahu jalan. Salah satu contoh yang telah diterapkan adalah penyediaan lahan parkir oleh Lady Fame. Baby Fame. Kopi Sheo yang tidak memilihi lahan parkir luas sehingga memanfaatkan sebuah rumah toko untuk dijadikan lahan parkir. Sedangkan salah satu Rumah Makan Puti Minang terletak di pertigaan antara Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dan Jalan Sukardi Hamdani tidak memiliki lahan parkir yang luas sehingga menyebabkan adanya penyempitan di Jalan Sukardi Hamdani dan tundaan di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Universitas Bandar Lampung telah memiliki lahan parkir, namun saat adanya kegiatan dalam skala besar yang menimbulkan peningkatan volume kendaraan tidak dapat menyediakan lahan parkir sehingga mobil-mobil yang tidak mendapatkan lahan parkir memparkirkan kendaraan di tepi jalan. Untuk Sekolah Darma Bangsa juga menggunakan satu jalur sebagai tundaan kendaraan yang akan melakukan drop off siswanya, sehingga adanya penyempitan jalur di titik tersebut. Dalam hal ini seharusnya sekolah menyediakan lahan di dalam lokasi sebagai tempat tundaan agar tidak menggunakan jalur jalan setempat. Strategi prioritas kedua adalah mengoptimalkan koordinasi antar lembaga pemerintah dan stakeholder dalam membuat kebijakan dalam mengatasi permasalahan yang ada dalam penataan kawasan. Hal ini sesuai dengan fungsi yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bandar Lampung dengan pemantauan, evaluasi, pemeriksaan kesesuaian antara penyelenggaraan penataan ruang dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. Perlunya regulasi untuk penertiban peraturan lalu lintas di suatu jalan yang saat ini masih hanya menggunakan regulasi mandiri yang dilakukan pelaku usaha. Regulasi yang perlu dilakukan adalah penertiban kendaraan yang telah menggunakan bahu jalan, regulasi penertiban pedagang kaki lima, regulasi terhadap kendaraan yang berhenti di persimpangan antara Jalan Kopi dan Jalan Soemantri Brojonegoro yang menggunakan median jalan sebagai tempat titik kumpul, regulasi untuk mengaktifkan kembali transportasi publik Kota Bandar Lampung, dan regulasi kemudahan terhadap aksesibilitas jangkauan kampus dengan permukiman. Strategi prioritas ketiga adalah menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan Bertambahnya jumlah warga kampus akan meningkatkan jumlah sampah (Yuliandari, et al. , 2. Hal tersebut mengakibatkan perlunya fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah di kawasan pendidikan agar terciptanya kawasan yang bersih, rapih dan menjaga keindahan di sekitar kawasan pendidikan. Seperti yang telah dilakukan Universitas Lampung yang telah melakukan suatu program pengendalian dan pengelolaan sampah yaitu. Bank Sampah yang bekerja sama dengan Emak. id dan Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan tujuan menciptakan kampus hijau yang berkelanjutan. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian dan analisis strategi penataan kawasan pendidikan di sekitar koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Kota Bandar Lampung, ditemukan strategi utama yang perlu ditingkatkan yaitu: . Menyediakan akses parkir kendaraan untuk pertokoan, penyedia jasa dan instansi pendidikan agar tidak menggunakan bahu jalan. Meningkatkan infrastruktur penunjang fasilitas pendidikan seperti akses transportasi publik, ruang terbuka, stadion, perpustakaan, dan shopping center. Menertibkan pedagang kaki lima agar tidak menggunakan pedestrian. Menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah untuk penyedia jasa dan instansi di sekitar kawasan pendidikan. Mengoptimalkan koordinasi antar Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor A - 1353 Annisa et al. / Jurnal Ilmiah Global Education 5 . lembaga pemerintah dan stakeholder terkait dalam mengatasi kemacetan di kawasan DAFTAR PUSTAKA