ECO-BUILD JOURNAL PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU Badan Usaha Milik Desa Dan Keberlanjutan Ekonomi Pedesaan Di Kabupaten Berau (Pendekatan Dynamic Capabilities Theor. Endah Susanti Universitas Muhammadiyah Berau hadneseven@gmail. ABSTRACT BUMDes (Village-Owned Enterprise. are an important instrument in local economic development because they utilize the potential of resources and human resources in the village to improve community welfare. BUMDes play a role in driving the village economy, increasing community income, and supporting sustainable village development. This study aims to understand the reality of the existence of BUMDes and its impact on the sustainability of the village economy. This study focuses on understanding the perspective of village business entities and asking whether these business entities are able to improve the village economy by increasing the capacity of BUMDes that support village sustainability and are analyzed using the dynamic capability theory approach. This study uses a qualitative approach with informants from village-owned business entity administrators and villagers who run small businesses in rural Berau Regency. The results of the analysis of the four components of dynamic capabilities found that BUMDes in rural areas of Berau Regency have not been able to recognize the potential of the village environment that can be developed due to their inability to capture opportunities to develop the market. BUMDes in Berau Regency often operate with limited resources, both in terms of capital, skills, or support from the local government. Limited digital infrastructure and low digital literacy in remote rural areas of Berau Regency. and weak managerial capabilities of BUMdes administrators. Dynamic BUMdes that follows developments in the business world is the key to build rural economic sustainability. Keywords: BUMDes. Organizational capabilities. Dynamic capabilities. Rural economy ABSTRAK Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. merupakan instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi lokal yang berperan penting dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dan manusia di desa untuk meningkatkan kesejahteraan BUMDes memiliki fungsi vital dalam menggerakkan roda perekonomian desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami realitas keberadaan BUMDes serta dampaknya terhadap keberlanjutan perekonomian desa. Fokus utama kajian ini adalah pada persepsi dan peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian desa melalui penguatan kapasitas internal yang mendukung keberlanjutan, dengan menggunakan pendekatan teori kapabilitas dinamis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, melibatkan informan dari kalangan pengurus BUMDes serta warga desa yang menjalankan usaha kecil di wilayah pedesaan Kabupaten Berau. Analisis dilakukan berdasarkan empat komponen utama dalam kerangka kapabilitas dinamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes di Kabupaten Berau belum sepenuhnya mampu mengenali dan memanfaatkan potensi lingkungan desa yang dapat dikembangkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan dalam menangkap peluang pasar dan rendahnya inovasi. Selain itu, operasional BUMDes masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan sumber daya, baik dari segi permodalan, keterampilan pengelola, maupun dukungan dari pemerintah daerah. Kendala lainnya mencakup infrastruktur digital yang belum memadai serta rendahnya tingkat literasi digital di daerah pedesaan yang terpencil. Di samping itu, kemampuan manajerial para pengelola BUMDes masih tergolong lemah, yang turut memengaruhi efektivitas pengelolaan usaha desa. Dengan demikian, untuk mencapai keberlanjutan ekonomi di tingkat desa, diperlukan transformasi BUMDes menjadi entitas usaha yang dinamis, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mengikuti perkembangan dunia usaha secara berkelanjutan. Kata Kunci: BUMDes. Kapabilitas Organisasi. Kapabilitas Dinamis. Pembangunan Ekonomi Pedesaan PENDAHULUAN BUMDes dalam pembangunan desa memiliki peran yang strategis. Sebagai wadah pengembangan potensi perekonomian desa dan menjadi ruang alternatif bagi masyarakat desa dalam membangun diri secara mandiri dan partisipatif (Arifin et al. , 2. Badan Usaha Milik Desa merupakan pilar ekonomi kegiatan di desa yang berfungsi sebagai Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 (Srirejeki, 2. BUMDes bergerak dalam Keberadaan BUMDes perlu ditunjang bidang perekonomian dan akan berkembang dengan kesiapan dari berbagai pihak untuk sesuai dengan jenis usaha potensial yang dimiliki desa. pengelolaan BUMDes itu sendiri, seringkali Tujuan BUMDes ditemukan beberapa tantangan yang sering Permendesa PDT dan Transmigrasi No. dihadapi oleh pengelola BUMDes di lapangan seperti pengaturan organisasi, menemukan dan perekonomian desa, meningkatkan usaha mengembangkan potensi desa, serta promosi. Begitu pula dengan kondisi yang ada di ekonomi desa. Selain itu juga mengembangkan pedesaan wilayah Kabupaten Berau yang rencana kerja sama usaha antar desa dan/atau memiliki potensi sumber daya beraeka ragam dengan pihak ketiga, menciptakan peluang dan dan melimpah. jaringan pasar yang mendukung kebutuhan Kondisi Namun layanan umum warga, membuka lapangan menunjukkan bahwa banyak potensi sumber kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat daya alam maupun sumber daya manusia di pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa, dan meningkatkan pendapatan masyarakat menemukan potensi tersebut, padahal potensi desa dan pendapatan asli desa. desa merupakan suatu peluang yang dapat Tujuan akhirnya. BUMDes sebagai Desa memiliki potensi sumber instrumen modal sosial diharapkan menjadi daya alam, manusia, sosial, budaya, dan jembatan yang menghubungkan desa dengan ekonomi yang beragam dan khas. Namun, desa lingkup perekonomian diluarnya sehingga juga menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola berbagai potensi tersebut. Oleh (Larasdiputra et al. , 2. Oleh karena itu, meskipun setiap Pemerintah desa dapat mengembangkan kapasitas BUMdes untuk mendirikan BUMDes, namun penting disadari bahwa BUMDes didirikan atas prakarsa berdaya saing, dan berkelanjutan. masyarakat dan didasarkan pada potensi yang Pengembangan BUMDes dapat dikembangkan dengan menggunakan dalam penelitian dilakukan dengan pendekatan sumber daya lokal dan permintaan pasar. Teori Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 melibatkan kemampuan organisasi untuk termasuk sumber daya alam dan sumber daya BUMDes merekonfigurasi kompetensi internal dan eksternal untuk merespon perubahan yang berbagai pemangku kepentingan, termasuk terus menerus. Teori ini juga menekankan memungkinkan BUMDes untuk mengakses memungkinkan organisasi untuk beradaptasi sumber daya dan dukungan yang dibutuhkan. dan menciptakan keunggulan kompetitif yang Keterampilan manajemen yang baik, seperti berkelanjutan (Situmorang, 2. efisiensi dan transparansi, menjadi kunci METODE PENELITIAN Alur proses-proses Kolaborasi BUMDes potensi desa secara berkelanjutan. Pada penelitian ini, peneliti akan melihat kapasitas mempermudah proses penggalian informasi lembaga ekonomi yaitu 100 Badan Usaha selama penelitian. Waktu yang ditentukan Milik Desa (BUMDe. yang ada di wilayah dalam penyelidikan pengambilan sampel dan Kabupaten Berau dalam pemanfaatan potensi identifikasi pencarian objek penelitian adalah desa dengan berlandaskan kepada dynamic satu bulan sejak Maret 2025. Beberapa capability theory. Dynamic capability theory referensi yang relevan dengan fokus penelitian atau teori kapasitas dinamik merupakan ide terbagi dalam beberapa tahapan. Langkah yang digagas oleh Teece pada tahun 1997. Kapabilitas dinamik dapat dilakukan oleh Model penelitian dirancang secara kualitatif perusahaan sebagai cara untuk memiliki melalui eksplorasi deskripsi suatu objek tertentu dan cenderung pada kondisi objek kapasitas dinamik menurut Teece . yang alamiah, dimana peneliti merupakan instrumen kunci (Palmer dan Bolderston. Kapabilitas Kapabilitas yang diubah dan diperbaharui. HASIL DAN PEMBAHASAN Kapabilitas fleksibilitas teknologi. BUMDes memiliki peran penting dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki (Situmorang. Empat Kapabilitas fleksibilitas organisasional. Kapabilitas Penginderaan Lingkungan Dengan kemampuan BUMdes dalam Manajer puncak dan ahli-ahli teknis mengidentifikasi dan memahami potensi desa, memahami peluang pengembangan pasar Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Perusahaan seharusnya memperdalam pemahaman terwujud atau sudah terbentuk namun kondisinya mati suri. mereka tentang hukum-hukum dalam Kapabilitas yang diubah dan diperbaharui dunia industri dan menangkap tren yang Kapabilitas untuk mengintegrasikan berubah-ubah. Temuan di lapangan menunjukkan Kapabilitas bahwa BUMDes di wilayah pedesaan Kabupaten mengkonfigurasi dan mengintegrasikan Berau mengenali potensi desa yang dapat mengintegrasikan, menginovasikan dan BUMDes memperbarui proses operasional. BUMDes Kabupaten Berau seringkali beroperasi dengan sumber daya mengembangkan pasar. Masih banyak yang terbatas, baik dari segi modal, perangkat desa yang belum memahami sepenuhnya wewenang yang dimiliki desa pemerintah daerah. Keterbatasan sumber sesuai dengan isi dari Undang-Undang daya ini menjadi hambatan bagi mereka Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pemahaman tentang asas subsidiaritas dan memerlukan investasi dan sumber daya BUMDes yang beroperasi dimanfaatkan sebagai kekuatan desa secara terisolasi tanpa kemitraan atau dalam upaya menggali dan memanfaatkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan potensi desa. Kurangnya pemahaman lain membuat mereka kehilangan peluang perangkat desa tentang wewenang desa untuk mendapatkan dukungan, sumber ini, kemudian menjadikan pemerintah desa masih ragu dalam menjalankan wewenang desa secara penuh. Sehingga. BUMDes birokrasi yang kompleks dan regulasi sebagai badan yang akan mewadahi yang berbelit-belit. Proses perizinan dan penggalian potensi desa pun tidak kunjung administrasi yang rumit dapat memakan BUMDes Selain Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 waktu dan sumber daya yang dapat Salah satu tantangan digunakan untuk berkembang. utama yang dihadapi adalah keterbatasan Kapabilitas fleksibilitas teknologi Desa-desa Adalah sangat penting bahwa teknologi Kabupaten Berau khususnya yang berada yang sekarang ada seharusnya secara di wilayah pedalaman dan wilayah pesisir cepat diperbaiki agar cocok dengan masih kekurangan akses terhadap jaringan kebutuhan pelanggan berdasarkan produk internet yang memadai, listrik yang stabil, dan jasa. Kemampuan untuk bersaing dan sarana transportasi yang layak. pada level teknologi yang baru sangat Akibatnya, bergantung kepada kapabilitas mereka dalam versi teknologi yang sebelumnya. Mewujudkan Tantangan lainnya adalah rendahnya usaha milik desa (BUMDe. menjadi literasi digital di kalangan warga desa BUMDes. pembangunan desa. Dengan pemanfaatan Banyak warga desa belum terbiasa teknologi. BUMDes mampu menghadapi menggunakan gawai dan teknologi digital tantangan dan meningkatkan potensinya. untuk keperluan bisnis dan pengembangan Perkembangan teknologi yang pesat Rendahnya tingkat pendidikan dan kebiasaan yang masih tradisional juga BUMDes. Teknologi menjadi alat yang berkontribusi pada kesenjangan digital ampuh untuk meningkatkan efisiensi yang lebar. operasional, memperluas jangkauan pasar. Selain BUMDes membutuhkan dukungan teknis yang pengelolaan keuangan. Dengan demikian. BUMDes dapat berkelanjutan secara memanfaatkan teknologi secara optimal. finansial, sosial, dan lingkungan. Sayangnya, sebagian besar BUMDes di BUMDes, sebagai entitas usaha milik Kabupaten Berau belum memiliki tenaga desa yang diharapkan menjadi motor ahli yang kompeten di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini Kabupaten Berau, masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mewujudkan mengidentifikasi teknologi tepat guna. Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 mengintegrasikan sistem, dan mengelola untuk mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. maka itu hanya sebatas Pendekatan pekerjaan sampingan. Akibatnya. Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. tidak mewujudkan keberlanjutan Badan Usaha melaju dan hanya jalan di tempat. Milik Desa (BUMDe. di Kabupaten Kapasitas BUMDes meskipun masih Berau. Dengan memanfaatkan teknologi. BUMDes dapat meningkatkan efisiensi, peningkatan kapabilitas, namun sejauh ini transparansi, dan jangkauan pasarnya. keberadaan BUMDes di Kabupaten Berau Kapabilitas fleksibilitas organisasional Kapabilitas ini berkenaan dengan beberapa desa yang ada di Kabupaten Berau atribut-atribut struktur organisasi yang bahkan berhasil menang dalam berbagai ajang menaruh perhatian pada prosedur otoritas penghargaan, contohnya. BUMDes dari Bumi pengambilan keputusan, arus informasi Batiwakkal di Berau meraih juara di Anugerah dan konfigurasi tugas. Desa BUMDes di wilayah Kabupaten Berau Membangun Tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024. BUMDes Lolong Usaha Itam dari Kampung Inaran kemampuan manajerial. Karena tidak ada meraih juara 1 BUMDes kategori inovasi. yang sesuai standar manajerial, maka BUMDes Lanuk Permai dari Desa Long Lanuk pemerintah desa biasanya akan menunjuk meriah juara 1 BUMDes Kategori pengelolaan orang dengan kapasitas yang belum keuangan dan aset. Selain itu BUMDes Desa memadai, berdasarkan penilaian dari track Inaran juga meriah juara 1 sebagai kelompok record yang dimilikinya, hal ini akan sama pengelola sistem penyedia air minum dan saja dengan membawa Badan Usaha Milik sanitasi (KP-SPAMS) bersama Desa Harapan Desa (BUMDe. pada arah yang lebih Maju meraih berhasil peringkat kedelapan. Memang tidak mudah Produk unggulan desa (Prude. yang bagi desa untuk mendapatkan seorang dikelola BUMDes dari Kabupaten Berau juga yang memiliki kemampuan manajerial sukses meraih juara. Produk batik sawit berkait unggul dalam hal pengelolaan usaha. dari Desa Labanan Makarti meriah juara i Ketika pun ada, biasanya sudah memiliki dan produk jahe segar (Jage. dari Desa Pekat pekerjaan tetap, sehingga ketika diminta Bukur Serta Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 BUMDes produk unggulan daerah diraih SIMPULAN BUMDes Amparan Tikar dari Kampung BUMDES (Badan Usaha Milik Des. Dumaring dengan produk gula aren menyabet adalah sebuah konsep yang memberdayakan juara ketiga pada ajang yang sama. desa untuk meningkatkan perekonomian lokal Seluruh Penghargaanyang diperoleh secara berkelanjutan. Melalui peningkatan menjadi bukti bahwa BUMDes dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan dimilikinya dan menciptakan lapangan kerja. Badan Usaha Milik Desa di meningkatkan pendapatan masyarakat, serta Kabupaten Berau dibentuk dengan tujuan mengurangi kemiskinan. Badan Usaha Milik untuk membuat sebuah desa mandiri dan Desa (BUMDe. di Kabupaten Berau masih mampu untuk mengelola otonomi daerahnya. sulit berkembang, hal ini disebabkan BUMDes Pendirian BUMDes juga difungsikan sebagai di Kabupaten Berau seringkali beroperasi sarana pemberdayaan masyarakat desa untuk dengan sumber daya yang terbatas, baik dari dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki teknologi maupun manajerial, serta masalah kenaikan perekonomian desa. BUMDes BUMDes, dukungan dari pemerintah daerah. Keberlanjutan BUMDes merupakan sumber daya secara lebih efisien. Ini mencakup ekonomi desa yang berkelanjutan. Untuk manajemen limbah yang lebih baik, dan mencapai tujuan tersebut. BUMDes perlu lebih pemanfaatan sumber daya alam yang lebih proaktif untuk memanfaatkan sumber daya Selain itu, dengan menerapkan praktik keberlanjutan lingkungan. BUMDes juga dapat berperan sebagai agen perubahan masyarakat secara aktif. Penerapan BUMDes sosial dalam masyarakat desa. Mereka dapat yang berhasil dapat membawa manfaat bagi meningkatkan kesadaran lingkungan dan edukasi tentang praktik berkelanjutan di kalangan masyarakat desa. SDM, pelayanan, serta pembangunan infrastruktur. Meskipun demikian, keberlanjutan BUMDes Volume 9. No. April 2025. Hal. ECO-BUILD JOURNAL PISSN: 2622-5336 EISSN: 2620-5416 Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BERAU persaingan bisnis yang tidak sehat atau kerusakan lingkungan. Realisasi SDGs Desa salah satunya juga ditopang oleh kiprah BUMDes sebagai mesin penggerak ekonomi Dibutuhkan sinergi kemitraan yang bersifat Auquadruple helixAy pada tingkat desa, yaitu pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa PDTT dan pemerintah desa, institusi pendidikan tinggi, sektor industri yang juga diwakili oleh BUMDes serta helix keempat mencakup media dan para penggerak swadaya Larasdiputra. Anggiriawan. Kawisana, , & Putra. The Role of Village Owned Enterprises in Increasing the Rural Economy. International Journal of Advances in Social and Economics, 1. , 60Ae66. https://doi. org/10. 33122/ijase. Palmer. , & Bolderston. A Brief Introduction to Qualitative Research. Canadian Journal of Medical Radiation Technology, 37. , 16-19. Situmorang. Mengenal Lebih dalam Apa itu Kapabilitas Dinamik. Jurnal Administrasi Bisnis, 14. , 20Ae27. Srirejeki. Empowering the Role of Village Owned Enterprise ( BUMDes ) for Rural Development : Case in Indonesia Empowering the role of village owned enterprises ( BUMDes ) for rural development : case of Indonesia. May. REFERENSI