Inisial nama akhir, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol 1. No. 1, (Bulan . Hal. 23 Ae 28 Pengaruh Modifikasi Noken As (Camshaf. Pada Sepeda Motor 110 Cc Terhadap Performa Muhammad Alfarizia. Aprizalb,*. Yose Rizalc. Ahmad Fatonid. Saipul Anware Program Studi Teknik Mesin. Universitas Pasir Pengaraian. Kabupaten Rokan Hulu INFO ARTIKEL ABSTRAK Histori artikel: Tersedia Online Oktober 2025 Modifikasi Noken As merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan performa mesin dengan mengatur ulang durasi dan timing buka-tutup katup. Modifikasi Noken As bertujuan untuk meningkatkan performa mesin sepeda motor dengan mengatur durasi dan timing buka-tutup katup. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, membandingkan performa mesin sebelum dan sesudah modifikasi Noken As. Noken As yang dimodifikasi berasal dari Noken As mentah yang dikurangin bubungannya, hingga tinggi bubungan 29,9 mm dan lebar bubungan 24 mm. Pengujian dilakukan menggunakan dynamometer untuk mengukur daya dan torsi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: daya meningkat dari 6,2 Hp pada 4298 rpm menjadi 9,9 Hp pada 3532 rpm, dan torsi meningkat dari 21,95 Nm pada 1704 rpm menjadi 29,91 Nm pada 2044 rpm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modifikasi Noken As dapat secara signifikan meningkatkan performa mesin, dengan peningkatan daya maksimal sebesar 3,7 Hp dan torsi maksimal sebesar 7,96 Nm dari standar. Kata kunci: Noken As. Daya. Torsi. EAeMAIL ABSTRACT malfarizy300@gmail. The modification of the camshaft is an effort to enhance engine performance by adjusting the duration and timing of the valve opening and closing. This modification aims to improve the performance of motorcycle engines by regulating the timing of the valves. This study employs an experimental method, comparing engine performance before and after the camshaft modification. The modified camshaft is derived from a raw camshaft that has been ground down to a height of 29. 9 mm and a width of 24 mm. Testing was conducted using a dynamometer to measure power and torque. The results indicate a significant increase: power improved from 6. 2 Hp at 4298 rpm to 9. 9 Hp at 3532 rpm, and torque increased from 21. 95 Nm at 1704 rpm to 29. 91 Nm at 2044 rpm. The conclusion of this study is that camshaft modification can significantly enhance engine performance, resulting in a maximum power increase of 3. 7 Hp and a maximum torque increase of 7. 96 Nm from the standard. ijalupp@gmail. yose_pury@yahoo. Keywords: Camshaft. Power. Torque. PENDAHULUAN Saat ini sepeda motor menjadi transportasi utama di Indonesia. Selain sebagai alat angkut dan pengantaran, konfigurasinya juga berbeda dengan sepeda yang digunakan sehari-hari, dan performanya memodifikasi Noken As sepeda yang digunakan sehari-hari . fungsi dari Noken As adalah mengontrol bukaan katup, proses untuk mencapai aliran udara . ir flo. dan bahan bakar optimal di ruang bakar. Dibutuhkan penyesuaian yang tepat terhadap ketinggian katup, durasi ketinggian katup, samaAesama (Overlappin. Terbukanya katup-katup pada saat pemindahan gerakan dari gerakan kerja ke gerakan menghisap, supaya gas yang telah terbakar dapat keluar seluruhnya, sehingga pemasukan gas baru tidak bercampur dengan gas bekas di dalam silinder. Melalui modifikasi atau desain ulang valve lift, tinggi angkatan klep dapat diubah. Modifikasi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sepeda motor setelah melakukan penggantian Noken As dan membandingkan perbedaan rpm (Revolution per minut. antara Noken As standar dan yang dimodifikasi . Menurut . Modifikasi 23 iCENOTEK Inisial nama akhir, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol 1. No. 1, (Bulan . Hal. 23 Ae 28 durasi camshaft dan lobe separation angle (LSA), katup intake 221o dan lobe separation angle 96. serta katup exhaust 202o lobe separation angle 84o. Modifikasi camshaft ke-satu dengan durasi katup intake 235 dan lobe separation angle 100,5o serta katup exhaust 235o dengan lobe separation angle (LSA) 102,5o yang akan dibandingkan dengan modifikasi camshaft ke-dua dengan durasi katup intake 260o dan lobe separation angle (LSA) 104o serta katup exhaust durasi 260o dengan lobe separation angle 107o. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa performa mesin yC terbaik yakni camshaft ke-dua. Peningkatan torsi pada modifikasi camshaft adalah 19,182 % dan 22,902 % untuk modifikasi satu dan dua secara berturut-turut terhadap camshaft standar. Untuk camshaft terhadap camshaft standar adalah 7,378% dan 13,45% untuk modifikasi satu dan dua secara berturut-turut. Sedangkan Menurut. Perbedaan sudut durasi buka tutup katup hisap . ntake valv. dan katup buang . xhaust valv. dalam 1 siklus motor 4 langkah yang dihitung berdasarkan perubahan posisi poros engkol yang diukur dalam bentuk derajat. Untuk camshaft standar katup hisap . ntake valv. membuka 32o sebelum TMA dan menutup 56o sesudah TMB. Sedangkan untuk katup buang . xhaust valv. membuka 57o sebelum TMB dan menutup 32o sebelum TMA. Untuk chamsaft racing katup hisap membuka 35o sebelum TMA dan menutup 60o sebelum TMB, sedangkan katup buang membuka 62o sebelum TMB dan menutup 35o sebelum TMA. Sehingga hal ini mampu meningkatkan torsi dan daya dengan di iringi pemakaina bahan bakar lebih irit dan gas buang lebih rendah karana bahan bakar dapat terbakar tuntas. Mengingat camshaft merupakan komoponen penting, maka salah satu cara yang dilakukan untuk mendapatkan tenaga seoptimal mungkin pada mesin C-Series bore up adalah dengan melakukan modifikasi pada camshaft. Memodifikasi camshaft dengan variasi tinggi lift dan durasi bertujuan untuk memperoleh performa yang maksimal serta meningkatkan daya motor sampai 2 HP ( horse power ) sehingga dapat digunakan untuk harian, serta merubah jenis temlar yang semula memakai temlar sepatu akan dirubah menjadi temlar roller yang modifikasi. Dengan ini penulis bermaksud melakukan penelitian AuPengaruh Modifikasi Noken As (Camshaf. Pada Sepeda Motor 110 Cc terhadap DynotestAy. melakukan modifikasi Noken As ini akan berdampak terhadap daya, dan torsi pada sepeda motor. Maksud penelitian adalah melakukan pengujian kinerja sebuah sepeda motor 110 Cc, pada alat uji Dynotest, dengan memodifikasi Noken As dari kondisi standar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai Modifikasi Noken As dengan merubah durasi dan lift dengan bahan Noken As mentah. Mengetahui torsi, dan daya mesin sepeda motor 110 Cc sebelum dan sesudah dilakukan . Dial gauge dan busur derajat Adalah alat ukur dengan skala pengukuran yang sangat kecil, yaitu dengan ketelitian 0,01 mm. Handtools Set kunci pas, kunci sok, kunci L, dan alat-alat dasar lainnya untuk membuka dan memasang kembali Noken As serta komponen mesin lainnya. Feeler gauge Untuk mengukur celah antara Noken As dan rocker arm, memastikan bahwa pemasangan Noken As dilakukan dengan toleransi yang tepat. Alat Pendingin Eksternal (Kipas atau cooling fu. Digunakan saat Dynotest untuk menjaga suhu mesin tetap stabil dan mencegah overheating. Laptop/Komputer dengan Perangkat Lunak dyno Untuk menganalisis data yang dihasilkan dari Dynotest, sehingga perbedaan tenaga dan torsi antara Noken As standar dan Noken As modifikasi dapat dianalisis. Dynotest Untuk mengukur performa mesin motor secara objektif, terutama dalam hal tenaga dan torsi sebelum dan setelah modifikasi Noken As. Mesin grinding Yaitu alat yang digunakan untuk melakukan modifikasi pada Noken As II. MATERIAL DAN METODE 1 Material Mempersiapkan alat Ae alat yang digunakan : Mempersiapkan bahan yang digunakan : Sepeda motor beat karburator 110 CC. Pertamax . Standar dan mutu . BBM jenis bensin 90 yang Pertamax adalah bahan bakar minyak produksi Pertamina yang memiliki angka oktan minimal 92. Angka oktan yang tinggi ini membuat pembakaran 24 iCENOTEK Inisial nama akhir, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol 1. No. 1, (Bulan . Hal. 23 Ae 28 menjadi lebih sempurna dan tidak meninggalkan Noken Mentah. Noken As ini menggunakan bahan iron casting, pakai bahan besi cor biasa FC300 yang relatif lembek. Kemudian setelah jadi kem mentah, lobe di-hardener pakai teknik induction threatment, dengan dipanaskan 360A C dan langsung didinginkan pakai 2 Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membandingkan performa mesin sebelum dan setelah dilakukan modifikasi Noken As. Noken As modifikasi dibentuk dari Noken As mentah yang di papas menggunakan mesin grinding ksusus yang awal nya memiliki tinggi bubungan 40 mm dan lebar bubungan 35 mm di buat menjadi, tinggi bubungan 29,9 mm dan lebar bubungan 24 mm. Pengujian dilakukan menggunakan alat uji dynamometer untuk mengukur daya dan torsi. 1 Proses pembuatan Noken As modifikasi Pertama yaitu proses pemisahan rangka kendaraan dengan mesin. Selanjutmya lakukan penyetelan celah klep in 0,10 mm dan ex 0,15 mm dengan feeler gauge. Lakukan pendialan pada Noken As standar agar mendapatkan data durasi. Setelah itu lanjut pada proses pembongkaran Noken As standar. Lanjut pembentukan profil bubungan Noken As Yang tinggi bubungannya 40 mm, lebarnya 35 mm, dimodifikasi menjadi tinggi bubungan 29,9, lebar 24 menjadikan lift klep 8,26 mm dan durasi 232o. Dibentuk menggunakan mesin grinding Noken As secara bertahap sampai mendapatkan hasil tersebut. Setelah Noken As siap dimodifikasi, pasang kembali Noken As ke dalam mesin. Stel celah klep in 0,10 mm dan ex 0,15 mm dengen feeler gauge. Lakukan pendialan pada Noken As yang sudah dimodifikasi agar mendapatkan data durasi. 2 Langkah Pengujian Pada Dynotest Persiapan kendaraan, pastikan semuanya dalam keadaan normal. Pemasangan kendaraan ditempatkan di atas dyno roller dan dipastikan terikat dengan aman untuk mencegah pergerakan selama pengujian. Mengisi bahan bakar pertamax dan melakukan pemanasan mesin agar tenaga mesin optimal. Melakukan pengujian pada rpm 3500,4000, dan 4500 rpm. Pengambilan Data. Sistem komputer akan merekam seluruh data yang dihasilkan selama pengujian, seperti daya maksimum, torsi. Tahap selanjut nya, yaitu dengan menggunakan motor dengan Noken As standar. Menempatkan kembali kendaraan di atas Mengisi bahan bakar pertamax. Melakukan pengujian pada rpm 3500,4000,4500 Pengambilan Data, sistem komputer akan merekam seluruh data yang dihasilkan selama pengujian, seperti daya maksimum dan torsi. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Penelitian Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapat hasil perubahan Noken As standar menggunakan Noken As modifikasi menghasilkan Power Max sebesar 9,9 HP pada 3532 Rpm selisih 3,7 Hp, dan Max Torque 29,91 pada 2044 Rpm selisih 7,96 Nm. Tabel 1. Data dan Durasi Noken As Data In Open In Close Ex Open Ex Close Durasi In Durasi Ex Overlap In Overlap Ex Lift Klep In Lift Klep Ex Lebar Bubungan In Lebar Bubungan Tinggi Bubungan In Tinggi Bubungan 25 iCENOTEK Neken Standar 0,95 mm 1,3 mm 6,36 mm 5,97 mm 28,1 mm Noken As Modifikasi Noken Mentah 1,65 mm 1,75 mm 8,25 mm 8,18 mm 24 mm 35 mm 28 mm 24 mm 35 mm 32,6 mm 29,9 mm 40 mm 31,9 mm 29,8 mm 40 mm Inisial nama akhir, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol 1. No. 1, (Bulan . Hal. 23 Ae 28 Dari hasil pengujian yang dilakukan pada dynotest mendapatkan hasil perbandingan daya dan torsi sebagai berikut: 1 Daya Daya diukur pada roda penggerak yang terpakai langsung oleh motor untuk menggerakan beban melalui poros penggerak. Semakin besar daya motor yang dihasilkan maka semakin besar pula daya untuk menggerakan beban. Berdasarkan hasil pengujian kemampuan motor. Berikut data hasil daya setelah dilakukanpengujian. Hal ini juga disebabkan oleh durasi noken as yang rendah sehingga tenaga mesin lebih diuntungkan pada putaran bawah, ditambah lagi overlap yang kecil yang membuat RPM atas kurang maksimal. Perhitungan daya pada putaran mesin 3500 Rpm. = 4,35 Hp Tabel 1. Daya Dari Data Noken As Standar Dan Modifikasi. Putaran Mesin (Rp. Daya (H. Noken Standar As Noken Modifikasi Tabel 2 di atas menunjukan perbedaan daya yang terjadi pada saat putaran mesin. Rata Ae rata yang dihasilkan oleh Noken As modifikasi lebih besar yaitu sebesar 9,6 Hp pada putaran 4000 rpm selisih 3,9 Hp dari kondisi awal dengan kondisi Noken As Daya (H. Tabel 2. Torsi Dari Data Noken As Standar Dan Modifikasi Noken As Standar Rpm Noken As Modifikasi 2 Torsi Torsi adalah gaya putar yang diterima oleh suatu benda apabila benda tersebut diberikan gaya tepat pada titik pusatnya. Demikian juga pada motor, pada langkah usaha, crankshaft menerima tekanan atau gaya dari piston dan connecting rod yang bergerak dari TMA ke TMB sehingga dapat memutar Torsi dipengaruhi oleh besarnya daya dorong terhadap piston atau gaya yang bekerja pada Pada Noken As modifikasi. Daya sangat dipengaruhi oleh besarnya torsi, semakin tinggi torsi maka daya yang dihasilkan juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil pengujian kemampuan motor, data ditunjukan pada tabel dibawah ini. Putaran Mesin (RPM) Gambar 1. Grafik Daya Dari Data Piston Standar Dan Piston Modifikasi. Gambar 1 di atas menunjukan perbedaan daya yang terjadi pada saat putaran mesin. Rata Ae rata yang dihasilkan oleh Noken As modifikasi lebih besar yaitu sebesar 9,6 Hp pada putaran 4000 rpm selisih 3,9 Hp dari kondisi awal dengan kondisi Noken As Alasan dari grafik daya yang turun pada putaran atas dikarenakan motor matic menggunakan sistem memberikan torsi maksimal pada RPM rendah. Terlebih lagi pada motor beat yang menggunakan karakter mesin over langkah putaran mesin relatif rendah untuk menggapai power maksimal( peak Torsi(N. Noken As Noken 9,60 20,35 9,86 16,88 9,18 14,98 Tabel 3 di atas menunjukan perbedaan torsi yang terjadi pada saat putaran mesin. Rata Ae rata yang dihasilkan oleh Noken As modifikasi lebih besar yaitu sebesar 17,40 Nm. Dan pada putaran 3500 rpm perbedaan torsi sebesar 10,75 Nm. Untuk pada putaran 4000 rpm perbedaan torsi sebesar 7,02 Nm, pada putaran 4500 yang perbedaan torsi sebesar 5,8 Nm. 26 iCENOTEK Torsi (N. Inisial nama akhir, dkk / Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi (ENOTEK). Vol 1. No. 1, (Bulan . Hal. 23 Ae 28 20,35 16,88 14,98 9,86 9,18 Noken As Standar Noken As Modifikas . Putaran Mesin (RPM) Gambar 2. Grafik Torsi Dari Data Noken As Standar Dan Modifikasi Gambar 2 di atas menunjukan perbedaan torsi yang terjadi pada saat putaran mesin. Rata Ae rata yang dihasilkan oleh Noken As modifikasi lebih besar yaitu sebesar 17,40 Nm. Dan pada putaran 3500 rpm perbedaan torsi sebesar 10,75 Nm. Untuk pada putaran 4000 rpm perbedaan torsi sebesar 7,02 Nm, pada putaran 4500 yang perbedaan torsi sebesar 5,8 Nm. Dapat dilihat dari grafik diatas seiring bertambahnya RPM pada mesin maka torsi yang dihasilkan menurun, hal tersebut dikibatkan karna torsi berbanding lurus dengan tenaga terutama pada putaran bawah mesin tapi seiring nya naiknnya putaran mesin tenaga naik sedangkan torsi turun, maksud dari torsi berbanding lurus dengan tenaga berarti bahwa peningkatan torsi biasanya akan berkontribusi pada peningkatan tenaga . IV. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: Perubahan Noken As standar menggunakan Noken As modifikasi menghasilkan Power Max sebesar 9,9 HP pada 3532 Rpm selisih 3,7 Hp, dan Max Torque 29,91 pada 2044 Rpm selisih 7,96 Nm. Perbandingan perbedaan yang terjadi pada engine menggunakan Noken As standar dan modfikasi mempengaruhi daya, dan torsi. Meningkatnya daya disebabkan oleh perubahan durasi dan lift Noken As mengakibatkan semakin besar, lama dan tinggi bukaan pada klep, akibatnya daya mesin yang dihasilkan meningkat. DAFTAR PUSTAKA