STUDI PENDAHULUAN TENTANG ASPEK BIOLOGI KEONG MACAN (Babylonia spirata (L. DI PERAIRAN TELUK PALABUHANRATU A PRELIMINARY STUDY ON THE BIOLOGICAL CHARACTERISTICS OF SPIRAL BABYLON WHELK (Babylonia spirata (L. ) FROM PALABUHANRATU BAY Oleh Ir. Yahya Ahmad. MM* dan Pianta. Pi** Ringkasan Penelitian ini berlangsung selama dua bulan dari bulan Nopember hingga Desember 2008. Dengan menggunakan perahu kincang dan bubu jodang berhasil tertangkap sebanyak 313 ekor keong macan (Babylonia spirat. Hasil pengukuran variabel panjang cangkang, diameter cangkang dan berat segar keong macan, menunjukkan nilai rerata masing-masing adalah sebagai berikut 35 6. 4 mm, 2 4. 7 mm dan 12. 1 gram . ean SD). Hubungan panjang cangkang dan diameter cangkang terhadap berat segar keong macan lebih sesuai menggunakan model exponensial dibandingkan dengan model pangkat. Model pertumbuhan panjang dan berat masing masing adalah Lt A 47. 22 A1 A eA0. 58T A and Wt A 43. 9455 A 649. 0287eA0. 4297T Model pertumbuhan panjang menggunakan model exponensial von Bertalanffy, sedangkan model pertumbuhan berat menggunakan model logistik. Laju pertumbuhan, baik panjang . L/dT) dan berat . W/dT) dari keong macan menunjukkan pola yang berbeda. Laju pertumbuhan panjang yang awalnya tinggi kemudian menurun mendekat nol yang dikenal dengan pola exponential decay. Sedangkan laju pertumbuhan berat mencapai titik maksimum, yaitu 4. 72 gram per tahun, pada tahun ke-enam dan selanjutnya menurun. Abstract Limited infomation on the biological aspect of spiral babylon whelk (Babylonia spirat. drived the author to conduct this preliminary research aimed at discovering growth model and the relation of shell dimension of babylon snail on weight. This works lasting two months from November to December 2008 in Bay of Palabuhanratu, west Jawa. Data of 313 fresh caught babylon whelk were mesured and weighted. The average of shell length, shell diameter and fresh weight were 35 6. 4 mm, 23. 7 mm and 12. 1 grams . ean SD), respectively. The relationship of shell length and shell diameter on weight follow the exponential models rather than the power model. The shell length dan weight growth model follow the exponential and logistic model. L A 47. 22 A1 A e and Wt A 43. 9455 A 649. Based on these models, growth rates . L/dT and dW/dT) can be decribed by exponential decay for shell length and the highest growth rate of 4. 72 g/y achieved at age of sixth. A0. *Dosen Fakultas Pertanian UNSUR **Alumni Fakultas Pertanian UNSUR Studi Pendahuluan Tentang Aspek Biologi Keong Macan (Babylonia spirata . di Perairan Teluk Palabuhanratu. Ir. Yahya Ahmad. MM dan Pianta. PENDAHULUAN Latar Belakang Keong macan (Baylonia spirat. adalah salah suatu moluska tergolong dalam famili Buccinidae, ordo Neogastropoda yang mempunyai nilai ekonomis Hewan ini hidup di dasar perairan dengan tipe substrat pasir halus dan berlumpur, pada kedalaman 10Ae20 meter dan biasanya tertangkap dengan menggunakan alat tangkap jodang . ejenis bub. Sejak tahun 2008, meskipun masih dalam skala Indonesia telah memulai kegiatan ekspor keong macan ke beberapa negara seperti RRC. Taiwan. Hongkong. Malaysia dan Singapura. Keong macan merupakan hasil tangkap dari alam dari perairan Ujung Genteng dan Teluk Palabuhanratu. Eksploitasi keong macan cenderung tidak stabil. Sebagai contoh, penangkapan keong macan di perairan Cianjur selatan tidak lagi mendapatkan hasil yang memadai sehingga upaya penangkapan oleh nelayan setempat berhenti. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, namun mungkin saja disebabkan oleh upaya penangkapan yang tidak efektif, karena beberapa informasi di berbagai tempat seperti di India keong macan ini didapatkan dalam jumlah yang Berdasarkan pengamatan lapangan, di Palabuhanratu, akhir-akhir menunjukkan ukuran hasil tangkap yang cenderung mengecil. Populasi dan ukuran keong di Teluk Palabuhanratu semakin menurun (Yulianda dan Danakusurnah, 2. Upaya budidaya keong macan merupakan salah satu altematif yang dapat ditempuh dalam rangka memenuhi kebutuhan lokal maupun ekspor dengan mengetahui berbagai aspek dari sistem biologi Journal Of Agroscience. Vol. 2 Th. 1 Januari Ae Juni 2011 pertumbuhan dan organ reproduksi. Informasi tentang aspek biologi keong macan masih sangat langka. Baik dalam bentuk laporan penelitian maupun publikasi dalam jaringan internet. Oleh karena itu, perlu dipelajari dan diungkapkan aspek biologi dari Adapun karakteristik biologis yang perlu diketahui meliputi morfometrik, pola pertumbuhan dan reproduksi, sehingga nantinya keong macan ini diupayakan untuk dapat dibudidayakan oleh nelayan setempat. Mengingat pentingnya hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian lapangan tentang aspek-aspek biologi dan pertumbuhan keong macan yang hidup di perairan Palabuhanratu. Berdasarkan pemaparan di atas ditetapkan tujuan penelitian sebagai Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi yang terdiri dari hubungan panjang cangkang dan berat segar, hubungan diamater cangkang dan berat segar, dan hubungan antara panjang, diameter dan berat segar keong macan. Kedua, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pendugaan model dan laju pertumbuhan keong Palabuhanratu. TINJAUAN PUSTAKA Menurut Goryachev . dalam Gittenberger and Goud . , klasifikasi keong macan (Babylonia spirata L) adalah sebagai berikut. Keong macan termasuk dalam Filum Mollusca. Kelas Gastropoda. Subkelas Prosobranchia. Ordo: Hypsogastropoda. Subordo Neogastropoda. Superfamili Muricoidea. Famili Babyloniidae. Subfamily Babyloninae. Genus Babylonia. Species Babylonia spirata (L. Species ini memiliki beberapa nama sinonim seperti Babylonia canaliculata Schumacher, 1817. Babylonia spirata Gravely, 1942. Baccinum spiratum Linnaeus, 1758. Eburna spirata Hornell. Eburna spirata Lamarck, 1845. Eburna spirata Reeve, 1849. Buccinum spiratum Linne, 1845. Buccinum spiratum Linnaeus, 1758. Babylonia spirata Satyamurti, 1952. dan Babylonia spirata Ray, 1977 Keong macan memiliki cangkang berbentuk tabung yang melingkar dengan bentuk spiral, mempunyai lempeng yang keras yang disebut operculum yang dijadikan sumbat penutup lubang cangkang . untuk melindungi tubuhnya yang lunak Struktur gastropoda terbuat dari kalsium karbonat, fosfat, bahan organik conchiolin Lapisan kalsium karbonat terdiri dari tiga lapisan atau lebih. Pada bagian terluar adalah lapisan prismatic atau palisade tengah atau lamella dan yang paling dalam adalah hypostracum. Kepala dan kakinya menjulur keluar, apabila sedang merayap dan dapat ditarik masuk ke dalam cangkang jika merasa terancam bahaya. Gambar 1. Morfologi dan anatomi keong macan (Babylonia spirat. Sebagian besar ordo Neogastropoda merupakan siput karnivora yang mempunyai cara pemangsaan yang berbeda-beda Gastropoda karnivora pada umumnya termasuk prosobranchia dan opisthobranchia Species Babylonia spirata dari ordo neogastropoda adalah gastropoda laut pemakan daging dan bangkai (Yulianda, 1999 dalam Apritia. Siput laut karnivora mempunyai bentuk radula yang akan disesuaikan untuk memotong, merobek dan membawa mangsa. METODE PENELITIAN Lokasi dilakukan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu sebagai fishing base dari penangkapan keong macan (Babylonia Waktu pelaksanaan penelitian mulai dari bulan Nopember hingda Desember 2008. Penangkapan keong macan dilakukan sebanyak enam trip dengan sebuah kapal kincang yang dilengkapi dengan 10 unit bubu jodang. Keong macan yang diperoleh diukur panjang cangkang, diameter dan berat Pengukuran panjang dan dimeter dengan menggunakan sigmat atau caliper, sedangkan berat keong macan ditimbang secara individual Studi Pendahuluan Tentang Aspek Biologi Keong Macan (Babylonia spirata . di Perairan Teluk Palabuhanratu. Ir. Yahya Ahmad. MM dan Pianta. dengan timbangan digital dengan ketelitian 1 gram. Data primer yang dikumpulkan adalah berupa hasil pengukuran panjang (L) , diameter cangkang (D) dalam milimeter dan berat (W) dalam gram. Data dianalisis untuk mengetahui hubungan antar dimensi keong macan: Hubungan antara panjang dan diamter cangkang Hubungan antara panjang cangkang dan berat segar Hubungan antara diameter cangkang terhadap berat segar Hubungan antara diameter cangkang, panjang cangkang terhadap berat keong macan secara bersama-sama . , . Model pertumbuhan dan laju pertumbuhan alami keong macan Pola hubungan antara panjang, dimeter dan berat segar keong macan exponensial dan pangkat. Dari kedua model akan dipilih satu model yang paling sesuai. Sedangkan untuk model pertumbuhan akan menggunakan pendekatan model pertumbuhan von Bertalanffy untuk pertumbuhn panjang dan model logistik/Gompertz untuk HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Keong macan diperoleh dari hasil penangkapan seorang nelayan dalam periode penelitian. Kapal penangkap Palabuhanratu berjumlah 29 unit, terbuat dari kayu dilengkapi dengan kayu penyeimbang . yang disebut Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap keong macan adalah Jodang adalah alat tangkap yang tergolong dalam alat tangkap bubu dengan kontruksi kerangka yang terbuat dari beton eser dengan bentuk Kerangka bagian dasar berbentuk empat persegi panjang dengan yo 8 cm panjang 35 cm dan lebarnya 25 cm. Sedangkan pada besi bagian atasnya yo 6 cm dengan bentuk persegi yang panjangnya 10 cm. Daerah penangkapan keong macan di sekitar Bayah. Tanjung Layar dan Ciracap. Gambar 2. Jodang dan hasil tangkapan keong macan di Palabuhanratu Sebanyak 313 ekor sampel keong macan diperoleh selama pengoperasian alat tangkap, sebanyak enam kali Journal Of Agroscience. Vol. 2 Th. 1 Januari Ae Juni 2011 Dari data tersebut disajikan statisitika deskriptif sebagai berikut. Tabel 1. Ringkasan data hasil pengukuran variabel panjang cangkang, diameter cangkang dan berat keong macan yang digunakan dalam penelitian Panjang . Diameter . Berat . Makimum Minimum Rerata Median Modus Simpangan baku Dari data di atas terlihat bahwa ukuran pemusatan data keong macan untuk panjang cangkang dan diameter cangkang memiliki nilai yang hampir Sebelum diolah lebih lanjut, data keong macan diperiksa normalitas dengan uji Anderson-Darling dari Minitab-15. Hasil pemeriksaan data disajikan dalam bentuk angka dan data seperti gambar di bawah ini. Dengan nilai uji dari ketiga variabel memiliki sebaran yang normal atau mendekati normal. Dengan demikian perlakuan terhadap data dapat menggunakan pendekatan statistika inferensial, atau dengan kata lain bahwa sampel yang digunakan cukup kesimpulan bagi kondisi populasi alami yang sebenarnya. Histogram of Panjang Probability Plot of Panjang Normal Normal Mean StDev P-Value Mean StDev Mean StDev Frequency Percent Panjang Panjang Probability Plot of Diameter Histogram of Diameter Normal Normal Mean StDev P-Value Frequency Percent Diameter Diameter Studi Pendahuluan Tentang Aspek Biologi Keong Macan (Babylonia spirata . di Perairan Teluk Palabuhanratu. Ir. Yahya Ahmad. MM dan Pianta. Probability Plot of Berat Histogram of Berat Normal Normal Mean StDev P-Value <0. Mean StDev Frequency Percent Berat Gambar 3. Berat Hasil pemeriksaan uji normalitas Anderson-Darling data panjang, diameter dan berat segar keong macan (Babylonia spirat. di Palabuhanratu Hubungan antara panjang dan diameter cangkang diperoleh dari pengolahan data dengan tehnik regresi linier, eksponensial dan polinomial derajat Tehnik perhitungan untuk hubungan antara panjang cangkang dan diameter cangkang menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2003. Hasil perhitungan menghasilkan model Model linier : D A 0. 695L A 1. r 2 A 0. 880 a. Model polinomial: D A A0. 002L2 A 0. 853L A 4. r 2 A 0. Model eksponensial: D A 0. 469L1. r 2 A 0. 856 a. Dari ketiga model tersebut, model linier merupakan yang paling realistis karena nilai r-sq yang tinggi. Sementara model polinomial walaupun nilai r-sq hampir sama namun koefisien pertama sebesar 0. 002 menjadi tidak Journal Of Agroscience. Vol. 2 Th. 1 Januari Ae Juni 2011 berarti dan dapat dianggap sama dengan nol. Dengan demikian jika tetap digunakan model polinomial hasilnya tidak berbeda dengan model linier, yaitu model persamaan . Gambar 4. Pola bubungan panjang cangang, diameter cangkang dan berat segar keong macan (Babylonia spirata L. ) di Palabuhanratu dengan menggunakan pendekatan model pangkat dan eksponensial. menggunakan aplikasi Microsoft Excel dengan pendekatan model pangkat . dan model eksponensial. Secara grafis hasilnya disajikan ssebagai Sama halnya dengan model hubungan antara panjang cangkan dan diameter cangkang, modle hubungan panjang cangkang, diameter dan cangkang dengan berat segar keong macan Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada data pencilan . pada panjang, diameter dan berat keong Dengan kondisi ini maka hubungan regresi keduanya dapat Hasil regresi menghasilkan . eksponensial seperti disajikan sebagai Hubungan panjang cangkang dan berat segar keong macan W A 0. 000L2. r 2 A 0. ower mode. W A 0. 077 L . r 2 A 0. xponential mode. Hubungan diameter cangkang dan berat segar keong macan W A 0. 009D2. r 2 A 0. ower mode. W A 0. 1034 D . r 2 A 0. xponential mode. Keempat menunjukkan perbedaan yang cukup berarti dalam hal nilai r-sq masingmasing. Berdasarkan nilai koefisien determinasi tersebut dapat dipilih model persamaan . Nilai galan yang terjadi diuji normalitasnya dengan Uji Anderson-Darling seperti tercantum dalam gambar di bawah ini. Histogram of W_error Distribusi Frekuendi berat keong macan Normal Mean StDev Frequency jumlah individu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 W_error Gambar 5. Distribusi nilai prediksi berat segar keong macan dan uji Anderson-Darling terhadap galatnya. Dari sebaran ukuran berat keong macan tampak bahwa sebahagian besar keong macan yang tertangkap di perairan Palabuhanratu termasuk kecil, dengan nilai modus 13 gram . anjang cangkang 37 m. , sementara ukuran maksimum yang tertangkap 43 gram . anjang Studi Pendahuluan Tentang Aspek Biologi Keong Macan (Babylonia spirata . di Perairan Teluk Palabuhanratu. Ir. Yahya Ahmad. MM dan Pianta. Berdasarkan penelitian Edward et al. keong macan dengan panjang cangkang 37 cm sudah berumur lebih dari satu tahun. Karena adanya keterbatasan maka dilakukan transformasi logatitma natural . terhadap ketiga variabel. Setelah hasil diperoleh, parameter inverse logaritma natural dan hasilnya adalah sebagai berikut. Selanjutnya pengaruh simultan dari panjang dan diameter terhadap berat segar keong macan, dilakuan analisis regresi ln W = - 6. 92 ln L 0. 751 ln D . r-sq adj = 0. 912 a . W = 0. 001125 L 7. 1 D2. 12 a Hasil prediksi berat dengan menggunakan variabel ganda, panjang dan diameter cangkang memberikan hasil yang lebih baik, tercermin dari meningkatnya nilai r-sq. Dengan demikian dapat dikatakan persamaan . lebih baik dibandingkan dengan persamaan . secara sendiri-sendiri. Oleh karena itu, untuk selanjutnya dalam pendugaan model pertumbuhan berat, variabel berat segar keong macan ditaksir dengan menggunakan persamaan . Langkah untuk mejawab tujuan penelitian terakhir, makan dilakukan prediksi pertumbuhan alami keong macan, maka data panjang diolah menjadi distribusi frekuensi sehingga diperoleh tabel dan gambar. Dengan bantuan aplikasi FiSAT_II dan tehnik cohort analysis Normsep disusunlah file berjenis length at age. File ini kemudian digunakan untuk menaksir model pertumbuah von Bertalanffy. Pertumbuhan berat keong macan b e ra t . ra m ) umur . Gambar 6. Pola pertumbuhan panjang dan pola pertumbuhan berat keong macan (Babylonia Dengan bantuan aplikasi FiSAT_II untuk penaksiran model pertumbuhan panjang, dan aplikasi CurveExpert 1. untuk penaksiran pertumbuhan berat keong macan (Babylonia spirat. diperoleh model pertumbuhan sebagai Model pertumbuhan panjang menggunakan model von Bertalanffy: Lt A 47. 22 A1 A eA0. 58T A a. Model Pertumbuhan berat menggunakan model logistik: Journal Of Agroscience. Vol. 2 Th. 1 Januari Ae Juni 2011 Wt A 43. 9455 A 649. 0287eA0. 4297T a. la j u p er tu m b u h an . ra m / ta hu n ) la ju p er tu m b u h an be r at ( gr am /ta h u n ) 1 A 12. 4934eA0. Wt A Laju pertumbuhan panjang cangkang keong umur . Gambar 7. Laju pertumbuhan berat keong macan umur . Laju pertumbuhan panjang dan laju pertumbuhan berat keong macan (Babylonia spirat. Dari grafik laju pertumbuhan panjang dan berat yang dianalisis dengan bantuan CurveExpert disajikan dalam bentuk grafis di atas. Dari gambar di atas terlihat bahwa kurva laju dL/dT menunjukkan laju yang menurun dari waktu ke waktu. Sedangkan laju pertumbuhan dw/dT pada awalnya puncaknya pada tahun keenam sebesar 72 gram per tahun. KESIMPULAN DAN SARAN Penelitian menggambarkan beberapa karakteristik biologis dari keong macan (Babylonia spirat. berdasarkan sampel yang Palabuhanratu. Jawa Barat. Hubungan panjang cangkang, diameter cangkang terhadap berat segar keong macan dapat digambarkan dengan model Sedangkan hubungan antara panjang cangkang dengan diameter cangkang mengikuti pola linier. Pengaruh panjang cangkang dan diameter cangkan secara bersama-sama terhadap berat segar keong macan digambarkan dengan persamaan regresi berganda dengan model pangkat. Pertumbuhan panjang cangkang dan berat segar keong macan masingmasing dapat digambarkan dengan model pertumbuhan exponensial von Bertalanffy dan model pertumbuhan Laju pertumbuhan panjang cangkang . L/dT) pada awalnya tinggi kemudian menurun dan mencapai titik terendah manakala keong macan mencapai umur lebih dari 6 tahun. Sedangkan pola laju pertumbuhan berat . W/dT) pada awalnya rendah kemudian mencapai titik maksimum pada tahun keenam dan menurun kembali pada umur selanjutnya. Penelitian ini sebagai langkah awal menyediakan informasi biologis bagi keong macan, memiliki kekurangan yang berkaitan dengan ketersediaan Agar diperoleh tingat ketepatan yang lebih baik, maka disarankan untuk penelitian lanjutan menggunakan data yang diperoleh secara berkala dalam kurun waktu sekurang-kurangnya satu Studi Pendahuluan Tentang Aspek Biologi Keong Macan (Babylonia spirata . di Perairan Teluk Palabuhanratu. Ir. Yahya Ahmad. MM dan Pianta. DAFTAR PUSTAKA