Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS VIRGIN COCONUT OIL BAGI KELOMPOK TANI DI KABUPATEN ENREKANG: STUDI KASUS DI DESA TUNGKA Sunarti1. Saidang1. UliNuha2. Suparman3. Baharuddin4 Pendidikan Non Formal,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Enrekang Email : imlot. sunarti@gmail. com , saidangsaid03@gmail. com2 , ulinnuhafira@gmail. suparmansosiologi21@gmail. com4, baharuddin@unimen. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi Produksi minyak kelapa yang dilakukan petani desa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat. Selama ini, masyarakat desa masih lebih banyak mengandalkan hasil pertanian jagung melalui kelompok tani, dimana mulai berinovasi dengan memproduksi produk turunan kelapa, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO). Produksi dan pemasaran VCO kelompok tani masih menggunakan metode tradisional, sehingga meningkatkan pendapatan tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan pendidikan kewirausahaan VCO bagi kelompok tani agar dapat mengoptimalkan kapasitas produksi, pengemasan berkualitas tinggi dan pemasaran produk. penelitian difokuskan pada Kelompok Tani Makmur di desa Tungka. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus guna memperoleh gambaran yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai pengembangan pendidikan kewirausahaan berbasis VCO bagi kelompok tani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan anggota kelompok tani, serta dokumentasi proses produksi dan pemasaran. pengembangan pendidikan kewirausahaan VCO bagi kelompok tani yang difokuskan pada peningkatan kualitas produk dan kemasan mampu menarik minat pasar yang lebih luas, termasuk konsumen lokal dan potensial di luar desa. Selain itu, peningkatan kapasitas produksi melalui pelatihan dan penggunaan alat yang lebih efisien berdampak pada peningkatan output yang signifikan. meluasnya akses pemasaran, termasuk memanfaatkan media sosial dan jaringan distribusi modern, berhasil meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan kelompok tani secara keseluruhan. Kesimpulannya, usaha Virgin Coconut Oil berbasis kelompok tani yang dikembangkan dapat menjadi kerangka kerja berkelanjutan untuk memberdayakan masyarakat desa Tungka. Kata Kunci : KelompokTani. Kewirausahaan. Pengembangan Usaha. Pengembangan Pendidikan. Virgin Coconut Oil (VCO) ABSTRACT The background of this research is that coconut oil production carried out by village farmers presents a challenge in providing education and training for the community. So far, village communities still rely more on corn farming through farmer groups, which have begun to innovate by producing coconut derivative products, namely Virgin Coconut Oil (VCO). The production and marketing of VCO by farmer groups still use traditional methods, so that income increases are not optimal. This study aims to optimize the development of VCO entrepreneurship education for farmer groups in order to optimize production capacity, high-quality packaging and product marketing. The research focused on the Makmur Farmers Group in Tungka village. The study used a qualitative descriptive approach with a case study method to obtain a systematic, factual, and accurate picture of the development of VCO-based en678 https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 trepreneurship education for farmer groups. Data collection techniques were carried out through direct observation, in-depth interviews with farmer group members, and documentation of production and marketing processes. The development of VCO entrepreneurship education for farmer groups that focused on improving product quality and packaging was able to attract wider market interest, including local and potential consumers outside the village. In addition, increasing production capacity through training and the use of more efficient tools had an impact on a significant increase in output. Expanded marketing access, including utilizing social media and modern distribution networks, has successfully increased market share and boosted the overall income of farmer groups. In conclusion, the developed farmer group-based Virgin Coconut Oil business can serve as a sustainable framework for empowering the Tungka village community. Keywords : Farmer Groups. Entrepreneurship. Business Development. Educational Development. Virgin Coconut Oil (VCO) PENDAHULUAN penggunaan produk alami (Undadraja Bigi Dengan meningkatnya minat kon- and Rini Hartari 2. Indonesia sebagai sumen pada produk alami seperti VCO, negara produsen kelapa terbesar di dunia memiliki potensi dalam pengembangan kewirausahaan berbasis VCO sangat strat- produk VCO. egis untuk pertumbuhan ekonomi desa Indonesia dan pemberdayaan kelompok tani. Trans- penghasil minyak kelapa terbesar dunia, formasi petani menjadi pelaku usaha ino- dengan produksi mencapai 3,3 juta ton vatif membuka peluang pasar luas dan per Di provinsi Sulawesi Selatan Kabupat- meningkatkan kesejahteraan. Penelitian en Enrekang yang merupakan salah satu ini menyoroti pemberdayaan petani me- daerah produsen kelapa terbesar di Indo- lalui pendidikan kewirausahaan sebagai nesia yang dalam per tahun produksi di- penggerak utama peningkatan nilai tam- 000 ton (Puslitbang Deptan bah produk kelapa di Enrekang. Virgin Coconut Oil (VCO) atau min- Kelompok tani sebagai Kelem- yak kelapa murni adalah salah satu produk bagaan petani memegang peran penting kelapa olahan dengan nilai ekonomi yang dalam menggerakkan ekonomi desa dan tinggi dan berbagai manfaat kesehatan. meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Permintaan terhadap VCO terus mening- Kelompok tani dapat menjadi motor ino- kat, baik di pasar domestik maupun inter- vasi, efisiensi produksi, dan membuka nasional, seiring dengan tren gaya hidup akses pasar lebih luas. Namun, hambatan sehat dan meningkatnya kesadaran akan seperti modal terbatas, kurangnya penge- https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 tahuan dan teknologi, serta akses distri- si petani untuk mengelola usaha mereka busi produk VCO masih terjadi. Mengem- secara mandiri dan berkelanjutan, serta bangkan usaha VCO berbasis kelompok meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani sangat relevan untuk memperkuat (Belayu 2. posisi petani dalam rantai nilai, mening- Salah satu masalah dihadapi ada- katkan pendapatan, dan membuka pelu- lah terbatasnya teknologi pengolahan ang pasar. Usaha ini mendorong pem- yang modern dan tepat guna, ini me- berdayaan, efisiensi, dan kesinambungan usaha petani VCO (Undadraja Bigi and Rini kualitas produk yang tidak tahan lama. Da- Hartari 2. lam proses penyaringan dan pemurnian Pelatihan VCO Petani masih menggunakan cara diberikan kepada masyarakat dan ke- lompok tani bertujuan untuk membentuk dihasilkan tidak tahan lama serta kualitas kemampuan inovatif dan meningkatkan kurang menarik bagi pasar luas. Untuk itu, nilai tambah produk pertanian, sehingga penerapan teknologi penyaringan berting- mampu bersaing secara lebih efektif di kat dan alat-alat mekanis sederhana yang pasar modern. Pelatihan kewirausahaan mudah diadopsi di tingkat desa dapat yang diberikan kepada masyarakat dan ke- meningkatkan kualitas serta nilai jual lompok tani bertujuan untuk membentuk produk VCO secara signifikan(Simarmata kemampuan inovatif dan meningkatkan et al. nilai tambah produk pertanian, sehingga Pendidikan kewirausahaan penting mampu bersaing secara lebih efektif di dalam mengembangkan kemampuan dan pasar modern. (Pengabdian. Masyarakat, kemandirian ekonomi masyarakat, teru- and Mandalika 2. tama kelompok tani sebagai ujung tombak Pengembangan Pendekatan berbasis potensi kewirausahaan berbasis VCO bagi ke- lokal, seperti Virgin Coconut Oil (VCO), di- lompok tani dapat memberikan penge- perlukan agar petani dapat mengelola tahuan praktis mengenai pengolahan, pemasaran, dan manajemen usaha VCO. meningkatkan nilai ekonomi sekaligus Program pelatihan dan pendampingan memperluas peluang pasar, sehingga yang tepat diharapkan mampu memotiva680 https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 memperkuat kemandirian ekonomi ke- kewirausahaan berbasis Virgin Coconut Oil lompok tani. (VCO) bagi kelompok tani di Desa Tungka. Perbedaan penelitian ini adalah Penelitian bertujuan meningkatkan kapa- sitas produksi, pengemasan berkualitas, kewirausahaan VCO secara menyeluruh dan pemasaran produk guna mendukung dengan integrasi produksi, kualitas, kema- kemandirian ekonomi dan kesejahteraan san, dan pemasaran digital. Sedangkan petani secara berkelanjutan. Pendekatan penelitian sebelumnya fokus pada pelati- ini relevan dalam menghadapi tantangan produksi tradisional dan memperluas Penelitian akses pasar. menggunakan studi kasus deskriptif kuali- Penelitian ini menggunakan pen- tatif yang lebih komprehensif dibanding- dekatan deskriptif kualitatif dan studi ka- kan pendekatan praktis dan teknologi sus untuk menggambarkan fenomena, tradisional sebelumnya(Permata et al. memahami makna, pola, serta pengala- man subjektif individu atau kelompok Penelitian secara mendalam (Siregar et al. goptimalkan pengembangan pendidikan adapun jenis data dalam penelitaan ini kewirausahaan VCO bagi kelompok tani yakni data kualitatif, yang memberikan dalam mengembangan usaha VCO yang gambaran komprehensif mengenai fe- menyeluruh dan berbasis kelompok tani nomena yang diteliti dalam konteks usaha VCO dan pendidikan kewirausahaan bagi produksi, kualitas produk dan kemasan, kelompok tani makmur di desa tungka. Data penelitian diperoleh melalui modern, sebagai sarana pemberdayaan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta peningkatan kesejahteraan petani di dari kelompok tani Makmur di Desa Tung- Desa Tungka secara continiu. ka, masyarakat, tokoh masyarakat, serta kajian pustaka, untuk memahami pen- Metode Penelitian Yang galaman produksi VCO dan kendala penelitian ini, untuk mengoptimalkan pengembangan usaha mereka. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tungka. Kecamatan Enrekang Kabupaten https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Enrekang. Provinsi Sulawesi Selatan. Se- Pertama, kapasitas produksi dan dangkan Waktu penelitian direncanakan efisiensi mengalami peningkatan besar. mulai bulan februari Ae april 2025, mulai Waktu produksi VCO menurun dari 14-16 dari tahap pengumpulan data hingga ana- jam menjadi 6-8 jam per batch dengan lisis dan penyusunan laporan. pengenalan alat semi-modern seperti me- Data yang terkumpul dianalisis sin press santan dan alat penyaringan Jumlah batch produksi juga menggunakan model Miles. Huberman, meningkat dari satu menjadi dua kali dan Saldaya . melalui tiga tahapan sehari, memperbesar kapasitas produksi Pertama. Reduksi Data, yaitu memilih dan mengklasifikasikan data yang Kedua, kompetensi tenaga kerja relevan dengan penelitian. Kedua. Penyaj- Peserta ian Data, di mana data yang sudah meningkat dan kesalahan produksi berku- direduksi disajikan dalam narasi, tabel, rang hingga 50%, menandakan pening- dan bagan untuk menggambarkan hub- katan kemampuan teknis dan pemahaman ungan faktor produksi, manajemen, dan proses produksi yang lebih baik. pemasaran dalam bisnis VCO. Ketiga. Ketiga, standar kebersihan dan Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi, yakni kualitas produk membaik. Implementasi menguji kesimpulan awal lewat triangulasi SOP sanitasi dan rehabilitasi lingkungan sumber data untuk memastikan inter- produksi menurunkan tingkat kontaminasi pretasi sesuai fakta lapangan. produk menjadi kurang dari 10A CFU/ml, membuat VCO lebih aman dan berkualitas HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi hasil pelatihan Berikut Keempat, manajemen dan adminpelatihan istrasi usaha lebih terorganisir. Sistem kewirausahaan terhadap kelompok tani pencatatan produksi dan laporan keu- Makmur Desa Tungka dalam pengem- angan bulanan memudahkan pengelolaan bangan usaha Virgin Coconut Oil (VCO) serta analisis ekonomi, sehingga omzet yang menunjukkan kemajuan signifikan meningkat sekitar 30% selama enam bulan dalam beberapa aspek utama. https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Kelima, strategi pemasaran dan baik, memperkuat posisi petani dalam branding yang diterapkan sukses mencip- rantai pasok VCO dan meningkatkan daya takan identitas merek lengkap dengan saing usaha mereka. nama, logo, slogan, dan desain kemasan Deskripsi hasil wawancara Penggunaan media sosial dan Dalam Mendeskripsikan hasil wa- marketplace seperti Shopee memperluas jangkauan pasar hingga lima kecamatan kewirausahaan berbasis Virgin Coconut Oil atau kabupaten dengan konten promosi (VCO) bagi kelompok tani di Desa Tungka. rutin setiap minggu. Adapun jumlah Responden dalam penili- Terakhir, tian ini sebanyak 50 orang. Dengan rinci- positif secara ekonomi dan sosial. Penda- an kelompok tani makmur di desa tungka patan kelompok tani meningkat, solidari- 70%, masyarakat 10% dan tokoh masyara- tas dan kerja sama kelompok semakin kat 10%. Tabel 1. Deskripsi hasil wawancara No Pertanyaan/Wawasan Jawaban/Responden Wawancara 1 Pentingnya pendidi- Pendidikan kan kewirausahaan kewirausahaan san- bagi petani gat penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kemampuan inovasi petani dalam mengelola usaha VCO secara efektif. 2 Kendala yang dihadapi Kelompok tani masih kelompok tani dalam produksi VCO metode tradisional yang lambat, kualitas produk kurang stabil, serta keterbatasan https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 modal dan akses pasar modern. 3 Perubahan yang di- Pelatihan mening- alami setelah pelati- katkan kapasitas produksi, manajemen usaha, penggunaan alat modern, serta strategi pemasaran digital yang lebih luas. 4 Dampak pengem- Meningkatkan pen- bangan usaha VCO dapatan kelompok terhadap ekonomi tani secara signifikan dan membuka peluang pasar baik lokal maupun ekspor dengan produk yang lebih berkualitas. 5 Harapan kelompok Dukungan tani terkait dukungan pemerintah, pelati- ke depan han berkelanjutan, akses permodalan, serta kemitraan dalam pemasaran dan distribusi dianggap sangat penting untuk keberlanjutan usaha. Deskripsi hasil Observasi https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Berikut adalah hasil observasi pengembangan pendidikan kewirausahaan berbasis VCO bagi kelompok tani di Desa Tungka yang disusun dalam bentuk tabel: Tabel 2. Deskripsi hasil Observasi Aspek Ob- Deskripsi Produksi VCO Temuan Utama Proses Produksi tradi- produksi masih sional berdammenggunakan pak pada kuali- metode tradi- tas VCO yang sional dan alat kurang tahan lama dan kapa- dengan durasi sitas terbatas. cukup lama . -16 ja. Teknologi Penggunaan Teknologi Produksi mesin parut butir kelapa vs efisiensi, kuali- mesin modern tas produk, dan kapasitas butir, serta peralatan fermentasi. Kualitas Standar SNI Produk belum Produk VCO masih su- konsisten me- lit dipenuhi ka- rena proses standar mutu tradisional dan pasar modern. SOP sanitasi yang diterap685 https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Pelatihan dan Pelatihan Pelatihan Pendidikan kewirausahaan meningkatkan dan teknis produksi ter- inovasi, mana- masuk mana- jemen, dan jemen usaha pemasaran ke- dan pemasa- lompok tani. ran digital. Kapasitas Ma- Manajemen Dibutuhkan produksi dan keuangan se- bagian masih dan pelatihan tradisional dan agar usaha lebih profesional dan Pemasaran Pemasaran Perlu pen- masih domi- nan secara pemasaran dig- ital untuk pasar lokal dan digital yang mulai dikembangkan. Dukungan dan Terbatasnya Kolaborasi dan Tantangan teknologi tepat teknologi, dan guna jadi kunci akses pasar. https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 namun potensi bahan baku lo- kal dan kerjasama dengan Dampak Pem- Meningkatkan Usaha VCO berbasis ke- lompok tani ekonomi, serta terbukti dapat anggota ke- lompok tani dan masyara- secara berke- kat desa Tung- Deskripsi Perbandingan antara wawancara dan observasi Perbandingan wawancara dan observasi servasi mencatat fakta nyata secara objek- mengumpulkan data melalui tanya jawab tif tanpa intervensi, data aktual tapi langsung, menggali persepsi dan pen- terbatas pada aspek yang tampak dan ku- galaman secara subjektif dengan data rinci rang mendalam wancara pendidikan kewirausahaan. Ob- Contohnya Tabel 3. Perbandingan antara wawancara dan observasi Aspek Tujuan Wawancara Observasi Mendapatkan Mendapatkan data nyata persepsi, dan perilaku dan pihak re- https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 Sifat data E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Subjektif. Objektif, ber- dasarkan fak- persepsi dan ta dan ke- jadian nyata Teknik Tanya jawab pengumpulan langsung Pengamatan langsung di Kelebihan Mendalam. Akurat secara fakta, tidak konteks, pen- Kekurangan Rentan Bias. Terbatas pa- kejujuran re- da apa yang dapat diamati, risiko Penggunaan gabungan wawancara Virgin Coconut Oil (VCO) adalah dan observasi memungkinkan peneliti minyak kelapa murni yang diperoleh dari memperoleh data yang lengkap dan valid, daging buah kelapa segar dan matang mengurangi kelemahan masing-masing dengan mekanis atau alami tanpa melalui proses pemurnian kimiawi, pemutihan, usaha VCO di Desa Tungka, kedua metode atau penghilangan bau yang dapat men- ini saling melengkapi untuk memahami gubah sifat minyak. VCO dihasilkan tanpa aspek persepsi dan kondisi nyata di lapan- pemanasan atau dengan suhu rendah se- hingga kandungan nutrisi dan senyawa ak- Dalam studi tif di dalamnya tetap terjaga. VCO memDeskripsi Awal Usaha Pembuatan Virgin iliki ciri khas warna jernih, tidak berwarna. Coconut Oil (VCO} di Desa Tungka tidak mudah tengik, dan tahan disimpan https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 hingga dua tahun. (Undadraja Bigi and Rini rendemen minyak rendah. Mesin press Hartari 2. santan dan penyaringan otomatis bisa Teknologi Produksi terdiri dari tingkatkan efisiensi dan kebersihan, tapi Metode Tradisional vs. Modern: Teknologi biaya dan akses terbatas. Kendala higieni- produksi desa masih tradisional, dengan tas dan SNI VCO juga menyulitkan produk pengolahan manual yang lambat, banyak masuk pasar luas. (Mangku et al. wadah, dan rentan kontaminasi sehingga Tabel 4. Proses Pembuatan VCO dengan Peralatan Sederhana KEGIATAN PERALATAN YANG DIGUNAKAN Memarut Kelapa Mesin parut kapasitas 20 butir Kelapa Memeras Kelapa Memeras dengan tangan menggunakan kain dan saringan Memisahkan krim Menggunkan wadah plastic dan selang Fermentasi Menggunakan wadah plastic dan suhu ruang Memisahkan Menggunakan sendok Minyak dengan atau gelas plastic Menyaring VCO Menggunakan kain Mengemas VCO Botol plastic tanpa segel Tabel 5. Proses Pembuatan VCO dengan Peralatan modern KEGIATAN PERALATAN YANG DIGUNAKAN Memarut Dan Mesin parut Dan Peras Memeras Kelapa kapasitas 100 butir Kelapa Memisahkan krim Menggunakan kolom https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Pemisah Kapasitas 100 Fermentasi Menggunakan incubator kapasitas 40 liter Memisahkan Menggunakan refrigera- Minyak dengan tor untuk memisahkan blondo dan minyak Menyaring VCO Menggunakan filtrasi Mengemas VCO Botol plastic yang sudah ada merk dagangnya dan tersegel Analisis Potensi dan Tantangan Usaha VCO di Desa Tungk. Dalam mengembangkan VCO ada Selain itu, pengalaman warga dua potensi utama: sumber daya alam dalam bertani dan mengolah kelapa men- berupa tanaman kelapa yang melimpah jadikan sumber daya manusia lokal se- dan dapat diolah menjadi VCO. serta sum- bagai aset penting. Pelatihan produksi ber daya manusia yang perlu dikem- VCO dapat mengembangkan keterampilan bangkan melalui pelatihan serta pen- dampingan agar mampu mengolah VCO produktivitas usaha. (Rusli et al. secara mandiri. Sumber Daya Manusia (SDM). Desa Tungka memiliki lahan kering Pengetahuan dan keterampilan masyara- kat desa dalam membuat VCO biasanya secara berkelanjutan sepanjang tahun berasal dari pengalaman sendiri atau di- tanpa perlu berpindah lahan. Banyaknya wariskan secara turun-temurun, bukan pohon kelapa menciptakan potensi besar melalui pelatihan formal. Karena min- untuk usaha Virgin Coconut Oil (VCO). imnya pelatihan formal, banyak pelaku Ketersediaan bahan baku usaha masih belum sepenuhnya mengerti meningkatkan nilai tambah kelapa untuk produk, menjalankan proses produksi https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 dengan cara yang bersih dan higienis, ser- Kegiatan promosi masih banyak ta memenuhi standar Agar produk tetap mengandalkan cara-cara konvensional se- bersaing di pasar, mereka perlu beradap- hingga jangkauan pasar terbatas. Tidak Se- tasi dengan perubahan dan terus berkem- ragamnya Standar Kualitas dimana Kon- bang secara berkelanjutan. sumen memerlukan jaminan kualitas dan Motivasi dan Inovasi. Kurangnya standarisasi produk, namun pengolahan pendampingan dan pelatihan berkelanju- secara manual dan tradisional membuat tan menghambat inovasi produksi VCO. kualitas VCO dari desa tidak selalu konsis- Minimnya dukungan kemitraan dan fasili- tas pemasaran (Pendidikan et al. pelaku usaha. Terbatasnya sumber daya manusia menyebabkan kesulitan dalam Konsep Pendidikan Kewirausahaan Ber- manajemen, pembukuan, pengemasan, basis VCO dan pemasaran, sehingga membatasi (Sumartana et al. Dukungan Berdasarkan pemetaan sosial dan Kelompok Tani Makmur Tungka berpotensi besar mengembangkan usaha Virgin Coconut Oil (VCO) di Desa masih dirasakan kurang maksimal, sebab Tungka. Diperlukan fasilitas pendukung seperti jalan dan akses ke pasar modern belum sepenuhnya op- mengajarkan peserta, terutama petani. Selain itu, kendala seperti akses keterampilan praktis mulai dari pemilihan transportasi dan promosi yang belum kelapa berkualitas, produksi menggunakan dikelola dengan baik juga menjadi tan- fermentasi atau pengendapan, hingga tangan tersendiri. membuat distribusi pengemasan dan pemasaran produk VCO produk ke pasar kota atau ke konsumen sebagai produk unggulan. (Kumaji. Uno, akhir menjadi terhambat. Banyak pelaku and Aydalin 2. VCO usaha VCO di desa masih belum me- Desa Tungka memiliki lahan kering manfaatkan pemasaran digital secara produktif untuk penanaman kelapa sepan- maksimal, sehingga jangkauan pasar dan jang tahun tanpa berpindah lahan. Potensi daya saing produk mereka belum bisa besar kelapa mendukung usaha Virgin Co- berkembang dengan optimal. conut Oil (VCO). Ketersediaan bahan baku https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 dan keahlian warga membuka peluang pelatihan produksi VCO. (Ramadhani et al. usaha berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah dan keterampilan lokal melalui Tabel 6. Materi pelatihan Virgin Coconut Oil (VCO} di Desa Tungka. Permasa- Materi Capaian Proses - Waktu produksi turun menjadi VCO 6Ae8 jam/ batch dan Intro- - Jumlah batch duksi alat /hari naik dari sional. 1 menjadi 2 Ae Ku- Pelatihan - 10 orang ang- Mengikuti VCO dan SOP kepa- - Kesalahan da ang- hingga 50% Sani- Imple- - 100% proses sesuai SOP san- siSOP - TPC produk turun menjadi <10ACFU/ml https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Mana- Penerapan - Tersedia buku- log produksi pencata- harian dan i masih tan log produksi angan bulanan laporan keu- - Omzet naik pelatihan 30lam 6 Manajemen bulan Tidak - Pelatihan - Tersedia 1 merek/ brand san,dan jelas. ama, logo, sloga. - 1 desain kema- - Desain logo san dan label dan label Produk siap ce- oleh tim - Minimal 10 orang anggota Mengikuti - Pelatihan - Minimal 2 akun Tidak pemasaran digital aktif (Facebook, mar- melakuka . edia so- ketplac. https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 n pemasa- sial, mar- - Minimal 1 kon- ran digital ketplac. ten promosi di- - Pembuat- posting setiap E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 media so- - Peningkatan sial dan toko online promosi online di market- ke >5 kecama- place (Sho- tan atau kabupe. Analisis Usaha Eksisting VCO (Studi Kasus Kelompok Tani di Desa tungk. Analisis usaha Virgin Coconut Oil manajemen usaha, serta pencatatan keu- (VCO) pada kelompok tani di desa Tungka Penggunaan mesin parut otomatis dapat dipaparkan berdasarkan beberapa dan alat pengekstrak modern membuat aspek utama Usaha: input . ahan bak. , proses produksi, pemasaran, keuangan, standar industri, mendukung kemandirian. serta tantangan dan kunci keberhasilan. (Simarmata et al. dapat dijelaskan berdasarkan studi kasus Ketiga kualitas sesuai Awalnya, kelompok tani yang sudah menjalankan pemasaran produk ini hanya terbatas di agroindustri VCO sebagai berikut: daerah setempat dan umumnya dilakukan Pertama Bahan Baku & Input, pada melalui acara atau pameran di desa. Na- umumnya Kelompok tani memanfaatkan mun, setelah mendapatkan pelatihan kelapa tua hasil panen kebunnya sendiri pemasaran digital, penjualannya berkem- atau membeli dari petani setempat. bang pesat. Kini, produk ini dapat dijual lokasi desa memang sentra kelapa Penye- melalui berbagai saluran seperti reseller, diaan bahan baku menjadi keunggulan media sosial, apotek, dan spa kesehatan. (Satriawan 2. Selain itu, dengan diversifikasi produkAi Kedua Kelompok tani Desa Tungka mulai dari VCO asli, aromaterapi, hingga meningkatkan produksi VCO lewat sosial- perawatan kulit dan obat luarAisegmen isasi dan pelatihan teknik pengolahan, pasarnya tidak hanya semakin dalam, https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 tetapi juga semakin luas dengan semakin (Olviana. Tameno, and Kiak 2. Keenam Tantangan dan Peluang. Kelompok tani menghadapi tantangan modal, manajemen, label produk tidak Keempat Peran Kelompok Tani da- resmi, serta promosi kurang maksimal. lam Rantai Bisnis VCO. Kelompok tani pro- Namun, peluang dari bahan baku kelapa dusen VCO berperan penting menye- berkelanjutan, permintaan pasar mening- diakan bahan baku kelapa, mengolah ber- kat, dan tenaga kerja murah bisa optimal- sama dari pengupasan hingga pemisahan minyak, mengelola manajemen, pencata- ekonomi lokal tan, harga, dan pemasaran, serta membagi keuntungan setelah biaya dan gaji Perancangan Usaha VCO Berbasis Ke- dipotong secara adil. (Haryono 2. lompok Tani Kelima Analisis Kelayakan dan Setelah Strategi Pengembangan. Agroindustri VCO kelompok tani sangat layak secara finan- dengan tokoh masyarakat serta kelompok sial dengan NPV dan IRR lebih tinggi dari Usaha Makmur Tungka. Analisis menguntungkan dan potensial berkem- SWOT. SWOT membantu memahami kon- Dengan komitmen tepat, agroindustri ini mampu merancang usaha VCO berbasis kelompok memberikan manfaat ekonomi jangka tani di Desa Tungka dengan mengidentifi- panjang yang signifikan bagi kelompok kasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan (Ika Fatmawati P. Didik Wahyudi ancaman yang mempengaruhi bisnis. Tabel 7. Analisis SWOT Perancangan Usaha VCO Berbasis Kelompok Tani Strengths (Kekuata. Opportunities (Peluan. Bahan baku utama mu- Permintaan domes- dah didapat: kelapa lo- tik dan ekspor ter- kal melimpah, men- hadap VCO dukung ketersediaan in- meningkat seiring https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 put produksi VCO secara tren gaya hidup Hal ini sehat dan produk meningkatkan stabilitas rantai pasok bagi kelompok tani. Nilai tambah lebih ting- Pemberdayaan de- gi: VCO memiliki per- sa melalui pelati- mintaan pasar yang ter- han teknologi us tumbuh, terutama produksi, pening- untuk kesehatan dan katan kemasan, produk perawatan, se- dan pemasaran dig- hingga peluang margin ital dapat memper- yang lebih besar diband- luas pasar hingga ing minyak kelapa kon- tingkat region- al/internasional. Model kelembagaan Potensi kolaborasi berbasis kelompok tani memungkinkan pengel- pemerintah. LSM, olaan produksi, kualitas, dan sektor swasta dan distribusi secara untuk pendamp- kolektif, meningkatkan ingan teknis, akses daya tawar di pasar lo- pasar, dan pem- kal maupun regional. Weaknesses (Kelema- Threats (Ancama. Kapasitas produksi Persaingan produk relatif kecil jika dikelola kelapa olahan dari secara tradisional, se- produsen lain, serta hingga sulit memenuhi dinamika harga ba- permintaan pasar yang han baku kelapa lebih luas. yang bisa https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 biaya produksi. Kualitas produk dan Pergeseran ke- kepatuhan terhadap bijakan hilirisasi standar . SNI VCO) dan persyaratan belum konsisten karena regulatori . tandar fasilitas pengolahan kualitas, label, per- yang sederhana. yang dapat beban kepatuhan. Akses pembiayaan Ketergantungan terbatas dan kelem- pada pemasaran bagaan pendampingan digital tanpa yang masih diperlukan strategi multisalu- untuk penguatan mana- ran berpotensi jemen keuangan dan jangkauan jika terjadi perubahan algoritma platform atau gangguan Perancangan usaha VCO berbasis kelompok tani di Desa Tungka bertujuan (Kristiandi. Yunita, and Fertiasari 2. Kedua Tahapan Perancangan mengoptimalkan potensi lokal dan pem- Usaha. Perencanaan dan Diskusi Ke- berdayaan petani. Meliputi identifikasi po- lompok: Perancangan usaha VCO di Desa tensi, pembentukan kelompok, pemberian Tungka berbasis kelompok tani bertujuan pelatihan teknologi, akses pasar, bimb- mengoptimalkan potensi lokal dan mem- ingan bisnis, serta dukungan alat, modal, berdayakan petani. Meliputi identifikasi dan bahan baku. Produksi dan keuangan potensi, pembentukan kelompok, pelatihan teknologi, akses pasar, bimbingan https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 bisnis, serta dukungan alat, modal, dan pasar luar daerah terbatas. (Sumenep bahan baku. Produksi dan keuangan (Purnohadi 2. Uji Kelayakan dan Strategi Implementasi Ketiga Faktor Pendukung Keberhasilan. Kolaborasi Multi-Pihak: Kelompok Usaha VCO Berbasis Kelompok Tani di Desa tungka tani diberdayakan sebagai unit manajerial Usaha VCO berbasis kelompok tani dengan struktur organisasi lengkap dan di Desa Tungka bisa ditetapkan dengan tenaga kerja disesuaikan kapasitasnya. dukungan pengujian aspek pasar, teknis. Pengelolaan SDM fokus pada pelatihan manajemen, hukum, dan finansial yang untuk peningkatan kapasitas. Produk di- Strategi implementasi harus fokus jamin legal secara hukum, sementara pada peningkatan kapasitas produksi, aspek finansial menunjukkan usaha VCO kualitas produk, pengembangan pasar, layak dengan NPV positif. IRR 15-18%. B/C dan penguatan kelembagaan kelompok >1, dan payback periode kurang dari satu tani agar bisnis dapat terus tumbuh berke- (Rizqi. Khairunisa, and Riana 2. lanjutan dan kompetitif, yang diadaptasi Keempat Tantangan yang Dihada- ke konteks kelompok tani di Desa Tungka. Keterbatasan modal dan peralatan dapat Diuraikan dalam beberapa aspek: produksi modern. UMKM sering mengel- Aspek ola keuangan secara tradisional dengan menilai permintaan pasar serta peluang pencatatan manual yang tidak teratur, se- ekspansi usaha VCO yang terus berkem- hingga keputusan bisnis kurang tepat ka- bang dengan potensi ekspor besar. Indeks rena data tidak optimal. Kendalanya uta- kelayakan pasar sekitar 83%-85% menc- ma pada kurangnya pemahaman metode erminkan potensi pasar kuat. Aspek teknis dan teknologi fokus pada proses produksi, (Rosidah and Anggraini 2. Pelaku UMKM harus menguasai digital marketing Usaha harus sesuai kemampuan dan teknologi tepat guna agar bisa men- jangkau pasar luas, tapi banyak yang berkualitas dan efisien, dengan indeks ke- masih belum mampu sehingga peluang layakan teknis di atas 50%, agar produksi https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 VCO optimal dan memenuhi standar kuali- Kualitas produk menjadi fokus (Nabila 2. utama untuk memenangkan persaingan di Strategi pemasaran VCO sangat pasar domestik dan internasional. Harga bersaing ditetapkan agar dapat diterima pemasaran . arketing mi. yang terdiri oleh berbagai segmen konsumen. Adapun dari produk berkualitas, harga kompetitif, cara penetapan harga jual sebagai berikut: lokasi distribusi strategis, dan promosi Tabel 8. Perhitungan biaya produksi dan harga jual per 1ltr N0. URAIAN Bahan Baku VOL HARGA JUMLAH SATUAN HARGA (R. (R. 6,000. 90,000. Kelapa Peralatan 40,000. 40,000. Botol pet 1,700. 6,800. 1,500. 6,000. 75,000. 00 150,000. brand kemasan Upah Kerja Jumlah 292,800 Harga Jual = Biaya Produksi (Biaya Produksi x Persentase Keuntunga. Rp. 366,000= 292,800 . ,800 X 25%) Harga Jual Per 1 Liter = Rp. Lokasi strategis pemasaran dan distribusi han dan pendampingan digital marketing juga mendukung kemudahan akses pasar. juga banyak dilakukan untuk meningkat- Promosi yang efektif semakin dimaksimal- kan kapasitas kelompok tani dan UMKM kan dengan pemanfaatan teknologi digital, agar mampu menjangkau pasar lebih luas. pemasaran online melalui media sosial, e- Kelompok tani didorong mem- commerce, dan digital advertising. Pelati- perkuat jaringan distribusi melalui agen https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 dan mitra usaha di berbagai daerah. meningkatkan kapasitas produksi, kualitas Pemerintah fasilitasi pameran, pelatihan, produk, kemasan, dan strategi pemasaran dan standardisasi guna tingkatkan kapasi- Pelatihan dan pendampingan yang tas produksi, kualitas VCO, serta akses diberikan memperbaiki efisiensi produksi, pasar lokal dan ekspor. (Azis 2. Pasar keterampilan teknik, dan manajemen VCO Indonesia tumbuh pesat dengan po- usaha sehingga kelompok tani mampu tensi ekspor besar ke China. AS. Korea Se- memperluas pasar hingga tingkat regional latan, dan negara Asia lain. Indonesia pro- dan meningkatkan pendapatan secara sig- dusen utama dengan pangsa ekspor signif- Usaha berbasis kelompok tani ini ikan, indeks kelayakan pasar 83%-85%, ekonomi, tetapi juga memperkuat solidari- (Puhi. Halid, and Moonti 2. tas sosial dan kemandirian masyarakat de- Ketiga Aspek Manajemen dan sa secara berkelanjutan. SDM. Kelompok tani diberdayakan sebagai UCAPAN TERIMA KASIH unit manajerial dengan struktur organ- Penulis mengucapkan terima kasih isasi: ketua, sekretaris, bendahara, dan yang sebesar-besarnya kepada semua seksi sesuai kebutuhan. Tenaga kerja pihak yang telah berkontribusi dan mem- ditentukan berdasar kapasitas dan kebu- berikan dukungan selama penelitian ini Pengelolaan SDM fokus pening- Terima kasih khusus disam- katan kapasitas melalui pelatihan. Aspek paikan kepada Kelompok Tani Makmur di hukum menjamin legalitas produk, dan Desa Tungka yang telah menjadi mitra aspek finansial menunjukkan usaha VCO utama dalam penelitian ini, kepada para layak dengan NPV positif. IRR 15-18%. B/C narasumber dan responden yang dengan >1, serta PP kurang dari 1 tahun. (Ika sukarela meluangkan waktu untuk wa- Fatmawati P. Didik Wahyudi 2. wancara dan berbagi informasi, serta kepada Saidang, dan Uli Nuha yang telah KESIMPULAN Kesimpulan: penelitian ini dapat memberikan manfaat Pengembangan Semoga dan menjadi inspirasi bagi pengembangan kewirausahaan berbasis VCO bagi ke- kewirausahaan berbasis VCO di desa-desa lompok tani di Desa Tungka berhasil https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 MURNI (Virgin Coconut Oi. DI DAFTAR PUSTAKA