Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 HUBUNGAN PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA KAMPUNG SAKARTEMIN Imelda Weripang1. Eva Marti2. Emmelia Ratnawati3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular 401 Pringwulung. Condong Catur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia . Email: imeldaweripang@gmail. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular 401 Pringwulung. Condong Catur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia. Email: marti@stikespantirapih. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular 401 Pringwulung. Condong Catur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia. Email: emmelia_ratnawati@stikespantirapih. ABSTRAK Pendahuluan : Penyakit malaria disebabkan oleh parasite plasmodium pada nyamuk betina yang terinfeksi dan menginfeksi manusia, dengan gejalaa panas dingin, menggigil serta demam berkepanjangan. Gejala Malaria biasanya muncul 10-15 hari setelah parasit masuk ke tubuh manusia. Penyakit Malaria disebabkan oleh pengaruh perilaku, gaya hidup dan lingkungan yang tidak sehat sehat. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku manusia ialah tingkat pengetahuan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan malaria didesadi kampung sakartemen distrik fakfak tengah kabupaten fakfak papua barat. Metode : Desain penelitian deskriptif kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian sebanyak 97 responden. Alat ukur yang digunakan merupakan lembar kuisioner pengetahuan dan kuisioner perilaku pencegahan malaria. Hasil : Tingkat pengetahuan baik sebanyak 66,0% 4 responden dan pengetahuan cukup 27,1%6 responden dan tingkat perilaku pencegahan malaria kurang baik 68,0%6 responden dan perilaku pencegahan malaria baik 32,3%1 responden. Angka koefisien korelasi nilai r = 0,442 . orelasi lema. dan p value = 0. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan malaria dengan kekuatan korelasi lemah. Penelitian berikutnya disarankan mengambil studi kualitatif terkait faktor yang mempengaruhi perilaku kepala keluarga dalam pencegahan malaria. Kata kunci : pengetahuan,perilaku pencegahan, penyakit malaria. ,faktor yang mempengaruhi Imelda Weripang. Eva Marti. Emmelia Ratnawati Hubungan Pengetahuan Kepala Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan Malaria Kampung Sakartemin ABSTRACT Introduction : Malaria is caused by the plasmodium parasite in female mosquitoes which infects humans, with symptoms of chills and prolonged fever 10-15 days after the parasite enters the human body. Malaria is caused by the influence of unhealthy behavior, lifestyle and The factor that influences human behavior is the level of knowledge. Purpose: The aim of the research was to determine the relationship between knowledge and malaria prevention behavior in Sakartemen village. Central Fakfak district. Fakfak district. West Papua. Methods: Quantitative descriptive research design, cross sectional correlation method, research sample of 97 respondents. Measuring tools for knowledge questionnaire sheets and malaria prevention behavior questionnaires. Results: The level of good knowledge was 66. 0% of respondents and sufficient knowledge 1% of respondents and the level of malaria prevention behavior was poor at 68. 0% of respondents and good malaria prevention behavior was 32. 3% of respondents. The correlation coefficient figures r = 0. eak correlatio. and p value = 0. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge and malaria prevention behavior with a weak correlation strength. It is recommended that future research take qualitative studies related to factors that influence the behavior of family heads in preventing Keywords: knowledge, prevention behavior, malaria, factors that influence behavior PENDAHULUAN 140 kasus malaria di Indonesia pada disebabkan oleh Plasmodium malaria Jumlah tersebut melonjak 36,29% pada nyamuk betina yang terinfeksi dan dibandingkan pada tahun sebelumnya menginfeksi manusia. Tanda gejala yang yang sebanyak 304. 607 kasus. (Widi , ditimbulkan seperti menggigil, demam 2. Endemisitas Malaria di provinsi terus-menerus Papua Barat pada tahun 2020, mencapai Penyebab penyakit malaria terutama kasus positif malaria sekitar 9. disebabkan oleh pengaruh perilaku, gaya dengan jumlah penderita malaria annual hidup dan lingkungan yang tidak sehat, serta pekerjaan yang memungkinkan Kejadian dikabupaten Fakfak Tahun terjangkitnya nyamuk malaria (Dimi & 2020, kasus positif malaria mencapai Adam, 2. 143 kasus dengan API 1,78%, dan dari Malaria (API) 10,33%. seluruh Puskesmas distrik dikabupaten menunjukkan bahwa malaria adalah fakfak yang mencapai kasus tertinggi salah satu penyebab utama kematian di positif malaria yaitu di Puskesmas Data Kementerian Kesehatan distrik Fakfak tengah dengan kasus (Kemenkes, 2. menunjukkan, ada positif malaria annual parasite incidence Kementerian Kesehatan 6,67% (Dinas Kesehatan, 2. Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 Perilaku adalah tindakan yang dapat berada di distrik fakfak tengah dengan dipelajari dan dapat diamati. Salah satu jumlah kasus positif malaria (API) 160 faktor yang mempengaruhi perilaku Dengan letak geografis daerah bisnis manusia dan regional adalah berada pada aliran sungai, dan adanya tingkat pengetahua dalam (Siti, 2. kebiasaan masyarakat berada diluar Pengetahuan menggunakan pelindung diri seperti pengalaman dan pembelajaran, serta pakaian panjang, sebagian masyarakat introspeksi (Yossy, 2. tidak menggunakan kelambu insektisida. Pengetahuan masyarakat saja tidak akan cukup bila insektisida sebagai jaring menangkap perubahan/kesadaran ikan dan jaring untuk membuat pagar perilaku untuk mencegah malaria maka kebun, kurangnya pengunaan kawat kasa penyakit malaria masih akan tetap ventilasi, dan sebagian rumah tidak (Mujiburrahman. Riyadi, & Ningsih, menggunakan kain dan adanya rawa- Dengan positif, perilaku seseorang akan baik dan lingkungan rumah kotor dengan semak dapat berlangsung lama. Sebaliknya, belukar dan adanya sampah disekitar rumah yang dapat digenangi air. pengetahuan, kesadaran dan sikap yang Kejadian tersebut tentu bisa dapat maka perilaku tersebut tidak bertahan mempengaruhi kejadian kasus malaria di (Tania, 2. Kepala keluarga Fakfak terutama di kampung Sakartemin, selain itu peneliti ingin mengetahui anggota keluarga yang bertanggung sehari-hari (Sahidin,2. Dari berdasarkan observasi tersebut, dan belum ada penelitian yang di kampung Sakartemin yang dilakukan peneliti, hubungan pengetahuan kepala keluarga kampung Sakartemin merupakan salah dengan perilaku pencegahan. Tujuan satu daerah endemis dengan angka kasus malaria tertinggi dikabupaten fakfak Imelda Weripang. Eva Marti. Emmelia Ratnawati Hubungan Pengetahuan Kepala Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan Malaria Kampung Sakartemin hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan malaria. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga dengan kriteria METODE PENELITIAN inklusi Kepala keluarga yang tinggal Metode penelitian yang digunakan adalah analisis diskriptif observasional Pengambilan dilakukan dengan purposive Penelitian ini dilaksanakan dikampung desa Sakartemin distrik Fakfak tengah peneltian ini sebesar 96 responden kabupaten Fakfak Papua Barat yang dengan rumus persamaan Krejcie dan dilaksanakan dari bulan Oktober 2021 Morgan. Untuk mengetahui hubungan sampai dengan Maret 2022. Instrumen HASIL DAN PEMBAHASAN Metode pengumpulan data Spearman. kuisioner yang dibuat sendiri oleh Jumlah Karakteristik penelitian ini yaitu kepala keluarga yang tinggal menetap dan yang bersedia menjadi responden. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Analisis Pengetahuan Responden tentang Malaria Pengetahuan Frekuensi Presentase Baik Cukup Kurang Total Sumber : Data primer, 2022 Tabel SMA 33 responden . ,4%). SD 28 pengetahuan baik sebesar 66. 0%, ini responden . ,1%) selebihnya adalah S1 20 responden . ,8%) dan SMP 16 pendidikan responden, sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan . ,7%) Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 malaria yang seragam dalam kategorik mempengaruhi pengetahuan responden. Sejalan dengan Sesuai teori Budiman dan Riyanto . 3 ) dalam (Hayomi. Noor, didukung oleh inisiatif responden untuk mempengaruhi pengetahuan adalah : informasi atau media massa merupakan Rina, penyuluhan kesehatan tentang malaria yang disampaikan secara teratur melalui pelayanan posyandu dan juga saat dimasa lampau, hal inilah yang mungkin informasi dengan tujuan tertentu. Tabel 2. Distribusi Frekuensi Analisis Perilaku Pencegahan Responden tentang Malaria Perilaku Pencegahan Frekuensi Presentase Baik Kurang baik Total Sumber : Data primer, 2022 Tabel menggunakan obat anti nyamuk bakar, pencegahan kurang baik sebesar 68. lotion dan semprot, jarang menggunakan kelambu, mengantung pakaian kotor pendapatan dan social budaya atau serta bentuk rumah tanpa ventilasi, kebiasaan dalam masyarakat. Peneliti kawat kasa dan dinding rumah yang Ssebagian responden memiliki penelitian hal ini disebabkan oleh social budaya responden yang telah menjadi didapatkan sebagian responden sering serta perilaku pencegahan menimbun sampah dan menguras bak air, pendapatan ekonomi responden dimana tidak memelihara hewan ternak yang sebagian besar bekerja sebagai petani sehingga perilaku pencegahan terhadap menggunakan kelambu saat tidur. malaria kurang baik sebesar 68,0%. Menurut Falah & Meiliasari . Hasil observasi menunjukkan bahwa tinggi terkena malaria adalah pekerjaan Imelda Weripang. Eva Marti. Emmelia Ratnawati Hubungan Pengetahuan Kepala Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan Malaria Kampung Sakartemin hutan dan berladang . , hasil penelitian ini berbeda dengan hasil pemberantasan malaria juga kurang. penelitian-penelitian Kondisi ini menyebabkan buruknya Menurut Nofitasari & Maryoto . , tingkat pendidikan seseorang memiliki pemberantasan penyakit malaria ataupun hubungan dengan perilaku pencegahan, perilaku pencegahan penyakit (Sahiddin, jika tingkat pendidikan semakin tinggi Menurut Adinda . , faktor akan semakin tinggi tingkat pengetahuan yang mampu mempengaruhi perilaku seseorang serta semakin baik pula ialah lingkungan social budaya dan Tingkat social ekonomi, posisi seseorang dalam pendidikan yang rendah merupakan kelompok masyarakat ditentukan oleh pendidikan serta pendapatan. Tabel 3. Analisis hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan malaria Perilaku Pencegahan Malaria Pengetahuan P value Sumber : Data primer, 2022 Tabel 3 menunjukkan, hasil analisis yang signifikan, positif dan lemah antara signifikan antara tingkat pengetahuan tingkat pengetahuan dengan perilaku disimpulkan bahwa terdapat hubungan Sakartemin, dengan P value 0,00 (P value < 0. Fakfak. Papua. Hasil koefisien korelasi 0,442 yang Menurut berarti tingkat kekuatan hubungan atau korelasi antara variabel pengetahuan terpenting dalam terbentuknya perilaku dengan perilaku pencegahan memiliki yang utuh, karena pengetahuan akan kekuatan korelasi yang lemah atau tidak terlalu kuat, dan angka koefisien bernilai positif yang berarti jika semakin tinggi pengetahuan maka perilaku pencegahan pengambilan keputusan dan menentukan juga akan meningkat. Maka dapat Mujiburrahman . Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 sehingga akan mempengaruhi seseorang rata pekerjaan sebagai petani. Faktor- dalam berperilaku. Berbeda pada hasil penelitian Christy. Tanumihardja, & Handayani . SIMPULAN DAN SARAN terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan malaria pada Dari penelitian yang telah dilakukan kehamilan didesa muara siberut dan desa dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Pengetahuan yang baik bukan signifikan, postif dan lemah antara tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam pencegahan malaria. pencegahan malaria di Desa Sakartemen Menurut Distrik Fakfak tengah Papua Barat. pengetahuan tidak selalu menyebabkan Bagi Puskesmas dan Iinstansi Dinas perubahan perilaku. Kesehatan Hasil penelitian ditemukan korelasi lemah atau tidak terlalu kuat antara pengetahuan dan perilaku pencegahan mengendalikan vektor dengan menata lingkungan bersih dan perilaku hidup Selain itu, meningkatkan kegiatan perilaku pencegahan namun tidak selalu penyuluhan tentang penyakit malaria memiliki hubungan yang kuat yang dengan cara pencegahan yang sederhana. menurut peneliti hal tersebut disebabkan DAFTAR PUSTAKA