Vol. 10 No. 2 Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 38204/atrabis. https://jurnal. id/index. php/atrabis/index ISSN 2443-3756 . JURNAL ADMINISTRASI BISNIS E-commerce Love Story: Bagaimana Skintific Menaklukkan Hati Gen Z dan Mengubah Keputusan Pembelian E-commerce Love Story: How Skintific Conquered Gen Z's Heart and Changed Purchase Decisions Lina Parlina1. Budi Harto2. Dewi Reniawaty3. Rosliana Marsya Anggraeni4 Administrasi Bisnis1, 2, 3, 4 Politeknik LP3I1, 2, 3, 4 linaparlina@plb. id , dewireniawaty@plb. id2, budiharto@plb. roslianamarsyaanggraeni@gmail. Abstract: One of the most effective marketing tools in the digital age is E-Commerce, especially when it comes to influencing Generation Z's inclination towards technology and social media. Skintific, merek produk kulit, and use digital marketing strategies like influencer marketing and social media to draw attention to this group. This study, which included 100 respondents, used a quantitative approach using a questionnaire to assess the impact of ecommerce strategy on customer satisfaction. The results show that e-commerce has a significant positive impact on consumer behavior with a regression coefficient of 0. 605 and a contribution of 36. Compared to traditional advertising. Gen Z is more responsive to relevant content, with Instagram and TikTok serving as the primary media. This highlights the importance of innovative digital marketing strategies in building strong relationships with Generation Z consumers and increasing sales in the worldwide market. Keywords: E-Commerce. Purchase Decision. Generation Z. Skintific. Marketing Strategy. Abstrak: Salah satu alat pemasaran yang paling efektif di era digital adalah E-Commerce, terutama dalam hal mempengaruhi kecenderungan Generasi Z terhadap teknologi dan media Skintific, merek produk kulit, menggunakan strategi pemasaran digital seperti influencer marketing dan media sosial untuk menarik perhatian kelompok ini. Penelitian yang melibatkan 100 responden ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk menilai dampak strategi e-commerce terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perilaku konsumen dengan koefisien regresi sebesar 0,605 dan kontribusi sebesar 36,7%. Dibandingkan dengan iklan tradisional. Gen Z lebih responsif terhadap konten yang relevan, dengan Instagram dan TikTok sebagai media utama. Hal ini menyoroti pentingnya strategi pemasaran digital yang inovatif dalam membangun hubungan yang kuat dengan konsumen Generasi Z dan meningkatkan penjualan di pasar dunia. Kata Kunci : E-Commerce. Keputusan Pembelian. Generasi Z. Skintific. Strategi Pemasaran. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 PENDAHULUAN Salah satu alat pemasaran yang paling efektif di era digital adalah E-Commerce (Salsabila dan Prasetiyo 2. Banyak perusahaan yang menggunakan e-commerce sebagai strategi pemasaran untuk menarik pelanggan, terutama dari Generasi Z (Ciputra 2. Sebagai yang sangat menggunakan teknologi dan media sosial. Generasi Z terdiri dari individu yang lahir antara tahun 1997 dan 2012 (Yani dan Santosa Oleh karena itu, penjualan melalui ecommerce relevan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan sikap pembelian mereka (Budi Harto dkk. konten yang dibuat oleh influencer untuk mempromosikan produk (Feger 2. Selain iklan melalui media sosial, evaluasi produk Gen Z juga dipengaruhi oleh interaksi yang mereka lakukan di dalam toko dan rekomendasi yang mereka terima dari pelanggan dan klien (Wahyu Artha Kusuma Mereka lebih mudah menerima rekomendasi dari orang yang mereka kenal, yang memperkuat keputusan mereka untuk membeli (Vellamy dkk. Pemasaran media sosial dapat digunakan untuk mempromosikan merek dan menjual produk atau layanan (Budi Harto dkk. Hal ini memberikan kesempatan kepada Gen Z untuk mempertimbangkan beberapa sudut pandang sebelum membuat proposal pembelian (Isa Salah satu merek paling populer di kalangan wanita adalah Skintific, yang merupakan produk perawatan kulit (Ariani. Nasution, dan Hendry 2. Strategi pemasaran ecommerce, seperti influencer dan pemasaran digital, memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan untuk membeli suatu produk (Baronah. Yoebrilianti, dan Nurhayani Namun, sudah banyak penelitian yang secara khusus meneliti dampak strategi pemasaran e-commerce terhadap keputusan pembelian Generasi Z. Sumber : emarketer. com/ . Gambar 1. Data Generasi Z menemukan dan membeli produk Emarketer mencatat bahwa media sosial memainkan peran penting dalam evaluasi produk Gen Z. Mereka tidak hanya mempromosikan produk melalui media sosial, tetapi juga melalui percakapan di dalam toko dan rekomendasi dari pelanggan dan teman. Platform media sosial yang mereka sukai untuk mempromosikan produk adalah TikTok dan Instagram, di mana mereka sering mengunggah video dan berinteraksi dengan Skintific adalah produk Kanada yang diciptakan oleh Kristen Tveit dan Ann-Kristin Stokke. (Salsabilah. Musnaini, dan Yuniarti Skintific menggunakan media sosial sebagai strategi pemasaran dalam upaya mereka untuk mempromosikan produk Skintific dapat menjangkau konsumen dengan lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan platform seperti Instagram. Facebook. Twitter, dan TikTok (Gifty dan Nugrahani, t. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 audiens yang lebih luas dan menarik perhatian konsumen (Wulandari 2. Hal ini menunjukkan bahwa Skintific berhasil menarik perhatian Generasi Z dengan memanfaatkan strategi pemasaran dan platform e-commerce yang tepat (Hafizah dan Kussudyarsana 2. Sumber : compas. id/ (Andini 2. Gambar 2. Data penjualan Skintific pada Periode Q1 2024 Berdasarkan hasil Compas Market Insight Dashboard, compas. id berhasil mendukung pertumbuhan merek Skintific. Hingga kuartal pertama tahun 2024, merek ini telah mencapai nilai penjualan lebih dari Rp 70 juta. Harga produk yang didapatkan dari toko resmi Skintific sekitar Rp 64 juta, sedangkan harga yang didapatkan dari toko tidak resmi sekitar Rp 7 juta (Andini 2. Penelitian (Yesidora dan Setyowati 2. Influencer memiliki dampak yang signifikan terhadap kebiasaan bepergian generasi Z di Indonesia, dengan memanfaatkan dominasi internet dan media sosial. Penelitian (Mokoagow. Jan, dan Soepeno 2. beauty vlogger, electronic word-ofmouth . -WOM), dan bundling produk memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan pembelian produk perawatan kulit Skintific secara online, terutama di kalangan konsumen Gen Z. Beauty vlogger sangat penting dalam menumbuhkan persepsi positif tentang produk Skintific (Nurasmi dan Andriana 2. Penelitian (Inka Sabila Juliamida. Andreans Bagaskhara, dan Mohamad Zein Saleh 2. menjelaskan bagaimana strategi pemasaran interaktif menggunakan media sosial dan influencer telah berhasil mempengaruhi keputusan konsumen Gen Z untuk membeli produk Skintific. Gen Z secara konsisten menggunakan platform media sosial untuk mencari informasi produk (Mulyani. Aryanto, dan Chang 2. Skintific secara efektif menggunakan media sosial untuk menjangkau Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hal tersebut dengan meneliti bagaimana strategi ecommerce dapat mempengaruhi keputusan pembelian Generasi Z terhadap produk Skintific (Putra dan Darma 2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak wawasan tentang bagaimana strategi e-commerce dapat secara efektif mempengaruhi keputusan pembelian Generasi Z (Saputra. Soewarno, dan Isnalita 2. KAJIAN PUSTAKA Pengaruh E-Commerce E-commerce adalah saluran online yang mengacu pada belanja online yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Perusahaan menggunakannya untuk melakukan kegiatan bisnis, dan konsumen menggunakannya untuk mendapatkan informasi (Iskandar dan Lestari Di era yang semakin digital ini, e-commerce telah muncul sebagai salah satu persyaratan paling penting bagi organisasi atau bisnis untuk tetap kompetitif di pasar dunia (Prasetyo Penggunaan e-commerce yang efektif dapat menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam mengatasi persaingan yang semakin sulit (Rosmawarni dkk. E-commerce tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar dan memberikan pengalaman berbelanja yang lebih mudah bagi pelanggan (Utami. Oktavio, dan Azzarah 2. Sebagai platform perdagangan elektronik, e-commerce mengkomunikasikan informasi dengan cepat (Asari dkk. E-commerce telah muncul sebagai komponen kunci dari strategi pemasaran saat ini, terutama ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 di kalangan generasi muda seperti Generasi Z (Wang dkk. E-commerce tidak hanya menyediakan platform untuk bertransaksi, tetapi juga memungkinkan interaksi yang lebih menarik antara pelanggan dan penjual melalui fitur-fitur seperti live streaming, yang dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap barang yang ditawarkan (Anindasari dan Tranggono 2. Strategi e-commerce mencakup berbagai elemen, seperti penggunaan media sosial, iklan digital, dan konten yang menarik (Nadiya Nur Arafah dkk. Dalam konteks produk perawatan kulit seperti Skintific, pemasaran ecommerce yang efektif dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen (Zulfah dan Mulyadi 2. Menurut penelitian. Gen Z lebih menyukai tulisan yang kreatif dan ringkas, di mana mereka lebih tertarik dengan konten yang relevan dan menarik daripada iklan yang menyesatkan (Hkamusna dan Mairita 2. Hal ini mengindikasikan bahwa bisnis harus menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan preferensi dan perilaku konsumen Gen Z (Komalasari. Pramesti, dan Harto 2. Oleh karena itu, dampak dari strategi pemasaran e-commerce terhadap keputusan pembelian konsumen Gen Z untuk produk perawatan kulit cukup signifikan (Zaenudin. Harto, dan Lp 2. Bisnis yang mampu menyesuaikan dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menarik perhatian dan menumbuhkan loyalitas pelanggan di pasar ini (Lestari dan Harto 2. Temuan (Rahmawati. Winarso, dan Anas 2. menunjukkan bahwa flash sale dan live shopping memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Sementara live shopping menawarkan pengalaman interaktif dan meningkatkan menawarkan diskon melalui potongan harga. Perilaku Pembelian Perilaku pembelian didefinisikan sebagai respon konsumen terhadap beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan mereka untuk membeli produk atau jasa (Syafrianita. Asnawi, dan Firah 2. Hal ini menyoroti kepercayaan terhadap orang, kepercayaan terhadap bisnis, dan kepercayaan yang dipengaruhi oleh interaksi dengan media sosial dan teknologi informasi (Budi Harto dkk. Gen Z yang cukup aktif di platform media sosial dan memiliki kehadiran online yang kuat, sangat terpengaruh oleh pemasaran digital (Kusnara. Rahmawati, dan Putri 2. TikTok memiliki dampak yang signifikan terhadap keinginan untuk membeli produk Skintific. Kualitas, kuantitas, dan arus informasi yang disediakan oleh platform ini dapat meningkatkan pengetahuan konsumen dan peluang pembelian (Lestiyani dan Purwanto 2. Instagram dan TikTok adalah platform untuk mempromosikan produk baru, menyoroti pentingnya media sosial dalam strategi pemasaran kontemporer (Kintradinata dan Hidayah 2. Reputasi sangat penting dalam mempengaruhi keputusan pembelian, terutama di kalangan konsumen Gen Z yang terus mencari produk berkualitas tinggi dengan atribut positif (Khairunnisa dkk. Generasi Z lebih responsif terhadap konten yang relevan dan tidak selalu bersifat komersial (Budi Harto. Abdul Rozak, dan Arief Yanto Rukmana Penelitian ini berfokus pada bagaimana integrasi strategi pemasaran konten dan live streaming mempengaruhi kepuasan konsumen dalam konteks e-commerce (Nadila Jelita dkk. Penelitian ini bertujuan untuk merangkum strategi yang digunakan oleh Skintific untuk mempengaruhi keputusan pembelian Generasi Z. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan kualitatif untuk menilai dampak dari strategi ecommerce terhadap keputusan pembelian produk Skintific oleh Generasi Z. Survei ini melibatkan hingga 100 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai strategi pemasaran digital dan keputusan Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan Data ditampilkan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Proses analisis menggunakan uji reliabilitas dan validitas untuk memastikan konsistensi, analisis deskriptif untuk mendistribusikan data, dan regresi linier untuk menilai hubungan antara variabel independen . trategi pemasara. dan dependen . eputusan pembelia. Variabel pengaruh, memberikan informasi tentang efektivitas strategi pemasaran terhadap kinerja Generasi Z. H0: Strategi pemasaran berbasis e-commerce Skintific memenangkan hati Gen Z dan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian mereka. Ha: Upaya promosi kreatif melalui platform ecommerce mampu memperkuat daya tarik Skintific, sehingga memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian Gen Z. Pengaruh E-commerce penelitian tertentu agar dapat mengevaluasi konstruk yang diinginkan secara akurat dan Tabel 1. Uji Reabilitas Sumber: Olah Data SPSS, 2024 Hasil analisis reliabilitas instrumen penelitian berdasarkan Cronbach's Alpha ditunjukkan pada tabel. Nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,864 menunjukkan tingkat konsistensi internal yang tinggi dan mengindikasikan bahwa instrumen yang dimaksud memiliki reliabilitas yang sangat baik. Cronbach's Alpha sebesar 0,7 dianggap moderat, maka nilai 0,864 mengindikasikan bahwa instrumen tersebut cocok untuk mengevaluasi data yang Instrumen ini terdiri dari 10 item (N of Item. , yang semuanya berkontribusi pada pengujian reliabilitas. Hasilnya, instrumen ini dapat digunakan secara konsisten untuk memenuhi kebutuhan penelitian. Uji Validitas Uji validitas dilakukan untuk memastikan bahwa instrumen penelitian dapat menentukan apa yang harus dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan tujuan penelitian. Tabel 2. Uji Validitas Perilaku Pembelian Sumber: Olah Data SPSS, 2024 Gambar 3. Konseptual Framework PEMBAHASAN Uji Reabilitas Uji reliabilitas bertujuan untuk mengetahui konsistensi internal dari suatu instrumen Tabel ini menampilkan hasil rangkuman pemrosesan analisis data (Case Processing Summar. Dari 120 kasus, semuanya dianggap valid . ,0%) dan tidak ada data yang dianalisis atau dikeluarkan selama proses Hal ini mengindikasikan bahwa ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 seluruh data yang digunakan =t analisis bersifat komprehensif dan berjangka panjang tanpa adanya kasus yang bersifat jangka pendek atau pendek. Prosedur eliminasi listwise yang digunakan memastikan bahwa hanya data yang memiliki kelengkapan untuk setiap variabel yang dianalisis yang digunakan. Dengan demikian, data yang digunakan cukup valid dan dapat digunakan untuk analisis yang lebih mendalam. Uji Normalitas Tujuan dari uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah data dalam penelitian memiliki distribusi yang sesuai dengan asumsi normal yang sering digunakan sebagai syarat dalam analisis statistik parametrik. Selain itu, nilai signifikansi Monte Carlo twoarh adalah 0,089 dengan interval kepercayaan 99% antara 0,082 dan 0,097. Karena tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data tidak berbeda secara signifikan dari distribusi normal, sehingga asumsi normalitas terpenuhi. Uji Korelasi Tujuan dari uji korelasi adalah untuk menilai hubungan atau keterkaitan antara dua variabel, baik secara positif maupun negatif, dan untuk mengetahui kekuatan hubungan tersebut. Tabel 4. Uji Korelasi Tabel 3. Uji Normalitas Sumber: Olah Data SPSS, 2024 Sumber: Olah Data SPSS, 2024 Tabel ini menunjukkan hasil uji KolmogorovSmirnov, yang digunakan untuk menilai normalitas distribusi data. Jumlah sampel (N) pada tabel ini adalah 120, dengan mean . sebesar 32,441 dan standar deviasi (Std. Deviatio. sebesar 3,804. Perbedaan terbesar antara distribusi data dengan distribusi normal teoritis adalah 0,076 (Absolut. , dengan perbedaan positif dan negatif masing-masing sebesar 0,069 dan -0,076. Statistik uji Kolmogorov-Smirnov adalah 0,076 dengan tingkat signifikansi asimtotik dua sisi (Asymp. Sig. -taile. ) sebesar 0,084. Tabel korelasi yang disajikan menggambarkan hubungan antara dampak e-commerce dan keputusan untuk membeli produk Skintific. Analisis menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang kuat antara kedua variabel yang dimaksud, dengan koefisien korelasi Pearson sekitar 0,605. Seiring dengan berkembangnya dampak e-commerce, seperti yang terlihat dari iklan yang lebih berani, layanan pelanggan, dan kemudahan transaksi yang lebih berani, penjualan produk Skintific juga terus Signifikansi hubungan ini cukup tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh nilai Sig. -taile. 000000, yang sedikit kurang dari 0. Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan antara dampak e-commerce dan penjualan Skintific signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 99% dan bukan merupakan hasil dari sebuah kebetulan. Analisis ini didasarkan pada data dari 120 Berdasarkan hal ini, dapat dikatakan bahwa e-commerce memainkan peran penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk Skintific. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 Pembahasan Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis dengan tujuan untuk memahami dampak ecommerce terhadap penjualan Skintific. Temuan penelitian dijelaskan sebagai berikut: Hasil analisis statistik uji regresi data menunjukkan bahwa terdapat dampak positif yang signifikan dari e-commerce terhadap keputusan pembelian produk Skintific, dengan koefisien regresi sebesar 0,605. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa e-commerce memiliki dampak positif terhadap perilaku konsumen dapat teruji. Skintific memiliki dampak yang signifikan terhadap kesadaran dan keputusan pembelian masyarakat di Semarang (Zulfah dan Mulyadi Persentase dampak e-commerce terhadap keputusan pembelian adalah sekitar 36,7%. Sebaliknya, 63,3% dari sampel dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Platform seperti Shopee dan TikTok Shop menyoroti pentingnya membangun basis pelanggan yang kuat dan meningkatkan penjualan (Supriyanto dkk. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya bahwa menggunaan platform ecommerce memudahkan proses pembelian dengan menyediakan produk yang mudah diakses, fitur pembayaran yang praktis, dan informasi produk (Dwi Sartika dkk. Transaksi e-commerce mencapai Rp 108,54 triliun pada hari pertama tahun 2022, meningkat 23% dari tahun sebelumnya (Fitriana dan Chadhiq 2. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap belanja melalui internet (Rosdiana. Haris, dan Suwena 2. Pertumbuhan e-commerce disebabkan oleh perkembangan inovatif yang memberikan pengalaman belanja yang lebih individual (Mongol dkk. Fitur-fitur seperti ulasan pelanggan, perbandingan harga, dan metode pengiriman yang fleksibel meningkatkan konsumen untuk berbelanja online lebih banyak daripada yang mereka lakukan di lingkungan tradisional (Asakdiyah. Hakiki, dan Tunjungsari 2. E-commerce masih memiliki dampak yang signifikan terhadap perilaku konsumen (Nurjanah. Kurniati, dan Zunaida 2. Interaktivitas melalui fitur TikTok Shop Faktor-faktor seperti harga, kualitas produk, dan umpan balik pelanggan secara signifikan mempengaruhi keinginan konsumen untuk membeli produk Skintific secara online di Shopee (Aulia, dan Fauzan 2. Dengan demikian, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa e-commerce berdampak positif terhadap keputusan pembelian produk Skintific (Ambarita dan Wasino 2. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi digital yang inovatif untuk meningkatkan penjualan di era digital, sekaligus menyelidiki faktor-faktor eksternal meningkatkan posisi pasar produk Skintific. KESIMPULAN Hasil penelitian pemasaran interaktif melalui platform e-commerce, memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan konsumen Gen Z untuk membeli produk Skintific. Reliabilitas dan validitas data menunjukkan bahwa instrumen penelitian dapat digunakan untuk analisis yang lebih mendalam. Selain itu, dampak positif yang signifikan dari ecommerce terhadap perilaku konsumen mengindikasikan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif dapat meningkatkan perilaku konsumen dan mempengaruhi perilaku mereka. Oleh karena itu, pelaku bisnis mengintegrasikan strategi pemasaran digital yang inovatif untuk menarik perhatian dan memenuhi kebutuhan konsumen di era digital ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 10 No. 2 Desember 2024 DAFTAR PUSTAKA