SARGA : JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM VOLUME 16 NO 2 JULI 2022 P-ISSN: 0853-4748 E-ISSN: 2961-7030 Journal Home Page: https://jurnal2. id/index. php/sarga ALUN ALUN KOTA BLORA SEBAGAI RUANG HIDUP DAN BERKEHIDUPAN MASYARAKAT BERKELANJUTAN Blora City Square as a Living Space and Sustainable Community Life | Received May 16th 2022 | Accepted June 17th 2022 | Available online June 30th 2022 | | DOI 10. 56444/sarga. 15 | Page 36 - 43 | Irvan Fadly1. Muh Farras Rasyiq2 irvanfadly45@gmail. com1* . Program Studi Arsitektur. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang Simbambo Internasional. Indoneisa ABSTRAK Dalam sebuah kota di Jawa, alun-alun umumnya merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang menjadi bagian salah satu elemen yang ada di setiap kegiatan manusia. Oleh karenanya setiap manusia baik secara individu dan kelompok kerapkali Hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit sepanjang peradaban. Kota bisa dibilang sebagai tempat yang padat dan dihuni oleh orang-orang yang heterogen . eraneka raga. baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan. Kota Blora memiliki ruang terbuka yang juga dimiliki oleh kota-kota lain. Alun alun Blora sendiri merupakan salah satu landmark yang ada di Blora. Berada pada tengah kota membuat alun alun Blora ini selalu ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kota karena hampir semua jalan terpusat ke Taman alun alun Blora ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara ruang fisik yang tercipta dan pengaruhnya terhadap perilaku yang berkelanjutan masyarakat yang menggunakannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan proses analisis studi kasus di Kota Blora. Penelitian ini menemukan elemen-elemen fisik yang ada sebagai penanda sebuah alun-alun kota dan beberapa kelompok penggunaan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, berupa aktivitasaktivitas yang telah menjadi tradisi dan telah dikembangkan sesuai perkembangan ruang yang Kata kunci: alun Ae alun, ruang terbuka, ruang publik. Blora ABSTRACT In a Javanese city, the square . is usually a large grassy open field surrounded by roads, which are one of the elements that exist in every human activity. As a result, every human being, both individually and in groups, frequently does so. The most complicated results of man's creation, taste, karsa, and work throughout history. The city is a densely populated area inhabited by people who are diverse in terms of occupation, religion, customs, and culture. Blora has open spaces that are also owned by other cities. Alun, alun. Blora is one of the city's landmarks. Because it is in the heart of the city. Blora Square is always crowded with people from all over because almost all roads lead to the park. The purpose of this research is to determine the relationship between the physical space created and its impact on the sustainable behavior of those who use it. The method employed is qualitative, with case studies in Blora City analyzed. This research discovered physical elements that exist as markers of a city square, as well as several groups of use that have been adapted to the needs of their users, in the form of activities that have become traditions and have developed in accordance with the development of available space. Keywords: square, open space, public space. Blora Alun Alun Kota Blora sebagai Ruang Hidup dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan PENDAHULUAN Alun-alun merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan dan dapat digunakan kegiatan masyarakat yang beragam dibuat oleh Fatahillah. Pada dasarnya alun-alun itu merupakan halaman depan rumah, tetapi dalam ukuran yang lebih besar (Susanti, 2. Kabupaten Blora, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Blora, sekitar 127 km sebelah timur Semarang. Berada di bagian timur Jawa Tengah. Kabupaten Blora berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati di utara. Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timu. di sebelah timur. Kabupaten Ngawi (Jawa Timu. di selatan, serta Kabupaten Grobogan di barat. Blora memiliki luas 79,786 kmA Wilayah Kabupaten Blora terdiri atas dataran rendah dan perbukitan dengan ketinggian 20280 meter dpl. Bagian utara merupakan kawasan perbukitan, bagian dari rangkaian Pegunungan Kapur Utara Bagian selatan juga berupa perbukitan kapur yang merupakan bagian dari Pegunungan Kendeng, yang membentang dari timur Semarang hingga Lamongan (Jawa Timu. Ibu kota kabupaten Blora sendiri terletak di cekungan Pegunungan Kapur Utara (Resthiningrum, 2. Salah satu bentuk ruang publik yang masih banyak ditemui di struktur kota khususnya di Jawa adalah alun-alun. Di dalamnya terkandung nilai budaya, sejarah, bahkan wajah politik dari kota tersebut. Keberadaan alun-alun di pusat kota menjadi salah satu bagian dari konsepsi tunggal kota, yaitu alun alun sebagai ruang publik, kantor bupati sebagai pusat pemerintahan, masjid sebagai pusat peribadatan dan pasar sebagai pusat ekonomi. Alunalun dalam posisi dan proporsi sangat penting, bukan hanya dari penyediaan ruang tetapi juga dari sisi penyediaan ruang yang mampu menjaga keseimbangan ekologis di kota. ALUN Ae ALUN DAN RUANG TERBUKA PUBLIK Alun alun adalah sebuah hamparan tanah lapang, datar yang letaknya berada di pusat Kota kota di Eropa dan Asia Tenggara , termasuk Indonesia sejak ratusan tahun lalu sudah memiliki alun alun. Kota kota di Jawa baik di pesisir maupun pedalaman sejak jaman kerajaan memiliki alun alun. Begitu juga dengan kota kota yang berkembang di masa Kolonial Belanda, seperti kota Blora, memiliki alun alun. Luas alun alun di tiap kota Biasanya di sekeliling alun alun ditanami pohon pohon rindang seperti pohon beringin, trembesi, sehingga memberi keteduhan dan kesejukan. Di pinggir jalan di sekeliling alun alun didirikan bangunan bangunan utama atau pusat pelayanan umum. Biasanya di salah satu sisi alun alun berdiri gedung kediaman resmi penguasa ( keraton, pendop. atau pejabat utama kota yaitu Bupati atau Walikota (Santoso, 2. Ruang publik adalah ruang yang berfungsi untuk tempat menampung aktivitas masyarakat, baik secara individu maupun secara kelompok, dimana bentuk ruang public ini sangat tergantung pada pola dan susunan massa bangunan (Hilman, 2. Tipologi ruang publik penekanan kepada karakter kegiatannya, lokasi dan proses pembentuknya (Carr, 1. Carr dkk membagi tipologi ruang public diantaranya adalah: Jalan, taman bermain, jalur hijau, perbelanjaan dalam ruang, ruang spontan dalam lingkungan hunian, ruang terbuka SARGA - VOLUME 16. NO. JULI 2022 Irvan Fadly. Muh Farras Rasyiq komunitas, square dan plaza, pasar, tepi air yang mengemukakan adanya keterlibatan pasif . assive engagemen. dan aktif . ctive engagemen. dalam pemanfaatan ruang publik. METODE Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis observasi dilakukan untuk memperoleh data letak dan luas taman, iklim mikro, fasilitas, vegetasi dan keindahan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan data primer dan pengumpulan data Data primer yang dikumpulkan untuk penelitian ini meliputi data zonsi taman, vagetasi dan jenis - jenis aktifitas pengunjung fasilitas taman, dan data terkait lainya. Pengumpulan data primer dilkukan melalui observasi lapamngan secara langsung. Dengan memanfaatkan kamera digital dan alat tulis dengan melakukan wawancara kepada pengunjung alun alun untuk memperoleh data dan informasi terkait motivasi pengunjung terhadap kondisi alun alun Blora. Data sekunder dalam penelitian ini, berupa data sejarah dan proses pembangunan alun alun Kota Blora, data peran masing Ae masing stakeholder dalam pembangunan alun alun Kota Blora. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi literatur terhadap text book, jurnal Ae jurnal ilmiah maupun prosiding seminar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi di lokasi studi. Sedangkan dalam penelitian ini, tinjauan literatur dimanfaatkan sebagai guideline agar analisa data dan perumusan temuan penelitian tetap fokus sesuai degan topik yang telah ditentukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Alun Ae Alun Blora Pada jaman dahulu, alun Ae alun berfungsi sebagai tempat latihan para prajurit perang untuk latihan pertempuran ( Gladhi Yudha ), tempat disampaikannya titah Raja kepada masyarakat luas dan tempat hiburan. Hiburan di alun Ae alun yang sering diselenggarakanadalah Rampogan Macan, yaitu pertarungan macan melawan para prajurit yang disaksikan oleh khalayak ramai. Tentu saja. Rampogan Macan tidak lagi dapat kita jumpai saat ini. Karena pentingnya kegunaan alun Ae alun bagi warga kota, maka pengelolaannya mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Di Kabupaten Blora perawatan alun Ae alun Blora dilakukan oleh para pekerja kebersihan yang membersihkannya setiap hari. Gambar 1 dan 2 dibawah ini menunjukkan peta lokasi alun Ae alun Kota Blora dan kondisi lingkungan sekitarnya. Gambar 1. Peta Lokasi Alun Ae Alun Kota Blora Gambar 2. Foto Udara Alun Ae Alun Kota Blora terhadap Bangunan Disekitarnya Sumber: Google. Sumber: Googlemaps. SARGA - VOLUME 16. NO. JULI 2022 Alun Alun Kota Blora sebagai Ruang Hidup dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan Alun alun Kota Blora merupakan salah satu ruang terbuka publik di pusat Kota Blora. Ruang terbuka ini berada di daerah pusat Kawasan pemerintahan Kabupaten BloraDitinjau dari lokasinya. Alun alun kota blora menjadi salah satu lokasi potensial untuk diselenggarakannya kegiatan seperti upacara bendera, area bermain anak anak, sebagai area festival hari jadi kabupaten Blora serta digunakan untuk berdagang dan berolahraga. Gambar 3 berikut ini merupakan pembagian area alun Ae alun Kota Blora berdasarkan kondisi fisik dan aktivitasnya. Gambar 3. Pembagian area alun Ae alun Kota Blora berdasarkan aktivitas dan kondisi fisiknya Sumber: Analisa penulis, 2022 Berdasarkan kondisi fisiknya. Alun alun merupakan ruang terbuka hijau binaan yang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara unsur ekologis alam dengan aktivitas masyarakat perkotaan. Area A dirancang sebagai area utama yang berfungsi sebagai titik simpul . pertemuan beberapa fasilitas taman dimana sering diselenggarakan kegiatan utama seperti upacara bendera, pertunjukan seni, musik dan budaya yang Area utama tersebut dikelilingi oleh fasilitas Ae fasilitas penunjang yang berperan sebagai area penerima yang saling terhubung dan secara tidak langsung mengajak pengunjung untuk menjelajah lebih dalam ke area alun alun. Pada area B yang ber tujuan untuk area anak anak bermai dengan memberi fasilitas sehigga pengujung juga lebih merasakan fasilitas tersebut. Lalu pada area C bertujuan untuk vegetasi / penghijauan area alun alun yang berfungsi menambah go green di area tengah kota mestinya sangat membutuhkan sekali dalam mempertimbangkan hal ini. Apabila dicermati lebih lanjut, pola fasilitas di alun alun kota blora membentuk pola balok dengan area ditengah pohon beringin menjadi pusatnya dan disebelah utara pohon sebagai area upacara dan acara pertunjukan alinnya sedangkan elemen pohon dipinggir alun alun memberikan sebagai elemen pembatas dinding. Hal tersebut memudahkan pengunjung untuk berinteraksi pada beberapa area tematik di sekitar alun alun. Satu Ae satunya area yang memiliki manfaat relaksasi tertinggi berada pada area hijau di sisi barat alun alun. Tabel 1 pada halaman selanjutnya menunjukkan fasilitas yang tersedia pada alun Ae alun Kota Blora. SARGA - VOLUME 16. NO. JULI 2022 Irvan Fadly. Muh Farras Rasyiq Tabel 1. Fasilitas alun Ae alun Kota Blora Jenis fasilitas Jumlah / Area Lokasi Tempat duduk 46 unit Sekeliling alun Ae alun Lampu taman 58 unit Sekeliling alun Ae alun Tempat sampah 24 unit Di setiap sudut alun Ae alun Tempat cuci tangan 10 unit Setiap area pintu masuk CCTV 6 unit Setiap titik 1 unit Sebelah timur pintu masuk Area bermain anak Sumber: Analisa penulis, 2022 Ruang Sosial Maraknya pembangunan diberbagai tempat membuat banyak orang merasa kehilangantempat/wadah untuk melakukan interaksi. Keberadaan Alun-alun selain berfungsi sebagai public space juga sebagai ruang terbuka hijau kota sekaligus dapat sebagai landmark kota, diharapkan dapat menjawab keinginan masyarakat untuk menjadikan alun-alun sebagai kawasan yang asri dan menjadi kebanggaan masyarakat (Santoso, 2. Sebuah ruang memiliki dua fungsi yang signifikan, ruang dapat menyatukan sekelompok orang dan juga secara simultan ruang juga dapat memisahkan sekelompok orang satu sama lainnya (Kiswari dan Tarigan, 2. Gambar 4. Interaksi antar pengguna alun-alun yang menunjukkan fungsi sosial sebuah ruang terbuka publik Sumber: Dokumentasi penulis, 2022 Ruang merupakan hal yang sangat esensial juga fundamental dan universal dari bentuk Ruang yang mengelilingi manusia dan objek-objek yang berada di dalamnya dapat menentukan seberapa jauh manusia dapat bergerak, seberapa hangat atau dingin kita merasa seberapa banyak yang dapat kita lihat dan dengar, dan dengan siapa manusia dapat berinteraksi. Realitas ruang tidak hanya terbatas menggunakan dimensi fisik dan waktu, namun juga dimensi AoenergiAo yang dipancarkan masing-masing material. Energy ruang akan memberikan pengaruh pada karakter lingkungan sosial, karena ia bergerak dalam proses komunikasi sosial. Dengan demikian ruang di samping menunjuk pada material dan waktu, juga berfimensi komunikasi sosial, karena dalam mengekspresikan hasil olah pikirnya . ateri ruan. manusia membutukan komunikasi sosial agar karyanya bisa dimengerti dan diterima (Pangarsa, 2. SARGA - VOLUME 16. NO. JULI 2022 Alun Alun Kota Blora sebagai Ruang Hidup dan Berkehidupan Masyarakat Berkelanjutan Keselamatan dan Keamanan Pembahasan faktor kenyamanan pada area alun alun kota blora dibatasi pada kenyamanan Indikator kenyamanan fisik pada ruang terbuka publik berupa kelengkapan fasilitas taman dan kondisi lingkungan disekitar taman. Beberapa jenis fasilitas yang tersedia di Alun Ae Alun kota Blora lengkap dan memadai untuk menciptakan rasa nyaman bagi Beberapa fasilitas yang ada di area alun alun kabupaten blora yaitu tempat bermain anak, tempat nongkrong anak muda, area penghijauan, tempat duduk disekitar area, tempat cucitangan di berbagai titik yang ditentukan, penerangan pada area pejalan kaki maupun di sekeliling alun alun. Keberadaan lampu alun alun kota blora di waktu malam hari menjadi sebuah daya tarik unuk mengundang msyarakat berkunjung di alun alun kota Pengunaan lampu yang berfariasi juga memper hias sebuah ruangan public lampu juga bisa sebagai penanda jalan agar tidak salah jalan. Relaksasi Relaksasi pada area alun alun ini menggunakan keberadaan elemen vegetasi yang memberikan rasa nyaman sehingga memberikan suasan asejuk dan memberi ferss pada tubuh manusia secara psikologis dan elemen air yang memiliki efek menyegarkan. Kombinasi kedua elemen tersebut pada sebuah ruang terbuka akan menunjang relaksasi pengguna ruang terbuka. Vegetasi pada alun alun kota blora ini juga sangat membatu dalam hal meberi penghawaan di kota bengan menambahkan berbgi jenis tumbuhan dan juga bunga bunga sebagai hiasan di tengah perkotaan. Gambar 5. Kondisi vegetasi dan penghijauan pada alun Ae alun Kota Blora Sumber: Dokumentasi penulis, 2022 Pemilihan jenis tanaman / pohon di area alun alun Kota Blora sebagian besar merupakantanaman seperti pohon beringin, pohon asoka, pohon palem dan juga terdapat tanaman hias seperti bonsai dan sebagainya. Vegetasi dengan ketinggian rata-rata 8-10 meter pohon membantu penyimpanan kandungan air di dasar tanah. SARGA - VOLUME 16. NO. JULI 2022 Irvan Fadly. Muh Farras Rasyiq Keterlibatan Aktif Pengguna Active engagement . eterlibatan akti. kondisi aktifitas pada alun alun kota blora berupa interaksi aktif pengunjung alun alun. Klasifikasi aktifitas para pengunjung alun alun dari aktifitas berolahraga, berain, bersantai, nongkrong, bersepeda berdagang dan juga kegiatan hiburan lainya. Area jualan sering menjadi ruang iteraksi antara pengguna paling tinggi dibanding panggung yang lain. pada area pejalan kaki biasanya juga digunakan untuk tempat joging di area sekeliling alun alun. Meskipun demikian lokasi yang berbatasan langsung dengan jalan raya dianggap kurang aman mengingat tidak terdapat pagar Area hijau sangat diperlukan pengguna untuk duduk bersantai dengan menikati area perkotaan yang sangat indah. Pada area ini sering juga digunakan untuk berjualan karena banyak dipadati pengunjung. Aktivitas bermain di ruang publik dapat menjadi daya tarik pengamat untuk bergabung, terlibat secara aktif, maupun, menginspirasi pengunjung terhadap kegiatan tertentu. KESIMPULAN Alun Ae alun Kota Blora merupakan ruang terbuka publik aktif yang sering dikunjungi masyarakat yang memiliki fungsi sosial sebagai ruang interaksi. Fasilitas yang terdapat pada ruang terbuka publik tersebut dianggap cukup baik meskipun tidak semua variabel kebutuhan pengguna ruang terbuka publik seperti faktor keamanan dan kenyamanan. Beberapa fasilitas lain yang perlu disediakan seperti lampu penerangan jalan dan tempat sampah pada terutama area pejalan kaki. Selain penambahan beberapa fasilitas, diperlukan adanya pengelolaan alun Ae alun Blora sebagai ruang publik secara periodik untuk meningkatkan kualitas ruang serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. DAFTAR PUSTAKA