Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jbe -upiyptk. org/ojs Vol. No . Hal: 409-415 ISSN: 2502-6275 Faktor Internal dan Eksternal terhadap Harga Saham dengan Earning Per Share sebagai Variabel Intervening Tarmizi1A. Hamdy Hady2. Lusiana3 1, 3Universitas Putra Indonesia YPTK Padang 2Universitas Persada Indonesia YAI tarmizimuhammad98@gmail. Abstract This study aims to determine the effect of Return on Assets (ROA). Price Book Value (PBV). Exchange Rate (Exchang. and Inflation on stock price movements with Earning per Share (EPS) as an intervening variable on LQ45 index stocks listed on the stock exchange. Indonesian effect 2017-2021. The sample in this study was taken using the saturated sample method . on LQ45 index stocks listed on the Indonesia Stock Exchange 2017-2021. The number of samples used as many as 40 companies. The analytical method of this research is to use multiple linear regression analysis method. The results of this study indicate that partially Return On Asset (ROA) has a significant effect on Earning per Share (EPS). Price Book Value (PBV) has a significant effect on Earning per Share (EPS). Exchange has a significant effect on Earning per Share (EPS). Inflation has a significant effect on Earnings per Share (EPS). Return on Assets (ROA) has a significant effect on stock prices. Price Book Value (PBV) has a significant effect on stock prices, exchange rates have a significant effect on stock prices, inflation has a significant effect on Stock Price. Earning per Share (EPS) has a significant effect on stock prices. Return on Assets (ROA) is not significant on stock prices through Earning per Share variable intervening. Price Book Value (PBV) has a significant effect on stock prices through Earning per share (EPS) as an intervening, exchange rate has a significant effect on stock prices through Earning per Share variable intervening and Inflation is not significant on stock prices through Earning per Share (EPS) on stock prices through Earning per Share variable intervening on LQ45 index shares listed on the Indonesia Stock Exchange 2017-2021. Keywords: Return on Asset (ROA). Price Book Value (PBV). Exchange Rate (Exchang. , inflation. Earning per Share (EPS), stock prices. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Return on Asset (ROA). Price Book Value (PBV). Nilai Tukar (Kur. dan Inflasi terhadap pergerakan harga saham dengan Earning per Share (EPS) sebagai variabel intervening pada saham indeks LQ45 yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Sampel pada penelitian ini diambil dengan metode sampel jenuh . pada saham indeks LQ45 yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 perusahaan. Metode analisis dari penelitian ini adalah menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS). Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS). Kurs berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS). Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS). Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap terhadap Harga Saham. Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap terhadap Harga Saham. Kurs berpengaruh signifikan terhadap Terhadap Harga Saham. Inflasi berpengaruh signifikan terhadap terhadap Harga Saham. Earning per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Return On Asset (ROA) tidak signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai variabel intervening. Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai variabel intervening. Kurs berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai variabel intervening dan Inflasi tidak signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai variabel intervening pada saham indeks LQ45 yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Kata kunci: Return on Asset (ROA). Price Book Value (PBV). Nilai Tukar (Kur. , inflasi. Earning per Share (EPS), harga Journal of Busines and Economics is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Pada saat sekarang ini, persaingan bisnis global pada era informasi menjurus pada perekonomian berbasis Hal ini menyebabkan adanya pergeseran paradigma yang menuntut kesiapan berbagai perusahaan untuk bersaing memasuki pasar dengan menciptakan nilai dari setiap produk atau jasa yang Ekonomi menyediakan sarana untuk mempertahankan pesatnya laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing internasional . Persaingan global yang semakin ketat akan menyebabkan persaingan dalam menaikkan Diterima: 24-08-2022 | Revisi: 11-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/jbeupiyptk. Tarmizi, dkk kompetensi diri dan perusahaan dengan tujuan dapat meningkatkan harga saham. Kegiatan menanamkan modal termasuk suatu bagian untuk menempatkan dana pada satu asset atau lebih, selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan dan peningkatan nilai investasi . Pasar modal adalah tempat bertemunya pihak yang mempunyai kelebihan dana . dengan pihak yang kekurangan dana . Dalam pasar modal, investor memainkan peranan sentralnya yaitu dengan membeli dan menjual saham atau surat-surat berharga lainnya melalui perusahaanperusahaan yang terdaftar resmi di bursa efek. Saham sendiri merupakan bentuk modal penyertaan atau bukti posisi kepemilikan dalam suatu entitas. Harga saham merupakan indikator keberhasilan pengelolaan perusahaan di mana kekuatan pasar ditunjukkan dengan transaksi perdagangan saham perusahaan di pasar modal . Reaksi harga saham dapat ditunjukkan dengan adanya perubahan harga dari sekuritas yang Perkembangan harga saham di pasar modal merupakan suatu indikator penting untuk mempelajari tingkah laku pasar yaitu investor . Investor akan mendasarkan keputusan investasinya pada informasi Ae informasi yang dimilikinya termasuk informasi keuangan perusahaan. Informasi menganalisis harga saham antara lain price to book value, price earning ratio, dan pertumbuhan asset . Beberapa hal yang diakibatkan oleh pergerakan saham diantaranya adalah laporan perusahaan lain pada sektor industri sejenisnya, laporan perusahaan berhuungan dengan pengambilan yang diperoleh serta penilaian pasar, baik sentimen yang positif maupun sentimen yang negatif, yang dipengaruhi oleh berberapa aspek, dilihat dari sudut pandang ekonomi di beberapa negara serta benua tempat perusahaan tersebut beroperasi dan beberapa laporan yang sejenis, laporan analisis pada perusahaan juga sektor tertentu, pandangan seorang penanam modal lain serta aktivitas yang berhubugan dengan masa depan sektor lain, berita dari wartawan. Harga suatu saham di sebuah perusahaan terutama dilihat dari nilai pasarnya . arket valu. , bisa bergerak secara fluktuasi dari masa ke masa . Saat melakukan investasi sebuah saham, investor harus selalu memprioritaskan aspek - aspek seperti apa yang akan memiliki dampak pada suatu harga saham yang akan dibelinya. Inflasi, nilai kurs US Dolar terhadap rupiah, laju pertumbuhan ekonomi serta tingkat suku bunga SBI merupakan sebagian dari faktor fundamental ekonomi dapat disebut dugaan yang memiliki dampak pada harga saham LQ-45. Investor akan melihat kinerja keuangan perusahaan tersebut terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Faktor fundamental yang sering dipakai para investor yakni dengan memperhatikan kinerja keuangan perusahaan tersebut apakah sehat atau tidak . Indeks LQ45 sebagai pelengkap IHSG, khususnya menyediakan sarana yang obyektif dan terpercaya bagi analisis keuangan, manajer investasi, investor dan pemerhati pasar modal lainnya dalam memonitor pergerakan harga dari saham-saham yang aktif diperdagangkan . Indeks LQ45 terdiri dari sahamsaham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang Indeks LQ45 menggunakan 45 saham yang terpilih berdasarkan likuiditas perdagangan saham dan disesuaikan setiap enam bulan . etiap awal bulan Februari dan Agustu. Dengan demikian, saham yang terdapat dalam indeks tersebut akan selalu berubah. Demikian pula halnya dengan inflasi, tingkat inflasi yang tinggi biasanya dikaitkan dengan kondisi ekonomi yang terlalu panas . Artinya, kondisi ekonomi mengalami permintaan atas produk yang melebihi kapasitas penawaran produknya, sehingga hargaharga cenderung mengalami kenaikan. Inflasi yang terlalu tinggi juga akan menyebabkan penurunan daya beli uang (Purchasing Power of Mone. Disamping itu, inflasi yang tinggi juga bisa mengurangi tingkat pendapatan riil yang diperoleh investor dari investasinya . Harga saham merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan dan menjadi indikator yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan pemegang menyatakan nilai perusahaan ditunjukkan dengan harga saham dan sebagai pengukur efektivitas Semakin tinggi harga saham, maka semakin tinggi nilai perusahaan tersebut dan begitu pula Saham yang rendah dapat diartikan bahwa kinerja perusahaan tidak maksimal, namun bila harga saham tinggi dapat mengurangi kemampuan para investor untuk membeli saham tersebut . Indeks pasar saham merupakan ringkasan informasi kinerja pasar saham dalam suatu indeks. Indeks pasar saham adalah indikator yang menunjukkan kinerja sahamsaham di pasar. Indeks pasar saham juga disebut indeks harga saham karena merupakan indikator yang menggambarkan pergerakan harga-harga saham. Bursa Efek Indonesia terdiri dari sebelas indeks, yaitu indeks individual, indeks harga saham sektoral, indeks harga saham gabungan (IHSG) . Harga saham merupakan instrumen pasar modal yang berperan tinggi dalam menstimulasi laju pertumbuhan kinerja perusahaan. Selain itu, daya tarik investor terhadap saham-saham yang memiliki nilai fundamental perusahaan yang baik, banyak diperdagangkan, dan harga saham terus meningkat sehingga menimbulkan reaksi pasar . Faktor internal diantaranya adalah rasio profitabilitas dengan alat ukur Return on Assets (ROA), rasio solvabilitas dengan alat ukur Debt to Equity Ratio (DER) dan rasio nilai pasar dengan alat ukur Price to Book Value (PBV). Profitabilitas merupakan kemampuan dalam memperoleh laba yang dapat diukur dengan menggunakan persentase dimana dipakai untuk menilai sejauh mana perusahaan dapat menghasilkan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Tarmizi, dkk keuntungan . Adapun alat ukur yang digunakan dalam menilai profitabilitas perusahaan adalah ROA (Return on Asse. karena alat ukur ini lebih focus pada menghasilkan income dari pengelolaan asset perusahaan yang dimiliki . perusahaan dalam mengasilkan laba bersih per setiap lembar saham yang beredar. Hal ini akan memberikan sinyal yang baik kepada calon investor agar jumlah investasi saham yang ditanamkan pada perusahaan tersebut, sehingga permintaan terhadap saham tersebut meningkat yang berakibat harga saham juga meningkat. Price to Book Value (PBV) merupakan rasio pasar . arket rati. yang digunakan untuk mengukur kinerja harga pasar saham terhadap nilai bukunya. Rasio ini menunjukkan seberapa jauh sebuah perusahaan mampu menciptakan nilai perusahaan terhadap jumlah modal yang diinvestasikan, sehingga semakin tinggi rasio Price to Book Value (PBV) yang menunjukkan semakin berhasil perusahaan menciptakan nilai bagi pemegang saham . Faktor eksternal yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurs, inflasi, dan suku bunga. Variabel kurs, inflasi dan suku bunga merupakan beberapa indikator yang dapat mencerminkan kondisi perekonomian suatu negara, dimana indikator tersebut berkaitan dengan pasar modal. Krisis ekonomi yang ditandai dengan meningkatnya kurs, inflasi, dan suku bunga dapat mengakibatkan kegiatan investasi . Kurs merupakan perbandingan harga nilai mata uang yang dilakukan oleh dua negara yang salah satu contoh perbandingannya antara kurs mata uang Amerika Serikat dan Indonesia. Mata uang US Dollar sangat banyak digunakan di Indonesia karena US Dollar merupakan standar dari nilai tukar mata uang Kurs dapat dijadikan alat untuk mengukur kondisi perekonomian, kurs juga harus diperhatikan karena kurs dapat mempengaruhi harga barang-barang yang diproduksi didalam negeri yang dijual diluar negeri dan biaya dari barang-barang luar negeri yang dibeli di negara domestik . Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga yang meningkat secara umum dan terus-menerus . Harga untuk menaik secara terus-menerus. Kenaikan dari satu atau dua jenis barang saja dan tidak bias disebut inflasi. Kenaikan inflasi berdampak pada biaya perusahaan, jika peningkatan biaya produksi lebih tinggi dari peningkatan harga yang didapat oleh perusahaan maka profitabilitas akan menurun. Menurunnya profitabilitas perusahaan investor lebih berhati-hati dalam melakukan dan memilih transaksi, sehingga investor cenderung menunggu untuk berinvestasi sampai keadaan perekonomian yang kondusif untuk menghindari risiko yang mungkin ditimbulkan oleh inflasi yang tinggi. Menurunnya investor yang akan berinvestasi makan harga saham perusahaan tersebut akan turun pula. Selanjutnya, dalam penelitian ini Earning per Share (EPS) digunakan sebagai variabel intervening. Rasio Earning per Share (EPS) adalah rasio yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba untuk setiap lembar saham yang beredar . Semakin tinggi rasio Earning per Share (EPS) menunjukkan semakin baik kemampuan Gambar 1. Kerangka pemikiran Berdasarkan pada landasan teori dan kerangka pemikiran di atas, maka dapat dibuat suatu hipotesis atau dugaan sementara yang mendukung pemecahan masalah tersebut sebagai berikut. H1. Diduga Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H2. Diduga Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H3. Diduga nilai tukar (Kur. berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H4. Diduga Inflasi berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H5. Diduga Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H6. Diduga Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H7. Diduga nilai tukar (Kur. berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H8. Diduga Inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H9. Diduga Earning per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada saham Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Tarmizi, dkk LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H10. Diduga Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H11. Diduga Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H12. Diduga nilai tukar (Kur. berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). H13. Diduga Inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metodologi Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah saham indeks LQ45 yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh dengan secara tidak langsung dengan mempelajari literatur atau dokumen yang berhubungan dengan laporan keuangan yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah saham indeks LQ45 yang terdaftar di bursa efek indonesia Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 sampel. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel pada penelitian ini adalah dengan metode sampel jenuh . Adapun daftar nama perusahaan yang menjadi sampel penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 1. Variabel penelian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak enam variabel, yang terbagi menjadi satu variabel Y, empat variabel X dan satu variabel Z. Keenam variabel tersebut adalah sebagai berikut: harga saham (Y). Return on Asset (ROA) (X. Price Book Value (PBV) (X. , nilai tukar . (X. , inflasi (X. , dan Earning per Share (Z). Kode ACES ADRO AKRA ANTM ASII BBCA BBNI BBRI BBTN BMRI BRPT BSDE CPIN ERAA EXCL GGRM HMSP ICBP INCO INDF INKP INTP ITMG JPFA JSMR KLBF MDKA MEDC MIKA MNCN PGAS PTBA PTPP PWON SMGR SMRA TBIG TINS TKIM TLKM TOWR TPIA UNTR UNVR WIKA Tabel 1. Sampel Penelitian Nama Perusahaan Ace Hardware Indonesia Tbk Adaro Energy Tbk AKR Corporindo Tbk Aneka Tambang Tbk Astra International Tbk Bank Central Asia Tbk Bank Negara Indonesia (Perser. Tbk Bank Rakyat Indonesia (Perser. Tbk Bank Tabungan Negara (Perser. Tbk Bank Mandiri (Perser. Tbk Barito Pacific Tbk Bumi Serpong Damai Tbk Charoen Pokphand Indonesia Tbk Erajaya Swasembada Tbk XL Axiata Tbk Gudang Garam Tbk Sampoerna Tbk Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Vale Indonesia Tbk Indofood Sukses Makmur Tbk Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Indo Tambangraya Megah Tbk Japfa Comfeed Indonesia Tbk Jasa Marga (Perser. Tbk Kalbe Farma Tbk Merdeka Copper Gold Tbk Medco Energi Internasional Tbk Mitra Keluarga Karyasehat Tbk Media Nusantara Citra Tbk Perusahaan Gas Negara Tbk Bukit Asam Tbk PP (Perser. Tbk Pakuwon Jati Tbk Semen Indonesia (Perser. Tbk Summarecon Agung Tbk Tower Bersama Infrastructure Tbk Timah Tbk Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Telkom Indonesia (Perser. Tbk Sarana Menara Nusantara Tbk Chandra Asri Petrochemical Tbk United Tractors Tbk Unilever Indonesia Tbk Wijaya Karya (Perser. Tbk Hasil dan Pembahasan Model yang digunakan dala regresi berganda untuk melihat pengaruh ROA. PBV, kurs dan inflasi terhadap EPS dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. ycU = yca yca1 ycU1 yca2 ycU2 yca3 ycU3 yca4 ycU4 yca5 ycU5 yce Tabel 2. Hasil Uji Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 189,447 183,023 3,035 Ln_X1 ,730 ,369 ,365 2,977 Ln_X2 -,890 ,458 -,349 -2,940 Ln_X3 -68,188 69,411 -,160 -2,982 Ln_X4 1,339 2,383 ,083 2,562 Ln_Z -,194 ,213 -,158 -2,039 Dependent Variable: Ln_Y Sumber : Data Olahan Spss Versi 23. Berdasarkan Tabel 1 di atas, maka dapat dilihat persamaan regresinya sebagai berikut: Sig. ,008 ,050 ,041 ,033 ,048 ,020 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,591 ,622 ,761 ,919 ,665 1,692 1,608 1,313 1,088 1,504 Y = 189,447 0,730ROA - 0,890PBV Ae 68,188Kurs 1,339Inflasi Ae 0,194EPS Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Tarmizi, dkk Dari persamaan regresi berganda di atas dapat disimpulkan bahwa nilai konstanta sebesar 189,447, artinya jika ROA. PBV, kurs, inflasi dan EPS bernilai konstan . , maka nilai variabel harga saham nilainya adalah sebesar 189,447. Koefisien regresi variabel ROA sebesar 0,730, berarti jika variabel ROA mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel PBV, kurs, inflasi dan EPS bernilai konstan . maka variabel harga saham akan mengalami penurunan sebesar 0,730. Koefisien regresi variabel PBV sebesar -0,890, berarti jika variabel PBV mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel ROA, kurs, inflasi dan EPS bernilai konstan . maka harga saham akan mengalami peningkatan sebesar -0,890. Koefisien regresi variabel Kurs sebesar -68,188, berarti jika variabel kebijakan kurs mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel ROA. PBV, inflasi dan EPS bernilai konstan . maka harga saham akan mengalami peningkatan sebesar -68,188. Koefisien regresi variabel Inflasi sebesar 1,339, jika variabel kebijakan inflasi mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel ROA. PBV, kurs dan EPS bernilai konstan . maka harga saham akan mengalami peningkatan sebesar 1,339. Koefisien regresi variabel inflasi sebesar -0,194, jika variabel kebijakan inflasi mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel ROA. PBV, kurs dan inflasi bernilai konstan . maka harga saham akan mengalami peningkatan sebesar -0,194. Selanjutnya, dilakukan uji parsial . Pada dasarnya, uji t digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen (Nainggolan & Henryenzus, 2. Hasil uji t ditunjukkan dalam Tabel 2 di bawah ini. Tabel 2. Hasil uji t Variabel ROA (X. Ie EPS (Z) PBV (X. Ie EPS (Z) KURS (X. Ie EPS (Z) INFLASI (X. Ie EPS (Z) ROA (X. Ie HARGA SAHAM (Y) PBV (X. Ie HARGA SAHAM (Y) KURS (X. Ie HARGA SAHAM (Y) Sig 2,082 0,045 3,008 0,005 2,156 0,038 2,036 0,042 2,977 0,050 -2,940 0,041 -2,982 0,033 INFLASI (X. Ie HARGA SAHAM (Y) 2,562 0,048 EPS (Z) Ie HARGA SAHAM (Y) -2,039 0,020 Dari Tabel 2 dapat dilihat bahwa Return on Asset (ROA) memiliki nilai thitung sebesar -2,082 dengan signifikan sebesar 0,045 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Return on Asset (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H1 diterima. Price Book Value (PBV) memiliki nilai thitung sebesar 3,008 dengan signifikan sebesar 0,005 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Price Book Value (PBV) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H2 diterima. Kurs memiliki nilai thitung sebesar 2,156 dengan signifikan sebesar 0,038 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Kurs berpengaruh positif dan signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Dengan demikian Ho ditolak H3 diterima. Inflasi memiliki nilai thitung sebesar 0,036 dengan signifikan sebesar 0,042 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H4 Return on Asset (ROA) memiliki nilai thitung sebesar 1,977 dengan signifikan sebesar 0,050 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Return on Asset (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H5 diterima. Price Book Value (PBV) memiliki nilai thitung sebesar -1,940 dengan signifikan sebesar 0,041 < 0,05. Karena signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Price Book Value (PBV) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga sahaam pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H6 diterima. Kurs memiliki nilai thitung sebesar -0,982 dengan signifikan sebesar 0,033 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H7 diterima. Inflasi memiliki nilai thitung sebesar 0,562 dengan signifikan sebesar 0,048 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian. H Earning per Share (EPS) memiliki nilai thitung sebesar -0,909 dengan signifikan sebesar 0,020 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel Earning per Share (EPS) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Tarmizi, dkk Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H9 o ditolak H8 diterima. Selanjutnya, dilakukan analisis jalur . ath analysi. Analisis jalur menunjukkan besaran dari pengaruh total, pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung dari satu variabel terhadap variabel lainnya. Hasil olah data mengenai perhitungan pengaruh langsung, tidak langsung, dan total variabel penelitian ditunjukkan pada Tabel 3 di bawah ini. Tabel 3. Hasil analisis jalur . ath analysi. Pengaruh Pengaruh Pengaruh Tidak Total Varibel Langsung Langsung Pengaruh Melalui Z X1 - Z -0,352 0,0556 0,4206 X1 Ae Y 0,365 X2 Ae Z 0,469 -0,0741 -0,4231 X2 Ae Y -0,349 X3 Ae Z 0,320 -0,0505 -0,2105 X3 Ae Y -0,160 X4 Ae Z 0,005 -0,0007 0,0823 X4 Ae Y 0,083 ZAeY -0,158 Sig 0,045 0,005 0,038 0,042 0,050 0,041 0,033 0,048 0,020 Selanjutnya, dilakukan uji F. Uji F bertujuan untuk mengetahui apakah variabel independen secara simultan atau bersama-sama mempengaruhi variabel Pengujian membandingkan F hitung dengan F tabel dan signifikansi dengan = 5% (Nainggolan & Henryenzus. Hasil uji F ditunjukkan oleh Tabel 4 di bawah Tabel 4. Hasil Uji F ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square Sig. Regression 36,249 5 9,062 2,867 ,041b 1 Residual 88,492 34 3,160 Total 124,740 39 Berdasarkan tabel diatas didapatkan nilai Fung sebesar 2,867 dengan ikansi yaitu 0,041> 0,05, maka penulis berkesimpulan pengaruh ROA. PBV. Kurs. Inflasi dan EPS mempunyai pengaruh signifikan terhadap Harga saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Selanjutnya, dilakukan uji koefisien determinasi. Hasil uji koefisien determinasi ditunjukkan pada Tabel 5 berikut ini. Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Square Square Estimate ,933a ,871 ,865 1,778 Predictors: (Constan. Ln_Z. Ln_X4. Ln_X1. Ln_X3. Ln_X2 Dependent Variable: Ln_Y Model Berdasarkan tabel di atas diperoleh angka Adjusted R square sebesar 0,865 atau 86,5%, hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel ROA. PBV. Kurs. Inflasi dan EPS terhadap harga saham sebesar 0,865 atau 86,5% sedangkan sisanya sebesar 13,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini seperti Likuiditas dan lainya. Kesimpulan Setelah dilakukan penelitian terhadap 40 perusahaan pada Saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021, maka hasil uraian tentang analisis Pengaruh Return on Asset (ROA). Price Book Value (PBV). Nilai Tukar (Kur. dan Inflasi terhadap Harga Saham dengan Earning per Share (EPS) sebagai variabel intervening,dapat disimpulkan bahwa variabel Return on Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada Saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada Saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel Kurs berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada Saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Earning per Share (EPS) pada Saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Return on Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Price Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Kurs berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Earning per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel Return on Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai Variabel Intervening pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Price Book Value (PBV)) berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai Variabel Intervening pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Kurs berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai Variabel Intervening pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 20172021. Variabel Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham melalui Earning per Share (EPS) sebagai Variabel Intervening pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Daftar Rujukan . Prasetia. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persaingan Dan Pertumbuhan Pasar: Budaya. Sosial. Personal (Suatu Literature Revie. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 2. , https://doi. org/10. 31933/jimt. Veronika Dora Wesso. John EHJ. FoEh, & Jhonni Sinaga. Analisis Pengaruh ROA. ROE. Dan DER Terhadap Return Saham (Literature Review Manajemen Keuangan Perusahaa. Jurnal Ilmu Multidisplin, 1. , 434-446. https://doi. org/10. 38035/jim. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Tarmizi, dkk . Mulyana. Hidayat. , & Puspitasari. Mengukur Pengetahuan Investasi Para Mahasiswa Untuk Pengembangan Galeri Investasi Perguruan Tinggi. JAS-PT (Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Indonesi. , 3. , 31-52. https://doi. org/10. 36339/jaspt. Harahap. , & Effendi. Pengaruh Arus Kas Operasi. Arus Kas Investasi. Dan Arus Kas Pendanaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Periode 2014-2019. Jurnal Akuntansi Barelang, 5. , 1Ae11. https://doi. org/10. 33884/jab. Elga. Murni. , & Tulung. Reaksi Pasar Modal Terhadap Peristiwa Sebelum Dan Sesudah Pengumuman Covid19 Di Indonesia (Event Study Pada Indeks LQ. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 10. , https://doi. org/10. 35794/emba. Putriana. Pengaruh Price To Book Value (PBV). Debt To Equity Ratio (DER). Return on Assets (ROA) Terhadap Price Earning Ratio (PER) pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. J-MAS (Jurnal Manajemen Dan Sain. , 4. , http://dx. org/10. 33087/jmas. Fadila. , & Islami. Aspek Pengaruh Naik Turunnya Harga Saham Premier LQ-45. Economie: Jurnal Ilmu Ekonomi, 3. , http://dx. org/10. 30742/economie. VivekanandaA. AchsaniN. , & MaulanaT. Pengaruh Variabel Kinerja Keuangan Perusahaan dan Makroekonomi Terhadap Harga Saham Batubara: Perbandingan Antara Emiten LQ45 Dan NonLQ45. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen (JABM), https://doi. org/10. 17358/jabm. Rachmawati. Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di LQ45 Bursa Efek Indonesia. Jurnal Media Akuntansi (Medias. , 1. , http://dx. org/10. 31851/jmediasi. Dalimunthe. Pengaruh Marjin Laba Bersih. Pengembalian Atas Ekuitas. Dan Inflasi Terhadap Harga Saham. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis: Jurnal Program Studi Akuntansi, 4. , 62. https://doi. org/10. 31289/jab. Wulandari. , & Badjra. PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI). E-Jurnal Manajemen, 8. , https://doi. org/10. 24843/EJMUNUD. Syarina. Analisis Pengaruh Nilai Tukar Rupiah. Inflasi Dan Indeks Dow Jones Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Di Bursa Efek Indonesia (BEI). KINDAI, , 542-562. https://doi. org/10. 35972/kindai. Hariyani. Setiyono. , & Apriyanti. Analisis Pengaruh Faktor Fundamental Terhadap Return Saham. Jurnal Kajian Akuntansi, 2. , http://dx. org/10. 33603/jka. Arsita. Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pt Sentul City. Tbk. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2. , https://doi. org/10. 38035/jmpis. Luckieta. Amran. , & Alamsyah. Pengaruh DAR dan Ukuran Perusahaan Terhadap ROA Perusahaan yang Terdaftar Di LQ45 Pada BEI. Jurnal Perspektif, 19. , 17Ae23. https://doi. org/10. 31294/jp. Radiman. , & Athifah. Pengaruh Debt To Equity Ratio dan Return On Asset Terhadap Price Book Value Dengan Kepemilikan Manajerial Sebagai Variabel Moderasi. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 4. , http://dx. org/10. 30596/maneggio. Ramadanti. Putra. Yurillita. , & Panorama. Analisis Finansial Deepining Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. SINOMIKA Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi Akuntansi, 1. , https://doi. org/10. 54443/sinomika. Satriyo. Mangantar. , & Maramis. Analisis Pengaruh Perubahan Kurs Rupiah/USD dan Suku Bunga terhadap Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2015-2020. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 9. , https://doi. org/10. 35794/emba. Silaban. , & Siagian. Pengaruh Inflasi Dan Investasi Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Indonesia Periode Niagawan, 10. , https://doi. org/10. 24114/niaga. Hermanto. , & Ibrahim. Analisis Pengaruh Return on Equity (ROE). Earning per Share (EPS). Debt to Equity Ratio (DER) dan Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018. Target: Jurnal Manajemen Bisnis, 2. , https://doi. org/10. 30812/target. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No.