https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PEMBAYARAN DIGITAL PADA KINERJA UMKM TAHUN 2023 Ayyash Musadad At Taufiq1. Azfa Mutiara Ahmad Pabulo2 Universitas Mercu Buana Yogyakarta Jl. Raya Wates-Jogjakarta. Karanglo. Argomulyo. Kec. Sedayu. Kabupaten Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta 55752 E-mail : ayyashattaufiq@gmail. com1, azfa@mercubuana-yogya. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji dampak literasi keuangan dan adopsi pembayaran digital terhadap Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun 2023. UMKM berperan vital didalam ekonomi global, dan didalam era digital, literasi keuangan dan teknologi pembayaran digital menjadi faktor kunci dalam kesuksesan Dalam penelitian penulis, penulis menggunakan data survei dari berbagai UMKM yang beroperasi pada tahun 2023. Hasil analisis menyatakan bahwasannya literasi keuangan berdampak signifikan atas kinerja keuangan UMKM. UMKM dengan tingkatan literasi lebih tinggi mempunyai kemampuan perencanaan keuangan yang lebih baik, mengelola risiko finansial dengan lebih efektif, dan mengakses sumber daya finansial dengan lebih mudah. Selain itu, adopsi pembayaran digital juga memiliki dampak positif pada UMKM. Penggunaan pembayaran digital memungkinkan UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya transaksi, dan mencapai pasar yang lebih luas. Ini juga memperkuat daya saing UMKM adapun semakin terhubung secara digital dalam dunia bisnis. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan keuangan dan integrasi teknologi pembayaran digital dalam strategi UMKM di tahun 2023. Hasilnya dapat menjadi panduan bagi pemangku kepentingan dalam mempromosikan pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di era digital yang semakin berkembang. Kata kunci : Literasi Keuangan. Pembayaran Digital, dan UMKM ABSTRACT This study looks at how adoption of digital payments and financial literacy would affect MSMEs (Micro. Small and Medium-Sized Enterprise. MSMEs are essential to the global economy, and in the digital age, their success is largely dependent on financial literacy and digital payment technology. Author used survey data from numerous MSMEs functioning in 2023 for According to the analysis's findings. MSMEs' financial performance was significantly impacted by financial literacy. MSMEs with higher levels of literacy are better able to plan their finances, handle financial risks, and have easier access to financial resources. Aside from that. MSMEs benefit from the implementation of digital payments. MSMEs can improve operational effectiveness, lower transaction costs, and expand their market by using digital payments. MSMEs become more digitally engaged in the business sector, this also boosts their This study emphasizes the significance of using digital payment technologies and financial education into MSME strategy for 2023. The findings can act as a roadmap for stakeholders in fostering the expansion and sustainability of MSMEs in the age of growing Keyword : Financial Literacy. Digital Payments. MSMEs Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. PENDAHULUAN Di masa perkembangan ekonomi yang sangat pesat seperti sekarang, pemahaman literasi tentang dunia ekonomi, keuangan dan hal lainnya seperti transaksi digital yang terkait dengan dunia ekonomi sangat penting untuk seluruh masyarakat, hal ini terkait agar perkembangan atau modernisasi terutama dalam bidang keuangan, sehingga seluruh masyarakat tidak perlu ketinggalan dengan perkembangan dengan modernisasi dunia keuangan ataupun dunia perekonomian. Salah satu contoh perkembangan dalam dunia keuangan yang terjadi saat ini adalah digitalisasi terhadap segala macam alat pembayaran baik itu alat pembayaran dari bank langsung seperti melalui Mbanking ataupun metode pembayaran yang digunakan melalui aplikasi ke-3 seperti Ovo. Gopay. Shopeepay yang nantinya dari banyak metode tersebut bisa dilakukan scan menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. , adapun merupakan QR resmi yang dimiliki Indonesia. Pada intinya literasi keuangan adalah konsep pemahaman tentang keuangan untuk memanfaatkan keuangan sebaik mungkin, begitu juga dijaman yang lebih modern seperti sekarang, literasi keuangan tentu menjadi semakin beragam dengan adanya digitalisasi di dalam pembayaran ataupun digitalisasi system keuangan yang ada di bank itu sendiri. Indonesia masyarakat berada pada tingkatan well literate dalam literasi keuangan dan juga ada beberapa yang masuk Sufficient Literate terutama yang berada pada kota-kota besar dan sisanya yang berada pada Less Literate (Literasi kecil atau sedikit literas. dan Not Literate (Tidak Terliteras. , mayotitas berasal dari daerah-daerah terpencil ataupun daerah pinggiran yang dimana tidak mendapatkan kemudahan akses informasi terutama tentang keuangan seperti di kota-kota besar yang bisa memperoleh banyak informasi keuangan dari berbagai sumber yang bisa mereka dapatkan. Literasi Keuangan untuk saat ini tidak hanya menjangkau kalangan masyarakat yang mempunya bisnis dengan skala besar tetapi bisa juga menjangkau kalangan bisnis yang ada di bawah seperti UMKM (Usaha Mikro Kecil Menenga. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya UMKM diberbagai tempat sudah pembayaran digital dalam bertransaksi secara digital baik itu melalui Mbanking ataupun aplikasi dompet digital yang sekarang banyak tersedia seperti DANA. OVO. Gopay dan Dengan banyaknya penggunaan Digital Payment sebagai alat transaksi digital sangat akan menyumbang peranan kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menenga. , karena dpat menjangkau berbagai kalangan yang ada, seperti misalnya mahasiswa yang terkadang malas memegang uang secara cash, dan dengan begitu juga memberikan banyak opsi pembayaran bagi para pelanggan yang akan membeli produk ataupun menggunakan jasa pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menenga. Transaksi Digital sudah tidak asing dijumpai banyaknya metode digital payment yang disebutkan sebelumnya. Pembayaran digital, juga disebut sebagai pembayaran digital, adalah jenis transaksi yang melibatkan pembayaran melalui platform elektronik. Pembayaran digital menggunakan server, jaringan, dan akun virtual (Musthofa:2. Meskipun pembayaran biasanya dilakukan dengan uang tunai, cek, atau kartu kredit, pembayaran elektronik dapat dilakukan dengan beberapa aplikasi, kartu pembayaran digital, dan uang elektronik. Untuk mempermudah pembayaran di era digital pada UMKM, aplikasi dompet digital dan QRIS sekarang menjadi standar untuk pembayaran digital. Lewat kemajuan dan perkembangan masa adapun seharusnya diikiuti juga dengan kemajuan literasi keuangan yang ada harusnya digital payment sebagai metode transaksi digital nantinya menjadi alat dan juga metode pembayaran yang sangat penting dan dengan diikuti meratanya modernisasi terutama kaitannya dengan sektor keuangan. Metode pembayaran dan juga transaksi menggunakan digital payment nantinya bisa semakin merata kepada seluruh UMKM (Usaha Mikro Kecil Menenga. Di Indonesia terkhususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga dapat beriringan dengan kemajuan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan yang nantinya dapat semakin memudahkan untuk melakukan pembayaran dan juga transaksi baik bagi Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. pelanggan ataupun customer ataupun penjual ataupun penyedia jasa yang ada. METODOLOGI Jenis Penilitian Menurut rumusan masalah dan tujuan penelitian yang dijelaskan pada bab sebelumnya, penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kausatif. Ini karena tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Lokasi Penelitian Didalam melakukan penelitian di Yogyakarta. Kota tersebut mempunyai Usaha Mikro Kecil dan Menengah potensional untuk dikembangkan karena terdapat banyak Universitas atau tempat menempuh Pendidikan, sekaligus tempat bekerja dengan banyaknya industry yang ada sehingga membuat banyaknya pendatang baru yang datang baik dari luar kota ataupun dari luar pulau untuk menempuh Pendidikan dan juga bekerja. Populasi dan Sampel Handayani . bahwa populasi merupakan total setiap komponen yang akan diteliti adapun mempunyai karakteristik yang sama. Dalam kategori ini dapat termasuk individu dari suatu kelompok, peristiwa, ataupun yang akan diteliti. Pelaku bisnis Yogyakarta saat ini adalah subjek penelitian ini. Sugiyono . menyatakan bahwa baik jumlah populasi maupun karakteristiknya termasuk Jumlah sampel yang dipilih adalah sebanyak lima puluh usaha kecil dan menengah (UMKM) yang memenuhi berbagai macam kriteria. Jenis dan Sumber Data Penelitian penulis menerapkan data dari opini, pengalaman, pendapat, atau UMKM Data primer dan sekunder yang terdapat didalam penelitian bersumber dari wawancara dilakukan dengan beberapa narasumber berdasarkan kriteria tertentu. Data sekunder berasal melalui studi kepustakaan dan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil, dan Menegah Kota Yogyakarta. Teknik Pengumpulan Data Peneliti membagikan kuesioner kepada pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengumpulkan data secara Menurut Bahri Kuesioner adalah metode pengumpulan data yang meminta peserta untuk memberikan tanggapan melalui serangkaian pernyataan atau pertanyaan tertulis. Penelitian penulis menggunakan kombinasi antara kuesioner tertutup dan terbuka, di mana peneliti memberi responden kuesioner yang sudah dilengkapi dengan jawaban, responden hanya perlu memilih jawabannya. Untuk kuesioner terbuka peneliti memberikan beberapa opsi jawaban pendek yang bisa diisi langsung oleh responden dan juga ada opsi lainnya pada jawaban kuesioner tertutup yang ditunjukan untuk responden yang tidak berkenan memilih jawaban yang disediakan. Dengan begitu jawaban dari responden sesuai dengan kebutuhan penelitian dan juga kehendak untuk menjawab pertanyaan yang telah tersedia pada kuesioner dapat ditentukan sendiri oleh responden, maka dari itu lebih membudahkan kedua belah pihak dan dapat saling membantu semua pihak yang terlibat. Berikut ialah metode pengumpulan data yang Penelitian ini melakukan wawancara langsung dengan informan yang telah semi-terstruktur mendapatkan informasi tentang penelitian Metode pengumpulan data yang menggunakan daftar pertanyaan ditujukan kepada pelaku UMKM yang ada di Yogyakarta adalah kuesioner. Hasil penelitian dilengkapi dan diperkuat melalui penelitian kepustakaan. Instrumen Penelitian Purwanto . menyatakan bahwa mengumpulkan data penelitian. Bergantung pada tujuan pengukuran dan teori yang digunakan, instrumen penelitian dirancang untuk menghasilkan data yang akurat. LANDASAN TEORI Literasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan mengatakan literasi adalah kemampuan memahami, dan literasi mengelola uang secara efisien sehingga Anda dapat menjadi lebih baik dan menikmati Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. hidup Anda di masa depan. OJK menyatakan bahwa salah satu tujuan penting dari program literasi keuangan adalah untuk mendidik masyarakat Indonesia tentang keuangan sehingga mereka dapat mengelola dana secara cerdas, sehingga mereka kurang memahami industri keuangan dan lebih memahami apa itu keuangan, yang dicanangkan lewat tiga pilar utama. Pertama, mendorong kampanye dan program literasi keuangan di seluruh negeri. meningkatkan infrastruktur untuk literasi dan ketiga, mengembangkan barang dan jasa keuangan yang murah. Dengan penerapan ketiga pilar tersebut, diharapkan masyarakat Indonesia menjadi lebih memahami tentang keuangan sehingga mereka dapat memilih dan memanfaatkan produk keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Singkatnya, literasi keuangan membantu orang memahami cara mengelola uang dan memungkinkan mereka hidup lebih baik di masa depan. Dengan kata lain, ketika seseorang ingin memiliki lebih banyak passive income daripada aktiva, literasi keuangan dapat menjadi salah satu alat yang harus mereka pelajari. Pembayaran Digital Pembayaran digital secara definisi adalah pembayaran yang dilakukan tidak secara langsung atau melalui digital dengan transaksinya yang melalui elektronik, baik menggunakan aplikasi elektronik, uang elektronik dan aplikasi dompet digital yang marak di masyarakat. Uang elektronik sendiri dapat diartikan sebagai uang yang menggunakan media elektronik sebagai penyimpanannya dan juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran berbasis online. Uang elektronik sendiri harus memenuhi beberapa syarat dari OJK (Otoritas Jasa Keuanga. untuk bisa digunakan merata kepada seluruh masyarakat. Biasanya Uang elektronik dapat digunakan melalui aplikasi elektronik berupa dompet digital, ataupun aplikasi elektronik lain yang sudah melalui persetujuan OJK. Dengan begitu pembayaran digital menggunakan media uang elektronik dapat dikatakan sah dan dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat. Dari rujukan sebelumnya. Digital Payment berarti metode pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan internet sebagai perantaranya dan biasanya dilakukan lewat beberapa aplikasi seperti Qris. GoPay. ShopeePay dan Aplikasi Digital Payment Hubungan Literasi Keuangan Pembayaran Digital pada Kinerja UMKM Mengukur literasi keuangan adalah cara untuk mengukur seberapa baik seseorang memahami dan memahami konsep keuangan, salah satu cara untuk meningkatkan pengelolaan keuangan seseorang adalah dengan menilai literasi keuangan mereka. Dengan keberagaman jenis literasi keuangan yang ada di berbagai lapisan masyarakat tentunya akan lebih baik bagi setiap masyarakat dan khususnya pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menenga. untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang Dengan modernnya zaman tentunya harus diikuti dengan kemajuan terhadap pemahaman literasi keuangan terutama untuk para pelaku UMKM ( Usaha Mikro Kecil Menenga. dikarenakan segala hal dalam bidang keuangan nantinya akan mengarah ke hal yang lebih modern, hal ini bisa dilihat dengan mulai adanya banyak metode transaksi atau pembayaran melalui e-payment dan juga banyak pilihan aplikasi e-wallet dimana segala hal yang ada sudah dilakukan secara online, begitu juga dengan metode transaksi yang ada di bank seperti melalui M-Banking. Internet Banking. SMS banking dan metode pembayaran nonbank seperti QRIS. OVO. ShopeePay. GoPay dan banyak metode lainnya yang mengharuskan pelaku UMKM untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap pemahaman literasi keuangan dan pembayaran digital sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman yang nantinya juga menguntungkan bagi para pelaku UMKM itu sendiri, baik dalam hal penjualan, promosi, ataupun hanya untuk sekedar pemahaman terhadap perkembangan literasi keuangan dan metode pembayaran digital yang ada. Dengan begitu semua pihak yang terlibat di dalam UMKM bisa mendapat keuntungan. HASIL DAN PEMBAHASAN. Gambaran Umum Penelitian 1 Lokasi dan Responden Peneliti melakukan penelitian di lima Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kabupaten Sleman. Bantul. Kulon Progo. Gunung Kidul. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Yogyakarta. Responden penelitian berupa pelaku UMKM yang secara khusus mengetahui sedikit banyaknya pengetahun tentang literasi keuangan dan juga pembayaran digital. Image 1 jenis Kelamin Didalam penelitian, mayoritas responden perempuan . orang, atau 62 perse. dan laki-laki . orang, atau 38 perse. , menurut Diagram 1. Dari hasil tersebut, dapat ditemukan dari sebanyak 50 responden telah mengisi kuisioner pada penelitian, mayoritas dari yang mengisi adalah perempuan yaitu berjumlah sebanyak 31 orang. Peneliti membagikan kuisioner penelitian kepada setiap pelaku UMKM di Provinsi Yogyakarta secara acak tanpa memandang jenis kelamin, usia dan juga hal lainnya. Kuisioner dibagikan peneliti secara online melalui google form dan juga secara offline mealalui print out kertas yang telah Klasifikasi berdasarkan tahun kelahiran Image 2 Tahun Kelahiran 1973, 1974, 1977, 1978, 1981, 1982, 1986, 1988, 1989, 1990, 1993, 1997, dan 2002 yaitu berjumlah masing-masing satu orang atau sekitar 2% dari total 50 orang responden yang mengisi kuisioner. Data lainnya adalah untuk tahun kelahiran 1976, 1979, 1980, 1985, 1995, dan 1996 berjumlah masingmasing 2 orang dari 50 responden atau sekitar 4%, sementara selebihnya untuk tahun kelahiran 1998 berjumlah 4 orang atau sekitar 8% dan untuk kelahiran tahun 2003, 3 orang, atau sekitar 6% dari total 50 orang yang Klasifikasi berdasarkan Pendidikan terakhir pelaku UMKM Image 3 Pendidikan Terakhir Pelaku Usaha Berdasarkan diagram 3 mayoritas dari responden yang mengisi kuisioner dari penliti SMA/SMK/SMU/Sederajat yaitu berjumlah 90% atau berjumlah 45 orang dari total 50 responden yang mengisi, sementara yang Pendidikan D1/D2/D3/Sederajat berisi dua orang, atau empat persen dari total responden yang mengisi survei, untuk Pendidikan terakhir D4/S1 juga berjumlah 4% atau 2 orang dari total jumlah posisi. Sementara yang terakhir 1 orang mempunyai Riwayat Pendidikan terakhir SMP/MTS/sederajat atau sekitar 2% dari total 50 orang yang menjadi responden. Klasifikasi berdasarkan Omset perbulan Image 4 Omset Perbulan Berdasarkan dari diagram 2 dapat diketahui bahwa mayoritas pelaku UMKM di Provinsi Yogyakarta yang mengisi kuisioner adalah pelaku usaha dari kelahiran 1999 dan juga 2000 yaitu berjumlah masing-masing 9 orang atau masing -masing sekitar 18% dari 50 Sementara data lainnya dari diagram 2 para pelaku UMKM paling sedikit berdasarkan klasifikasi tahun kelahiran, yang mengisi kuisioner adalah tahun kelahiran Berdasarkan data pda diagram 4 mayoritas pelaku UMKM yang menjadi responden peneliti memiliki omset Sebanyak 25 orang. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. dengan rata-rata bulanan kurang dari Rp. dari total seluruh responden atau sekitar 25% dari 50 responden penelitian. Sementara 48% lainnya atau sekitar 24 responden memilik rata-rata omset perbulan diantara Rp. 000 sampai dengan Rp. 000, dan juga satu responden atau sekitar 2% dari responden memiliki omset bulanan rata-rata antara Rp 10. 000 dan Rp 25. 3 Uji Analisi Data 1 Uji Statistik Deskriptif Menurut Sugiyono . Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data penjelasan tentang data yang dikumpulkan, tanpa bermaksud membuat kesimpulan atau generalisasi yang dapat diterima. Berdasarkan dari data yang telah didapatkan dari kuisioner peneliti lalu di uji menggunakan uji analisis Berikut hasilnya uji statistic Table 1 Uji Statistik Deskriptif Literasi keuangan pembayaran digital kinerja umkm Valid N . Descriptive Statistics Minimum Maximum Rata-rata Std. Devisiasi Dalam penelitian ini, statistik deskriptif digunakan melihat data secara keseluruhan. Pengukuran dilakukan dengan skala likert dari 1 hingga 5, dengan jumlah pertanyaan yang berbeda untuk setiap konstruk. Dan dari table 1 hasilnya sebagai berikut: Variabel Literasi Keuangan (X. terdiri dari 5 pertanyaan dan memiliki nilai minimum 22 dan nilai maximum 38 yang menunjukkan bahwa seluruh responden memberikan nilai terendah untuk jawaban media sosial sebesar 22 dan nilai tertinggi untuk variabel tersebut sebesar 23. Dengan rata-rata jawaban responden sebesar 33,56 dan standar deviasi sebesar 3,321, ini menunjukkan bahwa dari seluruh responden yang memberikan nilai terendah untuk jawaban media sosial sebesar 23 dan nilai tertinggi untuk variabel tersebut sebesar 23. Variabel Pembayaran Digital (X. , yang terdiri dari 9 pertanyaan, memiliki nilai minimum 20 dan nilai maksimum 39 yang menunjukkan bahwa setiap responden yang memberikan penilaian pada kuisioner yang telah diberikan oleh peneliti memiliki nilai terendah untuk variabel Pembayaran Digital (X. sebesar 20, dan nilai tertinggi untuk variabel Pembayaran Digital (X. Rata-rata jawaban responden adalah 33,06 dan standar deviasi sederhana sekitar 1%. Kinerja UMKM (Y)Aidari 9 pertanyaanAi memiliki nilai minimum sebesar 15 dan nilai maximum sebesar 32, yang menunjukkan bahwa setiap responden yang menjawab kuisioner memiliki nilai terendah sebesar 15 untuk variabel Kinerja UMKM dan nilai tertinggi sebesar 32. Rata-rata jawaban responden adalah 24,74 dan standar deviasi adalah 3,022, yang menunjukkan bahwa variabel Kinerja UMKM memiliki nilai terendah sebesar 15. 2 Uji Kualitas Data Uji kualitas data menguji apakah kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini valid dan dapat diandalkan untuk mengumpulkan Uji keabsahan data terdiri dari uji realibilitas dan validitas. Uji Validitas Uji validitas penelitian ini dilakukan dengan menggunakan SPSS Versi 27. Dengan jumlah sampel 50 orang, uji validitas digunakan untuk mengevaluasi validitas kuesioner dengan skor total pada tingkat signifikan 5%. Untuk pernyataan dinyatakan valid jika rhitung lebih besar dari rtabel dan tidak valid jika rhitung kurang dari rtabel. Dalam penelitian ini, rtabel ditemukan sebesar 0,127. Hasil dari 27 pernyataan yang diberikan kepada 50 orang yang disurvei dibuat dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Tabel berikut menunjukkan hasil uji validitas penelitian ini: Table 2 Uji Validitas Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Seluruh komponen pertanyaan saling berkaitan dengan semua item pertanyaan bisa dianggap valid karena seluruh variabel mempunyai nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel. Tabel 2 di samping menunjukkan data yang dapat dipergunakan untuk membuat kesimpulan ini. Uji Reliabilitas Kuesioner penelitan, yang berfungsi sebagai pengukur dari variabel atau konstruk, diuji Selain itu, uji reliabilitas konsistensi data adapun dimiliki dalam menentukan seberapa dapat diandalkan pengukuran yang digunakan. Berikut adalah Uji Reliabilitasnya: Table 3 Uji reliabilitas 1 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Table 4 Uji Reliabilitas 2 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Table 5 Uji Reliabilitas 3 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Uji Reliabilitas dikatakan normal atau reliabel apabila angka Cornbach Alpha () Co >0,60. Berdasarkan table tiga, empat, dan lima dapat menggunakan kuisioner milik peneliti reliabel dikarenakan nilai Cornbach Alpha () sudah >0,60 yaitu pada variabel X1 berupa literasi keuangan memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,789, dan pada variabel X2 berupa pembayaran digital memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,601 dan pada variabel Y berupa Kinerja UMKM memiliki nilai reliabilitas sebesa 0,682. 3 Uji Asumsi Klasik Agar hasil penelitian tidak menghasilkan nilai yang bias, sebelum pengujian, uji asumsi klasik dilakukan. Uji asumsi klasik dalam normalitas, dan multikolonieritas. Uji Normalitas Uji Kolmogrof Smirnov dipergunakan untuk menguji normalitas. Apabila probabilitas lebih besar dari 0,05, maka data terdistribusi Hasil uji normalitasnya disajikan dalam tabel berikut: Table 6 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. c Monte Carlo Sig. e Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Sig. 99% Confidence Interval Unstandardize d Residual Lower Bound Upper Bound Berdasarkan Tabel 6 Nilai dari One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test dapat dikatakan normal apabilan nilainya >0,05. Dan berdasarkan table di atas nilainya adalah 0,883 dari total 50 responden atau jumlah Uji Multikolinearitas Tujuan uji multikolonieritas adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi antara variabel independen. Nilai varian faktor inflasi (VIF) dan nilai toleransi dari data tersebut harus diperiksa untuk menentukan apakah ada atau tidaknya multikolonieritas dalam model regresi. Jika nilai toleransi lebih dari 0,10 atau sama dengan nilai VIF yang kurang dari 10, maka multikolonieritas tidak ada antar variabel independen (Ghozali. Hasil evaluasi multikolonieritas dapat dilihat di sini: Table 7 Uji Multikolinearitas Model Coefficientsa Collinearity Statistics Tolerance VIF Literasi keuangan pembayaran digital Berdasarkan data pada table 7 dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejal multikolonieritas dikarenakan angka VIF <10 yaitu 1,117 dan angka tolerance sudah lebih dari 0,10 sehingga data dapat dikatakan tidak terjadi adanya gejala multikolonieritas. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menentukan apakah ada perbedaan dalam varians residual pengamatan antara individu. Menurut Glejser, heteroskedastisitas dalam penelitian ini jika Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. nilai signifikasi lebih besar dari 0,05. Ini adalah hasil ujinya: Table 8 Uji Heteroskedastisitas Apabila nilai Sign < 0,05 maka Ho ditolak Ha Apabila nilai Sign > 0,05 maka Ho diterima Ha ditolak. Coefficientsa Model (Constan. Literasi keuangan pembayaran digital Unstandardized Coefficients Std. Error 050E-15 Standardized Coefficients Beta Table 10 Uji Hipotesis t Sig. Berdasarkan data pada tabel 8 nilai Sig. berada lebih dari 0,05 yaitu di angka 1,00 yang artinya sudah sesuai. Dapat disimpulkan dari data tersebut bahwa tidak terjadinya gejala heteroskedastisitas. 4 Uji Regresi Linear Berganda Table 9 Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. Literasi keuangan pembayaran digital Sig. Penjelasannya adalah sebagai berikut: Besarnya nilai konsatanta . adalah 5,204. Ini menunjukkan bahwa ketika besarnya variabel independen sama dengan 0, maka besarnya nilai kinerja UMKM terhadap literasi keuangan dan pembayaran digital adalah 5,204. Nilai koefisien regresi variabel Literasi Keuangan adalah 0,303, yang berarti bahwa setiap kenaikan pada variabel X1 adalah sebesar 1%. Dengan demikian, sementara diasumsikan tetap, kinerja UMKM akan meningkat sebesar 0,372. Koefisien regresi variabel Digital adalah 0,283, yang berarti bahwa setiap kenaikan variabel X2 sebesar 1%, sementara nilai variabel independen lainnya diasumsikan Dengan demikian, kinerja UMKM akan meningkat sebesar 0,283. 5 Uji Hipotesis Uji Statistik t Dalam hubungannya dengan variabel dependen, uji statistik t digunakan untuk menunjukkan Seberapa besar pengaruh yang dimiliki oleh satu variabel independen terhadap setiap individu (Ghozali, 2. Jika nilai probabilitas signifikansinya kurang dari 0,05, maka variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel Hasil uji hipotesisnya adalah: Coefficientsa Model (Constan. Literasi keuangan pembayaran digital Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Berikut ini akan dijelaskan hasil pengujian masing-masing variabel: Literasi Keuangan Nilai signifikansi sebesar 0,016 kurang dari 0,05, menurut hasil perhitungan yang ditunjukkan dalam tabel di atas. Oleh karena itu, keputusannya adalah bahwa variabel media sosial Ha ditolak dan variabel Ho Ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pengetahuan keuangan dan kinerja UMKM. Pembayaran Digital Keputusannya adalah variabel media sosial Ho ditolak Ha diterima karena nilai signifikansi sebesar 0,038 lebih besar dari 0,05, seperti yang ditunjukkan oleh hasil perhitungan yang ditunjukkan pada tabel di Dengan kata lain, ada hubungan positif yang signifikan antara pembayaran digital dan kinerja usaha kecil dan menengah (UMKM). Uji Hipotesis F Rumus untuk menghitung F tabel adalah df1= k-1 . adalah jumlah keseluruhan variabel/ x . df2= n-k . adalah jumlah dat. Table 11 Uji Hipotesis F ANOVAa Model Regression Residual Total Sum of Squares Mean Square Sig. Berdasarkan data pada tabel 8 sekaligu data pada tabel F. didapatkan data pada tabel F adalah 3,20 sementara data pada tabel ANOVA F adalah 7,984 yang artinya apabila data dari Tabel 8 lebih besar dari 3,20 atau >3,20 artinya berpengaruh siginifikan sekaligus berarti Uji Hipotesis F berpengaruh 6 Uji Koefisien Determinasi Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Table 12 Uji Koefisien Determinasi Model Model Summaryb Adjusted R R Square Square Tania Budiono. Keterkaitan Financial Attitude. Financial Behavior, dan Financial Knowledge pada mahasiswa stata 1 Universitas Atmajaya Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Atmajaya Yogyakarta Std. Error of the Estimate Berdasarkan tabel 12, data yang dilihat untuk menguji koefisien determinasi adalah R Square dikarenakan memiliki 2 variabel x. Dari table dapat ditemukan bahwa nilai koefisien determinasinya adalah 0,254. Nilai koefisian determinasi adalah 0-1 yang artinya nilai koefisien determinasi dari penelitian ini adalah berpengaruh. Wiratna Sujarweni. Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi Pendekatan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Ghozali. AuAplikasi Analisis Multivariate Dengan Pogram IBM SPSSAyEdisi Sembilan. Semarang:Badan Penerbit Universitas Diponegoro Marzuki. Armereo. , & Rahayu. Praktikum Statistik. Ahli Media Press KESIMPULAN Kesimpulan Dengan mempertimbangkan hasil penelitian dan analisis data, dapat dibuat kesimpulan. Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. dengan kata lain, mendapatkan pengetahuan keuangan lebih banyak akan meningkatkan kinerja UMKM. Pembayaran Digital berpengaruh terhadap kinerja UMKM, yang berarti bahwa menggunakan metode pembayaran digital yang lebih banyak atau lebih beragam akan berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Saran Peneliti memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, seperti berikut: Peneliti selanjutnya diharapkan untuk menemukan lebih banyak variabel yang memperluas jangkauan penelitian agar semua responden penelitian tersebar secara merata. Peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat memilih pertanyaan yang paling sesuai dengan subjek penelitian. DAFTAR PUSTAKA