Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING (Studi Kasus di SDN Klegung 3 Sleman Daerah Istimewa Yogyakart. Bhenu Artha1*. Rurita Nur Afifah2. Ainun Hertikasari1 1*, 3 Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram Sekolah Dasar Negeri Klegung3 Sleman DIY *Email: bhenoz27@gmail. Received: 22 September 2022 Article history: Revised: 22 September 2022 Accepted: 02 November 2022 Published: 30 November 2022 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik dengan model discovery learning. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas i Sekolah Dasar Negeri Klegung 3 Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengobservasi aktivitas siswa. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 orang siswa . ,625%) yang memberikan pertanyaan terkait dengan pembelajaran tematik, siswa yang memberikan pendapat sejumlah 7 orang . ,875%), dan iswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu sebanyak 27 orang . ,375%). Tahap selanjutnya adalah menggunakan metode Discovery Learning dan menunjukkan bahwa terdapat 14 siswa yang memberikan pertanyaan . ,75%). Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 16 orang . %). Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa . ,75%). Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran tematik kelas kelas i SDN Klegung 3 Sleman DIY. Kata kunci: discovery learning, pembelajaran, tematik Abstract The purpose of this study is to increase student learning activities in thematic learning with the discovery learning model. The type of research carried out is classroom action research. The subjects of this study were third grade students of Klegung 3 State Elementary School. Sleman Regency. Yogyakarta Special Region Province, which 32 students involved. Data collection is carried out by observing student activities. The analysis technique uses descriptive analysis. The results showed that there were 5 students . 625%) who gave questions related to thematic learning, students who gave a total of 7 assignments . 875%), and 27 students who collected on time . 375%). The next stage is to use the Discovery Learning method and shows that there are 14 students who ask questions . 75%). There were 16 students . %) who gave their opinion. The collection of assignments on time was carried out by 30 students . 75%). This shows that the discovery learning model can increase student activity in class i thematic learning at SDN Klegung 3 Sleman DIY. Keywords: discovery learning, learning, thematic PENDAHULUAN Penelitian tindakan kelas (PTK) banyak telah dilaksanakan. PTK berperan penting dalam kehidupan seorang guru (Kunlasomboon dkk, 2. Studi PTK di Thailand mengungkapkan masalah dalam Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. sistem sekolah sebagai berikut: . PTK belum terintegrasi ke dalam sistem kerja normal guru. PTK belum dilakukan secara berkelanjutan. kurangnya refleksi di dalam kelas, maka PTK membutuhkan kombinasi penelitian dan praktik untuk pengembangannya yang berkelanjutan (Kunlasomboon dkk, 2. Refleksi merupakan proses penting dalam spiral penelitian tindakan karena mendorong pihak yang terkena dampak untuk mengkritik, bertukar dan berbagi temuan mereka (Kemmis & McTaggert, 1988. Mettetal, 2004. Wongwanich, 2. Pada tingkat individu, guru sering menggunakan hasil penelitian untuk memperbaiki proses pembelajaran atau menyelesaikan masalah yang terisolasi dalam pembelajaran tertentu tanpa melanjutkan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya dan pada tingkat organisasi, temuan penelitian tidak cocok untuk meningkatkan pembelajaran sekolah (Kunlasomboon dkk, 2. Pada tingkat profesional, guru menggunakan pengetahuan yang diperoleh dari PTK sebagai informasi praktis untuk menemukan jawaban atau menyelesaikan masalah yang mereka minati tanpa menganalisisnya dengan cara yang akan membantu meningkatkan profesi guru (Kunlasomboon dkk, 2. Penelitian di luar negeri mengungkapkan bahwa PTK tidak berdampak pada pembelajaran di sekolah karena pembelajaran hanya terjadi di antara guru yang melakukan penelitian terisolasi yang terkadang ditolak oleh kelompok guru lain (Berger dkk. Pembelajaran di sekolah melibatkan konsep pembelajaran organisasi, yaitu proses dimana individu berbagi pengetahuan, pemahaman dan perilaku untuk melakukan hal-hal baru, dimana ketika seseorang mengubah pemikiran atau perilakunya, akan ada perubahan dalam organisasinya juga (Kunlasomboon dkk, 2. Pembangunan berkelanjutan akan dilaksanakan. kegiatan pembelajaran akan diintegrasikan ke dalam sistem kerja organisasi. pengetahuan akan dibagikan. interaksi di antara anggotanya akan didorong, jadi perubahan-perubahan ini menghasilkan baik hasil konkrit seperti pembuatan kebijakan, strategi dan ingatan organisasi, maupun hasil abstrak seperti citra, sikap dan nilai yang tertanam dalam benak setiap anggota (Kunlasomboon dkk, 2. Hasil ini dapat menguntungkan organisasi dalam jangka panjang (Argyris & Schon, 1996. Marquardt, 1996. Torres dkk, 1996. Hodgkinson, 2000. Sun & Scott, 2. Penelitian tindakan kelas merupakan suatu inovasi yang diharapkan dapat digunakan oleh berbagai kalangan termasuk pendidik, peneliti, pengelola sekolah, dan guru sebagai strategi pengembangan ilmu keprofesian guru agar lebih dikuatkan karena penelitian tindakan kelas meliputi dasar pemikiran serta memfasilitasi pengembangan instruksional (Srisa-ard dkk, 2. Guru, dalam hal ini, masih memainkan perannya sendiri dalam mencari teknik pemecahan masalah di kelas (Wongwanich, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (Bajpai, 2. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sebagai desain penelitian. Peneliti terlibat langsung dalam proses penelitian dengan mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Klegung 3 Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penelitian ini dilaksanakan tanggal 29 Agustus Ae 20 September 2022. Subjek penelitian dalam PTK ini adalah siswa kelas i SDN Klegung 3 Sleman yang berjumlah 32 orang. Teknik analisis data yang dilaksanakan berupa pembacaan, pengelompokan, penafsiran data kemudian Indokator keberhasilan dalam PTK ini adalah apabila siswa yang aktif melebihi 30% maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas pembelajaran tersebut berhasil. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pengamatan aktivitas siswa dalam PTK ini pada awalnya terdapat 5 . orang yang memberikan pertanyaan terkait dengan pembelajaran tematik. Siswa yang lain beraktivitas sendiri, sibuk dengan kegiataannya sendiri atau malah berbicara dengan teman-temannya. Tahap ini memberikan kesimpulan bahwa pembelajaran belum berhasil karena hanya 5 . orang siswa yang aktif . ,625%). Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 7 . ,875%), masih dibawah indikator keberhasilan yang ditetapkan. Siswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu sebanyak 27 orang . ,375%) telah melebihi indikator. Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022 ISSN. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Tahap selanjutnya adalah menggunakan metode Discovery Learning dan menunjukkan bahwa terdapat 14 siswa yang memberikan pertanyaan. Jumlah siswa ini telah melebihi indikator keberhasilan . ,75%). Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 16 orang, telah melebihi indikator keberhasilan yang ditetapkan . %). Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa . ,75%), telah melebihi indikator keberhasilan. Hasil PTK menunjukkan bahwa penerapan metode Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa di SDN Klegung 3 Sleman DIY. KESIMPULAN Penerapan metode Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa di SDN Klegung 3 Sleman DIY. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menggunakan metode lain dalam PTK misalnya Problem Based Learning (PBL). DAFTAR PUSTAKA