Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 MASALAH PRIORITAS DALAM USAHATANI KANGKUNG ORGANIK DI KELOMPOK TANI NEKAF MESE BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG (Priority Problems of Organic Kangkong Cultivation in the Nekafmese Farmer Group Desa Baumata Timur. Kacamatan Taebenu. Kabupaten Kupan. Oleh : Febronius Rikarno Talan. Charles Kapioru . Nainiti. Marthen R. Pellokila Proram Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Alamat E-mail Korespondensi: marthenrobinsonpellokila@gmail. Diterima Tanggal: 17 Maret 2023 Disetujui tanggal :28 Maret 2023 ABSTRACT This research aimed to determine the ability of farmers in applying the methods or techniques of kangkung cultivation and the priority issues faced by kangkong farmers. Kupang Regency was chosen as a research site because there were kangkong farmers working with markets. This research used a case research method, and the type of data collected consists of primary data and secondary data, the data collection starts from December to January 2021, the data analysis uses Likert scaling analysis. The measured variables were problems related to aspects of kangkong cultivation. The results showed that the cultivation of kangkong (Ipomea reptans poi. at the research site was not done well, as it was still being grown seasonally and using only farmland. So it really needs agricultural extension when applying these 7 aspects. The eradication of pests and diseases was a priority problem for farmers in organic Kangkung vegetable cultivation in Baumata Timur Village. Taebenu District. Kupang Regency, where the mean level of interest was above the All Mean value . 56 > 2. and the average ability level was lower than the overall average skill level . 36 < 2. Keywords : priority problem, swam cabbage cultivation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan petani dalam penerapan cara atau teknik budidaya kangkung serta masalah priorotas yang dihadapi petani kangkung. Kabupaten Kupang dipilih sebagai lokasi penelitian dikarenakan terdapat petani kangkung yang melakukan kerjasama dengan pasar-pasar. Penelitian ini menggunakan metode research kasus dan jenis data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder, pengumpulan data dimulai pada bulan Desember sampai January 2021, analisis data menggunakan analisis skala likert. Variabel yang diukur adalah masalah yang berkaitan dengan aspek- aspek budidaya kangkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya sayur kangkung (Ipomea reptans poi. di lokasi penelitian belum dilakukan secara baik karena masih di usahakan secara musiman dan hanya menggunakan lahan Sehingga sangat membutuhkan penyuluhan pertanian dalam menerapkan ke 7 aspek Adapun pemberantasan hama dan penyakit merupakan masalah prioritas yang dihadapi petani dalam Budidaya Sayur Kangkung Organik di Desa Baumata Timur. Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dimana nila rata-rata tingkat pentingnya berada di atas nilai over All Mean ( 2,56 >2,. dan nilai rata Ae rata tingkat kemampuan berada di bawah nilai over All Mean tingkat kemampuan . ,36 < 2,. Kata Kunci. Masalah Prioritas. Usaha Tani Kangkung. Aspek Budidaya Kangkung Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Page 87 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 PENDAHULUAN Latar Belakang Indonesia adalah negara agraris, artinya pertanian memegang arti penting dalam keseluruhan perekomonian nasional, baik saat ini maupun masa yang akan datang. Hal dapat ditunjukan dari banyaknya penduduk atau tenaga kerja yang hidup atau bekerja pada sektor pertanian sebanyak 31,86% (Badan Pusat Statistik, 2. Di Indonesia juga dengan banyaknya penduduk serta perekomonian yang kurang mendukung, banyak penduduk yang bekerja di bidang pertanian. Nusa Tenggara Timur merupakan daerah agraris, dimana mayoritas penduduknya memilik mata pencaharian sebagai petani. Berdasarkan jenis usaha tani yang di kembangkan meliputi budidaya tanaman pangan, hortikultura, budidaya peternakan dan budidaya perikanan. Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan manusia, karena di dalam sayuran provitamin, mineral, serat dan karbohidrat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Kabupaten Kupang merupakan penghasil sayur kangkung yang di produksi secara terus menerus. Kondisi pengusaha tanaman kangkung di Kabupaten Kupang dilihat dari catatan BPS tiga tahun terakhir di Kabupaten Kupang yaitu tahun 2016 dan 2017 total produksi sama sebanyak 241,4 ton sedangkan pada tahun 2018 produksi kangkung meningkat sebanyak 330 ton. Perbandingan diantara tiga tahun terakhir ini yang lebih meningkat pada tahun 2018 diakibatkan karena modal yang sudah mencukupi dan harga pasaran yang baik sehingga pada tahun 2018 hasilnya meningkat. Menurut Suroyo Junior et al. Pertanian mengandalkan bahan- bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintesis dan tujuan pertama pertanian organik adalah menyediakan produk- produk pertanian, terutama bahan Sehingga p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 menggunakan bahan kimia terus menerus akan merusak keadaan tanah. Melihat banyaknya Kelompok Tani di RW 004 RT 007. Kecamatan Taebenu yang mayoritas masih usia produktif yang hanya menjadi petani serta penghasilan tidak pasti disetiap harinya menjadikan pendapatan sebuah keluarga menjadi rendah, dan tingkat kesejatraannya menjadi kurang sejatera. Dari latar belakang di atas, dengan demikian penulis ingin melakukan penelitian yang berjudul AuMasalah Prioritas Dalam Usaha Tani Kangkung . pomea reptans P) Organik di kelompok tani Nekaf Mese Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang AoAo. Untuk memberikan sebuah akses keterampilan petani yang ada di RW 004 menjadi berdaya dan diharapkan bisa membantu meningkatkan pendapatan keluarganya. Kelompok Tani di RW 004 Kecamatan Taebenu merupakan salah satu kegiatan yang strategis dalam rangka ikut berpartisipasi untuk pembagunan dibidang pertanian dan turut menciptakan masyarakat yang berdaya dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang Penjelasan dari petani kangkung mempunyai manfaat ekonomi di lingkungan adalah membantu masyarakat di sekitar dari yang tidak mampu di dalam perekomonian menjadi mampu dalam pemanfaatan lahan pekarangan yang Namun, kurangnya pengetahuan mengenai budidaya pertanian dan pengolahan hasil pertanian ini menjadi hambatan bagi kelompok dalam melakukan kegiatannya. Sehingga perlu pendamping dari pekerja masyarakat yang bekompeten dibidangnya. Dengan adanya penelitian yang di lakukan pada Kelompok Tani Nekaf Mese di Kecamatan Taebenu diharapkan dapat membantu para Petani yang berada di RW 004 Kecamatan Taebenu yang sebelumnya hanya menjadi Ibu Rumah Tangga biasa, sehingga dengan adanya akses mengikuti kegiatan di kelompok ini bisa Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Page 88 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 membantu meningkatkan pendapatan yang rendah menjadi keluarga yang sejatera dimana terpenuhinya kebutuhan primer, sekunder, dan Rumusan Masalah Bagaimana Kemampuan Penerapan cara atau teknik budidaya Kangkung di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang? Mengetahui Masalah Prioritas yang dihadapi petani Kangkung di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dan cara mengatasi masalah tersebut? Tinjauan Pustaka Hasil Penelitian Taufik . berjudul Masalah Prioritas Usaha Tani Kangkung Organik. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis fungsi produksi, analisis efisiensi ekonomi, dan analisis pendapatan, dengan menggunakan R/C Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan factor- faktor produksi pada usahatani kangkung di Kota Bandar Lampung belum efisien. Penggunaan faktor produksi luas lahan, benih, dan pupuk SP 36 perlu ditingkatkan, sedangkan pupuk kandang dan pestisida harus dikurangi agar pendapatan usahatani meningkat. Usaha kangkung di Kota Bandar Lampung merupakan usahatani yang Hal ini dilihat dari tingkat pendapatan sebesar Rp. 004 per 1. 851,43m2 dengan R/C rasio sebesar 2,58. Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berperan penting bagi kesehatan manusia yaitu dalam menyuplai mineral dan vitamin yang kurang dipenuhi oleh bahan pangan lainnya. Menurut Ashari . gizi dalam sayuran dapat meningkatkan daya cerna metabolisme serta menimbulkan daya tahan terhadap gangguan penyakit atau kelemahan jasmani lainnya. Kangkung darat (Ipomea reptans poi. merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang tergolong dalam famili confolvulaccae dan banyak di gemari oleh seluruh lapisan masyarakat (Wijaya et al. , 2. Sayuran ini memiliki rasa yang renyah dan kaya akan gizi yakni Protein. Lemak. Karbohidrat. Fe. Vitamin A dan B yang penting bagi kesehatan tubuh (Moerhasrianto, 2. Menurut Herdian . , menyatakan pupuk orgnik berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter tanaman. p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Penggunaan pupupk organik dapat memperbaiki kondisi tanah menjadi subur dan kaya akan jasad Petani memanfaatkan kotoran ternak, seresah daun atau sisa tanaman yang telah di panen. Masalah Masalah adalah kesenjangan antara keadaan potensial dan keadaan faktual atau faktor faktor penyebab terjadinya keadaan yang tidak memuaskan (Soedarsono, 2. Pengertian Masalah Masalah dapat di defenisikan sebagai, segala sesuatu yang dapat menghambat tercapainya tujuan (Soedarsono, 2. Masalah prioritas Masalah prioritas adalah penyebab utama terjadinya keadaan yang tidak memuaskan (Soedarsono, 2. Selanjutnya di kemukakan bahwa dalam kaitan dengan program penyuluhan pertanian, aspek yang paling utama yang perlu di lihat adalah tingkat pentingnya . suatu komoditi bagi petani, dan sampai sejauh mana kemampuan . petani dalam menerapkan suatu teknologi yang berhubungan dengan komoditi tersebut Penentuan Masalah Prioritas Sejalan dengan pengertian Soedarsono . tersebut di atas, maka McCaslin And Tibezinda . dalam (Mete et al. , 2. mengemukakan bahwa penentuan masalah prioritas dapat di tentukan dengan cara: mencari skor rata rata untuk tingkat penting dan tingkat kemampuan penerapan dari masing masing aspek budidaya tanaman sayuran kangkung. Kemudian mencari skor rata rata umum . ver all mean ) tingkat penting dan tingkat kemampuan dari aspek budidaya tanaman sayuran kangkung. Setelah memperoleh skor rata rata dan skor rata rata umum tingkat penting dan tingkat kemampuan dari aspek budidaya kangkung, maka tahap berikut adalah membuat matrix 2x2 yang dibentuk oleh sumbu Y,X dari garis overall mean tingkat penting dan tingkat kemampuan. Selanjutnya, masalah prioritas ditentukan oleh letak titik koordinat yang dibentuk oleh skor rata rata tingkat penting dan tingkat kemampuan dari masing masing aspek budidaya kangkung. Apabila titik koordinat terletak pada kuadran IV aspek tersebut tergolong masalah prioritas. Jika titik koordinat terletak pada kuadran lain apakah pada kuadran lain sperti I. II, dan i berarti aspek tersebut bukan merupakan masalah Titik koordinat yang terletak pada Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Page 89 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 kuadran IV mempunyai arti bahwa terhadap aspek budidaya tersebut memiliki tingkat penting yang tergolong tinggi, namun kemampuan petani dalam menerapkan tergolong rendah. Yang tergolong masalah prioritas adalah masalah yang berada pada daerah IV, yaitu masalah aspek budidaya tanaman sayuran kangkung pada pemberantasan hama dan penyakit yang menurut petani bahwa kemampuan . mereka dalam p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 menerapkan aspek tersebut masih tergolong rendah, tetapi tingkat pentingnya tergolong Metode Penelitian Kerangka Berpikir Strategi Petani Kelompok Tani Nekaf Mese Kemampuan Petani dalam Budidaya Sayur Kangkung Masalah Prioritas dalam Budidaya Sayur Kangkung Cara Mengatasi Masalah Prioritas dalam Budidaya Sayur Kangkung Gambar 3. Bagian Kerangka Berpikir. Lokasi Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Desa Baumata Timur. Kecamatan Taebenu, dimulai pada bulan Desember 2020, sampai dengan bulan Januari Metode Pengambilan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani berusahatani Kangkung di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, yakni satu kelompok tani dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang. Untuk menetapkan petani sampel yang akan dijadikan responden dalam penelitian ini di tentukan dengan menggunakan metode sampling jenuh yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel, sehingga responden dalam penelitian ini seluruhnya berjumlah 25 4 Metode Pengumpulan Data Pengumpulan menggunakan metode survei. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan teknik berdasarkan pada daftar pertayaan yang telah dipersiapan, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait dan juga melakukan studi perpustakaan yang relevan dengan penelitian. 5 Variabel Yang Diamati Variabel-variabel yang diukur dan bagaimana cara mengukurnya dari masingmasing variabel, adalah sebagai berikut: dentitas responden meliputi, umur . endidikan yaitu lama pendidikan . umlah tanggungan keluarga yaitu jumlah seluruh anggota keluarga yang harus ditanggung oleh kepala keluarga sebagai responden . uas lahan yang diusahakan oleh petani dalam melakukan usaha tani sawi (Ar. tatus Pengusaan lahan yang diolah petani . ilik sendiri/sewa/gra. Masalah Prioritas yang dihadapi oleh petani Pengukuran Variabel Masalah. Variabel masalah yang perlu dilihat dan diukur dalam penelitian ini adalah masalah yang aspek-aspek kangkung yaitu : pengolahan tanah, perbenihan, penanaman, pemupukan, pengairan, penyiangan, pemberantasan hama dan penyakit dan Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Page 90 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 Karena untuk mengatasi masalah yang dihadapi ini dilakukan dengan kegiatan penyuluhan pertanian, maka masalah-maslah tersebut di atas harus dinyatakan dalam bentuk perilaku, yaitu tingkat kemampuan petani dalam menerapkan setiap aspek budidaya kangkung. Selain itu harus dipelajari pula sampai sejauh mana tingkat penting dari masing-masing aspek tersebut menurut penilaian petani dalam mendukung produktivitas usahatani kangkung yang di usahakan. Jadi penilaian petani terhadap tingkat penting dan tingat kemampuan dalam penerapan aspek-aspek budidaya kangkung harus Untuk mengukur tingkat penting dan tingkat kemampuan dari aspek-aspek ini digunakan skala ordinal, yaitu: Untuk Tingkat Penting dari masing-masing aspek budidaya dinilai oleh petani apakah: sangat penting, penting, dan tidak penting. Sedangkan untuk p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 mengukur tingkat kemampuan masing-masing aspek budidaya kangkung menurut penilaian petani adalah: sangat mampu, mampu, tidak Selanjutnya untuk mengkuantifisikan jawaban petani yang bersifat Ordinal akan digunakan Skala Likert dimana: Untuk tingkat penting: skor 3 diberikan untuk jawaban sangat penting, skor 2 untuk jawaban penting, skor 1 untuk jawaban tidak Untuk tingkat kemampuan : skor 3 diberikan untuk jawaban sangat mampu, skor 2 untuk jawaban mampu, dan skor skor 1 untuk jawaban tidak mampu. Teknik pengumpulan data baik terhadap tingkat penting maupun terhadap tingkat kemampuan menurut penilaian petani adalah melakukan berdasarkan daftar pertanyaan sebagai berikut : Tabel 3. 1 Data Tingkat Penting dan Tingkat Kemampuan Petani Tingkat Pentingnya Aspek Budidaya Perbenihan Persemaian Pengolahan Lahan Bedengan Penanaman Pemeliharaan Penyiangan Pemupukan Pemberantasan hama dan Penyakit Panen Keterangan : Tingkat Penting : 1 = tidak penting 2 = penting 3 = Sangat penting Tingkat Kemampuannya Tingkat Kemampuan : 1 = tidak mampu 2 = mampu 3 = Sangat mampu Untuk menganalisis data dalam rangka penetapan masalah prioritas dilakukan tahap-tahap sebagai Menghitung Skor Rata-rata Tingkat Penting Masing-masing Aspek Budidaya Kangkung dengan Rumus: Menghitung Skor Rata-rata Budidaya Kangkung dengan Rumus: Menghitung Skor Rata-rata Kangkung dengan Rumus: Tingkat Umum Kemampuan (Over All Mea. Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Masing-masing Tingkat Penting Aspek Budidaya Page 91 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Menghitung Skor Rata-rata Umum (Over All Mea. Tingkat Kemampuan Petani dengan Rumus: HASIL PENELITIAN DAN Taebenu dimana terdiri dari 5 (Lim. Dusun PEMBAHASAN dengan 10 (Sepulu. RW, dan 20 (Dua Pulu. Gambaran Umum Desa Baumata RT. sejak Zaman dahulu hingga sekarang Secara Administratif Desa Baumata Timur sebagian besar masyarakat Desa Baumata Timur termasuk dalam Wilayah Kecamatan Taebenu bermata pencaharian sebagai petani dan Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara peternak. Timur, merupakan salah satu desa yang Masalah Prioritas yang Dihadapi Petani dimekarkan dari desa Baumata Induk sejak dalam Melakukan Budidaya Kangkung Bulan Februari tahun 2004 dengan SK Desa Hasil analisis data mengenai skor rata-rata Persiapan yang ditanda tangani oleh Kepala Desa tingkat penting dan tingkat kemampuan petani Baumata Induk (Drs. Kostantin Huma. Saat ini pada masing-masing aspek budidaya dari Desa Baumata Timur merupakan salah satu Desa usahatani kangkung dapat dilihat pada tabel yang termasuk, dalam wiayah Kecamatan sebagai Tabel 4. 8 Nilai Skor Rata-Rata Tingkat Penting. Tingkat Kemampuan. Over All Mean Tingkat Penting dan Tingkat Kemampuan dari Masing-masing Aspek Budidaya Usahatani Kangkung di Desa Baumata. Kecamatan Taebenu, 2021 No. Aspek Budidaya Skor Rata-rata Tingkat Penting Pengolahan tanah dan Bedengan Pemeliharaan Penanaman Penyiangan Pemupukan Pemberantasan Hama/penyakit Pemanenan Jumlah Skor Rata-rata Umum/Over All Mean Sumber : Data primer Diolah, 2021 Skor Rata-rata Tingkat Kemampuan Titik Koordinat Tingkat Penting dan Tingkat Kemampuan 2,24 . ,24 . 2,64 2,64 2,56 2,52 2,28 ,64. ,2 . ,64. ,56 . 2,56 2,36 ,56. 2,56 2,44 ,56 . 2,48 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata umum (Over All Mea. tingkat penting adalah 2,48 sedangkan rata-rata umum (Over All Mea. tingkat kemampuan adalah 2,4. Bandingkan titik kordinat di atas dengan nilai Over All Mean tingkat penting, dan Over All Mean tingkat kemampuan. Jika nilai rata- rata tingkat penting disetiap aspek budidaya sayur Kangkung berada di atas nilai Over All Mean tingkat penting, dan nilai rata-rata tingkat kemampuan petani berada dibawah nilai Over All Mean tingkat kemampuan, maka aspek budidaya tersebut tergolong masalah prioritas. Apabila letak nilai rata-rata tingkat penting, dan tingkat kemampuan diluar dari ketentuan ini, berarti aspek tersebut tergolong masalah Perbandingan sebelumnya yang di lakukan oleh peneliti terdahulu dengan judul mengenai masalah prioritas yang sedang di hadapi kelompok tani mengenai budidaya sayuran Masalah yang dihadapi petani dalam mengelolah sayur kangkung ada pada pemberantasan hama dan peyakit dengan nilai yang di dapat oleh peneliti terdahulu tinkat penting 4,66 dan tingkat kemampuan 2,56 dengan skor rata- rata 4,58 dan 3,69. Masil Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Page 92 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 pemberantasan hama dan penyakit di karenakan letak nilai rata- rata tingkat penting dan tingkat kemampuan diluar dari ketentuan ini sehingga tergolong masalah prioritas . nggy, 2. Penelitian yang saya lakukan di Kecamatan Taebenu kabupaten Kupang pada Kelompok Tani Nekaf Mese yang di ketuai oleh Bapak Aminadab Humau mengenai masalah prioritas p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 yang dihadapi petani dalam budidaya sayuran kangkung organik berada pada pemberantasan hama dan penyakit dimana tingkat penting dengan nilai 2,56 dan 2,36 tingkat kemampuan dengan nilai rata- rata 2,48 dan 2,4 menunjukkan masalah nya berada pada pemberantasan hama dan penyakit. Untuk lebih jelasnyan dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Sumber: Matrix Tingkat Penting Dan Tingkat Kemampuan,2021 Pemberantasan Hama Dan Penyakit Berdasrkan matrix yang ada, titik kordinat yang dibentuk dari tingkat penting dan tingkat kemampuan berada pada daerah empat, menunjukkan bahwa tingkat kemampuan petani dalam menerapkan teknik pemupukan sangat rendah atau . ow abilit. , sedangkan untuk tingkat penting dari inovasi dan bagaimana melakukan pemberantasan hama danpenyakit secara baik dan benar adalah sangat tinggi atau . igh importanc. Hasil perhitungan matrix menunjukkan bahwa pada aspek pemberantasan hama dan penyakit para petani mengalami masalah prioritas, hal ini karena petani tidak mempunyai cukup informasi terkait dengan pemberantasan hama dan penyakit maka sangat dibutuhkan inovasi dan teknologi tentang bagaimana cara melakukan pemerantasan hama dan penyakit dari para penyuluh. Masalah Prioritas Sesuai dengan pembuktian matrix 2x2 membuktikan bahwa, aspek yang tergolong pada kuadrat empat dan merupakan masalah prioritas, pada teknik budidaya sayur kangkung Kecamatan Taebenu adalah aspek pemberantasan hama dan penyakit. Hama dalam arti luas adalah semua bentuk gangguan baik pada manusia, ternak dan tanaman. Pengertian hama dalam arti sempit yang berkaitan dengan kegiatan budidaya tanaman adalah semua jenis hewan yang merusak tanaman atau hasilnya yang dapat menimbulkan kerugian secara ekonomi . Namun demikian potensi mereka sebagai hama nantinya perlu dimonitor dalam suatu kegiatan yang disebut pemantauan . PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Aspek teknis budidaya sayur kangkung (Ipomea reptans poi. dilokasi penelitian sudah di lakukan secara baik. Hal ini diketahui karena telah diterapkan secara baik seperti pengolahan tanah dan bedengan, pembibitan, penyiangan, penanaman, pemupukan, dan juga panen. Pemberantasan hama dan penyakit merupakan masalah prioritas yang dihadapi petani dalam Budidaya Sayur Kangkung Organik di Desa Talan, et al. Masalah Prioritas Dalam Usahatani Kangkunga. Page 93 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2023 Baumata Timur. Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dimana nila rata-rata tingkat pentingnya berada di atas nilai over All Mean . ,56>2,. dan nilai rata Ae rata tingkat kemampuan berada di bawah nilai over All Mean tingkat kemampuan . ,36 < 2,. Saran . Untuk mempertahankan kemampuan petani dalam usahatani kangkung dilokasi penelitian, p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 maka perlu adanya dukungan yang lebih baik terhadap semua pihak terutama untuk pemangku pengambilan kebijakan pembangunan pertanian. Sebelum penyuluh pertanian melakukan penyuluhan kepada petani, penyuluh harus terlebih dahulu mengetahui dan melihat apa yang menjadi masalah prioritas yang dihadapi petani dengan melakukan pendekatan kepada petani. Jakarta: Universitas Terbuka. DAFTAR PUSTAKA