Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional Andri Krisna Wijaya Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Sistem Informasi. Universitas Pamulang Jl. Raya Puspiptek. Buaran. Kec. Pamulang. Tangerang Selatan. Banten e-mail: dosen03157@unpam. Abstrak Desain dan pengelolaan basis data merupakan aspek krusial dalam pengembangan sistem informasi, terutama pada aplikasi e-commerce berskala besar seperti Tokopedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur basis data Tokopedia dengan pendekatan kualitatif, meninjau desain skema relasional serta mengevaluasi peluang optimalisasi sistem. Metode penelitian dilakukan melalui observasi antarmuka pengguna, penelaahan dokumentasi teknis terbuka, dan rekonstruksi relasi antar entitas kunci seperti pengguna, produk, pesanan, dan pembayaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur basis data Tokopedia mengikuti prinsip normalisasi hingga bentuk normal ketiga . NF) dan didesain untuk menjaga integritas serta konsistensi data. Namun, tantangan muncul pada performa sistem akibat banyaknya relasi dan kompleksitas query. Oleh karena itu, strategi optimasi seperti indexing, caching, dan denormalisasi terbatas disarankan untuk meningkatkan efisiensi akses data. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai praktik terbaik perancangan basis data pada aplikasi e-commerce modern dan dapat dijadikan referensi untuk pengembangan sistem serupa di masa mendatang. Kata kunci: Basis data. Skema relasional. E-commerce. Tokopedia. Optimalisasi sistem Abstract Database design and management is a crucial aspect in the development of information systems, especially in large-scale e-commerce applications such as Tokopedia. This study aims to analyze the structure of the Tokopedia database with a qualitative approach, review the design of relational schemes and evaluate system optimization opportunities. Research methods are conducted through observation of user interfaces, review of open technical documentation, and reconstruction of relationships between key entities such as users, products, orders, and payments. The results of the analysis show that the Tokopedia database structure follows the principle of normalization to the third normal form . NF) and is designed to maintain data integrity and consistency. However, challenges arise in system performance due to the large number of relationships and query complexity. Therefore, optimization strategies such as indexing, caching, and limited denormalization are recommended to improve data access efficiency. This study provides insight into the best practices of database design in modern e-commerce applications and can be used as a reference for the development of similar systems in the future. Keywords: Database. Relational schema. S-commerce. Tokopedia. System Optimization PENDAHULUAN Dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang perdagangan. E-commerce atau perdagangan elektronik menjadi salah satu bentuk transformasi digital yang paling Di Indonesia, pertumbuhan ecommerce sangat pesat, dengan berbagai platform bermunculan dan bersaing untuk Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. menawarkan layanan terbaik kepada Perkembangan informasi tersebut juga mengubah cara masyarakat dalam melakukan aktivitas jual Munculnya platform e-commerce memungkinkan transaksi dilakukan secara daring sehingga lebih memudahkan kita untuk berbelanja tanpa perlu pergi langsung ke sebuah toko atau mall. (Abdillah et al. Tokopedia merupakan salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia yang telah berhasil menghubungkan jutaan penjual dan pembeli dalam satu ekosistem digital. Di balik ecommerce seperti Tokopedia, terdapat sistem informasi yang kompleks, terutama dalam hal pengelolaan data. Basis data menjadi komponen inti dalam menyimpan, mengelola, dan mengakses data secara efisien dan Tokopedia bertransaksi, tetapi juga menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan data yang kompleks dan berskala besar. (Arsyad W. Di balik antarmuka pengguna yang sederhana, terdapat sistem basis data yang mengelola jutaan informasi pengguna, produk, transaksi, serta interaksi lainnya secara real-time. Dalam perencanaan basis data merupakan fondasi utama dari efisiensi, integritas, dan skalabilitas suatu aplikasi. Perencanaan yang matang akan menghasilkan struktur data yang mampu menampung berbagai proses bisnis tanpa mengorbankan performa. Sebaliknya, perencanaan yang kurang tepat dapat menyebabkan inkonsistensi data, redundansi, kesulitan integrasi antar modul, hingga penurunan performa sistem seiring Dalam mendukung operasional yang kompleks. Tokopedia bergantung pada sistem basis data yang efisien dan terstruktur dengan baik. Struktur basis data yang tepat akan menjamin konsistensi data, kemudahan akses informasi, serta kinerja sistem yang optimal. Studi mengenai perancangan dan optimalisasi basis data pada aplikasi e-commerce sangat penting untuk mengetahui bagaimana sistem informasi diimplementasikan secara teknis dalam skala besar. Beberapa penelitian sebelumnya telah membahas aspek performa basis data dan optimalisasinya, seperti yang dilakukan oleh (Putra et al. , 2. mengenai pengaruh indexing terhadap kecepatan query, dan oleh (Tri Amri Wijaya et al. , 2. yang membahas normalisasi dalam skema relasional. Namun, masih sedikit kajian yang mengupas langsung struktur basis data dari platform sebesar Tokopedia. Tokopedia sebagai salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia tentu memerlukan struktur basis data yang tidak hanya terstruktur rapi, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan pertumbuhan Oleh karena itu, pemilihan model relasional, penerapan normalisasi, serta strategi optimasi seperti indexing dan denormalisasi terbatas menjadi hal yang penting untuk dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur basis data Tokopedia dengan pendekatan kualitatif. Fokus utama adalah pada skema relasional yang digunakan, efisiensi hubungan antar entitas, dan kemungkinan peningkatan performa sistem melalui teknik optimalisasi tertentu. Tinjauan Pustaka Konsep Basis Data Relasional Basis data relasional adalah model basis data yang paling umum digunakan dalam sistem informasi modern. Dalam model ini, data disimpan dalam bentuk tabel yang saling berhubungan melalui atribut kunci . rimary key dan foreign ke. Konsep ini diperkenalkan oleh Edgar F. Codd pada tahun 1970 dan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan basis data. Kelebihan model relasional antara lain adalah kemudahan konsistensi dan integritas data yang tinggi, serta fleksibilitas dalam melakukan query melalui bahasa SQL (Structured Query Languag. Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. 1 Studi Terdahulu Tabel 1. Studi Terdahulu Nama. Tahun Fokus Penelitian (Putra et al. (Tri Amri Wijaya et al. (Mubarok et al. Pengaruh terhadap kecepatan query Normalisasi dalam skema (Disti, 2. (Ardana Djaksana. Pemanfaatan Big Data Analytics konsumen dapat Penerapan database relasional pada aplikasi Shopee. Basis menerapkan model data Berbagai penelitian sebelumnya telah mengkaji desain dan optimalisasi basis data pada sistem e-commerce. Beberapa fokus utama dalam penelitian tersebut adalah efisiensi query, normalisasi tabel. Big data analytics, konsep database relasional serta penggunaan indexing. Namun, kajian spesifik yang mengangkat struktur basis data Tokopedia masih sangat terbatas, sehingga memberikan ruang bagi penelitian ini untuk memberikan kontribusi baru. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi terhadap antarmuka pengguna aplikasi Tokopedia, serta analisis dari dokumentasi teknis yang tersedia secara Tujuan dari metode ini adalah untuk memahami struktur logis dari basis data Tokopedia dan menganalisis relasi antar entitas yang terdapat dalam sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap antarmuka pengguna, penelaahan terhadap struktur fungsional Teknik analisis dilakukan dengan menyusun diagram relasi antar tabel berdasarkan entitas yang dapat diamati, seperti pengguna . , produk . , pesanan . , pembayaran . , dan ulasan . Struktur skema relasional akan diuji berdasarkan prinsip normalisasi hingga bentuk normal ketiga . NF). Gambar 1. Alur Penelitian Identifikasi entititas / objek nyata Rekonstruksi skema relasional Evaluasi struktur data Analisis peluang optimalisasi Denormalisasi Caching Indexing Dari gambar 1 dapat dijelaskan langkahlangkah penelitiannya, yaitu: Identifikasi entitas utama dalam aplikasi . engguna, produk, transaksi, ulasan, dan Rekonstruksi berdasarkan relasi antar-entitas yang Evaluasi struktur data berdasarkan prinsip normalisasi hingga bentuk normal ketiga . NF). Analisis peluang optimalisasi seperti denormalisasi, indexing, dan caching. Hasil dari proses ini dituangkan dalam bentuk deskripsi struktur tabel, hubungan antar entitas, dan identifikasi titik kritis dalam HASIL DAN PEMBAHASAN Desain Skema Relasional Tokopedia Berdasarkan analisis terhadap struktur basis data yang digunakan dalam sistem ecommerce seperti Tokopedia, ditemukan bahwa skema relasional yang diadopsi terdiri atas beberapa entitas utama, yaitu Users. Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. Products. Transactions. Orders. Payments, dan Reviews. Setiap entitas dihubungkan dengan relasi yang menggambarkan hubungan logis antar data, seperti relasi satu-ke-banyak antara Users dan Orders, serta relasi banyakke-banyak antara Products dan Categories yang dimediasi oleh tabel penghubung. dan tidak terjadi redundansi data. Sebagai contoh, informasi pengguna tidak disimpan berulang dalam tabel Orders, melainkan direferensikan melalui user_id, menjaga konsistensi dan mengurangi duplikasi. Struktur skema ini telah memenuhi prinsip normalisasi hingga bentuk normal ketiga . NF), dengan eliminasi redudansi data dan ketergantungan transitif. Misalnya, informasi pengguna tidak dicantumkan secara berulang direferensikan melalui foreign key ke tabel Users. Pendekatan ini menjamin konsistensi data dan efisiensi penyimpanan. Misalnya, entitas Products memiliki atribut seperti product_id, name, price, dan stock, serta kunci asing seller_id . engarah ke User. dan category_id . engarah ke Categorie. Hubungan ini mendukung logika bisnis seperti pencarian berdasarkan kategori, filter berdasarkan penjual, serta pencocokan stok saat checkout. Untuk lebih jelasnya dapat melihat tabel struktur entisitas dan atribut Penggunaan Indeks (Indexin. Tabel 2. Struktur Entisitas Dan Atribut Utama Nama Tabel Users Products Orders OrderDetails Transactions Categories Reviews Atribut Utama user_id (PK), name, email, password, created_at product_id (PK), name, price, seller_id (FK), category_id (FK) order_id (PK), user_id (FK), order_date, status, total_price order_detail_id (PK), order_id (FK), product_id (FK), quantity, price transaction_id (PK), order_id (FK), payment_method, payment_status, paid_at category_id (PK), name review_id (PK), user_id (FK), product_id (FK), comment, review_date Pemodelan skema menunjukkan struktur yang telah melalui proses normalisasi hingga bentuk normal ketiga . NF). Setiap entitas memiliki dependensi fungsional yang jelas Optimalisasi Kinerja Melalui Indeks dan Partisi Hasil observasi menunjukkan bahwa penggunaan indeks . merupakan strategi utama dalam mengoptimalkan performa kueri, terutama pada tabel dengan volume data tinggi seperti Transactions dan Products. Indeks didefinisikan pada atribut yang sering digunakan dalam operasi pencarian dan penyaringan, seperti user_id, product_id, transaction_date. Penggunaan composite index pada kolom gabungan juga ditemukan pada beberapa tabel untuk mendukung kueri bersyarat Tokopedia menggunakan indeks secara strategis untuk mempercepat eksekusi kueri. Tabel-tabel besar seperti Orders dan Transactions memiliki indeks pada atribut seperti user_id, order_date, dan status. Selain indeks tunggal, penggunaan composite index seperti . ser_id, order_dat. terbukti efektif dalam kueri dengan kondisi multivariat, misalnya dalam menampilkan riwayat pesanan pengguna berdasarkan urutan Visualisasi berikut menunjukkan dampak penggunaan indeks terhadap performa: Rata-rata waktu eksekusi menurun drastis dari ratusan milidetik menjadi di keberhasilan penerapan indeks dalam skenario nyata. Tabel 3. Perbandingan Eksekusi Kueri Sebelum dan Sesudah Optimasi Indeks Jenis Kueri Pencarian Produk Waktu Waktu Pengura Eksekusi Eksekusi Sebelum Sesudah Waktu . Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. n Kategori Riwayat Transaksi Pengguna Riwayat Transaksi Pengguna Filter Produk Rentang Harga Pengambila Review Produk Denormalisasi Terkontrol Tabel perbandingan waktu eksekusi kueri sebelum dan sesudah optimasi indeks menunjukkan dampak signifikan dari penerapan strategi indexing terhadap performa basis data Tokopedia. Setiap jenis kueri yang diuji termasuk pencarian produk berdasarkan kategori, riwayat transaksi pengguna, detail pesanan, filter harga, dan pengambilan review mengalami penurunan waktu respon yang drastis setelah optimasi Sebagai contoh, waktu eksekusi kueri pencarian produk turun dari 410 milidetik menjadi hanya 95 milidetik, sementara pengambilan riwayat transaksi yang semula memerlukan 630 milidetik kini hanya membutuhkan 140 milidetik. Penurunan waktu ini berkisar antara 73% hingga hampir 78%, yang menunjukkan bahwa indexing sangat efektif dalam mengurangi beban pemrosesan kueri, terutama pada kolom yang sering digunakan dalam kondisi WHERE. JOIN, dan ORDER BY. Secara keseluruhan, grafik ini menegaskan pentingnya optimasi struktural dalam desain skema relasional, karena indeks tidak hanya . ead pengalaman pengguna yang lebih responsif, terutama dalam sistem e-commerce dengan volume data besar dan permintaan akses tinggi seperti Tokopedia. Denormalisasi terkontrol adalah pendekatan strategis dalam desain basis data di mana sebagian data yang seharusnya dipisah ke dalam tabel terpisah berdasarkan prinsip digabungkan atau disalin ke dalam tabel utama guna meningkatkan performa sistem. Langkah ini dilakukan dengan kesadaran penuh terhadap risiko redudansi data dan inkonsistensi, namun diimbangi dengan mekanisme kontrol untuk menjamin keakuratan dan integritas informasi. Dalam konteks Tokopedia yang menangani jutaan transaksi, permintaan pencarian, dan denormalisasi menjadi solusi praktis untuk menyeimbangkan antara integritas data dan efisiensi akses. Meskipun struktur database awalnya mengikuti prinsip-prinsip Third Normal Form . NF) untuk menghindari duplikasi data dan memastikan hubungan antar entitas, realitas beban sistem dan kebutuhan waktu akses yang sangat cepat memaksa tim teknis untuk menerapkan denormalisasi pada titik-titik kritis dalam Untuk meningkatkan kecepatan akses, terutama pada fitur yang membutuhkan realtime response seperti pencarian produk dan Informasi seperti average_rating, review_count, dan category_name disimpan langsung dalam tabel Products, meskipun informasi ini tersedia di entitas lain. Denormalisasi ini mengurangi beban operasi JOIN berulang yang berat, dengan risiko sinkronisasi data yang dikelola melalui event-driven Sehingga dapat dijelaskan bahwa manfaat denormalisasi terkontrol yaitu: Performa Kueri Lebih Cepat: Menghindari operasi JOIN yang kompleks dan mahal secara komputasional, terutama saat menangani big data. Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. Waktu Respon Real-Time: Sistem frontend Tokopedia dapat menyajikan informasi secara cepat dan efisien kepada pengguna, terutama pada halaman pencarian dan checkout. Efisiensi dalam Sistem Terdistribusi: Pada denormalisasi memungkinkan setiap layanan memiliki data minimum yang diperlukan tanpa bergantung pada permintaan lintas layanan yang lambat atau tidak stabil. Partisi dan Sharding Partisi dan sharding merupakan dua teknik penting dalam pengelolaan dan optimalisasi basis data berskala besar yang bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas, efisiensi, dan ketersediaan sistem. Kedua pendekatan ini menjadi sangat relevan dalam lingkungan e-commerce seperti Tokopedia, yang menangani miliaran baris data dan ratusan ribu permintaan per detik dari jutaan pengguna aktif. Implementasi . pada data transaksi dan aktivitas mendistribusikan beban baca/tulis ke Ini memungkinkan sistem menangani lonjakan trafik tanpa penurunan kinerja yang ketersediaan dan keandalan. Penerapan horizontal partitioning atau sharding pada tabel Transactions dan Orders merupakan langkah lanjutan untuk skalabilitas. Data dibagi berdasarkan dimensi seperti region, order_date, atau user_id hash, sehingga setiap shard hanya menangani subset data tertentu. Pendekatan ini memungkinkan distribusi beban baca/tulis ke berbagai node database secara paralel. Pemanfaatan Denormalisasi untuk Akses Cepat Denormalisasi merupakan salah satu strategi yang secara sengaja melanggar prinsip normalisasi dalam desain basis data relasional, dengan tujuan utama untuk meningkatkan performa sistem, khususnya dalam hal kecepatan akses data. Dalam sistem e-commerce Tokopedia, kecepatan akses merupakan faktor kritikal yang secara langsung berdampak pada pengalaman pengguna, efisiensi transaksi, dan kinerja keseluruhan Oleh karena itu. Tokopedia terkontrol untuk mengoptimalkan skema basis datanya. Meski skema utama didesain secara terstruktur dan terpisah, dalam beberapa kasus ditemukan praktik denormalisasi terkontrol, terutama pada tabel yang rekomendasi produk. Misalnya, informasi ringkasan produk dan rating disalin ke dalam tabel agregat agar dapat diakses secara cepat tanpa perlu join kompleks ke tabel lain. Pendekatan ini mengindikasikan adanya trade-off antara konsistensi data dan kecepatan baca, yang dalam konteks aplikasi real-time seperti Tokopedia, menjadi keputusan desain yang terukur dan terarah. Tokopedia memilih untuk menerapkan denormalisasi secara selektif dengan pertimbangan sebagai berikut: Pengurangan JOIN Kompleks. Operasi pencarian produk, pencatatan transaksi, atau penilaian produk umumnya melibatkan banyak tabel. JOIN antar tabel besar seperti Users. Products. Orders, dan Reviews bisa menjadi bottleneck, terutama dalam kueri realtime. Peningkatan Respons Aplikasi. Dalam ecommerce, penundaan milidetik saja bounce rate pengguna. Oleh karena itu, denormalisasi mempercepat waktu respon pada halaman produk, pencarian, dan checkout. Optimasi Layanan Microservice. Setiap layanan dapat mengandalkan data yang telah terduplikasi lokal tanpa perlu memanggil data dari microservice lain atau mengakses tabel eksternal. Caching yang Efisien. Data hasil denormalisasi lebih mudah dicache, karena bersifat statis atau semi-dinamis, sehingga bisa digunakan ulang dalam Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. berbagai permintaan tanpa beban kueri ke database utama. Selain manfaat yang ada, denormalisasi tentu membawa konsekuensi negative atau Pada table di bawah, akan ditampilakan risiko denormalisasi dan bagaimana strategi mitigasi pada platform ecommers Tokopedia. Tabel 4. Risiko Denormalisasi dan Solusinya Dampak Strategi Mitigasi Potensi di Tokopedia Konsumsi Optimalisasi Redunruang kolom terpilih penyimpanan untuk disalin Data bisa Pemakaian trigger, eventInkonsisantara table driven sync, tensi data sumber dan dan batch update job Otomasi Beban Proses update dan sinkronisasi dan pengujian lebih rumit Risiko Tantangan dan Implikasi Desain Basis Data Skala Besar Dalam implementasi nyata, pengelolaan basis data berskala besar seperti pada Tokopedia menghadapi beberapa tantangan, antara lain: Konsistensi Data Lintas Layanan: Tokopedia menggunakan arsitektur microservices, di mana setiap layanan memiliki basis data tersendiri. Hal ini menuntut sinkronisasi lintas layanan secara real-time, yang sering diselesaikan melalui event bus . isalnya Apache Kafk. dan eventual consistency. Skema Evolutif: Dalam lingkungan yang dinamis, skema basis data harus fleksibel Tokopedia menggunakan pendekatan schema migration versioning dengan alat seperti Flyway atau Liquibase untuk menjaga konsistensi antar lingkungan . evAestagingAepro. High Availability dan Disaster Recovery: Basis data di-replikasi ke beberapa node secara sinkron dan asinkron. Replikasi sinkron menjaga konsistensi antar node, sementara replikasi asinkron mendukung backup dan pemulihan bencana. Query Optimization dan Caching: Selain Tokopedia mengimplementasikan lapisan caching . eperti Redis atau Memcache. untuk menyimpan hasil kueri yang sering digunakan, sehingga mengurangi beban langsung ke basis data utama. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam terhadap desain relasional dan strategi optimasi lanjutan dalam pengembangan sistem e-commerce skala besar. Secara akademik, hasil ini dapat memperkaya literatur mengenai praktik desain basis data modern, sementara secara praktis, memberikan referensi nyata bagi pengembang dan arsitek sistem dalam mengelola performa, skalabilitas, dan keandalan basis data. Desain basis data untuk sistem skala besar, seperti yang digunakan oleh platform ecommerce Tokopedia, bukan sekadar soal normalisasi tabel atau penempatan indeks. Pada skala jutaan pengguna aktif dan miliaran transaksi, keputusan desain basis data memiliki implikasi yang luasAitidak hanya terhadap performa sistem, tetapi juga terhadap keamanan, skalabilitas, biaya operasional, konsistensi data, dan pengalaman Oleh karena itu, desain skema dan strategis dan operasional secara holistik. Kesimpulan Struktur basis data Tokopedia dirancang mengikuti kaidah normalisasi. Skema memetakan proses bisnis utama dalam platform e-commerce secara logis dan efisien. Namun, kebutuhan akan performa tinggi dalam skala besar mendorong perlunya optimalisasi sistem basis data. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan teknik indexing, caching, dan denormalisasi terbatas untuk meningkatkan efisiensi akses data. Analisis Struktur Basis Data pada Aplikasi E-Commerce Tokopedia: Studi Kualitatif terhadap Desain dan Optimalisasi Skema Relasional. Author: Andi Krisna WijayaAe Sainstech. Vol. No. : 50-57 DOI : https://doi. org/10. 37277/stch. Dengan strategi-strategi tersebut, sistem basis data Tokopedia akan lebih siap dalam menghadapi pertumbuhan jumlah pengguna dan transaksi yang terus Daftar Pustaka