3782 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Pengaruh Literasi Ekonomi Terhadap Inovasi Dengan Keterampilan Wirausaha Sebagai Mediasi Pada Jakpreneur Hana Nabilla1. Suparno2. Karuniana Dianta Arfiando Sebayang 3 Universitas Negeri Jakarta Email: hananabilla890@gmail. Article History: Received: 01 Desember 2024 Revised: 30 Desember 2024 Accepted: 03 Januari 2025 Keywords: Literasi Ekonomi. Inovasi. Keterampilan Wirausaha. UMKM. PENDAHULUAN Abstract: Pada berbagai bidang seperti bidang politik, ekonomi, teknologi dan sosisl yang saling berlangsung sangat cepat. Perkembangan yang telah terjadi membuat masyarakat merasakan dampak yang begitu terasa khususnya dalam bidang Pelaku Usaha Mikro. Kecil. Menengah (UMKM) menjadi salah satu pelaku kegiatan ekonomi yang harus menghadapi persaingan dan tantangan tersebut. Tujuan penelitian ini dilakukan agar mengetahui sejauh mana inovasi UMKM pada Jakpreneur dengan penyesuaian kedan ekonomi usahanya dan keterampilan yang dilakukan oleh Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yaitu mengumpulkan data berupa angka yang diolah dan dianalisis untuk mendapatkan suatu informasi dari angka angka tersebut. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa literasi ekonomi dan keterampilan wirausaha berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap inovasi, serta keterampilan wirausaha memediasi pengaruh tidak langsung antara literasi ekonomi dan inovasi pada UMKM Jakpreneur Jakarta Selatan. Bahwa semakin tinggi akan literasi ekonomi dan keterampilan wirausaha maka inovasi suatu usaha dalam menjalankan usahanya akan semakin baik. Perubahan yang dirasakan berjalan dengan pesat, baik dalam bidang politik, teknologi, sosial maupun ekonomi yang tentunya saling berkesinambungan. Perkembangan yang telah terjadi membuat masyarakat merasakan dampak yang begitu terasa khususnya dalam bidang ekonomi. Dapat diketahui pada sistem ekonomi pasar bebas, terdapat persaingan yang begitu ketat. Pihak yang kuat dengan daya beli yang banyak, akan menjadi pemenang dalam persaingan dan dapat menguasai pasar. Namun, pihak yang lemah dengan daya beli yang sedikit, maka akan kalah dalam menghadapi persaingan dan sejalannya waktu akan tersisih atau teralihkan dari lingkup pasar tersebut. Pelaku Usaha Mikro. Kecil. Menengah (UMKM) menjadi salah satu pelaku a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 kegiatan ekonomi yang harus menghadapi persaingan dan tantangan tersebut. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) mengalami sejumlah kesulitan, antara lain buruknya branding, pemasaran, dan penetrasi pasar. Selain itu, pelaku UMKM perlu menyesuaikan diri dengan iklim usaha dan mampu membangun jaringan dengan UMKM lain dan pelaku usaha lain pada Akibatnya. UMKM memerlukan kemudahan akses terhadap informasi dan teknologi, serta permasalahan finansial. Selain itu, dapat dikatakan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas permasalahan ini adalah pemerintah dan juga pelaku UMKM. (Sri & Ahmad, 2. Dengan memberlakukan undang-undang yang sesuai dengan kondisi saat ini, pemerintah dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi UMKM. Pembuatan RUU Cipta Kerja merupakan salah satu inisiatif pemerintah. Dalam RUU ini, penciptaan lapangan kerja diartikan sebagai upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menciptakan lapangan kerja. Saat ini, tingkat UMKM semakin bertambah setiap tahunnya dan menciptakan hal yang positif untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan Pernyataan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61%. Hal ini menunjukan bahwa UMKM memberikan kontribusi yang besar untuk perekonomian di Indonesia dan berpotensi akan meningkat apabila UMKM dikembangkan (Haryo Limanseto, 2. Gambar 1. Tingkat Jumlah UMKM di Indonesia Kementerian Koperasi dan UMK mencatat bahwa jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun 2015 sampai 2019 terus megalami peningkatan. Pada tahun 2019 jumlah UMKM mencapai 65,47 juta unit, jumlah tersebut meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebesar 64,19 juta unit. Jumlah tersebut mencapai 99,99% dari total usaha yang ada di Indonesia yang artinya sebagian besar usaha yang ada di Indonesia dikuasai oleh UMKM. Tabel 2. Jumlah dan Tingkat Pertumbuhan UMKM di Indonesia Tahun Jumlah UMKM 65,47 65,46 (Jut. Pertumbuhan (%) 1,98% -2,24% 2,28% Kadin Indonesia memperoleh data yaitu jumlah dan tingkat pertumbuhan UMKM di Indonesia pada tahun 2020 jumlah UMKM menurun dibandingkan tahun 2019 menjadi 64 juta unit dengan tingkat pertumbuhan yang menurun drastis hingga -2,24%. Akibat adanya covid-19. Namun pada tahun 2021 UMKM mampu bangkit dengan bertambahnya jumlah menjadi 65,46 juta unit dan pertumbuhan yang juga meningkat menjadi 2,28%. Oleh karena itu, hal ini harus mendapatkan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 perhatian lebih oleh pemerintah karena tantangan kedepan yang harus diatasi bersama adalah terkait inovasi, perizinan, pembiayaan, sumber daya manusia dan pemerataan pembinaan (Indonesia, 2. Literasi ekonomi sangat penting bagi Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) karena memudahkan pengorganisasian dan pengelolaan keuangan. Literasi ekonomi merupakan langkah awal menuju pemahaman ekonomi, yang memungkinkan UMKM mengambil keputusan terbaik demi kesuksesan ekonomi. Selain itu, literasi ekonomi merupakan salah satu alat yang dapat mengubah tindakan masyarakat dari tidak cerdas menjadi pintar (Haryono, 2. Untuk dapat mengetahui apakah literasi ekonomi tersebut sudah berjalan dan dilakukan oleh para pelaku UMKM maka memerlukan keterampilan Wirausaha dalam menjalankan ekonomi usahanya. Sumber daya manusia tentunya harus memiliki kemampuan agar dianggap berkualitas dan kompeten untuk mengelola suatu perusahaan atau organisasi secara efektif. Pelaku usaha dapat mengelola dan menyusun rencana bisnis serta bersaing dengan kompetitor lainnya apabila mampu menerapkan bakat wirausaha, terus berinovasi, dan menawarkan nilai pada produknya. Wirausaha sukses akan mampu menyediakan produk yang inovatif dan menarik, cepat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan, mengevaluasi masalah penjualan untuk menjaga hubungan pelanggan, dan mengutamakan kualitas produk untuk meningkatkan pangsa pasar dan menarik pelanggan (Nugroho & Iryanti, 2. Oleh karena itu, untuk membangun sebuah usaha memerlukan keterampilan agar usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Dan hal ini di imbangi dengan membaca keadaan ekonomi pada usaha tersebut atau literasi ekonomi agar usaha yang dijalankan sesuai dengan kondisi ekonomi yang ada. LANDASAN TEORI Definisi Inovasi Secara umum sebuah proses yang dimulai dengan menciptakan ide, menjalankan proses pengembangan dengan ide tersebut, dan juga menghasilkan pengenalan sebuah produk baru, proses baru, ataupun jasa atau layanan baru untuk konsumen. Inovasi juga dapat dipahami sebagai kemampuan untuk mengubah input menjadi output sebagai upaya implementasi pasar sehingga hasil kerja adalah keberhasilan pasar inovasi. Kemampuan berinovasi mempunyai konsekuensi langsung terhadap kemampuan bersaing pada tingkat individu, korporasi, regional, dan nasional. Nilai-nilai yang diterapkan oleh inovasi sering kali diwujudkan dalam cara-cara baru dalam melakukan sesuatu atau produk dan proses baru yang berkontribusi terhadap (Ali & Icuk Rangga Bawono, 2. ) Definsi UMKM Usaha mikro, kecil dan menengah berdasarkan UU No. 11 Tahun 2020 yaitu, usaha mikro adalah usaha produktif milik perorangan atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro. Usaha kecil adalah usaha produktif yang berdiri sendiri, dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar. Usaha menengah usaha produktif yang berdiri sendiri dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan (Windusancono, 2. Berdasarkan beberapa pendapat mengenai pengertian dan konsep inovasi di atas dapat disimpulkan bahwa perkembangan usaha adalah ide dan pengetahuan yang diimplementasikan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 pada produk, proses serta layanan yang dikembangkan secara signifikan. Literasi Ekonomi (X. ) Definisi Literasi National Institute for Literacy mendefinisikan bahwa Literasi adalah kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan. Sedangkan, menurut Education Development Center menyatakan bahwa Literasi adalah kemampuan yang dimiliki individu untuk menggunakan potensi dan skill yang dimiliki, lebih dari sekedar baca dan tulis (Ibdullah Malawi. Dewi Triyasani, 2. Lalu, menurut alberta Literasi adalah kemampuan untuk menambah pengetahuan, keterampilan, memiliki pikiran yang kritis, mampu memecahkan masalah, berkomunikasi dengan efektif dan mengembangkan potensi serta berpartisipasi untuk Masyarakat. Oleh karena itu, literasi bukan hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis (Aziz, 2. Dalam penelitian ini, literasi dapat di maksudkan dengan proses kegiatan membaca keadaan. Definisi Ekonomi Menurut McEarchen Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku individu dan masyarakat untuk menetukan pilihan atas sumber daya dalam meningkatkan kualitas hidupnya (Sina, 2. Selain itu. Ekonomi adalah studi tentang cara masyarakat mengalokasikan sumber daya untuk memenuhi kebutuhannya. Kemampuan literasi setiap individu ada pada pikirannya, sehingga seseorang yang literat yaitu orang yang mampu membaca situasi dengan pikirannya. Oleh karena itu, literasi ekonomi harus dimiliki setiap individu karena setiap orang dalam kehidupannya akan senantiasa bersentuhan dengan masalah ekonomi (Marsh. C, 2. ) Pengertian Literasi Ekonomi Literasi Ekonomi adalah Kemampuan individu untuk menggunakan konsep ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraannya. Pada hal ini, kemampuan merujuk kepada pemahaman literasi ekonomi berkesinambungan dengan keuangan sehingga literasi keuangan merupakan bagian dari literasi ekonomi. Salah satunya seperti keadaan sedang inflasi, uang merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Oleh karena itu, dengan adanya literasi ekonomi dapat membantu individu menjadi pelaku ekonomi yang lebih baik karena perekonomian mempengaruhi komponen dalam kehidupan dan literasi ekonomi memfasilitasi pemahaman interaksi tersebut (Mathews, 1. Dengan itu. Adam Smith menyatakan AuMasyarakat kapitalistik dan rasional umumnya baru membeli dan mengkonsumsi sesuatu ketika mereka membutuhkan, dan itu dengan pertimbangan yang serba rasional, mengakulasi untung rugi, dan dibayangkan masyarakat senantiasa mencari komoditas dengan harga yang terendah karena disitulah sifat rasional masyarakat bekerjaAy. Dan tidak dapat dipungkiri bahwa literasi ekonomi memegang peranan penting dalam perekonomian, bila masyarakat memiliki pikiran yang cerdas maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam penelitian ini, yang dimaksud literasi ekonomi yaitu kegiatan dan kemampuan yang harus dimiliki setiap individu dalam menjalankan kegiatan ekonominya, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan membuat keputusan yang tepat dalam mengelola ekonomi agar memperoleh kesejahteraan. Keterampilan Wirausaha (X. Pengertian Keterampilan Menurut Chung dan Megginson keterampilan adalah sifat, pengetahuan serta kemampuan pribadi dari individu yang relevan dalam menjalankan tugasnya secara efektif (Irawan & Mulyadi. Lalu, menurut Dunneth Keterampilan merupakan pengetahuan yang didapatkan dan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 dikembangkan melalui latihan yang dilakukan dan pengalaman dengan melakukan berbagai tugas (Latipah, 2. Ketermapilan juga suatu hal yang didadalamnya terdapat kecakapan dalam penyelesaian tugas. ) Pengertian Wirausaha Menurut J. B Say Wirausaha didefinisikan sebagai AuPergeseran sumber daya ekonomi dari daerah rendah ke wilayah dengan produktivitas dan keuntungan yang lebih tinggiAy. Lalu, menurut Drucker seseorang yang jiwa memiliki wirausaha selalu mencari perubahan, merespon perubahan tersebut dan mengubahnya menjadi kesempatan (Drucker, 1. Selain itu wirausaha merupakan individu yang kreatif dan inovatif yang mampu meningkatkan kesejahteraannya dan Masyarakat ) Definisi Keterampilan Wirausaha Dalam mengelola usaha wirausaha memerlukan keterampilan dan pengetahan mengenai strategi penjualan bukan hanya mengandalkan insting dan pengalaman saja. Sehingga berdasarkan hal tersebut wirausaha perlu melakukan manajemen usahanya dengan perencanaan usaha, pengorganisasian, implementasi, serta pengendalian usaha untuk membangun dan mengembangkan usaha yang dilakukan (Hasibuan et al. , 2. Keterampilan wirausaha didefinisikan sebagai sifat, pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki oleh wirausaha dalam menjalankan usahanya untuk mengendalikan, mengkordinasi dan merencanakan usaha tersebut agar menciptakan produk dengan peluang usaha yang sesuai dengan masyarakat. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu metode penelitian yang menghasilkan informasi yang terukur. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder melalui instansi terkait dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui metode survei dimana dalam pengumpulan datanya bisa menggunakan kuesioner dan wawancara yang didapat dari sampel berupa orang, yang mana dari data tersebut akan dapat mewakili suatu populasi tertentu. Pada penelitian ini akan menggunakan teknik purposive sampling dengan menetapkan kriteria UMKM yaitu UMKM yang tergabung dalam Jakpreneur Jakrta Selatan dengan populasi terjangkau kecamatan Tebet. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini berisi Variabel independen, yaitu Literasi Ekonomi (X. dan Keterampilan Wirausaha (Z) sebagai Variabel mediasi. Lalu. Variabel dependen yaitu Inovasi UMKM (Y). Penelitian ini dilakukan pada 100 UMKM yang berada di Wilayah Khusus Jakarta Selatan dengan populasi terjangkau kecamatan tebet dengan karakteristik responden Tabel 1. Karakteristik Responden Penelitian Identitas Responden Kategori Jumlah Persentase (%) Jenis Kelamin Usia Laki-Laki Perempuan 25 orang 75 orang 1 orang 4 orang 67 orang 22 orang 6 orang Sumber: Data diolah oleh penulis . ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Hasil Penelitian Pengukuran uji outer model sebagai alat untuk memastikan kelayakan atau sebaliknya. Tahap ini digunakan sebgai model yang menjelaskan hubungan antara variabel laten dengan indikatornya yang terdiri dari Uji validitas (Converegent Validity dan Dicriminant Validit. dan Uji Reliabilitas (Cronbach Alpha dan Composite Reliabilit. Berikut adalah gambar diagram model utama dan analisis outer model. Gambar 2. Path Coefficient Output Sumber: Data diolah oleh penulis . Tabel 2. Path Coefficient Output Indikator Inovasi UMKM INOV1 INOV10 INOV2 INOV3 INOV4 INOV5 INOV6 INOV7 INOV8 INOV9 KW4 KW6 KW7 KW8 LE1 LE2 LE4 LE5 0,723 0,768 0,728 0,721 0,818 0,833 0,768 0,788 0,848 0,801 Keterampilan Wirausaha Literasi Ekonomi Keterangan 0,727 0,780 0,806 0,744 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 0,676 0,876 0,884 0,824 Sumber: Data diolah oleh penulis . Berdasarkan data diatas, nilai outer loading menunjukan angka diatas 0,7 sehingga dapat dikatakan bahwa item penyataan yang digunakan valid karena sesuai dengan teori nilai outer loading yaitu > 0,7. Namun, pada pernyataan KW4 < 0,7 akan tetapi menurut Hair et al . nilai outer loading dapat diterima apabila > 0,6 dan sudah dikatakan valid (Hair et al. , 2. Oleh karena itu, nilai outer loading pada penelitian ini dikatakan valid. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Uji Convergent Validity dengan AVE Berdasarkan hasil dari outer loading pada Tabel 4. 2 di atas dapat disimpulkan bahwa keseluruhan dari hasil indikator dari variable literasi ekonomi, keterampilan wirausaha dan inovasi UMKM mempunyai nilai outer loading yang menunjukan bahwa seluruh variable telah Selanjutnya setelah menguji validitas menggunakan outer loading uji validitas juga dilakukan menggunakan nilai Average Variance Extracted (AVE). berikut adalah tabel uji convergent validity dengan nilai AVE. Tabel 3. Hasil Uji Convergent Validity dengan AVE Variabel Avarage Variance Extracted (AVE) Inovasi UMKM 0,610 Keterampilan Wirausaha 0,671 Literasi Ekonomi 0,585 Sumber: Data diolah oleh penulis . Berdasarkan Tabel 4. 3 di atas menunjukan bahwa nilai avarage variance extracted (AVE) > 0,5 yang berarti semua variabel mempunya konstruk validitas yang baik. bahwa nilai AVE pada variable literasi ekonomi sebesar 0,585, keterampilan wirausaha 0,671, dan Inovasi UMKM 0,610 nilai seluruh indikator lebih besar dari 0,50 maka dapat disimpulkan bahwa semua indikator dalam penelitian ini telah valid. Uji Discriminant Validity Hasil uji ini dapat dilihat dengan menggunakan metode the fornell-larcker, yaitu dengan membandingkan nilai AVE dengan struktur model lainnya, validitas diskriminan dapat dikatakan baik jika nilai akar AVE lebih tinggi dibandingkan nilai variabel lainnya. Lalu. Cross Loading dengan prinsip bahwa indikator pada suatu konstruk berkorelasi tinggi terhadap konstruknya dan berkorelasi rendah ataupun tidak berkorelasi pada indikator konstruk yang lainnya. Tabel 4. Hasil Uji Fornell Ae larcker Variabel Inovasi Keterampilan UMKM Wirausaha Inovasi UMKM 0,781 Keterampilan Wirausaha 0,726 0,819 Literasi Ekonomi 0,770 0,717 Sumber: Data diolah oleh penulis . Literasi Ekonomi 0,765 Berdasarkan Tabel di atas, dapat dilihat validitas diskriminannya baik karena nilai akar AVE setiap variabel lebih besar dari nilai korelasi variabel lainnya kecuali pada variabel literasi ekonomi, dimana nilai korelasi variabel lainnya yaitu 0,770 lebih tinggi dari nilai akar AVE yaitu 0,722. Tabel 5. Hasil Uji Cross Loading Indikator INOV1 INOV10 INOV2 INOV3 INOV4 INOV5 INOV6 INOV7 INOV8 Inovasi UMKM 0,723 0,768 0,728 0,721 0,818 0,833 0,768 0,788 0,848 Keterampilan Wirausaha 0,615 0,480 0,546 0,566 0,581 0,569 0,549 0,571 0,593 Literasi Ekonomi 0,577 0,539 0,579 0,570 0,573 0,584 0,577 0,563 0,707 a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 INOV9 KW4 KW5 KW6 KW7 KW8 LE1 LE2 LE4 LE5 0,801 0,431 0,629 0,552 0,717 0,464 0,550 0,685 0,637 0,581 0,676 0,876 0,884 0,824 0,539 0,581 0,571 0,503 Sumber: Data diolah oleh penulis . 0,710 0,452 0,662 0,559 0,640 0,727 0,780 0,806 0,744 0,539 Berdasarkan data Tabel di atas menunjukan bahwa nilai cross loading pada variabel inovasi UMKM. Keterampilan Wirausaha dan Literasi Ekonomi berkorelasi tinggi terhadap konstruknya dan berkorelasi rendah terhadap variabel lain Uji Reliabiltas Untuk mengukur konsistensi dan stabilitas alat ukur atau instrumen penelitian yang menunjukan akurasi dan ketepatan alat ukur dalam melakukan pengukuran. Nilai yang digunakan untuk mendapatkan reliabilitas terdiri dari Composite Reliability dan CronbachAos Alpha yang harus melibihi 0,70. Tabel 6 Hasil Uji CronbrachAos Alpha dan Composite Reliability Variabel CronbachAos Alpha Composite Reliability . Inovasi UMKM 0,928 0,930 Keterampilan Wirausaha 0,834 0,856 Literasi Ekonomi 0,764 0,769 Sumber: Data diolah oleh penulis . Composite Reliability . 0,940 0,890 0,849 Berdasarkan data pada tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai CronbachAos Alpha dan Composite Reliability (CR) pada seluruh variabel telah di atas 0,7. Dapat disimpulkan menunjukan tingkat stabilitas dan konsistensi yang tinggi dari instrumen yang digunakan. Kesimpulannya adalah konstruksi penelitian ini merupakan instrumen pengukuran yang sessuai dan memiliki reliabilitas Hasil Analisis Structural Model (Inner Mode. Analisis inner model dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel laten eksogen . terhadap variabel laten endogen . Langkah awal untuk menguji model Struktural adalah melakukan pemeriksaan Multikolinearitas dengan melihat nilai Variance Inflation Factor (VIF). Setelah dipastikan bahwa model tidak terdapat masalah Multikolinearitas, maka setelah itu dilakukan evaluasi lebih lanjut dengan melihat nilai Coefficient of determination (R. dan Effect size . Lalu, mengukur Goodnes of Fit Index (GoF). Uji Variance Inflation Factor (VIF) Variance Inflation Factor (VIF) adalah Pengujian kolinearitas untuk membuktikan korelasi yang kuat atau tidak antar variabel. Apabila nilai VIF >5 maka terdapat permasalahan, namun jika nilai VIF <5 maka tidak terdapat permasalahan. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Tabel 7. Hasil Uji Variance Inflation Factor Indikator INOV1 INOV10 INOV2 INOV3 INOV4 INOV5 INOV6 INOV7 INOV8 INOV9 KW4 KW6 KW7 KW8 LE1 LE2 LE4 LE5 VIF 3,303 2,366 3,389 2,091 3,305 3,317 2,340 2,744 3,713 2,635 1,366 2,807 3,044 1,711 1,542 1,684 1,642 1,472 Sumber: Data diolah oleh penulis . Berdasarkan pada tabel di atas, dapat dijelaskan bahwa seluruh variabel literasi ekonomi, keterampilan wirausaha dan inovasi UMKM memiliki nilai VIF <5. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat permasalahan pada model korelasi. 2 Uji R-Squared (R. ` Nilai R-Square (R. dapat dilakukan untuk mengetahui besarnya ukuran nilai variasi variabel endogen yang dapat dijelaskan oleh variabel eksogen. Analisis ini juga dilakukan untuk mengetahui kebaikan model persamaan struktural. Semakin kuat persamaan struktural maka semakin besar kemampuan variabel eksogen dalam menjelaskan variabel endogen dengan besarnya nilai R-Square Tabel 8. Hasil Uji R-Squared (R. Variabel Inovasi UMKM Keterampilan Wirausaha R-Square 0,655 0,513 R-Square Adjusted 0,648 0,508 Sumber: Data diolah oleh penulis . Keterangan Moderat . Moderat . Berdasarkan data pada tabel 8 dapat di atas, dapat dijelaskan sebagai berikut: Kemampuan variabel Inovasi UMKM sebesar 0,655 yang berarti bahwa variabilitas konstruk Keterampilan Wirausaha dan Literasi Ekonomi sebesar 65,5% sedangkan nilai sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar yang diteliti. Menurut Chin . nilai R-Square dikatakan kuat apabila > 0,67 dan moderat jika > 0,33 tetapi < 0,67 serta lemah apabila < 0,33. Oleh karena itu, variabel inovasi UMKM dikatakan pengaruhnya moderat . ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Kemampuan variabel Keterampilan Wirausaha sebesar 0,513 yang berarti bahwa variabilitas konstruk Inovasi UMKM dan Literasi Ekonomi sebesar 51,3% sedangkan nilai sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar yang diteliti. Maka variabel keterampilan wirausaha pengaruhnya moderat . Uji Effect Size . Nilai f2 dipergunakan untuk penilai dampak relatif dari variabel eksogen terhadap variabel Apabila nilai effect size 0,02. 0,15 dan 0,35 maka pengaruhnya kecil, sedang dan besar. Tabel 9. Hasil Uji Effect Size . Pengaruh Kategori Literasi Ekonomi (X. > 0,374 Pengaruh besar Inovasi UMKM (Y) Keterampilan Wirausaha (Z)> 0,180 Pengaruh sedang Inovasi UMKM (Y) Literasi Ekonomi (X. > 1,055 Pengaruh besar Keterampilan Wirausaha (Z) Sumber: Data diolah oleh penulis . Berdasarkan data pada tabel 9 di atas, dapat dijelaskan bahwa: Pengaruh Literasi Ekonomi terhadap Inovasi UMKM nilai F-Square sebesar 0,374 yang berarti berpengaruh besar. Pengaruh Keterampilan Wirausaha terhadap Inovasi UMKM nilai F-Square sebesar 0,180 yang berarti berpengaruh sedang. Pengaruh Literasi Ekonomi terhadap Keterampilan Wirausaha nilai F-Square sebesar 1,055 yang berarti berpengaruh besar. Effect size pada variabel mediasi dapat dihitung secara manual dari effect size mediasi upsilon . , yaitu perkalian kuadrat path coefficient (Lachowicz et al. , 2. Interpretasi nilai v yaitu 0,175 mengartikan pengaruh mediasi tinggi, 0,075 mengartikan pengaruh mediasi sedang, dan 0,01 mengartikan pengaruh mediasi rendah. Tabel 10 Hasil Uji Effect Size . dengan Statistik Upsilon (V) Indirect effect Upsilon Statistic . Ket Literasi Ekonomi (X. > Keterampilan Wirausaha (Z) > Inovasi UMKM (Y) . 2 C . 2 = 0,136 Pengaruh Sumber: Data diolah oleh penulis . Berdasarkan tabel 10 di atas dapat diketahui nilai path coefficient dan berdasarkan tabel di atas disimpulkan bahwa keterampilan wirausaha dalam memediasi pengaruh tidak langsung literasi ekonomi terhadap inovasi UMKM memiliki pengaruh tinggi. Uji Hipotesis Terdapat 4 hipotesis pada inner model penelitian ini, yaitu : 1 Terdapat penguruh positif antara pemanfaatan E-Commerce terhadap perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada Jakpreneur Jakarta Selatan (H. 2 Terdapat penguruh positif antara Literasi Ekonomi terhadap Keterampilan Wirausaha pada Jakpreneur Jakarta Selatan. (H. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 3 Terdapat penguruh positif antara Keterampilan Wirausaha terhadap Inovasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada Jakpreneur Jakarta Selatan (H. 4 Terdapat pengaruh positif antara Literasi Ekonomi terhadap Inovasi UMKM yang dimediasi oleh Keterampilan Wirausaha pada Jakpreneur Jakarta Selatan (H. Gambar 3. Hasil Outer Model dan Inner Model Sumber: Data diolah oleh penulis . Gambar di atas menunjukkan diagram koefisien jalur (Path Coefficien. yang dihasilkan dengan metode bootstrapping pada Smartpls Hipotesis Hubungan Abtar Variabel Tabel 11 Path Coefficient Original Sampel Standar T-Statistics Sampel Mean Deviation (IO/STDEV) (O) (M) (STDEV) LE Ie INOV LE Ie KW KW Ie INOV 0,357 0,515 0,717 0,352 0,525 0,729 0,100 0,090 0,049 Sumber: Data diolah oleh penulis . 3,553 5,704 14,538 Values 0,000 0,000 0,000 Tabel 11 di atas menunjukkan matriks hasil output SmartPLS 4 terkait uji signifikansi pada hipotesis yang berpengaruh langsung. Hipotesis Tabel 12. Spesific Indirect Effect Hubungan Abtar Original Sampel Standar Variabel Sampel Mean Deviation (O) (M) (STDEV) LE Ie KW Ie INOV 0,256 0,256 0,074 Sumber: Data diolah oleh penulis . T-Statistics (IO/STDEV) Values 3,448 0,001 Tabel di atas menunjukkan matriks hasil output SmartPLS terkait uji signifikansi pada hipotesis yang berpengaruh secara tidak langsung . fek medias. Berdasarkan hasil olah data pada tabel 20 dan tabel 4. 21 di atas, maka dapat dijelaskan sebagai berikut: Literasi Ekonomi berpengaruh positif terhadap Inovasi UMKM Berdasarkan hasil pengujian menunjukan bahwa berdasarkan P value sebesar 0,000 yang berarti <0,05, maka nilai signifikan. Lalu, nilai T-Statistics sebesar 3,553 >1,96 yang artinya a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 berpengaruh atau positif. Oleh karena itu. Hipotesis 1 diterima ada pengaruh langsung antara variabel literasi ekonomi terhadap inovasi UMKM sebesar 0,357. Literasi Ekonomi berpengaruh positif Keterampilan Wirausaha Berdasarkan hasil pengujian menunjukan bahwa berdasarkan P value sebesar 0,000 yang berarti <0,05, maka nilai signifikan. Lalu, nilai T-Statistics sebesar 5,704 >1,96 yang artinya berpengaruh atau positif. Oleh karena itu. Hipotesis 2 diterima yang berarti adanya pengaruh langsung antara variabel literasi ekonomi terhadap keterampilan wirausaha sebesar 0,515. Keterampilan Wirausaha berpengaruh positif Inovasi UMKM Berdasarkan Hasil pengujian menunjukan bahwa berdasarkan P value sebesar 0,000 yang berarti <0,05, maka nilai signifikan. Lalu, nilai T-Statistics sebesar 14,538 >1,96 yang artinya berpengaruh atau positif. Oleh karena itu. Hipotesis 3 diterima yang berarti adanya pengaruh langsung antara variabel keterampilan wirausaha terhadap inovasi UMKM sebesar 0,717. Literasi Ekonomi berpengaruh positif terhadap Inovasi UMKM dimediasi Keterampilan Wirausaha Berdasarkan Hasil pengujian menunjukan bahwa berdasarkan P value sebesar 0,001 yang berarti <0,05, maka nilai signifikan. Lalu, nilai T-Statistics sebesar 3,448 >1,96 yang artinya berpengaruh atau positif. Oleh karena itu. Hipotesis 4 diterima yang berarti adanya pengaruh tidak langsung antara variabel literasi ekonomi terhadap inovasi UMKM yang dimediasi oleh keterampilan wirausaha sebesar 0,256. KESIMPULAN Penelitian ini menguji pengaruh langung Literasi Ekonomi terhadap Inovasi UMKM Jakpreneur di Jakarta Selatan. Serta, peran keterampilan wirausaha dalam memediasi pengaruh tidak langsung literasi ekonomi terhadap inovasi UMKM Jakpreneur. Berikut kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan: Literasi Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inovasi UMKM Jakpreneur Jakarta Selatan. Disimpulkan bahwa semakin tinggi akan literasi ekonomi maka inovasi suatu usaha dalam menjalankan usahanya akan semakin baik Literasi Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Wirausaha pada UMKM Jakpreneur Jakarta Selatan. Merujuk pada kesimpulan ini maka literasi ekonomi yang tinggi akan mendukung keterampilan wirausaha menjadi semakin baik dalam keberlangsungan usaha yang dilakukan Keterampilan Wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inovasi UMKM. Berdasarkan kesimpulan ini, maka tingkat keterampilan wirausaha dari pelaku UMKM Jakpreneur memiliki pengaruh yang penting dalam inovasi usahanya agar semakin baik Literasi Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi UMKM yang dimediasi oleh keterampilan wirausaha. Kesimpulannya, dapat dikatakan demikian bahwa literasi ekonomi memberikan pengaruh yang baik terhadap Inovasi UMKM karena keterampilan wirausaha tersebut Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam peningkatan usaha pada UMKM Jakpreneur. DAFTAR REFERENSI Ali. , & Icuk Rangga Bawono. Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Kinerja Inovasi UMKM PADA Binaan PT . Indocement. Tbk Cirebon Dimasa Pandemi Covid-19. StudentsAo Conference On Accounting & Business, 440Ae445. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Januari 2025 Aziz. Tingkat Literasi Media Remaja Desa dalam Pemanfaatan Media Sosial. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 4. , 810Ae823. https://doi. org/10. 29244/jskpm. Drucker. Innovation and Enterpreneurship. In Perfect Bound (Vol. Issue . Hair. Hult. , & Ringle. A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) . nd Editi. Sage Publication. Haryo Limanseto. Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Export. Pemerintah Siapkan Ekosistem Pembiayaan yang Terintegrasi - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Siaran Pers Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Haryono. Pengaruh Literasi Ekonomi dan Literasi Digital Terhadap Kemampuan Spesifik Mahasiswa Dalam Berwirausaha. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 15. , 105Ae113. Hasibuan. Laksono. Ardiyanty. , & Aprilia. Pelatihan E-Commerce Sebagai Upaya Pembekalan Keterampilan Wirausaha Dan Penguatan Umkm Bagi Masyarakat Jagakarsa. Jakarta. Jurnal Pengabdian Teratai, 3. , 61Ae69. https://doi. org/10. 55122/teratai. Ibdullah Malawi. Dewi Triyasani. Pembelajaran Literasi Berbasis Sastra Lokal. Medika Grafika. https://w. id/books/edition/PEMBELAJARAN_LITERASI_BERBASIS_SAS TRA_LO/biBzDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&printsec=frontcover Indonesia. UMKM Indonesia. Indonesian Chamber of Commerce and Industry. https://kadin. id/data-dan-statistik/umkm-indonesia/ Irawan. , & Mulyadi. PENGARUH KETERAMPILAN WIRAUSAHA TERHADAP KEBERHASILAN (Studi Kasus pada Distro Anggota Kreative Independent Clothing Kommunity USAHA di Kota Bandun. Journal of Business Management Education (JBME), 1. , 216Ae226. https://doi. org/10. 17509/jbme. Latipah. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Media Youtube Dalam Meningkatkan Keterampilan Wirausaha. Comm-Edu (Community Education Journa. , 3. , https://doi. org/10. 22460/comm-edu. Marsh. Studies of Society and Envireonment. Exploring the Teaching Possibilities. Preason Prenctice Hall. Mathews. Promoting Economic Literacy: Ideas for Your Classroom. 1999 AAEA Annual Meeting, 1Ae12. Nugroho. , & Iryanti. Pengaruh Pelatihan. Pembinaan dan Keterampilan Wirausaha Terhadap Kinerja Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Sidoarjo. SEIKO : Journal Management Business, 6. , 88Ae94. https://doi. org/10. 37531/sejaman. Sina. Analisis Literasi Ekonomi. Jurnal Economia, 8. , 135Ae143. Sri. , & Ahmad. Peluang dan Tantangan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Dari Berbagai Aspek Ekonomi. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 2. , 181Ae197. https://journal. id/index. php/manajemen/article/view/155 Windusancono. Upaya Percepatan Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umk. Di Indonesia. MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang, 18. , 32. https://doi. org/10. 56444/mia. ISSN : 2828-5298 .