Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Pendampingan Siswa Peserta Olimpiade Sains Nasional dan Olimpiade Madrasah Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat Fajar Okta Widarta1. Riza Ulhaq2. Muhammad Farhan Putra Emil3, dan Zahra Rodliyatam Mardliyah4 1,2,3,4Program Studi Biosains Hewan. Fakultas Pertanian. Universitas Teuku Umar Email: fajaroktawidarta@utu. Email: rizaulhaq@utu. Email: muhammadfarhan@utu. Email: zr. mardliyah@utu. Submitted: 23-09-2025 Revised: 02-06-2026 Accepted: 18-06-2026 Abstract Olimpiade Sains Nasional (OSN) and Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) are two prestigious national science competitions that serve as benchmarks for the quality of education in schools across Indonesia. Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat is one of the leading schools in Aceh Barat District. Aceh Province. The partner institution faces an issue of a lack of competent teachers to guide students in preparing for both activities. The aim of this community service activity is to provide learning assistance to the students of this school. The stages of this service activity consist of the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. Based on the evaluation results, it appears that there has been an increase in knowledge and readiness among students in facing the OSN and OMI competitions. The author suggests that this activity should continue to be held every year and be emulated by other schools in Aceh Barat as a strategic effort to enhance students' readiness for these two prestigious events. Keywords: Community service. Mentoring Activity. National Science Olympiad. Indonesia Madrasah Olympiad Abstrak Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Madarasah Indonesia (OMI) adalah dua kompetisi sains bergengsi tingkat nasional yang menjadi salah satu tolok ukur kualitas Pendidikan sekolah-sekolah di Indonesia. Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat merupakan salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. Mitra pengabdian tersebut memiliki permasalahan yaitu minimnya pengajar yang kompeten dalam membimbing siswa untuk menghadapi kedua kegiatan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan belajar kepada para siswa dari sekolah tersebut. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tampak bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kesiapan siswa dalam menghadapi kompetisi OSN dan OMI tersebut. Penulis menyarankan agar kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya, serta dicontoh oleh sekolah-sekolah lainnya di Aceh Barat sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dua kegiatan bergengsi tersebut. Kata Kunci: Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan Pendampingan. Olimpiade Sains Nasional. Olimpiade Madrasah Indonesia PENDAHULUAN Pemerintah terus berupaya meningkatkan penguasaan sains dan teknologi kepada para siswa di Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggelar Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik kompetisi sains tingkat sekolah dasar dan menengah setiap tahunnya. Melalui kegiatan ini pemerintah juga dapat menjaring bibit-bibit unggul di daerah untuk kemudian diberi kesempatan menempuh pendidikan yang lebih baik melalui skema beasiswa dan lain sebagainya. Olimpiade Sains Nasional (OSN) digagas oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, sementara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kedua kegiatan ini diselenggarakan sebagai wahana membangun semangat kompetisi sains di kalangan siswa sekolah dan OSN menekankan pada penguasaan teori dan praktek. OMI mengelaborasi sains dengan nilainilai keislaman (Farida et al. , 2020. Pranata, 2. Seperti sekolah-sekolah unggulan lainnya. Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat (MAN 1 Aceh Bara. juga ingin ambil bagian pada kedua ajang bergengsi tersebut. Tidak hanya sekedar meramaikan, tapi berupaya optimal agar mampu bersaing dan keluar sebagai juara. Tenaga pengajar pada sekolah ini terbagi menjadi guru PNS. Guru P3K, dan Guru honorer. Mereka mengajar untuk mata pelajaran yang sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Selama mengikuti ajang OSN dan OMI pada tahun- Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. tahun sebelumnya, pihak sekolah merasa belum optimal dalam mempersiapkan siswanya. Pihak dihadapi yaitu minimnya pengajarpengajar handal dan berpengalaman dalam membimbing siswa peserta OSN dan OMI. Pada tahun 2025 ini pihak sekolah mencoba membuat terobosan dengan menggandeng akademisi kampus untuk membantu mempersiapkan siswa yang akan mengikuti kedua ajang bergengsi Pihak sekolah berharap tahun ini akan memperoleh hasil yang lebih baik daripada tahuntahun sebelumnya. Kesuksesan tertentu tidak lepas dari peran sang Mereka harus memiliki kompetensi profesional yang baik (Widarta, 2020. Widarta et al. , 2. Tanpa kedua kompetensi tersebut, pengetahuan dan keterampilan siswa dalam waktu yang relatif singkat. Oleh karenanya tidak semua guru dapat menjadi pembimbing, hanya mereka yang punya pengalaman Kegiatan pengabdian kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pendampingan kepada para siswa di MAN 1 Aceh Barat agar lebih siap dalam menghadapi kegiatan OSN dan OMI tahun 2025. Pendampingan penguasaan materi yang akan Adapun lingkup materi yang diberikan adalah materi biologi untuk OSN dan biologi terintegrasi untuk OMI. METODE PELAKSANAAN Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat (MAN 1 Aceh Bara. Jl. Sisingamangaraja. Kecamatan Johan Pahlawan. Kabupaten Aceh Barat. Provinsi Aceh. Sekolah terakreditasi A dan merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Aceh Barat. Jumlah siswa yang Adapun kontribusi mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah menyediakan fasilitas pembelajaran yang meliputi ruang belajar dan kelengkapan proyektor dan lain sebagainya. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi kegiatan (Chaerul et al. , 2. Pada tahap perencanaan pengabdian mempersiapkan segala kebutuhan pembelajaran, seperti Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. mengumpulkan naskah-naskah soal OSN OMI tahun-tahun sebelumnya, menyusun bahan ajar yang relevan, serta menentukan model dan metode pembelajaran yang tepat (Syafrizal et al. , 2. Pada tahap pelaksanaan, pelaksana pengabdian hadir di sekolah sesuai jadwal yang telah disepakati, yakni pada hari rabu dan sabtu pagi untuk memberikan bimbingn kepada para siswa calon peserta OSN dan OMI tahun 2025. Kegiatan pendampingan dibagi menjadi tiga bagian: . pemaparan materi yang diujikan pada kedua ajang tersebut. pembahasan soalsoal. diskusi serta tanya Pelaksana pengabdian juga berkolaborasi dengan guru di sekolah dalam membimbing siswa. Pada tahap evaluasi, pelaksana pengabdian bersama guru di sekolah memberikan sejumlah soal OSN dan OMI kepada para siswa. Hasil langkah-langkah dilakukan kemudian. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Lokasi Pengabdian Kegiatan diselenggarakan di MAN 1 Aceh Barat yang beralamat di Jl. Sisingamangaraja. Kecamatan Johan Pahlawan. Kabupaten Aceh Barat. Provinsi Aceh. Kegiatan pendampingan berlangsung setiap hari Rabu dan Sabtu pukul 08. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 30 WIB, mulai Bulan April Juni Kegiatan pendampingan dilaksanakan di bimbingan OSN dan OMI milik MAN 1 Aceh Barat. Pada ruang kegiatan pembelajaran serta fasilitas pendukung lainnya. Pendampingan Belajar Peserta OSN dan OMI Kegiatan diawali dengan memberikan pretes kepada para siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materimateri biologi. Setelah memeriksa hasil pretes siswa, selanjutnya pembimbing menyusun strategi pembelajaran yang meliputi: . penentuan topik materi perioritas. mengumpulkan contoh soal Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. yang relevan untuk dipelajari dan . mempersiapkan media ajar yang sesuai untuk memahami suatu konsep. Secara menjadi tiga bagian: . pemaparan OSN OMI. pembahasan soal-soal terkait. Kegiatan dikumpulkan pada satu ruangan lalu diberi pendampingan. Soal-soal pretes diadopsi dari soal-soal OSN dan OMI tahun-tahun sebelumnya. Adapun peralatan yang digunakan dalam kegiatan bimbingan ini meliputi laptop, proyektor, papan tulis, dan torso berupa ala peraga tubuh manusia, hewan, serta Gambar 1. Para Siswa Sedang Mendengarkan Penjelasan dari Pembimbing Sebagaimana diketahui bahwa soal-soal yang diujikan pada OSN dan OMI adalah soal-soal yang tergolong higher order thinking skills Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (HOTS). Soal-soal tersebut berada pada level keterampilan berpikir C4 Ae C6, bila mengacu kepada Taksonomi Bloom (Widarta & Artika. Oleh karenanya penting bagi para pembimbing untuk melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi kepada para siswa peserta OSN dan OMI tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menaikkan level pertanyaan kepada mereka (Widarta et al. , 2. Pertanyaanpertanyaan yang perlu sering mengapa dan bagaimana. Jangan terbatas pada pertanyaan apa, siapa, kapan, dan dimana saja. Kognitif (C. Taksonomi Bloom keterampilan berpikir pada level menganalisis (Widarta, et al. , 2. Berilah soal-soal kasus kepada para siswa agar mereka dapat melatih kemampuan menganalisis masalah. Latih juga kemampuan siswa menganalisis gambar, tabel, grafik, serta berbagai bentuk data grafis Karena terkadang jawaban Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. dari soal dapat diperoleh dari data Sehingga kemampuan membaca data menjadi sangat penting. Kognitif 5 (C. adalah keterampilan berpikir pada level mengevaluasi. Maka latihlah siswa melakukan Melakukan perbandingan dari dua data yang berbeda untuk kemudian menentukan mana data yang benar dan mana data yang keliru. Kognitif 6 (C. adalah keterampilan berpikir tertinggi dalam Taksonomi Bloom. Keterampilan berpikir ini berada menghasilkan sesuatu. Bentuk soal mengukur keterampilan berpikir ini adalah soal-soal yang menyediakan sejumlah data, kemudian meminta menyusun ulang menjadi sesuatu yang lebih kompleks dengan menerapkan prinsip dan hukum tertentu (Widarta & Artika, 2021. Widarta, et al. , 2. Gambar 2. Para Siswa Tampak Serius Mengikuti Proses Bimbingan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kegiatan bimbingan diawali dengan penjelasan terkait hal-hal teknis dari pelaksanaan OSN dan OMI, karakteristik antara soal OSN dan OMI, memotivasi para siswa untuk terus belajar dan tidak cepat merasa puas dengan pengetahuan yang telah dimiliki saat ini, serta menjelaskan sejumlah rujukan yang dapat dibaca dan dipelajari untuk menambah wawasan keilmuan. Dari hasil diskusi kelas, diketahui bahwa banyak materi yang diujikan pada OSN dan OMI belum diajarkan di sekolah, sehingga mereka merasa kesulitan untuk menjawab soal-soal yang diujikan. Selain itu, soal-soal OMI terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, bahasa Arab, dan bahasa Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. Inggris. Sehingga menambah tingkat kesulitan soal (Sofiyana, 2. Dibutuhkan perhatian serius dari para guru di sekolah. Mereka harus mau terus belajar untuk memperbarui pengetahuan mereka, khususnya terkait soal-soal OSN dan OMI. Guru dapat menyusun modul belajar khusus OSN dan OMI, sehingga lingkup materi yang dipelajari menjadi lebih fokus dan terarah (Susanti & Insaniyah, 2. Para siswa juga dapat diberi tugas menyelesaikan soal dalam jumlah tertentu setiap minggunya. Hal ini penting untuk mengasah ketajaman pikiran serta menjaga ingatan siswa agar tetap prima. Gambar 3. Para Siswa Tampak Antusias Mengajukan Pertanyaan Pihak sekolah juga perlu workshop bagi para guru di sekolah. Memastikan bahwa semua guru mengajar dengan baik, cakap dalam memilih model, metode, serta media ajar yang akan digunakan dalam menyusun instrumen evaluasi belajar Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik siswa yang dapat mengukur berbagai level keterampilan berpikir siswa (Ulhaq et al. , 2023. Widarta et al. Pihak sekolah dapat bermitra pelatihan bagi para guru di sekolah. Kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dapat dilakukan. Kedua kolaborasi ini. Akademisi kampus mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, sedangkan para guru di knowledge yang dibutuhkan untuk membimbing siswa peserta OSN dan OMI. Respon Peserta Pendampingan Secara bimbingan OSN dan OMI di MAN 1 Aceh Barat ini berjalan baik. Para mengikuti proses bimbingan. Hal ini tergambar dari kehadiran mereka pada setiap pertemuan. Selain itu, siswa juga banyak mengajukan Mereka tampak senang saat pertanyaannya dijawab dengan lugas dan ramah oleh pemateri. Kegiatan ini diharapkan dapat terus tahun-tahun berikutnya dengan durasi bimbingan yang lebih panjang, agar semua materi yang diujikan pada OSN dan OMI Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. (Wibowo. Meiliyadi et al. , 2. Berdasarkan Gambar 3 di atas Adapun pertanyaan yang sering diajukan adalah terkait genetika. DNA dan kromosom, anatomi dan fisiologi tumbuhan, serta mutasi dan evolusi. Siswa masih terlihat kurang terbiasa soal-soal probabilitas golongan darah dan penerapan Hukum Hardy-Weinberg. Kendala yang Dihadapi Kegiatan siswa calon peserta OSN dan OMI di MAN 1 Aceh Barat tidak memiliki kendala dari sisi fasilitas sarana dan Kendala ditemukan dari sisi pengetahuan para siswa terkait berbagai topik materi pada OSN dan OMI. Secara umum penguasaan materi para siswa masih rendah, sehingga konsep-konsep kebutuhan waktu bimbingan yang lebih Panjang. Masalah tersebut mungkin dapat dikurangi dengan pembentukan klub belajar OSN yang dibuat di sekolah (Wahyudi et al. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Evaluasi Hasil bimbingan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan siswa peserta bimbingan. Hal tersebut diketahui dari hasil perbandingan skor pretes dan postes yang diraih para siswa sebagaimana tampak pada Gambar 4. SKOR Vol 8. No 1 . Januari-Juni darmabakti@utu. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 101112131415161718192021222324252627282930 RESPONDEN Gambar 4. Perbandingan Hasil Pretes dan Postes Siswa Pada peningkatan raihan skor para siswa dari pretes ke postes. Setelah mengikuti bimbingan OSN dan OMI, siswa tampak menguasai sejumlah pengetahuan baru yang tidak mereka pahami sebelumnya (Indrianto & Shamilah, 2. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa kegiatan bimbingan yang dilakukan berdampak positif pada peningkatan pengetahuan para siswa. Hasil ini semacam ini penting dilakukan untuk mengupgrade pengetahuan para siswa di sekolah (Farida et al. Meiliyadi et al. , 2. Hasil bimbingan (Zamroji et al. , 2. Pemilihan model, metode, serta media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar peserta didik dapat memangkas waktu yang dibutuhkan siswa untuk belajar (Widarta, 2. PENUTUP Kesimpulan diambil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan baik berkat kerja sama yang solid antara pihak pengabdi dengan Penguasaan materi OSN dan Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik OMI siswa yang rendah dapat pendampingan seperti ini. Hal peningkatan skor setiap siswa pada saat postes. Kedua belah pihak program ini pada tahun berikutnya serta merekomendasikan untuk pelatihan materi OSN dan OMI kepada para guru di sekolah DAFTAR PUSTAKA