J. p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. PENGUATAN TATA KELOLA AKUNTANSI PUBLIK MELALUI KOMUNIKASI EFEKTIF DAN KEPEMIMPINAN DIGITAL DI KPID KALIMANTAN TIMUR Yudea1. Ashari Sofyaun2. Nadi Hernadi Moorcy3 Universitas Balikpapan yudea@uniba-bpn. Universitas Balikpapan sofyaun@uniba-bpn. Universitas Balikpapan moorcy@uniba-bpn. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan tata kelola akuntansi publik melalui komunikasi efektif dan kepemimpinan digital di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur. Seiring dengan tuntutan transparansi dan akuntabilitas sektor publik yang semakin tinggi, implementasi strategi komunikasi yang efektif dan adopsi kepemimpinan digital menjadi krusial. Metode penelitian melibatkan sosialisasi dan diskusi yang dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2025, pukul 13. 00 Wita, di Hotel Aston Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh 37 staf KPID Provinsi Kalimantan Timur dan dipimpin oleh Yudea (Narasumbe. Dosen Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Balikpapan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi terbaik untuk meningkatkan tata kelola akuntansi publik KPID Provinsi Kalimantan Timur dalam era digital, dengan fokus pada peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi dan komunikasi yang transparan. Kata Kunci: Tata kelola akuntansi publik. Komunikasi efektif. Kepemimpinan digital. KPID Provinsi Kaltim. ABSTRACT This study aims to analyze the strengthening of public accounting governance through effective communication and digital leadership at the Regional Indonesian Broadcasting Commission (RIBC) of East Kalimantan Province. Amidst increasing demands for transparency and accountability in the public sector, the implementation of effective communication strategies and the adoption of digital leadership are crucial. The research method involved a socialization and discussion event held on October 2, 2025, from 13:00 to 16:00 Wita, at the Aston Hotel Samarinda. This activity was attended by 37 staff members of RBIC East Kalimantan Province and by Yudea (Keynote Speake. , an Accounting Lecturer from the Faculty of Economics and Business. University of Balikpapan. The findings are expected to provide a comprehensive understanding of the best strategies to enhance RBIC East Kalimantan's Province public accounting governance in the digital era, focusing on improving efficiency, accountability, and public services through leveraging technology and transparent communication. Keywords: Public accounting governance. Effective communication. Digital leadership. RBIC East Kalimantan Province. PENDAHULUAN p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. Tata kelola akuntansi publik yang efektif dan akuntabel merupakan fondasi penting bagi kredibilitas institusi publik, termasuk Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID). Dalam era digital saat ini, tuntutan masyarakat terhadap transparansi, efisiensi, dan partisipasi publik semakin meningkat. Hal ini mendorong lembaga-lembaga publik untuk mengadopsi inovasi dan teknologi guna memperkuat sistem tata kelola mereka (Wahyuni, 2. Penguatan tata kelola akuntansi publik bukan hanya tentang kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan publik melalui penyediaan informasi yang jelas, akurat, dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilandasi oleh urgensi peningkatan kapasitas KPID Provinsi Kalimantan Timur dalam mengimplementasikan tata kelola akuntansi publik yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Komunikasi yang efektif adalah kunci dalam memastikan semua pemangku kepentingan memahami dan mendukung kebijakan serta laporan akuntansi publik, sementara kepemimpinan digital menjadi motor penggerak untuk mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek tata kelola (Sari, 2. Mengingat KPID Provinsi Kalimantan Timur memiliki peran strategis dalam mengawasi penyiaran di daerah, memastikan tata kelola internal yang kuat akan berdampak positif pada kualitas pelayanan publik yang mereka Kegiatan pengabdian ini merupakan modifikasi dari bentuk sosialisasi dan pelatihan akuntansi sebelumnya, dengan penekanan khusus pada integrasi digital dan strategi komunikasi. Pengabdian ini mengacu pada landasan teori akuntansi sektor publik di era digital yang menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi melalui pemanfaatan teknologi informasi (Pilcher, 2. Selain itu, relevansi kepemimpinan digital dalam transformasi sektor publik menjadi pilar utama yang diadaptasi dari berbagai studi terkait transformasi digital pemerintahan di Indonesia (Ranti, 2. Tujuan Program: Meningkatkan pemahaman staf KPID Provinsi Kalimantan Timur tentang konsep dan praktik terbaik tata kelola akuntansi publik di era digital. p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. Mengembangkan kapasitas staf KPID Provinsi Kalimantan Timur dalam menerapkan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas akuntansi publik. Memperkenalkan prinsip-prinsip kepemimpinan digital kepada manajemen dan staf KPID Provinsi Kalimantan Timur sebagai pendorong inovasi dalam tata kelola. Program ini diharapkan memberikan kegunaan sebagai berikut: Bagi KPID Kalimantan Timur: Memperkuat sistem tata kelola akuntansi publik, meningkatkan efisiensi operasional, dan membangun kepercayaan publik melalui transparansi yang lebih baik. Bagi Staf KPID Kalimantan Timur: Meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam bidang akuntansi publik, komunikasi, dan kepemimpinan digital, yang relevan dengan tuntutan pekerjaan di era modern. Bagi Akademisi (Universitas Balikpapa. : Menyediakan platform untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian ke dalam praktik nyata, serta memperkuat hubungan antara universitas dan institusi publik. Target: Staf Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 37 peserta. Luaran: Peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai tata kelola akuntansi publik, komunikasi efektif, dan kepemimpinan digital yang terintegrasi. Tersusunnya rekomendasi praktis bagi KPID Provinsi Kalimantan Timur untuk mengimplementasikan penguatan tata kelola akuntansi publik berbasis digital. Terciptanya modul pelatihan atau panduan singkat tentang komunikasi efektif dan kepemimpinan digital untuk tata kelola akuntansi publik. METODE PELAKSANAAN p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. Bagian ini menguraikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul Penguatan Tata Kelola Akuntansi Publik Melalui Komunikasi Efektif dan Kepemimpinan Digital di KPID Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan dirancang sebagai sosialisasi interaktif untuk meningkatkan kapasitas staf KPID, dengan pendekatan kepemimpinan digital. Pelaksanaan difokuskan pada penyampaian materi, diskusi, dan evaluasi langsung, memastikan transfer pengetahuan yang efektif dan aplikatif. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Oktober 2025, mulai pukul 13. 00 - 16. 00 Wita, dengan durasi total 4 jam. Lokasi pelaksanaan adalah Hotel Aston Samarinda. Jl. Pangeran Hidayatullah. Pelabuhan. Kec. Samarinda Kota. Kota Samarinda. Kalimantan Timur 75112. Pemilihan waktu siang hari bertujuan untuk mengakomodasi jadwal kerja peserta, lokasi hotel dipilih karena fasilitas ruang konferensi yang nyaman dan aksesibel bagi peserta. Peserta terdiri dari 37 staf Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur, yang dipilih berdasarkan representasi dari berbagai divisi untuk memastikan cakupan luas. Pelaksana utama adalah Yudea sebagai Narasumber. Dosen Program Studi Akuntansi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Balikpapan. Alat dan bahan yang digunakan dirancang untuk mendukung penyampaian materi secara visual dan interaktif, dengan anggaran minimal dan fokus pada teknologi: Alat presentasi: Laptop . , proyektor LCD . , dan layar proyeksi untuk menampilkan slide PowerPoint . otal 10 slide, mencakup diagram tata kelola akuntansi, contoh komunikasi digital, dan kasus kepemimpina. Bahan pendukung: bahan modul diproduksi secara digital untuk efisien. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap utama, dengan alur yang terstruktur untuk memaksimalkan interaksi: Tahap Pembukaan . 30 Wita, 30 meni. : Registrasi peserta dan sambutan oleh Yudea, diikuti presentasi singkat tentang latar belakang tata kelola akuntansi publik di era Peserta diberi modul dan diperkenalkan dengan agenda. p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. Tahap Inti . 30 Wita, 120 meni. : Sosialisasi materi utama melalui presentasi interaktif . , mencakup konsep komunikasi efektif untuk transparansi akuntansi dan kepemimpinan digital untuk inovasi tata kelola. Dilanjutkan dengan diskusi kelompok . menggunakan flipchart, di mana peserta membahas kasus nyata KPID (Digitalisasi arsip keuanga. dan berbagi pengalaman. Demonstrasi tools digital dilakukan secara live untuk simulasi penerapan. Tahap Penutupan . 00 Wita, 30 meni. : Sesi Q&A, evaluasi cepat melalui kuesioner singkat, dan penyerahan sertifikat. Koordinasi keseluruhan dilakukan oleh asisten untuk memastikan waktu berjalan tepat. Data dikumpulkan melalui dua instrumen utama: . Kuesioner pra dan pasca kegiatan . kala Likert 1-5 untuk mengukur pemahaman peserta tentang tata kelola akuntansi, komunikasi, dan kepemimpinan digital, dengan 10 pertanyaan per kuesione. Catatan observasi dari diskusi kelompok . ingkasan poin utama dari 4 kelompok Analisis dilakukan secara deskriptif dan ringkas menggunakan Microsoft Excel: perbandingan skor pra pasca untuk menghitung peningkatan pengetahuan . arget >20% rata-rat. , frekuensi tema diskusi untuk identifikasi tantangan KPID, dan analisis konten kualitatif untuk rekomendasi. Hasil diolah segera pasca kegiatan untuk laporan interim, dengan validitas dijaga melalui triangulasi data . uesioner observas. Analisis ini bertujuan memberikan umpan balik langsung bagi perbaikan tata kelola KPID Provinsi Kalimantan Timur. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul Penguatan Tata Kelola Akuntansi Publik Melalui Komunikasi Efektif dan Kepemimpinan Digital di KPID Kalimantan Timur berhasil mencapai tujuan utamanya dengan partisipasi aktif 37 staf KPID Provinsi Kalimantan Timur. Hasil utama diperoleh dari analisis kuesioner pra dan pasca kegiatan, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 28% . kor rata-rata pra: 3,2. pasca: 4,1 pada skala Likert 1-. Peningkatan ini menunjukkan validitas implementasi program dalam meningkatkan kapasitas kognitif peserta. Secara spesifik, terkait tujuan pertama . eningkatan pemahaman tata kelola akuntansi publik di era digita. , 85% peserta melaporkan pemahaman yang lebih baik J. p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. tentang integrasi teknologi seperti digitalisasi arsip keuangan, dengan 92% setuju bahwa hal ini relevan untuk operasional KPID. Untuk tujuan kedua . engembangan strategi komunikasi efekti. , diskusi kelompok menghasilkan 12 rekomendasi praktis, termasuk penggunaan platform digital untuk pelaporan transparan, yang didukung oleh 88% Tujuan ketiga . engembangan kepemimpinan digita. tercermin dalam 76% peserta yang siap menerapkan prinsip adaptif seperti kolaborasi online, dengan contoh simulasi tools Google Workspace yang berhasil diterapkan selama sesi. Validitas hasil pelaksanaan kegiatan dijaga melalui triangulasi data dari kuesioner . ingkat respons 100%), observasi diskusi . atatan dari 4 kelompo. , dan umpan balik langsung, yang konsisten menunjukkan efektivitas sosialisasi. Tidak ada bias signifikan yang teridentifikasi dalam analisis data. Hasil ini selaras dengan pengabdian sebelumnya yang dipublikasikan, seperti studi tentang transformasi akuntansi sektor publik di Indonesia yang menekankan pentingnya digitalisasi untuk transparansi (Wahyuni, 2. Modifikasi dengan fokus kepemimpinan digital pada kegiatan ini memperkuat temuan tersebut, mengintegrasikan elemen digital yang krusial untuk menghadapi tantangan tata kelola modern (Sari, 2. Pembahasan menunjukkan bahwa penguatan tata kelola akuntansi publik melalui komunikasi dan kepemimpinan digital tidak hanya meningkatkan efisiensi internal KPID, tetapi juga mendukung akuntabilitas publik secara lebih luas. Hal ini sejalan dengan tren umum transformasi digital di pemerintahan Indonesia (Gusman, 2. (Ranti, 2. Tantangan utama yang muncul, seperti keterbatasan infrastruktur digital dan adaptasi budaya organisasi, diidentifikasi melalui diskusi dan menjadi dasar bagi rekomendasi Secara keseluruhan, program ini efektif sebagai katalisator awal untuk transformasi tata kelola berkelanjutan di KPID Provinsi Kalimantan Timur. SIMPULAN Pengabdian kepada masyarakat berjudul Penguatan Tata Kelola Akuntansi Publik Melalui Komunikasi Efektif dan Kepemimpinan Digital di KPID Provinsi Kalimantan Timur telah menunjukkan secara empiris bahwa intervensi edukasi dan pelatihan yang terfokus dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas institusi publik. Secara kritis, validitas kegiatan ini diperkuat oleh penggunaan metode pra pasca yang menunjukkan J. p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. peningkatan pemahaman peserta sebesar 28% pada staf KPID Provinsi Kalimantan Timur, terutama dalam adaptasi tata kelola akuntansi di era digital. Peningkatan ini adalah refleksi dari pergeseran pemahaman dan kesiapan staf untuk mengimplementasikan praktik-praktik yang lebih transparan dan efisien. Cermatnya, fokus pada komunikasi efektif dan kepemimpinan digital terbukti relevan dan mendesak. Komunikasi yang efektif dipahami sebagai instrumen strategis untuk membangun kepercayaan dan memastikan laporan akuntansi publik dapat diterima dan dipahami oleh berbagai pemangku kepentingan. Sementara itu, adopsi kepemimpinan digital adalah prasyarat fundamental bagi setiap upaya transformasi, memastikan bahwa inovasi teknologi didukung oleh visi dan arahan yang kuat dari level manajerial. Kegiatan ini secara logis menunjukkan bahwa kombinasi kedua elemen ini merupakan kunci untuk memperkuat tata kelola akuntansi publik di tengah lanskap digital yang terus Secara jujur, meskipun terjadi peningkatan signifikan, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur digital dan adaptasi budaya organisasi terhadap perubahan masih memerlukan perhatian berkelanjutan. Kegiatan satu hari ini adalah langkah awal yang positif, namun transformasi digital adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir. Oleh karena itu, keberlanjutan dukungan dan fasilitasi bagi KPID Provinsi Kalimantan Timur menjadi esensial untuk mengintegrasikan hasil pembelajaran ke dalam praktik sehari-hari dan mencapai akuntabilitas yang optimal. REKOMENDASI Berdasarkan hasil pengabdian yang menunjukkan peningkatan pemahaman staf KPID Provinsi Kalimantan Timur dalam tata kelola akuntansi publik melalui komunikasi efektif dan kepemimpinan digital, berikut adalah rekomendasi praktis yang diajukan: Pengembangan Modul Pelatihan Berkelanjutan tentang Akuntansi Digital: Mengingat terbatasnya durasi kegiatan. KPID perlu mengembangkan modul pelatihan lanjutan yang lebih mendalam mengenai implementasi sistem akuntansi berbasis digital. Modul ini dapat berbentuk e-learning atau pelatihan workshop berkala, untuk memastikan staf terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan teknis mereka. p-ISSN: 2656-3. e-ISSN: 2656-3908 Jurnal Abdi Masyarakat Ilmu Ekonomi Volume 8 Nomor 1. Desember 2025 Diterima: 10/10/2025 Direview: 19/11/2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan http://jurnal. uniba-bpn. id/index. php/JAMIE https://doi. org/10. 36277/jamie. Pembentukan Tim Implementasi Pilot Project Digitalisasi Akuntansi: Disarankan KPID membentuk tim pilot project yang bertugas mengimplementasikan salah satu rekomendasi digitalisasi . isalnya, sistem kearsipan digital atau dashboard pelaporan keuanga. di skala kecil. Tim ini akan menjadi agen perubahan internal dan memberikan pembelajaran praktis sebelum diterapkan secara lebih luas di seluruh organisasi. Penguatan Kolaborasi dengan Akademisi dan Pakar TI: KPID disarankan untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan akademisi (Universitas Balikpapa. dan pakar teknologi informasi. Kolaborasi ini dapat berbentuk pendampingan teknis dalam pengembangan sistem, review kebijakan tata kelola digital, atau penelitian bersama untuk mengidentifikasi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan digital. Penyusunan Indikator Kinerja Utama (KPI) Transformasi Digital Tata Kelola: Untuk memantau kemajuan dan efektivitas implementasi. KPID perlu menetapkan KPI yang terukur terkait transformasi digital dalam tata kelola akuntansi. Contoh KPI meliputi persentase adopsi sistem digital, penurunan waktu penyusunan laporan, atau peningkatan indeks kepuasan pemangku kepentingan terhadap transparansi informasi. DAFTAR PUSTAKA