L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti1. Lely Ana Ferawati Ekaningsing2. Anyes Lathifatul Insaniyah3 Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi Email: 1nawalika@iaida. id, 2lafwens@gmail. com, 3anyeslathifa@gmail. ABSTRACT: The purpose of this service is to be able to improve the services of the TPQ Association by developing various food and beverage products and providing entrepreneurship training to Santri at Darussalam Blokagung Islamic Boarding School. The method used in this service uses the ABCD method. The result of this dedication is that students develop food products, namely snacks and drinks. Some of these snack and beverage products are obtained from the results of collaboration with partners who provide raw materials for these food and beverage products and some are the result of developments carried out by the santri. In this service, the tyim also provides insightful knowledge about entrepreneurship by conducting training for students for entrepreneurship to marketing the products they develop to compiling simple financial This service activity can be realized 80%. This is because some of the obstacles faced by students, namely the time used to be able to do entrepreneurship is limited. However, this does not make the students give up and give up on learning entrepreneurship in the Islamic boarding school environment. Keywords: Food and Snack Entrepreneurship Product Development. Associated Economy. Pendahuluan Asosiasi TPQ sendiri merupakan gabungan dari beberapa asrama, yang mana sebelum dijadikan asosiasi asrama dulunya dijadikan sebagai lokasi taman pendidikan qiroati PP. Darussalam Blokagung. Berlokasi tepat di sebelah utara PP. Putri Utara Darussalam, namun akibat Pandemic Covid 19 sekarang ini Asosiasi TPQ dijadikan sebagai sebuah pesantren kecil yang mandiri, baik itu dalam kepengurusan, manajemen dan lain-lain. Begitu pula tak lepas dari manajemen Sebagai asrama yang mandiri Asosiasi TPQ dituntut mampu Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November memanajemen perekomian asrama yang sudah bisa disebut sebagai pesantren mini tersebut secara mandiri pula. Disebut pesantren mini karena Asosiasi TPQ memang sudah bisa dibilang sebagai sebuah pesantren kecil dengan kepengurusan dan manajemen layaknya sebuah pesantren hanya saja dalam lingkup kecil. Manajemen keuangan sendiri secara umum diartikan sebagai kegiatan perencanaan, pengelolaan, penyimpanan, serta pengendalian dana yang dimiliki. Pengelolaan keuangan harus direncanakan dengan matang agar tidak menimbulkan masalah. Begitu pula dalam hal meningkatkan perekonomian pesaantren. Asosiasi dituntut agar bias meningkatkan perekonomian baik itu dalam hal memenuhi kebutuhan Asosiasi dan lain-lain tanpa harus menggantungkan dana yang turun dari atasan ekonomi dalam rangka meningkatkan pengembangan keuangan pesantren. Pemberdayaan sendiri merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok melalui berbagai pengembangan pengetahuan, penguatan kemampuan atau potensi yang mendukung agar terciptanya kemandirian, dan keberdayaan pada suatu kelompok baik itu dalam segi ekonomi, social, budaya, maupun pendidikan untuk membantu memecahkan masalah- masaalah yang Tujuan dasar dari pemberdayaan sendiri yakni membentuk individu atau kelompok yang mandiri, sehingga menjadi individu ataukelompok yang sejahtera1. Ekonomi sendiri merupakan ilmu untuk mengatur rumah tangga, tempat tinggal atau lingkungan hidup. Ekonomi juga bisa berarti pengetahuan tentang yang terkait dengan usaha manusia baik perorangan ataupun kelompok dalam memenuhi suatu kebutuhan yang tidak memiliki batas atau tidak terbatas sedangkan dihadapkan dengan sumber yang terbatas. Tim pengabdi melihat Asosiasi TPQ sendiri sangat berpotensi dalam hal pengembangan keuangan lewat wirausaha, terutama produk camilan dan minuman. Diharapkan lewat pelatiahan kewirausahaan yang dilakukan 1 Soetomo. Pemberdayaan Masyarakat (Mungkinkah Muncul Antitesisny. , (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November oleh tim, nantinya bisa membantu peningakatan pengembangan keuangan asosiasi nantinya secara mandiri. Asosiasi TPQ merupakan pesantren mini yang baru didirikan yang mana manjemen ekonomi dan mendset berwirausaha masih rendah sehingga masalah yang dapat di rumuskan yaitu bagaimana meningkatkan perekonomian Asosiasi TPQ melalui pengembangan produk pangan . dan minuman. Tujuan dari pengabdian ini adalah: Pelatihan berwirausaha santri melalui pengembangan produk pangan . dan minuman Dengan adanya pelatihan berwirausaha ini diharapkan dapat menumbuhkan minat santri dalam berwirausaha sehingga dapat meningkatkan skill Pengembangan produk pangan . dan minuman diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Asosiasi TPQ Metode Dalam pengabdian ini menggunakan strategi pendekatan dengan prinsipprinsip dalam pengembangan masyarakat berbasis Asset Based Community Development (ABCD). Pendekatan ABCD ini lebih mengutamakan dalam memanfaatkan aset dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat sekitar. Aset dan potensi yang dimiliki oleh Asosiasi TPQ adalah Sumber daya manusia dan juga sarana prasarana yang cukup memadai meskipun masih tergolong baru. Ada lima langkah kunci dalam metode ABCD dalam proses pendampingan2 yaitu: Discovery dalam hal ini dilakukan dengan wawancara kepada Ketua Pondok Putri Utara Blokagung Banyuwangi untuk memperoleh data tentang aset dan potensi yang dimiliki oleh Asosiasi TPQ. 2 Dureau. Christopher, 2013. Pembaru dan Kekuatan Lokal Untuk Pembangunan. Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme (ACCESS) Tahap II Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November . Dream dalam hal ini pendamping akan mengetahui harapan dan impian dari setiap anggota Asosiasi TPQ. Design, setelah mengetahui harapan dan impian maka pendamping bersama dengan Asosiasi TPQ mulai belajar tentang kekuatan aset dan potensi yang dimiliki untuk dapat dikembangkan lebih lanjut dan dimanfaatkan. Define, dalam tahap ini pendamping bersama dengan Pengurus dan pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung melakukan Forum Group Discussion (FGD) untuk menentukan fokus pembahasan. Destiny, langkah terakhir adalah melaksanakan kegiatan yang sudah di sepakati dengan tujuan untuk dapat memenuhi harapan dan impian Asosiasi TPQ. Setelah lima kunci metode ABCD dilakukan langkah selanjutnya adalah melakukan teknik pendampingan. Metode yang digunakan dalam memobilisasi aset dalam pendampingan ini adalah netode ABCD antara lain: Penemuan Apresiatif (Appreciative Inquir. Dalam proses AI ini bukan untuk menganalisis akar masalah dan solusi dari masalah tersebut namun lebih fokus pada bagaimana hal hal yang positif lebih banyak bertambah dalam komunitas3. Proses AI terdiri dari 4 tahap atau lebih dikenal dengan Model 4-D yaitu Discovery. Dream. Design, dan Destiny. Pemetaan Komunitas ini merupakan cara atau wadah untuk visualisasi pengetahuan dan persepsi berbasis masyarakat. Pemetaan Asosiasi dan Institusi Dalam teknik pendampingan ini asosiasi ini sebagai dasar dalam terbentuknya lembaga sosial yang memiliki kriteria lembaga sosial tersebut memiliki kesadaran akan situasi yang sama, memiliki hubungan sosial yang baik, dan memiliki kepentingan pada tujuan yang telah disepakati. 3 Salahuddin. Nadhir. , dkk. Panduan KKN ABCD UIN Suanan Ampel Surabaya. Surabaya: LP2M UIN Suanan Ampel Surabaya Soetomo. Pemberdayaan Masyarakat (Mungkinkah Muncul Antitesisny. , (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November . Pemetaan Aset Individu yang dapat dilakukan melalui angket, kuesioner dan FGD. Sirkulasi Keuangan, dalam metode ABCD untuk dapat memahami sirkulasi ekonomi yang masuk dan keluar maka dapat menggunakan leacky Bucket5. Skala Prioritas merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menentukan dari semua mimpi dan harapan mana yang dapat di realisasikan dengan segala keterbatasan potensi yang dimiliki. Dalam pengabdian yang dilakukan oleh tim Tim pendamping bersama dengan Asosiasi TPQ melibatkan santri sebagai sasaran fokus Tim pengabdian pengembangan produk pangan . dan minuman. Langkah Atau Strategi yang digunakan Adapun langkah langkah Tim pengabdian beserta deskripsi sebagai berikut: Berkoordinasi dengan pihak pengasuh Asosiasi TPQ . Menemui atau sowan ke dalem pengasuh asosiasi TPQ untuk meminta meningkatkanperekonomian keuangan di asosiasi TPQ. Setelah mendapatkan izin tim mensurvei tempat yang akan ditempati untuk membuka stan resto mini yang dilakukan oleh tim. Persiapan dan pelatihan . Persiapan Untuk Membuka Stan . Berdiskusi dengan kelompok membahas tentang produk apa saja yang akan di jual di asosiasi TPQ . Menarik uang iuran untuk membeli bahan-bahan produk olahan makanan yang dikoordinasi oleh bendahara tim. Tim menghubungi beberapa mitra produk makanan . dan minuman seperti kebab, krepes, dan es nyoklat ke masing-masing penjual makanan tersebut. Dureau. Christopher, 2013. Pembaru dan Kekuatan Lokal Untuk Pembangunan. Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme (ACCESS) Tahap II Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November . Memberikan uang dana pertama kepada masing- masing mitra penjual produk tersebut . Membuat logo menarik yang nantinya di tempel di masing-masing produk olahan makanan. Persiapan pelaksanaan Pelatihan berwirausaha . Membuat pamflet semenarik mungkin untuk menarik perhatian adikadik dalam acara pelatihan kewirausahawan yang dilaksanakan oleh tim . Menyebar pamflet yang dikordinir oleh masing-masing tim untuk disebarkan ke asrama-asrama. Proses pelaksanaan pelatihan . Tim pendamping meminta izin ke ketua asrama untuk mengadakan pelatihan kewirausahawan di asrama . Tim pendamping meminta tolong ke masing-masing ketua kamar dalam mengondisikan warga kamarnya untuk mengikuti pelatihan. Tim Pendamping memberikan arahan yang menarik dan mengasyikkan sehingga tidak terkesan tegang dan membosankan . Tim Pendamping meminta adik-adik ikut serta dalam mempraktekkan langkah-langkah dalam berwirausaha membuat produk makanan . dan minuman Hasil Dan Diskusi Inkulturasi Inkulturasi yaitu tahap interaksi dan penyesuaian terhadap budayamasyarakat Tujuan dari tahap inkulturasi ini adalah masyarakat mengetahui maksud kehadiran tim pendamping. Kegiatan yang dilakukan adalah bersilaturrahmi kepada warga Asosiasi TPQ. Hasil observasi dapat dilihat pada Tabel 1. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Tabel 1. Hasil Awal Observasi Observasi Skala prioritas Kurangnya mendset berwirausaha warga Asosiasi Bekerjasama dengan ketua pondok yang di ACC oleh pengasuh pondok Kurangnya pemasukan Mengajarkan warga asrama di Asosiasi untuk membuat produk makanan dan minuman sendiri Melatih untuk memasarkan produk olahan sendiri Sedikitnya kemampuan Sumber: Data Lapangan, 2022 Di lihat dari Tabel 1. Masih sangat sedikit santri yang mempunyai kemampuan berwirausaha dan pemasaran. Maka, itu merupakan peluang bagi tim untuk mengabdi di Asosiasi untuk memberikan pelatihan wirausaha dan pemasaran. Pertama yang dilakukan adalah membuat tim yang bertugas menawarkan atau memasarkan produk ke semua asrama yang ada di Pondok Putri Utara. Tim ini tidak hanya bertugas memasarkan tapi juga mendampingi Asosiasi TPQ untuk membuat produk olahan makanan dan minuman. Tim ini biasa disebut dengan tim 18. Data perekrutan tim 18 dapat dilihat pada Tabel 2. sebagai berikut: Tabel 2. Data Tim 18 Tim asrama Al-Makmuroh Darul Lughoh Nama ketua Hilda AlInjliziyah Jumlah Siti LailatunNikmah Nurul QurAoan ChoirotunNiswah TPQ Satu Wustho Siti FatimatusSolihah Sumber: Data Lapangan, 2022 Dari Tabel 2. dapat dilihat ketua dari setiap asrama yang ada di Asosiasi. Asrama al-makmuroh yang berbasis unggulan bahasa di bawah naungan SMA Darussalam di ketuai oleh hilda, asrama darul lughol al injliziyah unggulan khusus bahasa inggris ketuanya siti lailatun nikmah, asrama dengan unggulan tahfidzul Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November qurAoan yang di naungi mts al-amiriyah yaitu asrama nurul qurAoan dengan ketua choirotun niswah, sedang asarama TPQ satu wustho yang mewajibkan menghapal nadzom alfiyyah ibnu malik ketua asramnya adalah siti fatimatus solihah. Semua ketua ini bertugas mengkoordinir warga asramanya yang masuk dalam tim 18 dan menanggung jawabi tim 18. Dengan adanya pembentukan tim beguna untuk membantu tim pendamping dan lebih memudahkan dalam pemasaran dan Untuk perbandingan antara adanya pembentukan tim pemasaran dan tim KKN dapat dilihat dalam tabel 2. Tabel 3. Penemuan Apresiatif Masa Lalu Kurangnya mendset berwirausaha warga Kurangnya pemasukan untuk asosiasi Sedikit kemampuan Masa Kini Masa Depan Sudah ada perwakilan Santri memiliki bekal yang mampu berwirausaha berwirausaha ketika sudah pulang dari ponodk Sudah ada sedikit bantuan Agar pemasukan yang ada pemasukan dari di Asosiasi tidak lebih sedikit dari pengeluaran Sudah ada yang mampu Agar santri Asosiasi memasarkan produknya mampu mempunyai inovasi untuk membuat Sumber: Data Lapangan, 2022 Dari Tabel 3. dapat dilihat bahwa harapan tim KKN terhadap Asosiasi adalah mengembangkan keuangan dan menumbuhkan kemampuan untuk berwirausaha melalui pelatihan-pelatihan yang diadakan tim KKN. Deskripsi Pelaksanaan Pengabdian Pada hari Senin, 23 Mei 2022 tim melaksanakan rencana sebelum melaksanakan program, terlebih dahulu tim melakukan survei ke lokasi tempat yang akan digunakan untuk melaksanakan pendampingan. Pada hari selasa, 24 Mei 2022 tim meminta izin kepada pihak yang terkait yaitu kepada Ustadzah. Fatma Izzatun selaku ketua pondok Asosiasi TPQ dan pengurus Asosiasi TPQ, setelah mendapatkan surat keterangan dari pihak ketua pondok tim kemudian sowan atau menemui pengasuh asosiasi TPQ oleh Ning Hj. Maya Badriatuz Zahra selaku pengasuh pondok Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Asosiasi TPQ dan mendapatkan arahan dari beliau untuk dapat melaksanakan pendampingan dengan tema pengembangan produk pangan . dan minuman sebagai upaya membangun perekonomian Asosiasi TPQ. Kegiatan selanjutya tim berdiskusi tentang produk yang akan dijual di stan resto mini dengan modal awal Rp. 000 yang diberikan tim kepada pengelola resto untuk persiapan pelatihan Pada hari jumAoat, 27 Mei 2022 tim beserta asosiasi TPQ membuat pamflet yang sangat menarik dengan maksud agar menarik perhatian ke adik - adik dalam rangka mengadakan pelatihan kewirausahaan ke adik Ae adik supaya nantinya mereka mampu meningkatkan perekonomiannya dengan berwirausaha membuat makanan . yang dilaksanakan di asrama- asrama asosiasi lingkup TPQ. Setelah pamflet sudah jadi, pada hari sabtu dan ahad tanggal 28-29 Mei 2022 tim bersama asosiasi TPQ menyebarkan pamflet ke masing Ae masing asrama dengan meminta izin ke ketua asrama masing-masing. Hari Selasa, 31 Mei 2022 tim mengadakan pelatihan di asrama Al-Makmurah dengan pelatihan membuat kebab yang praktek berwirausaha dengan membuat produk pangan berupa kebab, asrama Nurul Quran pelatihan membuat pudding , untuk asrama Darul Lughoh Al Injiliziyah praktek pembuatan minuman seperti es coklat dan nutrisari. Asrama TPQ yang dihuni oleh santri penguraian khusus tingkat wustho yang menghafal kitab nadzom alfiyah. Pelaksanaan pengabdian berwirausaha melalui pengembangan produk pangan . dan minuman. Kegiatan pelaksanaan berwirausaha dilakukan di pondok Asosiasi TPQ di asrama Al-Makmuroh pada hari Rabu Tanggal 01 Juni 2022 tepatnya berada di depan Berwirausaha melalui pengembangan produk pangan . berupa kebab. Pemilihan produk tersebut sesuai dengan bahan baku yang mudah di dapat dan mudah dalam pengolahannya. Selain tim pendamping, ada sejumlah mengembangkan bakat dan minat yang ada serta melatih diri untuk Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November membiasakan berwirausaha, pelatihan mengolah kebab inidi tanggungjawabi oleh 2 tim yaitu dengan Lisa Ariesta dan Ismi Shofiatun Zulfa. Mulai dari menyiapkan bahan hingga proses penyajian. Berikut bahan dan langkah-langkah membuat kebab. Bahan-bahan yang harus disiapkan yaitu roti kebab atau tortilla, margarin, tomat, bawang bombay, daun selada dan timun, mayonais, keju mozarela, saus tomat, sosis, daging kebab. Langkah-langkah: Siapkan wajan kemudian olesi dengan menggunakan margarin. Setelah itu kemudian letakan di atas api kecil saja. Letakan bahan roti kebab atau tortila di atas wajan tersebut lalu panggang beberapa saat saja hingga terlihat bercak kecoklatan pada tortila. Kemudian angkat dan sisihkan. Siapakan wajan dan tumis bawang bombay hingga layu menggunakan api kecil saja. Siapkan piring kemudian anda letakan torila di atas piring tersebut. Tata berbagai bahan isian di atasnya berupa tomat, bawang bombay, daun selada dan timun. Letakan sesuai selera anda masing-maing bias dibentuk memanjang atau seperti corong. Jangan lupa untuk menambahkan sedikit sambal dan juga saus tomat di bagian tengahnya secukupnya saja. Tambahkan daging kebab dan sosis yang telah dipanggang sebelumnya. Ratakan kembali sesuai dengan selera. Tuangkan mayones pada kebab secukupnya. Setelah semua bahan terta dengan rapih dan tidak tertinggal, lanjutkan dengan menggulang dan memadatkannya. Kebab siap disajikan Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Gambar 1. Pembuatan Kebab (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Kegiatan pelaksanaan berwirausaha dilakukan di pondok Asosiasi TPQ di asrama TPQ Darussalam pada hari Selasa Tanggal 07 Juni 2022 tepatnya berada di depan perpustakaan. Produk makanan yang kedua yaitu bola-bola mie, produk ini yang palingdi nanti dan cara membuatnya cukup mudah jika memiliki bakat yang memadai dan membutuhkan pelatihan untuk para santri maupun mahasiswa yang ingin belajar memasak dan membuat camilan-camilan kreatif. Pelatihan membuat bola- bola mie ini di tanggungjawabi oleh tim kkn atas nama Lailatul Umroh dan Luluk Nafisah Berikut bahan dan langkah-langkah membuat bola-bola mie yaitu Mie instan . ie burung dar. 2, 1 sachet royko kaldu ayam. Saos sachet, 2 butir telur ayam, 75 g tepung terigu. Minyak goreng. Cabe rawit . Bawang merah . Bawang putih . Cara membuat: Buka kemasan mie instan. Rebus mie instan hingga lunak lalu tiriskan. Campur mie instan dengan bumbunya. Aduk rata. Tambahkan kecap, royko kaldu ayam, saus sambal, tepung terigu dan telur. Ambil adonan mie lalu bulatkan sambil tekan-tekan hingga padat. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kecokelatan dan kering. Angkat lalu tiriskan kemudian sajikan bola-bola mie dengan sausnya. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Gambar 2. Pembuatan Bola-Bola Mie (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Kegiatan pelaksanaan berwirausaha dilakukan di pondok Asosiasi TPQ di asrama Nurul QurAoan pada hari Rabu tanggal 8 Juni 2022 tepatnya berada di depan perpustakaan Selain produk makanan camilan yang disajikan, berikut produk minuman yang dibuat oleh tim yang membutuhkan bahanbahan praktis namun pengalaman dan ketangguhan dalam membuat pudding ini sangat dibutuhkan. Maka pelatihan membuat pudding ini sangat dibutuhkan untuk menghindari kegagalan dalam membuatnya dan pelatihan membuat pudding di tanggungjawabi oleh tim kkn atas nama Ismi Shofiatun Zulfa dan Lukluk Martiana. Berikut bahan dan langkah-langkah membuat pudding yaitu 2 botol susu indomilk, 5 sachet agar-agar, 1 sachet jelly powder. Gula pasir A kg. Susu kental manis . ecukupnya, sesuai seler. Cara membuat puding yang enak: Campur bubuk jelly powder dengan sususegar lalu aduk rata, tambahkan gula pasir . Rebus semua bahan hingga mendidih dengan api kecil. Masukkan susu kental manis secukupnya. Aduk rata, masak lagi hingga mendidih. Matikan kompor kemudian tuang pudding ke gelas . etakan pudin. sambil disaring. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November . Masukkan pudding ke lemari es selama beberapa menit agar lebih cepatmembentuk puding. Sajikan puding yang telah jadi Kegiatan pelaksanaan berwirausaha dilakukan di pondok Asosiasi TPQ di asrama Darul Lughoh Al Injlisiyyah pada hari Rabu tanggal 15 Juni 2022 tepatnya berada di depan perpustakaan Selanjutnya yaitu minuman pelengkap, produk minuman ini yang paling menyegarkan dan cocok untuk pelengkap dari produkproduk yang tim sajikan sebelumnya. Begitupun dengan produk es ini, perlu adanya pelatihan agar produk yang disajikan sesuai yang diinginkan. Pelatihan produk es ini di tanggungjawabi oleh semua tim. Berhubung minuman yang dibuat adalah siap saji, maka pembuatan minuman es coklat dan nutrisari membutuhkan bahan. Air. Batu es, dan Topping sesuai selera Gambar 3. Es Coklat (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Pelatihan berwirausaha Masih sangat sedikit santri yang mempunyai kemampuan berwirausaha dan pemasaran. Maka, itu merupakan peluang bagi tim untuk mengabdi di Asosiasi untuk memberikan pelatihan wirausaha dan pemasaran. Pertama yang dilakukan adalah membuat tim yang bertugas menawarkan atau memasarkan produk ke semua asrama yang ada di Pondok Putri Utara. Tim ini tidak hanya bertugas memasarkan tapi juga mendampingi untuk membuat produk olahan makanan dan minuman. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Pelatihan berwirausaha dilakukan di aula Asosiasi TPQ. Tim yang hadir adalah perwakilan dari setiap asrama santri putri utara. Kegiatan dimulai pukul 00 wib yang bertujuan untuk membangun mindset berwirausaha, membentuk karakter tangguh berwirausaha, dan menanamkan soft skill dalam berwirausaha agar di masa depan dapat melanjutkan berwirausaha melalui pengolahan produk pangan dan minuman tersebut, pelatihan ini di koordinasi oleh setiap tim yang membawahi masing masing produk 2 tim yang bertanggung jawab dalam pelatihan, pembuatan dan cara penyajiannya. Gambar 4. Pelatihan berwirausaha Bersama santri (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Pemasaran dan laporan keuangan hasil KKN ABCD Dalam berwirausaha pastilah harus ada yang namanya pemasaran. Pemasaran merupakan proses menawarkan, menjual dan membeli dalam Pertama yang dilakukan dalam pemasaran oleh tim yaitu memperkenalkan produk ke setiap asrama di Asosiasi TPQ. Setelah memperkenalkan produk, merekrut minimal dua orang dari setiap asrama. lingup TPQ ada 4 asrama yang mana setiap asrama mengambil produk yang berbeda-beda. Hari pertama pelatihan di asrama Al-Makmuroh yang berbasis Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November program unggulan mandarin, di sana memberi pelatihan bagaimana cara membuat kebab. Hari ke dua pelatihan di asrama Darul Lughoh Al Injliziyah yang mana melatih agar lihai membuat bola-bola mie yang biasa di makan dalam keadaan santai. Dilanjutkan hari ke tiga di asrama Nurul QurAoan (Mts Unggulan Tahfidzul QurAoa. karena di asrama ini dihuni oleh anak-anak kecil yang biasanya suka jajanan manis, maka di asrama ini mengadakan pelatihan cara membuat pudding yang lembut dan enak. Terakhir di asrama lingkup TPQ yang khusus untuk santri tingkat wustho yang sedang mengahapal nadzom Alfiyyah Ibnu Malik cocok untuk memberi pelatihan membuat es cokelat dan es nutrisari yang cara pembuatannya mudah tidak memakan banyak waktu juga banyak digemari dikalangan santri. Setelah melaksanakan pelatihan di seluruh asrama barulah warga asrama yang direkrut atau biasa disebut dengan Tim 18 menyebarkan pamphlet ke seluruh asrama yang ada di pondok utara sampai batas waktu yang ditentukan. Setiap satu minggu sekali mengadakan bazaar untuk mengambil pesanan dan memperlihatkan produk- produk yang dibuat oleh setiap asrama yang ada di Asosiasi TPQ. Gambar 5. Logo atau desain Kemasan (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Pengembangan Produk Pangan (Camila. Dan Minuman Sebagai Upaya Dalam Membangun Perekonomian Asosiasi TPQ Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Nawal Ika Susanti. Lely Ana Ferawati Ekaningsing. Anyes Lathifatul Insaniyah L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Tabel 4. Laporan Keuangan Minggu ke 1 Minggu 1 No Transaksi Debet Kas Awal BahanBahan Puding BolaBola Kebab Cokelat Nutrisari Kredit Minggu 1 Saldo Transaksi Debet Kas Minggu Ke-2 BahanBahan Puding BolaBola Kebab Cokelat Nutrisari Kredit Saldo Sumber: Laporan Keuangan, 2022 Simpulan Dari laporan pengembangan produk pangan . dan minumam sebagai salah satu usaha dalam membangun perekonomian Asosiasi TPQ di Pondok Pesanten Putri Utara Darussalam Blokagung memang sangatlah urgent dikarenakan Asosiasi TPQ ini sendiri memang masih tergolong baru berdiri pada tahun 2021 sehingga perekonomian Asosiasi TPQ belum stabil sehingga dilakukan beberapa upaya untuk dapat menstabilkan perekonomian Asosiasi TPQ. Pengembangan produk pangan . dan minuman ini sudah terealisasi 80%. Referensi