Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023, 55 - 61 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/index. php/jgt (AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN ALQURAN HADIS ONLINE PADA MASA COVID-19 DI MI ALIKHSAN PERTUMBUKAN ) Nurhasanah1. Hadi Gunawan2 Abstrak Penyebaran virus corona membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan baru di bidang pendidikan. Kebijakan tersebut dibuat dengan tujuan pencegahan penyebaran virus covid-19 di lingkungan pendidikan. Kebijakan yang dikeluarkan memberikan perubahan aktivitas belajar saat ini. Selama diintrusikan kebijakan belajar dari rumah. Siswa melaksanakan pembelajaran Al- Quran Hadis secara online dengan memanfaatkan beragam aplikasi seperti whatsapp, messeger, dan ruang guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas permasalahan yang terjadi saat pelaksanaan pembelajaran secara online. Metode penelitian yang dilakukan dengan kualitatif yaitu wawancara kepada para pendidik khususnya di MI Al Ikhsan Pertumbukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 dengan cara daring menggunakan beberapa aplikasi seperti whatsapp, messeger, dan ruang guru. Siswa dapat melihat dan mengambil materi-materi yang penting dalam suatu pembelajaran online, pada masa covid-19 ini siswa mengikuti pembelajaran secara online. Proses aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online di MI Al-Ikhsan dilaksanakan dengan baik, terarah, terencana, dan teratur untuk mengembangkan dan meningkatkan kegiatan proses kegiatan pembelajaran siswa. Proses aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online di MI Al-Ikhsan menggunakan pembelajaran secara daring dan Pembelajaran secara daring dilakukan secara online yaitu melalui Pembelajaran luring dilakukan bagi siswa yang tidak mempunyai Siswa bisa datang ke sekolah menjuimpai gurunya untuk meminta materi dan soal-soal tersebut kepada gurunya. Kata Kunci: Aktivitas Belajar . Pembelajaran Online . Pembelajaran AlQuran Hadis. Pandemi Abstract The spread of the corona virus made the government issue new policies in the education sector. This policy was made with the aim of preventing the spread of the Covid-19 virus in the educational environment. The policies issued provide changes to current learning activities. As long as the policy of studying from home is intruded. Students carry out Al-Quran Hadith learning online by utilizing various applications such as whatsapp, messenger, and ruang guru. This study aims to explore the problems that occur when implementing online learning. The research method used was qualitative, namely interviews with educators, especially at MI Al Ikhsan Pertumbuk. The results of this study indicate that learning activities were carried out during the Covid-19 pandemic online using several applications such as WhatsApp. Messenger, and the ruang guru. STAI Syekh H. Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai. Nurhasanah@ishlahiyah. Hadigunawan@ishlahiyah. Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023, 55 - 61 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/index. php/jgt Students can see and retrieve important materials in an online learning, during the Covid-19 period students took part in online learning. The process of student learning activities in online Al-Quran Hadith learning at MI Al-Ikhsan is carried out properly, directed, planned, and organized to develop and improve the process of student learning activities. The process of student learning activities in online AlQuran Hadith learning at MI Al-Ikhsan uses online and offline learning. Online learning is carried out online, namely via WhatsApp. Offline learning is carried out for students who do not have cellphones. Students can come to school to meet their teacher to ask the teacher for the material and questions. Keywords: Learning activity . Online Learning . Al-Quran Hadith Learning . Pandemic PENDAHULUAN Aktivitas pembelajaran siswa ini mulai mengalami penurunan, hal ini disebabkan sistem pembelajaran online. Pembelajaran online mulai dilakukan semenjak terjadinya pandemi virus corona . Virus covid-19 yang berasal dari bangsa Cina dan virus ini menyebar dengan cepat hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tahun 2020 ini, dunia telah dilanda wabah yang disebut dengan Corona Virus atau dikenal dengan Covid-19 dan hampir menyebar di seluruh dunia. Covid-19 secara tidak langsung memberikan pengaruh diseluruh bidang pergerakan Hal ini di mulai dari aktivitas pribadi, hingga aktivitas sosial bersekala besar. Hal ini berefek pada terhambatnya proses apembelajaran di sekolah. Berdasarkan surat edaran kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020, poin ke 2 disampaikan terkait dengan pembelajaran dari rumah atau pembelajaran jarak jauh. Banyak ditemui siswa yang tidak aktif untuk mengikuti pembelajaran online, padahal setiap hari guru memberikan tugas diluar sekolah yang harus dikerjakan di rumah. Pembelajaran tidak berjalan dengan baik. Kurangnya ketersediaan perangkat atau alat komunikasi dalam pengerjaan tugas jarak jauh. Permasalahan aktivitas pembelajaran siswa ini harus menjadi perhatian setiap sekolah, pemerintah harus dapat mencari solusi terbaik dalam menghadapi permasalahan ini. Guru juga harus mampu mengajak siswa aktif dalam mengikuti pembelajaran dengan berbagai strategi ataupun metode yang bervariasi. Siswa yang tidak aktif dalam mengikuti mata pelajaran, akan berdampak pada ketidakpahaman siswa dalam mata pelajaran tersebut. Model pembelajaran online ini dapat juga dikatakan sebagai model pembelajaran mandiri. Hal ini dikarenakan siswa dituntut untuk mampu belajar di rumah secara mandiri dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Model pembelajaran ini memanfaatkan penggunaan internet sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran yang memiliki kelebihan sepereti proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu seperti halnya tatap muka seperti biasa dan lama waktu belajar juga Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023, 55 - 61 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/index. php/jgt tergantung pada kemampuan masing-masing siswa. Namun yang menjadi permasalahan masih banyaknya siswa ataupun wali murid yang belum dapat memahami penggunaan internet. Permasalahan inilah yang juga dihadapi pada sekolah MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. MI Al-Ikhsan harus mampu beradaptasi dengan perubahan model pembelajaran selama pandemi covid-19. Begitu juga guru-guru dan para siswa MI Al-Ikhsan juga dituntut untuk mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan KAJIAN TEORI Aktivitas belajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan perubahan pengetahuan, nilai-nilai sikap, dan keterampilan pada siswa sebagai latihan yang dilaksanakan secara sengaja. Sedangkan S Nasution . , mendefinisikan aktivitas belajar sebagai segala kegiatan yang dilakukan dalam proses interaksi . uru dan sisw. dalam rangka mencapai tujuan belajar. Menurut Sardiman . , menyatakan bahwa aktivitas belajar adalah aktivitas yang bersifat fisik maupun mental, dimana dalam kegiatan belajar kedua aktivitas tersebut saling berkaitan sehingga akan mengahasilkan aktivitas belajar yang Syaiful . menyatakan bahwa belajar adalah suatu kata yang sudah akrab dengan semua lapisan masyarakat. Belajar merupakan usaha penguasaan materi ilmu pengetahuan yang merupakan sebagian kegiatan menuju terbentuknya kepribadian siswa yang lebih baik. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam aktivitas belajar siswa sangat berpengaruh dalam kegiatan proses belajar mengajar. Sebagaimana Ahmad Supardi yang dikutip oleh A. Rosmiati . bahwa Pendidikan Agama Islam merupakan pendidikan yang berdasarkan Islam atau tuntunan Agama Islam dalam membina dan membentuk pribadi muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT, cinta kasih sayang pada orang tuanya dan sesama hidupnya dan juga kepada tanah airnya sebagai karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Tujuan Al-Quran Hadis di sekolah ialah agar peserta didik dapat memahami, terampil melaksanakan, dan melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sementara itu Hasan asari . , tujuan Al-Quran Hadis . ecara khusus di sekolah umu. adalah untuk membentuk manusia takwa, yaitu manusia yang patuh kepada Allah dalam menjalankan ibadah dengan menekankan pembinaan kepribadian muslim, yakni pembinaan akhlakul karimah, meski mata pelajaran agama tidak diganti mata pelajaran akhlak dan etika. Aktivitas belajar siswa merupakan bentuk kegiatan siswa yang terjadi di dalam lingkungan sekolah, baik yang terjadi didalam kelas Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023, 55 - 61 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/index. php/jgt maupun yang terjadi di luar kelas. Adapun contoh aktivitas belajar siswa seperti mendengarkan, membaca, menulis, mengingat, berfikir, latihan/praktek, dan lain sebagainya. Aktivitas belajar siswa merupakan hal yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Aktivitas belajar yang menyenangkan dapat meningkatkan semangat belajar pada siswa. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tentunya menjadi tantangan sendiri bagi setiap guru. Bagaimana guru menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan dan menonton tentulah sangat menarik minat belajar siswa. Selama masa pandemi covid-19, aktivitas belajar siswa mengalami perubahan yang signifikan. Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan di sekolah pun berubah menjadi kegiatan yang dilakukan di Tentu hal ini bukanlah hal yang mudah diterima, baik bagi guru, siswa, dan wali siswa. Ali Sadikin . Peran orang tua dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk membantu segala aktivitas belajar anaknya yang berubah menjadi sistem pembelajaran online. Hampir seluruh pembelajaran dilakukan secara online termasuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan metode kualitatif. Data penelitian ini digali sebanyak mungkin dan dikumpulkan, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Menurut Meleong . menyatakan bahwa AuInforman dalam penelitian kualitatif adalah individu yang berfungsi dalam memberikan informasi terkait dengan realitas dan kondisi yang menjadi latar belakang dalam rumusan masalah penelitian. Ay Penelitian ini mempersoalkan latar ilmiah dengan maksud agar hasilnya dapat digunakan untuk menafsirkan fenomena yakni aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid-19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Pendekatan metode ini bertujuan untuk menganalisis data berdasarkan hasil wawancara dan studi lapangan yang diteruskan ke dalam bentuk hasil penelitian dan pembahasan. Sebab didalam penelitian ini menggunakan tehnik non tes seperti observasi dan wawancara. HASIL DAN PEMBAHASAN Proses aktivitas belajar siswa melalui aplikasi whatsapp, messenger, dan ruang guru. Siswa yang tidak dapat hadir ataupun siswa yang tidak mempunyai handphone bisa datang ke rumah guru untuk meminta soal-soal tersebut. Siswa menginginkan kegiatan proses pembelajaran dapat berjalan seperti dulu lagi, karena di masa sekarang ini proses pembelajaran tidak berjalan dengan begitu baik, sebab masih banyak siswa yang tidak mempunyai alat elektronik seperti handphone Itulah yang menyebabkan proses belajar siswa pada Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023, 55 - 61 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/index. php/jgt pembelajaran Al-Quran Hadis ini mengalami penurunan. Ini semua terjadi karena adanya pandemi covid-19 yang terjadi pada masa sekarang ini. Masalah yang dihadapi siswa dalam aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid-19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat yaitu tidak mempunyai handphone, susah jaringan, dan mati lampu. Siswa tidak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Misalnya masalah karena tidak ada handphone, siswa bisa datang ke sekolah menjumpai gurunya untuk meminta tugas dari gurunya. Selain itu, banyak dikeluhkan para orang tua siswa termasuk mereka yang berasal dari keluarga menengah Para orang tua siswa tidak bisa membeli handphone baru buat buah hatinya untuk menjalani pendidikan secara daring selama masa pandemi ini. Metode-metode yang digunakan dalam aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid-19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat yaitu menggunakan metode aplikasi whatsapp, messeger, dan ruang guru. Siswa dapat melihat dan mengambil materi-materi yang penting dalam suatu pembelajaran online, pada masa covid-19 ini siswa mengikuti pembelajaran secara online. Siswa mengikuti pembelajaran online supaya siswa tidak terkena covid-19, dan siswa juga harus bisa mengikuti peraturan protokol kesehatan yaitu: menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi keramaian, dan memakai masker di mana pun berada. Selain itu, metode pembelajaran online yang diterapkan oleh guru dapat bermanfaat bagi siswa seperti siswa dapat memilki lebih banyak kesempatan untuk memahami dan mempelajari materi pembelajaran, guru memilki akses lebih untuk membantu siswa yang kesulitan dalam memahami materi melalui adanya sistem campuran antara sinkron dan asinkron, keseimbangan antaram metode sinkron dan asinkron membuat siswa lebih disiplin. Weydemeyer yang dikutip oleh Rusman . , mempunyai gagasan bahwa untuk mengatasi persoalan jarak dalam sistem pendidikan terbuka jarak jauh perlu diciptakan sistem pembelajaran yang memperhatikan. KESIMPULAN Proses aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid-19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat dilaksanakan dengan baik, terarah, terencana, dan teratur untuk mengembangkan dan meningkatkan kegiatan proses kegiatan pembelajaran siswa. Proses aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid-19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat menggunakan pembelajaran secara daring dan luring. Pembelajaran secara during dilakukan secara online yaitu melalui whatsapp. Guru memberikan materi dan soal-soal kepada siswa melalui whatsapp. Siswa dapat mengerjakan soal-soal tersebut dan mengirim soal-soal tersebut Jurnal Generasi Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023 Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Volume 2. Nomor 1. April 2023, 55 - 61 E-ISSN: 2830-182X https://jurnal. id/index. php/jgt melalui whatsapp. Pembelajaran luring dilakukan bagi siswa yang tidak mempunyai handphone. Siswa bisa datang ke sekolah menjuimpai gurunya untuk meminta materi dan soal-soal tersebut kepada gurunya. Masalah yang dihadapi siswa pada pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid-19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat yaitu karena tidak ada Siswa yang tidak ada handphone tidak dapat mengikuti pembelajaran secara online, karena masih banyak siswa di sekolah ini yang tidak mempunyai handphone. Bagi siswa yang tidak mempunyai handphone bisa datang ke sekolah menjumpai gurunya untuk meminta soal-soal yang diberikan oleh gurunya. Metode yang digunakan siswa dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online pada masa covid19 di MI Al-Ikhsan Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat yaitu whatsapp dan zoom. Guru memberikan materi dan soal-soal melalui Siswa dapat melihat dan mengerjakan soal-soal tersebut dari Bagi siswa yang sudah selesai mengerjakan soal-soal tersebut dapat dikirim melalui whatsapp. Guru bisa langsung menilai jawaban dari soal-soal yang dikirim oleh siswa ke whatsapp. Terkadang sesekali guru menggunakan zoom untuk memantau siswa dari jarak jauh dan guru dapat mengetahui siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran dan siswa yang tidak aktif dalam mengikuti pembelajaran. SARAN