Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Volume 7 Number 1 Mei 2025 P-ISSN: 2964-6472. E-ISSN: 2961-7278. Hal 99-119 DOI: https://doi. org/10. 55606/ay. Available online at: https://ejurnalqarnain. id/index. php/AY Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 Jazir. Rosyidi. Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Al-Amien Prenduan. Indonesia Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Al-Amien Prenduan. Indonesia jhachil678@gmail. Alamat: Desa. Dunglaok. Pragaan Laok. Kec. Pragaan. Kabupaten Sumenep. Jawa Timur. Indonesia Korespondensi penulis: jhachil678@gmail. Abstract. Seeing the development of the times, increasingly sophisticated information and communication technology has given rise to various bad behaviors that make the Indonesian people, especially young people, lose their spirit of jihad and nationalism, become mentally weak, often toxic, and lazy, one form of preventing this decline is to utilize mass media in the form of movies, because movies are one of the most popular at the moment, so by utilizing movies as a medium of invitation or da'wah, by using example as a method, stubborn young people can be melted, therefore, the problem raised in this research is how to analyze the exemplary message in the Buya Hamka Movie Vol I 2023. To be able to analyze the exemplary message in the movie, the researcher used a qualitative descriptive approach with Roland Barthes' type of research in the form of three meanings in the analysis, namely denotation, connotation and myth. Meanwhile, data collection techniques use observation and documentation techniques. Checking the validity of the research uses in-depth observation and triangulation so that researchers can analyze speech, behavior, signs and movie soundtracks. As for the results of this research, there were seventeen scans containing exemplary messages in the Buya Hamka Movie Vol I. From the results of this research, it was found that messages of faith, sharia and morals were more dominant in the moral messages which recommended increasing the number of good and non-toxic words. Keywords: Messages. Exemple. Movie Abstrak. Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih, dapat memunculkan berbagai prilaku buruk bangsa Indonesia terutama dari kalangan pemuda Muslim yang banyak kehilangan semangat jihad dan rasa Nasionalisme, lemah mental, sering toxic, dan malas. Untuk mencegah kemerosotan tersebut pemanfaatan balik media massa sebagai media keteladanan adalah perlawanan yang baik, terutama media dalam bentuk Film. Film adalah media yang termasuk paling digemari pada sekang ini, maka dengan memanfaatkan film untuk menyampaikan pesan keteladanan diharap bisa mencairkan kepala muda-mudi bangsa. Oleh karena itu, pemasalahan yang diangkat dalam penelitian ini ialah bagaimana Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023. Untuk bisa menganalisis pesan keteladanan yang ada didalam Film tersebut maka peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitan Roland Barthes. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik obsevasi dan dokumentasi. Adapun pengecekan keabsahan penelitian menggunakan pengamatan yang mendalam dan triangulasi dengan begitu peneliti dapat menganalisis ucapan, tingkahlaku, tanda-tanda serta soundtrack Adapun hasil penelitian ini, terdapat tujuh belas Scene yang mengandung pesan keteladanan dalam film Buya Hamka Vol I, dari hasil penelitian ini didapat pesan keimanan, syariat dan akhlaq yang lebih dominan pada pesan akhlaq yang menganjurkan untuk memperbanyak kata-kata yang baik dan tidak toxic. Adapun kesimpulan keseluruhan dari penelitian ini bahwa Film Buya Hamka Vol I 2023 mengajarkan kita akan kesabaran, kebaikan. Received: May 8, 2025 . Revised: May 12, 2025. Accepted: . May 28, 2025 Online Available: May 30, 2025. Published: May 30, 2025. *Jazir, jhachil678@gmail. Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 keikhlasan serta mentalitas yang kuat dari sosok Buya Hamka dan keluarganya dalam mendakwahkan ketauhidan Islam yang sebenarnya, dengan mempertahankan Nasionalisme ditengah finah dan cacimakian serta tetap menjalankan syariat Islam. Kata kunci: Pesan. Keteladanan. Film PENDAHULUAN Dakwah sangatlah penting bagi umat Islam apalagi pada era sekarang ini, bagaimana tidak, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, banyak media massa yang menyebarkan berbagai macam contentcontent hiburan tak berfaedah seperti game, video joget-joget, video yang megumbar aurat, atau bahkan film yang mengandung unsur porno, hal ini bisa mempengaruhi dan merusak pola pikir umat islam, imbasnya akan tumbuh rasa malas dan kurangnya semangat jihad dan nasionalime, sehingga puncaknya bisa membuat kemunduran bagi negara dan agama Islam itu sendiri. Maka sebelum masalah besar ini terjadi, umat Islam di Indonesia terhususnya yang sadar akan bahayanya perkembangan media massa harus melawan balik dengan menggunakan media itu sendiri, yaitu dengan menggunakan media massa sebagai media dakwah, alhasil ruang lingkup dakwah jadi semakin luas. Berdakwah menggunakan media massa sangatlah efektif, melalui media massa pesan dakwah dengan teladan yang disampaikan oleh seorang daAoi . bisa tersampaikan kepada mad'u . bjek dakwa. yang tersebar diberbagai tempat (Japarudin, 2012:. , maka tak heran banyak sekali umat Islam menggunakan media massa dalam menyampaikan pesan dakwah. Pesan dakwah adalah bahan-bahan atau isi ceramah yang akan disampaikan dalam berdakwah (Jafar dan Mudzhira, 2018:. , berbagai macam media massa yang bisa mendukung dakwah Islam, akan tetapi dalam proses penyampaiannya berdakwah tentunya membutuhkan sesuatu yang bisa menyentuh perasaan, agar pesan dakwah kepada para mad'u yang keras kepala bisa tersampaikan, adapun sesuatu yang dibutuhkan tersebut adalah Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 Keteladanan ialah bentuk metode dakwah yang sederhana tanpa berkata maupun bersuara dan cukup dengan tingkah laku saja, sehingga objek dakwah tidak merasi di gurui ataupun diatur. Film merupakan media massa yang sangat pas dalam memberikan pengaruh kepada mad'u, penyampaian pesan dalam film relative tersampaikan, dan bisa mempengaruhi langsung emosional penonton (Ali Mursid dan Dani Manesah, 2020:. , maka tak jarang kita menyaksikan orang menangis, sedih, kecewa senang ketika menonton film. Ada banyak sekali film-film yang berbasis Islami yang penuh dengan pesan-pesan Islami pula yang bisa menggerakkan hati dan sangat baik untuk diteladani, seperti yang baru ini tayang yaitu Film Biografi Buya Hamka Vol I, ada banyak sekali pesan-pesan keteladanan dalam film yang disutradarai oleh Fajar Bustami ini. Dalam film ini Abdul Karim Malik Amrullah yang dikenal juga dengan Buya Hamka Di perankan langsung oleh Vino G Bastian, film biografi ini menceritakan tentang perjalanan Buya Hamka itu sendiri dan beliau ketika masih muda, bagaimana semangat beliau dalam belajar, semangat jihad serta Indonesia, memperlihatkan akan kesabaran, kebaikan dan keikhlasan beliau dalam berdakwah dan bagaimana beliau menanggapi ketika dituduh sebagai penghianat dan Pro Jepang difilm ini juga diperlihatkan akan keharmonisan rumah tangga serta bagaimana Buya Hamka itu sendiri berdakwah melalui lisan dan tulisan karya sastra melalui buku-bukunya, serta banyak lagi pesan-pesan keteladanan Buya Hamka yang baik untuk dicontoh dalam film AuBuya Hamka Vol IAy ini. Film Buya Hamka ini sebenarnya Mempunyai 3 Volume, volume I sudah rilis pada tanggal 19 april 2023 lalu, pada awal perilisnnya film Buya Hamka vol I ini langsung menjadi film Ke 3 yang tembus 1 juta penonton, sedangkan Volume II dan i masih belum rilis. Walau demikian pada film Buya Hamka Vol I ini sangat populer serta memotivasi dan mengispirasi penonton akan perjuangan dan keteladanan Buya Hamka itu sendiri. Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 Dengan sedikit pembahasan konteks penelitian diatas, jelas peneliti sangat tertarik untuk menganalisis pesan keteladanan film AuBuya HamkaAy ini agar supaya penelitian ini bisa memberikan semangat juang bagi pembaca dari semua kalangan sebagaimana mencontoh keteladanan perjuangan hidup Buya Hamka dalam film itu sendiri. Adapun keteladanan yang dimaksud adalah keteladanan yang dapat dijadikan dicontoh sebagai alat pendidikan Islam atau metode dakwah Islam melalui perfilman, yaitu keteladanan yang baik sesuai dengan pengertian Auuswatun hasanahAy (Nihayatul, 2021:. , firman Allah SWT yang artinya: Sungguh, pada . Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, . bagi orang yang mengharap . Allah dan . hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah. Maka dari itu, sebagai seorang ulama, sebagai figur yang baik, sosok Buya Hamka dalam film ini patut kita contoh keteladanannya, seperti contohnya ketika beliau diberi sebuah titipan oleh sahabatnya berupa hadiah uang dari masyarakat dengan lapang beliau berkata Aydiberi kesempatan berdakwah saja sudah menjadi rezeki besar dari Allah SWT, dakwah ambo bukan jual beli, dan tolong sampaikan terimahkasi ambo kepada mereka, tapi ambo mita maaf tak bisa menerima hadiah iniAy. Dari sini kita bisa melihat bahwa beliau benar-benar patut diteladani oleh kita semua sebagai generasi-generasi pendakwah mudah akan keikhlasan beliau dalam berdakwah. Maka dengan penelitian ini diharap dapat membuat kita dari kalangan mad'u bisa tergerak terpanggil dan termotivasi dengan keteladanan Buya Hamka, terhusus bagi kaum-kaum rebahan yang mager, yang sukanya hanya tidur, makan, sekrol hp, bisa tersadarkan dan bangkit setelah membaca Skripsi ini, dengan demikian penulis memilih judul "Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023" METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik analisis semiotika model Roland Barthes karena teknik analisis ini menurut peneliti sangat cocok untuk Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 menganalisis pesan dalam sebuah Film secara baik, karena analisis Roland Barthes bukan hanya dapat menemukan pesan yang jelas (Denotati. akan tetapi juga bisa menentukan pesan yang tersembunyi (Konotati. , teknik Barthes ini juga merupakan lanjutan dari teknik analisis Saussure yang mana hanya perhenti pada tahapan pertama saja sedangkan analisis Barthes melanjutkan pada tahapan kedua yaitu mitos, seperti pada gambar berikut ini. Signififer Signified Denotative Sign Connotative Signifier Connotative Signified Connotative Sign Gambar 2. 2 Peta Tanda Roland Barthes Dari peta Barthes di atas dapat dilihat bahwa denotative . terdiri dari . Tetapi tanda denotative juga merupakan tanda konotatif . Dengan kata lain, itu adalah elemen material. Dengan demikian, dalam konsepsi Barthes, tanda tidak hanya mencakup makna pelengkap, tetapi juga mengandung dua bagian dari tanda penanda sebagai dasar keberadaannya Analisis ini memfokuskan pada 3 tahap signifikansi, yaitu: denotasi, konotasi dan mitos. HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini seperti yang tercantum dalam tabel berikut ini: Kategori pesan Keteladanan Pesan Aqidah atau Keimanan Pesan Keteladanan Keteguhan Iman dan Takwah Kepada Allah SWT Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Jumlah Scene Ke-4 Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 Membela Negara sebagian Dari Ke-69 Ke-3 Ke-12 Percaya kepada ketentuan Allah Ke-19 Mengucapkan Kalimat syahadat Ke-14 Pesan Syariat atau Keutamaan Sholat BerjamaAoah Ke-67 Keislaman Dakwah Dengan Tulisan Ke-31 Kewajiban Menuntut ilmu Ke-5 Sabar dan Amanah Ke-16 Berbakti kepada Orang tua Ke-34 Cinta Karena Allah SWT Ke-65 Menjadi Orang tua yang baik Ke-37 Menghindari Sifat Malas Ke-21 Keikhlasan dalam berdakwah Ke-63 Ke-47 Ke-1 Iman Akidah yang kuat dan cerdas menilai perubahan zaman Menanamkan Tauhid dalam Hidup Dan bekerja Pesan Akhlak Rela Berkorban demi agama dan Gemar Mengucapkan Kalimat Thoyyibah Tabel. 20 Pesan Keteladanan dalam Film Buya Hamka Vol 1 2023 Di temukan bahwasanya jumlah Scene yang ada dalam Film Buya Hamka ini berjumlah 69 Scene kemudian ditemukan tujuh belas macam pesan keteladanan di 52 Scene yang berbeda yaitu di pesan gemar mengucapkan kalimat Thoyyibah di temukan di 32 Scene. Keutamaan sholat berjamaah di 3 Scene serta, rela berkorban demi negara 2 Scene sedangkan empat belas pesan sisanya masing-masing hanya disebutkan di satu secane berbeda. Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 Teguh Iman dan Takwah Kepadah Allah SWT Scene Ke-48 menit ke-1:08:11 - 1:08:42 Makna Denotasi Buya Hamkapun menjelaskan tentang larangan agama Islam akan hal tersebut , mendengar itu Gubernur Nakasima menjelaskan lagi bahwa hal itu bukan sembahyang akan tetapi Sei-Keirei. Kemudian Buya Hamkapun menegaskan bahwa beliau hanya hormat kepada orang yang pantas dihormati. Makna Konotasi Buya Hamka sedang memakai surban ini menunjukkan bahwa Buya Hamka identitas Buya Hamka sebagai orang Muslim, kemudian menolak untuk melakukan Sei-Keirei yang merupakan bentuk penghormatan kepada kaisar Jepang, itu menunjukkan bahwa keteguhan iman dan takwanya kepada kepada Allah SWT Makna Mitos Kemudian Sei-Keirei ialah penghormatan kepada Dewa Matahari dengan membungkukan badan dan menghadap kedepan, dan ini sudah menjadi tradisi orang Jepang sebagai bentuk penghormatan kepada Kaisar (Lestari,2. Membela Negara sebagian dari Iman Scene Ke-69 menit ke-1:37:36 - 1:38:18 Makna Denotasi Buya Hamka berdiri tegas dengan suara yang lantang didepan warga Minangkabau untuk menyerukan melawan penjajah dalam mempertahankan kemerdekaan, kemudian mengangkat tangan dan meneriakan takbir berkalikali. Makna Konotasi Buya Hamka yang lantang dan keras menunjukkan bahwa Buya Hamka benar-benar serius dengan apa yang ia ucapkan, kemudian ia mengucapkan Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 takbir yang menunjukkan siap mati untuk membela negara kita adalah orang muslim tidak takut siapaun kecuali Allah SWT. Makna Mitos Mengucapkan takbir ketika ingin berperang merupakan hal yang dilakukan oleh orang-orang Islam. Hal ini sudah dilakukan sejak zaman Nabi Muhammad SAW ketika berperang. Orang muslim percaya bahwa membela tanah air itu sebagian dari iman makanya kalau mati akan mati syahid. Maka tak heran kalau orang islam tidak takut akan kematian ketika membela Negara. Akidah Yang Kuat Dan Cerdas Menilai Zaman Scene Ke-3 menit ke-6:18 Ae 7:45 Makna Denotasi Buya hamka sedang duduk dengan segelas kopi dan mesin ketik di depannya sedang menjelaskan tentang kegelisahannya kepada istrinya Siti Raham mengenai ulama-ulama yang beliau temui, karena mereka banyak yang tidak sadar akan perubahan zaman ada yang menolak menambah ilmu, dan ada yang menghambat kemajuan dan menganggap itu kafir. Makna Konotasi Buya Hamka sedang duduk dan berada dalam ruangan bersama istrinya Siti Raham sedang didepannya berupa mesin ketik dan kopi panas yang menunjukkan bahwa Buya Hamka sedang bergadang dengan mengerjakan Kemudian Buya Hamka sedang menjelaskan dengan sedikit emosi kepada istrinya tentang situasi ulama-ulama yang baru ia temui ia marah akan sikap sebagian mereka yang memiliki freming yang buruk akan perubahan Ini menunjukkan bahwa Buya Hamka adalah ulama muslim yang cerdas dan memiliki aqidah yang kuat sehingga bisa memilah antara benar dan yang salah Makna Mitos Makna Mitos yang terlihat pada adegan buya Hamka Minum Kopi. Kopi adalah minuman yang biasa diminum ketika mengerjakan sesuatu agar tetap Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 fokus, karena kopi mengandung kafein yang bisa membuat seseorang terjaga dan tidak mengantuk bahkan banyak orang-orang muslim yang meminum kopi yang tinggi kafein agar supaya tidak tidur sehingga bisa terjaga dan memperbanyak ibadah iAotikaf dimalam hari. Menanamkan Tauhid Dalam Hidup Dan Bekerja Scene Ke-12 menit ke-22:26 Ae 22:50 Makna Denotasi Buya Hamka memotivasi kariawan Pedoman Masyarakat dengan sehelai koran di tangannya dan menyampaikan tentang bekerja dengan semangat tauhid untuk menjadikan Pedoman Masyarakat sebagai panutan masyarakat kemudian beliau menyampaikan bahwa kalau hidup cuman sekedar hidup seekor babi juga hidup, kalau bekerja cuman sekedar bekerja kerapun juga Makna Konotasi pentingnya menanamkan semangat jihad dalam kehidupan dan pekerjaan tidak hanya hidup dan bekerja saja kalau tanpa itu apa bedanya kita dengan Makna Mitos Menanamkan Tauhid dalam hidup dan bekerja adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. sebab itulah perbedaan dasar antara manusia dengan hewan, seperti koruptor dengan tikus ini adalah dua hal yang sama, maka ini adalah contoh seseorang yang hidup hanya sekedar hidup bekerja hanya sekedar bekerja. Mengimani ketentuan Allah SWT Scene Ke-19 menit ke-37:35 Ae 38:36 Makna Denotasi Buya Hamka dan saling menanyakan kaba masing-masing kemudian Karta memberi tahu tentang keadaan Kultum yang pernah bertemu dengan Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 buya hamka diatas kapal bahwa sanya dia sudah meninggal bunuh diri mendengar hal itu Buya Hamka raut wajah buya hamka pun berubah dan mengucapkan innalilahi wainna ilaihi rajiAoun. Makna Konotasi Buya Hamka memotong perkataan Karta ketika berkata seandainya itu menunjukkan bahwa Buya Hamka tidak setuju dengan kata Karta tersebut kemudian berkata Allah SWT telah memilihkan jalan terbaik buat kita semua itu berarti Buya Hamka sangat meyakini ketentuan Allah SWT, semua kehidupan didunia sudah diatur oleh Allah SWT, tidak ada seorangpun yang dapat mengubah ketentuannya, maka tidak ada kata seandainya. Makna Mitos Ketentuan Allah adalah hal yang mutlak tidak dapat diubah karena sudah ditentukan oleh Allah SWT sejak zaman azali yang sesuai dengan kehendaknya (KH Imam Zarkasyi:. , ketentuan Allah ini juga disebut dengan qadha, seperti kematian seseorang yang merupakan ketentuan Allah SWT yang tidak dapat diubah (Sundari,2. Membaca Syahadat Scene Ke-14 menit ke-24-41 Ae 25:30 Makna Denotasi Siti Raham sedang duduk disamping anaknya yang pucat ketika melihat anaknya yang sudah tidak kuat menarik nafas Siti Rahampun dengan hati-hari menuntun anaknya untuk bersyahadat, kemudian setelah itu Hisyampun Makna Konotasi Hisyam sedang sakit keras kemudian disaat Hisyam sudah kesulitan bernafas menunjukkan bahwa Hisyam sudah sekarat melihat itu Siti Raham langsung menuntun anaknya untuk bersyahadat berharap meninggal dengan khusnul khotimah. Makna Mitos Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 Hisyam dapat p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 Syahadat ialah pintu keislaman seseorang makanya seseorang baru bisa dikatakan Muslim apabila ia bersyahadat. Syahadat juga sangat dianjurkan terlebih bagi orang yang sekarat, yang sudah mau meninggal dan biasanya seseorang akan menuntunkan kalimat yang mulia ini, peraktik seperti ini dalam islam disebut dengan talqin (Alhafiz Kurniawan,2. Pentingnya Sholat Berjamaah Scene Ke-67 menit ke-1:35:51 Ae 1. 36:50 Makna Denotasi Terlihat Buya Hamka sudah siap dengan pakaian sholatnya kemudian berdiri didepan kamar sambil berteriak untuk membangunkan anak-anaknya sambil menyampaikan akan barokah sholat berjamaah subuh di Masjid, akan tetapi diluar dugaan ternyata anak-anaknya sudah berangkat terlebih dahulu dan tinggal beliau dan istrinya dirumah dan merekapun pergi bersama. Makna Konotasi anak-anak Buya Hamka sudah mulai terbiasa dengan didikannya akan bangun subuh. Kemudian Buya Hamka menjelaskan tentang bagaimana Allah datangkan barokah bagi orang yang sholat subuh berjamaah dimasjid, itu menunjukkan bahwa pentingnya sholat berjamaah dimasjid karena akan didatangka pahalah dan keberkahan dari segala arah. Makna Mitos Seluruh umat Islam wajib melaksanakan shalat lima waktu (Pagi. Siang. Asar. Maghrib, dan Isy. Saat salat, yang terbaik adalah melakukannya secara berjamaah di dalam masjid. Karena shalat berjamaah di masjid 27 derajat lebih pahalanya dibandingkan shalat sendirian, dan setiap langkah menuju masjid ada pahalanya (Wardani:2. Dakwah dengan Tulisan Scene Ke-31 menit ke-43:10 Ae 44:30 Makna Denotasi Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 Buya Hamka menanyakan tentang pendapatnya tentang orang-orang yang menganggapnya sebagai kyai cabul, genit, mendengar tersebut Siti Raham menanggapi bahwa orang-orang seperti itu tidak perlu di jawab karena mereka pasti belum membaca dengan tuntas, mereka hanya menghakimi tanpa mempelajari dengan benar. Masih belum puas dengan penyataan istrinya mengetes lagi dengan petanyaan lain. Siti Raham menjelaskan lagi bahwasanya dakwah itu bukan hanya yang dilakukan di mushollah seperti cerama atau pidato akan tetapi juga bisa melalui cerita roman dan jauh lebih mengena. Makna Konotasi Dakwah bukan hanya mengajak seseorang dengan lisan akan tetapi juga melalui tulisan seperti novel romansa yang indah dan memikat hati yang dibumbui dengan hal-hal yang islami sehingga lebih dapat mempengaruhi lebih mengena perasaan madAou. Makna Mitos Menulis merupakan aktifitas yang banyak mendatangkan manfaat. Bahkan Rasulullah SAW pun mendorong umatnya untuk pandai menulis. samping bermanfaat bagi ilmu pengetahuan, menulis juga bisa jadi media Terdapat satu metode dakwah yang dulu sebelum media sosial belum secanggih sekarang sangat akrab dan dikenal luas di tengah masyarakat yakni dakwah bil kitabah atau secara tulisan. Akan tetapi setelah kemajuan media sosial Dakwah bil kitabah memang kalah populer dan terdengar asing di telinga banyak orang dibandingkan dakwah bil lisan dan juga dakwah bil fi`li akan tetapi walau begitu dakwah dengan tulisan ini masih banyak dilakukan oleh para pendaAoi. Kewajiban Menuntut Ilmu Scene Ke-5 menit ke-9:40 Ae 10:30 Makna Denotasi Terlihat Buya Hamka berpidato di sepan pengurus muhammadiyah di Makassar beliau menjelaskan bahwa pentingnya menuntut ilmu secara Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 berkesinambungan dan menjelaskan akan kewajiban setiap muslim laki-laki dan perempuan untuk menuntut ilmu. Makna Konotasi Buya Hamka mempunyai jabata penting pada organisasi tersebut, kemudian beliau menjelaskan tentang kewjiban menuntut ilmu secara terus menerus mulai dari lahir hingga mati, itu menjelaskan bahwa sangat pentingnya menuntut ilmu bagi orang muslim. Makna Mitos Ilmu pengetahuan amat penting bagi setiap individu bahkan dapat meningkatkan martabat manusia. Di dalam Islam, menuntut ilmu juga merupakan suatu ibadah kepada Allah dan terdapat beberapa matlamat tertentu dalam proses menuntut ilmu. Pentingnya mempunyai ilmu adalah untuk membuktikan kekuasaan Allah SWT. Dengan adanya ilmu, manusia dapat membaca Al Quran yang mana terkandung segala persoalan yang nyata di muka bumi ini. Ilmu juga membolehkan manusia mengkaji alam semesta ciptaan Allah ini. Sabar dan Amanah Scene Ke-16 menit ke-26:55 Ae 28:20 Makna Denotasi Hamka selesai sholat dan sangat sedih setelah mendengar berita bahwa anaknya meninggal dunia, kemudian salah seorang kariawan Pedoman Masyarakat menyarankan beliau untuk pulang akan tetapi Buya Hamka menolaknya karena kalau pulang pun beliau tidak akan sempat jenazah putranya, dan masih banyak juga pekerjaan yang belum terselesaikan sehingga beliau mengurung niatnya untuk pulang walau bersedih beliau tetap melakukan pekerjaannya. Makna Konotasi Terdengar suara dan raut wajah sedih menandakan bahwa beliau sangat bersedih karena kehilangan salah seorang anaknya, walaupun begitu beliau Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 tetap sabar dan melaksanakan solat serta mendoAoakannya. Kemudian ia ditawari pulang dan walupun ingin beliau tetap menolak karena walaupun pulang jasad anaknya pun sudah dikuburkan selain itu juga ada pekerjaan yang masih belum tuntas hal itu menandakan akan ketabahan Buya Hamka yang sudah merelakan anaknya, selain itu hal tersebut juga merupakan bentuk sifat amanahnya terhadap pekerjaan yang sudah dipercayakan kepadanya sehingga ia tetap bekerja dan menuntaskannya walau keadaan berduka. Makna Mitos Bersikap sabar adalah suatu sikap yang ungkin kita tidak asing dengan kata sabar. Bahkan dimanapun, kapanpun kita selalu mendengar kata sabar. Sebagai umat muslim tentunya kita harus senantiasa sabar entah dalam kondisi senang, sedih ataupun berduka. Sabar itu memiliki segudang hikmah dan Amanah berarti dapat dipercayaamanah merupakan sifat seseorang yang mampu menjaga dengan cara sebaik mungkin kepercayaan yang telah diberikan oleh orang lain pada orang tersebut, sehingga orang yang diberikan amanah pun dapat dipercayai oleh orang lain dan komunitas yang ada di Bebakti Kepada Orang Tua Scene Ke-34 menit ke-48:26 Ae 49:24 Makna Denotasi Buya Hamka datang menjenguk ayahnya yang sudah lama tidak ditemuinya, kemudian mencium tangan dan menanyakan kabarnya. Serta tidak lupa juga Buya Hamka menyampaikan salam istri dan anaknya kepada Ayahnya Makna Konotasi Buya Hamka sangan menghormari ayahnya. Kemudian sekalipun sibuk Buya Hamka tetap menjenguk Ayahnya Haji Rasul itu menunjukkan sikap bakti Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 kepada orang tua, sesibuk apapun itu, kita harus tetap ingat dan berbakti kepada orang tua. Makna Mitos Setiap orang tua tentu akan memberikan segala yang terbaik bagi Sudah sepantasnya sebagai anak haruslah berbakti kepada orang Bahkan dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua hukumnya wajib karena kalau ingan mendapat ridho Allah kita harus mengharap ridho orang tua terlebih dahulu, dan janganlah sekali-kali mendurhakai kedua orang tua sebab murkanya orangtua adalah murkanya Allah SWT(Devi Setya,2. Cinta Karena Allah Scene Ke-65 menit ke-1:34:00 Ae 1:35:52 Makna Denotasi Hamka memakai perlengkapan shalat sedang menggoda istrinya yang tetap menemaninya untuk sholat tahajjud. Makna Konotasi Keromantisan dan perhatian Buya terhadap istrinya serta dukungan seorang istri terhadap suami, senantiasa tak terpisahkan dalam melaksanakan sholat tahajjud bagaimanapun keadaannya susah ataupun senang, ini bukti bahwa mereka saling mencintai karena Allah SWT. Makna Mitos Ketika mencintai seseorang karena Allah, tentu ia akan senantiasa membawanya pada jalan kebenaran. Ia akan menuntun pasangan untuk melakukan ibadah yang diperintahkan oleh Allah Swt. Jika umat Muslim saling mencintai karena Allah, maka mereka akan memberikan yang terbaik kepada Menjadi Orang Tua yang Baik Scene Ke-37 menit ke-53:50 Ae 55:00 Makna Denotasi Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 Buya Hamka membangunkan anak-anaknya untuk shalat subuh akan tetapi salah seorang anaknya berpura-pura sakit agar supaya bisa melanjutkan tidur, melihat itu Buya Hamka kemudian menasehati anaknya sambil sedikit menyindir sehingga anaknya sadar dan segera bangun. Makna Konotasi Buya Hamka membangunkan anak-anaknya untuk sholat itu menandakan akan perhatian Buyu Hamka terhadap pendidikan anaknya yang dimulai dengan pembiasaan diri sehingga membentuk karakter anak yang baik, ketika salah seorang putranya berpura-pura sakit Buya Hamka hanya menasehatinya dengan baik, tidak memarahinya atau bahkan memukulnya, ini menandakan bahwa buya Hamka berusaha menjadi orang tua yang baik yang bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. Makna Mitos Menjadi orang tua yang baik adalah suatu keharusan bagi seseorang sebab anak biasanya cendrung meniru orang tuanya,orang tua yang baik adalah orang tua yang selalu mendidik anak-anaknya dengan sabar, memberi contoh yang baik misalnya selalu mengucapkan kata-kata yang positive di depan anaknya. Menghindari Sifat Malas Scene Ke-21 menit ke-33:20 Ae 34:53 Makna Denotasi Terlihat seorang kariawan menyampaikan tentang kesuksesan penjualan koran Pedoman Masyarakat hingga menjadi nomor satu di Hindia Belanda mendengar hal tersebut Buya Hamkapun bersyukur bangga terhadap kerja bermalas-malasan mengingatkan agar tidak terlena dan terus bekerja keras. Makna Konotasi Barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti ia akan dapat, karena Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 Pedoman Masyarakat p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 mendapatkan hasilnya dengan menjadi nomor satu di Hindia Belanda. Sebaliknya kemalasan bisa menuntun kita pada kehancuran, walaupun pintar kalau merasa malas maka sia-sialah hidupnya. Makna Mitos Malas adalah kurangnya motivasi untuk melakukan aktivitas atau pengerahan tenaga meskipun memiliki kemampuan untuk bertindak atau mengerahkan diri. sifat malas sudah menjadi budaya di Indonesia apalagi dengan pesatnya perkembangan teknologi hingga membuat sebagian orang malas gerak dan hanya sibuk dengan skrol-skrol hp serta melakukan hal-hal yang sia sia, kalau hal seperti ini terus berlanjut bisa jadi Indonesia akan mengalami kemunduran. Keikhlasan Dalam Berdakwah Scene Ke-63 menit ke-1:29:24 Ae 1:31:41 Makna Denotasi Terlihat amir memberikan uang titipan dari masyarakat untuk Buya Hamka sebagai ucapan terimahkasih akan tetapi Buya Hamka menolaknya dan menjelaskan sebab ia menolaknya. Makna Konotasi ketika Amir memberikan uang titipan Masyarakat kepada Buya Hamka dan menolaknya itu menunjukkan akan keikhlasan Buya Hamka dalam berdakwah beliau tidak menggap dakwah itu sebagai pekerjaan ataupun jual menyampaikan ajaran agama Islam. Makna Mitos Dakwah merupakan seruan dan ajakan kepada kebaikan, berdakwah harus dilandasi dengan keikhlasan, karena dakwah tanpa keikhlasan itu hanya akan sia-sia. Dakwah bukan jual beli atau sebuah profesi akan tetapi dakwah ialah sebuah ladang ibadah, jika dakwah dilakukan tanpa ada dasar keihlasan Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 maka semua ibadah didalamnya akan lenyap dan hanya akan menjadikannya sebagai jual beli atau profesi saja. Rela Berkorban Demi Bangsa Dan Negara Scene Ke-47 menit ke-1:07:22 Ae 1:08:08 Makna Denotasi Buya Hamka terlihat bimbang ketika mendapat undangan dari Gubernur Nakashima dan bersiap untuk menghadirinya. Makna Konotasi Buya hamka menghadiri undangan Gubernur Nakashima agar supaya Muhammadiyah menandakan akan kepedulian beliau terhadap agama Negara, beliau lebih mementingkan kemaslahatan umum dari pada diri sendiri dan bahkan rela menghadiri undangan Gubernur Jepang yang berbahaya. Beliau tidak takut sedikitpun kepada jepang kalau itu untuk membela hak-hak agama dan bangsa. Makna Mitos Untuk mencapai sesuatu, maka perlu adanya pengorbanan karena perjuangan tanpa adanya pengorbanan itu adalah hal yang sia-sia. Sekarang ini banyak sekali anak muda yang ingin kesuksesan tapi tidak ingin berkorban, berkorban waktu, usaha, maupun harta, semakin besar pengorbanan seseorang maka semakin luas juga jalan kesuksesannya. Gemar Mengcapkan Kalimat Thoyyibah Scene Ke-1 menit ke-1:28 Ae 1: (Gemar Mengcapkan Kalimat Thoyyiba. Makna Denotasi Buya Hamka berbaring dan diatas kasur, terlihat dibelakanya semacam sel terbuat dari besi, kemudian seorang sipir memanggil namanya dan membangunkannya Buya Hamka agak terkejut dan spontan mengucapkan kalimat astagfirullah Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 Makna Konotasi Buya Hamka dibangunkan beliau sepontan mengucapkan kalimat Astagfirullah itu membuktikan bahwa Buya Hamka telah terbiasa mengucapkan kalimat tersebut sampai kagetpun beliau mengucapkannya. Makna Mitos Istghfar adalah salah satu dari sekian banyak kalimat Thoyyibah. Kalimat Thayyibah berarti kata-kata yang baik. Seorang muslim sangat dianjurkan untuk selalu membiasakan diri dan anak-anaknya untuk mengucapkan kalimatkalimat thayyibah dalam kehidupannya sehari-hari, karena mengucapkan kalimat ini nantinya akan sampai kepda Allah SWT dan tercatat sebagai kebaikan atau amal saleh (Laudiya,2. KESIMPULAN DAN SARAN Setelah menggunakan Analisi Semiotik Roland Barthes yang terdiri atas makna denotasi, konotasi dan mitos maka kesimpulan yang di dapat adalah sebagai Pesan Keteladanan dalam kategori Aqidah atau Keimanan yaitu keteguhan iman dan takwah kepada Allah SWT, membela negara sebagian dari iman, akidah yang kuat dan cerdas menilai perubahan zaman, menanamkan tauhid dalam hidup dan bekerja, percaya kepada ketentuan Allah. Pesan Keteladanan dalam kategori Syariat atau Keislaman yaitu mengucapkan kalimat syahadat, keutamaan sholat berjamaAoah, dakwah dengan tulisan, dan kewajiban menuntut ilmu. Pesan Keteladanan kategori Akhlak yaitu sabar dan amanah, berbakti kepada orang tua, cinta karena Allah SWT, menjadi orang tua yang baik, menghindari sifat malas, keikhlasan dalam berdakwah, rela berkorban demi agama dan bangsa dan gemar mengucapkan kalimat thoyyibah. Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX Analisis Semiotika Pesan Keteladanan Dalam Film Buya Hamka Vol I 2023 Dari tujuh belas pesan yang ditarik dari tiga kategori pesan keteladanan diatas terlihat bahwa yang paling sering ditunjukan ialah gemar mengucapkan kalimat thoyyibah yaitu sebanyak 32 kali melebihi keutamaan sholat berjamaah . dan dan rela berkorban demi agama dan bangsa . Dan adapun saran peneliti Bagi para Penonton Film alangkah baiknya kalau kita tidak terlalu fasif menerima apa saja yang di tampilkan film tersebut, tetapi yang perlu kita lakukan ialah harus tetap bersikap kritis serta menilai pesan sebenarnya yang ingin disampaikan pada film tersebut DAFTAR REFERENSI Abu Bakar. RifaAoi. Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Suka Press UIN Sunan Kalijaga. Alhafiz Kurniawan, . Menuntun Syahadat Orang Sakaratul Maut. Online https://nu. id/syariah/menuntun-syahadat-talqin-orangsakratulmaut-dan-jenazah-gDUa3 Aziz. Moh Ali. Kebenaran Pesan Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam, 01, . ,121. Devy Setya . 2,Jun . Berbakti Kepada Orang Tua dalam Islam Hukumnya Wajib,https://w. com/edu/detikpedia/d-6133343/berbaktikepada-orang-tua-dalam-islam-hukumnya-wajib-ini-dalilnya. Husna. Nihayatul. Ok. Metode Dakwah Islam Dalam Perspektif Al-QurAoan. Selasar KPI, vol. 1, . ,105. Japarudin. Media Massa Dan Dakwah. Jurnal Dakwah, vol. ,14. Jafar. Iftitah, dan Mudzhira Nur Amrullah. 8,Okt . Bentuk-Bentuk Pesan Dakwah dalam Kajian Al-QurAoan. Jurnal Komunikasi Islam, vol. 1, . Lestari Ningsih. Widya. Feb . Apa Itu Seikereri?. Kompas. Laudia Tysara. Jan . Kalimat Tayyibah Artinya Kata-Kata yang Baik. Ini 10 Jenisnya https://w. com/hot/read/5190857/kalimattayyibah-artinya-kata-kata-yang-baik-ini-10-jenisnya?page=2 Mursid Alfathoni. Muhammad Ali, dan Dani Manesah. Pengantar Teori Film. Yogyakarta: CV Budi Utama. Pratami. Hidayah . Karakteristik Dakwah Buya Hamka. Skripsi Purnama,Yuliana,( 2021,Juli . AuApakah Memakai Sorban Itu Sunnah?. AyMuslim. Sundari. Tri,. AuKetentuan Allah Yang Tidak Dapat Diubah Oleh MahluknyaAy,Pojok pustakawan. Wardani Wardani. Naning. AuKeutamaan Sholat Dimasjid,Ay Pojok Pustakawan, . Juni 2. Zarkasyi. KH Imam. Ushuluddin. Gontor: Trimurti Prees, t. Al Yazidiy VOLUME 7. NO. 1,Mei 2025 p-issn: 2964-6472. e-issn. Hal 99-119 Al Yazidiy VOLUME X. NO. BULAN 20XX