Umrah Manasik Guidance Strategy At Zafa Tour Bengkulu To Increase Congregation Understanding Strategi Bimbingan Manasik Umrah Pada Zafa Tour Bengkulu dalam Meningkatkan Pemahaman Jemaah Tasya Nabila . Romi Adetio Setiawan . Adi Setiawan . 1,2,. Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Email: . tasyanabila302@gmail. romiadetio@mail. setiawan@mail. ARTICLE HISTORY Received . September 2. Revised . Oktober 2. Accepted . November 2. KEYWORDS Strategies. Methods. Guidance On Manasik Umrah. This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRAK Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Zafa Tour Bengkulu dalam meningkatkan pemahaman jemaah. Memastikan pemahaman jemaah telah sesuai dengan syariat adalah tugas penting bagi PT. Zafa Mulia Mandiri, bahkan bagi seluruh travel Namun sebelum masuk ke dalam bagaimana strategi itu sendiri lebih jauh, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Zafa Tour Bengkulu. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, sesi tanya jawab dan simulasi berupa praktik disertai peragaan oleh pemateri, jemaah yang hadir, dan seluruh panitia. Melalui kegiatan manasik ini, jemaah menunjukkan peningkatan pemahaman melalui keaktifan selama kegiatan dan menyimpulkan secara singkat apa saja insight yang didapat. Namun, meski manasik telah rutin diadakan, evaluasi berkala dan berbagai inovasi pengajaran mungkin diperlukan agar pembelajaran menjadi berkesan dan diterima jemaah dengan baik. ABSTRACT This community service aims to find out how Zafa Tour Bengkulu's strategy is to increase understanding of the congregation. Ensuring the congregation's understanding is in accordance with the Shari'a is an important task for PT. Zafa Mulia Mandiri, even for all other travelers. However, before going into the strategy itself further, there are several things that Zafa Tour Bengkulu must pay attention to. The methods used in this service activity are lecture methods, question and answer sessions and simulations in the form of practice accompanied by demonstrations by the presenters, the congregation present and the entire committee. Through this ritual activity, the congregation shows increased understanding through being active during the activity and briefly summarizing the insights gained. However, even though rituals are regularly held, regular evaluations and various teaching innovations may be needed so that learning is memorable and well received by the congregation. PENDAHULUAN Menunaikan ibadah haji dan umrah ialah impian setiap muslim di Indonesia, bahkan seluruh dunia. Ibadah umrah pada hakikatnya menjadi sarana dan media bagi kaum muslimin kepada Allah SWT. Tidak hanya pada saat haji, tetapi juga ketika orang melakukan ibadah umrah (Rizki Mubarak Alkam, 2. Saat ini sudah banyak dari kaum muslimin yang telah memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah. Di samping itu, masih ada pula sebagian orang yang kurang bahkan tidak memahaminya lantaran merasa awam dalam mengakses media sosial yang sudah semakin berkembang di era ini. Umrah adalah salah satu ibadah yang penting dalam Islam. Meskipun tidak wajib, banyak umat muslim yang berkeinginan untuk melaksanakannya. Melaksanakan umrah dengan pemahaman dan rasa yang ikhlas dapat mendatangkan pahala dan Namun untuk melaksanakannya, diperlukan pengetahuan yang benar. Pengetahuan ini akan kita dapatkan salah satunya dengan cara mengikuti manasik. Sebelum melakukan perjalanan haji dan umrah, calon jemaah berkewajiban memahami manasik, termasuk hikmah dan hakekat ibadah yang akan dijalankan. Kemampuan melaksanakan ibadah haji sangat beragam. Kondisi ini mengambarkan dua kemungkinan. berupa adanya perbedaan pemahaman pada dasar-dasar normative, dan jemaah kurang bahkan tidak mengetahui tentang manasik. Pemahaman yang salah dan ketidak tahuan pada manasik dan tujuan ibadah akan memutus jalinan ruh pada perilaku sehari-hari, baik selama ibadah berlangsung maupun pasca ibadah (Mufnaetty. Tabry Hasany, 2. Bimbingan manasik sangat penting bagi para calon jemaah. Pada saat manasik, calon jemaah akan mendapatkan pedalaman materi tentang hal-hal yang harus dilakukan dan dilarang, mulai dari sebelum keberangkatan, saat pelaksanaan ibadah, sampai kembali lagi ke tanah air. Terutama ilmu yang berkaitan dengan ibadah yang akan dijalankan seperti syarat, wajib dan rukun umrah, hal ini harus dipahami . go,id, 2. Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) adalah biro Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 4 No. 2 November 2024 page: 257 Ae 268 | 257 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 perjalanan wisata Islam yang telah disetujui oleh menteri untuk menyelenggarakan ibadah umrah (Undang-undang No. 8 Tahun 2. Kedatangan jemaah ke tanah suci adalah dalam rangka memenuhi panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah sesuai ketentuan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, bukan hanya perjalanan wisata yang hanya akan mengedepankan kegembiraan atau kenikmatan lahiriah, tetapi perjalanan rohani yang sarat makna dan harapan memperoleh ridha Allah SWT. Oleh karenanya, agar ibadah haji atau umrah sah dan mabrur diperlukan bekal penguasaan manasik yang memadai dengan melalui pembinaan dan bimbingan manasik (Noor Hamid, 2. Bimbingan jemaah haji merupakan bagian dari pembinaan, pelayanan, dan perlindungan terhadap jemaah haji yang menjadi salah satu tugas pemerintah sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (Kementerian Agama RI, 2. Pelaksanaan bimbingan terhadap jemaah diberikan oleh pembimbing ibadah sebelum berangkat, dalam perjalanan, dan selama di Arab Saudi, dan bimbingan jemaah sebelum keberangkatan sebagaimana dimaksud pada ayat . diberikan paling sedikit 1 kali pertemuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (Noor Hamid, 2. Zafa Tour Bengkulu sebagai penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah, memiliki peran sentral dalam memberikan panduan manasik kepada calon jemaah mereka. Peningkatan pemahaman calon jemaah tentang pelaksanaan ibadah umrah merupakan tujuan utama dari penyelenggaraan panduan manasik tersebut. Namun, penting untuk mengidentifikasi apakah strategi yang digunakan oleh Zafa Tour Bengkulu dalam memberikan panduan manasik umrah efektif dalam mencapai tujuan ini. Oleh karena itu, adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis strategi yang diterapkan dalam panduan manasik umrah oleh Zafa Tour Bengkulu, serta untuk menilai sejauh mana strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman jemaah umrah. Adanya kegiatan ini juga relevan karena pemahaman yang benar dari jemaah umrah tidak hanya memengaruhi pelaksanaan ibadah mereka, tetapi juga mempengaruhi aspek-aspek lain seperti keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman spiritual mereka selama perjalanan umrah. LANDASAN TEORI Strategi Dalam suatu lembaga, strategi menjadi salah satu hal yang berperan penting demi mencapai visi dan misi. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), strategi adalah rencana kegiatan yang matang untuk mencapai suatu tujuan tertentu (KBBI Daring, 2. Secara linguistik, strategi berasal dari bahasa Yunani kuno AuStratagosAy yang berarti Auseni perangAy. George Steiner dan Jhon Minner menggambarkan strategi sebagai penetapan misi perusahaan atau sasaran organisasi dengan mempertimbangkan kekuatan internal dan eksternal, perumusan kebijakan dan strategi tertentu untuk mencapai sasaran tersebut, serta memastikan implementasinya berjalan dengan tepat sehingga organisasi dapat mencapai tujuan dan sasaran utamanya (Ainun Nasihin, 2. Berbagai pandangan ahli tentang strategi oleh Morrisey, strategi adalah proses menentukan arah yang akan diambil suatu lembaga, organisasi, atau bisnis untuk mencapai tujuannya (Tanala Ainil Widad. Pearce II dan Robinson berpendapat bahwa, strategi adalah tindakan yang didasarkan pada perspektif kebutuhan pelanggan, pengambilan keputusan bersama dan mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan (Tanala Ainil Widad, 2. Dari pengertian yang dikemukakan oleh beberapa pakar ilmu strategi di atas, maka pengabdi dapat menyimpulkan bahwa strategi pada hakikatnya adalah rencana yang dirancang dengan matang dan terstruktur, guna mencapai tujuan yang diinginkan. Menentukan strategi membutuhkan proses yang matang, agar strategi dapat berjalan secara efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Ada beberapa pentingnya sebuah strategi, di antaranya: . Memberikan arah jangka panjang yang akan dituju, . Membantu perusahaan, organisasi, ataupun lembaga untuk beradaptasi pada perubahan yang terjadi, . Membuat suatu instansi menjadi lebih aktif, . Dapat mengidentifikasi keunggulan kompetitif, . Dapat mengurangi aktivitas yang tumpang tindih, . Tahap pelaksanaannya akan semakin termotivasi saat karyawan terlibat dalam perubahan strategi, . Mencegah munculnya permasalahan (Tanala Ainil Widad, 2. Menurut Handoko T. Hani, ada tiga hal yang menjadi tujuan strategi, yaitu: . Strategi sebagai pendukung dalam mengambil suatu keputusan. Strategi menjadi suatu alat untuk mencapai kesuksesan, memiliki kesatuan hubungan antara keputusan yang diambil, . Strategi sebagai sarana komunikasi dan Komunikasi dan koordinasi sangat penting dalam memberi arahan, . Strategi sebagai target. Strategi berhubungan dengan visi dan misi. Ketetapan tujuan tidak hanya dilakukan untuk memberikan petunjuk bagi yang menyusun strategi, namun untuk membentuk tujuan keberhasilan pada masa 258 | Tasya Nabila. Romi Adetio Setiawan. Adi Setiawan . Umrah Manasik Guidance Strategy At Zafa Tour Bengkulu A mendatang. Dengan demikian, strategi juga bertujuan sebagai target dari sebuah organisasi, perusahaan ataupun lembaga (Tanala Ainil Widad, 2. Wheelen Hunger dan David Hunger menyebutkan ada empat tahapan strategi yang terdiri dari berikut ini(Tanala Ainil Widad, 2. Analisis lingkungan . nvironmental scannin. Analisis lingkungan merupakan proses pemantauan lingkungan baik dari lembaga, perusahaan maupun organisasi. Tujuannya agar dapat mengidentifikasi ancaman maupun kesempatan yag ada saat ini dan pada masa yang akan datang, yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam mencapai sebuah tujuan. Dalam konteks organisasi atau perusahaan, menghadapi situasi atau kondisi hambatan dalam prosesnya adalah hal yang umum terjadi. Pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor penghambat menjadi suatu keharusan, karena hal ini memiliki dampak serius terhadap kemajuan suatu organisasi atau perusahaan (Binda Kurniyasih. Romi Adetio Setiawan, and Nonie Afrianty, 2. Perumusan Strategi . trategy formulatio. Perumusan strategi adalah mengkaji ulang misi dan tujuan dari instansi. Merumuskan strategi ditentukan oleh misi yang komprehensif dan tegas. Misi yang berkomprehensif dan tegas akan memberikan arah yang jelas mengenai kemana lembaga tersebut berjalan untuk mencapai sebuah tujuan di masa mendatang. Implementasi Strategi . trategy implementatio. Tahapan ini paling kritis, dikarenakan banyak instansi yang mampu merumuskan strategi dengan baik, tapi tidak mampu mengimplementasikannya dengan baik. Evaluasi Strategi . trategy evaluatio. Kita harus tau apa yang menjadi alasan strategi tidak berjalan sesuai harapan. Dengan adanya evaluasi strategi, baik itu organisasi, lembaga atau perusahaan dapat melakukan perbaikan di masa yang akan datang. Bimbingan Manasik Bimbingan manasik umrah merupakan gabungan dari dua kata yakni bimbingan dan manasik Secara harfiyah, kata bimbingan berasal dari bahasa Inggris AuguidanceAy, ditambah kata dasar AuguideAy yang berarti menunjukkan, membimbing, atau memimpin (Rusmana N, 2. Kata AuguidanceAy juga berasal dari kata kerja Auto guideAy yang berarti mengarahkan, memberi petunjuk, atau membimbing orang lain ke jalan yang benar. Dapat diartikan memberikan arahan dan petunjuk kepada orang lain yang memerlukannya (Noor Hamid, 2. Menurut KBBI, bimbingan adalah petunjuk . tentang cara melakukan sesuatu (KBBI Daring, 2. Dewa Ketut Sukardi memaparkan bahwa bimbingan yaitu proses pemberian bantuan yang dilakukan secara terus menerus dan dilakukan oleh pembimbing agar dapat mencapai kemandirian dalam pemahaman, penerimaan, pengarahan, dan perwujudan diri untuk mencapai tingkat perkembangan yang optimal (Ainun Nasihin, 2. Maka dapat disimpulkan bahwa bimbingan adalah suatu arahan yang wajib diikuti, dengan harapan memperbaiki kualitas diri. Secara etimologis, kata AumanasikAy atau AumanaasikAy artinya tata cara ibadah haji atau umrah. Sedangkan secara terminologis, manasik adalah pembelajaran dengan menunjukkan cara menunaikan ibadah umrah sesuai dengan rukun, syarat, kewajiban, sunnah dan larangan yang harus dijalani selama menjalankan ibadah. Jemaah juga melakukan ihram, tawaf, saAoi dan prosesi ibadah lainnya yang kondisinya dibuat menyerupai tanah suci (Kemenag RI, 2. Bimbingan manasik memegang peranan penting dalam membantu calon jemaah dalam memahami dan menunaikan rukun umrah dengan benar. Bimbingan ini mencakup materi, pelatihan praktis dan pemahaman menyeluruh tentang umrah. Ada beberapa tujuan bimbingan manasik, antara Membekali jemaah dengan pengetahuan dan praktik tata cara ibadah umrah sesuai ketentuan syariat Islam. Membekali jemaah untuk dapat melaksanakan ibadah umrah sesuai standar dalam buku Bimbingan Manasik Umrah Kementerian Agama dan umrahnya sah. Meningkatkan kemandirian jemaah, baik dalam melaksanakan ibadah maupun dalam perjalanan umrah di Arab Saudi. Melakukan standarisasi pelaksanaan manasik oleh pemerintah dengan prinsip sahnya ibadah bukan afdhaliyat (Noor Hamid, 2. Persepsi adalah kesadaran dan pengertian yang terbentuk . tau tercipt. melalui pengamatan diri dan pengalaman pribadi (Winaryo, 2. Persepsi merupakan suatu proses yang melibatkan masuknya pesan atau informasi ke dalam pikiran manusia. Melalui persepsi, manusia dapat berinteraksi dengan lingkungannya melalui indranya yang berupa indra penglihatan, pendengaran, peraba, perasa dan penciuman (Wahyu Agung Saputra, 2. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 4 No. 2 November 2024 page: 257 Ae 268 | 259 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Sebelum mengikuti manasik haji atau umrah, jemaah umumnya memiliki beberapa pemikiran dan persepsi yang bisa mencerminkan harapan, kekhawatiran, serta kesiapan mereka. Jemaah merasa sangat bersemangat karena menganggap manasik sebagai momen yang penting untuk mempelajari semua tata cara ibadah dengan baik. Namun tak jarang pula jemaah merasa khawatir akan kesulitan dalam memahami pembelajaran, mereka berharap pembimbing dapat menjelaskan setiap tahapan ibadah secara rinci dan mudah dipahami. Kesiapan fisik dan mental pasti menjadi kecemasan beberapa jemaah yang mulai atau bahkan sudah menduduki usia lansia. Manasik menjadi momen untuk mengukur seberapa siap mereka menghadapi kondisi di Tanah Suci. Dengan persepsi-persepsi ini, manasik diharapkan dapat menjadi proses yang membantu jemaah mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual sebelum mereka menjalani ibadah haji atau umrah di Tanah Suci. Metode bimbingan ibadah haji atau umrah adalah cara pembimbing menyampaikan materi bimbingan kepada calon jemaah agar lebih mudah menyerap, mengerti, dan memahami materi bimbingan dengan mudah. Metode yang digunakan dalam pembimbing sebagai berikut: Home visit atau berkunjung ke rumah adalah pembimbing mendatangi calon jemaah di rumahnya atau kelompok kecil dari rumah ke rumah. Calon jemaah diajak berdialog dan untuk memmpelajari buku materi bimbingan. Ceramah adalah penjelasan yang disampaikan oleh pembimbing kepada calon jemaah yang berkumpul secara klasikal. Tanya jawab dilaksanakan sebagai kelanjutan ceramah untuk memberikan pemahaman yang sempurna kepada calon jamaah terhadap materi yang telah disampaikan. Peragaan yaitu visualisasi dari setiap pembelajaran yang dicontohkan oleh pembimbing dan diperhatikan serta diperagakan oleh para calon jemaah. Praktek lapangan yaitu calon jemaah secara bersama-sama mempraktekkan seluruh pelaksanaan manasik dari awal sampai selesai yang dipandu oleh pembimbing calon jemaah. Metode ini diharapkan sering dilakukan. Diskusi adalah bertukar pikiran untuk mencapai sesuatu atau beberapa kesimpulan pemahaman calon jemaah terhadap materi bimbingan ibadah. Sarasehan atau pertemuan satu kelompok adalah calon jemaah secara bersama-sama mempelajari manasik dengan pembimbing yang bertindak sebagai moderator dan fasilliator atau sebagai narasumber yang sekaligus memandu jalannya pertemuaan. Konsultasi yaitu calon jemaah aktif bertanya kepada pembimbing, lalu pembimbing memberikan penjelasan dan bimbingan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh calon jemaah (Noor Hamid. Umrah Secara bahasa, kata umrah berarti az-ziyarah, yaitu berkunjung atau mendatangi suatu tempat atau seseorang (Muhamad Zahri Ramadhan, 2. Sementara secara istilah, kata umrah di dalam ilmu fikih didefinisikan oleh sebagian ulama sebagai tawaf di sekeliling Baitullah dan saAoi antara Safa dan Marwa dengan berihram atau mendatangi Ka'bah untuk melakukan ritual ibadah (Muhamad Zahri Ramadhan, 2. Secara etimilogi bermakna meramaikan. Secara termonologi bermakna mengunjungi Baitullah untuk meramaikannya dengan ibadah sesuai aturan yang telah ditentukan oleh syariat: AuSangat tidak disarankan untuk bepergian kecuali ke tiga tempat: Masjidil Haram. Masjidil Aqsha dan masjidku ini (Masjid Nabaw. Ay (Al-Hadit. (Bidang Umrah Zafa Publishing, 2. Haji dan umrah bukan hanya sebuah aktifitas tanpa manfaat, ia memiliki keutamaan, sebagaimana yang tercantum dalam al-Qur`an dan alHadis: Allah SWT berfirman: au aOaa acIO eE a ac aO eEa eI aa a EaEA Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah . Ay (QS Al Baqarah: . Dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, bahwa Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda: AEIacA a cAe EaNa aa uEA a AO EaOA a Aa EaI a eOIa aN aI OE ac E aI aeA a AAu E a eI a a uEO E a eI a aEAA Umrah ke umrah . sebagai pelebur . yang terjadi di antara keduanya, dan bagi haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali surga. Ay. Merupakan sebuah kewajiban untuk menjadikan dana umrah dan haji dari uang yang halal sehingga ibadahnya dapat diterima oleh Allah. Dari Abu Hurairah Ra berkata. Rasulullah SAW bersabda: aAuaIac EEA a caAOca Ea Oa eCa aE uaEA a AAu aaEaOA AOca Sesungguhnya Allah Maha Baik, tidak menerima kecuali yang baik. Ay. Nabi SAW bersabda: AIa a e a aE aacA ca Aac Ca aE Ca aE aaO aEA s AA a AEac aI eaI a AaO a aIA a AEa eO aN aOA a AacEEA a A eI aeIA a ca AAEacOA a acEEA 260 | Tasya Nabila. Romi Adetio Setiawan. Adi Setiawan . Umrah Manasik Guidance Strategy At Zafa Tour Bengkulu A Dari Ibnu Abbas RA ia berkata. Rasulullah SAW bersabda: Umrah di bulan Ramadhan menyamai ibadah haji. (HR Ibnu Maja. Pahala salat berlipat ca aA aI a aeI A AEa eO aNA ca A Ca aE aaO aEA:aA eI aN aI CaEA a AEEA a AacEEA a AEaO ae aA a AaOA a AAEacOA a acEEA a ca AOA a AA e A aEA aEs AaO aI aeaO aIa a aA AEA AIA AEA AEA AuA ANA AaOA AIA AaOA a AA AaEA a AEA AIaIA AEA a AA ANA AaOA AeA AIA AaOA a AA AaEA a AIA AEA a a aE AaO a eE aI ae a a eE a a aI a eAA a AIaIA a A aOAUAIA a AaOA saEA a Au Dari Ibn az-Zubair Ra ia berkata. Rasulullah SAW bersabda, bahwa salat di Masjid-ku (Masjid Nabaw. ini lebih utama dibanding seribu salat di masjid lain kecuali Masjidil Haram. Sedang salat di Masjidil Haram lebih utama dibanding salat di Masjidku dengan kelipatan pahala seratus ribu salat. Ay (HR. Ahmad dan disahihkan oleh Ibnu Hibba. Jemaah adalah tamu-tamu Allah SWT. yang doanya Wafat dalam menjalankan ibadah umrah pahalanya dicatat sampai hari kiamat. Ibadah umrah bisa menghilangkan kefakiran. Fadillah pahala satu kali umrah sama dengan salat dua rakaat di Masjid Quba. Bisa melakukan badal umrah bagi keluarga (Bidang Umrah Zafa Publishing, 2. Ulama fiqih berbeda pendapat mengenai hukum umrah: Wajib. Melaksanakan umrah hukumnya adalah wajib, sama dengan haji. Hal ini menurut pendapat Mazhab Syafi`i dan salah satu pendapat di kalangan Mazhab Hambali. Mereka mengambil hukum wajib dikarenakan mendalami surat Al-Baqarah . ayat 196 yang artinya: AuDan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah kepada Allah. Ay Dalam ayat ini, menurut mereka. Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah sekaligus secara sempurna. Di samping itu, mereka juga beralasan dengan sebuah hadis: Aisyah bertanya kepada Rasulullah SAW AuYa Rasulullah, apakah wanita itu berkewajiban untuk berjihad?Ay Rasulullah SAW menjawab AuBenar, yaitu jihad yang tidak ada peperangan di dalamnya, haji dan umrahAy (HR. Ibnu Majah dan al-Baihaki dari RA Aisyah. Sunnah. Sedangkan menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi menyatakan bahwa umrah itu hukumnya sunnah muakad` . untuk satu kali seumur hidup. Alasan mereka, seluruh hadis yang berbicara tentang kewajiban yang harus dilaksanakan umat Islam tidak satu pun yang menyatakan bahwa umrah itu termasuk di dalamnya. Di samping itu, mereka juga beralasan dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmizi. Imam Ahmad bin Hanbal, dan alBaihaki dari Jabir bin Abdullah. Dalam hadis itu diceritakan bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW: AuBeritahu kepada saya, apakah umrah itu wajib atau tidak?Ay Rasulullah SAW menjawab: AuTidak, tetapi jika kamu melaksanakan umrah lebih baik bagi engkau. Ay Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda: AuHaji itu adalah jihaddan umrah itu adalah tatawwu` . malan sunna. Ay (HR. ad-Daruqutni dan al-Baihaki dari Abu Huraira. Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani, hadis ini daif (Halimi Zuhdy, 2. Waktu melakukan umrah tidak terbatas, bisa dilakukan kapan saja, kecuali saat jemaah haji wukuf di Padang Arafah pada hari Arafah, hari Nahr . Dzulhijja. , dan hari-hari tasyrik. Di antara waktu selain yang dilarang, ada waktu tertentu yang lebih diutamakan, yaitu pada saat bulan ramadhan. Ada banyak hal yang harus dipahami jemaah, terlebih beberapa hal berikut ini: Syarat umrah: beragama Islam, baligh, berakal sehat, merdeka, dan istitha`ah . Rukun umrah. Yaitu amalan yang harus dilaksanakan saat umrah, apabila tidak dilaksanakan atau tertinggal maka umrahnya tidak sah. Tidak dapat diganti atau ditebus dengan DAM, puasa, fidyah maupun diwakilkan. Rukun umrah ada lima, yaitu: ihram . , tawaf, sa`i, tahallul, dan tertib. Wajib Umrah, ialah amalan yang harus dilakukan, apabila tidak dilaksanakan atau tertinggal dapat diganti dengan DAM dan umrahnya menjadi sah. Wajib umrah ada dua, yaitu niat ihram di miqat dan meninggalkan larangan selama ihram. Sunnah Umrah, berupa: Mandi ihram. berpakaian warna putih. memakai wangi-wangian sebelum niat salat sunnah sebelum ihram. membaca talbiyah. salat sunnah thawaf (Bidang Umrah Zafa Publishing, 2. METODE PENELITIAN PT. Zafa Mulia Mandiri adalah salah satu agent travel yang dikenal amanah. Terbukti dengan adanya lima cabang di beberapa provinsi yang ada di Indonesia. Di antaranya cabang itu berada di Bengkulu. Bangka Belitung. Padang. Jambi dan Jawa Barat, yang berpusat di Palembang. Penelitian ini difokuskan pada cabang Zafa Tour yang terletak di kota Bengkulu. Zafa Tour Bengkulu terletak di Jalan Sido Mulyo. Kecamatan Gading Cempaka. Kota Bengkulu. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 4 No. 2 November 2024 page: 257 Ae 268 | 261 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Untuk mencapai lokasi, kita memerlukan waktu sekitar 20 menit dari pusat kota. Lingkup dari kegiatan pengabdian ini adalah jemaah di bawah naungan Zafa Tour Bengkulu, baik yang sudah pernah berangkat, maupun yang baru akan berangkat ke Tanah Suci. Jenis kegiatan yang dilaksanakan selama pengabdian masyarakat ini sebagai berikut: . Saat kegiatan berlangsung, pengabdi adalah mahasiswi magang di Zafa Tour Bengkulu. Jadi survei ke lokasi yang digunakan selama kegiatan manasik dapat diselesaikan dalam waktu singkat, . Menyebarkan pamflet melalui media sosial, dikarenakan banyak jemaah yang berada di luar kota Bengkulu, . Pelaksanaan manasik umrah, berupa pemberian materi dan praktik langsung, diadakan pertemuan selama dua hari dengan selang waktu seminggu setelah pemberian materi pertama, . Melakukan penyusunan laporan. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, anggaran biaya yang dikeluarkan telah dirincikan sebagai berikut: Tabel 1 Anggaran biaya kegiatan NO. Rincian Pemateri Transport Konsumsi Jumlah Sewa Tempat/ Infaq Konsumsi Snack kotak Hanun Jumlah Alat. Bahan Baterai mix TOTAL BIAYA Unit Harga Jumlah 1 orang 2 orang Rp250. Rp35. Rp250. Rp70. Rp320. Rp200. 90 kotak 2 dus Rp8. Rp20. Rp765. Rp40. Rp805. 1 bks Rp25. Rp25. RP1. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat digambarkan melalui Roadmap, yaitu sebagai Tabel 2 Tahapan Kegiatan NO. Jenis Kegiatan Bulan Ke Persiapan Pelaksanaan Bimbingan manasik 1 Bimbingan manasik 2 Evaluasi Penyusunan laporan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat berupa manasik umrah pada jemaah Zafa Tour Bengkulu ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2023 dan 19 Agustus 2023. Pada tahap ini, pengabdi melakukan wawancara kepada manajemen Zafa Tour Bengkulu, mengenai apa saja langkah Zafa Tour Bengkulu agar pemahaman jemaah mengenai umrah dapat meningkat. Hal ini menjadi tugas penting bagi para agent travel. Pasalnya ada banyak travel yang acuh pada pentingnya pemahaman dalam beribadah Selain itu, banyak juga jemaah yang tidak memahami apa perbedaan haji dan umrah, masih terbalik membedakan antara rukun dan wajib umrah. Rendahnya tingkat edukasi atau pemahaman jemaah sangat disadari oleh manajemen Zafa Tour Bengkulu. Maka dari itu Zafa Tour Bengkulu selalu mengadakan manasik umrah menjelang beberapa bulan keberangkatan. Pada kesempatan ini, pengabdi ikut andil dalam kegiatan meski tak banyak. Ini dikarenakan pada saat kegiatan pengabdi merupakan salah satu pemagang dari Program Studi Manajemen Haji dan Umrah. Fakultas FEBI UINFAS Bengkulu. Manasik kali ini diadakan dua kali dalam waktu yang 262 | Tasya Nabila. Romi Adetio Setiawan. Adi Setiawan . Umrah Manasik Guidance Strategy At Zafa Tour Bengkulu A berdekatan, namun materi yang diberikan terpisah dengan praktiknya. Biasanya Zafa Tour Bengkulu hanya mengadakan manasik umrah sekali saja dalam beberapa bulan, materi dan praktik mengenai rukun umrah diberikan berbarengan. Pada tanggal 12 Agustus 2023. Bapak Adi Setiawan. Lc. selaku dosen FEBI UINFAS Bengkulu berkesempatan membagi ilmunya kepada semua jemaah dan pihak terlibat yang hadir pada saat kegiatan ini. Beliau memaparkan dasar hukum umrah beserta keistimewaan apa saja yang didapatkan oleh jemaah saat melakukan ibadah umrah. Umrah memiliki dasar hukum dalam Al-QurAoan, hadis, dan ijmaAo ulama. Mengetahui dasar hukum membantu jemaah memahami bahwa umrah adalah ibadah yang dianjurkan dalam Islam, meskipun tidak wajib seperti haji. Ini memberikan kejelasan tentang status umrah dalam syariat dan meningkatkan kesadaran jemaah mengenai ibadah yang akan mereka jalani. Dengan memahami dasar hukum umrah, jemaah akan lebih memahami tujuan dan hikmah di balik ibadah tersebut. Ini akan memperkuat niat mereka dalam melaksanakan umrah bukan hanya sebagai ritual formalitas, tetapi sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada Allah. Dengan mengetahui keistimewaan ibadah umrah, diharapkan jemaah semakin termotivasi menjaga niat yang ikhlas dan fokus selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Pada pertemuan kedua di tanggal 19 Agustus 2023. Bapak Ustadz Mulyadi Tanjung selaku mitra Zafa Tour Bengkulu memberikan semacam penyuluhan tentang langkah-langkah pelaksanaan umrah disertai praktik langsung. Tak lupa juga mengenalkan lagi mengenai tempat-tempat suci di Mekah dan Madinah, dan lain sebagainya. Selain penyuluhan dan pemberian informasi, kegiatan ini juga melibatkan sesi tanya jawab untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin timbul dari jemaah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan jemaah sebelum mereka menjalankan ibadah Untuk mengadakan manasik umrah yang efektif dan bermakna bagi jemaah, penting bagi Zafa Tour Bengkulu untuk memperhatikan beberapa faktor, seperti: Memperhatikan fasilitas. Fasilitas yang memadai: Lokasi manasik harus dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung kegiatan. Seperti ruang yang cukup luas untuk sekaligus dijadikan area simulasi yang menyerupai situasi di Tanah Suci, serta alat bantu visual seperti proyektor untuk presentasi Kebersihan tempat manasik harus terjaga agar jemaah merasa nyaman selama kegiatan Kebersihan ini mencakup ruang utama, toilet, dan area lain yang sekiranya akan Pada saat kegiatan Zafa Tour Bengkulu memakai shaf sholat laki-laki dan perempuan. Kenyamanan fasilitas juga tak kalah penting. Shaf sholat di lokasi kegiatan termasuk sangat luas untuk semua jemaah yang hadir, ada AC yang standby dan cahaya yang cukup karena pintu masjid berupa kaca. Hal ini cukup membantu jemaah tetap fokus dan tenang selama mengikuti manasik. Materi yang disampaikan. Zafa Tour harus memastikan seluruh materi yang diperlukan untuk melaksanakan ibadah umrah disampaikan dengan jelas. Materi yang disampaikan mencakup tata cara ibadah, doa-doa, adab, serta informasi penting lainnya terkait kondisi di Tanah Suci. Materi harus disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh jemaah dari berbagai latar Hindari penggunaan istilah yang sulit dipahami tanpa penjelasan yang jelas. Alat bantu visual: Penggunaan alat bantu seperti slide presentasi, dan gambar dapat memperjelas penjelasan dan membantu jemaah lebih memahami setiap tahapan ibadah umrah. Kualifikasi narasumber atau pembimbing manasik. Zafa Tour selalu memastikan narasumber memiliki kualifikasi yang mumpuni, baik dari segi pengetahuan terkait ibadah maupun kemampuan Narasumber atau pembimbing harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang ibadah umrah, termasuk sejarah, makna, dan rukun-rukunnya. Biasanya, pembimbing memiliki pengalaman langsung dalam mendampingi jemaah di Tanah Suci, sehingga dapat memberikan tips praktis yang relevan. Kemampuan berkomunikasi: Pembimbing harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, sehingga mampu menyampaikan materi dengan cara yang menarik, jelas, dan dapat diterima oleh jemaah. Manajemen waktu yang baik agar efektif. Setiap sesi manasik harus direncanakan dengan baik, termasuk alokasi waktu yang cukup untuk setiap materi, sesi tanya jawab, dan simulasi. Ini mencegah kegiatan berlangsung terlalu lama atau terburu-buru. Kedisiplinan waktu: Pembimbing dan peserta kegiatan diharapkan datang tepat waktu agar kegiatan dapat dimulai dan diakhiri sesuai jadwal, . Koordinasi dan komunikasi yang baik dengan jemaah. Sebelum manasik. Zafa Tour harus memastikan jemaah memahami pentingnya kehadiran dan keterlibatan aktif dalam kegiatan ini. Sosialisasi bisa dilakukan melalui pertemuan saat hari manasik berlangsung atau pun menginformasikan melalui online . rup kloter jemaa. Komunikasi yang jelas: Informasi tentang waktu, lokasi, dan perlengkapan yang perlu dibawa jemaah harus disampaikan dengan jelas dan jauhjauh hari, agar jemaah siap dan tidak ada yang ketinggalan informasi. Pengelolaan keterlibatan: Pembimbing atau manajemen perlu mendorong partisipasi aktif jemaah selama manasik, misalnya dengan membuka ruang tanya jawab yang interaktif. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 4 No. 2 November 2024 page: 257 Ae 268 | 263 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Persiapan logistik. Untuk transportasi dan akomodasi saat manasik, biasanya jemaah menyiapkannya secara mandiri. Manasik biasanya hanya diadakan sehari, jadi jemaah yang berada di luar Kota Bengkulu, berangkat sedari pagi sekali atau bahkan sudah menginap malamnya di kota jika dirasa keberangkatan tidak kondusif. Manasik hanya berlangsung selama beberapa jam, biasanya sekitar tiga sampai empat jam. Zafa Tour Bengkulu menyiapkan snack kotak. Evaluasi dan umpan balik. Setelah manasik selesai, evaluasi kegiatan sangat disarankan dilakukan untuk menilai sejauh mana tujuan manasik tercapai. Ini bisa dilakukan melalui observasi langsung, kuesioner, atau diskusi dengan jemaah. Jemaah juga dapat diminta memberikan umpan balik tentang materi, pembimbing, fasilitas, dan keseluruhan pengalaman mereka selama manasik. Umpan balik ini sangat penting untuk perbaikan di masa depan. Tindak lanjut: Berdasarkan evaluasi dan umpan balik, manajemen bisa melakukan penyesuaian dan perbaikan dalam bimbingan manasik selanjutnya, baik dari sisi materi, metode, maupun logistik. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, manasik umrah dapat dilaksanakan dengan lebih terstruktur, efektif, dan bermanfaat bagi jemaah, sehingga mereka siap secara mental dan spiritual untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Dari semua metode bimbingan yang ada. Zafa Tour Bengkulu menggunakan berbagai kombinasi Banyaknya metode yang digunakan bertujuan agar calon jemaah merasa nyaman dan terbuka saat pembelajaran . Berbagai metode yang dipakai oleh Zafa Tour Bengkulu. Metode ceramah. Seperti ceramah pada umumnya, pembimbing memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umrah, mulai dari rukun umrah, bacaan dan doa yang telah tertera di buku AuBuku Doa dan Panduan UmrahAy yang diberikan kepada masing-masing jemaah oleh Zafa Tour, adab selama berada di tanah suci, dan beberapa hal lain yang sekiranya perlu diperhatikan oleh para jemaah selama di Tanah Suci. Penjelasan ini disampaikan secara jelas kepada calon jemaah yang Metode tanya jawab. Setelah ceramah dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, mayoritas ceramah pada umumnya juga menerapkan hal ini. Barangkali ada pembahasan di suatu titik yang kurang jelas, maka dari itu sesi tanya jawab ini diadakan. Metode Simulasi. Metode ini adalah gabungan dari peragaan dan praktik lapangan. Awalnya pembimbing akan memvisualisasikan setiap pembelajaran berupa rukun umrah seorang diri, yang diperhatikan oleh para jemaah, baik secara gerakan maupun bacaan yang dibaca saat satu per satu peragaan dicontohkan. Setelahnya pembimbing mengajak semua jemaah sekaligus untuk mempraktikkannya, mulai dari awal sampai akhir. Dengan kombinasi metode tersebut. Zafa Tour Bengkulu memastikan bahwa setiap peserta siap secara mental, spiritual, dan teknis untuk melaksanakan ibadah umrah dengan baik. Materi yang diberikan saat manasik umrah Zafa Tour Bengkulu biasanya mencakup berbagai aspek penting terkait pelaksanaan ibadah umrah. Di antaranya seperti: Sejarah dan makna umrah. Menjelaskan sejarah dan makna umrah kepada jemaah saat manasik adalah salah satu bagian yang penting saat bimbingan. Sejarah umrah menjelaskan asal usul ibadah umrah, mulai dari masa Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar hingga perintah umrah dalam Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Penjelasan ini membantu jemaah memahami latar belakang dan pentingnya umrah dalam agama Islam. Biasanya jemaah sudah tau akan hal ini, jadi cukup dibahas secara sekilas saja. Selain sejarah, makna spiritual umrah juga harus disampaikan. Umrah bukan hanya sekedar ritual fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan diri dari dosa, dan memperbaharui tekad untuk hidup sesuai dengan ajaran Islam. Apalagi pada setiap rukun umrah mempunyai maknanya masing-masing. Rukun umrah, mencakup penjelasan tentang rukun-rukun umrah yang wajib dipenuhi agar umrah sah, yaitu ihram, thawaf, saAoi, dan tahalul. Setiap rukun dijelaskan secara rinci, termasuk tata cara Syarat umrah seperti Islam, berakal, baligh, merdeka, dan mampu . stithaAoa. Materi ini juga mencakup persiapan yang perlu dilakukan sebelum berangkat, termasuk persiapan fisik dan kesehatan. Baik dari manajemen maupun pembimbing harus selalu mengingatkan kepada jemaah tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sebelum dan selama pelaksanaan umrah, serta tips untuk menjaga stamina selama di Tanah Suci. Pengelolaan keuangan yang baik sebelum berangkat, termasuk menyiapkan dana untuk kebutuhan selama di tanah suci dan setelah pulang. Mengajak jemaah untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat, doa, dan dzikir sebelum berangkat, serta mempersiapkan mental untuk menjalani ibadah dengan sabar dan ikhlas. Tata cara umrah. Ihram: Menjelaskan mengenai niat dan tata cara mengenakan pakaian ihram, serta larangan-larangan selama berada dalam keadaan ihram. Thawaf: Prosedur thawaf mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan penjelasan tentang doa-doa yang dibaca selama thawaf. SaAoi: Tata 264 | Tasya Nabila. Romi Adetio Setiawan. Adi Setiawan . Umrah Manasik Guidance Strategy At Zafa Tour Bengkulu A cara saAoi, yaitu berjalan bolak-balik antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali, dengan penjelasan tentang maknanya dan doa-doa yang dibaca. Tahalul: Proses mencukur rambut setelah saAoi sebagai tanda selesainya rangkaian umrah. Etika dan adab yang wajib dijaga. Sesama jemaah: Saling menghormati, membantu, dan menjaga kebersamaan selama ibadah. Pada petugas dan masyarakat setempat: Menjaga adab dan sikap santun saat berinteraksi dengan petugas, baik di bandara, hotel, maupun di tempat-tempat ibadah. Jemaah juga diajarkan untuk menghormati adat dan budaya setempat. Adab di Tanah Suci: Penekanan pada adab-adab khusus di Tanah Suci, seperti menjaga kebersihan, tidak berbicara kasar, dan selalu menjaga ketenangan hati dan pikiran selama berada di tempat yang mulia. Perlengkapan yang harus dibawa, rute perjalanan. Perlengkapan wajib: Penjelasan tentang perlengkapan yang harus dibawa, seperti pakaian ihram, sandal, tas kecil untuk dokumen, obatobatan pribadi dan lain sebagainya. Perlengkapan tambahan: Rekomendasi perlengkapan tambahan yang berguna selama di Tanah Suci, seperti payung, masker, dan botol air minum. Rute perjalanan: Informasi mengenai rute perjalanan dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air, termasuk transit, lokasi hotel, dan transportasi selama di Mekkah dan Madinah. Cara tayamum, cara jama` dan qasar solat. Tayamum: Penjelasan tentang cara melakukan tayamum sebagai pengganti wudhu ketika tidak ada air atau dalam kondisi tertentu yang membolehkan JamaAo dan qasar shalat: Penjelasan tentang bagaimana menggabungkan . dan meringkas . shalat ketika berada dalam perjalanan, sesuai dengan tuntunan syariat. Materi lainnya. Tips dan saran: Berbagai hal seperti tips pergi ke Masjidil Haram dari hotel, menjaga kesehatan di iklim yang berbeda, manajemen waktu selama di Tanah Suci, dan cara menghadapi tantangan seperti keramaian atau rasa lelah. Panduan darurat: Bagaimana cara menangani situasi darurat, seperti kehilangan arah atau barang, serta informasi kontak penting yang bisa dihubungi selama di Tanah Suci. Dengan menyampaikan materi yang lengkap dan rinci seperti ini. Zafa Tour Bengkulu berupaya memastikan jemaah memiliki pengetahuan dan persiapan yang cukup untuk melaksanakan ibadah umrah dengan baik dan khusyuk. Pelaksanaan manasik dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor pendorong dan penghambat. Berikut adalah beberapa faktor pendorong dan penghambat yang umum dihadapi saat manasik umrah: a. Faktor Pendorong. Pendampingan spiritual yang kompeten. Zafa Tour Bengkulu biasanya memanfaatkan sumber daya yang telah ada untuk dijadikan sebagai pembimbing, baik itu dari manajemen kantor mau pun mitra dan tour leader Zafa Tour Bengkulu. Materi manasik yang komprehensif. Materi manasik yang mencakup semua aspek ibadah umrah, mulai dari sejarah, makna, rukun, hingga adab, membantu jemaah mempersiapkan diri dengan lebih Penggunaan foto, video, dan alat bantu lainnya memudahkan penjelasan dan membantu jemaah memahami materi dengan lebih cepat. Fasilitas dan sarana yang memada. Fasilitas berupa ruangan yang luas, bersih, dan ber-AC membuat jemaah lebih fokus dan khusyuk selama mengikuti manasik. Zafa Tour juga menyediakan alat yang cukup mirip dengan kondisi di Tanah Suci sehingga membantu jemaah lebih memahami tata cara ibadah secara praktis. Komunikasi yang efektif. Koordinasi yang baik antara pihak Zafa Tour Bengkulu dan jemaah dalam hal jadwal, lokasi, dan persiapan manasik akan memastikan kegiatan berjalan lancar. Keterlibatan jemaah. Jemaah yang termotivasi secara spiritual cenderung lebih serius dalam mengikuti manasik dan menerapkan apa yang telah dipelajari. Antusiasme jemaah dapat memberikan pengalaman yang berkesan untuk diri masing-masing. Faktor Penghambat . Antusias mitra menjadi pembimbing manasik. Karena ada banyak mitra yang tidak memiliki basic ustadz/ah atau penceramah, terkadang proses penyampaian lebih lambat. Maka dari itu. Zafa Tour benar-benar memilih siapa yang sekiranya dapat memberikan pemahaman dengan cepat namun tetap jelas kepada para jemaah, . Keterbatasan sumber daya . nggaran, waktu, tenaga kerj. Dalam penyelenggaraan kegiatan, terdapat beberapa tantangan utama yang dihadapi terkait keterbatasan sumber daya. Tiga aspek utama yang sering menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah keterbatasan anggaran, waktu, dan tenaga kerja. Anggaran seringkali menjadi faktor pembatas utama dalam pelaksanaan manasik umrah yang memerlukan berbagai keperluan, seperti tempat pelaksanaan, alat peraga, konsumsi untuk peserta, dan biaya pemateri atau pembimbing. Untuk mengatasi keterbatasan waktu, perencanaan yang matang sangat diperlukan. Pengabdi dan manajemen kantor harus menyusun jadwal manasik dengan efisien, memprioritaskan materi yang paling penting untuk diberikan kepada jemaah, serta memanfaatkan waktu yang tersedia dengan optimal. Keterbatasan tenaga kerja bisa diatasi dengan adanya kolaborasi antara manajemen dan pengabdi. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 4 No. 2 November 2024 page: 257 Ae 268 | 265 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Pengabdi dapat berperan dalam hal yang tidak terlalu teknis, seperti membantu berbagai hal dalam penyelenggaraan acara, dokumentasi, atau logistik, sementara tenaga profesional dari travel lebih fokus pada bimbingan ibadah, . Kurangnya kesiapan mental jemaah. Jemaah yang kurang termotivasi atau tidak memiliki kesadaran spiritual yang kuat mungkin tidak serius dalam mengikuti manasik, sehingga mengurangi efektivitas kegiatan. Jika jemaah tidak berpartisipasi aktif atau enggan bertanya, ini bisa menyebabkan pemahaman yang kurang terhadap materi yang disampaikan. Strategi bimbingan manasik yang digunakan pada travel haji dan umrah dapat bervariasi, tergantung pada kebutuhan dan preferensi. Namun setelah pelaksanaan kegiatan, pengabdi dapat melihat ada beberapa strategi bimbingan manasik umrah yang digunakan pada Zafa Tour Bengkulu, yaitu antara lain: Pendekatan edukasi. Pendekatan ini fokus pada pemberian pengetahuan yang komprehensif tentang tata cara pelaksanaan ibadah umrah. Jemaah diberikan pemahaman mendalam mengenai setiap tahapan ibadah, termasuk niat, ihram, thawaf, sa'i, hingga tahalul. Selain itu, jemaah juga diajarkan makna spiritual yang terkandung dalam setiap ritual, sehingga mereka tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga memaknai ibadah secara mendalam. Pendekatan ini diharapkan agar jemaah memahami secara menyeluruh tentang bagaimana dan mengapa mereka melakukan ibadah umrah, sehingga mereka bisa melakukannya dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran. Sesi pembelajaran interaktif. Sesi ini melibatkan diskusi dan tanya jawab antara pembimbing dan Dalam sesi ini, jemaah diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai hal-hal yang kurang mereka pahami, baik tentang tata cara pelaksanaan maupun tentang kondisi-kondisi khusus yang mungkin mereka alami selama perjalanan ibadah. Penggunaan materi multimedia. Zafa Tour Bengkulu menggunakan presentasi multimedia seperti gambar dan slide PPT pada saat pemberian materi kepada jemaah. Pengalaman praktis. Pendekatan ini melibatkan simulasi atau praktik langsung dalam melaksanakan beberapa ritual umrah, seperti thawaf dan sa'i. Dalam kegiatan ini, jemaah secara fisik diajak untuk berlatih bagaimana melakukan rangkaian ibadah. Tujuannya untuk memberikan pengalaman langsung kepada jemaah agar mereka merasa lebih percaya diri dan tidak canggung ketika melakukan ibadah umrah yang sesungguhnya. Konsistensi komunikasi. Komunikasi yang terjaga antara panitia dan jemaah sebelum, selama, dan setelah manasik adalah suatu kewajiban. Panitia memberikan update penting, menjawab pertanyaan jemaah, dan memastikan bahwa jemaah memahami seluruh proses dengan baik. Hal ini dapat menciptakan keterbukaan komunikasi sehingga jemaah merasa didampingi dengan baik dan dapat mengatasi kebingungan atau masalah yang mungkin muncul selama proses persiapan. Evaluasi. Setelah manasik umrah, dilakukan evaluasi untuk menilai pemahaman dan kesiapan jemaah. Evaluasi ini bisa berupa test singkat atau wawancara untuk mengukur sejauh mana jemaah mengerti dan menguasai tata cara umrah. Zafa Tour Bengkulu sangat memastikan bahwa jemaah benar-benar siap dan memahami setiap aspek ibadah umrah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Jika ada jemaah yang masih mengalami kesulitan, maka mereka bisa diberi pendampingan tambahan. Dengan berbagai strategi ini. Zafa Tour Bengkulu memastikan jemaah tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memahami makna ibadah umrah secara spiritual. Kegiatan manasik umrah yang dilaksanakan berhasil meningkatkan pemahaman jemaah tentang tata cara pelaksanaan ibadah umrah dengan baik dan benar. Berdasarkan survei pasca-kegiatan, mayoritas jemaah merasakan peningkatan pengetahuan mengenai rukun dan wajib umrah, serta bacaan yang akan dibaca selama ibadah berlangsung nantinya. Evaluasi mendalam menunjukkan bahwa metode pengajaran efektif, ditambah dengan adanya praktik visual pembelajaran membekas pada sebagian besar jemaah. Secara keseluruhan, strategi manasik umrah yang diterapkan terbukti cukup efektif, dengan mayoritas jemaah melaporkan peningkatan pemahaman berupa teori dan praktik secara langsung bersama pemateri saat kegiatan berlangsung. Evaluasi dan umpan balik peserta menunjukkan bahwa materi yang diajarkan tidak hanya dipahami, tetapi juga diingat dan diterapkan dengan baik. Namun untuk menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi, evaluasi berkala dan beragam metode pengajaran mungkin diperlukan. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Zafa Tour Bengkulu berkomitmen untuk menyelenggarakan bimbingan manasik umrah yang menyeluruh dan berkualitas, dengan memperhatikan aspek fasilitas, materi, kualifikasi narasumber, manajemen waktu, komunikasi dengan jemaah, serta evaluasi setelah kegiatan, guna memastikan jemaah siap secara mental, spiritual, dan teknis untuk melaksanakan ibadah umrah dengan baik. 266 | Tasya Nabila. Romi Adetio Setiawan. Adi Setiawan . Umrah Manasik Guidance Strategy At Zafa Tour Bengkulu A Dengan pendekatan yang terstruktur. Zafa Tour Bengkulu berupaya memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat dan mendukung keberhasilan ibadah di Tanah Suci. Manasik tidak cukup hanya menyiapkan materi dan pembimbing yang kompeten saja, masih banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi lancar tidaknya kegiatan. Pelaksanaan manasik umrah di Zafa Tour Bengkulu dipengaruhi oleh berbagai faktor pendorong dan penghambat, di mana dukungan spiritual, materi yang komprehensif, dan fasilitas yang memadai menjadi kunci keberhasilan. Sementara keterbatasan sumber daya dan kesiapan mental jemaah dapat menghambat efektivitas Oleh karena itu, strategi bimbingan yang beragam dan komunikasi yang konsisten sangat penting untuk memastikan jemaah siap secara teknis dan spiritual sebelum melaksanakan ibadah Jika diperhatikan, materi yang diberikan saat manasik tak jauh beda dari apa yang pernah disampaikan sebelumnya. Hal ini bertujuan agar ingatan jemaah menguat hingga ke akar, karena sesuatu yang diulang-ulang adalah hal yang bagus. Bukan berarti kita belum pernah mempelajarinya, diharapkan semakin diingat akan semakin menempel. Dengan pendekatan yang terstruktur dan beragam metode pembelajaran. Zafa Tour Bengkulu memastikan bahwa setiap peserta manasik memperoleh pengetahuan dan pengalaman untuk menjalankan ibadah dengan baik. Saran Perhatian lebih pada faktor yang mempengaruhi lancar atau tidaknya kegiatan. Peningkatan materi manasik yang diberikan, seperti mengajak jemaah mempelajari basic percakapan Bahasa Arab. Dibutuhkan manajemen waktu yang tertib dan terstuktur. Tak lupa membantu para jemaah untuk menyiapkan segala hal termasuk persiapan mental dengan menyarankan hal-hal yang diperlukan. Untuk pembelajaran menggunakan multimedia, disarankan untuk menampilkan atau memutarkan video suasana seperti tawaf dan sa`i dengan menggunakan proyektor. Diharapkan agar para jemaah mendapatkan feel yang nyata selama kegiatan manasik berlangsung. DAFTAR PUSTAKA