e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 PENGARUH KUALITAS PRODUK. CITRA MEREK. HARGA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN CAKE SALAKILO BALIKPAPAN Oleh : AzirahA) Fitriana. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan azirahzira2002@gmail. Abstract This research aims to determine and test the influence of product quality, brand image, price on customer loyalty for Cake Salakilo Balikpapan. The method and type of research used in this research is a quantitative method. The data sources used are primary and secondary The population in this study were Cake Salakilo Balikpapan consumers who purchased more than 3 times a month and a sample of 100 respondents was taken due to the very large population using the Slovin formula. The data collection method uses a questionnaire which is distributed directly to respondents. The data analysis used is multiple linear analysis and classical assumption tests and for data processing using SPSS version 25. The research results show that: simultaneous testing of product quality variables (X. , brand image (X. and price (X. has a positive and significant influence on customer loyalty for Cake Salakilo Balikpapan. Partial testing of the product quality variable (X. has a positive and significant influence on customer loyalty of Cake Salakilo Balikpapan, the brand image variable (X. has a positive and significant influence on customer loyalty of Cake Salakilo Balikpapan, and the price variable (X. has no positive influence and significant impact on Cake Salakilo Balikpapan customer loyalty. Keywords: Product quality. Brand Image. Price and Customer Loyalty. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh kualitas produk, citra merek, harga terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan. Metode dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Cake Salakilo Balikpapan yang dalam sebulan melakukan pembelian lebih dari 3 kali dan diambil sampel sebanyak 100 responden dikarenakan jumlah populasi yang sangat banyak dengan menggunakan rumus slovin. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner yang dibagikan langsung kepada responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis linear berganada serta uji asumsi klasik dan untuk pengolahan data menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengujian secara simultan variabel kualitas produk (X. , citra merek (X. dan harga (X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan. Pengujian secara parsial variabel kualitas produk (X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan, variabel citra merek (X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan , dan variabel harga (X. memilki tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan. Kata Kunci: Bukti fisik. Kehandalan. Daya Tanggap. Jaminan. Empati danKepuasan Konsumen Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Pendahuluan Banyaknya jenis usaha sekarang ini perusajaan dengan perusahaan lainnya. Banyak usaha yang berdiri dengan bentuk jasa ataupun sebuah produk . seperti kuliner, kecantikan, wisata dan dari berbagai jenis usaha tersebut tentunya diharapkan mampu terus berjalan dan berkembang ditengahtengah Untukselalu menjaga dan mampu bertahan tentunya setiap usaha harus mempunyai cara tersendiri dalam menjalankan usahanya demi tercapainya tujuan jangka pendek maupun janga Cara ini bisa dilakukan dengan penetapan dan penggunaan strategi ddalamnya. Tentunya peran strategi ini sangat penting didalam sebuah usaha. Seperti strategi pemasaran yang sangat inti dan vital untuk menjadikan sebuah usaha itu selalu stabil atau bahkan mampu berkembang lebih baik lagi. Kemajuan usaha bisnis didalam bidang kuliner kini berkembang sangat pesat, baik dari segi bahan makanan maupun jenis makanan itu Hal demikian yang mendorong para pengusaha terus bersaing dalam Karena dengan adanya persaingan yang ketat ini maka setiap perusahaan maupun organisasi bertekad untuk melakukan ekspansi pemasaran. Kuliner di Balikapan sendiri pun beragam jenisnya seperti pusat oleholehnya dengan ciri khas rasa masingmasing yang dipasarkan. Jenis kuliner oleh-oleh yang biasa ditemui dikota Balikpapan ini seperti Gulung Jenebora. Bingka Kentang. Brownnies Batu Bara dan juga Cake Salakilo. Banyaknya pelaku usaha menjadi sangat penting dalam Menyusun strategi dalam pemasarannya Oleh karena itu penulis ingin mengetahui strategi pemasaran yang akan dilakukan Cake Salakilo untuk mempertahankan konsumen tetap dan meningkatkan penjualan melalui penelitian ini. Kajian Literatur Pengertian Manajemen Afandi . Au manajemen dipaahmi sebagai sekelompok orang yang mempunyai tujuan organisasi yang sama dan manajemen melakukan penempatan staff, pengarahan dan pengawasan dalam proses mencapai tujuan tersebut dengan sumber daya yang sudah ada Pengertian Manajemen Pemasaran Sudaryono Melydrum . , pemasaran adalah suatu proses bisnis yang bertujuan untuk menyelaraskan sumber daya manusia, keuangan dan material suatu organisasi dengan kebutuhan dan keinginan pelanggannya sebagai bagian dari strategi bersaingnya. Kotler dan Keller . manajemen pemasaran adalah menjadi seni dan ilmu untuk memilih pasar sasaran dan mendapatkan, mempertahankan serta menambah jumlah pelanggan melalui penciptaan dan pengkomunikasian nilai pelanggan yang unggul Pengertian Loyalitas Pelanggan Kotler dan Keller . , loyalitas pelanggan adalah berkomitmen kuat untuk membeli atau mendukung mengembalikan produk atau layanan yang dinginkan karena situasi dimasa depan dan upaya pemasaran dapat memotivasi pelanggan untuk beralih. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Pengertian Kualitas Produk Kotler dan Amstrong . kualitas produk adalah karakteristik produk atau jasa yang bergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang dinyatakan atau diimplikasikan Pengertian Citra Merek Keller & Swaminathan . Citra nerek ialah asumsi dari konsumen akan suatu merek yang didasarkan atas baik serta buruknya merek yang ada didalam ingatan konsumen. Pengertian Harga Purba dan Limakrisna . Au Harga adalah jumlah uang yang ditagihkan atau ditukarkan untuk suatu produk dan jasa atau sejumlah nilai yang dipertukarkan konsumen untuk memiliki barang dan jasa sesuai dengan manfaat atau kegunaan produknyaAy. Kerangka Pikir Kerangka pemikiran merupakan sebuah alur tentang hubungan antar variabel yang disusun dari beberapa teori yang dijelaskan. Menurut Sugiyono . Kerangka berfikir dalam suatu penelitian perlu dikemukakan apabila dalam penelitiantersebut berkenaan dua variabel atau lebih. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Hipotesis ialah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian dan penelitian terdahulu maka diajukan hipotesis sebagai berikut: H1 : Bahwa berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Cake Salakilo Balikpapan H2 : Bahwa citra merek berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Cake Salakilo Balikpapan. H3 : Bahwa secara parsial positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Cake Salakilo Balikpapan. H4 : Bahwa kualitas produk, citra merek dan harga berpengaruh secara simultan positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Cake Salakilo Balikpapan. METODE PENELITIAN Definisi operasional adalah tindak lanjut untuk langkah pelaksanaan penelitian yang menekankan pada variabel kualitas produk, citra merek, dan harga terhadap loyalitas konsumen Cake Salakilo Di Balikpapan. Variabel Dependen (Y) dalam penelitian ini adalah loyalitas pelanggan yaitu komitmen pelanggan yang dipegang erat dan berinvestasi untuk melakukan pembelian dan mengutamakan produk barang atau jasa secara konsisten hal ini menyebabkan pembelian berulang pada produk yang sama dan merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 menjadi akibat karena adanya variabel Independen. Variabel Independen (X) yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen yaitu kualitas produk, citra merek dan harga. Populasi dan Sampel Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik Populasi penelitian ini adalah pelanggan yang telah membeli produk minimal 3 kali di Cake Salakilo Balikpapan dengan populasi 1745 orang. Sampel adalah Bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Hasil dari perhitungan menggunakan rumus slovin sampel yang diambil 94,58 responden yang di bulatkan menjadi 100 yang dipilih dan menggunakan teknik random sampling . Teknik pengumpulan data yang menggunakan kuisioner dengan alat ukur yang digunakan skala likert. Metode analisis data Uji Validitas Validitas yang dimaksudkan untuk menyatakan sejauh mana data yang ditampung pada suatu kuisioner akan mengukur apa yang ingin diukur. Uji Realibilitas Jika alat ukur telah dinyatakan valid, maka berikutnya alat ukur tersebut diuji Reliabilitas adalah suatu nilai yang menunjukkan konsistensi suatu alat pengukur di dalam mengukur gejala yang sama. Uji Normalitas Uji normalitas e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 dilakukan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak sebelum data tersebut diolah berdasarkan model-model penelitian. Uji Analisis Deskriptif Statistik deskrptif adalah cara yang kumpulan data dengan menghasilkan numerik (Ghozali, 2. Uji Heteroskedastisitas Ghozali, . menyatakan bahwa salah satu asumsi model regresi linier adalah tidak adanya masalah Uji Multikolinearitas Ghozali, . menyatakan bahwa salah satu asumsi model regresi linier yang bertujuan menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variable bebas (X) yang diuji dan memastikan ada tidaknya korelasi atau hubungan di antara variable tersebut Uji Autokeralasi Tujuan uji auto korelasi adalah untuk menguji apakah dalam model regresi linear memiliki korelasi antara kesalahan penganggu pada periode t dengan kesalahan penganggu pada periode sebelumnya . Uji Analisis Regresi Linear Berganda Model analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah berbentuk Regresi Linear Berganda (Multiple Regression Linie. Spesifikasi dari model regresi linier berganda menurut Sugiyono, . , adalah sebagai berikut : Y = bCAXCA bCCXCC bCEXCE bCEXCE bCIXCI ei. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Pengujian Secara Parsial (Uji . Kebenaran dibuktikan dengan menggunakan uji t, yaitu menguji kebenaran koefisien regresi parsial. Pengujian Secara Simultan (Uji F) Untuk membuktikan kebenaran hipotesis pertama digunakan uji F, yang mempunyai tujuan untuk mengetahui sejauh mana variabel-variabel bebas yang digunakan secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi variabel tidak bebasnya, atau dapat diartikan apakah model Regresi Linier Berganda yang digunakan sesuai atau tidak sesuai dengan penelitian. Hasil dan Pembahasan Variab Indika r hitung r tabel Keteran Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X3. Valid X3. Valid X3. Valid X3. Valid Uji validitas Hasil uji validitas dalam penelitian ini. Angka korelasi . hitung yang dengan angka korelasi . yang terdapat pada tabel dengan tingkat kesalahan 5% . dan jumlah n = 100 maka diperoleh r tabel = 0,196 . Jika r hitung > r tabel maka butir instrument tersebut valid dan sebaliknya. Berdasarkan gambar table hasil uji validitas diketahui bahwa seluruh item pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid, nilai dari masing-masing item Kualitas Produk (X. Citra Merek (X. Harga (X. , dan Loyalitas Pelanggan (Y) memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel maka dinyatakan valid. Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Uji reliabilitas Hasil uji reliabilitas didapat Jika Alpha Cronbach > 0,60 berarti variabel penelitian ini reliabel dan sebaliknya, dengan taraf signifikan 0,05 . %) dan N sebanyak 100 orang maka didapatkan koefisien sebagai berikut. Variabe Cronbach Alpha 0,794 Nilai Kritis Keterangan 0,796 Reliabel 0,682 Reliabel 0,681 Reliabel Reliabel Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Dilihat dari uji reliabilitas diperoleh Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 nilai Cronbach Alpha setiap variabel penelitian > 0,60 artinya data yang diperoleh koefisien reliabilitas masingmasing nilai Cronbach Alpha tersebut lebih besar dari nilai tabel pada taraf signifikan 5% yaitu sebesar 0,60 sehingga seluruh angket dinyatakan reliabel . , dikumpulkan melalui angket dinyatakan reliabilitas dan dapat dipercaya. Uji Normalitas Uji normalitas berguna untuk dikumpulkan berdistribusi normal atau diambil dari populasi normal. Metode yang digunakan adalah digunakan uji KolmogorovSmirnov (K-S). Untuk mengetahui normal tidaknya suatu data dapat dilihat dari segi nilai signifikan 2 Jika nilai signifikansi > 0,05, maka data berdistribusi normal. Namun jika nilai signifikansi < 0,05, maka data berdistribusitidak normal. normalitas sebesar 0,200 dimana hasil tersebut lebih besar dari taraf signifikansi 0,05. sehingga dapat disimpulkan bahwa uji tes normalitas pada penelitian ini ada terdistribusi Uji Multikolinieritas Uji multikolinearitas dapat dilihat dari nilai tolerance dan variance inflation factor (VIF). Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel independen independen lainnya. Nilai cutoff yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinieritas adalah nilai tolerance lebih besar dari > 0,10 maka artinya tidak terjadi multikolinearitas. Jika VIF yang dihasilkan diantara 1-10 atau nilai VIF lebih kecil dari < 10 maka artinya tidak terjadi multkolinieritas. Variabel : Loyalitas Pelanggan Standardiz Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences 0,0000000 Std. Deviation Absolute 3,03492530 0,070 Positive 0,070 Kualitas Negative -0,035 Produk 0,070 Asymp. Sig. -taile. Collinearity d Coefficients Statistics Model Error 1 (Constan Citra Beta Sig Toleranc VIF Merek Harga Test distribution is Normal. Coefficient Std. Mean Test Statistic Unstandardize Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Dependent This is a lower bound of the true significance. Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov didapatkan hasil signfikansi dari uji Hasil uji multikolinieritas, dapat dilihat pada tabel Coefficients dua kolom terakhir dapat di lihat di atas. Nilai VIF untuk variabel kualitas produk (X. 059 dengan nilai Tolerance Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 944. Nilai VIF untuk variabel citra merek (X. 065 dengan nilai Tolerance 0. Nilai VIF untuk variabel harga (X. 117 dengan nilai Tolerance 0,895. Karena nilai Tolerance dari ketiga variabel > 0,05 dan nilai VIF dari ketiga variabel < dari 5,00 maka dapat dikatakan tidak terjadi multikolinieritas pada ketiga variabel bebas tersebut. Berdasarkan syarat asumsi klasik regresi linier, bahwa model regresi linier yang baik adalah Dengan demikian, model di atas telah terbebas dari adanya Uji Heteroskedastisitas Pengujian ini dilakukan untuk melihat apakah variabel pengganggu memiliki varian yang sama atau tidak. Dasar analisisnya yaitu: Jika ada pola tertentu, seperti titiktitik yang ada membentuk pola tertentu yang teratur maka akan mengindikasikan telah terjadi heteroskedastisitas. Jika ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa tidak terjadi heteroskedatisitas sebab tidak ada pola yang jelas serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y, titik-titik tidak mengumpul hanya di atas atau di bawah saja serta tidak membentuk pola menyempit dan melebar kembali dan data tidak berpola sehingga dapat Uji Autokorelasi Pengujian penelitian menggunakan uji Durbin Watson (DW-res. Cara pengujian nya adalah dengan membandingkan nilai DW . dengan nilai bebas . dan batas bawah . yang terdapat dalam tabel Durbin Watson. Pengujian autokorelasi dapat dilakukan dengan melihat hasil output SPSS versi 25 sebagai berikut : Std. Error Model Adjusted of the Durbin- Square R Square Estimate Watson Constant : Kualitas Produk. Citra merek dan harga Variabel : Loyalitas Pelanggan Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Dari hasil tabel Uji autokorelasi diketahui untuk nilai DW = 1. Pada tabel Durbin Watson diperoleh dL = 6131 dan dU = 1. ilihat dari tabel durbion watsons a = 5%) dengan jumlah data n = 100 serta jumlah variabel bebas k = 5. Maka dapat disimpulkan nilai DW hitung > dU dan dL sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah autokorelasi. Uji Statistic Deskriptif Gambaran hasil uji statistic deskritif dapat dilihat pada sebagai berikut: Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Std. Loyalitas Minimum Maximum Mean Deviation Citra Merek Harga Valid N Pelanggan Kualitas Produk Uji Analisis Regresi Linier Berganda Pembahasan yang digunakan dalam penelitian ini, sesuai dengan data yang telah diambil dari hasil angket responden Pada Cake Salakilo Balikpapan. Perhitungan regresi linier berganda dengan menggunakan program software statistical package for social sciences (SPSS) versi 25 adapun rangkuman dari pengolahan data yang dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Berdasarkan hasil uji statistic deskriptif diatas, dapat kita gambarkan distribusi data yang didapat oleh peneliti Variabel loyalitas pelanggan (Y), dari data tersebut bisa di deskripsikan bahwa nilai minimum sebesar 21 sedangkan nilai maximum sebesar 35 dan nilai ratarata loyalitas pelanggan sebesar 28,07 dengan standar deviasi data kepuasan konsumen sebesar 3,352. Variabel kualitas produk (X. , dari data tersebut bisa di deskripsikan bahwa nilai minimum sebesar 20 sedangkan nilai maximum sebsar 30 dan nilai ratarata kelengkapan produk sebesar 27,54 dengan nilai standar deviasi data kelengkapan produk sebesar 2,372. Variabel citra merek (X. , dari data tersebut bisa dideskripsikan bahwa nilai minimum sebesar 15 sedangkan nilai maximum sebesar 25 dan nilai rata-rata harga sebesar 20,44 dengan nilai standar deviasi data harga sebesar 2,289. Variabel harga (X. , dari data tersebut bisa di deskripsikan bahwa nilai minimum sebesar 12 sedangkan nilai maximum sebesar 20 dann nilai rata-rata service quality sebesar 16,51 dengan nilai standar deviasi data service quality sebesar 1,957. Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error (Constan. Kualitas Citra Merek Harga Beta Sig. Produk Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Berdasarkan pengolahan dan komputerisasi dengan menggunakan program SPSS versi 25 maka diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 10,966 0,128X1 0,547X2 0,146X3 Dari persamaan tersebut, maka penjelasan masing-masing variabel Nilai koefisien konstanta b0 sebesar 10,966 mengidentifikasikan bahwa jika variabel bebas yakni kualitas produk, mempengaruho loyalitas pelanggan dalam keadaan konstan atau nilainya sama dengan nol, maka nilai yang dapat dicapai untuk loyalitas pelanggan cake salakilo Balikpapan yaitu sebesar 10,966. Pengaruh kualitas produk (X. terhadap loyalitas pelanggan (Y) Cake Salakilo Balikpapan ditunjukkan oleh nilai Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 kefisien b1 sebesar 0,128 yang bertanda positif hal ini menunjukkan bahwa setiap ada penambahan skor kualitas prouk (X. sebesar satu satuan, maka akan meningkatkan skor loyalitas pelanggan (Y) Cake Salakilo Balikpapan sebesar 0,128 dengan asumsi citra merek dan harga dalam keadaan konstan atau nol. Pengaruh citra merek (X. terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan (Y) ditunjukan oleh nilai koefisien b2 sebesar 0,547 yang bertanda positif hal ini menunjukan bahwa setiap ada penambahan skor citra merek (X. sebesar satu satuan, maka akan meningkatkan skor loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan (Y) sebesar 0,547 dengan asumsi nilai kualitas produk dan harga dalam keadaan konstan atau sama dengan nol. Pengaruh harga (X. terhadap loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan (Y) ditunjukan oleh nilai koefisien b3 sebesar 0,146 yang bertanda positif hal ini menunjukan bahwa setiap ada peningkatan skor harga (X. sebesar satu satuan, maka akan meningkatkan skor loyalitas pelanggan Cake Salakilo Balikpapan (Y) sebesar 0,146 dengan asumsi nilai kualitas produk dan citra merek dalam keadaan konstan atau nol. Pengujian Secara Parsial (Uji . Pengujian ini untuk melihat sejauh mana pengaruh secara terpisah dari masing-masing variabel bebas (X) yang terdiri dari kualitas produk, citra merek dan harga terhadap variabel terikat yaitu loyalitas pelanggan (Y) berdasarkan membandingkan dengan nilai sig t dengan tingkat signifikansi yca = 5% . Apabila thitung < ttabel maka dapat disimpulkan variabel tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikan, maka sebaliknya apabila thitung > ttabel mempunyai pengaruh yang signifikan. Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error (Constan. Kualitas Citra Merek Harga Beta Sig. Produk Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Berdasarkan tabel tersebut diatas, dapat dijelaskan sebagai berikut: Hasil uji t terhadap variabel X1 . ualitas produ. menunjukkan t hitung < t tabel artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 0,949 lebih kecil dari t tabel sebesar 1,661 dengan nilai sig. t sebesar 0,345 lebih besar dari nilai = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 dalam penelitian ini ditolak. Hal ini kualitas produk tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Hasil uji t terhadap variabel X2 . itra mere. menunjukkan t hitung > t tabel artinya H0 ditolak dan Ha Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 3,915 lebih besar dari t tabel sebesar 1,661 dengan nilai sig. t sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 dalam penelitian ini diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel citra merek mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap citra Hasil uji t terhadap variabel X3 . menunjukkan t hitung < t tabel artinya H0 diterima dan Ha Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 0,873 lebih kecil dari Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 t tabel sebesar 1,661 dengan nilai sig. t sebesar 0,385 lebih besar dari nilai = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 dalam penelitian ini ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa variabel harga tidak berpengaruh positif dan tidak Uji Linear/Simultan (F) Untuk hipotesis secara simultan, maka digunakan uji F. Uji ini dimaksudkan untuk menguji variabel independen terhadap variabel dependen secara bersama-sama yaitu untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, citra merek dan harga terhadap loyalitas pelanggan Cake salakilo Balikpapan. terikat secara parsial. Nilai r yang mendekati 0 mengindikasikan lemahnya hubungan antara dua variabel tersebut dan nilai r yang mendekati 1 mengindikasikan kuatnya hubungan antara dua variabel tersebut. Determinasi parsial biasanya diberi simbol r. Hubungan dua variabel terdiri dua macam yaitu hubungan positif dan hubungan negatif. Ukuran yang dipakai untuk mengetahui kuat atau tidaknya hubungan antara X dan Y disebut koefisien korelasi . Hasil Uji Determinasi Parsial . variabel X1 Loyalitas Pearson Pelanggan Correlation Loyalitas Kualitas Pelanggan Produk Sig. -taile. Sum of Model 1 Regression Squares Mean Residual Total Square Kualitas Pearson Produk Correlation Sig. Sig. -taile. Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Berdasarkan hasil analisis pada tabel diatas menunjukan nilai F hitung sebesar 041 dengan tingkat sig. F sebesar 0,000. Rumus untuk mencari F tabel = . = . = . = 3,09. Nilai F hitung tersebut lebih besar dibanding nilai F tabel = 3,09 dengan nilai Sig. lebih kecil dari = 5% . ,000 < 0,. Hal ini dapat disimpulkan bahwa secara simultan kualitas produk, citra merek dan harga berpengaruh signifikan terhadap Cake salakilo Balikpapan, dengan demikian hipotesis (H. dalam penelitian ini diterima. Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Nilai koefisien korelasi . sebesar 0,145 yang berada pada rentang nilai r Au0,00 Ae 0,199Ay yang berarti tingkat hubungan kualitas produk (X. terhadap loyalitas (Y) termasuk pada tingkat hubungan sangat rendah. Hasil Uji Determinasi Parsial . variabel X2 Loyalitas Pelanggan Loyalitas Pelanggan Citra Merek Pearson Correlation Sig. -taile. 3 Uji Determinasi Parsial . Uji determinasi parsial adalah digunakan untuk mengetahui seberapa besar persentase pengaruh dari masing Ae masing variabel bebas terhadap varibel Citra Merek Pearson Correlation Sig. -taile. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Nilai koefisien korelasi . sebesar 0,403 yang berada pada rentang nilai r Au0,40 Ae 0,599Ay yang berarti tingkat hubungan citra merek (X. terhadap loyalitas (Y) termasuk pada tingkat hubungan cukup kuat. Hasil Uji Determinasi Parsial . Variabel X3 Loyalitas Pearson Pelanggan Correlation Pearson Correlation Sig. -taile. Correlation is significant at the 0. 05 level . -taile. Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Nilai koefisien korelasi . sebesar 0,198 yang berada pada rentang nilai r Au0,00 Ae 0,199Ay yang berarti tingkat4. hubungan harga (X. terhadap loyalitas (Y) termasuk pada tingkat hubungan sangat rendah. Uji Koefisien Determinasi Ganda (R. Koefisien determinasi (RA) untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi dari variabel dependen. Jika RA sama dengan 0, berarti tidak ada sedikitpun presentase sumbangan pengaruh yang diberikan variabel independen terhadap variabel Sebaliknya jika RA sama dengan 1, berarti presentase sumbangan pengaruh yang diberikan adalah Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Model Square Predictors: (Constan. Harga. Kualitas Produk . Citra Merek Harga Sig. -taile. Harga Sumber: Data Hasil Output SPSS Versi 25 Pelanggan Loyalitas Hasil Uji Koefisien Determinasi Ganda (R. Berdasarkan hasil output program SPSS pada tabel di atas dapat diketahui nilai koefisien determinasi atau Adtjusted R square sebesar 0,155 atau jika dipresentase menjadi 15,5%, maka 100 % dikurangi dengan 15,5% adalah 84,5%. Dapat diambil suatu keputusan bahwa nilai presentase kontribusi variabel kualitas produk (X. , citra merek (X. dan harga (X. terhadap loyalitas pelanggan (Y) memberikan pengaruh sebesar 15,5% sedangkan sisanya 84,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian Pembahasan Pembahasan Secara Parsial (Uji . Berdasarkan hasil pengujian analisis linier berganda dan perhitungan uji hipotesis secara parsial . didapatkan nilai signifikansi variabel kualitas produk sebesar sebesar 0,345 yang lebih besar dari tingkat signifikansi yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Kemudian, penelitian ini juga, memperoleh hasil variabel kualitas produk memiliki t hitung sebesar 0,949 yang artinya nilai tersebut lebih kecil dari tingkat signifikansi yang di tetapkan t tabel sebesar 1,661, yang menunjukkan bahwa variabel kualitas produk tidak berpengaruh positif dan tidak Hasil penelitian yang Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 dilakukan oleh Sarboini & dkk . sesuai dengan penelitian yang penulis lakukan di Cake salakilo Balikpapan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan benar keberadaannya. Berdasarkan hasil pengujian analisis linier berganda dan perhitungan uji hipotesis secara parsial . didapatkan nilai signifikansi variabel citra merek sebesar sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Kemudian, penelitian ini juga, memperoleh hasil variabel citra merek memiliki t hitung sebesar 3,915 yang artinya nilai tersebut lebih besar dari tingkat signifikansi yang di tetapkan t tabel sebesar 1,661, yang menunjukkan bahwa variabel citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima, karena didukung oleh data penelitian yang menunjukkan bahwa pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Nuri Zulfa & dkk . dan Zulhilmy Ramadhoni dan Fajar Purwanto . sesuai dengan penelitian yang penulis lakukan di Cake salakilo Balikpapan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan benar keberadaannya. Berdasarkan hasil pengujian analisis linier berganda dan perhitungan uji hipotesis secara parsial . e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 didapatkan nilai signifikansi variabel harga sebesar sebesar 0,385 yang lebih besar dari tingkat signifikansi yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Kemudian, penelitian ini juga, memperoleh hasil variabel harga memiliki t hitung sebesar 0,873 yang artinya nilai tersebut lebih kecil dari tingkat signifikansi yang di tetapkan t tabel sebesar 1,661, yang menunjukkan bahwa variabel harga tidak berpengaruh positif dan tidak Sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak, karena didukung oleh data penelitian yang mempunyai pengaruh negatif tetapi Agung Firdausi Ahsan dan Luksmandono . sesuai dengan penelitian yang penulis lakukan di Cake salakilo Balikpapan bahwa harga berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan benar keberadaannya. Pembahasan Secara Simultan (Uji F) Berdasarkan hasil pengujian analisis linier berganda dan perhitungan uji hipotesis secara simultan . ji F) didapatkan nilai signifikansi variabel independen . ualitas produk, citra merek dan harg. sebesar sebesar 0, 000 yang lebih kecill dari tingkat signifikansi yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05. Kemudian, memperoleh hasil variabel independen memiliki t hitung sebesar 7,041 yang artinya nilai tersebut lebih besar dari tingkat signifikansi yang di tetapkan t tabel sebesar 3,09, yang menunjukkan bahwa variabel independen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Hasil penelitian yang dilakukan oleh Zulhilmy Ramadhoni & Fajar Purwanto . dan Sarboini & dkk . sesuai dengan penelitian yang penulis lakukan di Cake salakilo Balikpapan bahwa kualitas produk, citra merek dan harga positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan judul AuPengaruh Kulitas Produk. Citra Merek. Harga terhadap Loyalitas Pelanggan Cake Salakilo BalikpapanAy. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Secara Parsial (X. Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Cake salakilo Balikpapan. Dalam hal ini berarti jika semakin berkualitas produk dari sisi bahan baku, merek, variasi rasa yang beragam, citarasa yang unik,dan manfaat produk yang ditawarkan Cake salakilo Balikpapan mencakup permintaan konsumennya maka akan membuat loyalitas pelanggan meningkat. Secara Parsial (X. Citra Merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Cake salakilo Balikpapan Dalam hal ini berarti jika citra merek Balikpapan cukup baik maka akan membuat loyalitas pelanggan meningkat. Secara Parsial (X. Harga tidak berpengaruh positif dan tidak pelanggan Cake salakilo Balikpapan. Dalam hal ini berarti tidak ada e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 pengaruh yang bermakna antara harga dengan kepuasan konsumen. Secara Simultan Kualitas Produk (X. Citra Merek (X. dan Harga (X. berpengaruh positif dan pelangan Cake salakilo Balikpapan. Dalam hal ini berarti jika semakin berkualitas produk yang ditawarkan, citra pada merek yang cukup baik dan harga jual produk bersaing sehingga loyalitas pelanggan akan terus meningkat. Saran