Jurnal Ekobistek https://jman-upiyptk. org/ojs Vol. No. Hal: 193-199 e-ISSN: 2301-5268, p-ISSN: 2527 - 9483 Pengaruh Leverage dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur Lianty Susanti1A. Lina Tania 2. Hendrikkus Wijaya Komala 3. Carmel Meiden4 1,2. 4 Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie2 0372102009@student. Abstract Manufacturing companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX) are listed with a total of 178 companies. The expansion of the manufacturing sector continues to increase. This can be seen in several manufacturing sector performances that are getting better, such as GDP, investment realization, export achievements, labor absorption and the Manufacturing Purchasing Manager's Index (PMI). The contribution of the manufacturing industry sector to Gross Domestic Product (GDP) shows an increase from year to year. Since 2010, the industrial sector has continued to provide the largest contribution to national GDP, even at the peak of the pandemic that occurred in 2020-2021. In 2021, the industrial sector recorded a GDP of Rp2,946. 9 trillion, an increase from 2020 which reached Rp2,760. 43 trillion. These indicators show that the industrial sector continues to expand, and there are even some sectors that have improved their performance in the midst of the pandemic. The increase in demand that began to recover is an indication of the important foundation that drives the recovery of the industrial This study aims to determine and analyze the effect of leverage and firm size on earnings management as an independent variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Earnings management is a condition where companies report earnings that are not in accordance with their original conditions. It can be said that earnings management is used by management to achieve certain goals according to management needs. The results obtained are that leverage and company size have a positive influence on earnings management from a total of 20 journals for the 2016-2021 period that are engaged in manufacturing as many as 8 journals with a total sample of 221 manufacturing companies that carry out earnings management. Keywords: Leverage. Firm Size. Earning Management. Indonesia Stock Exchange. Industrial Sector. Abstrak Perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebanyak 178 perusahaan. Ekspansi sektor manufaktur terus Hal ini terlihat pada beberapa kinerja sektor manufaktur yang semakin membaik, seperti PDB, realisasi investasi, pencapaian ekspor, penyerapan tenaga kerja dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur. Kontribusi sektor industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Sejak 2010, sektor industri terus memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional, bahkan pada puncak pandemi yang terjadi pada 20202021. Pada tahun 2021, sektor industri mencatat PDB sebesar Rp2. 946,9 triliun, meningkat dari tahun 2020 yang mencapai Rp2. 760,43 triliun. Indikator-indikator tersebut menunjukkan bahwa sektor industri terus berkembang, bahkan ada beberapa sektor yang mengalami peningkatan kinerja di tengah pandemi. Peningkatan permintaan yang mulai pulih merupakan indikasi dari fondasi penting yang mendorong pemulihan sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh leverage dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba sebagai variabel independen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen laba adalah suatu kondisi dimana perusahaan melaporkan laba yang tidak sesuai dengan kondisi semula. Dapat dikatakan bahwa manajemen laba digunakan oleh manajemen untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan kebutuhan manajemen. Hasil yang diperoleh adalah leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap manajemen laba dari total 20 jurnal periode 2016-2021 yang bergerak di bidang manufaktur sebanyak 8 jurnal dengan jumlah sampel 221 perusahaan manufaktur yang melakukan laba. Kata kunci: Leverage. Ukuran Perusahaan. Manajemen Laba. Bursa Efek Indonesia. Sektor Industri. Jurnal Ekobistek is licensed under a Creative Commons 4. 0 International License. Pendahuluan Akuntansi keuangan merupakan suatu proses pencatatan, pelaporan data sekaligus kegiatan ekonomi Laporan utama bagi pemilik, kreditor, lembaga pemerintah dan masyarakat umum dihasilkan oleh laporan tersebut, meskipun informasi laporan tersebut sangat berguna bagi manajer . Fungsi utama akuntansi keuangan adalah memberikan informasi terkait dengan kondisi keuangan suatu Untuk melihat kondisi keuangan perusahaan dapat melalui laporan keuangan yang dibuat sehingga memunculkan setiap perubahan dari setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan Dengan demikian informasi keuangan suatu pengambilan keputusan pihak manajemen yang akan mempengaruhi keadaan perusahaan kedepannya . Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan Diterima: 21-07-2022 | Revisi: 27-07-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/ekobistek. Lianty Susanti, dkk dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar pengguna laporan keuangan dalam membuat keputusan ekonomi. Informasi terpenting yang terdapat dalam laporan keuangan adalah jumlah laba perusahaan, dinyatakan oleh Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 1 tahun 2017 . Pemikiran bahwa pihak manajemen . dapat melakukan tindakan yang akan memberikan keuntungan bagi dirinya sendiri didasarkan pada suatu anggapan yang menyatakan bahwa setiap orang mempunyai perilaku yang mementingkan diri sendiri atau self interested behavior. Pada akhirnya self interested behavior dapat menimbulkan konflik kepentingan dan asimetri informasi . Untuk mengatasi masalah tersebut dibutuhkan pihak ketiga yang independen sebagai mediator pada hubungan antara principal dan agent. Auditor adalah pihak yang dianggap mampu menjembatani kepentingan pihak pemegang saham . dengan pihak manajer . dalam mengelola keuangan perusahaan . Fenomena manajemen laba pada studi literatur ini menarik untuk diteliti karena dapat memberikan informasi mengenai adanya praktik manajemen laba pada suatu periode tertentu, yaitu munculnya kemungkinan motivasi tertentu yang mendorong manajer dalam mengatur pelaporan data keuangan. Upaya menjelaskan laporan keuangan dan teori Ae teori akuntansi darimana asalnya, dan menjelaskan perkembangannya yang didasarkan oleh teori ekonomi mengenai harga, keagenan, pilahan publik, dan peraturan ekonomi telah dikategorikan sebagai teori Teori keagenan (Agency Theor. merupakan teori akuntansi positif yang berupaya menjelaskan sejumlah praktik dan standar akuntansi . Asumsi dasar teori keagenan menyatakan bahwa masing Ae masing individu memaksimalkan ekspetasi utilitas pribadinya dan memiliki banyak akal dan cara yang inovatif dalam melakukannya. Oleh karena itu, masalah yang diangkat oleh teori keagenan adalah manfaat apa yang diharapkan seseorang dari tindakan tertentu yang dilakukannya. Dengan kata lain, apakah manfaat yang diperoleh seorang manager atau pemegang saham dari perusahaan korporat? Hal yang perlu juga dicatat bahwa kepentingan para manager dan pemegang saham sering kali tidak sama. Teori keagenan ini menganggap bahwa setiap individu bertindak atas kepentingan mereka sendiri. Principal atau biasa disebut pemegang saham diasumsikan hanya tertarik kepada laba yang dihasilkan oleh perusahaan yang bertambah atau manfaat dari investasi yang telah mereka tanamkan perusahaan . Sedangkan para agen diasumsikan menerima kepuasan dari memaksimalkan pemenuhan kebutuhan ekonominya. Sehingga dengan adanya kepentingan yang berbeda antara principal dan agen, mengakibatkan terjadinya konflik kepentingan. Teori Keagenan (Agency Theor. berkaitan dengan berbagai teori lain, seperti lain Teori Strukturisasi. Teori Pemisahan Pemilik & Pengelola. Teori Kekuasaan (Power Theor. Teori Kecenderungan Agen. Teori Kesimetrisan Informasi dan Perdagangan Orang Dalam (Insider Tradin. Teori Manajemen Laba (Earning Management Theor. Teori Pembingkaian (Framing Theor. Teori Jejaring Aktor (Actor Network Theor. dan teori konflik (Conflict Theor. Teori Keagenan dan Teori Konflik, menyebabkan berbagai DSAK di muka bumi berupaya, melalui kreasi SAK, menutup kemungkinan perbuatan negatif para agen dan DSAK berupaya membuat informasi simetris dalam pasar modal. Hubungan keagenan yaitu Auagency relationship as a contract under which one or more person . he principal. engage another person . he agen. to perform some service on their behalf which involves delegating some decision making authority to the agentAy . Dengan proporsi kepemilikan yang hanya sebagian . dari saham beredar perusahaan, bahkan kepemilikan saham perusahan yang dikelola agen, membuat manajer/agen cenderung bertindak untuk kepentingan pribadi dan bukan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Inilah penyebab biaya keagenan . gency cos. Teori agensi juga mengasumsikan bahwa terdapat asimetri informasi antara principal dengan agent. Ketika principal tidak mendapatkan informasi secara langsung dari agent makan akan muncul moral hazard dan memberikan keputusan berdasarkan hasil, sehingga agent lebih berpeluang melakukan tidakan tidak seperti kontrak kerja yang disepakati sedangkan karena principal yang tak mampu mengakses ke semua informasi yang tersedia untuk agent maka terjadilah adverse selection . Teori keagenan dapat membantu menjelaskan kurangnya teori akuntansi yang komprehensif. Teori ini menyiratkan bahwa karena kepentingan yang berkaitan dengan pelaporan keuangan, kerangka teori akuntansi tidak dapat Tetapi ada alasan lain yang lebih mendasar, yakni bahwa teori keagenan memiliki dampak lansung yang terbatas pada akuntansi Teori keagenan adalah teori deskriptif karena teori ini membantu menjelaskan sejumlah alasan dibalik beragamnya praktikAepraktik akuntansi yang ada . Oleh karena itu, walaupun pengujian selanjutnya mendukung teori ini, pengujian tersebut tidak akan menentukan prosedur akuntansi yang tepat untuk digunakan dalam berbagai situasi dan akibatnya, praktik akuntansi tidak akan berubah. Selain teori keagenan, ada juga teori sinyal menjelaskan tentang teori sinyal (Signaling theor. yang memberikan gambaran pentingnya suatu informasi dikeluarkan oleh perusahaan untuk keputusan investasi oleh para investor . Suatu tindakan yang diambil manajemen perusahaan yang memberi petunjuk bagi investor tentang bagaimana manajemen memandang proyek perusahaan disebut isyarat atau Informasi dalam (Inside informatio. berupa pengembangan produk, strrategi yang dirahasiakan. Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Lianty Susanti, dkk dan sebagainya yang tidak tersedia secara publik akhirnya akan terefleksi dalam angka laba . aba per saha. yang dipublikasikan di dalam laporan Dengan kata lain, laba adalah media untuk menyampaikan sinyalAesinyal dari manajemen yang tidak disampaikan secara publik. Jada laba mengandung informasi (Information conten. yang penting bagi pasar modal. Sementara itu, investor berusaha untuk mencari informasi untuk menerka laba yang akan diumumkan atas dasar data laba yang tersedia secara publik. Oleh karena itu, analis sangat mengharapkan untuk menangkap informasi private atau dalam yang kandungannya dan untuk mengkonfirmasi laba harapan investor dalam informasi laba. Manajemen laba adalah aspek lain dari masalah kualitas laba. Manajemen laba . arnings managemen. didefinisikan sebagai upaya yang dilakukan oleh pejabat korporat untuk mempengaruhi laba jangka pendek yang dilaporkan. Selama tahun 1990-an, banyak eksekutif korporat yang menghadapi tekanan berat untuk memperoleh laba yang ditargetkan dan mencapai proyeksi laba yang dibuat oleh analis keuangan untuk perusahaannya. Ketika wewenang dimanfaatkan oleh manajemen sebagai pengelola perusahaan yang membuat keputusan pelaporan keuangan dengan mengubah laporan keuangan untuk menyesatkan stakeholder adalah kemunculan dari manajemen laba . Pola yang digunakan dalam manajemen laba adalah . Taking a Bath, merupakan pelaporan laba pada periode berjalan dengan nilai yang sangat rendah atau sangat tinggi yang dilihat dari kondisi Income Minimization, merupakan pelaporan laba yang lebih rendah pada periode berjalan daripada laba sebenarnya. Namun pola ini tidak seperti taking a bath. Income Maximization, merupakan pelaporan laba yang lebih tinggi pada periode berjalan daripada laba sebenarnya. Income Smoothing, merupakan pelaporan laba dengan cara meratakan laba yang dilaporkan sesuai dengan tujuan pelaporan eksternal, terutama bagi investor, karena biasanya investor menyukai laba perusahaan yang relative stabil di setiap periode. Manajemen laba sebagai kesalahan atau kelalaian yang disengaja dalam membuat laporan mengenai fakta material atau data akuntansi sehingga menyesatkan ketika semua informasi itu dipakai untuk membuat pertimbangan yang akhirnya akan menyebabkan orang yang membacanya akan Selain itu, dari beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen laba yang dilakukan oleh manajer tidak hanya dengan cara meminimalkan laba didefinisikan oleh National Association of Certified Fraud Examimers. Sementara itu, terdapat tujuh permainan manajerial untuk memanipulasi laporan keuangan yaitu dengan jalan mencatat pendapatan terlalu cepat, mencatat pendapatan palsu, mengakui pendapatan lebih cepat satu periode, mengakui biaya periode berjalan menjadi biaya periode sebelum atau sesudahnya, tidak mengungkapkan semua kewajibannya, mengakui pendapatan periode berjalan menjadi pendapatan periode sebelumnya dan mengakui pendapatan masa depan menjadi pendapatan periode berjalan. Leverage umumnya mengacu pada pinjaman hutang untuk mendanai kegiatan operasional perusahaan. AuPinjaman hutang digunakan untuk membantu entitas untuk mengurangi biaya yang timbul antara manajemen dan pemegang saham . Ketika rasio leverage semakin tinggi berarti perusahaan menggunakan high debt untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan. Apabila high debt tidak dikelola dengan baik, maka secara langsung menimbulkan resiko gagal bayar dan kebangkrutan perusahaan . H1:Terdapat pengaruh leverage terhadap manajemen Ukuran Perusahaan berpengaruh dan signifikan terhadap manajemen laba. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar suatu ukuran Perusahaan, maka manjer akan lebih sedikit dalam melakukan manajemen laba, manajer dituntut untuk menyajikan laporan keuangan yang baikguna memenuhi ekspektasi pemegang saham manajer, hal ini terjadi karena pemegang saham dan pihak luar di perusahaan besar dianggap lebih kritis dibandingkan dengan perusahaan kecil. H2: Terdapat pengaruh ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Suatu usaha formal yang dilaksanakan perusahaan untuk pengevaluasian efisiensi dan efektivitas tentang aktivitas perusahaan yang telah dilaksanakan pada periode waktu tertentu merupakan definisi kinerja perusahaan, sedangkan menurut IAI . Aukinerja keuangan adalah kemampuan perusahaan untuk mengelola serta mengendalikan sumberdaya yang Ay Kinerja suatu perusahaan tergambar dari laporan keuangan perusahaan dikarenakan laporan keuangan menjadi suatu wadah informasi untuk menilainya kinerja perusahaan selama periode waktu tertentu yang merupakan prestasi yang dipengaruhi oleh kegiatan operasional suatu perusahaan. Pada dasarnya setiap perusahaan akan berlomba Ae lomba untuk dapat menghasilkan kinerja perusahaan yang baik guna untuk mempertahankan investor dan menarik calon investor untuk berinvestasi. H3: Terdapat pengaruh kinerja perusahaan terhadap manajemen laba. Metodologi Penelitian Perbedaan pendapat yang ditemui adalah pola hubungan antara manajemen laba dan keputusan Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Lianty Susanti, dkk Studi literatur ini mengacu pada hasil studi yang mendapatkan mendapatkan hasil bahwa hubungan manajemen laba dengan keputusan investasi adalah hubungan satu arah, dari manajemen laba menuju keputusan investasi. Dalam studi literatur ini, kami menggunakan kata kunci leverage, ukuran perusahaan dan manajemen laba dengan klasifikasi jurnal yang didapatkan sesuai dengan gambar 1 dan mendapatkan hasil sebanyak 20 jurnal. Metodologi yang lebih banyak digunakan pada studi literatur sebelumnya adalah metodologi kuantitatif seperti pada grafik 2, sedangkan jenis usaha yang lebih banyak digunakan adalah manufaktur seperti pada grafik 3. Data dan Sumber Data Penelitian explanatory merupakan jenis penelitian dari studi literatur ini, yaitu penelitian yang menguji hubungan antar variabel yang dihipotesiskan. Hubungan kausal . ebab akiba. yang diuji dalam studi literatur ini, dengan berupaya untuk menaksir hubungan antar variabel sehingga dapat diketahui oleh peneliti tentang kontribusi variabel bebas . ndependent variabl. terhadap variabel terpengaruh . ependent variabl. , dan arah juga besaran kaitan yang timbul. Data yang digunakan dalam studi literatur ini adalah data minor yaitu berbentuk artikel penelitian manajemen laba yang terdiri dari. Artikel publikasi yang diterbitkan di Indonesia tentang manajemen laba. Artikel penelitian yang di terbitkan di SINTA (Science and Technology Inde. tentang manajemen laba dengan kriteria dan karakteristik yang dimasukkan dalam analisis-meta pada studi literatur Data pengujian studi literatur ini menggunakan adalah metode analisis regresi linear berganda. Prosedur dan Analisis Data Pengolahan data untuk kinerja keuangan dengan menggunakan rumus berikut: Manajemen Laba (DAi. Manajemen laba diproksikan dengan discretionary accrual, mengikuti Model Jones Modifikasian, yang memisahkan komponen non-discretionary accrual dan discretionary accruals (Dechow. Sloan, dan Sweeney Konsep discretionary accrual Model Jones Modifikasian merupakan perbaikan dari Model Jones atas asumsi implisit bahwa pendapatan bersifat nondiscretionary . idak dalam keadaan dimanipulasi oleh pihak manajeme. Jika pihak manajemen melakukan manipulasi, maka discretionary accrual . esidual persamaan regres. akan cenderung bias mendekati nilai nol (Jones 1. Discretionary accrual tidak dapat diobservasi secara langsung dari laporan keuangan, sehingga harus diestimasi secara bertahap melalui beberapa model. Estimasi discretionary accrual dalam studi literatur ini dilakukan pada rentang waktu 6 tahun dengan analisis regresi linear. Langkah I Menghitung Total accruals perusahaan i pada periode t menggunakan rumus: TACit = Nit Ae CFOit Nilai total accrual diestimasi dengan menggunakan regresi linear berganda sebagai berikut: TACit/Ai,t-1 = 1 . /Ai,t-. REVt /Ai,t-. 3(PPEi t /Ai,t . e Langkah II Dari persamaan regresi diatas. NDA . on discretionar. dapat dihitung dengan memasukkan kembali koefisien-koefisien beta () yaitu sebagai NDAit = 1. /Ai,t-. REVt /Ait-1- i RECt/ Ait-. 3(PPEt/Ait-. Langkah i Selanjutnya dapat dihitung nilai discretionary accruals sebagai berikut: DAit = (TAit/Ai,t-1 ) Ae NDAit Dimana TACit merupakan total accruals perusahaan i pada periode t. Nit merupakan laba bersih komprehensif perusahaan i pada periode t. CFOit merupakan Aliran kas aktivitas operasi perusahaan i pada periode t. Ai,t-1 merupakan Total asset perusahaan i pada periode t-1, i REVit merupakan perubahan pendapatan perusahaan i dari tahun t-1 ke tahun t, i RECit merupakan perubahan piutang perusahaan i dari tahun t-1 ke tahun t. PPEit merupakan Nilai aktiva tetap perusahaan i pada periode t. NDAit merupakan Non discretionary accruals perusahaan i pada periode t. DAit merupakan descretionary accruals perusahaan i pada peride t. Leverage Pengertian leverage menyatakan bahwa leverage dimanfaatkan oleh sejumlah kewajiban untuk membiayai pengelolaan asset perusahaan untuk menjalankan operasional perusahaan. Membandingkan total kewajiban dengan asset yang dipunyai perusahaan merupakan pengukuran rasio leverage. Oleh karena itu bahwa pengukuran variabel leverage dirumuskan dengan membandingkan total hutang selama periode tertentu . dibagi dengan total asset perusahaan pada akhir tahun. Leverage = ycNycuycycayco ycoycnycaycaycnycoycnycycnyceyc ycNycuycycayco ycaycycyceycyc Ukuran Perusahaan Pada studi literatur ini ukuran perusahaan diproksikan dengan menggunakan Ln total assets. Penggunaan natural log (L. dalam studi literatur ini dimaksudkan untuk mengurangi fluktuasi data yang berlebih. Jika total asset langsung dipakai begitu saja maka nilai variabel akan sangat besar, miliar bahkan triliun. Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Lianty Susanti, dkk Dengan menggunakan natural log, nilai miliar bahkan triliun tersebut disederhanakan, tanpa mengubah proporsi dari nilai asal yang sebenarnya. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan hasil dari pencarian Manajemen Laba pada Google Scholar terdapat 343. 000 artikel. Variable yang digunakan berbeda-beda dalam penelitian sebelumnya, namun saat ini kami memfokuskan studi literatur pada variabel leverage dan ukuran perusahaan. Teori yang digunakan pada studi literatur sebelumnya lebih banyak menggunakan Modified Jones, sedangkan untuk sebaran tahun paling banyak dalam artikel yang digunakan dapat dilihat pada grafik 1 yaitu tahun 2020 dan 2018 dengan masing-masing 5 jurnal. Proses pembuatan literature disajikan pada gambar 1. Gambar 1. Proses Pembuatan Literatur Gambar 1. merupakan alur yang dilakukan dalam pembuatan studi literatur ini, sumber referensi berasal dari Google Scholar dan Sinta, setelah mencari sumber referensi, penulis kemudian mengklasifikasikan dari hasil-hasil yang didapatkan sebelum akhirnya peneliti mendapat kesimpulan. Metodologi dan metode Analisis disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Metodologi dan Metode Analisis Tahun Jurnal Judul Jurnal The Effect Of Deffered Tax Assets. Current Tax Expenses And Leverage On Profit Management Pengaruh Profitabilitas. Risiko Keuangan, dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Dampak Adopsi IFRS Di Indonesia: Pendekatan Manajemen Laba dan Relebvansi Nilai Pengaruh Kebijakan Dividen. Kompensasi Eksekutif Dan Asimetri Informasi Terhadap Manajemen Laba Pengaruh Firm Size Dan Growth Pada Manajemen Laba Metotologi Metode Analisis Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Data Panel Kualitatif Scoping Kuantitatif Regresi Data Panel Kuantitatif Regresi Linear Berganda Pengaruh Konservatisme Akuntansi Dan Pengungkapan CSR terhadap Manajemen Laba Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Melalui Praktek Manajemen Laba Rill Pengaruh Efektivitas Dewan Komisaris Dan komite Audit. Struktur Kepemilikan. Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba Pengaruh Good Coorporatr Governance Dan Financial Distress Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Indonesia Yang masuk Dalam Asean Corporatr Governance Scorecard Pengaruh Perencanaan Pajak, kepemilikan Manajerial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Praktik Manajemen Laba Pengaruh Kualitas Audit Dan Komite Audit Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Pengaruh Perencanaan Pajak terhadap Manajemen Laba Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Di Industri Perbankan Pd Perusahaan Yang Terdaftar Di BEI Faktor Determinan Manajemen Laba Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Pengaruh Kualitas Audit dan Auditor Switching Terhadap Manajemen Laba Pengaruh Kinerja Perusahaan Terhadap Praktik Manajemen Laba pada Emiten Indeks Saham Syariah Indonesia Pengaruh Kinerja Perusahaan Terhadap Praktik Manajemen Laba pada Emiten Indeks Saham Syariah Indonesia Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Kualitatif Regresi Data Panel Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Data Panel Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Data Panel Regresi Kuantitatif Linear Berganda Lianty Susanti, dkk Implikasi Corporate Governance Dan Ukuran Perusahaan Pada Manjemen Laba Pengaruh Efektivitas Dewan Komisaris dan Komite Audit. Struktur Kepemilikan dan Kualitas Audit terhadap Manajemen Laba Pengaruh karakteristik perusahaan, struktur kepemilikan dan kualitas audit terhadap manajemen laba Kualitatif Regresi Linear Berganda Kuantitatif Regresi Linear Berganda Kualitatif Regresi Linear Berganda Tabel. 1 ini memberikan gambaran mengenai juduljudul, tahun, metodologi dan metode analisis dari penelitian-penelitian sebelumnya yang digunakan oleh penulis sebagai referensi. Sebaran tahun penerbitan jurnal yang dipublikasi di Sinta disajikan pada Grafik. Grafik 4. Jenis Usaha Grafik 4. menunjukkan bahwa jenis usaha yang paling banyak digunakan pada jurnal sebelumnya adalah perusahaan manufaktur. Kesimpulan Berdasarkan studi literatur diatas, leverage dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh terhadap manajemen Studi literatur yang digunakan berjumlah 20 dan terdapat faktor yang memiliki pengaruh terhadap manajemen laba, diantaranya leverage dan ukuran Daftar Rujukan . Dechow. Patricia M. Richard G. Sloan, dan Amy P. Sweeney. "Detecting earnings management. " The Accounting Review . :193-225. DOI: https://doi. org/10. 2307/248303 Sinatra. Manik. , & Firmansyah. Dampak Adopsi International Financial Reporting Standards (IFRS) Di Indonesia: Pendekatan Manajemen Laba Dan Relevansi Nilai. Jurnal Pajak Dan Keuangan Negara (PKN), 3. , 284Ae293. DOI: https://doi. org/10. 31092/JPKN. V3I2. Fajarwati. Maysaroh. Tama. I & Putranto. The Effect Of Deffered Tax Assets. Current Tax Expenses And Leverage On Profit Management. International Journal of Economics. Business and Accounting Research (IJEBAR), DOI https://doi. org/10. 29040/ijebar. Ningsih. C, . Pengaruh Profitabilitas. Risiko Keuangan Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi. Audit dan Sistem Informasi Akuntansi (JASA),3. ,380-388DOI https://doi. org/10. 36555/jasa. Rokhaniyah. S, . Pengaruh Manajemen Laba Terhadap Keputusan Investasi Dengan Kompensasi Berbasis Ekuitas Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi UST, 7. DOI: https://doi. org/10. 24964/ja. Ridwan. , & Suryani. Pengaruh Kebijakan Dividen. Kompensasi Eksekutif Dan Asimetri Informasi Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen. Ekonomi. Akuntans. , 5. DOI: https://doi. org/10. 31955/mea. Pangesti. L, . Pengaruh Firm Size dan Growth Pada Manajemen Laba. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (EMabi. , 20. , 186-197 DOI: https://doi. org/10. 29103/emabis. Zahrah. F . Muid. D . Prabowo. W . Pengaruh Diversifikasi Perusahaan Dan Praktik Manajemen Laba Grafik 1. Sebaran tahun penerbitan jurnal yang dipublikasi di Sinta. Pada gambar 2. ini menunjukkan sebaran tahun dari penelitian-penelitian sebelumnya yang digunakan sebagai referensi oleh penulis, terlihat bahwa sebaran tahun yang paling banyak adalah pada 2018 dan 2020, dimana pada masing-masing tahun terdapat 5 jurnal. Metodologi penelitian disajikan pada Grafik 3. Grafik 3. Metodologi Penelitian Grafik 3. menunjukkan bahwa metodologi yang paling banyak digunakan pada penelitian yang menjadi referensi bagi penulis adalah kuantitatif. Jenis usaha disajikan pada grafik 4. Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Lianty Susanti, dkk Terhadap Struktur Modal. Jurnal Dinamika Ekonomi Dan Bisnis (J-DEB), 14. DOI: https://doi. org/10. 34001/jdeb. Laba terhadap Penghindaran Pajak Dimoderasi oleh Political Connection . Jurnal RisetAkuntansi dan Keuangan 8. , 375392 DOI: https://doi. org/10. 17509/jrak. Purba. S . Jamaluddin. Jamaluddin . Pinem. H . Sianipar. R . Pengaruh ROE. Size. Dan DER Terhadap harga Saham Pada Perusahaan Publik Kategori Restoran. Hotel. Dan Pariwisata. Jurnal Dinamika Ekonomi Dan Bisnis (JDEB), 17. DOI: https://doi. org/10. 34001/jdeb. Ulina. Ryu. Mulyadi. Roza. Sri Tjahjono. Mazda Eko. (Vol. No 1. April 2. Pengaruh Kualitas Audit Dan Komite Audit Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia. Tirtayasa EKONOMIKA. DOI: https://doi. org/10. 35448/jte. Nuryanti. Fauzia. S . Abelardo. J . Pajak Tangguhan : Relevansi Nilai Dan Pendeteksian Manajemen Laba. Sistem Informasi. Keuangan . Auditing dan Perpajakan (SIKAP) , 6. DOI: https://doi. org/10. 32897/jsikap. Achyani. Fatchan. Lestari. Susi. (Vol. 4 No. 1 April 2. Pengaruh Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba. Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 77-88. DOI: https://doi. org/10. 23917/reaksi. Rezki Zurriah. Masta Sembiring . Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Melalui Praktek Manajemen Laba Rill. Jurnal Akuntansi dan Bisnis: Jurnal Program Studi Akuntansi,6. :174 Ae 183 DOI: https://doi. org/10. 31289/jab. Muiz. Enong. Ningsih. Heni. (Volume 8 Nomor 2 . Pengaruh Perencanaan Pajak. Kepemilikan Manajerial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Praktik Manajemen Laba. Jurnal Ekobis: Ekonomi. Bisnis&Manajemen,102-116. DOI: https://doi. org/10. 37932/j. Rahmadani. Muda. ,& Abubakar E. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Profitabilitas,Leverage, dan Manajemen Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No.