IMPLEMENTASI KITAB MATHAN TUHFATUL ATHFAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN TAHSIN AL-QURAN Maulidani Ulfah 1, Martin Kustati2, Rezki Amelia3, Gusmirawati4 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang1,2,3,4 1 maulidaniulfah26@gmail.com , martinkustati@uinib.ac.id2, rezkiamelia1987@gmail.com3, gusmirawati27@gmail.com4 Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman tahsin baik secara praktek maup un teori di Rumah Quran Sakinah yang terletak di Air Tawar Barat, Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi penggunaan kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatkan pemahaman tahsin santri Rumah Quran Sakinah yang akan berdampak pada proses dalam menghafal Alquran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis narrative research dengan menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kitab Tuhfatul Athfal memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan pemahaman tahsin santri Rumah Quran Sakinah dalam membaca dan menghafal Al-Quran sesuai dengan kaidah tajwid yang baik dan benar. Dalam proses belajar guru membacakan mathan Tuhfatul Athfal dan sekaligus menjelaskan makna yang terkandung disetiap masingmasing BAB tajwidnya (Syarahnya). Kemudian guru akan memberikan permainan serta tanya jawab mathan baik dalam bentuk bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Kata Kunci : Implementasi, Kitab Tuhfatul Athfal, Tahsin Abstract This research was motivated by a lack of understanding of tahsin both practically and theoretically at Rumah Quran Sakinah which is located in Air Tawar Barat, Padang City. This research aims to find out how the implementation of the use of the book Tuhfatul Athfal in improving the understanding of the tahsin of Rumah Quran Sakinah students which will have an impact on the process of memorizing the Koran. This research is qualitative research with the type of narrative research using experimental methods. The results of this research show that the implementation of the book Tuhfatul Athfal has a big influence in increasing the understanding of the tahsin of Rumah Quran Sakinah students in reading and memorizing the Al-Quran according to the rules of good and correct tajwid. In the learning process the teacher reads the Tuhfatul Athfal mathan and at the same time explains the meaning contained in each chapter of the tajwid (Syarah). Then the teacher will provide mathan games and questions and answers in both Arabic and Indonesia. Keywords : Implementation, Book Of Tuhfatul Athfal, Tahsin PENDAHULUAN Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang berkompeten, baik secara intelektual maupun moral. Islam sebagai agama yang kaya akan nilai pendidikan menekankan pentingnya mempelajari dan memahami Al-Qur'an. Salah satu cara untuk mempelajarinya adalah membaca dan menghafal ayat-ayat Al-Quran, yang disebut dengan tahfizh sesuai dengan kaidah-kaidah tajwid yang benar. Menghafal Al-Qur'an bukan hanya ibadah tetapi juga latihan mental yang membutuhkan kesabaran, konsentrasi, dan daya ingat yang tinggi. Proses menghafal Al-Qur'an melibatkan aspek kognitif dan emosional secara intensif. Sebagian besar orang percaya bahwa latihan INOVASI 93 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024 ini dapat meningkatkan kemampuan otak untuk mengelola dan menyimpan data, yang secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kemampuan belajar.(Dzulqia 2022), (Egatri 2019) Sebelum lanjut menghafal Al-Quran sebaiknya bacaan Al-Quran perlu menjadi perhatian utama yang harus diperbaiki apakah sudah sesuai dengan kaidah-kaidah tajwid atau belum. Akan menjadi hal yang sulit untuk diperbaiki apabila sudah menghafal Al-Quran bahkan memiliki jumlah hafalan yang cukup banyak namun bacaan Al-Qurannya belum memenuhi standar yang sesuai dengan makhraj dan kaidah tajwid yang baik dan benar. Maka dari itu kitab Tuhfatul Athfal bisa menjadi acuan untuk meningkatkan pemahaman tahsin baik secara teori maupun praktek sehingga akan berdampak pada kualitas bacaan hafal Al-Quran santri. Kitab Mathan Tuhfatul Athafal adalah sebuah karya klasik dalam bidang tajwid dan sering menjadi rujukan dalam meningkatakan pemahaman pembelajaran Al-Quran. Kitab ini berisi tentang pemahaman dasar hukum-hukum tajwid, dirancang dalam bentuk nadham (puisi Arab) yang memudahkan untuk memahami kaidah-kaidah tajwid bagi para pelajar. Bahasanya yang indah dan sederhana menjadikannya alat yang efektif untuk mengajar. Oleh karena itu, cocok digunakan di pesantren dan institusi pendidikan lainnya. (Arfandi, Nasution, dan Halimah 2023), (Azhar, Salminawati, dan Dahlan 2024), (Imron 2019) Pemahaman tajwid merupakan salah satu aspek krusial dalam tahsin Al-Qur'an, yaitu proses memperbaiki bacaan Al-Qur'an agar sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan. Salah satu faktor utama dalam menjaga keaslian dan kelestarian bacaan Al-Qur'an sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah penerapan hukum tajwid dengan benar. Hal ini merupakan sebuah tantangan yang cukup menyita perhatian karena berkaitan dengan kualitas bacaan yang akan menjaga keoriginaliatasan Al-Quran. (Auwliya 2024), (Azhar dkk. 2024), (Julaeha 2023), (Rizkiyana t.t.), (Himmawan 2023) Salah satu keunggulan Tuhfatul Athfal adalah struktur penyampaiannya yang sistematis, dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga pembahasan detail tentang hukum nun mati, mim mati, mad, dan lainnya. enyampaian materi secara berurutan ini memudahkan pengajar untuk menyampaikan materi secara bertahap sesuai dengan tingkat pemahaman siswa. Nadham juga membantu pelajar menghafal kaidah tajwid dengan cara yang menyenangkan(Nushah 2019), (Winianti dkk. 2023) Dalam implementasinya, kitab ini telah banyak diaplikasikan di berbagai lembaga pendidikan Islam, mulai dari madrasah, pondok pesantren, hingga komunitas pengajian. Metode pembelajaran yang memadukan hafalan nadham dengan praktik langsung membaca Al-Qur'an telah terbukti mampu meningkatkan kualitas bacaan siswa. Ini didukung oleh peningkatan pemahaman konsep tajwid yang terstruktur, yang dapat mengurangi kesalahan bacaan secara signifikan.(Angraini dkk. 2023), (Annas dkk. 2022), (Muzaky dan Ishari 2020) Keberhasilan implementasi kitab ini tidak hanya bergantung pada kualitas materinya, tetapi juga pada kompetensi pengajar dalam menyampaikan isi kitab. Peningkatan pemahaman tahsin Al-Qur'an melalui implementasi Tuhfatul Athfal juga memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri individu dalam membaca Al-Qur'an. Ketika seseorang dapat membaca Al-Qur'an dengan tartil dan sesuai dengan kaidah tajwid, mereka tidak hanya memperoleh nilai ibadah yang lebih tinggi, tetapi mereka juga merasa lebih dekat dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. (Arfandi dkk. 2023), (Syahadah dan Tengah t.t.) INOVASI 94 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024 Pada akhirnya, kitab Mathan Tuhfatul Athfal merupakan warisan keilmuan Islam yang terus relevan hingga saat ini. Digunakan untuk meningkatkan pemahaman tahsin Al-Qur'an adalah salah satu contoh nyata dari upaya untuk mempertahankan integritas bacaan Al-Qur'an di tengah berbagai tantangan yang muncul di sepanjang zaman. Untuk memastikan bahwa kitab ini akan tetap menjadi rujukan utama dalam pembelajaran tajwid di masa depan, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas, lembaga pendidikan, dan individu. (Nesia, Nugroho, dan Khoironi 2023), (Rizkiyana t.t.) Maka dari itu, penulis tertarik untuk meneliti tentang Implementasi Kitab Tuhfatul Athfal Dalam Meningkatkan Pemahaman Tahsin Al-Quran di Rumah Quran Sakinah, Air Tawar Barat. Kota Padang. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang berjenis narrative research atau disebut dengan deskriptif.(Abdussamad dan Sik 2021), (Harahap 2020), (Nugrahani 2014). Penelitian ini merupakan penelitian yang dihadapkan kepada suatu fenomena atau kejadian tertentu untuk menjelaskan aspek-aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati atau yang telah diteliti. (Rahardjo 2010) Narratif research juga bisa diartikan dengan menceritakan sebuah kejadian yang telah diteliti pada suatu tempat ataupun keadaan baik itu wawancara ataupun pengamatan langsung. Teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang dijadikan objek pengamatan adalah santri Rumah Quran Sakinah, Air Tawar Barat, Kota Padang. HASIL DAN PEMBAHASAN Secara umum implementasi adalah proses pengimplementasian ide atau gagasan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam situasi ini, implementasi melibatkan tindakan konkret untuk memastikan hasil yang diharapkan. Dalam siklus management atau pengambilan keputusan, implementasi adalah tahap penting karena keberhasilannya menentukan seberapa jauh keinginan yang ingin dicapai. Dengan kata lain, implementasi adalah proses menghubungkan teori dan praktek dengan tujuan untuk mencapai segala tujuan yang sudah direncanakan. (Afifah, Saepudin, dan Rachmah 2022), (Anwar dan Hafiyana 2018), (Muzaky dan Ishari 2020), (Marliana, Wahyu, dan Novitawati 2024) Kitab Tuhfatul Athfal adalah sebuah karya klasik berupa sebuah nadhom (syair arab) yang berisi tentang kaidah-kaiadah hukum tajwid yang sangat relevan hingga saat ini untuk dijadikan rujukan dalam proses memperbaiki kualitas bacaan Al-Quran. Syaikh Sulaiman Al-Jamzuri membuat kitab ini dalam bentuk nadham atau syair, sehingga isinya disampaikan secara ritmis dan terstruktur. Tuhfatul Athfal membahas hukum tajwid dasar, seperti hukum nun sukun dan tanwin, mim sukun, dan mad, serta pemahaman tentang makharijul huruf, atau tempat keluarnya huruf. Kitab ini memberikan dasar yang kuat bagi pembelajar untuk memahami dan menerapkan aturan tajwid secara praktis berkat metode penyampaian yang ringkas namun mendalam.(Nesia dkk. 2023), (Syahadah dan Tengah t.t.), (Arfandi dkk. 2023) Kitab Tuhfatul Athfal sangat penting dipelajari karena dapat memberi pemahaman tentang kesalahan-kesalahan tajwid dalam membaca Al-Quran sehingga dapat mengubah makna ayat. Bentuk nadham kitab ini juga membantu anak-anak dan dewasa menghafal kaidah tajwid secara sistematis. INOVASI 95 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024 Sesuai perintah Allah dalam surah Al-Muzzammil ayat 4, "wa rattilil Qur'ana tartila" (dan bacalah AlQur'an dengan tartil), pembelajaran menggunakan kitab ini dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tartil. dengan bantuan guru yang berpengalaman. (Lusi 2022) Dalam pembelajaran penggunakaan metode adalah satu keharusan yang dilakukan untuk menunjang keberhasialan dalam pembelajaran, karena dalam tujuan pembelajaran bahan ajar harus dapat tersampaikan dan diserap dengan baik oleh peserta didik, sementara proses belajar adalah hubungan timbul balik antara guru dan murid, keduanya sama sama aktif mengambil peran penting dalam proses pembelajaran dikelas. Adapaun metode yang digunakan dalam pengimplementasian kitab Tuhfatul Athfal adalah dengan menggunakan metode demonstrasi. Metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan memperagakan atau mempraktekan kepada siswa suatu proses, situasi, atau suatu benda tertentu, yang dipelajari baik yang sebenarnya atupun tiruan, yang sering disertai penjelasan lisan. (Cecep, Waskita, dan Sabilah 2022), (Dewanti dan Fajriwati 2020), (Nugraha, Amir, dan Nurkomala 2023). Demonstrasi biasanya didukung dengan alat bantu atau media yang relevan untuk memperjelas materi yang disampaikan. Metode ini sangat efektif untuk pembelajaran yang bersifat praktis karena memberikan pengalaman visual dan konkret kepada peserta didik sekaligus memungkinkan mereka melihat langsung bagaimana teori diterapkan dalam dunia nyata. Untuk meningkatkan efektivitasnya, demonstrasi biasanya dilengkapi dengan penjelasan verbal yang mendukung dan diikuti dengan kesempatan untuk menunjukkan contoh praktis dari teori. (WAFIDAH 2009), (Bhidju dan Press 2020), (Endayani, Rina, dan Agustina 2020), (Hidayati 2021). Adapun penerapan metode demontrasi yang digunakan pada pembelajaran Tuhfatul Athfal di Rumah Quran Sakinah yaitu guru menjelaskan defenisi serta konsep yang terdapat disetiap sub tema baik menjelaskan dalam bentuk Bahasa arab maupun Bahasa Indonesia. Dalam pemahami kitab Tuhfatul Athafal adanya penghubungan antara teori dan praktek karena isi dari kitab tersebut adalah daidah-kaidah dasar dalam ilmu tajwid, terutama pada sub bab tema yang membahas tentang makharijul huruf dan shifatul huruf. Penyebutan secara lisan sangat diutamakan untuk memperjelas setiap tempat-tempat keluarnya huruf, maka dari itu penggunaan metode demonstrasi pada pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal sangat cocok untuk digunakan dalam meningkatkan pemahaman santri dalam pembelajaran tahsin. Dari hasil observasi observasi dan wawancara dengan pengajar dan santrinya sendirinya mengenai pembelajaran dengan menggunakan kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatkan pemahaman santri dalam pembelajaran tahsin maka didapatkan hasilnya yaitu adanya peningkatakan pemahaman tahsin yang cukup signifikan dari sebelum belajar dan sesudah belajar dengan menggunakan kitab Tuhfatul Athafal, yaitu di lihat dari praktek membaca Al-Quran dalam keseharian santri dan diperkuat pemahamannya dalam bentuk ujian diakhir pembelajaran. Dalam bentuk teori santri rata-rata mendapatkan nilai yang cukup memuaskan dengan penilaian angka diatas delapan puluh lima, dan untuk praktek secara lisan setiap santri harus membacakan ulang huruf hijaiyyah dengan makhraj dan shifatul huruf yang benar sesuai dengan kaidah tajwid yang sudah di pelajari serta menyebutkan secara lisan dimana tempat keluarnya huruf dan apa saja sifat yang terdapat dalam huruf-huruf hijaiyyah INOVASI 96 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024 tersebut. Dengan tantangan dan ujian tersebut menggabungkan antara teori dan praktek santri Rumah Quran Sakinah dapat melaksanakannya dengan baik dan mendapatkan nilai sangat memuaskan sehingga adanya peningkatan pemahaman tahsin dengan menggunakan kitab Tuhfatul Athfal. Faktor penghambat dan pendukung implementasi kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatkan pemahaman santri dalam pembelajaran Tahsin sudah pasti ada hambatan dan rintangan tersebut. Adapun faktor penghambat yang dapat mempengaruhi implementasi kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatakn pemahaman santri dalam pembelajaran Tahsin yaitu terkadang keseriusan santri dalam menerima pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal yang berbentuk Bahasa arab yang dapat membingungkan santri dan belum sepenuhnya mencintai kitab ini secara utuh, kurangnya mengulang-ulang kembali materi yang sudah dipelajari sehingga adanya sub bab yang belum dipahami secara utuh, dan ketika praktek tidak totalitas dalam membuka mutut dan mengeluarkan suarannya untuk mengucapkan setiap makhraj dan sifatuh huruf. Sedangkan faktor pendukung dengan membelajari kitab Tuhfatul Athfal ini yaitu adanya pemahaman yang mengakar tentang setiap penjelasan sub bab tema yang ada dalam hukum-hukum tajwid tersebut dan akan lebih mudah untuk menjelaskannya kembali kepada orang lain, kemudian dapat memperbagus bacaan quran dan akan berdampak pada kemudahan dalam menghafal Al-Quran. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil pengamatan observasi dan wawancara, salah satu tujuan dari penggunaan kitab Tufhatul Athafal oleh santri Rumah Quran Sakinah adalah untuk meningkatkan pemahaman santri dalam mempelajari atau memperbaiki bacaan Al-Qurannya baik dalam bentuk teori maupun praktik, dengan harapan setelah mempelajari kitab Tuhfatul Athfal santri dapat lebih faham dan mampu mempraktikkan bacaan Al-Quran dengan kualitas bacaan yang lebih baik sesuai dengan kaidah-kaidah hukum tajwid yang baik dan benar. Setelah dilakukan pengimplementasian Kitab Tuhfatul Athfal sebagai rujukan pembelajaran tahsin di Rumah Quran Sakinah ternyata terbukti dapat meningktakan pemahaan hasin baik secara teori maupun praktik dengan membuktikannya dari hasil ujian lisan maupun tulisan, dan hasil berupa angka yang diperoleh rata-rata santri diatas delapan puluh lima. Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi kitab tuhfatul Athfal dalam meningkatakan pemahaman tahsin santri di Rumah Quran Sakinah berhasil dilakukan dengan baik. REFERENSI Abdussamad, H. Zuchri, dan M. Si Sik. 2021. Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press. Afifah, Makrifatu Nur, Aep Saepudin, dan Huriah Rachmah. 2022. “Implementasi Metode Talaqqi dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Quran.” Hlm. 515–22 dalam Bandung Conference Series: Islamic Education. Vol. 2. Angraini, Risa Dwi, Jumili Arianto, Hariyanti Hariyanti, dan Indra Primahardani. 2023. “Penanaman Nilai Karakter Kedisiplinan Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah.” Jurnal Kewarganegaraan 20(1):63–76. Annas, Annisa Nuraisyah, Ansar Ansar, Arwildayanto Arwildayanto, dan Sitti Roskina Mas. 2022. “Program Penguatan Pendidikan Karakter pada Sekolah Boarding (Studi Multikasus di MA AlHuda Gorontalo).” Jurnal Pendidikan Tambusai 6(2):15896–903. INOVASI 97 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024 Anwar, Khoirul, dan Mufti Hafiyana. 2018. “Implementasi metode ODOA (one day one ayat) dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Quran.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 2(2):181– 98. Arfandi, Muhammad Siddik, Wahyuddin Nur Nasution, dan Siti Halimah. 2023. “Kemampuan membaca dan menghafal Alquran santri melalui penguasaan kitab Tuhfatul Athfal.” Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam 12(3):255–71. Auwliya, Khairun Nisa. 2024. “IMPLEMENTASI METODE TAHSIN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MADRASAH DINIYYAH TAQWA BANDAR LAMPUNG.” PhD Thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG. Azhar, Muhammad, Salminawati Salminawati, dan Zaini Dahlan. 2024. “Pengembangan bahan ajar ilmu tajwid matan tuhfatul athfal berbasis aplikasi google play store.” Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia 10(1):22–31. Bhidju, Roni Hariyanto, dan Ahlimedia Press. 2020. Peningkatan hasil belajar ipa melalui metode demonstrasi. Ahlimedia Book. Cecep, Cecep, Deden Thosin Waskita, dan Nurlaela Sabilah. 2022. “Upaya Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini Melalui Metode Demonstrasi.” Jurnal Tahsinia 3(1):63–70. Dewanti, Rahmi, dan A. Fajriwati. 2020. “Metode Demonstrasi Dalam Peningkatan Pembelajaran Fiqih.” PILAR 11(1). Dzulqia, Inatsan Qurrota A’yun. 2022. “PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAHFIDZ AL-QUR’AN TERHADAP PENGEMBANGAN SIKAP SPIRITUAL PESERTA DIDIK SD MUHAMMADIYAH GISTING.” Egatri, Dewi. 2019. “Pengaruh aktivitas menghafal al-qur’an terhadap kecerdasan spiritual santri di pondok pesantren Hidayatul qur’an desa Banjar Rejo kecamatan Batanghari kabupaten Lampung Timur Tahun 2019.” PhD Thesis, IAIN Metro. Endayani, T. B., Cut Rina, dan Maya Agustina. 2020. “Metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.” Al-Azkiya: Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD 5(2):150–58. Harahap, Nursapia. 2020. “Penelitian kualitatif.” Hidayati, Nur Alfin. 2021. “Peningkatan Keterampilan Pidato Melalui Metode Demonstrasi Berbantuan Unggah Tugas Video di Youtube.” Jurnal Educatio Fkip Unma 7(4):1738–44. Himmawan, Didik. 2023. “Bimbingan Tahsin Dan Tahfidz Al-Quran Untuk Anak-Anak Di Desa Cadangpinggan Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu.” Journal Of Psychology, Counseling And Education 1(1):14–21. Imron, Ali. 2019. “Efektivitas Penerapan Kitab Tuhfatul Athfal Dalam Meningkatkan Kefasihan Membaca Al-Qur’an Dipondok Pesantren Raudhlatul Huda Al-Islamy Sidomulyo Pesawaran.” PhD Thesis, UIN Raden Intan Lampung. Julaeha, Siti. 2023. “Pengembangan manajemen pembelajaran Tahsin Al-Qur’an: Penelitian di Pesantren Al-Qur’an Ummul Quro’Salopa Tasikmalaya, Al-Mubarok Awipari Tasikmalaya, Kudang Qiro’atussab’ah Limbangan Garut, Al-Falah Nagreg Bandung.” PhD Thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. INOVASI 98 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024 Lusi, Kurnia. 2022. “IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TAJWID MELALUI KITAB TUHFATUL ATHFAL DI PONDOK PESANTREN MATHLA‟ UL „ULUM KELURAHAN MULYA ASRI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT.” PhD Thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG. Marliana, Rabiatul, Wahyu Wahyu, dan Novitawati Novitawati. 2024. “Implementasi Pendidikan Karakter melalui Program Tahfidz pada Anak Usia Dini.” Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5(1):379–88. Muzaky, Choirul Mala, dan Nurhafid Ishari. 2020. “Implementasi Metode Al-Miftah Lil Ulum dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan.” Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam 13(1):22–36. Nesia, Anike Putri, Anggi Septia Nugroho, dan Khoironi Khoironi. 2023. “IMPLEMENTASI METODE TALAQI DALAM PEMBELAJARAN TAJWID KITAB TUHFATUL ATHFAL DI RUMAH PERADABAN QURANI RAJABASA BANDAR LAMPUNG.” Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam 6(2):224–37. Nugraha, Derry, Miftah Amir, dan Nurkomala Nurkomala. 2023. “Pengaruh Metode Simulasi Dan Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa.” Jurnal Pena Edukasi 10(1):1–8. Nugrahani, Farida. 2014. “Metode penelitian kualitatif dalam penelitian pendidikan bahasa.” Nushah, Nunung. 2019. “Metode Pembelajaran Ilmu Tajwid (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Manba‟ Ussalam).” PhD Thesis, UIN SMH BANTEN. Rahardjo, Mudjia. 2010. “Triangulasi dalam penelitian kualitatif.” Rizkiyana, Asep. t.t. “PERAN TAHSINUL AL QURAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MEMBACA AL QURAN SISWA DI SDIT AL-’IZZ SUKABUMI.” Syahadah, Islam Darusy, dan Simo Boyolali Jawa Tengah. t.t. “Metode Pembelajaran Ilmu Tajwid Dengan Menggunakan Kitab Tuhfatul Athfal Karangan Syekh Al Jamzury di Pondok Pesantren.” WAFIDAH, IZZATUL. 2009. “PENGARUH PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAN EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA SISWA KELAS IV MI NURUL ISLAM PONGANGAN.” PhD Thesis, Universitas Muhammadiyah Gresik. Winianti, Lia Anies, Nur Sinta Filaili, Mambaul Ngadhimah, dan S. Maryam Yusuf. 2023. “Penerapan Difusi Inovasi pada Pelaksanaan Program Aplikasi E-Tahfizh Tahsin di MI Tahfizh Entrepreneur Qurrota A’yun Ponorogo.” Excelencia: Journal of Islamic Education & Management 3(01):51– 60. INOVASI 99 Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 November 2024