Vol. 1 No. Mei 2020 Hal. 43 - 46 Submisi: 09 April 2020 Penerimaan: 24 April 2020 Membantu kegiatan Posyandu Erna Rustiana1. Pupung Pundenswari2. Riska Nurnafajrin3 1 Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Universitas Garut rustiana@gmail. 2 Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Universitas Garut pupundens@uniga. 3 Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Universitas Garut nurnafajrin@gmail. Kata Kunci: Posyandu Pemberdayaan Kelahiran dan Kematian Abstrak: Masalah yang dihadapi bangsa Indonesia sampai saat ini adalah masih tingginya angka kematian ibu dan anak. Ditengah upaya untuk mengatasi masalah tersebut melalui program revitalisasi Posyandu, secara tiba-tiba pada tahun 2005 kita kembali dikagetkan dengan terjadinya kejadian luar biasa (KLB) dibidang gizi dengan munculnya kasus gizi buruk diberbagai daerah ditanah air seperti busung lapar dan merebaknya penyakit folio. Munculnya kejadian tersebut erat kaitannya dengan kemunduran dan matinya sekitar 60 persen posyandu di Indonesia. Posyandu sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat apabila kita amati masih banyak masyarakat yang menggagap bahwa kegiatan posyandu hanya sebagai pos penimbangan balita, sehingga antusias dalam melalukan posyandu sedikit kurang, oleh sebab itu tim FISIP UNIGA membantu masyarakat khususnya yang ada di Desa Girijaya untuk mengetahui mafaat apa saja yang dapat di peroleh dalam pelayanan posyandu. Posyandu merupakan pos pelayanan terpadu yang menjadi sarana penting di dalam masyarakat yang mendukung upaya pencapaian keluarga sadar gizi, membantu penurunan angka kematian bayi dan kelahiran serta mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Program ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang ada di Desa Girijaya dan diselenggarakan satu bulan sekali. Dalam kesempatan ini kami mengikuti kegiatan tersebut dengan membantu dalam pelaksanaan posyandu dalam kurun waktu 10-20 Maret 2018 yang diselenggarakan di 10 RW desa Girijaya. Pendahuluan Desa Girijaya terletak disebelah selatan Ibukota Kecamatan Cikajang, merupakan bagian integral dari wilayah Kabupaten Garut. Di Desa Girijaya selalu mengadakan kegiatan posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak dan balita. Program ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang ada di desa Girijaya dan diselenggarakan satu bulan Dalam kesempatan ini kami mengikuti kegiatan tersebut dengan membantu dalam pelaksanaan posyandu dalam kurun waktu 10-20 Maret 2018 yang diselenggarakan di 10 RW desa Girijaya. Posyandu merupakan pos pelayanan terpadu yang menjadi sarana penting di dalam masyarakat yang mendukung upaya pencapaian keluarga sadar gizi (Sembiring, 2. Dengan posyandu membantu penurunan angka kematian bayi dan kelahiran serta mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Kegiatan didalamnya Rustiana. Pundenswari & Nurnafajrin Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat meliputi kegiatan pemantauan pertumbuhan yang diintegrasikan dalam pelayanan seperti imunisasi seperti pencegahan penyakit, penanggulangan diare, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan kontrasepsi hingga penyuluhan dan konseling (Mulyani & Purnama, 2. Gambar 1. Membantu Pelayanan Posyandu Dalam pergerakannya posyandu dimotori oleh para kader terpilih dari wilayah sendiri yang terlatih dan terampil untuk melaksanakan kegiatan rutin di posyandu maupun diluar hari posyandu. Dengan mengadakan kegiatan posyandu setiap satu bulan sekali dapat mempermudah memantau tumbuh kembang anak dari sejak menjadi janin sampai balita dan tentunya dapat memperlancar pelasaksanaan tugas kader posyandu yang ditentukan oleh LKMD yakni setaiap satu bulan sekali (Triyanti et al, 2. Kader. Tim penggerak PKK Desa/ Kelurahan serta petugas kesehatan. Pada hari buka Posyandu dilakukan pelayanan masyarakat yaitu Pendaftaran. Penimbangan. Pengisian KMS. Era informasi merupakan periode yang melibatkan banyak informasi dalam pengambilan keputusan, baik oleh pihak individu, perusahaan,maupun instansi pemerintah. Informasi semakin mudah diperoleh, sudah semakin bervariasi bentuknya, dan semakin banyak pula kegunaannya (Alamanda et al, 2. Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang menjadi milik masyarakat dan menyatu dalam kehidupan dan budaya masyarakat. Posyandu berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antar sesama masayarakat serta mendekatkan pelayanan kesehatan dasar (Khoiri, 2. Metode Pada kegiatan ini, pelaksanaan posyandu dilakukan dengan memberikan pengarahan secara langsung dan menjelaskan manfaat diadakannya posyandu kemudian mempraktekan langsung pada balita yang datang ke posyandu dengan cara menimbang berat badan bayi, pemberian imunisasi, memberikan makanan pendamping ASI/MPASI dll. Hasil dan Pembahasan Hasil dan pembahasan dari pengabdian kepada masyarakat, kami mengikuti kegiatan tersebut dengan membantu dalam pelaksanaan posyandu dalam kurun waktu 10-20 Maret 2018 yang diselenggarakan di 10 RW desa Girijaya . Pengertian Posyandu Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang di bantu petugas kesehatan (Nain, 2. , kegiatan posyandu berupa imunisasi,timbang berat badan dll yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan serta mempercepat penurunan angka kematian dan kelahiran. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian dan kelahiran ibu dan anak ialah dengan cara mendekatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui program Pos Pelayanan Terpadu (Posyand. , ini merupakan pelayanan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut Budaya & Masyarakat kesehatan yang melibatkan masyarakat sehingga pelayanan ini mudah dan terjangkau bagi masyarakat (Bangun. Tingginya angka kelahiran dan kematian ini sangat memprihatinkan jika dilihat secara objektif pada kondisi saat Pada saat posyandu diintroduksi pemerintah ke perdesaan menggunakan pendekatan cetak biru (Blue print approac. dengan menetapkan paket pelayanan secara seragam seperti pelayanan KB, kesehatan ibu dan anak,imunisai, dan perbaikan gisi, serta dilengkapi dengan kegiatan penyuluhan kesehatan paragraph dalam perkembangan menujukan bahwa keberadaan posyandu yang diprogramkan secara merata ternyata memberikan peranan yang menonjol khusnya dalam meningkatkan cakupan program (Maas, 2. Prestasi yang pernah dicapai adalah keberhasilanya didalam kontribusi yang cukup besar pada peningkatan cakupan program khususnya pada sasaran populasi bayi sebesar 74 persen. hal inilah yang menyebabkan UCI (Univeral child immunizatio. dinegri kita dapat dicapai dicapai tiga bulan lebih cepat pada bulan September 1990 (Depkes, 2. Oleh sebab itu dengan adanya kegiatan posyandu tersubut diharapkan mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan yang dimulai dari terbentuknya janin sampai balita, karena kesehatan ini berbasis masyarakat dan diperuntukan untuk masyarakat setempat sehingga mempermudah dan menghemat biaya. Simpulan Dengan pelayanan kesehatan yang melibatkan masyarakat ini diharapkan masyarakat lebih memahami akan pentingnya kesehatan serta masyarakat yang mendukung upaya pencapaian keluarga sadar gizi, membantu penurunan angka kematian bayi dan kelahiran serta mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan Kerena berdasarkan hasil dari pelaksanaan kegiatan posyandu di Desa Girijaya masih banyak yang belum memahami akan pentingnya pelayanan yang melibatkan masyarakat dilihat dari kurangnya peserta yang datang pada tempat kegiatan posyandu. Rekomendasi Dengan melihat masih kurangnya peserta yang hadir dalam kegiatan posyandu dan masih banyaknya masyarkat yang belum sadar akan pentingnya kesehatan yang melibatkan masyarakat maka, kader posyandu harus mendata secara lengkap bayi dan balita untuk mengikuti kegiatan posyandu dan memberikan pengarahan secara langsung dan menjelaskan manfaat diadakannya posyandu. Pemerintah memberikan fasilitas yang memadai untuk keberlangsungan kegiatan posyandu sesuai dengan Daftar Pustaka