Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Pendampingan Belajar Membaca AlqurAoan Pada Anak-Anak Warga Gang Sastro Dusun V Desa Bandar Setia 1,2, Ibrahim Hasan1. Mavianti2. Nila Sari3 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Medan. Indonesia Universitas Prima Indonesia. Medan. Indonesia Email: ibrahimhasan@umsu. mavianti@umsu. sarinila583@gmail. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pendampingan membaca Alquranyang telah berlangsung dengan baik di kediaman warga Gang Sastro. Dusun V. Desa Bandar Setia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta kontribusi nyata bagi anak-anak di wilayah tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode bimbingan melalui pendampingan praktek langsung membaca Alquran bagi anak-anak usia standar Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar di Desa Bandar Setia. Dimana dalam membaca Alquran anak-anak masih banyak mengalami kesulitan dalam pelafalan huruf dan hukum bacaannya sehingga masih membutuhkan pendampingan. Sumber utama pembelajaran adalah Alquran. Hasil dari kegiatan ini mengungkapkan bahwa pendampingan literasi Alquran bagi anak-anak Warga Gang Sastra. Dusun V Desa Bandar Setia berdampak positif dan berkontirbusi Anak-anak menunjukkan semangat dalam belajar, mampu membaca huruf hijaiyah dengan tepat, menempatkan harakat sesuai aturan, memahami hukum bacaan Alquran sesuai kaidah tajwid serta dapat mempraktekkannya secara benar sesuai dengan arahan dan bimbingan Kata Kunci: Pendampingan. Belajar Membaca. Al-Quran ABSTRACT This Community Service activity aims to illustrate the successful implementation of Quran reading assistance that has been taking place at the residence of residents in Gang Sastro. Dusun V. Desa Bandar Setia. This activity is expected to provide benefits and tangible contributions to the children in the area. The approach used is a guidance method through direct practice assistance in reading the Quran for children of standard elementary school age in Bandar Setia Village. Where in reading the Quran, children still experience many difficulties in pronouncing letters and reading rules, so they still need guidance. The main source of learning is the Quran. The results of this activity reveal that Quran literacy mentoring for the children of Gang Sastra residents. Dusun V. Desa Bandar Setia has a positive impact and makes a tangible contribution. The children showed enthusiasm in learning, were able to read hijaiyah letters accurately, place harakat according to the rules, understand the rules of Quranic recitation according to tajwid principles, and could practice them correctly according to the guidance and instructions of the Keywords: Mentoring. Learning to Read. Al-Quran Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Alquran merupakan kitab suci umat Islam yang berfungsi sebagai petunjuk bagi seluruh manusia. Setiap muslim memiliki kewajiban untuk mempelajari dan memahami isi kandungan Alquran. Namun, sebelum dapat memahami isi Alquran terlebih dahulu harus memiliki kemampuan membaca Al-Quran dengan baik dan Agar mampu membaca Alquran dengan baik dan benar, maka dalam pembelajaran membaca Alquran harus disertai dengan penguasaan ilmu Tajwid. Oleh karena itu. Umat Islam sangat dianjurkan untuk memahami dan menguasai cara membaca Alquran sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Tajwid adalah ilmu yang membahas tata cara pelafalan huruf-huruf Arab dalam Alquran secara tepat, hukum-hukum bacaan, serta adab dalam membaca agar bacaan menjadi indah dan sesuai Karena Alquran diturunkan dalam bahasa Arab, maka penggunaan tajwid sangat penting untuk menjaga keaslian lafal dan makna bacaan agar tetap sesuai dengan aslinya. Melalui pembelajaran tajwid, seorang dapat membaca Al-Qur'an dengan benar sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. (Anggriani Rambe et , 2. Ilmu tajwid memiliki peran penting dalam menjaga keakuratan bacaan Alquran, terutama dalam membedakan huruf-huruf yang memiliki bentuk dan bunyi yang mirip. (Usmani. Kurangnya pemahaman yang memadai terhadap ilmu tajwid dapat menyebabkan terjadinya kekeliruan dalam pelafalan ayat-ayat Al-QurAoan, yang beresiko dapat menimbulkan perubahan makna dari pesan yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, penerapan tajwid yang tepat sangat diperlukan agar makna yang terkandung Alquran Vol. 9 No. Mei 2025 sebagaimana mestinya. Selain menjaga Wahyu. Alqurandengan tartil dan sesuai kaidah tajwid juga memberikan pengaruh yang Bacaan yang benar dan indah dapat membantu meningkatkan fokus dan kehadiran hati dalam setiap lantunan ayat-ayat suci. Dengan demikian, aktivitas membaca Alqurantidak hanya berfungsi sebagai bentuk pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga berperan sebagai sarana penguatan dimensi spiritual melalui internalisasi makna ayat dan pencapaian kekhusyukan dalam berinteraksi dengan firman Allah SWT (Maiyurita et al. , 2. Penguasaan ilmu tajwid sangat penting dalam memperbaiki kualitas bacaan Alquran. Dengan bacaan yang benar dan sesuai kaidah ilmu tajwid, akan merasakan peningkatan dalam aspek spiritual dan kekhusyukan saat Selain itu, penerapan tajwid yang tepat juga berperan dalam pengucapan maupun penulisan ayat-ayat suci, yang bisa memengaruhi makna. Oleh karena itu, tajwid memiliki peran krusial dalam menjaga keaslian bacaan Alquran serta memastikan bahwa transmisi kitab suci ini tetap terjaga dari masa ke masa, sebagaimana yang Nabi Muhammad Saw. (Hakim et al. , 2. Oleh karena itu membaca Alquran dengan tajwid yang benar dapat meningkatkan rasa khusyuk dalam Bacaan Alquranyang baik dan sesuai kaidah ilmu tajwid tidak hanya memperindah bacaan, tetapi juga mampu meningkatkan fokus serta keterlibatan batin dalam meresapi dan memahami firman Allah SWT. Hasil pengamatan di Gang Sasto Dusun V Desa Bandar Setia ditemukan masih banyak anak-anak yang tidak pandai membaca Alquran dengan tajwid Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) yang benar. Sebagian besar dari mereka cenderung memprioritaskan menghafal Juz AoAmma daripada mendalami kemampuan membaca Alquransecara benar dan mempelajari ilmu tajwid. Berdasarkan fenomena tersebut penulis membuat program untuk meningkatkan lingkungan tersebut dengan metode memperbaiki pelafalan huruf . akhrijul huruf ) dan ilmu tajwid sebagai bentuk Program pengabdian tersebut diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat tersebut. Vol. 9 No. Mei 2025 Metode penyampaian materi diberikan dengan cara memberikan materi tentang cara pembacaan setiap lafaz Alquran yang menggunakan ilmu tajwid serta memberikan contohcontoh bacaannya. Mulanya Pemateri menjelaskan materi tentang bagaimana cara pembacaan huruf yang benar dan mencontohkannya sembari diikuti secara bersama-sama oleh para peserta. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rentang waktu tujuh bulan. Kegiatan dilakukan tiga hari dalam sepekan yaitu malam senin, selasa dan kamis. Materi disampiakan dengan tujuan para peserta dapat memahami dan mengusai materi ilmu tajwid sehingga ada perbaikan dalam membaca Alquran. METODE PELAKSANAAN Pelaksaan pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dengan cara materi ilmu tajwid sambari memberikan contoh-contoh pelafalannya kemudian materi tersebut dipraktekkan langsung oleh para peserta Pelaksaan kegiatan pengabdian masyaralat ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2024 sampai Mei 2025. Tempat pelaksanaan pengabdian di rumah pribadi warga No 537 Gang Sastro Dusun V Desan Bandar setia Kabupaten Deli Serdang. Gambar 1. Penyampaian Materi Pembelajaran Makhrijul Huruf dan Ilmu Tajwid HASIL DAN PEMBAHASAN Pendampingan Alquran dengan kaidah ilmu tajwid yang benar bagi masyarakat di sekitar gang Sastro dikhususkan bagi anak-anak dengan tujuan agar dapat memperoleh peningkatan kualitas bacaan dan pemahaman ilmu tajwid. Sehingga para peserta pengabdian terlihat lebih baik dan fasih dalam membaca Alquran Model pelaksanaan pengabdian ini dilalukan dengan dua metode, yaitu metode penyampaian materi dan metode praktik mebaca Alquran. Tariqat Taqdim al-Maddah (Metode Penyampaian Mater. Bulan pertama kegiatan yang dilakukan menyampaikan cara pembacaan huruf yang benar. Pada setiap peserta dipastikan dapat melafalkan huruf dengan baik dan benar. Bulan kedua samapi ke empat materi yang diajarkan adalah hukum bacaan Lafaz Alquran dan diperkaya dengan praktek memberikan contoh dari masing masing hukum tersebut. Pada bulan ke sampai terakhir dilakukan pemantapan tentang ilmu tajwid dan tahsin bacaan Alquran yang di dampingi oleh tim pelaksana pengabdian. Karena itu tim Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) harus benar-benar memastikan bahwa program ini bermanfaat kepada anakanak di Gang Sastro Dusun V Bandar Setia untuk meningkatkan kualitas bacaan Alquran mereka. Thariqah al-Tabiqiyyah (Metode Praktik Langsun. Pembelajaran ilmu tajwid anakanak dilakukan dengan metode praktik yang dapat membantu mereka memahami dan mengaplikasikan hukum-hukum dan aturan tata cara baca Alquran dengan lebih baik. Pemberian latihan kepada anak-anak Alqurandengan menerapkan kaidah ilmu tajwid secara tepat dan sesuai Latihan ini bisa dilakukan berulang-ulang meningkatkan kemahiran mereka dalam mengaplikasikannya. Penerapan kedua metode tersebut terbilang efektif dalam membangun kesadaran peserta pelatihan akan pentingnya penguasaan ilmu tajwid menyempurnakan kualitas bacaan Alquran. Kegiatan berjalan dengan sebagai mana mestinya. Orang tua dari anak-anak merasa terbantu dan bersyukur dengan adanya kegiatan pelatahin ilmu tajwid yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sehingga anak-anak mereka mampu membaca Alquran dengan benar sesuia dengan kaedah-kaedah dalam ilmu Kegiatan ini menyadarkan kepada anak-anak betapa pentingnya mempalajari ilmu tajwid agar tidak salah dalam membaca Alquran. Kegiatan ini bertujuan anak-anak kemampuan membaca Alquran yang baik dan benar berdasarkan kaedah ilmu tajwid. Pendampingan semacam ini biasanya melibatkan pengajaran dan bimbingan dari seorang guru atau Vol. 9 No. Mei 2025 pendamping yang berpengalaman dalam ilmu tajwid dan bacaan AlQuran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa individu-individu yang terlibat dapat membaca Al-Quran dengan baik dan memahami makna yang terkandung di dalamnya. Hasilnya dapat berupa peningkatan kemampuan membaca Al-Quran, pemahaman terhadap tajwid, dan meningkatnya kecintaan dan penghormatan terhadap kitab suci umat Islam. Kegiatan ini juga bertujuan untuk anak-anak membaca Alquran dan meningkatkan kemahiran mereka dalam membaca Alquran melalui bimbingan dan Melalui pendampingan yang kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan kualitas bacaan Alquran sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap ilmu tajwid. Sehingga dapat juga memperbaiki kualitas spritual anak yaitu kualitas ibadah shalat mereka, karena ibadah shalat menuntut akan kefashihan bacaan yang mengacu pada hukum tajwid yang benar sehingga apa yang dibaca ketika shalat sesuai dengan makna yang sebenarnya karena menerapkan aturan bacaan Alquran atau tajwid dengan Oleh karena itu kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk memberdayakan anak-anak dalam masyarakat tersebut . Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 meningkatkan kualitas bacaan Alquran mereka dan pemahaman ilmu tajwid yang semakin baik setelah mengikuti program yang telah terlaksana yang tentunya sesuai tujuan dan harapan dari Masyarakat. REFERENSI