HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Pemberian Jus buah dan sayur sebagai alternatif penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi: Literature Review Penulis: Trioni Widyastuti1 Tria Fora Delfita 2 Melviani 3 Afiliasi: Program Studi Gizi. STIKes Husada Bonero Banjarbaru1. Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan. STIKes Husada Borneo2. Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Universitas Sari Mulia3 Korespondensi: Trioni. widy21@gmail. Histori Naskah: Diajukan: 23-06-2025 Disetujui: 31-07-2025 Publikasi: 31-07-2025 Abstrak: Hipertensi merupakan faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal kronis, dan gangguan kognitif. Hipertensi disebut sebagai silent killer karena dapat dialami oleh individu sehat tanpa ada gejala. Penatalaksanaan non-farmakologis harus dilakukan pada penderita hipertensi. Apabila diterapkan sejak dini, perubahan gaya hidup dan mengatur pola makan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit lain dan dapat mengurangi terapi farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas beberapa zat gizi dan fitokimia dalam pemberian jus sayur dan buah yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini merupakan literature review dengan metode naratif untuk mengulas artikel berdasarkan tujuan dan hasil artikel. Pencarian artikel menggunakan artikel nasional dan internasional yang ditelusuri menggunakan database Google scholar. PubMed, dan ScienceDirect. Artikel yang dipilih merupakan terbitan 5 tahun terakhir . dengan jenis penelitian eksperimen. Hasil menunjukkan pemberian buah dan sayur yang diolah menjadi jus seperti jus semangka, belimbing, pepaya, apel, alpukat, mengkudu, cranberry, wortel, tomat, seledri dan rebusan daun alpukat mampu menurunkan tekanan darah karena terdapat kandungan zat gizi dan fitokimia seperti kalium, magnesium, vitamin A dan vitamin C, -karoten. Flavonoid, dan Likopen. Kalium dan Likopen paling berperan dalam penurunan tekanan darah dan memiliki kadar yang tinggi pada tomat dan semangka. Pemberian jus buah dan sayur ini dapat menjadi pengobatan alami untuk menurunkan dan mencegah kejadian hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Kata kunci: Hipertensi. Jus. Suplemen. Tekanan Darah Pendahuluan Hipertensi merupakan faktor risiko yang paling umum yang dapat dicegah untuk penyakit kardiovaskular . ermasuk penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, infark miokard, fibrilasi atrium dan penyakit arteri perife. , penyakit ginjal kronis, dan gangguan kognitif. (Oparil et al. , 2. Hipertensi termasuk dalam kondisi kronis dalam dunia kesehatan yang ditandai dengan peningkatan tekanan arteri secara terusmenerus. Hipertensi menjadi masalah kesehatan global yang sangat meningkat. Pada tahun 2010 terdapat 31,1% dari populasi dewasa global memiliki hipertensi, yang didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik Ou 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik Ou90 mmHg (Mills et al. , 2020. Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar30,8% berdasarkan hasil pengukuran. Provinsi dengan hipertensi tertinggi adalah Kalimantan Tengah sebanyak 40,7% dan yang kedua adalah Kalimantan Selatan sebanyak 35,8%. (Kementrian Kesehatan RI, 2. Kejadian tekanan darah tinggi dan prevalensi hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia pada kedua jenis kelamin. Pria memiliki tekanan darah lebih tinggi pada usia yang jauh lebih muda daripada wanita (Mills et al. , 2020. Tekanan darah tinggi terjadi karena adanya interaksi antara faktor genetik dan faktor Pada faktor genetik, hipertensi dikaitkan dengan mutasi gen tunggal yang mengkode protein yang terlibat dalam re-absorpsi natrium dan air. Faktor lingkungan yang dapat meningkat risiko terjadi hipertensi seperti stres, konsumsi asupan garam tinggi, rendahnya aktivitas fisik, dan obesitas (Kumar et , 2. Hipertensi dapat dialami oleh individu yang sehat selama bertahun-tahun tanpa adanya gejala sehingga disebut sebagai Ausilent killerAy. Faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi adalah faktor yang dapat diubah seperti obesitas, gaya hidup, dan kebiasaan makan, serta faktor risiko yang tidak dapat dirubah seperti usia, jenis kelamin, dan genetik. (Mohammed Nawi et al. , 2. Penatalaksanaan non-farmakologis This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. harus dilakukan pada penderita hipertensi. apabila diterapkan sejak dini, perubahan gaya hidup dan mengatur pola makan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit lain dan dapat mengurangi terapi Namun, sebagian besar penderita hipertensi memerlukan terapi farmakologi untuk mengendalikan tekanan darah. (Nguyen et al. , 2. Modifikasi non-farmakologis meliputi penurunan berat badan, modifikasi pola makan, peningkatan aktivitas fisik, suplemen makanan . alsium, kalsium, magnesium, dan lainny. (Verma et al. , 2. Penelitian saat ini telah menekankan peran dari strategi diet dan gizi dalam mencegah dan mengelola Terdapat cukup bukti yang menunjukkan dengan pemberian diet yang tepat dapat mengendalikan tekanan darah, secara langsung dan tidak langsung (Theodoridis et al. , 2. Pencegahan hipertensi dan pengendalian tekanan darah sangat diperlukan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular. Modifikasi gaya hidup merupakan salah satu cara yang efektif untuk menurunkan tekanan darah. Pembatasan konsumsi natrium dan meningkatkan konsumsi sayur dengan pendekatan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH)(Hermansen, 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas strategi pemberian jus sayur dan buah yang memiliki kandungan gizi, antioksidan, dan zat fitokimia lainnya yang dapat menurunkan tekanan darah. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan metode naratif. Pencarian artikel menggunakan database seperti Google Scholar. PubMed, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan pada pencarian data yaitu hipertensi, jus dan tekanan darah untuk artikel bahasa Indonesia dan blood pressure, hypertension, dan juice untuk artikel bahasa inggris dan internasional. Kriteria inklusi artikel yang diambil adalah artikel dalam 5 tahun terakhir . , berupa artikel full text menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, artikel publish dengan Jurnal bereputasi Nasional oleh Sinta dengan skor Sinta 1 Ae Sinta 4 atau bereputasi internasional Quartile Q1-Q4, desain penelitian berupa eksperimen, responden dalam artikel adalah penderita hipertensi dan tidak sedang mengkonsumsi obat anti-hipertensi. Kriteria eksklusi artikel adalah artikel berupa literature review, buku, dan skripsi, jus yang diberikan kombinasi dengan obat-obatan, responden memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus, gangguan fungsi ginjal, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya. Hasil Hasil pencarian artikel menggunakan kata kunci hipertensi, jus, dan tekanan darah pada Gambar 1, telah didapatkan 28 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan relevan. Hasil penelitian dari beberapa artikel disajikan pada Tabel 1. This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Gambar 1. Alur Pencarian Artikel Penelitian This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Tabel 1. Artikel Penelitian Subjek Jenis Penelitian Penelitian Perbedaan efektifitas konsumsi jus 20 responden Quasi experiment semangka dan jus belimbing hipertensi tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas Bangkinang Kota (Apriza, 2. Pengaruh jus mentimun terhadap 20 responden experiment tekanan darah wanita menopause wanita hipertensi menopause (Anggreni et al. , 2. Judul (Penulis, tahu. Pemberian jus Carica papaya terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi (Adam & Aswad, 2. Pemberian Jus Semangka terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Usia Dewasa Muda (Nurjannah, 2. 30 responden Quasi experiment 30 responden 15 kontrol 15 perlakuan Efektifitas jus semangka dan jus tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Kembaran 1 Banyumas (Cahyani & Mujahid. Effects of cranberry juice Disease risk factors in adults with elevated blood pressure: trial(Richter et al. , 2. Efektifitas jus seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Simalingkar (Simamora et al. Pengaruh mentimun terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di PSTW Sinta Rangkang Tahun 2020 (Ivana et al. , 2. 30 responden Quasi experiment 40 responden Randomized Controlled Trial Hasil Jus semangka dan jus belimbing waluh mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pemberian mentimun selama 7 hari dapat menurunkan tekanan darah dengan hipertensi Jus carica papaya dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi Terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi, sehingga ada pengaruh pemberian semangka terhadap penurunan tekanan darah Terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan semangka dan jus pepaya. Jus semangka lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah Pada populasi dewasa dengan tekanan darah tinggi tidak ditemukan adanya pengaruh pada tekanan darah sistolik, tetapi memiliki pengaruh pada tekanan darah diastolik 10 responden experiment Pemberian jus seledri pada penderita hipertensi efektif terhadap penurunan tekanan 17 responden Jus mentimun secara efektif terhadap penurunan tekanan Pra-eksperimen This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Subjek Penelitian The Effect of Noni Juice with 50 responden Ambon Banana on Blood Pressure Reduction in Family with 25 Kontrol Hypertension Disease in East 25 Perlakuan Jakarta (Fandizal et al. , 2. Judul (Penulis, tahu. Implementasi pemberian jus start shine terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi primer (Damawiyah & Wijayanti, 2. Pengaruh pemberian jus tomat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Purwosari Kudus (Cholifah & Hartinah, 2. Pengaruh jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi (Pringgayuda et al. , 2. Pengaruh Pemberian Kombinasi Jus Buah Bit Dan Nanas Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi (Girsang. Perbandingan Minuman Jus Belimbing Dan Jus Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Lansia di Kelurahan Rancagede Tahun 2020 (Solihati et al. , 2. Perbandingan belimbing dan rebusan daun tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Metuk (Anggraeni et al. , 2. Penurunan tekanan darah melalui konsumsi jus Wordu . ortel mad. pada penderita hipertensi (Hariati et al. , 2. 24 responden Jenis Penlitian Hasil Quasi experiment Jus mengkudu pisang ambon penurunan tekanan darah Jus mengkudu pisang Pemberian jus buah start shine memiliki peluang 18 kali lebih besar menurunkan tekanan darah penderita hipertensi Quasi experiment 12 kontrol 12 Perlakuan 38 responden Quasi experiment Terdapat pengaruh pemberian jus tomat terhadap tekanan darah penderita hipertensi 22 responden Quasi experiment 14 Responden Quasi experiment 30 responden Quasi experiment Terdapat pengaruh konsumsi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi Terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan jus kombinasi buah bit dan nanas terhadap penderita hipertensi Jus menurunkan tekanan darah lebih efektif daripada jus 15 K wortel 15 K belimbing 30 responden Quasi experiment 15 belimbing 15rebusan daun 28 responden Quasi experiment Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara jus belimbing dan rebusan daun Kedua minuman ini memiliki pengaruh terhadap tekanan darah Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan jus wordu pada tekanan darah This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Subjek Penelitian Pengaruh kombinasi jus belimbing 36 responden wuluh dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada 18 Kontrol penderita 18 Perlakuan Kabupaten Bekasi Tahun 2022 (Rahayu et al. , 2. Pengaruh jus tomat (Lycopersicum 16 responden esculentu. terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi (Basri et al. , 2. Pengaruh konsumsi jus wortel 15 responden terhadap perubahan tekanan darah pada ibu menopause penderita hipertensi di klinik Pratama Hanum Medan (Wardani et al. Pengaruh pemberian jus alpukat, 50 responden madu, dan coklat hitam (Jus AMACO) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Kota Palembang (Muzakar et al. , 2. Efektivitass jus 36 responden mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada wanita 18 kontrol hipertensi usia produktif 18 perlakuan (Ratnadewi et al. , 2. Efektivitas pemberian terapi jus 10 responden mentimun terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi (Ahmad et al. , 2. The effect of starting juice on 18 responden reducing blood pressure in hypertension patients (Hardiyanti et al. , 2. Perbedaan pemberian jus apel 36 responden hijau dan air rebusan daun seledri terhadap tekanan darah wanita Kabupaten Bojonegoro (Rohmatin et al. , 2. Judul (Penulis, tahu. Jenis Penlitian Hasil Quasi experiment Pemberian kombinasi jus mentimun dapat menurunkan tekanan darah Quasi experiment Terdapat pengaruh pemberian jus tomat terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi Quasi experiment Terdapat pengaruh pemberian jus wortel terhadap perubahan tekanan darah pada ibu menopause yang mengalami Quasi experiment Terdapat pengaruh pemberian jus amaco terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di panti Quasi experiment Terdapat penurunan tekanan darah diberikan jus mentimun Quasi experiment Terapi jus mentimun dapat menurunkan tekanan darah pada responden Quasi experiment Terdapat pengaruh pemberian penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik Pemberian jus apel hijau dan air rebusan seledri secara signifikan dapat membantu menurunkan tekanan darah sistol dan diastol True experiment This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Subjek Penelitian Pengaruh pemberian jus wortel 16 responden (Daucus carota L. ) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi (Andriani et al. , 2. Pengaruh rebusan daun seledri dan 44 responden jus mentimun untuk menurunkan tekanan darah pada penderita 22 seledri hipertensi di wilayah kerja 22 mentimun puskesmas sigalingging kab. Dairi (Berutu & Lingga, 2. Jus Timun (Cucumis Sativu. 56 responden Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi pada Wanita 26 kontrol Usia Subur 26 intervensi (Makmun et al. , 2. Perbedaan efektivitas pemberian 32 responden jus wortel dan jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada 16 wortel penderita hipertensi derajat 1 15 tomat (Badrujamaludin et al. , 2. Judul (Penulis, tahu. Jenis Penlitian Hasil Quasi experiment Pemberian jus wortel dapat menurunkan tekanan darah Quasi experiment Jus mentimun dan kombinasi dengan daun selederi dapat menurunkan tekanandarah Quasi eksperimen Terdapat pengaruh penurunan tekanan darah signifikan sebelum dan setelah diberikan jus timun Quasi eksperimen Terdapat efektivitas pemberian jus wortel dan jus tomat terhadap tekanan darah pada penderita Pembahasan Tekanan darah merupakan hasil dari curah jantung dan resistensi pembuluh darah perifer. Resistensi perifer dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pH, hipoksia, dan humoral . ngiotensin I, katekolamin, tromboksan, dan lainnya. ), dan curah jantung dapat dipengaruhi oleh volume darah. Atrium natriuretic peptide (ANP) dan brain natriuretic peptide (BNP) , serta faktor-faktor jantung . enyut jantung dan Renin diproduksi sebagai respon penurunan tekanan darah systemin. Renin di produksi dari sel-sel jukstaglomerulus ginjal, yang merangsang aktivitas angiotensinogen di hati dan mengubahnya menjadi angiotensin I. Angiotensin I akan diubah menjadi angiotensin II oleh enzim pengubah angiotensin dari paru-paru. Angiotensin II akan menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan pelepasan aldosterone dari kelenjar adrenal, kemudian akan memicu re-absorpsi natrium. Hormon antidiuretic dari kelenjar pituitary juga akan dilepaskan yang menyebabkan re-absorpsi air. Hal ini menjadi penyebab peningkatan volume darah dan tekanan darah dan terjadi hipertensi (Adua, 2. Pada saat ini, hubungan dan efektivitas zat gizi dengan hipertensi menjadi perhatian yang luas. Pola makan sehat memiliki peran protektif yang penting terhadap hipertensi. Modifikasi gaya hidup sehat telah diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Kalium Konsumsi kalium yang rendah telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, stroke, dan tingkat konsumsi lebih tinggi dapat melindungi dari kejadian hipertensi (Aburto et al. , 2. Pada artikel yang diambil sebagai acuan tinjauan ini menggunakan buah dan sayuran sebagai jus atau minuman seperti semangka, apel, alpukat, pepaya, belimbing, mentimun, wortel, tomat, seledri yang memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi. This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus semangka dan jus pepaya memberikan dampak positif dengan penurunan tekanan darah dan pada hasil penelitian tersebut menekankan bahwa kandungan kalium berperan besar pada penurunan tekanan darah (Adam & Aswad, 2020. Apriza, 2020. Cahyani & Mujahid, 2020. Nurjannah, 2. Kalium pada buah semangka dan pepaya sebesar 112mg dan 257mg per 100gram daging semangka dan papaya (Nwofia et al. , 2. Diet DASH memiliki peraturan yang tepat yaitu dengan penurunan asupan natrium dan peningkatan asupan kalium. Kalium dapat menghambat kinerja enzim angiotensin sehingga proses konversi renin menjadi renin angiotensin menjadi terhambat dan tidak terjadi peningkatan tekanan darah. Selain itu, kalium juga berperan sebagai natruretik dan diuretic sehingga menyebabkan peningkatan ekskresi natrium urin (Theodoridis et al. , 2. Magnesium Zat gizi mikro seperti magnesium juga dibutuhkan tubuh dalam pengendalian tekanan darah. Magnesium menurunkan natrium dan kalsium intraseluler, yang meningkatkan tekanan darah. magnesium berperan dalam menghambat saluran kalsium alami, menghambat melekatnya atrium ke sel otot polos pembuluh darah, meningkatkan prostaglandin E yang menyebabkan vasodilatasi, mengikat kalium secara koperatif meningkatkan oksidatif nitrat, memperbaiki disfungsi endotel, dan menurunkan tekanan darah. Magnesium efektif dalam menurunkan darah dengan kombinasi beberapa zat gizi mikro mineral seperti kalium (Houston, 2. Setengah buah alpukat sekitar 68g memiliki kandungan magnesium sebesar 19,5 g dan kalium sebesar 345 mg (Dreher & Davenport, 2. Pada penelitian (Muzakar et al. , 2. menggunakan jus alpukat dengan kombinasi madu dan coklat hitam dan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tekanan darah dengan pemberian jus tersebut. Selain alpukat, coklat hitam diketahui memailiki senyawa polifenol yang memiliki efek pada kesehatan yaitu flavanol. Berdasarkan studi meta-analisis menunjukkan bahwa cokelat hitam kaya flavanol mampu menurunkan tekaann darah sistolik maupun diastolik (Ried et al. , 2. Pada penelitian (Ahmad et al. , 2023. Anggreni et al. , 2020. Berutu & Lingga, 2025. Ivana et al. , 2021. Makmun et al. , 2025. Pringgayuda et al. , 2021. Rahayu et al. , 2022. Ratnadewi et al. , 2. memberikan jus mentimun pada penderita hipertensi dan hasilnya mengalami penurunan tekanan darah. Pada penelitian (Adam & Aswad, 2020. Cahyani & Mujahid, 2. mengguna jus pepaya menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah secara signifikan. Pada penelitian (Rohmatin et al. , 2024. Simamora et al. , 2. menggunakan jus dan rebusan daun seledri, hasil menunjukkan bahwa terjadia penurunan tekanan darah. Ketiga buah dan daun ini memiliki kandungan kalium dan magnesium yang dapat membantu menurunankan tekanan darah. Vitamin A dan -karoten Pada umumnya karoteroid tersebar dalam produk organik dan sayuran, tersedia dalam bentuk prekursor vitamin A (-karoten dan -karote. Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan hubungan penyakit kardiovaskular dan beberapa penyakit kronis lainnya. -karoten diketahui dapat menurunkan reaksi oksidatif, sehingga dapat mengurangi hipertensi dengan menurunkan tekanan darah pada wanita preeklamsia (Talaulikar & Manyonda, 2. Hasil penelitian yang memberikan jus semangka, tomat, dan wortel pada penderita hipertensi menunjukkan terjadi penurunan tekanan darah secara signifikan (Andriani et al. , 2023. Badrujamaludin et al. , 2025. Basri et al. , 2023. Cholifah & Hartinah, 2021. Wardani et al. , 2. Salah satu mekanisme yang menjelaskan penelitian ini memiliki efek pada penurunan darah adalah sifat antioksidan pada -karoten yang berperan dalam menghilangkan ROS dan menurunkan stres oksidatif. Selain itu, antioksidan dapat menyebabkan This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. produksi nitrat, yang berperan dalam pelebaran pembuluh darah dan mampu menurunkan tekanan darah (Baradaran et al. , 2014. Varadharaj et al. , 2. Namun, -karoten di ketahui bertindak sebagai prooksidan pada konsentrasi yang tinggi, yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan inflamasi. Akibatnya, dapat merusak pembuluh darah dan berkontribusi pada kejadian hipertensi. Studi lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui mekanisme yang tepat bagaimana -karoten dan total asupan vitamin A dapat mempengaruhi tekanan darah karena hasil masih tidak konsisten (Rahmanian et al. , 2. Flavonoid Buah dan sayur yang digunakan memiliki kandungan flavonoid, likopen, dan ada beberapa yang mengandung vitamin C. Pada pemberian jus alpukat kombinasi madu dan coklat hitam, rebusan daun alpukat, seledri, jus apel, jus wortel, jus pepaya, jus belimbing, jus tomat, dan jus semangka memiliki kandungan antioksidan tersebut dan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dan perbedaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi (Anggraeni et , 2021. Apriza, 2020. Badrujamaludin et al. , 2025. Damawiyah & Wijayanti, 2021. Fandizal et al. , 2021. Girsang, 2021. Hardiyanti et al. , 2023. Hariati et al. , 2022. Muzakar et al. , 2023. Richter et al. , 2021. Rohmatin et al. , 2024. Solihati et al. , 2. Flavonoid merupakan senyawa polifenol yang berasal dari Flavonoid dikategorikan menjadi 6 subkelas utama berdasarkan struktur kimia, termasuk antosianin, flavon-3-ol, flavon, flavonoid, dan isoflavone. Senyawa ini memiliki efek anti-inflamsi, antistres oksidatif, anti-diabetes, anti-kanker, dan efek lainnya. Mekanisme dalam menurunkan tekanan darah adalah efek dari flavonoid yang memiliki sifat anti stres oksidatif dan menghambat aktivitas faktor inflamasi, sehingga dapat menghambat respon inflamasi dan memberikan perlindungan pada pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Penelitian lain menunjukkan kejadian hipertensi menurun seiring dengan adanya peningkatan asupan antosianin total (Al-Khayri et al. , 2022. Wan et al. , 2. Likopen Selain flavonoid, likopen berperan sebagai penangkal radikal bebas yang memiliki sifat antioksidan yang paling kuat. Memiliki peran penting dalam menghambat stres oksidatif, meningkatkan fungsi vaskular, dan menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Studi Meta-analisis menunjukkan bahwa likopen dapat secara efektif menurunkan tekanan darah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likopen yang terdapat dalam tomat dapat menjadi alternatif sebagai pengobatan non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah(Li & Xu, 2. Serta mendukung hasil penelitian yang memberikan intervensi jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi (Badrujamaludin et al. , 2025. Basri et al. , 2023. Cholifah & Hartinah, 2. Kandungan likopen pada tomat segar sebesar 5. 6 mg/100g dan 9. 04/100g pada jus tomat. Pengolahan tomat menjadi jus tomat meningkatkan kadar likopen. Likopen memiliki efek anti-hipertensi dengan menghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE) dan karena efek anti-oksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif yang diinduksi oleh angiotensin II dan akhirnya secara tidak langsung dapat meningkatkan produksi Nitric Oxide di endothelium. Likopen, dengan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, seperti katalase dan superoxide dismutase (SOD) dapat melindungi sel endotel terhadap kerusakan oksidatif dan mengatur tekanan darah. pada akhirnya penurunan tekanan darah dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular (Przybylska & Tokarczyk, 2. Selain tomat, semangka, pepaya, dan wortel juga memiliki kandungan likopen, meskipun kadarnya lebih rendah daripada tomat dan semangka. This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Volume : 04 | Nomor 02 | Juli 2025 | E-ISSN : 2809-9117 | DOI: doi. org/healthcaring. Kesimpulan Untuk menurunkan kejadian dan pencegahan hipertensi dengan menurunkan tekanan darah secara efektif menggunakan metode alami dengan mengkonsumsi sayur dan buah yang memiliki kandungan gizi yang baik seperti semangka, tomat, wortel, belimbing. Literature review ini mengidentifikasi sejumlah zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral serta antioksidan yang digunakan dalam pengobatan hipertensi tanpa komplikasi dengan mengurangi stres oksidatif. Referensi