POLINOMIAL Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Issue 1 . , pp. Online: https://ejournal. org/index. php/jp e-ISSN: 2830-0378 Penggunaan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Nur Fadilah 1. Shofia Hidayah 2*. Wahyudi Teguh Santoso 3 1,2 Universitas Nurul Jadid 3 MA Nurul Jadid *Corresponding Author: shofiahidayah@unuja. Submitted: 04 November 2025 | Revised: 22 December 2025 | Accepted: 01 January 2026 Abstrak Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XII Bahasa 2pada materi kombinatorik melalui penerapan metode Number Head Together (NHT). Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas XII Bahasa 2 MA Nurul Jadid. Data dikumpulkan menggunakan tes tulis, dan wawancara kepada guru dan siswa. Penerapan metode NHT dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus nilai rata-rata kelas sebesar 56,5. Setelah penerapan Tindakan pada siklus 1 dengan metode NHT, rata-rata kelas meningkat menjadi 71,2 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,4. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes belajar siswa. Sedangkan Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi Kata kunci: metode number head together, hasil belajar, matematika Abstract This study is a Classroom Action Research (CAR) aimed at improving the mathematics learning outcomes of Grade XII Language 2 students on the topic of combinatorics through the application of the Numbered Heads Together (NHT) method. The research subjects consisted of 30 students from Grade XII Language 2 at MA Nurul Jadid. Data were collected through written tests and interviews with teachers and students. The implementation of the NHT method was carried out in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that the average score in the pre-cycle stage was 56. After implementing the NHT method in Cycle 1, the class average increased to 71. 2, and in Cycle 2 it further increased to 83. These findings demonstrate that the application of the NHT method can improve studentsAo learning outcomes. Data analysis was conducted using both quantitative and qualitative descriptive methods. Quantitative data were obtained from students' learning test results, while qualitative data were obtained from observation Keywords: Numbered Heads Together method, learning outcomes, mathematics PENDAHULUAN Pendidikan adalah faktor yang sangat mendukung dalam memajukan bangsa, dengan generasi yang berpendidikan suatu bangsa akan mengalami perkembangan. Namun, seringkali muncul tantangan dalam proses pembelajaran, terutama dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi matematika. Matematika merupakan mata Pelajaran yang sangat penting untuk diajarkan disetiap jenjang Pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah Hal ini sejalan dengan peraturan Menteri Pendidikan nasional nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi, yang menyatakan bahwa mata Pelajaran matematika perlu diberikan kepada seluruh siswa sejak Tingkat sekolah dasar. This is an open access article under the CC BY-SA license. Copyright A 2026 by Author | 93 Jurnal Polinomial. Volume 5 Issue 1 . , pp. 93-99, Nur Fadilah. Shofia Hidayah. Wahyudi Teguh Santoso Namun, banyak siswa dari kalangan manapun beranggapan bahwa matematika adalah Pelajaran yang sulit untuk dipahami. Karena, materi yang abstrak dan menuntut untuk berfikir logis tinggi. persepsi kesulitan tersebut membuat siswa menjadi kurang bersemangat untuk mengikuti pembelajaran dan enggan berlatih menyelesaikan soal. Pada akhirnya, hal ini berpengaruh pada rendahnya hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan nilai pretest dari hasil observasi awal yang dilakukan peneliti pada siswa kelas XII bahasa2 MA Nurul Jadid diperoleh informasi bahwa hanya ada 5 dari 30 siswa yang nilainya diatas KKM. Selain itu dari observasi awal diperoleh informasi bahwa guru cenderung menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi. Hal ini menjadi bisa menjadi salah satu penyebab siswa kurang berminat dalam mempelajari matematika karena dengan metode ini siswa cenderung bersifat pasif selama proses pembelajaran. Sejalan dengan hal tersebut. Moedjiono (Samben, 2. berpendapat bahwa dengan menggunakan metode ceramah maka siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran cenderung pasif yang akan berdampak pada minat dan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan masalah yang sudah dipaparkan maka guru perlu memiliki strategi dan metode pembeljaran lain untuk menarik minat siswa. Seperti menggunakan model pembelajaran yang kreatif agar murid tidak merasa bosan dikelas. Pilihan model pembelajaran yang tepat untuk siswa dapat membantu meningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Model pembelajaran Adalah pendekatan yang digunakan oleh guru untuk mengorganisir dan menyajikan materi pembelajaran pada siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yakni model pambelajaran kooperatif Number Head Together. Menurut komala sari, model NHT adalah model pembelajaran dimana setiap siswa diberi nomor lalu dibentuk kelompok kemudian guru memanggil nomor kepala siswa secara Model ini membuat suasana kelas menjadi interaktif. Karena Penerapan model NHT ini menuntut siswa untuk bertanggung jawab pada kelompoknya. Dengan model NHT ini guru dapat membantu peserta didik untuk mendapatkan informasi, cara berfikir kritis, dan mengekspresikan ide karena model ini termasuk pedoman untuk merancang pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar sisswi kelas XII Bahasa2 MA Nurul Jadid dengan menggunakan model pembeljaran Number Head Together. Melalui model ini, siswa jadi lebih aktif karena setiap anggota kelompok berpeluang untuk menjawab. NHT juga mengembangkan kerja sama, melatih berpikir kritis dan komunikasi, serta meningkatkan pemahaman konsep melalui diskusi Penerapan model ini memudahkan guru dalam mengelola kelas, karena seluruh siswa terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar. Berdasarkan penjelasan diatas maka penelitian ini akan membahas AuPenggunaan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika SiswaAy. METODE Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dimana tahapan setiap siklusnya terdiri dari perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XII Bahasa 2 MA Nurul Jadid dengan jumlah siswi 30 orang penelitian ini dilaksanakan selama 8 pekan mulai tanggal 04 agustus 2025 sampai dengan 06 Oktober 2025. Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 94 Jurnal Polinomial. Volume 5 Issue 1 . , pp. 93-99, Nur Fadilah. Shofia Hidayah. Wahyudi Teguh Santoso Instrumen penelitian yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini meliputi tes hasil belajar, dan lembar observasi. Tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada setiap siklus. Lembar observasi digunakan untuk mengamati aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Guna mengukur keberhasilan penelitian ini maka dari pra siklus sampai siklus kedua diadakan tes. Penelitian ini dikatakan berhasil jika hasil tes mencapai tiga indicator yaitu : Pembelajaran dengan menerapkan model Number Head Together (NHT) ini memberi peningkatan hasil belajar siswa sebesar Ou 75%. Indicator keberhasilan dalam penelitian ini Adalah tercapainya 75% siswa mendapat nilai Ou 70. Apabila nilai evaluasi Ou 75% Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes belajar siswa yang dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi yang dianalisis untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa dan keterlaksanaan model pembelajaran NHT, sehingga dapat disimpulkan efektivitas penerapan model tersebut dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. HASIL PENELITIAN Langkah awal dalam penelitian ini adalah observasi guna mengidentifikasi masalah yang terjadi saat proses pembelajaran dan sebagai upaya untuk mencari Solusi. Peneliti melakukan wawancara dengan guru dan siswa di kelas yang akan dijadikan PTK yakni kelas XII Bahasa2 MA Nurul Jadid. Kemudian mengambil data nilai siswa dengan melakukan postest. Dari hasil post tes tersebut menunjukkan bahwa hanya ada 5 dari 30 siswa yang nilainya diatas KKM, hasil post tes dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Data Nilai Pra Siklus Kelas XII Bahasa2 Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 95 Jurnal Polinomial. Volume 5 Issue 1 . , pp. 93-99, Nur Fadilah. Shofia Hidayah. Wahyudi Teguh Santoso Dari data tersebut dapat dilihat hasil belajar siswa pra siklus melalui Tabel 1 Table 1. Hasil Belajar Siswa Prasiklus Jumlah Nilai Nilai Terendah Nilai Rata-rata Kelas Siswa yang Tuntas Jumlah Presentase Siswa yang Tidak Tuntas Jumlah Presentase Berdasarkan pada tabel 1 hasil pre test menunjukkan dari 30 siswa hanya 5 siswa yang memenuhi KKM. Dikarenakan Sebagian siswa masih kurang paham dengan materi Kombinatorik. Pada tahap selanjutnya peneliti akan melakukan pelaksanaan yakni tahap untuk mencapai indicator keberhasilan. Siklus akan berhenti pada saat indicator keberhasilan sudah Adapun PTK yang dilakukan peneliti terdiri dari empat tahap yaitu: Perencanaan . Peneliti mengawali tahap perencanaan ini dengan mengidentifikasikan dan menganalisis masalah belajar siswa. Kemudian mencari Solusi yang tepat dengan memilih metode, dan strategi yang tepat untuk diterapkan. Disini peneliti memilih metode pembelajaran NHT (Number Head Togethe. setelah menentukan metode yang akan diterapkan peneliti melanjutkan dengan membuat Modul Ajar kurikulum Merdeka dengan metode NHT, menyiapkan LKPD sebagai penerapan dari metode NHT, mendesain perangkat pembalajaran yang akan digunakan sebagai pendukung dalam penerapan metode NHT, juga menyiapkan lembar evaluasi berupa pilihan ganda yang diberikan setiap akhir siklus. Pelaksanaan Tindakan (Actin. Dalam tahap ini peneliti menjalankan yang sudah dirancang yakni metode pembelajaran NHT yang berpatokan pada modul ajar Kurikulum Merdeka dengan waktu 2 y 35 menit pada setiap pertemuan. Langkah-langkah dalam setiap pertemuan adalah pembukaan, kegiatan isi, dan penutup. Kegiatan pembuka dimulai dengan doa bersama yang dipimpin guru, mengecek kehadiran siswa, memberi motivasi belajar, apersepsi, pertanyaan pemantik, dan tujuan pembelajaran. Selanjutnya adalah kegiatan inti yang dimulai dengan menerapkan metode NHT ada beberapa langkah dalam metode ini yang pertama siswa dibagi dalam kelompok-kelompok. Masing-masing siswa dalam kelompok diberi nomor, guru memberikan tugas/pertanyaan dan masing-masing kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan setiap anggota kelompok memahaminya, guru memanggil salah satu nomor siswa dan nomor yang dipanggil melaporkan hasil Kerjasama mereka, kelompok lain memberi tanggapan, dan terakhir guru menyimpulkan pembelajaran. Pada kegiatan penutup guru menanyakan tentang pengalaman belajar kepada siswa dan menginformasikan materi yang akan dipelajari dipertemuan selanjutnya, lalu ditutup dengan membaca doAoa bersama. Langkah-langkah ini dilakukan pada setiap pertemuan yang mana peneliti melakukan tahap acting ini selama 2 kali tatap muka pada setiap siklus. Observasi (Observin. Pada tahap observasi, kegiatan difokuskan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pengetahuan siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran NHT. Dalam tahap ini, siswa diberikan tes sebagai alat ukur untuk menilai hasil belajar mereka. Tes tersebut Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 96 Jurnal Polinomial. Volume 5 Issue 1 . , pp. 93-99, Nur Fadilah. Shofia Hidayah. Wahyudi Teguh Santoso bertujuan untuk melihat peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari melalui penerapan metode NHT. Peneliti memilih menggunakan tes tulis karena dianggap sebagai cara yang lebih objektif dan akurat dalam memperoleh data nilai siswa. Melalui tes tulis, peneliti dapat menilai kemampuan kognitif siswa secara langsung berdasarkan jawaban yang mereka berikan, sekaligus membandingkan hasil sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran, sehingga dapat diketahui efektivitas metode NHT dalam meningkatkan hasil belajar. Refleksi (Reflectin. Refleksi dilaksanakan setelah observasi dan Tindakan dilakukan. Pada tahapan ini peneliti melakukan analisis terhadap hasil proses pembelajaran dan hasil tes tulis untuk mengukur keberhasilan metode NHT. Juga untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas XII Bahasa2 MA Nurul Jadid. Jika pada hasil refleksi tidak sesuai dengan indicator keberhasilan maka dilakukan perbaikan metode pembelajaran untuk dilaksanakan pada siklus berikutnya. Hasil nilai yang diperoleh setelah dilkukan tidakan pada siklus 1 sampai siklus 2 dengan metode NHT dapat dilihat pada gambar 2. ADELIA IKLILAH AFIN NUR ALFIYATUZA ANINDYA AYEISHAA BALQIS ZAHRO BILQISTA CAHAYA CELSYA DEWI SAFITRI DILA ENNI FITRI HAFIDZOTULA HOLIFATURA INDAH LATHIFAH INDIRA AZZAHRA KHOIRUNISAK MILA NABILAA NADA NADHIFA PUTRIA NAILAHA NURA RUAIFATUSA SAFINA PUTRI TRINIL AUFA WARDATUL H YENI ZAHRORUSA SIKLUS 1-2 Gambar 2. Hasil siklus 1-2 Dari data tersebut dapat dilihat hasil belajar siswa melalui Tabel 2. Table 2. Hasil Siklus 1-2 Siklus Jumlah Nilai Nilai Terendah Nilai Ratarata Kelas Siswa yang Tuntas Jumlah Presentase Siswa yang Tidak Tuntas Jumlah Presentase Berdasarkan table 2 diatas dapat dilihat bahwa hasil belajar matematika siswa kelas XII Bahasa2 sudah mencapai indicator keberhasilan, terdapat 21 siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan dengan presentase 70% dan siswa yang tidak memenuhi kriteria sebanyak 9 siswa dengan persentasi 30% dan memperoleh hasil rata-rata 71,2. Kemudian di siklus dua sudah tidak ada siswi yang nilainya tidak mencapai KKM dengan rata-rata 83,4. Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 97 Jurnal Polinomial. Volume 5 Issue 1 . , pp. 93-99, Nur Fadilah. Shofia Hidayah. Wahyudi Teguh Santoso PEMBAHASAN Sebelum penelitian dilakukan, hasil belajar matematika . ra-siklu. siwa kelas XII Bahasa2 MA Nurul jadid menunjukkan bahwa hanya ada 5 siswa yang mencapai nilai KKM, dengan rata-rata kelas hanya sebesar 56,5. Setelah pelaksanaan siklus 1, terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 21 orang . %), sedangkan 9 siswa . %) masih belum memenuhi KKM. Nilai rata-rata kelas pada siklus 1 pun meningkat menjadi 71,2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Futeri Maharani suradi. Rusi Rusmiati Aliyyah . penelitian tersebut berhasil menerapkan metode NHT pada mata Pelajaran matematika di SDN 1 Cicurung, pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa metode Number Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Setelah dilakukan penelitian mulai dari pra siklus sampai siklus 1 menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut terjadi setelah diterapkannya metode NHT pada materi aturan pengisian tempat. Berikut diagram 3 yang menunjukkan perbandingan hasil belajar matematika siswa kelas XII Bahas2 MA nurul Jadid. Perbandingan Pra-siklus 2 ADELIA IKLILAH AFIN NUR ALFIYATUZA ANINDYA AYEISHAA BALQIS ZAHRO BILQISTA CAHAYA CELSY CHOSLIFAH DEWI SAFITRI DILA ENNI FITRI HAFIDZOTULA HOLIFATURA INDAH LATHIFAH INDIRA AZZAHRA KHOIRUNISAK MILA NABILAA NADA NADHIFA PUTRIA NAILAH NISRINAA NURA RUAIFATUS SHOFIA SAFINA PUTRI TRINIL AUFA WARDATUL H YENI ZAHRORUS SYITAA Gambar 3. Hasil pra-siklus 2 Berdasarkan dari data perbandingan maupun diagram 3, dapat diketahui bahwa dari pra siklus sampai dengan siklus 1 dalam penelitian Tindakan kelas hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa dari pra siklus sampai siklus 2 dapat dilihat pada Table 3. hasil pra siklus-siklus 2 Keterangan Nilai tertinggi Nilai terendah Mencapai KKM. Ou . Pra Siklus Siklus 1 Siklus 2 Berdasarkan table 3 peningkatan asil belajar matematika siswa kelas XII bahasa2 diatas dapat kita lihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi kombinatorik dengan menerapkan metode NHT dari prasiklus sampai siklus 2 mengalami Open Access: https://ejournal. org/index. php/jp | 98 Jurnal Polinomial. Volume 5 Issue 1 . , pp. 93-99, Nur Fadilah. Shofia Hidayah. Wahyudi Teguh Santoso Data yang diperoleh dari hasil tes menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara bertahap dan cukup baik sebelum diterapkan metode Number Head Together (NHT). SIMPULAN DAN SARAN Penerapan metode NHT menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika materi kombinatorik kelas XII Bahasa2 MA Nurul Jadid. Hal ini dapat dilihat dari pra siklus sampai siklus 2, dimana pada pra siklus hanya ada 5 siswa yang nilainya mencapai KKM dengan ratarata kelas 56,5. Siklus 1 meningkat menjadi 21 siswa yang mencapai ketuntasan dengan ratarata kelas 71,2. Dan pada siklus 2 tidak ada siswa yang nilainya di bawah KKM dengan ratarata kelas 83,4. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan saran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. bagi guru setiap pembelajaran sebaiknya diterapkan berbagai strategi pembelajaran yang bervariasi dan dapat membuat siswa merasa senang dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. meningkatkan hasil belajar, minat dan motivasi belajar bagi siswa. bagi pihak sekolah dapat dijadikan referensi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah serta meningkatkan fasilitas pada lingkungan DAFTAR PUSTAKA