MABNY : Journal of Sharia Management and Business Vol. 3 No. 2 Oktober 2023 Implementasi CSR dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Di PT Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalonga. Khairul Anwar. Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pekalongan. Indonesia Corresponding author: akhairul236@gmail. Abstract: This research aims to find out and analyze how Corporate Social Responsibility is implemented at PT Pisma Putra Textile. Pekalongan Regency, as well as analyzing the perspective of Islamic business ethics in implementing CSR. In this research, researchers used qualitative research. The type of research used in this research uses a qualitative descriptive approach. Using primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews, observation and documentation. Meanwhile, secondary data was obtained through books related to By using a data validity test method which is then analyzed using triangulation techniques to find research conclusions. The results of this research conclude that the implementation of Corporate Social Responsibility carried out by PT Pisma Putra Textile Pekalongan Regency is generally more directed towards social assistance such as the distribution of basic necessities and sarongs every Eid al-Fitr holiday, compensation for orphans every month of Ramadhan, distribution of meat or sacrificial animals every day Eid al-Adha, blood donation, and other incidental social assistance such as assistance for flood victims and other natural disasters. In general, the implementation of PT Pisma Putra Textile's CSR is in accordance with the values of Islamic business ethics, but its implementation is still relatively small and cannot be said to bring prosperity to society. Keywords: CSR. Islamic Business Ethics. PT Pisma Putra Textile. Pekalongan Regency Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi Corporate Social Responsibility di PT Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan, serta menganalisis perspektif etika bisnis Islam dalam implementasi CSR tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Memakai data primer dan data Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Dengan mengunakan metode uji keabsahan data yang kemudian di analisis menggunakan teknik triangulasi untuk mencari hasil kesimpulan penelitian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwaImplementasi Corporate Social Responsibility yang dilakukan PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan secara umum lebih mengarah kepada bantuan sosial seperti pembagian sembako dan sarung setiap hari raya idul fitri, santunan anak yatim piatu setiap bulan ramadhan, pembagian daging atau hewan qurban setiap hari raya idul adha, donor darah, dan bantuan sosial lain yang sifatnya insendental seperti bantuan untuk korban banjir dan bencana alam yang lainnya. Secara umum implementasi CSR PT Pisma Putra Textile sudah sesuai dengan nilai-nilai etika bisnis Islam hanya saja untuk implementasinya masih tergolong kecil dan belum bisa dikatakan mensejahterakan masyarakat. Kata Kunci: CSR. Etika Bisnis Islam. PT Pisma Putra Textile. Kabupaten Pekalongan Khairul Anwar PENDAHULUAN Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi (Wikipedia, 2. Salah satu jenis Perusahaan yang ada di Indonesia adalah berbentuk PT (Perseroan Terbata. Perseroan Terbatas adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Perusahaan-perusahaan besar kebanyakan berbentuk perseroan terbatas. kebaikan yang terpenting dari perseroan terbatas adalah di dalam kemampuannya memperoleh modal (Sukirno, 2. Salah satu perusahaan yang berbentuk PT adalah perusahaan yang bergerak di bidang Perusahaan tekstil dalam menjalankan usahanya pasti ada yang namanya kegiatan perusahaan tekstil pasti ada dampak negatif yang ditimbulkan dari kegiatan produksi di dalamnya, seperti pencemaran limbah pabrik sehingga mencemari sumur-sumur warga dan pencemaran sungai yang dapat mematikan ekosistem di dalamnya, pencemaran limbah yang menyebabkan tanah tidak subur, kebisingan suara mesin pabrik yang menggangu kenyamanan warga sekitar, serta polusi udara yang dihasilkan dari proses produksi. Banyak dampak negatif yang dihasilkan oleh perusahaan tekstil. agar nama baik suatu perusahaan tetap terjaga, sebuah perusahaan harus melakukan sesuatu yang berdampak positif kepada Hal tersebut bisa dilakukan dengan melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggungjawab sosial perusahaan. Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (Selanjutnya disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya . amun bukan hany. perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang diantaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan pengertian tersebut. CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak terhadap pemangku seluruh kepentingannya. CSR sebuah perusahaan berkenaan dengan etika Disini terdapat tanggung jawab moral perusahaan baik terhadap karyawan perusahaan maupun masyarakat di sekitar perusahaan (Darmawati, 2. Etika bisnis adalah pengaturan khusus mengenai moral, benar dan salah. Fokusnya kepada standar-standar moral yang diterapkan dalam kebijakan-kebijakan bisnis, institusi dan tingkah laku. Etika bisnis, dengan kata lain adalah bentuk etika terapan yang tidak hanya menyangkut analisis norma-norma moral dan nilai-nilai moral, tetapi juga menerapkan konklusi analisis ini terhadap lembaga-lembaga, teknologi, transaksi, aktivitas-aktivitas yang kita sebut bisnis. Jika dilihat dalam perspektif Islam. CSR sebenarnya merupakan konsekuensi inhern dari ajaran Islam. Tujuan dari syariat Islam (Maqaid al syaria. adalah malauah sehingga bisnis adalah upaya untuk menciptakan malauah, bukan sekadar mencari keuntungan. Bisnis dalam Islam memiliki posisi yang sangat mulia sekaligus strategis karena bukan sekadar diperbolehkan di dalam Islam,melainkan justru diperintahkan oleh Allah dalam Al-QurAoan (Lubis, 2. Keterkaitan CSR dengan etika ekonomi Islam salah satunya berdasarkan prinsip Berkaitan dengan konsep kesatuan, dua konsep Islam al-adl dan al-ihsan menunjukkan suatu keadaan keseimbangan/kesejajaran sosial. Al-QurAoan menyatakan: AuSesugguhnya. Allah menyuruh kamu berbuat adil dan ihsan. Ay (QS. An-Nahl . : . Dalam konteks ekonomi, etika bisnis adalah syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh pelaku bisnis dalam menegakkan konsep keseimbangan ekonomi. Menanggapi konsep CSR dalam sejarah ekonomi perusahaan maka Islam sangat menyambut baik kegiatan CSR ini. Implementasi CSR dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Di PT Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalonga. pelaku ekonomi dalam Islam bertanggung jawab untuk menyantuni masyarakat dan memperhatikan lingkungan sekitar. Kegiatan sosial perlu satu konsep dalam Islam, sehingga selaras dengan tujuan ekonomi Islam. CSR dalam Islam merupakan salah satu cara dalam mencapai tujuan ekonomi Islam, yaitu kesejahteraan ekonomi, keadilan, distribsi pendapatan yang adil, kebebasan individual dalam konteks kesejahteraan sosial (Wahyuddin, 2. Banyak perusahaan yang sudah menerapkan CSR. Salah satunya adalah PT Pisma Putra Textile yang merupakan perusahaan di bidang pemintalan benang di Kabupaten Pekalongan. Perusahaan ini sudah mulai melakukan CSR pada saat perusahaan ini mulai diresmikan pada tanggal 26 februari 2000, pada waktu itu perusahaan membagikan sembako pada kalangan kurang mampu setiap menjelang hari raya idul fitri. Seiring berjalannya waktu CSR PT Pisma Putra mengalami peningkatan seperti memberikan bantuan air bersih dan mushola, memberikan daging qurban, memberikan bantuan untuk korban bencana, santunan anak Walaupun konsep CSR yang dilakukan PT Pisma Putra Textile masih sebatas bantuan sosial, dalam arti belum sepenuhnya menerapkan CSR yang sifatnya jangka panjang, namun CSR yang diterapkan oleh PT Pisma Putra Textile termasuk rutin, tiap tahun bahkan tiap bulannya memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar. Hal ini di perkuat bahwa PT Pisma Putra Textile pernah meraih penghargaan dari pemerintah Jawa Tengah sebagai perusahaan yang melakukan CSR tergiat dengan menempati peringkat ketujuh se-Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi CSR pada PT Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan dan menganalisis implementasi CSR tersebut dalam perspektif atau dimensi Etika Bisnis Islam. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan . ield researc. dengan menggunakan metode pendekatan kasus . ase stud. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini di PT Pisma Putra Textile, yang berada di Jalan Raya Pait Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Penulis memilih lokasi penelitian di PT. Pisma Putra Textile karena di perusahaan tersebut sering melakukan program Corporate Social Responsibility. Subyek dalam penelitian adalah HRD PT. Pisma Putra Textile, karyawan dan masyarakat sekitar Perusahaan PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan yang pernah menerima program CSR dari perusahaan. Sedangkan objeknya adalah analisis implementasi CSR, tepatnya implementasi CSR pada pemberdayaan masyarakat dalam perspektif etika bisnis Islam pada PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik simple random sampling. Random sampling dipakai untuk menentukan jumlah dan obyek yang diteliti, dalam hal ini karyawan pabrik dan masyarakat sekitar perusahaan. Jadi, obyek penelitian masyarakat penerima CSR dan karyawan penerima CSR dipilih secara acak. Metode pengumpulan datanya memakai observasi, wawancara dan Analisis keabsahan data menggunakan trianggulasi. Adapun analisis data yang dilakukan oleh peneliti meliputi tiga kegiatan, yaitu: Reduksi data. Pemaparan data dan Penarikan Simpulan (Prastowo, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Program CSR Dari hasil wawancara dengan beberapa informan (Gunawan, 2. , ada beberapa program CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan yang pernah dilakukan oleh PT. Pisma Putra Textile di antaranya : Buka Puasa bersama anak Yatim Piatu setiap pertengahan bulan Ramadhan. Santunan anak yatim piatu setiap pertengahan bulan ramadhan. Khairul Anwar Pemberian berupa THR, bingkisan, dan sarung kepada perangkat desa yaitu desa Yosorejo, desa Pait dan desa Siwalan setiap menjelang hari raya idul fitri. Pemberian beras dan sarung kepada warga sekitar perusahaan yang tergolong kurang mampu setiap menjelang hari raya idul fitri. Pemberian daging qurban dan hewan qurban kepada masyarakat sekitar. Merekrut karyawan baru yang di prioritaskan kepada warga desa Siwalan. Yosorejo, dan Pait. Donor darah setiap 3 bulan sekali. Memberikan dana/sponsor untuk kegiatan kemasyarakatan seperti kegiatan lomba agustusan jika ada warga yang meminta. Memberikan dana untuk pembangunan sarana ibadah seperti mushola dan masjid jika dari warga ada yang meminta. Memberikan bibit pohon kepada masyarakat. Memberikan sarana air bersih dan pembangunan mushola kepada masyarakat desa Yosorejo khususnya di RT 01/RW 01. Memberikan bantuan berupa listrik untuk menerangi jalan di desa Siwalan tepatnya dijalan belakang pabrik. Memberikan beasiswa pendidikan kepada karyawan yang berprestasi . alam hal ini karyawan telada. Implementasi Corporate Social Responsibility Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam Di atas telah disampaikan tentang implementasi CSR di PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan. Program tanggung jawab sosial yang dilaksanakan oleh PT. Pisma Putra Textile tidak ada yang melanggar aturan. semuanya memberikan manfaat yang positif baik bagi masyarakat sekitar maupun karyawan perusahaan. Dalam pembahasan ini penulis akan menganalisis implementasi CSR di PT. Pisma Putra Textile dalam perspektif Etika Bisnis Islam yang meliputi Keadilan. Keseimbangan. Kehendak Bebas. Tanggungj awab, dan Kebajikan (Ihsa. Implementasi CSR dalam Prinsip Keadilan Prinsip ini menuntut kita agar memperlakukan orang lain sesuai dengan haknya. Hak orang lain perlu dihargai dan jangan sampai dilanggar, persis seperti kita pun mengharapkan agar hak kita dihargai dan tidak dilanggar. Prinsip ini mengatur agar kita bertindak sedemikian rupa sehingga hak semua orang terlaksana secara kurang lebih sama sesuai dengan apa yang menjadi haknya tanpa saling merugikan (Raharjo, 2. Dalam konteks ini PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan telah melaksanakan kewajibannya sebagai perusahaan yang menerapkan tanggung jawab sosial kepada CSR yang dilakukan PT. Pisma Putra Textile tertuju pada kalangan anak-anak yatim, orang-orang yang tidak mampu dan bagi orang yang membutuhkan. Seperti yang di sampaikan oleh Bapak Gunawan : AuDalam menerapkan program bantuan sosial PT. Pisma Putra Textile memprioritaskan kalangan yang tidak mampu, termasuk yang program santunan anak yatim itu kan basic mereka betul-betul membutuhkan, terutama yang bantuan daging kurban dan bantuan beras di hari raya idul fitri kita berikan untuk orang-orang yang tidak mampu. Ay PT. Pisma Putra Textile ketika membagi program bantuan sosial kepada masyarakat atau karyawan sudah bisa dianggap adil karena memprioritaskan kalangan yang kurang mampu, kemudian kepada karyawan juga berlaku adil dengan memberikan beasiswa kepada karyawan yang berprestasi, memberikan THR kepada setiap karyawan, memberikan gaji tepat waktu. Implementasi CSR dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Di PT Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalonga. Implementasi CSR dalam Prinsip Keseimbangan Prinsip keseimbangan mengajarkan manusia tentang bagaimana meyakini segala sesuatu yang diciptakan Allah dalam keadaan seimbang dan serasi. Hal ini dapat dipahami dari Alquran Surat Al-Mulk Ayat 3 yang artinya : AuYang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang. Adakah kamu Lihat sesuatu yang tidak seimbang. Ay(QS Al-Mulk . : . Prinsip ini menuntut manusia bukan saja hidup seimbang, serasi, dan selaras dengan dirinya sendiri, tetapi juga menuntun manusia untuk mengimplementasikan ketiga aspek tersebut dalam kehidupan (Baidowi, 2. Sebagai pebisnis, seseorang harus menyeimbangkan antara kebutuhan pribadi dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Keseimbangan yang dilakukan oleh PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan dalam artian antara memenuhi kewajibannya sebagai perusahaan yang berorientasi pada profit, juga melakukan tanggung jawab sosialnya kepada lingkungan sekitar. Artinya perusahaan tidak hanya mengejar laba tetapi juga bergerak dalam ranah sosial. Perusahaan memberikan bantuan sosial kepada mereka yang membutuhkan, kepada karyawan diperlakukan dengan semestinya. Menurut bapak Gunawan : AuPihak Perusahaan percaya pada keajaiban sedekah bahwa ketika rezeki kita sisihkan untuk beramal, kekayaan kita tidak akan berkurang malah justru akan bertambah karena mendapat doAoa dari orang-orang sekitar perusahaanAy. Implementasi CSR dalam Prinsip Kehendak Bebas Pengertian kebebasan dalam perekonomian Islam dipahami dari dua perspektif, pertama perspektif teologi dan kedua perspektif ushul fiqh/falsafah tasyriAo. Pengertian kebebasan dalam perspektif pertama, berarti bahwa manusia bebas menentukan pilihan antara yang baik dan yang buruk dalam mengelola sumber daya alam. Kebebasan untuk menentukan pilihan itu melekat pada diri manusia, karena manusia telah dianugerahi akal untuk memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang mashlahat dan mafsadah . ana yang manfaat dan mudhara. Sedangkan kebebasan dalam pengertian Islam adalah kebebasan yang terkendali . lhurriyah al-muqayyada. Bila diterjemahkan, arti kebebasan bertanggung jawab ke dalam dunia bisnis, khususnya perusahaan, maka kita akan mendapatkan bahwa Islam benarbenar memacu umatnya untuk melakukan inovasi apa saja, termasuk pengembangan teknologi dan diversifikasi produk (Veithzal Rifai, 2. PT. Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalongan adalah salah satu perusahaan yang menerapkan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat. CSR menurut pandangan perusahaan PT. Pisma Putra Textile seperti yang di ungkapkan oleh Bapak Gunawan : AuAda bahwa yang namanya perusahan . itu pasti membutuhkan laba, namun setidaknya kalau kita sisihkan uang untuk kegiatan CSR, pihak perusahaan berharap menjadi perusahaan yang berkah dan berkembang, sehingga dengan adanya CSR tersebut ikut mendukung keberadaan perusahaan. Ay Implementasi CSR dalam Prinsip Tanggung Jawab (Responsibilit. Tanggung jawab sangat terkait dengan dengan hak dan kewajiban, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kesadaran tanggung jawab. Ada dua bentuk kesadaran: pertama, kesadaran yang muncul dari hati nurani seseorang yang sering disebut dengan etika dan Kedua, kesadaran hukum yang bersifat paksaan berupa tuntutan-tuntutan yang diiringi sanksi-sanksi hukum (Abdullah & Antuli, 2. Segala kebebasan dalam melakukan bisnis oleh manusia tidak lepas dari pertanggungjawaban yang harus diberikan atas aktivitas yang dilakukan sesuai dengan apa Khairul Anwar yang ada dalam Al-QurAoan Surat Al-Mudatsir ayat 38: AuTiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,Ay (QS Al-Muddatsir . : . Ay Dalam Konteks ini PT. Pisma Putra Textile telah berbisnis dengan rasa tanggung jawab baik kepada karyawan, lingkungan atau masyarakat sekitar. Kepada karyawan dengan memberikan beasiswa pendidikan bagi yang berprestasi, kepada masyarakat dengan memberikan bantuan-bantuan sosial setiap tahunnya. Implementasi CSR dalam Prinsip Kebajikan (Ihsa. Islam mewajibkan setiap muslim . mempunyai tanggungan untuk bekerja. Bekerja merupakan salah satu sebab pokok yang memungkinkan manusia mencari nafkah . Allah melapangkan bumi dan seisinya dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencari rezeki, antara lain dalam firman Allah swt. Surat Al-Mulk ayat 15 : AuDialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu. Maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. dan hanya kepada-Nya-lah kamu . embali setela. Ay(QS. Al-Mulk . : . (Veithzal Rifai, 2. Islam hanya memerintahkan dan menganjurkan perbuatan baik bagi kemanusiaan, agar amal yang dilakukan manusia dapat memberi nilai tambah dan mengangkat derajat manusia baik individu maupun kelompok. Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) dengan semangat ihsan akan dimiliki ketika individu atau kelompok melakukan kontribusi dengan semangat ibadah dan berbuat karena atas ridho Allah SWT. Ihsan adalah melakukan perbuatan baik, tanpa adanya kewajiban tertentu untuk melakukan hal tersebut. Ihsan adalah beauty dan perfection dalam sistem sosial. Bisnis yang dilandasi unsur Ihsan dimaksudkan sebagai proses niat, sikap dan perilaku yang baik, transaksi yang baik. Serta berupaya memberikan keuntungan lebih kepada stakeholders (Darmawati, 2. Dalam hal memberikan bantuan sosial pihak perusahaan berkeyakinan bahwa harta yang dimiliki perusahaan ada sebagian hak orang lain. Menurut Bapak Gunawan. AuSalah satu faktor yang mendorong perusahaan melaksanakan CSR adalah perusahaan menganggap bahwa di dalam harta yang dimiliki ada sebagian hak bagi orang yang tidak mampu yang harus kita sisihkan. Ay Kepemilikan individu yang tak terbatas, sebagaimana dalam sistem kapitalis, tidak Dalam Islam, menurut (Veithzal Rifai, 2. harta mempunyai fungsi sosial yang kental, sebagaimana firman Allah SWT. Dalam surat Adz-Dzariyat ayat 19 : AuDan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. Ay(QS. Adz-Dzariyat . : . Dalam Ayat tersebut Allah SWT menganjurkan manusia yang memiliki harta lebih agar disisihkan untuk orang-orang yang kurang mampu. PENUTUP Implementasi Corporate Social Responsibility di PT Pisma Putra Textile masih dalam tahap rintisan artinya belum sepenuhnya CSR berskala besar yang memberdayakan Program CSR PT Pisma Putra Textile lebih tertuju kepada bantuan sosial ke masyarakat yang kurang mampu. Program tanggung jawab sosial yang dilakukan perusahaan masih tergolong kecil karena hanya diberikan setahun sekali, dan sasaran yang diberikan tertuju kepada lingkungan sekitar perusahaan yaitu di desa Siwalan. Desa Yosorejo dan Desa Pait. Implementasi CSR yang dilakukan PT. Pisma Putra Textile secara umum sangat bermanfaat bagi yang menerimanya serta juga program CSR yang dilakukan tidak ada yang melanggar aturan dalam Islam dan berdampak positif kepada lingkungan sekitar. Tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh PT Pisma Putra Textile secara umum sudah sesuai dengan nilai-nilai etika bisnis Islam yang meliputi tentang Ihsan. Keadilan, kehendak bebasan. Tanggung jawab dan Keseimbangan. Namun untuk penerapannya masih kecil dan perlu ditingkatkan lagi. Walaupun dengan adanya perusahaan PT Pisma Putra Textile di lingkungan Implementasi CSR dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Di PT Pisma Putra Textile Kabupaten Pekalonga. desa Siwalan. Yosorejo, dan Pait mampu mengurangi pengangguran. Tetapi program CSR yang dilakukan belum mampu sepenuhnya mensejahterakan masyarakat. DAFTAR PUSTAKA