ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR OBJEK WISATA PANTAI LASIANA DALAM KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS Vi SMP NEGERI 20 KUPANG Nirmala Maria Abong Duan, 2Labu Djuli, 3Dian Sari Arindah Pekuwali nirllanduan29@gmail. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana ABSTRACK The focus of this study is AuHow is the Use of Media Image of Lasiana Beach Tourist Attractions in the Poerty Writing skills of Class Vi SMP Negeri 20 Kupang. Ay The purpose of this study is to describe studentsAo ability in writing poetry through the use of image The theory applied in this research is writing theory, as it is beneficial for developing thinking skills, managing emotions, increasing creativity, supporting problem-solving abilities, and providing personal satisfaction. Writing activities aim to encourage students to express their feelings and convey information. The research method used in this study is descriptive qualitative. In this research, the researcher selected poetry writing material by developing the Merdeka Curriculum applied in Grade Vi during the odd semester. Phase D Students were able to write poetry using appropriate aspects. Poetry is a form of literary art used to express feelings and imagination through written language. Based on the analysis conducted on 22 eighth-grade students of SMP Negeri 20 Kupang, the students were considered capable of writing poetry by paying attention to writing rules and aspects. These results can be seen from the percentage of achievement, which shows a success rate of Students were able to write poetry with scores ranging from 70 to 100. A total of 16 students achieved mastery in poetry writing with a percentage of 72%, while 6 students did not achieve mastery with a percentage of 27%. Keywords: Image Media. Lasiana Beach. Poetry Writing ABSTRAK Fokus penelitin ini adalah AyBagaimanakah Penggunaan Media Gambar Objek Wisata Pantai Lasiana dalam Kemampuan Menulis Puisi Kelas Vi SMP Negeri 20 KupangAy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menulis puisi melalui penggunaan media gambar. Teori yang digunakan adalah teori menulis karena bermanfaat untuk mengembangkan cara berfikir, mengelola emosi, meningkatkan kretifitas, dan membantu pemecahan masalah serta kepuasan pribadi. Tujuannya mendorong siswa untuk mengekspresikan dan perasaan dan menyampaikan informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini peneliti memilih materi tentang menulis puisi dengan mengembangkan kurikulum merdeka yang terdapat dikelas Vi pada semester Ganjil Fase D 4. Siswa mampu menulis puisi dengan aspek yang tepat. Puisi adalah sebuah karya seni untuk mengungkapkan perasaan dan imajinasi melalui sebuah http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap 22 siswa kelas Vi SMPN 20 Kupang dalam menulis puisi dengan memperhatikan kaidah serta aspek penulisan dikatakan Hasil tersebut dapat dilihat dari hasil peresentase pencapaian nilai dari tingkat keberhasilan 7,918%. Siswa mampu menulis puisi dengan capaian nilai dari 70-100. Siswa yang digantikan tuntas menulis puisi 16 orang dengan peresentase 72%, sedangkan siswa yang tidak tuntas berjumlah 6 orang dengan peresentase 27%. Kata Kunci: Media Gambar. Pantai Lasiana. Menulis Puisi Pendahuluan Pendidikan merupakan faktor penting dalam menunjang kelangsungan hidup sesuai dengan martabat manusiawi. Oleh karena itu manusia perlu belajar, hanya dengan belajar manusia dapat mengembangkan minat, bakat dan kepribadian yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Taufiq, dkk . menjelaskan pendidikan merupakan usaha sadar, artinya tindakan mendidik bukan merupakan tindakan yang bersifat refleks atau spontan tanpa tujuan dan rencana yang jelas, melainkan merupakan tindakan yang rasional, disengajai, disiapkan, direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Tindakan mendidik harus didasarkan atas tujuan dan dengan alasan-alasan yang rasional, dan normatif, bukan tindakkan serampangan atau asal-asalan. Pada hakikatnya belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi dengan bahasa Indonesia baik secara lisan maupun tertulis. keempat aspek keterampilan berbahasa dalam pembelajarandisajikan secara seimbang dan terpadu. Bahan pembelajaran pemahaman diambil dari bahan mendengarkan dan membaca, yang meliputi pengembangan kemampuan untuk menyerap gagasan, pendapat, pengalaman, pesan, dan perasaan yang dilisankan atau ditulis. Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. Menulis sebagai suatu pengalaman yang aktif adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar. Tentu saja, pengalaman siswa ikut berperan sebagai unsur penting dalam kegiatan menulis khususnya menulis puisi. Pembelajaran menulis puisi sudah lama diajarkan dalam kompotensi dasar di sekolah SMP/MTS sebagaimana tercantum pada standar kompotensi mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Hal tersebut terjabarkan kompetensi dalam menulis standar khususnya kemampuan bersastra, yang terdapat pada KD 16. 2 yakni Aumenulis kreatif puisi berkenaan dengan keindahan alamAy. Berdasarkan hasil observasi di kelas Vi SMP Negeri 20 Kupang terlihat bahwa keterampilan menulis puisi siswa juga rendah. Terdapat beberapa siswa masih mendapatkan nilai dibawah KKM dalam kegiatan menulis puisi padahal KKM yang harus dicapai siswa Selain itu, diperoleh gambaran kondisi siswa awal sebelum penelitian pada saat proses pembelajaran menulis puisi berlangsung. Terlihat siswa tidak terlalu antusias dalam pembelajaran sehingga kegiatan menulis puisi di kelas menjadi kurang menarik. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Berdasarkan masalah di atas, permasalahan yang timbul karena banyak siswa memperoleh nilai yang dibawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang disebabkan karena banyak siswa belum mampu menulis puisi dengan benar dalam proses pembelajaran bahasa indonesia. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dengan mengkolaborasikan media mengajar yang dilakukan dalam proses pembelajaran sehingga memilih salah satu media pembelajaran yang dianggap dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi. Melalui media pembelajaran yang tepat diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Melihat dari permasalahan yang ada, peneliti menetapkan langkah perbaikan dalam pembelajaran menulis puisi, salah satunya yaitu menggunakan media gambar. Dengan demikian, siswa akan terinspirasi dengan apa yang dilihat pada gambar. Media gambar pada keterampilan menulis puisi ini lebih menekankan keaktifan siswa untuk menggali dan mengekspresikan imajinasi dan pikirannya terhadap gambar yang dilihat. Peneliti memilih menulis puisi dengan menggunakan media gambar sebagai bahan kajian karena dalam media gambar siswa diajak dengan mengoptimalkan penglihatan terhadap gambar yang dilihatnya dan mengeksplorasi imajinasinya, kemudian dituangkan oleh siswa melalui kata-kata yang mengandung bahasa puisi. Hal ini sangat sesuai untuk pembelajaran menulis puisi karena dengan melihat gambar memudahkan siswa untuk menuangkan kata-kata dalam bahasa puisi dengan melihat gambar secara nyata dan detail. Dengan kata lain, media gambar ini akan memudahkan siswa untuk menangkap ide-ide kedalam tulisan. Berdasarkan uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang menulis puisi siswa di SMP Negeri 20 Kupang dengan mengangkat judul AuPenggunaan Media Gambar Objek Wisata Pantai Lasiana dalam Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas Vi SMP Negeri 20 KupangAy. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menulis puisi melalui penggunaan media gambar. Landasan Teori Teori Menulis Sutedjo dan Kasnadi . 8: . , mengungkapkan langkah-langkah praktis menulis puisi dengan mempertimbangkan berbagai unsur pembangun yang ada. Semakin kreatif pembelajar dalam menapaki langkah-langkah tersebut, tentunya semakin cepat dan mudah pula untuk mampu menuliskannya. Metode Metode ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Melalui metode deskriptif kualitatif, maka penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 Kualitatif deskriptif artinya mendeskripsikan atau menjelaskan secara terperinci tentang fenomena yang terjadi di lapangan secara nyata apa adanya. Fenomena yang dimaksud adalah penggunan media gambar untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi Hasil Data Hasil Penelitian Adapun penyajian data hasil penelitian Penggunaan Media Gambar Objek Wisata Pantai Lasiana dalam Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas Vi SMP Negeri 20 Kupang. TABEL 4. NILAI KEMAMPUAN SISWA KELAS Vi SMP NEGERI 20 KUPANG Kode Nama Siswa AFA AIF AMEA AMF GDMS GPS 10 HGMI JRS KPJR AY T LAL MML 20 MMFL PSA Jumlah Rata Ae rata Tema dan Isi Aspek Penilaian Pilihan Penggunaan Tipografi Jumlah Nilai Keterangan Skor Akhir kata atau Majas Diksi Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas 1,742 1,272 7,918 http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 Keterangan: 4= Sangat mampu 3= Mampu 2= Cukup mampu 1= Kurang mampu Rumus: Nilai= Skor perolehan x100 Skor maksimal TABEL 4. PERESENTASE TINGKAT KEBERHASILAN SISWA KELAS Vi SMP NEGERI 20 KUPANG Interval Nilai Predikat Tingkat Jumlah Peresentase Siswa Sangat Mampu Mampu Cukup Mampu >70 Kurang Mampu Jumlah Rumus ketuntasan: jumlah siswa yang tuntas x 100 Jumlah seluruh siswa Siswa yang tuntas: 16 x 100 = 72,72% http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Siswa yang tidak tuntas: 6 x 100%= 27,27% Dilihat dari penyajian hasil tabel diatas maka dapat disimpulkan bahwa Siswa Kelas Vi SMP Negeri 20 Kupang dikategorikam mampu mencapai standar KKM 70, berjumlah 16 orang dengan presentase 72,72% dan siswa yang tidak mampu berjumlah 6 dengan presentase 27,27%. Pembahasaan Adapun pembahasaan secara mendalam dan terperinci terkait Penggunaan Media Gambar Objek Wisata Pantai Lasiana dalam Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas Vi SMP Negeri 20 Kupang yang mencakup aspek tema dan isi, pilihan kata . , penggunaan majas, dan tipografi. Struktur Menulis Puisi Pada aspek struktur, menunjukan hasil tulisan siswa yang dinilai berdasarkan tema dan isi, pilihan kata . , penggunaan majas, tipografi. Tema dan isi dalam puisi adalah keseluruhan gagasan pokok yang menjadi dasar terciptanya puisi beserta uraian perasaan, gambaran, dan pesan yang digunakan penyair untuk mengembangkan gagasan tersebut. Tema me rupakan ide utama yang mendasari puisi, sedangkan isi adalah pengungkapan konkret dari ide itu melalui suasana, pengalaman batin, imaji, dan maksud yang ingin disampaikan kepada pembaca. Keduanya menyatu untuk membentuk makna utuh dalam puisi. pilihan kata . merupakan salah satu unsur penting yang menentukan keindahan, kekuatan makna, dan daya imajinasi sebuah Diksi adalah cara penyair memilih dan menggunakan kata-kasta tertentu untuk mengekspresikan perasaan, gagasan, dan pengalaman batin dengan cara yang khas dan bermakna dalam. Karena puisi bersifat padat dan singkat, setiap kata memiliki bobot makna yang besar, sehingga pemilihan kata harus dilakukan secara cermat, tepat, dan penggunaan majas adalah penngunaan gaya bahasa atau perbandingan yang digunakan penyair untuk memperindah Bahasa, menimbulkan kesan imajinatif, dan memperdalam makna puisi. Melalui majas katakata bisa menjadi lebih hidup emosional, dan bermakna ganda sehingga pembaca dapat merasakan keindahan dan perasaan yang ingin http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tipografi adalah tata letak atau bentuk visual puisi diatas kertas bagaiman penulis menata baris, bait, spasi, huruf, dan tanda baca untuk mendukung makna serta keindahan puisinya. Yang dinilai dalam tipografi yaitu, kerapian, penataan baris dan bait, penggunaan tanda baca dan huruf serta kesesuaian bentuk dan isi. Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Aspek Tema dan Isi Kategori Sangat Mampu. Tulisan Puisi Siswa atas Nama KM Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi yang dibuat oleh siswa dengan kode nama KM. Siswa ini dikategorikan sangat baik dengan perolehan skor 4 pada aspek tema dan isi. Siswa mampu menghadirkan tema yang jelas dengan objek yang diamati serta mengembangkan isi puisi secara mendalam dan menyentuh. Penyair menggambarkan keindahan dan suasana pantai lasiana bersama keluarga dengan melihat sunset, merasakan angin lembut, dan menyaksikan aktivitas orang-orang di sekitar pantai. Dengan demikian, siswa menunjukkan kemampuan tinggi dalam menentukan dan mengembangkan tema menjadi isi puisi yang bermakna, sehingga memperoleh skor 4 sesuai dengan kriteria penilaian pada instrumen penelitian yang digunakan peneliti. Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Aspek Tema dan Isi Kategori Mampu. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tulisan Puisi Siswa atas N ama PSA Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama PSA. Siswa ini termasuk dalam kategori mampu dengan perolehan skor 3 pada aspek tema dan isi. Siswa dapat menghadirkan tema yang sesuai dengan objek pengamatan serta mengembangkannya menjadi isi puisi yang mudah dipahami serta menyentuh dan bermakna. Penulis menggambarkan keindahan pantai sore hari, menikmati angin sejuk, pasir putih, laut biru, serta pepohonan hijau yang menambah keindahan suasana. Penulis juga menceritakan banyak orang yang datang untuk berlibur dan bersantai dipantai tersebut. Melalui puisinya, penulis mampu menampilkan rasa kagum dan bahagia terhadap keindahan alam pantai yang menenangkan dan menyenangkan. Ide pokok tersusun secara runtut dan menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pesan yang ingin disampaikan. Hal ini mencerminkan kemampuan siswa dalam menentukan tema serta mengolahnya menjadi isi puisi yang utuh dan menarik, sehingga layak memperoleh skor 3 berdasarkan kriteria penilaian pada instrumen penelitian. Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Tema dan Isi Kategori Cukup Mampu. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 Tulisan Puisi Siswa atas Nama AYT Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama AYT. Siswa ini termasuk dalam kategori cukup mampu dengan perolehan skor 2 pada aspek tema dan Siswa mampu menentukan tema yang relevan dengan objek pengamatan dan menampilkannya secara cukup jelas. Penulis menggambarkan keadaan pantai di sore hari dengan angin yang bertiup sepoi-sepoi, pepohonan yang meneduhkan, dan anak-anak yang bermain gembira. Selain itu, ada juga orang yang duduk sambil menikmati jagung bakar, menggambarkan suasana sore yang hangat. Isi puisi menunjukkan pengalaman penulis saat menikmati keindahan pantai. Ide utama tersusun cukup padu, namun masih terdapat bagian yang kurang kohesif. Secara keseluruhan, siswa telah menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam mengembangkan tema menjadi isi puisi yang bermakna, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam aspek pengolahan bahasa dan penajaman pesan sesuai kriteria penilaian pada instrumen penelitian. Aspek Pilihan kata . Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Aspek Pilihan Kata atau Diksi Kategori Sangat Mampu. Tulisan Puisi Siswa atas Nama AL Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama AL. Siswa ini termasuk dalam kategori mampu dengan perolehan skor 4 pada Pilihan kata atau diksi. Siswa menggunakan pilihan kata yang indah, konkret, dan membangkitkan imajinasi, seperti Aupasir putih menghampar lembut memanggil rinduAy,ombak bersisih perlahat menyambut mentari,Ay dan Aujingga membias, melukis langit dan lautan,Ay. Ungkapan-ungkapan tersebut tidak hanya menggambarkan pemandangan alam, tetapi juga membangkitkan suasana tenang dan damai saat di pantai. Selain itu, penulis juga menggunakan pemilihan kata konkret dan berirama halus, seperti Au Deru ombak, pepohonan hijau, langit Jingga, hembusan angin soreAy yang memperkuat efek keindahan dan menghadirkan gambaran nyata dalam benak pembaca. Diksi yang digunakan menggambarkan suasana senja di kupang secara hidup dan penuh perasaan, menunjukkan pengguaan Bahasa yang baik serta kepekaan terhadap keindahaan Dengan demikian siswa memperoleh perolehan skor 4 sesuai dengan kriteria dalam instrument yang dibuat peneliti. Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Aspek Pilihan Kata atau Diksi Kategori Mampu. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tulisan Puisi Siswa atas Nama AB Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama AB. Siswa ini termasuk dalam kategori baik dengan perolehan skor 3 pada Pilihan kata atau diksi. Siswa menggunakan pilihan kata yang baik, jelas, dan menggambarkan suasana dengan tepat. Puisi AuPantai Lasiana BeachAy bertema tentang keindahan alam dan ketenangan suasana pantai. Penulis menonjolkan keindahan pantai Lasiana yang tenang, damai, dan membuat hati terasa Tema ini mencerminkan rasa kagum dan syukur terhadap keindahan alam yang menenangkan jiwa. Isi puisi menggambarkan suasana sore hari di pantai, penulis datang menikmati ketenangan angin dan pemandangan yang indah. AnakAeanak digambarkan riang bermain pasir, sedangkan orang dewasa duduk bersantai sambil menikmati air kelapa dan keindahan sunset. Selain itu, penulis juga menggambarkan adanya tempat duduk dan pedagang di tepi pantai yang membuat suasana terasa menyenangkan. Dengan demikian siswa memperoleh perolehan skor 3 sesuai dengan kriteria dalam instrument yang dibuat Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Aspek Pilihan Kata atau Diksi Kategori Cukup Mampu. Tulisan Puisi Siswa atas Nama K http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama K. Siswa ini termasuk dalam kategori baik dengan perolehan skor 2 pada Pilihan kata atau diksi. Siswa menulis puisi dengan pilihan kata yang cukup baik dalam memilih kata yang sesuai dengan tema dan mudah dipahami. Diksi yang digunakan mampu menggambarkan suasana pantai yang damai dan indah, meskipum belum sepenuhnya puitis. Aspek Penggunaan Majas Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Penggunaan Majas Kategori Sangat Baik. Tulisan Puisi Siswa atas Nama LAL Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama LAL. Siswa ini termasuk dalam kategori sangat baik dengan perolehan skor 4 pada penggunaan majas. Berdasarkan aspek ini siswa sangat baik dalam memilih dan menerapkan gaya Bahasa yang tepat untuk menggambarkan suasana Pantai Lasiana. Puisinya menggunakan beberapa majas yang membuat gambaran pantai menjadi lebih Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Penggunaan Majas Kategori Mampu. Tulisan Puisi Siswa atas Nama JN Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama JN. Siswa ini termasuk dalam kategori baik dengan perolehan skor 3 pada penggunaan Siswa menggunakan beberapa bentuk majas yang memperindah gaya Bahasa dan membantu pembaca membayangkan suasana pantai lebih hidup. Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Penggunaan Majas Kategori Cukup Mampu. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tulisan Puisi Siswa atas Nama K Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama K. Siswa ini termasuk dalam kategori cukup baik dengan perolehan skor 2 pada penggunaan Puisi menggambarkan suasana pantai disiang hari dengan deskripsi yang sederhana dan jelas. Siswa sudah berusaha menghadirkan nuansa damai dan keindahan pantai melalui pilihan katanya. Aspek Tipografi Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Tipografi Kategori Sangat Baik Tulisan Puisi Siswa atas Nama LAL Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama LAL. Siswa ini termasuk dalam kategori sangat baik dengan perolehan skor 4 pada penggunaan Penataan bentuk dan struktur puisi yang tertib, rapi, serta mendukung isi Bentuk penulisannya sudah memenuhi unsur estetika dan keterbacaan yang baik. Setiap baris memuat satu gagasan yang jelas dan mudah dibaca misalnya AuAngin sepoisepoi yang sangat lembut,/ membawa rasa damai dan bahagiaAy. Pembagian bait tersusun runtut dari awal hingga akhir, menciptakan alur suasana tenang dan harmonis. Tulisan juga rapi, huruf konsisten, dan tanda baca digunakan tepat sehingga tampilan puisi menarik untuk dilihat. Dengan demikian siswa memperoleh perolehan skor 4 sesuai dengan kriteria dalam instrument yang dibuat peneliti. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Tipografi Kategori Baik. Tulisan Puisi Siswa atas Nama AR Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama AR. Siswa ini termasuk dalam kategori sangat baik dengan perolehan skor 3 pada penggunaan tipografi. Pada tulisan puisinya ditulis dengan tata letak baris dan bait yang cukup rapi serta mudah Setiap bait tersusun berurutan dan memiliki jarak yang jelas antar baris, misalnya: AuDisore hari aku datang,/ kepantai lasiana/ pemandangan sangat indahAy. Penulisan huruf dan tanda baca sebagian besar sudah benar dan konsisten, walau masih terdapat sedikit ketidakteraturan seperti jarak antar baris yang kurang seimbang. Dengan demikian siswa memperoleh perolehan skor 3 sesuai dengan kriteria dalam instrument yang dibuat peneliti. Kemampuan Siswa Kelas Vi Menulis Puisi Berdasarkan Tipografi Cukup Mampu. Tulisan Puisi Siswa atas Nama K Kutipan di atas merupakan hasil penulisan puisi dari siswa dengan kode nama K. Siswa ini termasuk dalam kategori cukup baik dengan perolehan skor 2 pada penggunaan Secara keseluruhan tulisan puisinya masih kurang karena masih perlu perbaikan dalam kerapian penulisan, penataan paragraph, konsistensi huruf capital, misalnya, huruf kapital ditengah kalimat AuBEACHAy dan penggunaan huruf kecil di awal http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kalimat seharusnya huruf kapital. Jarak antarbaris dan antarhuruf tidak seragam. Beberapa kata terlalu rapat, sedangkan dibagian lain terlalu renggang, membuat teks sulit dibaca dengan nyaman. Dengan demikian siswa memperoleh perolehan skor 2 sesuai dengan kriteria dalam instrument yang dibuat peneliti. SIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas Vi SMPN 20 kupang dalam menulis puisi dengan memperhatikan struktur dan aspek dalam menulis puisi dikatakan mampu. Hal tersebut dapat dilihat dari Tingkat keberhasilan peresentase kemampuan menulis puisi siswa kelas Vi SMPN 20 Kupang yang berhasil mencapai kategori sangat Mampu 87100 terdapat ( . siswa, kategori mampu 80-86 terdapat . siswa dengan persentasenya 40%. Tingkat keberhasilan persentase kemampuan menulis puisi siswa kelas VII SMPN 20 Kupang yang berhasil mencapai kategori cukup mampu 70-79 terdapat . siswa dengan persentasenya 13%. , kategori kurang mampu <70 berjumlah . siswa dengan persentase Maka tingkat kemampuan menulis puisi sesuai aspek yang dinilai pada siswa kelas Vi SMPN 20 kupang dikatakan mampu, hal tersebut dapat dibuktikan bahwa siswa yang mencapai KKM 70 berjumlah 16 siswa dengan persentase72 % dan yang tidak mencapai KKM 70 berjumlah 6 siswa persentase 27%. http://ejurnal-pendidikanbahasaundana. Jurnal Lazuardi Ae Edisi XXI Volume 9 No. Juni 2026 ISSN 2685 1625 CopyrightA2026. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia DAFTAR PUSTAKA