e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2022. Vol. 1 No. PENYULUHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ERGONOMI PADA PEKERJA PORTER DI BANDARA SILANGIT Ivana Wardani1. Donna Nurhaida Masdiana Sirait2. Muhammad Caesar Akbar3 1,2,3 Politeknik Penerbangan Medan ivanawardani27@gmail. com1, dehijo@gmail. com2, mhdcaesar@poltekbangmedan. ABSTRAK Tugas seorang porter bandara mengangkut barang-barang dari penumpang pesawat yang mana barang tersebut bervariasi berat dan ukurannya, walaupun dari pihak maskapai telah menerapkan standar berat barang yang dapat diangkut maskapai, tetapi tetap saja para penumpang pesawat membawa barang melebihi standar yang ditetapkan oleh maskapai. Pemindahan barang melibatkan porter mengalami pembengkokan badan kedepan yang konstan dan berulang dari posisi berdiri, membungkuk kemudian berdiri lagi, yang menggunakan bahu, siku dan pergelangan tangan bahkan punggung untuk menarik, mendorong dan mengangkat beban yang berat. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada porter pentingnya bekerja secara ergonomik agar terhindar dari terjadinya musculoskeletal disorder (MSD. pada porter, mitra pengabdian adalah PT. Mitra Angkasa Silangit, metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan melalui pemaparan materi sehingga peserta mengetahui gejala MSDs. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, para porter memahami maksimal berat barang yang dapat diangkut oleh individu serta posisi ergonomi yang baik ketika bekerja. Kata Kunci : ergonomi, porter, musculoskeletal disorder. ABSTRACT The duty of an airport porter to transport passengers' heavy goods varies, even though the airline applies a standard weight of goods that can be carried by the airline, passengers still carry goods that exceed the standards set. Moving goods involves constant and repeated forward bending from a standing position, bending then standing again, which uses the shoulders, elbows and wrists and even the back to pull, push and lift heavy loads, the purpose of community service is to provide knowledge to porters about the importance of working ergonomically so as to avoid the occurrence of musculoskeletal disorders, the dedication partner is PT. Mitra Angkasa Silangit, the method used in this activity is to provide knowledge through material presentation so that participants know the symptoms of MSDs. As a result of this service activity, participants understand the maximum weight of goods that can be transported by individuals as well as good ergonomics when working. Keywords: ergonomic, porter, musculoskeletal disorder. PENDAHULUAN Dalam mewujudkan program zero workplace accident tidak terlepas dari masalah penyakit akibat kerja di semua jenis pekerjaan. Beberapa kelompok kerja memiliki risiko tinggi terhadap Kesehatan. Salah satu pekerjaan yang memiliki risiko penyakit akibat kerja adalah porter di Penyakit akibat kerja yang dialami adalah gangguan pada tulang belakang atau yang lebih dikenal gangguan musculoskletal. Porter bertugas mengangkatkan barang-barang milik penumpang. Dengan pekerjaan seperti ini, porter jelas mengandalkan tenaga. Mereka harus punya fisik yang kuat. Nilai ambang batas beban angkat sesuai dengan Permen No. 5 tahun 2018. Setiap harinya, punggung mereka akan e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2022. Vol. 1 No. dibebani berkilo-kilo barang, juga tas tentengan yang tidak kalah beratnya. Jika pekerja seperti ini loyo, bisa drop dalam sehari kerja. Porter di bandara harus lebih agresif untuk memuaskan pelanggan agar pelanggan tidak ketinggalan pesawat. Tugas seorang porter bandara mengangkut barang penumpang yang berat barang bervariasi, walaupun dari pihak maskapai menerapkan standar berat barang yang dapat diangkut maskapai, tetap saja penumpang membawa barang melebihi standar yang ditetapkan (Yulianti, 2. Pemindahan barang melibatkan pembengkokan badan kedepan yang konstan dan berulang dari posisi berdiri, membungkuk kemudian berdiri lagi, yang menggunakan bahu, siku dan pergelangan tangan bahkan punggung untuk menarik, mendorong dan mengangkat beban yang berat (Angelica Asuncion, 2. Pekerjaan yang berlebihan dan terlalu berat akan mempercepat kontraksi otot tubuh, sehingga dapat mempercepat terjadinya keluhan (SumaAomur, 2. Masa kerja dan beban kerja memiliki hubungan dengan keluhan MSDs (Aulia Tjahayuningtyas, 2. Gangguan muskuloskletal pada pekerja porter pada punggung, tungkai atas dan tungkai bawah dapat mempengaruhi otot, sendi dan tendon di semua bagian tubuh. Sebagian besar penyakit gangguan muskuloskletal dapat berkembang dari waktu kewaktu, bila tidak diatasi dengan cepat menjadi gangguan kronis yang tidak dapat diobati. (Nourollahi. Afshari. & Dianat. I, 2. Adapu tujuan Kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan kerja, meningkatkan pengetahuan ergonomi kerja dan meningkatkan pengetahuan muskuloskletal dan cara mencegah/mengatasi MSDs. METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan di Bandara Silangit, yang diikuti oleh pekerja Ground Handling PT. Mitra Angkasa Silangit sebanyak 20 orang. Pengabdian diberikan dengan metode penyuluhan, dengan materi tentang ergonomi yang bertujuan dapat meningkatkan pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan kerja, meningkatkan pengetahuan ergonomi kerja dan meningkatkan pengetahuan muskuloskletal dan cara mencegah/mengatasi MSDs. Dengan pemberian penyuluhan ini sehingga pekerja dapat bekerja secara ergonomi dan menjadi pertimbangan perusahaan dalam penerapan ergonomi sehingga cidera atau MSDs tidak dialami oleh pekerja atau MSDs dapat dihindari. Setelah diberikan materi kepada pekerja, diberikan kuesioner Nordic Map untuk mengetahui bagian tubuh yang mengalami gangguan dan tingkat keparahannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari penyuluhan yaitu peserta dapat memahami tentang ergonomi. Setelah materi disampaikan, diberikan kuesioner nordic map untuk mengetahui bagian tubuh yang sakit dan tingkat keluhan. Dari hasil Nordic Map dari 20 peserta terdapat 3 orang sakit sedikit pada bahu kiri, 2 orang sakit sedikit bahu kanan, 3 orang sakit sedikit pada lengan atas kiri, 2 orang sakit sedikit dan 1 orang sakit pada punggung, 3 orang sakit sedikit dan 3 orang sakit pada lengan atas kanan, 7 orang sakit sedikit dan 1 orang sakit pada pinggang, 1 orang sakit sedikit pada panggul, dan 1 orang sakit sedikit pada bokong. Hasil penelitian Angelica Asuncion . Aulia Tjahayuningtyas. Nourollahi . dan beberapa peneliti yang lain, menyatakan hasil yang sama terhadap gangguan MSDs. e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2022. Vol. 1 No. Hasil wawancara dengan peserta, gangguan tubuh yang dialami oleh pekerja merupakan keluhan sementara . yaitu keluhan nyeri pada otot terjadi ketika saat bekerja, namun nyeri akan hilang bila pekerjaan mengangkat barang dihentikan (Yulianus Hutabarat,2. Tabel 1. Nordic Map Jenis Keluhan Tingkat Keluhan Sakit / Kaku di bagian leher atas Sakit / Kaku di bagian leher bawah Sakit di bahu kiri Sakit di bahu kanan Sakit pada lengan atas kiri Sakit pada Punggung Sakit pada lengan atas kanan Sakit pada pinggang Sakit pada panggul Sakit pada bokong Sakit pada siku kiri Sakit pada siku kanan Sakit pada lengan bawah kiri Sakit pada lengan bawah kanan Sakit pada pergelangan tangan kiri Sakit pada pergelangan tangan kanan Sakit pada tangan kiri Sakit pada tangan kanan Sakit pada paha kiri Sakit pada paha kanan Sakit pada lutut kiri Sakit pada lutut kanan Sakit pada betis kiri Sakit pada betis kanan Sakit pada pergelangan kaki kiri Sakit pada pergelangan kaki kanan Sakit pada kaki kiri Sakit pada kaki kanan e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2022. Vol. 1 No. Gambar 1. Pengabdian Masyarakat pada pekerja porter Gambar 2. Penyuluhan Masyarakat e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Desember 2022. Vol. 1 No. KESIMPULAN DAN UCAPAN TERIMA KASIH Kesimpulan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, dapat diambil kesimpulan : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan pengetahuan kepada porter dan PT. Mitra Angkasa Silangit tentang ergonomi. Dapat menerapkan kerja ergonomi tidak di tempat kerja saja, penerapan dapat dilakukan di rumah. Ucapan Terima Kasih