Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 Dedikasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat http://jurnalftijayabaya. id/index. php/Dedikasi DOI: https://doi. org/10. 31479/dedikasi. Pembuatan Eco Enzyme untuk Pupuk pada Sistem Aquaponik di SMKN 1 Gunung Putri Novriyanti. Tri Surawan1,*) . Endang Sri Rahayu. Mubarokah Nuriaini Dewi. Flora Elvistia. Erma Yuniaty. Wahyu Islametiarno. Aditya Alamsyah. Ahmad Raafi Haqq. Zaki Arasyid Salam. Rifqy Zaidan Firmansyah. , dan Adelia Raihana Putri . Teknik Mesin. Fakultas Teknologi Industri. Universitas Jayabaya. Indonesia Teknik Kimia. Fakultas Teknologi Industri. Universitas Jayabaya. Indonesia Teknik Elektro. Fakultas Teknologi Industri. Universitas Jayabaya. Indonesia *) Corresponding author: tri. surawan@gmail. (Submit pada : 4 Desember 2025 | Terbit pada : 31 Desember 2. Abstract As part of its commitment to implementing the Tri Dharma of Higher Education, the Faculty of Industrial Technology (FTI) of Jayabaya University conducted a Community Service (PKM) activity involving collaboration with SMKN 1 Gunung Putri. Bogor Regency. West Java. This activity aims to support the development of environmental skills and awareness for students through a practical approach and based on appropriate technology. In this PKM activity. FTI Jayabaya University focused on empowering students in organic waste processing through training in making Eco Enzymes and implementing an aquaponics Eco Enzymes are multipurpose liquids resulting from the fermentation of organic waste such as vegetable and fruit scraps with the addition of brown sugar and water, which are fermented for approximately three months. The evaluation results of this activity, 58 respondents showed that this activity received a very positive response, with more than 60% of respondents stating "very satisfied" in every aspect assessed, including the clarity of the material, understanding by the resource person, as well as interactivity and communication in the delivery. In addition, the results of the material delivery also succeeded in improving student understanding. This confirms that the approach used in this activity is effective and appropriate to student needs and supports the link and match program between vocational high school education and higher education. Abstrak Sebagai bagian dari komitmen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Jayabaya melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan kolaborasi dengan SMKN 1 Gunung Putri. Kabupaten Bogor. Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan keterampilan dan kesadaran lingkungan bagi siswa melalui pendekatan praktis dan berbasis teknologi tepat guna. Dalam kegiatan PKM kali ini. FTI Universitas Jayabaya berfokus pada pemberdayaan siswa dalam pengolahan limbah organik melalui pelatihan pembuatan Eco Enzim dan penerapan sistem aquaponik. Eco Enzim adalah cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik seperti sisa sayur dan buah dengan tambahan gula merah dan air, yang difermentasi selama kurang lebih tiga bulan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini, 58 responden menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan sambutan sangat positif, dengan lebih dari 60% responden menyatakan Ausangat puasAy pada setiap aspek yang dinilai, meliputi kejelasan materi, pemahaman oleh narasumber, serta interaktivitas dan komunikasi dalam penyampaian. Selain itu dari hasil penyampaian materi juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa serta mendukung program link and match antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi. Keywords : Aquaponic. Eco Enzim. Fermentasi. SMKN 1 Gunung Putri. Teknologi tepat guna. Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 PENDAHULUAN Pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat kali ini FTI Universitas Jayabaya melakukan Kerjasama dengan SMKN 1 Gunung Putri. Kab Bogor. Provinsi Jawa Barat. SMKN 1 Gunung Putri merupakan Sekolah kejuruan yang diantaranya mencakup kejuruan Mesin. Kimia dan Elektro. SMK Negeri 1 Gunung Putri yang beralamat di Jalan KH. Sholeh Iskandar KM 2. Cibuluh. Kecamatan Gunung Putri. Kabupaten Bogor. Jawa Barat dengan status Negeri | Akreditasi: A . erdasarkan hasil akreditasi terakhi. berdiri pada tahun 1970-an Ae Awalnya sebagai bagian dari proyek pendidikan kejuruan di wilayah Kabupaten Bogor. Dan pada tanggal 31 Januari 1986, sekolah ini secara resmi berdiri sebagai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Gunung Putri, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 040/U/1985. Fakultas Teknologi Industri Universitas Jayabaya selaku instansi pendidikan yang berada di daerah Cimanggis dengan jarak kurang lebih 20 Km menuju SMKN 1 Gunung Putri mencoba membantu mempersiapkan dan membekali Siswa Siswi SMKN 1 Gunung Putri dalam pengolahan Eco Enzim, mengingat luasnya lahan sekolah SMKN 1 Gunung Putri dengan banyaknya pohon yang rindang dapat menjadikan potensi untuk menanam tanaman buah buahan yang sekarang pun sudah ada beberapa diantaranya dan memungkinkan selanjutnya akan menimbulkan limbah organic yang selanjutnya akan lebih baik apabila di olah dan dimanfaatkan menjadi Eko Enzim. Eko Enzim, atau yang juga dikenal sebagai garbage enzyme, adalah larutan cair hasil fermentasi dari limbah organik . eperti kulit buah, sayur, dan sisa makana. dengan gula merah dan air . Proses fermentasi ini berlangsung selama sekitar 3 bulan , menghasilkan cairan bertekstur lengket, berwarna coklat tua, dan berbau asam tetapi tidak menyengat. Istilah "eko enzim" berasal dari konsep ekologisnya yang ramah lingkungan dan manfaatnya yang mirip dengan fungsi enzim dalam tubuh makhluk hidup, meskipun secara ilmiah, zat ini bukanlah enzim sejati melainkan campuran senyawa organik seperti asam organik, alkohol, dan gula terfermentasi . Eko Enzim pertama kali populer di Malaysia oleh seorang peneliti bernama Dr. Rosukon Poompanvong, seorang ahli biologi Thailand yang mempromosikan penggunaan eko enzim sebagai alternatif alami untuk produk kimia rumah tangga dan pertanian . Ia menemukan bahwa limbah organik bisa difermentasi menjadi larutan yang memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan Kesehatan. METODE Metodologi penyelesaian masalah mitra menjelaskan tahapan atau langkah-langkah pelaksanaan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra. Penjelasan ini memuat unsur-unsur penting sebagaimana tercantum pada Tabel 1, yang mencakup identifikasi masalah, rumusan solusi, strategi pelaksanaan, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Tabel 1. Lingkup dan Rencana Kegiatan Lingkup Kegiatan Sosialisasi kegiatan Rencana Kegiatan Berkoordinasi dengan Guru dan siswa siswi smkn 1 gunung putri Pembuatan Eko Enzyme Seminar dan proses pembuatan eko enzyme Evaluasi Evaluasi dilakukan dengan membagikan questioner kepada peserta Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan secara offline didokumentasikan sebagai berikut. Gambar 1. Kegiatan PkM di SMKN 1 Gunung Putri Gambar 2. Hasil Eco Enzyme Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan kuisioner melalui google form. Terdapat delapan aspek yang dinilai melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Aspek pertama penilaian terhadap materi yang disampaikan. Hasil analisis kuesioner terhadap aspek pertama dapat dilihat pada tabel 2 berikut dengan total responden 58 Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 Tabel 2. Rekap kuisioner Pre-Test dan Post-Test PRE-TEST POST-TEST Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 Berdasarkan Tabel 2 di atas, terlihat adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa SMKN 1 Gunung Putri mengenai materi eco-enzim setelah kegiatan penyuluhan dilakukan. A Sebelum penyampaian materi . re-tes. , mayoritas siswa menjawab salah pada beberapa pertanyaan penting A Setelah penyampaian materi . ost-tes. , terjadi peningkatan jumlah siswa yang menjawab benar sebesar rata-rata 10,5%. Hal ini menunjukkan bahwa materi disampaikan dengan efektif dan berhasil meningkatkan pemahaman siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai salah satu tujuannya, yaitu meningkatkan literasi lingkungan melalui pengolahan limbah organik menjadi produk bermanfaat seperti ecoenzim. Adapun evaluasi lainnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan narasumber Prof. Dra. Flora Elvistia Firdaus. Si. , dilakukan dengan memberikan kuisioner melalui google Terdapat beberapa aspek yang dinilai melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Adapun total responden adalah sebanyak 58 orang dengan hasil pada gambar 3, 4 dan 5 sebagai berikut : Gambar 3. Diagram penilaian terhadap kejelasan materi Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 Gambar 4. Diagram penilaian terhadap pemahaman materi Gambar 5. Diagram penilaian terhadap interaktif dan komunikatif Berdasarkan diagram diatas, penilaian terhadap materi AuPembuatan Eco-Enzim untuk pupuk pada Sistem Aquaponik sebagai Solusi Ramah Lingkungan untuk Nutrisi Tanaman dan Keseimbangan EkosistemAy disimpulkan bahwa dari 58 responden itu terdapat 37 responden memberikan penilaian sangat puas untuk kejelasan materi, 14 responden memberikan penilaian puas dan 6 responden memberikan penialain cukup puas, serta 1 responden menjawab kurang puas. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta menganggap materi yang disampaikan sangat jelas dan mudah dipahami. Selain itu pada point pemahaman materi disampaikan oleh narasumber disimpulkan bahwa dari 58 responden itu diantaranya 34 responden memberikan penilaian sangat puas, 18 responden memberikan penialaian puas, 5 responden memberikan penialaian cukup puas dan 1 orang responden memberikan penilaian kurang puas. Data ini mengindikasikan bahwa narasumber cukup berhasil dalam menyampaikan materi secara komprehensif dan mudah dimengerti. Lalu pada point interaktif dan komunikatif narasumber disimpulkan bahwa 35 responden sangat puas, 16 responden menjawab puas, 6 responden menjawab cukup puas dan 1 orang responden menjawab kurang puas. Ini menunjukkan bahwa narasumber telah menciptakan suasana pembelajaran yang partisipatif dan komunikatif. Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini dinilai sangat memuaskan, dengan lebih dari 60% responden memberikan penilaian "sangat puas" pada setiap aspek evaluasi. Hal ini mencerminkan keberhasilan dalam perencanaan, penyampaian materi, serta interaksi antara narasumber dan peserta. KESIMPULAN Hasil evaluasi dari 58 responden menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan sambutan sangat positif, dengan lebih dari 60% responden menyatakan Ausangat puasAy pada setiap aspek yang dinilai, meliputi kejelasan materi, pemahaman oleh narasumber, serta interaktivitas dan komunikasi dalam penyampaian. Selain itu dari hasil penyampaian materi juga berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan Novriyanti et al / Jurnal Dedikasi 6 . 2025 37 - 44 dalam kegiatan ini efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa serta mendukung program link and match antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Teknologi Industri yang telah memberi dukungan dana terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Selain itu juga diucapkan terima kasih kepada Pimpinan SMKN 1 Gunung Putri yang telah menjadi mitra dalam kegiatan ini sehingga kegiatan program pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan sangat baik. DAFTAR PUSTAKA