p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 Student Management in Elementary School Rifka Angelina Wati Marbun. Maezora Putri Ariyanti. Nazwa Ayumi Andriyanto. Linawati. Santhi Pertiwi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Mohammad Husni Thamrin Correspondence author : rifkaangelina24@gmail. DOI: https://doi. org/10. 37012/jipmht. Abstract Education is an important aspect that requires good management so that educational goals are achieved. In an effort to shape the character of students, the role of parents is very important, but it needs to be supported by formal education at school. Student management is an important part of school management to create an orderly, regular, and comfortable learning process. To achieve the goals of school education, student management includes four activities: new student admissions, learning progress activities, guidance and discipline coaching, and observation. Student management generally functions as a place for students to develop as much as possible in terms of social, individuality, aspirations, needs, and other potentials. This study aims to describe the influence of student management on student learning outcomes. By using the literature review method and reviewing six Sinta-accredited articles in the last five years, it was found that student management has a significant effect on student learning achievement. The role of effective student management includes patient management from registration, during the learning process, to graduationAiwhich makes the teaching and learning process more focused so that it produces high-achieving students. However, the success of this management is also influenced by parental involvement. without their support, the achievement of learning goals cannot be fully realized. Keywords: Student Management. Learning Outcomes. Literature Review. Parental Involvement ABSTRAK Pendidikan merupakan aspek penting yang memerlukan pengelolaan yang baik agar tujuan pendidikan tercapai. Dalam upaya membentuk karakter peserta didik, peran orang tua sangat penting, namun perlu didukung oleh pendidikan formal di sekolah. Manajemen kesiswaan menjadi bagian penting dalam pengelolaan sekolah untuk menciptakan proses belajar yang tertib, teratur, dan nyaman. Untuk mencapai tujuan pendidikan sekolah, manajemen kesiswaan mencakup empat kegiatan: penerimaan siswa baru, kegiatan kemajuan belajar, bimbingan dan pembinaan disiplin, dan observasi. Manajemen kesiswaan secara umum berfungsi sebagai tempat bagi siswa untuk berkembang semaksimal mungkin dalam hal sosial, individualitas, aspirasi, kebutuhan, dan potensi lainnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh manajemen kesiswaan terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan menggunakan metode kajian pustaka dan mereview enam artikel terakreditasi Sinta dalam lima tahun terakhir, ditemukan bahwa manajemen kesiswaan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Peran manajemen kesiswaan yang efektif mencakup pengelolaan pasien sejak pendaftaran, selama proses pembelajaran, hingga kelulusanAiyang menjadikan proses belajar mengajar lebih terarah sehingga menghasilkan siswa berprestasi. Namun, keberhasilan manajemen ini juga dipengaruhi oleh keterlibatan orang tua. tanpa dukungan mereka, pencapaian tujuan belajar tidak dapat terealisasi Keywords: Manajemen Kesiswaan. Prestasi Belajar. Kajian Pustaka. Dukungan Orang Tua https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan aspek penting yang memerlukan pengelolaan yang baik agar tujuan pendidikan tercapai. Dalam upaya membentuk karakter peserta didik, peran orang tua sangat penting, namun perlu didukung oleh pendidikan formal di sekolah. Manajemen kesiswaan menjadi bagian penting dalam pengelolaan sekolah untuk menciptakan proses belajar yang tertib, teratur, dan nyaman. Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin dan inovator dalam mengelola program pembelajaran serta kerja sama antar elemen sekolah. Dengan manajemen kesiswaan yang baik, lingkungan belajar yang kondusif dapat tercipta, sehingga proses pembelajaran berlangsung efektif dan efisien. Pengertian dan Konsep Dasar Manajemen Kesiswaan Menurut Abdul Halim Wicaksono . 6: . , "kesiswaan" berasal dari kata "siswa", yang berarti peserta didik atau segala sesuatu yang terkait. engan siswa sehingga menurut hemat penulis bahwa manajemen kesiswaan merupakan pengelolaan dalam hal kaitannya dengan proses kegiatan yang memang direncanakan secara sengaja sebagai pembinaan yang berkelanjutan terhadap peserta didik agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif dan efisien yang dimulai saat penerimaan peserta didik sampai keluarnya peserta didik dari sekolah. Manajemen kesiswaan ini memusatkan pada pengaturan, pengawasan, layanan siswa baik dikelas maupun diluar kelas. Menurut RR. Aliyyah dkk . 9: . dalam jurnalnya menjelaskan bahwa peserta didik adalah sebagai pusat layanan sekolah yang berbentuk pengelolaan segala aktifitas dalam bidang kesiswaa agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Seiring dengan pernyataan tersebut bahwasannya dari klasifikasi manajemen berbasis sekolah salah satunya manajemen kesiswaa menjadi salah satu pengelolaan yang perlu diperhatikan dan ikut serta dalam hal input, proses, out put dan out come Konsep dasar manajemen kesiswaan adalah tidak hanya dalam bentuk pencatatan data peserta didik saja melainkan adanya aspek yang harus diperhatikan dan cakupannya lebih luas yaitu adanya upaya pembinaan dalam proses pendidikan untuk memantau sekaligus membantu pertumbuhan dan perkembangan peserta didik agar nanti ketika sudah terjun dalam dunia masyarakat sudah memiliki kompetensi dan siap untuk sam-sama membangun lingkungan yang Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen kesiswaan ini memiliki tiga tugas utama yaitu penerimaan murid baru, kegiatan kemajuan belajar dan himbingan serta pembinaan disiplin dengan pernyataan berikut dapat dikatakan bahwasanya sekolah tidak hanya bertanggung jawab memberikan ilmu pengetahuan saja akan tetapi harus bisa memberikan bimbingan dan bantuan terhadap peserta didik yang mengalami hambatan atau masalah baik itu dalam belajar, emosional https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 maupun sosial. Tujuan dan Fungsi Manajemen Kesiswaan Untuk mencapai tujuan pendidikan sekolah, manajemen kesiswaan mencakup empat kegiatan: penerimaan siswa baru, kegiatan kemajuan belajar, bimbingan dan pembinaan disiplin, dan Manajemen kesiswaan secara umum berfungsi sebagai tempat bagi siswa untuk berkembang semaksimal mungkin dalam hal sosial, individualitas, aspirasi, kebutuhan, dan potensi lainnya. Namun, berdasarkan analisis jangka panjang Fungsi manajemen, menurut Socbagio, terdiri dari tugas-tugas tertentu yang harus dilakukan seseorang sendiri. Pemerintahan Indonesia menggunakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan sebagai metode manajemen kesiswaan. Prinsip-Prinsip Manajemen Kesiswaan Menurut Aliyah et al. , dasar pengelolaan kesiswaan adalah mengutamakan siswa sebagai prioritas utama dalam kemajuan institusi pendidikan. Prinsip pengelolaan kesiswaan yakni: Untuk mengatur seluruh pengelolaan sekolah A Memberikan misi pendidikan A Kegiatan pengelolaan kesiswaan berupaya menyatukan siswa dengan keadaan keluarga yang beragam dan. banyak perbedaanya A Sebagai upaya pengaturan terhadap pebimbing peserta didik 5. manajemen peserta didik, senantiasa berlatar sesuai dengan fungsinya. Manajemen kesiswaan adalah seluruh proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinu terhadap seluruh peserta didik . alam lembaga pendidikan yang bersangkuta. agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif dan efisien mulai dari penerimaan peserta didik hingga keluamya peserta didik dari suatu sekolah. Tujuan manajemen kesiswaan adalah untuk mengatur berbagai kegiatan kesiswaan sehingga pembelajaran dapat berjalan lancar, tertib, dan teratur serta mencapai tujuan sekolah. METODE PENELITIAN Penelitian di dalam artikel ini menggunakan studi penulisan dengan metode SLR atau survei penulisan tematik. Berbagai referensi penelitian dikumpulkan, dianalisis, dan dipelajari tentang pentingnya penguatan pendidikan karakter. pada anak sekolah dasar dalam waktu komputerisasi dan dari hasil penelitian sebelumnya oleh orang lain yang serupa. Menurut Triandini et al. "Survei Tulis Efisien" adalah istilah yang mengacu pada metodologi dan pengembangan penelitian https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 tertentu yang digunakan untuk mengumpulkan dan mengevaluasi penelitian yang terkait tentang subjek tertentu yang akan dipelajari oleh peneliti. Arranging. Conducting, dan Announcing adalah tiga tahapan SLR. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Daftar Peneliti yang Melakukan Penelitian Peneliti dan Tahun Judul Metode Hasil Penelitian Penelitian RR Aliyyah. Manajemen Metode penelitian Hasil Widyasari. Kesiswaan menggunakan studi bahwa . pengawasan peserta . Pada Sekolah kasus, yakni proses didik dimulai dari perencanaan Dasar dan penerimaan peserta didik, melalui teknik dan sumber informasi peserta didik, pelaporan hasil nontingkat, mutasi dan keluarnya efektif (Yusuf, peserta didik, layanan peserta Jenis didik, pembinaan disiplin peserta penelitian ini didik, organisasi peserta didik, dan kelulusan dan kelas yang lulus. Master kualitatif dengan tujuan untuk memperoleh secara jelas gambaran pengelolaan peserta Sumber https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 didapat dari master, kepala sekolah, siswa dan Penelitian ini wawancara, serta studi dokumentasi (Sugiyono, 2. Analisis information, dan Ahmad Fauzan Kepemimpinan Artikel ini Penelitian . Visioner Dalam Studi Literature Manajemen dengan metode kesiswaan di sekolah. Manajemen Kesiswaan SLR atau Sytematic Literature Review menganalisis, dan mempelajari dari berbagai referensi seperti penerimaan siswa baru, bimbingan, pembinaan disiplin, dan pemberdayaan OSIS. Agar kegiatan tersebut berjalan efektif dan efisien, dibutuhkan kepala sekolah yang mampu menciptakan dan mengimplementasikan visi yang jelas serta menginspirasi seluruh warga sekolah. Pemimpin https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 elemen sekolah guna mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik dan berorientasi masa depan. Wicaksono. Abdul Manajemen Studi ini Hasil penelitian menunjukkan Halim. Kesiswaan bahwa: . Pengembangan potensi Dalam peserta didik dilaksanakan dengan Mengembangk kualitatif dan memberikan ruang an Potensi berkembangnya potensi dan Peserta Didik fasilitas bagi peserta didik untuk Melalui multikasus sebagai mengembangkan hard-skill dan Ekstrakulikuler jenis studi kasus. soft-skill melalui kegiatan Observasi, ekstrakurikuler, . Kegiatan dokumentasi, dan ekstrakurikuler bersifat terintegrasi dengan kurikulum digunakan untuk satuan pendidikan dan dikelola secara khusus oleh bidang Dalam kesiswaan yang bekerjasama acara analisis dengan bidang kurikulum. interaktif yang Perencanaan dimulai dengan diciptakan oleh pemetaan kemampuan dan minat Miles dan peserta didik, rekrutmen anggota Huberman, teknik ekstrakurikuler baru, penyusunan analisis informasi program selama satu semester. mencakup proses pelaksanaan meliputi adanya latihan rutin, ketikutsertaan dalam lomba, dan pendokumentasian hasil kompetisi. dilakukan melalui evaluasi bulanan, pelaporan, dan penilaian tiap semester serta ketidakhadiran informasi, dan pelatih dan anggota. Dampak ekstrakurikuler pada institusi https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 pendidikan mencakup Kredibilitas, memberikan dan meningkatkan keunggulan institusi dan dependabilitas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadapnya. Dampak digunakan untuk ekstrakurikuler bagi peserta didik memastikan bahwa di MAN 3 Malang adalah informasi itu berkembangnya sisi kepribadian peserta didik dan di SMAN 10 Malang Administration Foundation yaitu berkembangnya potensi kepemimpinan peserta Selain itu, juga berdampak pada: membuat pembelajaran nyaman dan menyenangkan, meningkatkan kemampuan dan potensi peserta didik, meningkatkan semangat kompetitif peserta didik, mencapai prestasi non-akademik, dan menyediakan sumber daya untuk masa depan. Ulpah Nupusiah. Manajemen Metode penelitian Penelitian menunjukkan bahwa Rama Aditya. Kesiswaan ini menggunakan administrasi kesiswaan mencakup . Dalam metode kualitatif Meningkatkan dengan teknik Kedisplinan Siswa information berupa penegakan tata tertib dan sanksi. Ruang wawancara dan orientasi, pengelolaan kehadiran. Penelitian ini bahwa manajemen https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 kesiswaan di SMK mutasi, serta pembinaan disiplin. MaAoarif Cijulang Di SMK MaAoarif Cijulang. Kepala berperan aktif Kesiswaan menyampaikan bahwa seluruh program disusun pada awal tahun dan dipresentasikan di kedisiplinan siswa Rapat Awal Tahun (Roden. Tim melalui pembinaan tata tertib. Caranya OSIS, adalah dengan meminta siswa menyusun dan menetapkan tata surat pernyataan melakukan kunjungan rumah, dan komitmen terhadap aturan sekolah. Jika siswa melanggar ketentuan tersebut, mereka akan diberikan sanksi yang disesuaikan dengan skor pembinaan disiplin melalui OSIS masing-masing. PPDB, Strategi Pelaksanaan strategi ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan kepatuhan siswa terhadap kehadiran, kerapian, dan aturan sekolah, sehingga menciptakan budaya disiplin yang lebih kuat SMK MaAoarif Cijulang. Mutia Putri. Manajemen Penelitian ini Penelitian Giatman. Kesiswaan metode kajian pustaka dengan . Terhadap hasil metode kajian Belajar pustaka dengan terakreditasi Sinta dari lima tahun mereview sejumlah Hasilnya menunjukkan https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 artikel sebagai sumber data. memberikan dampak signifikan Temuan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan karena manajemen bahwa manajemen kesiswaan mencakup pengelolaan siswa sejak pendaftaran, selama memiliki pengaruh besar terhadap hasil Dengan pengelolaan belajar siswa. Hal yang baik, proses belajar-mengajar ini karena peran menjadi lebih terarah sehingga mendorong prestasi siswa. Namun, pada dukungan dari orang tuaAi pengelolaan siswa tanpa keterlibatan mereka, tujuan sejak awal pembelajaran tidak dapat tercapai juga bergantung selama proses hingga kelulusan akhir Karena peran pengelolaan siswa dari awal pendaftaran, proses KESIMPULAN Penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan memainkan peran krusial dalam membentuk sistem pengelolaan siswa yang menyeluruh meliputi penerimaan, orientasi, pembinaan, evaluasi, dan kelulusan sehingga menciptakan kerangka yang mendukung efektivitas Kepemimpinan yang visioner dari kepala sekolah menjadi faktor penentu agar program seperti penerimaan siswa baru, bimbingan, dan pembinaan disiplin dapat dilaksanakan secara ideal. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang dan terintegrasi dengan baik https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 mampu mengembangkan potensi akademik dan non-akademik siswa, memperkuat karakter serta kompetensi mereka. Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, strategi seperti orientasi intensif, penandatanganan surat komitmen, pengawasan rutin oleh master dan tim kesiswaan, serta mekanisme sanksi berbasis skor efektif meningkatkan kesadaran dan kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah. Beberapa kajian kuantitatif juga menyatakan bahwa manajemen kesiswaan secara keseluruhan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan prestasi akademik dan kedisiplinan, dengan peningkatan hasil belajar berkisar antara 25 % hingga 50 %. Namun, semua studi menegaskan bahwa keberhasilan ini sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan aktif orang tua, serta kolaborasi antara elemen sekolah dan lingkungan sekitar. DAFTAR REFERENSI Aliyyah. Widyasari. Mulyadi. Ikhwan. , & Prananosa. Manajemen Kesiswaan Pada Sekolah Dasar. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6. , 29-41. Asyiah. E . MANAJEMEN KESISWAAN BERORIENTASI KOMPETISI. Manajemen Pendidikan Islam: Menjawab Tantangan A, books. Apiyani. A . Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Tahsinia, http://jurnal. id/index. php/ths/article/view/263 Asih. D, & Hasanah. E . Manajemen kesiswaan dalam peningkatan prestasi siswa sekolah Academy Education Journal, https://jurnal. id/index. php/fkip/article/view/461 Fauzan. Kepemimpinan visioner dalam manajemen kesiswaan. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 6. Khasanah. D, & Prasetyo. DD . Manajemen Kesiswaan dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non Akademik Peserta Didik. Al-fahim: Jurnal Manajemen A, id, http://staitbiasjogja. id/jurnal/index. php/alfahim/article/view/484 Kurniawan. Ernawati. E, & Giatman. G . Kepemimpinan Transformasional dalam Manajemen Kesiswaan. Jurnal Pendidikan Tambusai Melianti. EO. Giatman. M, & Ernawati. E . Pengaruh Manajemen Kesiswaan terhadap Hasil Belajar Siswa. Journal Education Research, https://jer. id/index. php/jer/article/view/295 https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444 p-ISSN: 2549-3310 e-ISSN: 2623-2901 Hal : 100-110 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. Maret 2025 Muna. Rahman. MA, & Amelia. S . Pentingnya Manajemen Kesiswaan Bagi Peserta Didik Tugas Mata Kuliah https://publikasipips. id/index. php/tmkm/article/view/501 Nupusiah. Aditya. , & Dewi. Manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin, 9. , 10-16. Nurmaidah. MM. Konsep Manajemen Kesiswaan . Keislaman Dan Peradaban. Vol 3 Nugroho. AK, & Yasin. M . Konsep Manajemen Kesiswaan Dan Sumber Daya Manusia Di Era Digital. Al Wildan: Jurnal Manajemen A, journal. an-nur. id, http://journal. id/index. php/alwildan/article/view/1986 Putri. Giatman. , & Ernawati. Manajemen kesiswaan terhadap hasil belajar. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesi. , 6. , 119-125. Wicaksono. Manajemen kesiswaan dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui ekstrakurikuler: Studi multikasus di Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang dan Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Malang Leadership Academy (Doctoral dissertation. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahi. Yuliana. ATRD. Salsabila. F, & . Implementasi Manajemen Kesiswaan Dalam Membentuk Akhlak Siswa. A Manajemen A, ejurnal-stitpringsewu. id, http://ejurnalstitpringsewu. id/index. php/jmpi/article/view/276 https://journal. id/index. php/jipmht/article/view/2661/2444